Pengamanan Bulan Suro 2025: Dandim 0802/Ponorogo Himbau Jaga Keamanan dan Kondusivitas.

Ponorogo,- Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Ponorogo untuk bersama sama menjaga suasana yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ponorogo, Minggu (15/06/2025).

Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada acara Apel Siaga Pamter dalam rangka pengamanan Bulan Suro tahun 2025 dan Pelantikan Pengurus Pamter Cabang Ponorogo bertempat di Waduk Bendo Desa Ngindeng Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo tadi pagi.

” Alhamdulillah Kabupaten Ponorogo senantiasa dalam suasana aman dan kondusif. Ini semua berkat kerjasama dan sinergitas dari semuanya, baik TNI, Polri serta semua unsur terkait serta masyarakat termasuk Pamter, ” kata Dandim Ponorogo.

” Pamter sebagai pengaman internal organisasi PSHT, tentunya harus bisa menjadi contoh atau suri tauladan yang baik bagi masyarakat dengan menampilkan kegiatan kegiatan positif, penuh rasa tanggung jawab dan keikhlasan, ” ujar Letkol Inf Dwi Soerjono yang juga menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi atas terpilihnya pengurus Pamter Cabang Ponorogo yang baru.

Apresiasi juga disampaikan Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo., S.I.K., M. Si. yang hadir dan memberikan sambutan seusai Dandim Ponorogo. Dia juga berharap kerja sama yang sudah terjalin dengan baik selama ini bisa lebih ditingkatkan serta berpesan agar warga PSHT Ponorogo bisa terus memberikan yang terbaik bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Ponorogo.

Pengerahan Personel Babinsa untuk Meringankan Beban Masyarakat Bantu Perbaikan Tanggul di Desa Mojotrisno.

Jombang – Danramil Mojoagung, Kapten Arm Didit menginstruksikan beberapa personel Babinsa untuk ikut serta membantu proses perbaikan tanggul di Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Danramil menjelaskan, pengerahan personel itu merupakan salah satu bentuk kepedulian, khususnya Koramil dengan masyarakat.

“Adanya pengerahan personel itu diharapkan bisa meringankan beban masyarakat,” ujar Danramil. Minggu (15/06/2025).

Program Kedisiplinan dan Wawasan Kebangsaan: TNI Bangun Karakter Generasi Muda di Sumobito

Jombang – Babinsa Koramil Kota, Kopka Bagus Suyono terus menggencarkan upaya membangun karakter generasi muda yang disiplin, cinta tanah air, dan memiliki jiwa kebangsaan yang kuat.

Program itu ditujukan untuk pelajar di Kecamatan Sumobito, khususnya di MAN 4 Jombang, dan mendapat sambutan positif dari siswa, guru, dan masyarakat.

Pada Minggu (15/06/2025), Kopka Bagus Suyono memberikan materi kedisiplinan dan wawasan kebangsaan.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak untuk memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, serta menghormati nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.

“Generasi muda adalah harapan bangsa. Melalui program ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan semangat bela negara kepada siswa sejak dini. Hal ini penting untuk membentuk karakter mereka sebagai penerus bangsa,” ujarnya.

Kegiatan Karya Bakti TNI: Pelebaran Jalan untuk Pembangunan Fasilitas Desa di Jombang.

Jombang – Dalam semangat kebersamaan dan pengabdian pada masyarakat, Babinsa Koramil Kudu menggelar kegiatan karya bakti bersama warga di sekitar Desa Asemgede, Kabupaten Jombang, Minggu (15/06/2025).

Kegiatan itu bertujuan difokuskan pada pelebaran jalan Desa yang nantinya mampu mengoptimalkan pembangunan fasilitas Desa.

Sertu Nofik menyampaikan bahwa karya bakti itu merupakan bagian dari program pelatihan teritorial TNI-AD.

“Melalui karya bakti ini, kami ingin membangun sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat. Kegiatan seperti ini juga dapat meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Berikan Wawasan Kebangsaan kepada Santri di Pondok Pesantren Raudhatul Falah

Bondowoso,– Komitmen TNI dalam membentuk generasi muda berjiwa nasionalis terus digalakkan. Sabtu malam, 14 Juni 2025, Babinsa Desa Ramban Wetan, Serda Alfan Wahyudi, tampil sebagai pemateri dalam kegiatan Wawasan Kebangsaan di Pondok Pesantren Raudhatul Falah, Dusun Kranang, Desa Ramban Wetan, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini disambut antusias oleh puluhan santri yang mengikuti dengan penuh semangat.

Dalam pemaparannya, Serda Alfan menekankan pentingnya memahami ideologi Pancasila, menjaga keutuhan NKRI, serta menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Ia menegaskan bahwa tantangan generasi muda saat ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga infiltrasi nilai-nilai yang bisa melemahkan semangat kebangsaan. “Santri harus menjadi benteng moral dan ideologi bangsa. Kalian tidak hanya belajar agama, tapi juga wajib mencintai tanah air,” tegasnya.

Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan komunikatif dan penuh semangat, sehingga para santri mampu memahami esensi bela negara dalam konteks kehidupan sehari-hari. Hal ini selaras dengan misi TNI AD melalui pembinaan teritorial untuk menumbuhkan kesadaran nasional sejak dini, terutama di kalangan generasi muda pesantren.

Pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Falah, KH. Noor Shokib, AH, M.Pd.I, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa. Kegiatan seperti ini bukan hanya menambah ilmu, tapi juga memperkuat karakter santri agar tidak tercerabut dari akar kebangsaan,” ujar beliau.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan institusi keagamaan dalam membina generasi muda yang religius, cerdas, dan nasionalis. Semangat yang dibawa oleh Babinsa Serda Alfan menjadi energi baru dalam perjuangan mencetak generasi emas Indonesia yang siap menjaga dan membangun negeri.

Program Pipanisasi di Desa Wonosari: Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui Air Bersih

Bondowoso — Warga Dusun Curalempet, Desa Wonosari, Kecamatan Grujugan, akhirnya bisa tersenyum lega. Setelah sekian lama mengalami keterbatasan akses air bersih, bantuan pipanisasi dari desa disalurkan langsung ke permukiman warga. Dalam kegiatan kerja bakti yang berlangsung pada Minggu, Babinsa Desa Wonosari Serda Abubekar tampil di garda terdepan membantu warga.

Kegiatan penyaluran air bersih melalui pipanisasi ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Serda Abubekar tak hanya mendampingi, namun terjun langsung mengangkat pipa dan memastikan jalur distribusi air berjalan lancar. Kehadirannya menjadi penguat semangat gotong royong warga yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Kepala Desa Wonosari, Henus Marzuki S.Sos, yang hadir langsung di lokasi, menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif Babinsa dalam setiap kegiatan desa. “Serda Abubekar selalu hadir dalam setiap momen penting. Keberadaan beliau sangat membantu dan mempercepat proses pekerjaan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Sayudi, tokoh masyarakat Dusun Curalempet. Ia menyebut bahwa kerja bakti ini bukan hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial dari aparat teritorial. “Berkat Babinsa, warga makin kompak dan semangat. Air bersih ini sangat kami butuhkan,” ungkapnya.

Dengan terlaksananya program pipanisasi ini, diharapkan kebutuhan dasar warga terhadap air bersih bisa terpenuhi. Peran Babinsa yang aktif dan responsif kembali membuktikan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa dari bawah.

Dandim 0820/Probolinggo Lepas Kontingen ke Porprov Jatim IX Tahun 2025 dengan Semangat Juang Tinggi

Probolinggo, Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya menghadiri pelepasan kontingen Kabupaten Probolinggo ke ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX tahun 2025 di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Minggu (15/6).

Pelepasan kontingen Kabupaten Probolinggo ke ajang Porprov Jatim IX tahun 2025 ini ditandai dengan penyerahan bendera kontingen Kabupaten Probolinggo oleh Wabup Fahmi kepada Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo, Zainul Hasan.

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada KONI, seluruh atlet dan pelatih yang telah berlatih dengan penuh semangat dan dedikasi demi membawa nama harum Kabupaten Probolinggo di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Porprov bukan hanya ajang kompetisi olahraga, namun untuk mengukur prestasi, memperkuat karakter, menjunjung sportivitas serta mempererat persatuan dan kebersamaan di antara kita semua oeh karena itu.”Tunjukkan semangat juang yang tinggi, junjung sportivitas dan integritas karena kemenangan sejati adalah ketika kita mampu bersaing dengan terhormat,”kata Letkol Arh Iwan Hermaya.

Dandim meminta seluruh atlit untuk selalu menjaga kesehatan, kekompakan dan nama baik Kabupaten Probolinggo selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Porprov 2025. “Kami semua di Kabupaten Probolinggo mendoakan dan mendukung agar maksimal dalam bertanding, semoga kontingen kita mampu meraih prestasi terbaik bahkan melebihi capaian-capaian sebelumnya,”ujarnya.

Letkol Arh Iwan Hermaya berpesan kepada seluruh atlit yang akan bertanding dalam Porprov IX tahun 2025 di Malang Raya untuk selalu menjaga nama baik Kabupaten Probolinggo, jaga hati dan perilaku kalian ketika bertanding jangan pernah merasa mengalah atau kalah kalian harus siap untuk menang.

“Kalian kalau mendapatkan medali emas ataupun mendapatkan prestasi yang bangga pertama kali adalah diri sendiri, orang tua, saudara-saudara, masyarakat dan pimpinan daerah Kabupaten Probolinggo,”ungkapnya.

Ditambahkan perwira berpostur tinggi tegap ini
kekalahan atau kalah itu muncul bukan karena tidak semangat, tetapi kekalahan itu karena tidak mempunyai daya jual dan semangat juang yang tinggi. Saya berharap nantinya kepada pemerintah daerah untuk memikirkan masa depan anak-anak yang telah meraih prestasi bagi Kabupaten Probolinggo. “Paling tidak ada reward bagi peraih medali yang berjuang di Porprov IX tahun 2025,”jelasnya.

