Pendampingan Pertanian: Babinsa Desa Bendiljati Wetan Terlibat Aktif dalam Perawatan Tanaman Padi

Tulungagung – Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional, Babinsa Desa Bendiljati Wetan Serma Agus Prasetiyo, anggota Koramil 0807/07 Sumbergempol, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian dengan membantu penyemprotan pupuk daun pada tanaman padi milik warga binaan anggota Kelompok Tani Karto Nuju Raharjo yang berada di Desa Bendiljati Wetan, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (19/06/2025).

Penyemprotan pupuk daun dilakukan sebagai bagian dari perawatan intensif terhadap tanaman padi agar tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang berkualitas. Pendampingan ini merupakan bentuk nyata dari peran aktif TNI AD melalui Babinsa dalam mendorong kemajuan pertanian di wilayah binaan.

Serma Agus Prasetiyo menyampaikan bahwa pemupukan yang tepat sangat penting dalam menjaga kesehatan tanaman padi serta meningkatkan produktivitas pertanian. Ia juga menegaskan komitmennya dalam mendampingi petani guna mewujudkan ketahanan pangan di wilayahnya.

“Pemupukan daun ini sangat penting agar tanaman padi tumbuh subur dan tidak kekurangan unsur hara yang dibutuhkan. Kami akan terus mendampingi para petani karena keberhasilan mereka adalah salah satu kunci kesejahteraan masyarakat desa. Jika hasil panen meningkat, tentu ekonomi petani juga akan lebih baik,” ujar Serma Agus Prasetiyo.

Diharapkan dengan adanya pendampingan dari Babinsa, para petani di Desa Bendiljati Wetan semakin semangat dan termotivasi untuk mengelola lahan pertaniannya secara maksimal demi mendukung program swasembada pangan nasional.

Babinsa Pamekasan Dukung Program Ketahanan Pangan dengan Membantu Perawatan Tanaman Padi

PAMEKASAN – Wujud nyata kepedulian terhadap para petani di wilayah binaannya, Babinsa Desa Nyalabu Laok, Serka Dedy S, terjun langsung ke sawah membantu warga melakukan perawatan tanaman padi.

Dalam kegiatan pendampingan tersebut, Serka Dedy S tampak ikut mencabut rumput liar yang tumbuh di sela-sela tanaman padi milik Saladin, petani asal Dusun Lembenah, Desa Nyalabu Laok, Kecamatan Pademawu. Ia tidak ragu turun ke pematang sawah, bergabung dengan petani untuk memastikan tanaman padi tumbuh dengan baik tanpa terganggu gulma.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap petani di wilayah binaan, sekaligus sebagai bagian dari upaya mendorong program ketahanan pangan nasional,” ujar Serka Dedy S di sela kegiatannya.

Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, khususnya petani, tidak hanya sebatas pengawasan dan pembinaan, tetapi juga keterlibatan langsung dalam aktivitas pertanian sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Para petani menyambut baik dan merasa terbantu dengan keterlibatan Babinsa, yang dinilai mampu memberikan motivasi dan semangat dalam mengelola lahan pertanian secara optimal.

Babinsa berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, hubungan antara erat kewilayahan dengan masyarakat semakin erat dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Pademawu semakin terjaga.

Hari Jadi Kota Madiun ke-107: Ziarah Sebagai Wujud Penghargaan kepada Tokoh Pendiri

Madiun, – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Madiun yang ke-107, Dandim 0803/Madiun Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Madiun melaksanakan kegiatan ziarah di dua makam bersejarah, yaitu Makam Kuno Kuncen dan Makam Kuno Taman, pada Kamis (19/6).

Kegiatan ziarah ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan kepada para leluhur dan tokoh-tokoh pendiri Kota Madiun yang telah berjasa dalam membangun dan mempertahankan kota tercinta ini. Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo dan Forkopimda Kota Madiun melakukan tabur bunga serta doa bersama sebagai simbol penghormatan dan harapan agar semangat perjuangan para pendahulunya terus menginspirasi seluruh masyarakat Madiun.

Dandim 0803/Madiun menyampaikan pentingnya menjaga nilai-nilai sejarah dan kebersamaan dalam membangun Kota Madiun ke depan. Menurutnya, melalui kegiatan ziarah tersebut, mengingatkan bahwa kemajuan Kota Madiun tidak lepas dari perjuangan para pendahulu. Sehingga sebagai generasi penerus berkewajiban untuk melanjutkan semangat tersebut dengan kerja keras dan kebersamaan.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, termasuk Walikota Madiun, Kapolres Madiun Kota, Ketua DPRD, serta tokoh masyarakat setempat. Kegiatan ziarah juga diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna menjaga keselamatan bersama.

