Kegiatan Pra-TMMD di Bojonegoro: TNI Dukung Pembangunan Akses Jalan dan Infrastruktur Desa.

BOJONEGORO, – Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro, kembali akan melaksanakan kegiatan program terpadu lintas sektoral TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke- 125 yang akan dimulai pada tanggal 23 Juli sampai 21 Agustus 2025 di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Sebelum dilaksanakannya program yang mengusung tema ‘Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan dan Ketahanan Nasional di Wilayah’ jajaran TNI Kodim 0813 Bojonegoro menggelar kegiatan Pra- TMMD di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro.

Pembukaan Pra- TMMD ini ditandai dengan diselenggarakannya kegiatan doa bersama dalam rangka tasyakuran, serta pengerukan paving di titik awal pembangunan jalan beton di Dusun Soko Desa Soko Kecamatan Temayang menuju Desa Pajeng Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro, Senin (16/6/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0813 Bojonegoro, para Perwira Staf Kodim, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Temayang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bojonegoro, serta Kepala Desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat Desa Soko Kecamatan Tamayang Kabupaten Bojonegoro.

Kasdim 0813 Bojonegoro Mayor Inf Bambang Riyanto, mengungkapkan bahwa meski kegiatan program TMMD ke- 125 baru akan dimulai pada tanggal 23 Juli sampai dengan 21 Agustus 2025, namun karena cuaca masih ada turun hujan dan membutuhkan waktu yang lama, sehingga untuk pengerjaan sasaran fisik, program harus diawali dengan melaksanakan kegiatan Pra- TMMD.

“Kegiatan Pra- TMMD ini dilaksanakan untuk menghasilkan sasaran fisik secara maksimal. Sehingga pencapaian dalam program TMMD ke- 125 tahun 2025 bisa tepat waktu, dan hasilnya sesuai dengan target atau berkualitas,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, menurut Kasdim 0813 Bojonegoro, kegiatan Pra- TMMD tersebut mengerjakan sejumlah sasaran fisik program seperti pembangunan jalan beton, pembangunan chekdam, pembangunan sumur bor, pembangunan tempat ibadah dan pembangunan pagar sekolah, serta peningkatan Atap, Lantai dan Dinding (Aladin).

Pihaknya berharap, dengan adanya kegiatan program TMMD ke- 125 tahun 2025 ini tentunya masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah, bahwa pemerintah sangat peduli terhadap kebutuhan-kebutuhan yang saat ini memang betul-betul masyarakat harapkan diantaranya pembangunan akses jalan untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap, masyarakat juga ikut berkontribusi dalam kegiatan TMMD. Sehingga, kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kokoh untuk bekerja bersama memajukan pembangunan wilayah guna kesejahteraan masyarakat,” kata Mayor Inf Bambang Riyanto.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Soko, Mochamad Johan Hariyoko, atas nama pemerintah desa dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten dan Kodim 0813 Bojonegoro yang telah melaksanakan kegiatan program TMMD ke- 125 tahun 2025 di Desa Soko Kecamatan Temayang.

“Tentunya kami sangat-sangat mendukung terlaksananya program TMMD yang bermanfaat ini seperti adanya pembangunan jalan beton untuk mobilitas dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat. Sekali lagi kami ucapkan banyak terima kasih kepada bapak Bupati dan bapak Dandim 0813 Bojonegoro, atas terselenggaranya kegiatan TMMD diwilayah desa kami,” pungkasnya.

Mewujudkan Balita Sehat: Babinsa Blitar Laksanakan Pendampingan di Posyandu Desa Pohgajih

Blitar – Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam upaya percepatan, pencegahan, penurunan stunting dan mewujudkan balita yang sehat, Babinsa Desa Pohgajih Koramil 0808/21 Selorejo Kodim 0808/Blitar, Sertu Saroni, melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Melati yang bertempat di Dusun Soponyono Desa Pohgajih Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar, Senin (16/6/2025).

