Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri Panen Raya Jagung: Dukungan Nyata untuk Swasembada Pangan Nasional.

Banyuwangi,- Dandim 0825/Banyuwangi, yang diwakili Kasdim Mayor Kav Suprapto ikut melakukan panen raya jagung quartal 2 tahap 2 secara serentak secara virtual di Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi. Kamis (05/06/2025).

Acara ini digelar oleh Polresta Banyuwangi di lahan seluas 3 hektar milik PT perkebunan New View Glenfaloch. Pelaksanaan panen dipimpin langsung Kapolresta Banyuwangi Komisaris Besar Polisi Rama Samtama Putra. S.I.K, M.S.i,M.H, PJU Polresta Banguwangi, Forpimka Glenmore, Anggota Koramil 16 Glenmore dan Babinsa, Anggota Polsek Glenmore dan Babinkantibmas dan para petani.

Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto mengatakan panen raya ini merupakan tahap 2 yang dikembangkan oleh Polresta Banyuwangi di wilayah Kecamatan Glenmore

“Panen ini hasil tanam pada bulan Februari 2025 yang lalu. Ini merupakan bentuk nyata dukungan Polresta Banyuwangi terhadap program Pemerintah dalam meningkatkan swasembada pangan nasional,” ucapnya.

Kasdim mengungkapkan agar para petani di Glenmore memanfaatkan lahan agar terus mengembangkan Produktifitas dengan melakukan penanaman jagung dan padi.

“Untuk meningkatkan produksi pangan nasional, perlu sinergi antara instansi terkait dan para petani, sehingga kedepan diharapkan Banyuwangi terus berkontribusi meningkatkan swasembada pangan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas di Banyuwangi,” harapnya.

Dandim 0830/Surabaya Hadiri Panen Raya Jagung Serentak: Dukungan Kokoh untuk Ketahanan Pangan Nasional.

SURABAYA,– Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Han., berpartisipasi dalam Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang digelar Polrestabes Surabaya di lahan kas desa seluas 2.000 m² di Jalan Jambangan Kebon Agung. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya mendukung program Ketahanan Pangan Nasional Tahun 2025, Kamis (5/6).

Panen raya jagung ini memiliki arti penting dalam mencapai ketahanan pangan nasional. Jagung merupakan peranan penting sebagai sumber pangan alternatif, bahan baku industri, dan pakan ternak, bahkan menjadi makanan pokok di beberapa wilayah.

Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk mencapai swasembada pangan dan memotivasi petani agar terus berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. Ia menambahkan bahwa panen raya ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar instansi dalam membangun ketahanan pangan berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan petani lokal, dan berkontribusi pada swasembada pangan nasional.

“Semoga panen raya ini menjadi momentum sinergi untuk mendukung ketahanan pangan dalam menyambut Indonesia Emas dan mewujudkan swasembada pangan nasional, kita harapkan kesejahteraan petani lokal juga meningkat,” ujar Kolonel Didin.

Kegiatan panen raya di Surabaya terhubung secara daring dengan kegiatan serupa di Dusun Landasan, Desa Bange, Sanggau Ledo, Bengkayang, Kalimantan Barat, yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto.

Kegiatan Panen Raya di Bangkalan: Memperkuat Ketahanan Pangan Melalui Pertanian Lokal Unggul

BANGKALAN – Komitmen terhadap ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Desa Pandabah, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Kamis (5/6/25). Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangkalan, termasuk Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd.

Panen raya ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam mendukung swasembada pangan tahun 2025, sekaligus menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bangkalan, Bapak Lukman Hakim, S.Ip., M.H., Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K., serta pejabat pelaksana kegiatan, Kompol Sugiarto, S.H., M.H. (Kabag SDM Polres Bangkalan).

Dalam keterangannya, Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi menyampaikan bahwa dukungan TNI terhadap ketahanan pangan merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara. “Kami siap mendukung dan terlibat langsung dalam setiap langkah strategis pemerintah untuk mencapai swasembada pangan,” ujarnya.

Kegiatan panen ini memanfaatkan Jagung Unggul Lokal Madura yang ditanam di atas lahan seluas ±2 hektar. Proses penanaman menggunakan pupuk Urea dan NPK Phonska untuk memaksimalkan hasil panen.

Melalui panen raya ini, Forkopimda Bangkalan berharap masyarakat semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi pertanian lokal sebagai bagian dari upaya menuju kemandirian pangan nasional.