Hari Jadi Kota Madiun ke-107 ini menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan kota yang maju, bersih, dan berbudaya.

Kepedulian TNI: Babinsa Sertu Supriyanto dan Sertu Rosid Salurkan Bantuan Sembako di Desa Arjasa

Situbondo – Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0823/10 Arjasa. Sertu Supriyanto. AG dan Sertu Rosid turun langsung ke lapangan memberikan bantuan paket sembako kepada Ibu Surati, warga Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo. Kamis 19/06/2025

Penyerahan bantuan sembako ini sebagai bentuk nyata perhatian dan dukungan Babinsa terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah binaan. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ibu Surati di rumahnya, yang tampak haru menerima perhatian dari para Babinsa.

Tak hanya menyerahkan sembako, kedua Babinsa juga menyempatkan waktu untuk berbincang akrab dan mendengarkan keluh kesah Ibu Surati. Percakapan hangat itu mencerminkan kedekatan antara aparat kewilayahan dan masyarakat.

Babinsa Sertu Supriyanto. AG menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan sebagai bentuk pengabdian TNI kepada rakyat, khususnya dalam menjalin komunikasi yang humanis dan membantu meringankan beban warga yang membutuhkan.

Kerja Keras TNI dan Warga: TMMD Ke-125 di Banyuwangi Membangun Jembatan Penghubung Desa.

BANYUWANGI – Meski rasa letih dan capek menyelimuti, semangat Babinsa Kodim 0825/Banyuwangi tetap membara dalam mengangkat material untuk kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125. Kegiatan ini berlangsung di Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, dan menjadi bukti nyata kerja keras yang PRODUKTIF demi kesejahteraan masyarakat desa. Kamis (19-06-2025)

Para Babinsa bersama warga bahu-membahu mengangkut material seperti batu, pasir, dan semen menuju lokasi pembangunan jembatan penghubung desa. Suasana gotong royong terasa kuat, mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam wujud nyata.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari dedikasi TNI untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil.

Kami terus dorong seluruh anggota untuk tetap semangat dan PRODUKTIF di lapangan. TMMD bukan hanya program pembangunan fisik, tapi juga bentuk pengabdian kepada masyarakat,” ujar Letkol Arh Joko Sukoyo.

Ia juga menambahkan bahwa semangat para Babinsa dan masyarakat dalam melaksanakan pekerjaan tanpa kenal lelah menjadi cerminan ketulusan dan keikhlasan dalam membangun negeri.

Dengan semangat yang terus menyala, kegiatan TMMD 125 diharapkan mampu selesai tepat waktu dan memberikan manfaat PRODUKTIF bagi warga Siliragung serta sekitarnya.

Kampoeng Batara Papring Diberdayakan Melalui Program TJSL PT PLN: Langkah Menuju Kemandirian

BANYUWANGI – Mayor Kav Suprapto, Kasdim 0825/Banyuwangi, menghadiri acara Launching Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) yang digelar di Kampoeng Batara Papring, Dusun Papring, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (19/06/2025).

Acara ini merupakan bentuk nyata sinergi antara BUMN dan masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup warga melalui program keaksaraan dan pemberdayaan yang produktif. Kampoeng Batara Papring yang dikenal sebagai kawasan edukasi dan pelestarian budaya, kini semakin diberdayakan melalui inisiatif sosial dari PLN.

Dalam sambutannya, Mayor Kav Suprapto menyampaikan apresiasinya terhadap program TJSL PLN yang dinilainya sangat produktif dalam mendorong pemberdayaan masyarakat.

“Program ini bukan hanya memberikan edukasi keaksaraan, tetapi juga membuka peluang bagi warga untuk berkembang secara ekonomi melalui pelatihan dan kegiatan mandiri yang produktif. Ini sejalan dengan semangat TNI dalam mendukung pembangunan wilayah,” ujarnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Kampoeng Batara Papring bisa lebih mandiri dan sejahtera, serta menjadi contoh desa binaan yang produktif dan berdaya saing.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari PT PLN (Persero) UIP JBTB, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta elemen pemuda setempat yang turut antusias dalam menyambut langkah produktif ini.

