Persiapkan Pensiun: Kodim 0825 Banyuwangi Bersama BRI dan Bulog Berikan Pembekalan untuk Anggota

BANYUWANGI – Dalam rangka mempersiapkan masa purna tugas agar tetap produktif, Kodim 0825/Banyuwangi menggelar kegiatan sosialisasi bersama PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Perum Bulog Banyuwangi, bertempat di Aula Panglima Sudirman, Makodim 0825/Banyuwangi, Jalan RA Kartini Nomor 02, Kepatihan, Selasa (17/06/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh anggota Kodim yang mendekati masa pensiun, dengan tujuan memberikan pembekalan pengetahuan dan motivasi agar tetap dapat berdaya guna secara ekonomi dan sosial setelah tidak lagi berdinas aktif.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han. dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kesiapan mental, fisik, dan finansial menjelang masa purna tugas. Menurutnya, masa pensiun bukan akhir dari pengabdian, melainkan awal untuk tetap berkontribusi secara produktif di tengah masyarakat.

“Masa pensiun harus disambut dengan optimisme dan kesiapan. Melalui kegiatan ini, kami harap para anggota bisa memiliki bekal dan wawasan untuk tetap produktif, baik dalam berwirausaha, mengelola keuangan, maupun berperan aktif di lingkungan tempat tinggal,” ujar Letkol Joko Sukoyo.

Dalam sosialisasi ini, pihak PT. BRI memberikan informasi seputar layanan perbankan, program pensiun, dan akses pembiayaan usaha. Sementara Bulog menyampaikan peluang kemitraan dan distribusi pangan sebagai alternatif usaha yang dapat dijalankan oleh para pensiunan.

Koramil 0825/20 Songgon Berikan Materi Wawasan Kebangsaan dan PBB pada Jumbara PMR VII Banyuwangi

Banyuwangi,- Koramil 0825/20 Songgon memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada peserta Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) VII Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan yang berlangsung dan diselenggarakan di Bumi Perkemahan Jeongmara Campuhan, Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Selasa (17/06/2025.

Jumbara PMR VII merupakan kegiatan lima tahunan PMR Kabupaten Banyuwangi yang menjadi ajang pertemuan anggota PMR Mula (setara SD/MI), PMR Madya (setara SMP/MTs), dan PMR Wira (setara SMA/SMK/MA). Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah pembinaan serta sarana berbagi pengetahuan, evaluasi, dan peningkatan keterampilan dalam suasana gembira, bersahabat, dan partisipatif melalui format perkemahan.

“Kegiatan ini sangat penting untuk membekali para anggota PMR dengan pemahaman yang kuat tentang nilai-nilai kebangsaan dan kedisiplinan,” ungkap salah satu pemateri dari Koramil 0825/20 Songgon.

Jumbara PMR VII diikuti oleh sekitar 60 regu dengan total peserta mencapai 600 anak, yang terdiri dari siswa-siswi berbagai jenjang pendidikan. Setiap regu beranggotakan 21 orang yang berasal dari PMR Mula, Madya, dan Wira dari seluruh Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Suhartono dan Bapak Andre selaku panitia penyelenggara, serta didukung penuh oleh personel Koramil 0825/20 Songgon yang terdiri dari Serka Suhartono (Babinsa Sragi), Serka Haryo (Babinsa Bangunsari), dan Kopka Zarkoni (Babinsa Bayu).

Materi Wawasan Kebangsaan yang disampaikan mencakup pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila, semangat nasionalisme, dan cinta tanah air. Sementara materi PBB diberikan untuk melatih kedisiplinan, kekompakan, dan kepemimpinan para peserta.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap generasi muda, khususnya anggota PMR, dapat menjadi kader-kader bangsa yang memiliki karakter kuat, jiwa sosial tinggi, dan semangat kebangsaan yang kokoh,” kata salah satu Babinsa yang terlibat dalam kegiatan.

Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Inf Totok Yuliyanto, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. “Kegiatan Jumbara PMR VII ini sangat produktif dan memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter generasi muda. Koramil 0825/20 Songgon akan terus mendukung kegiatan-kegiatan produktif seperti ini yang bertujuan membina mental dan spiritual anak-anak bangsa,” ungkap Kapten Inf Totok Yuliyanto.

Kegiatan berlangsung dengan sangat tertib, lancar, dan aman. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap materi yang disampaikan. Suasana perkemahan yang kondusif di Bumi Perkemahan Jeongmara Campuhan memberikan pengalaman berkesan dan produktif bagi para peserta.

Kegiatan Jumbara PMR VII ini merupakan wujud sinergi yang produktif antara TNI, khususnya Koramil 0825/20 Songgon, dengan organisasi kepemudaan dalam upaya membina generasi muda yang berkarakter dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

Program pemberian materi Wasbang dan PBB kepada organisasi kepemudaan seperti PMR merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI yang produktif dalam membangun ketahanan nasional di tingkat grass root.

Sinergi TNI dan Petani: Babinsa Koramil Taman dan Tarik Perkuat Ketahanan Pangan di Sidoarjo

Sidoarjo,- Babinsa Koramil 0816/14 Taman, Serda Ja’far, menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan dengan mendampingi petani di Desa Kedungturi, Sidoarjo. Sejak pagi, Serda Ja’far bersama petani dan Ketua Kelompok Tani “Rembesing Madu” melakukan pendampingan tanam padi varietas Ciherang di lahan seluas 7,99 hektare. Kegiatan ini bertujuan mendorong produktivitas pertanian dan memastikan proses tanam berjalan sesuai target.

Serda Ja’far menyatakan bahwa kehadirannya bukan hanya untuk pengawasan, tetapi juga untuk membantu langsung di lapangan sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara petani, pemerintah desa, dan aparat untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Babinsa siap mendampingi petani dari proses tanam hingga panen sebagai bagian dari tugas dan pengabdian kepada rakyat.

Sementara itu, Babinsa Desa Mlirip Rowo, Serda Hujang, dari Koramil 0816/11 Tarik, juga melakukan pendampingan pertanian di lahan seluas 16 hektare milik Bapak Misnan. Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi TNI dan petani dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Serda Hujang hadir untuk memberikan dukungan moral dan bantuan teknis di lapangan.

Serda Hujang menyampaikan bahwa peran Babinsa tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan, khususnya di sektor pertanian. Pendampingan meliputi pemantauan tanaman, pengecekan irigasi, dan dialog langsung dengan petani untuk mengatasi hambatan seperti hama, pupuk, dan distribusi hasil panen.

Kedua Babinsa ini mendapat apresiasi dari para petani yang merasa termotivasi dan terbantu. Kehadiran TNI di tengah masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam menjaga ketersediaan pangan, memperkuat harapan akan kemajuan desa, ketahanan pangan yang tangguh, dan kesejahteraan petani. Sinergi TNI dan petani menjadi fondasi kokoh untuk mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya saing.

Aksi Nyata Forkopimda Sidoarjo: Inspeksi RTLH dan Program Pengentasan Kemiskinan di Candi

Sidoarjo, 17 Juni 2025 — Komitmen nyata pemerintah daerah bersama TNI dan Polri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Pada Selasa pagi, 17 Juni 2025, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo yang terdiri dari Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, M.Kn., Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos., serta Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, S.I.K., M.H., M.Si., melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap salah satu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga di Dusun Ngemplak, Desa Klurak, Kecamatan Candi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB ini menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan RTLH yang ada di Kabupaten Sidoarjo sekaligus bentuk kehadiran nyata pemerintah dan aparat keamanan dalam menyentuh langsung kebutuhan masyarakat bawah.