Kegiatan Posyandu ini diikuti oleh para ibu balita dan masyarakat sekitar, yang secara rutin memanfaatkan layanan kesehatan dasar seperti penimbangan, imunisasi, pemberian makanan tambahan, serta pemeriksaan kesehatan balita. Sertu Saroni dalam kesempatan tersebut tidak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga turut membantu kelancaran kegiatan serta menyampaikan pesan pentingnya menjaga gizi dan kesehatan anak sejak dini.

“Kegiatan Posyandu ini sangat penting untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Kami sebagai Babinsa hadir untuk memberikan pendampingan, mendukung percepatan penanganan stunting, dan memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat,” ujar Sertu Saroni.

Salah satu peserta Pasyandu ibu dari balita ibu Badriah (34 th) menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini. “Kami para ibu merasa lebih diperhatikan dan termotivasi untuk rutin datang ke Posyandu. Anak-anak kami juga mendapat tambahan gizi dan imunisasi. Terima kasih kepada Babinsa dan petugas kesehatan yang selalu mendampingi kami,” ucapnya.

Danramil 0808/21 Selorejo Kapten Czi Kasdi menegaskan bahwa kegiatan pendampingan Posyandu oleh Babinsa merupakan bagian dari implementasi tugas teritorial TNI AD, khususnya dalam mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka stunting di wilayah. “Kami mendorong seluruh Babinsa untuk aktif dalam kegiatan kemasyarakatan seperti Posyandu. Ini merupakan bentuk nyata bahwa TNI hadir di tengah-tengah masyarakat, peduli terhadap kesehatan dan masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkrit dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting, demi mewujudkan masa depan bangsa yang lebih gemilang.

Pendampingan Babinsa: Meningkatkan Hasil Pertanian di Desa Bungah dengan Semangat Bersama

Gresik- Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat petani terus ditunjukkan oleh jajaran TNI melalui para Bintara Pembina Desa (Babinsa). Salah satunya terlihat dalam aksi nyata yang dilakukan Serda Rofik, Babinsa Koramil 0817/15 Bungah, saat terjun langsung ke sawah mendampingi para petani binaannya di Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Senin (16/6/2025).

Pada pagi yang cerah itu, Serda Rofik tidak segan-segan turun ke areal persawahan yang tergenang air dan berlumpur, menyatu dengan para petani yang tengah sibuk menanam bibit padi. Babinsa yang dikenal dekat dengan warga ini turut memegang ikatan bibit dan menanam satu per satu, sejajar dengan barisan petani yang bekerja dengan penuh semangat.

Menurut Babinsa menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan bukan hanya secara fisik dalam membantu proses tanam, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moril kepada petani agar mereka semakin termotivasi dan tidak merasa sendiri dalam mengelola lahan pertaniannya.

“Kegiatan pendampingan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil produksi pertanian di wilayah, selain itu harapannya kehadiran Babinsa di tengah kegiatan petani juga bertujuan mempererat komunikasi sosial antara aparat teritorial dan masyarakat desa. Dalam kesempatan ini, kita bisa berdialog ringan dengan para petani mengenai berbagai tantangan yang dihadapi selama musim tanam.”ungkap Babinsa Serda Rofik

Lebih lanjut mengatakan, kegiatan pendampingan seperti ini akan rutin dilakukan oleh para Babinsa di wilayah Kodim 0817/Gresik sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sosial untuk mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal. Diharapkan, langkah ini mampu menjaga stabilitas produksi padi di tengah tantangan perubahan iklim dan kondisi pertanian yang semakin kompleks.

Dengan semangat kebersamaan dan sinergi antara TNI dan petani, harapan untuk menciptakan swasembada pangan yang berkelanjutan bukanlah hal yang mustahil. Peran aktif Babinsa seperti yang ditunjukkan Serda Rofik menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat, kapan pun dan dalam situasi apa pun.

Pentingnya Pembersihan Gulma: Babinsa Ajak Petani Tingkatkan Hasil Panen Padi di Sumenep

SUMENEP – Babinsa Koramil 0827/05 Lenteng, Serka Akhmad Huda melaksanakan kegiatan karya bakti membantu petani membersihkan gulma pada tanaman padi di Dusun Darma, Desa Banaresep Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Senin (16/6/2025).