Babinsa Ponorogo Lakukan Pendampingan Posyandu ILP: Memperkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Ponorogo,-Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0802/Ponorogo terus akktif melakukan tugas pendampingan dan pengawalan di wilayah desa binaan, Kamis (05/06/2025).

Seperti halnya dilakukan Kopka Agus Suprianto anggota Koramil Tipe B 0802/05 Kauman, Kodim 0802/Ponorogo yang sehari hari bertugas menjadi Babinsa Desa Semanding yang hari ini melakukan pendampingan pada kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Dusun Klampeyan Desa Semanding Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo.

“ Untuk hari ini kegiatan yang ada di wilayah desa binaan kami salah satunya yaitu kegiatan Posyandu ILP di Dusun Klampeyan yang digelar oleh para petugas medis dari Puskesmas Kauman bekerjasama dengan para kader desa, “ kata Kopka Agus Suprianto.

“ Pendampingan ini merupakan salah satu kegiatan yang kerap kami lakukan setiap ada kegiatan apapun termasuk salah satunya Posyandu ILP ini dengan tujuan untuk membantu proses kegiatan agar berjalan tertib dan lancar, “ ujar Babinsa Semanding.

Dia juga menerangkan bahwa dengan hadir pada kegiatan tersebut juga merupakan salah satu bentuk sarana Komunikasi Sosial (Komsos) kepada warga serta para petugas medis agar terus terjalin kedekatan dan keakraban.

Untuk diketahui bahwa Posyandu ILP adalah sebuah Posyandu yang mengintegrasikan barbagai macam bentuk layanan dasar yang dikemas dalam satu kegiatan dengan tujuan lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjangkau semua usia baik balita hingga lansia.

Babinsa Koramil Balongpanggang Berperan Aktif dalam Perawatan Tanaman Padi untuk Ketahanan Pangan

Gresik-Wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan. Babinsa Koramil 0817/09 Balongpanggang, Serma Syahrul, melaksanakan kegiatan pendampingan terhadap petani dalam perawatan tanaman padi di lahan persawahan Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Kamis (5/6/2025).

Dalam kegiatannya fokus pada upaya mencabuti gulma atau rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman padi. Gulma diketahui sebagai salah satu faktor pengganggu utama yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman dan menurunkan hasil panen jika tidak ditangani secara berkala.

Serma Syahrul, yang dikenal aktif dan dekat dengan masyarakat binaannya, tampak tidak segan turun langsung ke sawah bersama para petani. Dengan penuh semangat, ia membantu mencabut gulma yang tumbuh di sela-sela tanaman padi, seraya memberikan edukasi ringan mengenai pentingnya menjaga kebersihan lahan secara rutin demi kesehatan tanaman.

“Gulma bisa menyerap nutrisi yang seharusnya diserap oleh tanaman padi, sehingga sangat penting untuk segera dibersihkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan petani paham dan memiliki semangat untuk merawat tanamannya secara maksimal,” ujar Serma Syahrul.

Selain melakukan aksi langsung, Babinsa juga memberi arahan kepada petani agar lebih teliti dalam mengamati kondisi tanaman mereka. Ia menyampaikan bahwa selain pengendalian gulma, hal-hal seperti pengairan, pemupukan, dan pengendalian hama juga menjadi aspek penting yang tidak boleh diabaikan.

Dengan kolaborasi yang erat antara aparat TNI dan masyarakat petani, diharapkan hasil pertanian di wilayah Kecamatan Balongpanggang dapat terus meningkat, sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam mengelola sumber daya pertanian secara optimal.

Babinsa Gresik Dukung Penyuluhan Pencegahan Stunting dan Pernikahan Dini di Desa Hulaan

Gresik – Dalam upaya mendukung program pemerintah dalam penurunan angka stunting dan pencegahan pernikahan usia dini, Babinsa Desa Hulaan, Sertu M. Abd. Wahib, turut menghadiri kegiatan penyuluhan yang diselenggarakan di Balai Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, pada Kamis (05/06/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta ibu-ibu PKK. Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Puskesmas Menganti, drg. Estu, yang menekankan pentingnya edukasi bagi masyarakat tentang dampak pernikahan di usia dini terhadap kesehatan ibu dan anak.