Rombongan Forkopimda disambut hangat oleh Forkopimka Candi, Kepala Desa Klurak H. Siswanto, serta tokoh masyarakat setempat di Balai Desa Klurak. Setelah sesi penyambutan, kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke rumah milik Bapak Husen yang terletak di RT 02 RW 01 Dusun Ngemplak. Rumah tersebut diketahui telah mengalami kerusakan parah dan sangat tidak layak untuk dihuni.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk melakukan renovasi rumah melalui program pengentasan kemiskinan berbasis kesejahteraan rakyat. “Kami hadir bukan sekadar melihat, tetapi membawa solusi. Insya Allah, renovasi rumah Pak Husen akan segera dilaksanakan. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam hal tempat tinggal yang layak,” ujar Bupati.

Senada dengan Bupati, Komandan Kodim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos., menyampaikan bahwa TNI selalu siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam program-program sosial, termasuk perbaikan RTLH. “TNI AD, khususnya Kodim 0816/Sidoarjo, akan terus berperan aktif dalam mendukung program pemerintah daerah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kehadiran kami, serta wujud kepedulian dan tanggung jawab moral TNI terhadap kesejahteraan rakyat,” ungkap Letkol Dedyk.

Lebih lanjut, Dandim menambahkan bahwa para Babinsa akan terlibat langsung dalam proses pembangunan, guna memastikan pelaksanaannya berjalan dengan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga penerima manfaat.

Sidak RTLH ini ditutup dengan suasana haru dan penuh kehangatan. Warga menyambut positif langkah Forkopimda yang turun langsung ke lapangan, memberi harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.

Langkah kolaboratif antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri ini menjadi bukti bahwa kerja sama lintas sektor mampu menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat. Semoga gerakan seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan hunian yang layak dan kehidupan yang lebih baik.

Dandim 0816/Sidoarjo Siap Bantu Penanganan Banjir di Kawasan Genangan Siring Pasca Hujan Deras

Sidoarjo, 17 Juni 2025 – Hujan deras yang mengguyur kawasan Sidoarjo pada Senin sore (16/6) menyebabkan terjadinya genangan air setinggi ±50–60 cm di sepanjang Jalan Raya Surabaya–Malang, tepatnya di sisi selatan Exit Tol Putus, Kelurahan Siring, Kecamatan Porong. Genangan air sepanjang ±500 meter ini mengakibatkan akses lalu lintas di jalur utama tersebut lumpuh total, tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, dan menimbulkan keresahan warga serta pengguna jalan.

Sebagai wujud respon cepat atas keluhan masyarakat, Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, M.Kn., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo, turun langsung ke lokasi terdampak untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Selasa pagi (17/6). Dalam sidak tersebut, Bupati didampingi oleh Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos., Kapolresta Sidoarjo, Kepala BPBD, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Sidak dimulai sekitar, dengan menyusuri area terdampak menggunakan dua unit perahu karet untuk mencapai titik-titik terparah. Dari hasil peninjauan langsung, diketahui bahwa genangan tersebut disebabkan oleh saluran drainase yang tidak mampu menampung tingginya debit air hujan, ditambah kondisi geografis yang memang menjadi titik rawan genangan.

Rombongan Forkopimda bergerak meninjau lokasi penyedotan air oleh tim dari Pusat Pengendali Lumpur Sidoarjo (PPLS), yang telah mengoperasikan pompa Intran Cummins di atas tanggul Embung Ketapang. Air yang disedot langsung dialirkan menuju embung sebagai upaya darurat untuk mempercepat surutnya genangan.

Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos., menyampaikan bahwa jajaran TNI AD, khususnya Kodim 0816/Sidoarjo, siap membantu penuh dalam proses penanganan banjir ini. “Kami hadir untuk memberikan dukungan langsung di lapangan, baik dalam bentuk pengerahan personel untuk evakuasi maupun dalam koordinasi teknis lainnya. Ini merupakan komitmen nyata kami bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya siap terlibat dalam upaya mitigasi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang. “Kami berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang makin tak menentu,” tambahnya.

Seluruh rangkaian kegiatan peninjauan telah selesai dilaksanakan dengan lancar. Selanjutnya, rombongan Forkopimda melanjutkan agenda kerja menuju wilayah Kecamatan Jabon.