Kontingen Banyuwangi Siap Berlaga di Porprov IX Jawa Timur: Dukungannya dari Mayor Suprapto

BANYUWANGI – Mayor Kav Suprapto, Kasdim 0825/Banyuwangi, menghadiri acara pemberangkatan Kontingen Kabupaten Banyuwangi yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Kamis (19/06/2025).

Mayor Kav Suprapto menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada para atlet muda Banyuwangi. Ia menegaskan pentingnya membangun mental juang dan semangat kompetisi yang produktif dalam setiap ajang olahraga, khususnya di level provinsi seperti Porprov.

“Kami berharap para atlet tidak hanya bertanding untuk menang, tetapi juga menjadikan ajang ini sebagai sarana pembinaan karakter, kerja keras, dan kerja tim yang produktif. Hal ini akan menjadi bekal berharga bagi masa depan kalian,” ujar Mayor Suprapto.

Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan dalam Porprov bukan hanya soal prestasi, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian kepada daerah dengan menunjukkan potensi unggul secara sportif dan produktif.

Kontingen Kabupaten Banyuwangi yang diberangkatkan terdiri dari berbagai cabang olahraga dengan target membawa pulang prestasi membanggakan. Semangat dan doa dari masyarakat Banyuwangi pun mengiringi langkah mereka menuju Porprov IX Jatim 2025.

Pendampingan Sosial: Koramil 0820/04 Bantaran Pastikan Penyaluran BLT DD Tepat Sasaran

Probolinggo, Koramil 0820/04 Bantaran kembali melakukan pendampingan dalam penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD) di Desa Bantaran, Kecamatan Bantaran,.Kabupaten Probolinggo. BLT DD tersebut diperuntukan kepada keluarga kurang mampu di wilayah setempat.

Anggota Koramil 0820/04 Bantaran Serma Margi mengatakan bahwa, berdasarkan informasi yang diterima dari pihak pemerintah desa untuk penerima bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa (BLT DD) untuk Desa Bantaran sudah sesuai dengan kententuan.

“Keluarga penerima manfaat (KMP) merupakan hasil dari musyawarah desa, pemberian bantuan sosial ini dimaksudkan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu,” kata Serma Margi, Kamis (19/6).

Serma Margi mengungkapkan, kehadiran pihaknya dalam pelaksanaan penyaluran bantuan sosial ini dalam rangka mengawal dan memantau agar penerima manfaat dapat tertib dalam proses penerimaan bantuan.

Yang jelas kehadiran kami bukan hanya sebagai bentuk kepedulian, tapi juga sebagai upaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di wilayah binaan dalam setiap kegiatan.

“Melalui pengawalan ini kami berharap dapat mempererat hubungan antara kami dengan warga binaan guna mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat agar semakin kuat,” ujarnya.

Ditambahkan Serka Margi bahwa jumlah keluarga penerima manfaat BLT DD di Desa Bantaran, Kecamatan Bantaran berjumlah 25 kepala keluarga (KK). 25 KK ini mendapatkan BLT DD tahap II tahun 2025 yakni bulan April, Mei, Juni dengan jumlah total senilai Rp.900.000.

“Kami berpesan kepada keluarga penerima manfaat untuk mengunakan bantuan tersebut sebaik mungkin, guna untuk hal-hal yang positif yakni untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari jika ada sisa tolong disimpan,”pungkasnya.

Koramil 0820/01 Kanigaran Pantau Kegiatan Penanaman Pohon dan Bersih-Bersih di Pantai Permata

Probolinggo, Koramil 0820/01 Kanigaran kembali turun lapangan untuk memantau dan mengawal jalannya kegiatan penanaman pohon dan bersih-bersih di Pantai Permata yang difasillitasi oleh gugus Pramuka SMKN 1 Probolinggo, Kamis (19/6).

Anggota Koramil 0820/01 Kanigaran Serka Rico mengatakan kegiatan aksi bersih-bersih sampah dan penanaman pohon di Pantai Permata dilakukan sebagai upaya untuk melestarikan lingkungan agar tetap terjaga kebersihan dan keberadaannya.

Di dunia ini selama masih ada manusia maka sampah di manapun tetap ada. “Untuk mengatasi sampah tersebut maka sumber-sumber sampah harus dikurangi karena kesadaran masyarakat masih sangat kecil terkait dengan sampah,”kata Serka Rico.

