Koramil 0820/20 Banyuanyar Gelar Komsos dan Kerja Bakti Pembangunan Rumah di Desa Gunung Geni.

Probolinggo, Koramil 0820/20 Banyuanyar kembali melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan ikut ambil bagian dalam kegiatan kerja bakti pembangunan rumah milik salah satu warga di Desa Gunung Geni, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Jumat (20/6).

Anggota Koramil 0820/20 Banyuanyar Serma Deden mengatakan kehadirannya pihaknya dalam gelaran tersebut merupakan bentuk kepedulian dan wujud kemanunggalan. Tentunya sebagai aparat teritorial kami wajib untuk mengetahui dan membantu apa yang ada di lapangan.

“Kami sebagai Babinsa merupakan ujung tombak satuan teritorial di lapangan sehingga keberadaan seorang Babinsa harus bisa membawa dampak positif di masyarakat,” kata Serma Deden.

Serma Deden mengungkapkan keterlibatan pihaknya dalam kerja bakti tersebut merupakan sebuah tugas dan tanggung jawab yang bertujuan untuk meringankan beban sekaligus membangun keakraban dan kekeluargaan dengan warga binaan.

Keberadaan Babinsa di tengah-tengah masyarakat harus dapat diterima dan berdampak positif dengan begitu akan menjadikan TNI menjadi sosok yang dicintai oleh rakyatnya. “TNI harus bisa menjalin serta menjaga hubungan dengan masyarakat serta bisa memberikan rasa aman dan nyaman di wilayah dalam binaannya,”ujarnya.

Sementara aparat Pemerintah Desa Gunung Geni yang meminta identitasnya untuk tidak dipublikasikan memberikan apresiasi dan mengucapakan rasa terimakasih atas keterlibatan TNI dalam proses pembangunan rumah warga nya.

“Kami atas nama Pemdes Gunung Geni dan masyarakat Desa Gunung Geni menyampaikan terimakasih kepada pak tentara yang ikut ambil bagian dalam gelaran ini, TNI selalu menjadi garda terdepan untuk masyarakat,”pungkasnya.

Kegiatan Manunggal Air: Satgas 512/QY dan Masyarakat Bersatu Dalam Memastikan Ketersediaan Air Bersih.

Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua — Sejuta harapan saat Satgas Yonif 512/QY Pos Somografi melaksanakan kegiatan teritorial Manunggal Air, sebuah aksi nyata dalam menjawab kebutuhan vital masyarakat akan air bersih di daerah perbatasan. Jumat, (20/2025).

Bersama warga, Anggota Pos Somografi bahu-membahu membuka kembali dan merawat saluran air yang selama ini tertutup lumpur dan akar pepohonan. Dengan semangat gotong royong, mereka membersihkan jalur pipa, memperbaiki penampungan air, dan memastikan distribusi air dapat mengalir lancar ke rumah-rumah warga.

“Kami bersyukur Abang Pos membantu kami memperbaiki saluran air. Air ini bukan cuma untuk minum, tapi juga untuk hidup. Terima kasih banyak untuk Abang-abang Pos” ucap Bapa Tomi Palop salahsatu warga.

Kegiatan Manunggal Air ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara prajurit dan warga. Suasana hangat penuh keakraban mewarnai setiap detik kerja bersama hari itu, sebuah momen kebersamaan yang tidak hanya mengalirkan air, tetapi juga cinta dan pengabdian di tanah Papua.

Satgas Yonif 500/Sikatan Gelar Kegiatan SIRIH untuk Masyarakat Papua dengan Kasih Sayang

Intan Jaya, Papua – Dalam semangat persaudaraan dan kepedulian, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan kembali menggelar kegiatan kemanusiaan bertajuk SIRIH (Sikatan Beri Kasih) di sekitar Titik Kuat (TK) J2 Kout, wilayah Sugapa Kab. Intan Jaya, Papua. Kegiatan ini melibatkan 16 personel dipimpin langsung oleh Kapten Inf Redo Rahardiansyah Effendy, S.S.T.Han., S.I.P., selaku Wakil Komandan Satgas Yonif 500/Sikatan.