Keterlibatannya di sawah dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang rutin dilakukan Babinsa di wilayah binaan.

Serka Akhmad Huda bersama para petani setempat secara gotong royong membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman padi yang dapat menghambat pertumbuhan dan produktivitas tanaman.

Serka Akhmad Huda mengatakan, keberadaan gulma yang tidak segera dibersihkan akan berdampak negatif pada hasil panen. Gulma bersaing dengan tanaman padi dalam hal nutrisi, cahaya, dan air, sehingga pembersihannya menjadi hal yang penting dalam proses budidaya padi.

“Dengan pembersihan gulma secara berkala, diharapkan pertumbuhan tanaman padi bisa lebih optimal dan hasil panennya meningkat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini selain membantu petani juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya para petani yang merupakan ujung tombak dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Suparno, salah satu petani yang ikut dalam kegiatan tersebut, menyampaikan rasa terima kasih atas keterlibatan Babinsa yang secara aktif selalu hadir membantu warga dalam kegiatan pertanian.

“Kami merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain memberikan motivasi, beliau juga turun langsung ke sawah membantu kami membersihkan gulma,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Babinsa berharap para petani dapat semakin semangat dalam mengolah lahannya, sehingga mampu meningkatkan hasil produksi padi serta berkontribusi dalam pencapaian swasembada pangan di wilayah Kabupaten Sumenep.

Kegiatan pendampingan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung sektor pertanian nasional.

Peningkatan Produktivitas Pertanian: Hasil Panen Ubinan di Sumenep Mendorong Kemandirian Pangan

SUMENEP – Babinsa Koramil 0827/08 Ganding Serda Bambang bersinergi dengan Korluh Pertanian dan Poktan Harapan Makmur melaksanakan panen ubinan padi di Desa Rombiya Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Senin (16/6/2025).

Hal itu dilakukan dalam rangka mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Kegiatan panen ubinan ini dilakukan di lahan seluas 0,8 hektar dengan varietas padi Inpari 42 yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dan tahan terhadap serangan hama serta penyakit.

Panen ubinan merupakan metode yang digunakan untuk mengukur produktivitas tanaman padi secara akurat, sebagai dasar perhitungan hasil panen secara keseluruhan.

Babinsa Serda Bambang menyampaikan bahwa kegiatan panen ubinan ini merupakan bagian dari evaluasi hasil tanam dan bentuk pembinaan terhadap kelompok tani binaan.

“Kami melakukan panen ubinan untuk mengetahui potensi hasil yang dicapai petani, sekaligus sebagai bahan evaluasi guna peningkatan produktivitas di musim tanam berikutnya,” jelasnya.

Ia menyatakan bahwa kehadirannya dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk mendukung program ketahanan pangan.

“Kami terus bersinergi dengan penyuluh dan petani agar pertanian di wilayah tetap berjalan optimal, termasuk saat panen seperti ini,” ujar Serda Bambang.

Ketua Kelompok Tani Harapan Makmur, Ismail mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil panen yang memuaskan.

Ia menyebut dukungan dari penyuluh dan Babinsa sangat membantu petani dalam setiap tahapan, mulai dari pengolahan lahan hingga masa panen.

“Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan sebagai bentuk sinergi antara instansi pertanian, TNI, dan masyarakat, guna memperkuat kemandirian pangan di daerah,” harapnya.

Panen ubinan ini juga menjadi momentum untuk mengukur keberhasilan petani dalam mengelola lahan secara efektif, serta mendorong semangat petani dalam menghadapi musim tanam mendatang.

Tradisi Nyadran di Punden Desa Glonggong: Babinsa Berperan Aktif Dalam Pelestarian Budaya

Madiun, — Serda Shodiqin Azis Musthofa, Babinsa Desa Glonggong dari Koramil 0803/03 Balerejo, turut serta menghadiri kegiatan Bersih Desa (Nyadran) yang diadakan di Punden Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Senin (16/6).