Serka Rico berharap kegiatan ini bisa membawa manfaat dan mendatangkan kebaikan bagi masyarakat Probolinggo khususnya masyarakat di sekitar Pantai Permata. Untuk menjaga lingkungan maka kita lakukan kegiatan bersih bersih, karena sampah merupakan penyakit masyarakat yang sangat susah untuk dihindari.

“Ucapan terimakasi kami sampaikan kepada semua pihak yang sudah mendukung terlaksananya kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon ini, tanpa dukungan dari semua pihak kegiatan ini tidak akan bisa terlaksana,”ujarnya.

Lebih lanjut anggota berpostur tinggi tegap ini menegaskan bahwa dua kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan, mengurangi dampak perubahan iklim dan mencegah bencana banjir rob. Hal ini juga sebagai sarana untuk mengedukasi ke masyarakat bahwa pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan wilayah pantai.

“Melalui kegiatan ini semoga dapat mempererat hubungan jalinan silaturrahmi antara Babinsa dengan masyarakat guna mewujudkan Kemanunggalan TNI bersama Rakyat,”tuturnya.

Satgas Yonif 500/Sikatan Bagikan Alkitab dan Bendera Merah Putih untuk Penguatan Nilai Kebangsaan di Papua

Intan Jaya,— Dalam semangat kedamaian dan persatuan, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan terus memperkuat jalinan persaudaraan dengan masyarakat Papua. Bertempat di TK Mamba Kotis, sebanyak 10 personel Satgas dipimpin Lettu Arh Supriono (Pabintal Satgas) melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang menyentuh hati bersama sejumlah tokoh masyarakat dari Distrik Hitadipa, Agisiga, dan Tomosiga.

Dalam suasana penuh kehangatan, personel Satgas membagikan Alkitab, bendera Merah Putih, dan dasi pendeta kepada Sdr. Yakius Weya (Kepala Kampung Tausiga), Pdt. Hans Mirip (GKI Dangoa), dan Sdr. Apinus Yarinap (tokoh masyarakat Kampung Agisiga). Simbol-simbol ini menjadi lambang penguatan nilai iman, nasionalisme, dan harapan baru bagi masyarakat yang telah lama dirundung kekhawatiran akibat situasi keamanan.

“Kami hadir tidak hanya sebagai penjaga perbatasan, tapi sebagai bagian dari keluarga besar rakyat Papua. Tugas kami adalah melindungi, mengayomi, dan mendengar. Di sinilah Merah Putih bukan hanya bendera, tapi janji untuk setia pada rakyat,” tutur Lettu Arh Supriono.

Dalam momen yang sama, Kepala Kampung Tausiga, Yakius Weya, menyampaikan rencana masyarakat pengungsi di Sugapa untuk kembali ke kampung halaman masing-masing. Namun ia menyatakan kekhawatiran atas isu yang beredar terkait rencana kelompok separatis OPM yang diduga akan melakukan pemalangan dan perusakan akses jalan utama ke wilayah Distrik Hitadipa, Agisiga, dan Tomosiga.

“Kami sangat berharap TNI bisa membantu kami kembali dengan aman. Warga ingin pulang dan membangun kampungnya lagi, tapi kami tidak bisa kalau terus dibayang-bayangi ancaman,” ungkap Yakius dengan haru.

Menanggapi hal ini, Dansatgas Yonif 500/Sikatan, Letkol Inf Danang Rahmayanto, S.I.P., M.M., menyatakan komitmennya untuk selalu berdiri di sisi rakyat Papua.

“Kami tidak akan tinggal diam ketika rakyat memanggil. Satgas Yonif 500/Sikatan akan terus hadir di tengah masyarakat, memastikan setiap warga Papua dapat hidup aman, tenteram, dan bermartabat. Mari kita jaga tanah ini bersama, demi masa depan anak cucu kita,” tegas Dansatgas.

Kegiatan berlangsung aman dan penuh keakraban. Lebih dari sekadar komsos, pertemuan ini adalah jembatan harapan. Merah Putih yang diserahkan dan Alkitab yang dibagikan menjadi bukti bahwa Papua adalah bagian utuh dari Indonesia, damai, beriman, dan bersatu.

Satgas Yonif 500/Sikatan akan terus berjuang bukan hanya di medan tugas, tetapi juga di medan hati, meneguhkan persaudaraan yang tulus antara TNI dan masyarakat Papua.