Untuk diketahui Porprov Jatim IX tahun 2025 ini, KONI Kabupaten Probolinggo menerjunkan sebanyak 394 atlit didampingi 81 orang official yang akan turun dalam 39 cabang olahraga (cabor). Sejumlah cabor unggulan yang berpotensi menyumbangkan medali diantaranya muaythai, arung jeram, balap sepeda, selam, kick boxing, wushu, berkuda, anggar, paralayang, pencak silat, tarung drajat dan taekwondo.

Kegiatan Syukuran Panen di Madiun: Babinsa Dukung Petani dalam Meningkatkan Produktivitas

Madiun, — Babinsa Desa Gandul, Serka Mujiono, menghadiri kegiatan syukuran pada awal masa panen (metil) yang digelar bersama Dinas Pertanian setempat serta anggota masyarakat dari Kelompok Tani (Poktan) Margo Utomo, pada Minggu (15/6). Kegiatan ini berlangsung dengan penuh rasa syukur dan kekompakan sebagai bentuk apresiasi atas hasil panen yang telah diperoleh.

Syukuran awal masa panen ini merupakan tradisi yang rutin dilakukan sebagai wujud rasa syukur atas keberhasilan para petani dalam mengolah lahan dan memanen hasil pertanian. Serka Mujiono dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya sinergi antara Babinsa, Dinas Pertanian, dan petani untuk mendukung ketahanan pangan serta kemajuan sektor pertanian di Desa Gandul.

“Kami sangat mendukung dan selalu siap membantu masyarakat khususnya petani dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian. Melalui kegiatan syukuran ini, kami juga mempererat tali silaturahmi dan gotong royong bersama,” ujar Serka Mujiono.

Petugas Dinas Pertanian juga memberikan apresiasi atas partisipasi Babinsa dan masyarakat dalam menjaga semangat bertani. Anggota Poktan Margo Utomo menyatakan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan selama ini sehingga panen dapat berjalan lancar.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi petani untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen demi keinginan pertanian yang maju dan sejahtera.

Kegiatan Pendampingan TNI: Koptu Rahman Efendi Dukung Petani di Pamekasan dalam Masa Tanam

PAMEKASAN – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan semangat bertani masyarakat, Babinsa Desa Sama Tengah, Koramil 0826-13 Pasean, Koptu Rahman Efendi terjun langsung membantu warga dalam kegiatan penanaman padi di Dusun Sumber Penang, Desa Sama Tengah, Kecamatan Pasean.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan yang rutin dilakukan oleh Babinsa kepada para petani binaannya, khususnya dalam masa tanam kedua yang menjadi momen krusial dalam pertanian. Pada kesempatan ini, Koptu Rahman Efendi tidak hanya hadir untuk memantau, namun juga turut serta menanam padi bersama petani di lahan persawahan.

“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, khususnya petani, merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan semangat petani untuk terus berproduksi,” ujar Koptu Rahman.

Para petani pun menyambut baik kehadiran Babinsa yang turun langsung membantu mereka. Salah satu petani, Pak Salam, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

Koptu Rahman Efendi menambahkan bahwa kegiatan pendampingan pertanian merupakan program nyata TNI AD dalam mendukung swasembada pangan di wilayah teritorial masing-masing.

“Kami terus didorong agar aktif di lapangan membantu petani, memberikan semangat dan solusi, serta menjadi mitra yang dapat diandalkan dalam sektor pertanian,” imbuhnya.

Dengan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat petani seperti ini, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Pamekasan, khususnya di wilayah Kecamatan Pasean, dapat terus meningkat dan berkontribusi pada ketahanan pangan daerah.

Program Pendampingan Ketahanan Pangan: Babinsa Serda Deny Tingkatkan Produktivitas Petani di Bondowoso

Bondowoso – Peran Babinsa tak hanya soal pertahanan, tapi juga ketahanan pangan. Hal itu dibuktikan oleh Babinsa Desa Lumutan, Kecamatan Botolinggo, Serda Deny Wahyudi yang turun langsung ke sawah mendampingi warga dalam kegiatan pemindahan bibit tanaman padi, Minggu (15/06/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendampingan ketahanan pangan yang terus digencarkan oleh jajaran Kodim 0822 Bondowoso melalui Posramil Botolinggo. Serda Deny Wahyudi aktif terlibat dalam setiap tahap pertanian warga binaan, mulai dari pengolahan lahan hingga masa tanam.

“Pendampingan ini adalah wujud kepedulian TNI terhadap kesejahteraan petani. Kami ingin memastikan proses tanam berjalan lancar agar hasil panen bisa maksimal,” ujar Serda Deny .

Kehadiran Babinsa di tengah para petani disambut antusias oleh warga. Para petani mengaku terbantu secara teknis maupun semangat kerja mereka. “Alhamdulillah, Babinsa selalu ada setiap musim tanam. Kami jadi lebih semangat dan merasa tidak sendirian,” ungkap Bapak Ahmad, salah satu petani Desa Lumutan.

Dengan keterlibatan aktif Babinsa seperti Serda Deny, TNI terus membuktikan diri sebagai garda terdepan bukan hanya dalam pertahanan negara, tetapi juga dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di wilayah.