“Kami mengingatkan kepada seluruh warga, khususnya para orang tua, untuk tidak terburu-buru menikahkan anaknya di usia muda. Minimal usia menikah adalah 21 tahun, karena secara fisik dan mental dianggap lebih siap untuk melahirkan generasi yang sehat. Pernikahan dini sangat berisiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah yang menjadi salah satu penyebab stunting,” ujar drg. Estu.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu M. Abd. Wahib juga memberikan pernyataan yang menegaskan komitmen TNI dalam mendukung program kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah binaannya.

“Kami dari jajaran Babinsa akan terus mendukung kegiatan penyuluhan seperti ini. Pencegahan stunting dan pernikahan dini bukan hanya tanggung jawab petugas kesehatan, tapi tugas kita bersama untuk menciptakan generasi bangsa yang sehat dan kuat,” ungkap Sertu Wahib.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari warga. Sesi tanya jawab pun digelar untuk memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi langsung dengan narasumber.

Acara penyuluhan ditutup menjelang siang hari, dengan harapan pesan yang disampaikan dapat diteruskan ke lingkungan masing-masing dan menjadi langkah nyata dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Menganti.

Dandim 0822/Bondowoso Hadiri Panen Jagung Serentak: Mendorong Kemandirian Pangan dan Ekonomi Lokal.

Bondowoso — Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan swasembada pangan melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang digelar secara virtual pada Kamis, 5 Juni 2025. Bertempat di RPH Perhutani, Kecamatan Tegalampel, acara ini dihadiri oleh sekitar 50 orang, termasuk jajaran Forkopimda, petani, dan tokoh masyarakat setempat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program nasional.

Dandim 0822 Bondowoso, Letkol Arh Achmad Yani, S.E., M.Han, turut hadir dalam kegiatan bersama Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.I.K., dan sejumlah pejabat penting lainnya. Turut serta Kepala Dinas Pertanian Bondowoso Hendri Widotono, S.Pt., M.P., yang menjadi penanggung jawab acara. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung sektor pertanian di Bondowoso.

Acara dimulai dengan kedatangan rombongan Forkopimda dan dilanjutkan dengan panen jagung simbolis serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Peserta juga mengikuti siaran virtual panen raya dari Kalimantan Barat, memperkuat semangat kebersamaan nasional dalam memperkuat ketahanan pangan melalui jagung sebagai komoditas strategis.

Dalam sambutan virtualnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan peran penting Polri dalam mendukung swasembada jagung nasional. Dengan pencapaian target tanam di atas 1 juta hektar dan estimasi panen kuartal kedua yang mencapai hingga 2,5 juta ton, upaya ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Kapolri juga memaparkan rencana pembangunan fasilitas pengolahan dan penyimpanan jagung di berbagai daerah, termasuk Kalimantan Barat dan Lamongan, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap petani.

Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, yang juga memberikan sambutan secara virtual, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh petani Indonesia. Ia menekankan bahwa panen raya ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simbol semangat dan kerja keras dalam menghadapi tantangan pangan global. Presiden juga menyampaikan komitmen pemerintah dalam menyediakan benih unggul, alat pertanian modern, serta memperluas akses pasar dan hilirisasi hasil panen.

Dengan terlaksananya panen jagung serentak tahap II ini, Kabupaten Bondowoso diharapkan menjadi contoh nyata dalam mendorong kemandirian pangan lokal yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi petani. Selain itu, kegiatan ini diharapkan memicu semangat generasi muda untuk berinovasi di sektor pertanian, menjadikan pertanian sebagai pilar utama kekuatan bangsa di masa depan.

Apel Lingkungan Hidup Sedunia: Babinsa Koramil 0822/01 Jadi Motor Penggerak Disiplin dan Edukasi

Bondowoso, Kamis (5/6/2025) — Suasana pagi di Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso mendadak semarak. Lebih dari 200 peserta memenuhi halaman apel dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Namun yang mencuri perhatian bukan hanya para pejabat yang hadir, melainkan aksi disiplin dan dedikasi dari para Babinsa Koramil 0822/01 Bondowoso, khususnya Sertu Kusnoto, yang memimpin jajaran TNI tampil solid dan berwibawa.

Kegiatan apel ini dipimpin langsung oleh perwakilan Pj Bupati, Sekda Ibu Hamisatul Hamida, dan dihadiri jajaran forkopimda serta berbagai instansi daerah. Namun sorotan utama jatuh kepada Babinsa yang tampil tak hanya sebagai peserta, tetapi juga motor penggerak kedisiplinan. “Kami hadir bukan hanya untuk apel, tapi untuk mengajak masyarakat menjaga lingkungan sebagai bagian dari bela negara,” ujar Sertu Kusnoto usai kegiatan.