Langkah cepat, kolaboratif, dan responsif yang ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama unsur TNI, Polri, dan instansi terkait dalam penanganan genangan banjir ini menjadi bukti komitmen bersama dalam melindungi kepentingan masyarakat, sekaligus sebagai cerminan nyata dari kehadiran negara di tengah-tengah rakyatnya saat menghadapi situasi darurat.

Kodim 0815/Mojokerto Laksanakan Kegiatan P4GN untuk Mewujudkan Indonesia Bebas Narkoba

Mojokerto – Dalam rangka mendukung program nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Kodim 0815/Mojokerto melaksanakan kegiatan “Penyuluhan Bahaya Narkoba”, bagi Prajurit, PNS, dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXX Kodim 0815/Mojokerto. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Data Makodim 0815, Jalan Majapahit Nomor 1, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (17/06/2025).

Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Semester I TA 2025 yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kewaspadaan terhadap bahaya narkoba di lingkungan TNI AD dan keluarganya. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Denkesyah 05.04.02 Mojokerto melalui dr. Yeti Musfiroh, Sp.PK., yang memberikan materi terkait dampak buruk Narkoba dari berbagai aspek, seperti kesehatan, hukum, dan masa depan generasi bangsa.

Dalam sambutannya, Dandim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., menegaskan, program P4GN merupakan instruksi langsung dari komando atas, sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Bebas Narkoba. Ia mengingatkan, kondisi peredaran Narkoba saat ini sudah memasuki fase darurat nasional, sehingga seluruh elemen bangsa, termasuk Keluarga Besar TNI, harus turut serta dalam upaya pemberantasan.

“Melalui kegiatan ini, saya ingin mengajak seluruh Prajurit, PNS, dan anggota Persit KCK Cabang XXX Kodim 0815 beserta keluarga untuk menjauhi Narkoba dan tidak terlibat, baik sebagai pengguna maupun bagian dari jaringan peredaran gelap. Jadikan diri dan keluarga sebagai benteng utama dalam memerangi Narkoba”, tegas Dandim.

Lebih lanjut, Letkol Rully menekankan, seluruh Dansat TNI AD, termasuk dirinya sebagai Komandan Satuan, memiliki tanggung jawab moral dan institusional untuk memastikan anggotanya bebas dari Narkoba. “Jangan beri ruang sekecil apapun untuk Narkoba. Katakan tidak pada Narkoba, dan mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan”, tandasnya.

Kegiatan penyuluhan ini ditutup dengan pesan kuat dari Dandim 0815, yang mengajak seluruh peserta untuk hidup sehat tanpa narkoba, demi menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia maju. “Harapan kita, anak-anak dan generasi muda terbebas dari pengaruh Narkoba dan hal-hal yang tidak bermanfaat, sehingga anak-anak kita menjadi generasi yang berprestasi dan membanggakan bagi keluarga, bangsa dan negara”, tutupnya.

Usai penyuluhan, para peserta melaksanakan pengecekan urine dipimpin Katim Pemeriksaan Urine dari Denkesyah 05.04.02 Mojokerto Lettu Ckm Bacok Mashudi, di Ruang Puskodalops Kodim 0815.

Karya Bakti di Masjid Raudatul Hidayah: Upaya Babinsa Mempererat Hubungan dengan Warga Desa Kwanyar

Bangkalan — Dalam rangka mendukung upaya pembinaan teritorial dan mempererat hubungan dengan masyarakat, Babinsa Koramil 0829-05/Kwanyar, Serka Bambang Junianto, melaksanakan kegiatan Karya Bakti bertempat di Masjid Raudatul Hidayah, Desa Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan pada Selasa (17/6/25).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini difokuskan pada pembersihan lingkungan masjid, pengecatan ulang fasilitas masjid, serta perapian halaman guna menciptakan kenyamanan bagi jamaah dan masyarakat sekitar.