Melalui kegiatan ini, prajurit TNI membagikan nasi bungkus makanan bergizi dan biskuit kepada masyarakat yang melintas di sekitar pos. Tampak wajah-wajah ceria anak-anak, mama-mama Papua, hingga para remaja yang menyambut pemberian tersebut dengan hangat dan penuh rasa terima kasih.

“Kami tidak hanya hadir sebagai penjaga kedaulatan, tapi juga sebagai saudara bagi masyarakat Papua. Lewat kegiatan ini, kami ingin berbagi kasih, menunjukkan bahwa TNI khususnya Satgas Yonif 500/Sikatan hadir membawa damai, cinta, dan kebersamaan,” ungkap Kapten Inf Redo Rahardiansyah Effendy,S.ST.Han.,S.I.P. saat ditemui di lokasi kegiatan.

Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan penuh keakraban. Beberapa prajurit tampak menyapa warga secara langsung, bahkan berfoto bersama anak-anak dan mama-mama Papua, menciptakan momen-momen yang menggambarkan kedekatan antara TNI dan masyarakat.

Kegiatan SIRIH merupakan bagian dari program rutin Satgas Yonif 500/Sikatan dalam mendekatkan diri kepada masyarakat Papua, serta mempererat tali persaudaraan antara aparat negara dan rakyat di daerah operasi. Dengan semangat “Bersama Rakyat TNI Kuat”, para prajurit bertekad untuk terus menjalin hubungan yang harmonis dan humanis dengan warga.

“Ini bukan soal nasi atau biskuit. Ini tentang pesan kasih yang kami titipkan di setiap tangan yang kami jabat,” tambah Kapten Inf Redo sambil tersenyum.

Masyarakat pun mengaku senang dan merasa diperhatikan. Salah satu warga menyampaikan, “Terima kasih Pak tentara, kami senang dikasih makan. Semoga Tuhan berkati kalian semua.”

Dengan kegiatan seperti ini, TNI tidak hanya menjadi simbol pertahanan, tetapi juga jembatan kasih yang merangkul dan menyatukan semua anak bangsa.

Perkuat Silaturahmi, Pangdam V/Brawijaya Terima Audiensi Kajati Jatim

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, menerima audiensi yang dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Dr. Kuntadi di Ruang Bung Tomo Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Kamis (19/06/2025) pagi.

Audiensi yang dilakukan oleh Dr. Kuntadi itu, dalam rangka silaturahmi sekaligus memperkenalkan diri sebagai pejabat baru yang saat ini mengemban tugas sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim.

Audiensi itu berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara institusi TNI, khususnya Kodam Brawijaya dan Kejati Jatim.

“Kami menyambut baik silaturahmi ini, diharapkan sinergitas yang selama ini terjalin antara Kodam Brawijaya dan Kejati Jatim, bisa semakin kuat,” ujar Pangdam.

Sementara itu, Kajati Jatim, Dr. Kuntadi, menegaskan jika pihaknya siap berkolaborasi dengan Kodam V/Brawijaya, termasuk dalam mensukseskan berbagai program Pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Provinsi.

“Kami ingin memastikan bahwa koordinasi antar lembaga dapat terus ditingkatkan, termasuk saling bersinergi mensuskeskan program-program Pemerintah,” jelasnya.

5 Perwira Menengah Resmi Emban Tugas di Kodam Brawijaya

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, memimpin berlangsungnya serah terima jabatan terhadap 5 posisi jabatan yang ada di Kodam Brawijaya.

Selain jabatan Asren, juga terdapat posisi Asintel, Kazidam, Katopdam, dan Kasansidam yang saat ini diisi oleh pejabat baru.