Kegiatan Bersih Desa atau yang dikenal dengan Nyadran ini merupakan tradisi tahunan masyarakat Desa Glonggong dalam rangka doa agar desa dan warganya selalu mendapatkan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan. Acara tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga desa setempat.

Serda Shodiqin Azis Musthofa menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi TNI dengan masyarakat dalam menjaga kelestarian tradisi budaya sekaligus mempererat tali silaturahmi demi terciptanya kondisi desa yang aman dan kondusif.

“Kami mendukung penuh kegiatan budaya seperti ini karena tidak hanya mempererat hubungan antarwarga, tetapi juga menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan oleh leluhur kita,” ujar Serda Shodiqin.

Kegiatan Bersih Desa (Nyadran) di Punden Desa Glonggong berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh khidmat. Semua peserta berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi sarana pemersatu masyarakat Desa Glonggong.

Babinsa Berperan Aktif dalam Pembinaan Pertanian di Pamekasan untuk Ketahanan Pangan

PAMEKASAN – Babinsa Desa Palengaan Dajah, Koramil 0826-08 Palengaan, Kopda Hairul Umam melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial di wilayah binaan yang berlokasi di Dusun Angsokah Timur, Desa Palengaan Dajah, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan.

Dalam kegiatan tersebut, Kopda Hairul Umam turun langsung ke sawah membantu warga binaan, Ach Safi’i (53), menyiapkan lahan pertaniannya. Lahan tersebut rencananya akan ditanami kacang tanah sebagai upaya pemanfaatan lahan pertanian secara maksimal.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan di daerah,” ungkap Kopda Hairul Umam.

Dengan turut serta membajak sawah, Babinsa tidak hanya mempererat hubungan dengan masyarakat, tetapi juga mendorong semangat para petani agar tetap produktif di tengah berbagai tantangan.

Kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sebagai bentuk sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa serta meningkatkan ketahanan pangan lokal.

Tanggapan Cepat Koramil 0829-18/Kokop Terhadap Bencana Longsor di Desa Katol Timur, Bangkalan

Bangkalan — Babinsa Koramil 0829-18/Kokop, Serda Rudi Haryanto, melaksanakan pemantauan dan pendataan kejadian bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Bukkol, Desa Katol Timur, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan. Pada Senin (16/6/25).

Peristiwa longsor tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung sejak pukul 12.30 hingga 16.30 WIB.

Adapun rumah terdampak milik Ibu Muslihat (58), seorang wiraswasta warga setempat. Rumah berukuran 8×12 meter tersebut mengalami kerusakan ringan pada bagian samping kanan. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 10.000.000,-.

Saksi mata kejadian, Anhar (35), yang juga merupakan Sekretaris Desa Katol Timur, menyampaikan bahwa hujan deras menyebabkan tanah di sekitar rumah Ibu Muslihat mengalami pergeseran, sehingga terjadi longsoran yang merusak sebagian bangunan.

Babinsa Serda Rudi Haryanto menyampaikan bahwa dirinya langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan dari warga. “Kami segera mendatangi tempat kejadian, melakukan pendataan dan koordinasi dengan perangkat desa serta melaporkan ke komando atas untuk langkah penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Langkah cepat juga dilakukan oleh Muspika Kecamatan Kokop yang langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bangkalan. Rencana peninjauan lokasi oleh tim BPBD dijadwalkan pada Senin, 16 Juni 2025 pukul 10.00 WIB.

Kehadiran Babinsa dalam penanganan awal bencana ini menunjukkan peran aktif TNI AD dalam membantu masyarakat di wilayah binaan, khususnya dalam penanggulangan bencana alam.

Pagelaran Seni Budaya Demang Fair 2025: Sinergi TNI dan Masyarakat dalam Mengangkat Budaya Lokal

Probolinggo, Anggota Koramil 0820/01 Kanigaran Peltu Sugeng Dwi P mengawal dan mengamakan pelaksanaan pagelaran seni budaya Demang Fair tahun 2025 yang berlokasi di Bengawan Solo, Kelurahan Kademangan, Kota Probolinggo, Senin (16/6).