Serka Bambang Junianto menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap fasilitas umum, khususnya tempat ibadah yang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

“Kami hadir bersama masyarakat untuk menjaga dan merawat tempat ibadah agar tetap bersih, nyaman, dan terpelihara. Ini juga sebagai wujud penguatan sinergi antara TNI dan rakyat,” ujar Serka Bambang.

Kegiatan ini disambut positif oleh pengurus masjid dan warga sekitar, yang turut serta dalam pelaksanaan karya bakti secara gotong royong. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui karya bakti ini, Babinsa tidak hanya memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan tempat ibadah yang layak dan kondusif untuk beribadah.

Pentingnya Karakter Bangsa: Koramil 0814/12 Kesamben Bina Siswa SMAN untuk Cinta Tanah Air.

Jombang – Bati TUUD Koramil 0814/12 Kesamben, Pelda Sulikamto terus menggencarkan upaya membangun karakter generasi muda yang disiplin, cinta tanah air, dan memiliki jiwa kebangsaan yang kuat.

Program itu ditujukan untuk pelajar di Kecamatan Kesamben, khususnya di SMAN Kesamben, dan mendapat sambutan positif dari siswa, guru, dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak untuk memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, serta menghormati nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.

“Generasi muda adalah harapan bangsa. Melalui program ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan semangat bela negara kepada siswa sejak dini. Hal ini penting untuk membentuk karakter mereka sebagai penerus bangsa,” ujarnya. Senin (16/06/2025).

Babinsa Pacinan Dampingi Pasar Murah untuk Bantu Masyarakat Dapatkan Kebutuhan Pokok Terjangkau

Madiun, – Sertu Suprianto, Babinsa Desa Pacinan, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, melaksanakan pendampingan dan monitoring kegiatan Pasar Murah yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun. Kegiatan ini berlangsung di kantor Desa Pacinan sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Suprianto secara aktif melakukan pengawasan agar distribusi barang berjalan lancar dan tepat sasaran. Pasar Murah ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan kebutuhan sehari-hari lainnya dengan harga yang lebih rendah dari pasaran.

Pendampingan dari Babinsa ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pasar murah serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang membeli kebutuhan pokok.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu menjaga stabilitas harga di wilayah Desa Pacinan,” ujar Sertu Suprianto.

Kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat antusiasme dari masyarakat setempat, serta diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di masa-masa sulit seperti saat ini.

Semangat Kebersamaan Warga dan TNI Terlihat dalam Kerja Bakti Pembangunan Jalan di Dusun Batu Putih

Bondowoso — Semangat kebersamaan kembali terlihat di Dusun Batu Putih Timur, Desa Gubrih, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, pada Senin (16/6/2025). Babinsa Desa Gubrih, Serma Madhasim, bersama Kepala Desa dan pendamping lokal desa, turut mendampingi kegiatan kerja bakti pembangunan rabat beton jalan menuju kawasan Biser. Proyek ini mencakup pengecoran jalan sepanjang 200 meter dengan lebar 2,5 meter.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan aksesibilitas dan infrastruktur desa, khususnya untuk mendukung kelancaran mobilitas warga sehari-hari. Kehadiran Babinsa tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai penyemangat masyarakat dalam bergotong royong membangun desanya.

Warga yang turut serta dalam kegiatan, termasuk Bapak Sutono, menyampaikan rasa terima kasih atas keterlibatan aktif Babinsa. “Dengan semangat Pak Babinsa, kami jadi ikut semangat juga. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar,” ungkapnya dengan antusias.

Kerja bakti tersebut berjalan dalam suasana tertib, aman, dan penuh kebersamaan. Kolaborasi antara aparat desa, TNI, dan warga menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa bisa lebih cepat tercapai bila semua unsur bersatu dan bekerja sama.

Melalui kegiatan ini, Babinsa tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan wilayah, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Hal ini selaras dengan tugas TNI dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan melalui pendekatan teritorial yang humanis.