Jabatan Asrendam V/Brawijaya yang sebelumnya diduduki oleh Kolonel Inf Nova Ismailiyanto, secara resmi digantikan oleh Kolonel Kav Yudi Suryatin. Asintel Kasdam Brawijaya yang sebelumnya dijabat oleh Kolonel Inf Kris Bianto, kini digantikan oleh Kolonel Inf Imam Wicaksana.

Kolonel Czi Noor Arif Khusaini yang sebelumnya menjabat sebagai Kazidam V/Brawijaya, telah digantikan oleh Letkol Czi Rinaldo Rusdy. Kolonel Ctp Arief Mushoffak yang sebelumnya menjabat sebagai Katopdam V/Brawijaya, secara resmi digantikan oleh Kolonel Ctp Yulianto Wibowo.

Untuk jabatan Kasansidam V/Brawijaya, kini diemban oleh Letkol Inf Sugeng Yuni Rianto.

Prosesi sertijab yang berlangsung di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya pada Kamis (19/06/2025) pagi itu, berlangsung dengan khidmat. Prosesi itu, turut serta dihadiri oleh para PJU di lingkungan Kodam, para Danrem, Kabalak dan Dansat.

Beberapa hal disampaikan oleh Pangdam di sela pelaksanaan prosesi sertijab itu. Salah satunya, menghimbau para pejabat baru untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan tugas yang baru.

“Bangun sinergi dan komunikasi yang harmonis dengan satuan instansi lain, serta tunjukkan integritas, profesionalisme, kedisiplinan, dan loyalitas dalam mengemban tugas dan amanah ini,” tegas Pangdam.

Dandim 0802/Ponorogo Turun Tangan Atasi Kemacetan akibat Aksi Demo Sopir Bersatu

Ponorogo,- Hari ini Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono menghadiri undangan kegiatan Sidang paripurna DPRD Kabupaten Ponorogo di Kantor Bappeda Litbang Kabupaten Ponorogo, Kamis (19/06/2025).

Ditengah perjalanan tepatnya di jalan Jenderal Sudirman Kota Ponorogo dan jalan KH. Hasyim Asyari (depan Masjid Agung) terjadi kemacetan lalu lintas akibat adanya demo / unjuk rasa oleh peserta aksi Gabungan Komunitas Sopir Bersatu Kab. Ponorogo.

Melihat situasi yang memang sangat mengganggu masyarakat terutama para pengguna jalan tersebut, menggugah naluri keprajuritan Letkol Inf Dwi Soerjono bangkit dan bergegas turun dari mobil untuk mengurai kemacetan tersebut.

Dalam aksi tersebut Dandim Ponorogo yang saat itu didampingi Danunit Intel Kodim 0802/Ponorogo Lettu Inf Sigut N. beserta beberapa anggota termasuk angggota Polisi yang sedang bertugas menghimbau dan menyampaikan kepada masyarakat khususnya para pendemo agar selama melaksanakan aksi tidak berbuat anarkis serta mengganggu keamanan, ketertiban serta kenyamanan masyarakat dalam berlalu lintas.

Sambil mengarahkan warga khususnya peserta aksi demo, Dandim Ponorogo menghimbau agar bisa memberi kesempatan kepada warga pengguna jalan untuk bisa lewat sehingga lalu lintas bisa berjalan lancar. “ Demo nggak opo opo (demo tidak apa – apa ), tapi jangan lewat dulu biar jalan lancar, ayo minggir dulu kasih kesempatan masyarakat untuk lewat, “ ujar Letkol Inf Dwi Soerjono dengan lantang dan menghampiri warga untuk menghimbau dan mengarahkan para pengguna jalan untuk tertib.

Terkait aksi tersebut Dandim Ponorogo melalui Media Center 0802 mengatakan bahwa sudah menjadi kewajiban sebagai seorang prajurit termasuk dirinya seorang Komandan untuk selalu tanggap dan sigap dengan segala situasi termasuk adanya kemacetan lalu lintas sehingga tidak harus menunggu Polisi ada, karena pada hakekatnya menjaga keamanan dan ketertiban adalah tugas dan tanggung jawab bersama.