Dalam formasi lengkap, sebanyak 5 orang Babinsa dari Kelurahan Dabasah tampak sigap sejak pukul 07.00 WIB. Bersama Danramil 0822/01 Kapten Inf. Basuki Rahmad dan unsur Muspika lainnya, mereka menunjukkan kesiapan total dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup. Tidak hanya menjaga ketertiban kegiatan, Babinsa juga menyampaikan ajakan moral tentang pentingnya menjaga alam demi generasi mendatang.

Testimoni dari salah satu peserta, Ibu Megawati selaku Lurah Nangkaan, menyebut keterlibatan Babinsa sebagai faktor krusial dalam keberhasilan acara ini. “Ketegasan dan teladan yang ditunjukkan Babinsa membuat peserta semakin semangat. Ini bukan apel biasa, ini edukasi yang hidup,” tuturnya.

Dengan semangat gotong royong dan sinergi TNI bersama masyarakat, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Tidak berlebihan jika dikatakan: di balik suksesnya apel lingkungan ini, ada peran nyata Babinsa yang bukan hanya hadir, tapi menginspirasi.

Kegiatan Doa Bersama di Kodim 0822: Memohon Kesembuhan dan Kesehatan untuk Anggota

Bondowoso – Dalam suasana penuh kekhusyukan, Komando Distrik Militer (Kodim) 0822 Bondowoso menggelar doa bersama untuk mendoakan kesembuhan para anggotanya yang sedang sakit serta memohon kesehatan bagi seluruh keluarga besar Kodim. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 5 Juni 2025, di Musholla Kodim 0822 yang berlokasi di Jalan Letnan Sutarman, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan doa bersama tersebut dipimpin oleh Serma Yusmadi dan diikuti oleh sekitar 100 anggota Kodim. Turut hadir Kasdim 0822 Bondowoso, Mayor Inf Tanuri, yang juga menjadi penggagas kegiatan rohani ini sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama anggota TNI dan keluarga besar Kodim 0822.

Dalam sambutannya, Mayor Inf Tanuri menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memohon perlindungan serta kesembuhan dari Allah SWT bagi anggota yang tengah sakit. “Kami berdoa agar seluruh anggota dan keluarga besar Kodim diberikan kesehatan, serta yang sedang sakit segera diberikan kesembuhan,” ujar Mayor Tanuri.

Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dan doa dalam memperkuat mental serta spiritual para prajurit di tengah tantangan tugas dan kehidupan pribadi. Menurutnya, doa bersama menjadi salah satu cara menjaga kekompakan dan semangat di antara sesama anggota.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari seluruh peserta. Dengan suasana yang penuh ketenangan dan harapan, doa bersama ini menjadi momentum refleksi dan penguat semangat bagi keluarga besar Kodim 0822 Bondowoso dalam menghadapi setiap ujian dengan tabah dan ikhlas.

Mendukung Ketahanan Pangan: Babinsa Jatisari Laksanakan Pendampingan Pertanian

Madiun, – Babinsa Desa Koramil Jatisari 0803/11 Geger, Sertu Dodik, melaksanakan pendampingan pemupukan padi yang dilaksanakan oleh anggota kelompok petani Dewi Sri I sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas pertanian di wilayah desa, Kamis (5/6).

Kegiatan pendampingan ini dilakukan langsung di lahan pertanian kelompok tani dengan tujuan memberikan arahan teknis dan memastikan pelaksanaan pemupukan berjalan optimal sesuai dengan dosis dan waktu yang tepat.

Sertu Dodik juga memberikan edukasi kepada para petani mengenai pentingnya penggunaan pupuk yang tepat guna meningkatkan hasil panen padi.

“Pendampingan ini merupakan wujud nyata peran Babinsa dalam membantu petani agar pertanian kita semakin maju dan hasil panen meningkat,” ujar Sertu Dodik.

Sutrisno, anggota kelompok tani Dewi Sri I menyambut baik kehadiran Babinsa yang turut aktif mendampingi proses pertanian mereka. Harapannya, sinergi antara TNI dan petani dapat terus terjalin untuk mendukung ketahanan pangan nasional.