Peltu Sugeng Dwi P menyampaikan acara ini diselenggarakan untuk mendorong partisipasi masyarakat. “Terutama generasi muda dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mendukung program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota khususnya dalam pengembangan destinasi wisata,”kata Peltu Sugeng Dwi P.

Peltu Sugeng Dwi P juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara tersebut, acara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengangkat budaya lokal melalui pengembangan kesenian dan budaya yang nantinya mampu menggeliatkan perekonomian daerah dan melestarikan seni budaya agar dapat dinikmati anak cucu.

Kami dari Kodim 0820/Probolinggo mengapresiasi kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dan sarana hiburan masyarakat, kami berharap acara semacam ini bisa menjadi agenda tahunan dan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memajukan Kota Probolinggo melalui seni dan budaya.

“Tentunya dengan semangat kebersamaan dan kekayaan budaya lokal, pagelaran senibudaya Demang Fair 2025 bukan hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,”tuturnya.

Meriahkan HKGB ke-73: Pertandingan Bola Voli Pererat Silaturahmi TNI dan Polri di Blitar

Blitar – Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73 Tahun 2025, telah dilaksanakan pertandingan olahraga persahabatan Eksibisi Bola Voli antara Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXII Kodim 0808/Blitar melawan Bhayangkari Polres Blitar Kota. Kegiatan berlangsung meriah di Lapangan Voli SMAN 3 Blitar, Jl. Bengawan Solo, Kelurahan Pakunden Kecamatan Sukorejo Kota Blitar, dengan diikuti ± 100 peserta, Minggu (15/6/2025).

Pertandingan eksibisi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan sinergitas antara keluarga besar TNI dan Polri di wilayah Blitar, khususnya antara Kodim 0808/Blitar dan Polres Blitar Kota. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang untuk memperkuat solidaritas serta menumbuhkan semangat sportivitas dalam bingkai kebersamaan.

Acara dibuka dengan doa dan senam bersama yang dipimpin oleh panitia dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Bhayangkari Polres Blitar Kota, Ny. Desna Titus Yudho dan Ketua Persit KCK Cab. XXII Kodim 0808/Blitar, Ny. Gadis Dwinanda Hendra Sukmana. Dalam sambutannya, Ny. Desna menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi dari seluruh anggota Persit dan Bhayangkari.

“Hari ini kita hadir bersama dalam rangka memperingati HKGB ke – 73. Melalui kegiatan senam dan voli bersama ini, mari kita jaga semangat kebersamaan. Kemenangan bukanlah tujuan utama, tapi bagaimana kita dapat menikmati kebersamaan ini dengan penuh kegembiraan. Apapun hasilnya, tetap semangat, karena telah disiapkan banyak doorprize menarik untuk memeriahkan kegiatan ini,” ujarnya.

Senada, Ketua Persit KCK Cab. XXII Kodim 0808/Blitar Ny. Gadis Dwinanda Hendra Sukmana juga menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan menjalin silaturahmi antara Persit dan Bhayangkari melalui kegiatan positif seperti olahraga bersama.

Sementara itu Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang tepat untuk membangun soliditas dan kekompakan antara istri prajurit TNI dan Polri

“Apapun hasil pertandingan hari ini, baik menang maupun kalah, mari kita nikmati dengan hati yang berseri. Silaturahmi dan kekompakan harus terus kita jaga, tidak hanya di lapangan voli, namun juga dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Setelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pertandingan eksibisi dimulai dengan antusiasme tinggi dari kedua tim. Riuh sorakan dan semangat para pendukung menambah semarak suasana di lapangan.

Acara diakhiri dengan pembagian doorprize serta sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly, SIK, M.Si, Wakapolres Kompol Subiyantana, SH, MH, Pabung Kodim 0808/Blitar Mayor Cke Supriono, para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0808/Blitar, serta pengurus dan anggota Persit dan Bhayangkari.

Pertandingan eksibisi ini bukan hanya menjadi ajang olahraga semata, namun juga simbol keharmonisan dan sinergi antara institusi TNI dan Polri dalam mendukung tugas serta menjaga stabilitas di wilayah Blitar.