“ Menyampaikan aspirasi melalui unjuk rasa atau demonstrasi adalah hak setiap warga negara. Namun, penting untuk diingat kiranya hal tersebut sebaiknya dilakukan dengan tertib, tidak anarkis, dan tidak mengganggu fasilitas umum. Dan yang perlu digarisbawahi bahwa menjaga keamanan dan ketertiban itu bukan tanggung jawab Polisi saja melainkan seluruh elemen masyartakat sehingga partisipasi masyrakat juga sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, “ ungkap Dandim Ponorogo.

Untuk diketahui bahwa Aksi unjuk rasa oleh Gabungan Komunitas Sopir Bersatu Kab. Ponorogo tersebut diikuti sekitar 300 orang dengan menggunakan 200 unit kendaraan truk dengan tuntutan aksi diantaranya : Hentikan operasi ODOL (Over Dimension Over Loading), Evaluasi regulasi ongkos angkutan logistic, Revisi UULAJ No. 22 tahun 2009, Perlindungan hukum kepada para sopir, Berantas Pungli dan premanisme serta Kesetaraan perlakuan hukum.

Pembinaan Rohani Islam di Kodim 0808/Blitar: Fokus pada Keluarga dan Nilai-Nilai Kehidupan

Blitar – Bertempat di Aula Makodim 0808/Blitar Jl. Ahmad Yani No. 6 Kelurahan dan Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar, telah dilaksanakan kegiatan pembinaan rohani Islam melalui Zoom Meeting terpusat dengan tema “Penguatan Nilai-Nilai Mental Rohani Islam dan Membangun Kehidupan yang Sakinah, Mawaddah dan Warahmah,” Kamis (19/6/2025). Kegiatan ini diikuti oleh ± 75 peserta yang terdiri dari anggota TNI, PNS Kodim 0808/Blitar dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXII Kodim 0808.

Kegiatan tersebut diselenggarakan atas tanggung jawab Staf Personalia (Staf Pers) Kodim 0808/Blitar, sebagai bagian dari upaya pembinaan mental rohani prajurit dan keluarganya agar tetap seimbang dalam menjalankan tugas dan kehidupan rumah tangga.

Sejumlah pejabat utama Kodim 0808 Blitar tampak hadir dalam kegiatan antara lain Mayor Czi Supriyono (Pabung Kodim 0808/Blitar), Kapten Inf Ludfi Ari Wibowo, SH (Pgs. Pasipers Kodim 0808/Blitar), Kapten Inf Darkasi (Pasilog Kodim 0808/Blitar), Kapten Arm Renoldi Tanjung (Pa Siaga Kodim 0808/Blitar), Anggota dan PNS Kodim 0808/Blitar dan Anggota Persit KCK Cabang XXII Kodim 0808/Blitar.

Acara diawali dengan sambutan oleh Kolonel Inf Sutikno, S.Pd (Kasubdis Binrohis Disbintalad). Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan terobosan dari Kadisbintalad dalam rangka efisiensi anggaran, dengan metode pembinaan secara virtual. Tema pembinaan ini dipilih berdasarkan maraknya laporan terkait permasalahan rumah tangga prajurit, seperti perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga yang hingga muncul di media.

Kolonel Sutikno menegaskan bahwa sebagai pembina mental, pihaknya merasa tergugah untuk memberikan bimbingan rohani yang dapat memberikan nilai positif dalam pelaksanaan tugas sehari-hari prajurit.

Selanjutnya, materi pembinaan disampaikan oleh Letkol Inf Arifin, S.Ag (Kabagwas Binrohis Disbintalad) yang menekankan pentingnya menjaga akidah, keimanan, dan akhlak dalam membina rumah tangga. Beliau juga memberikan kiat-kiat membangun keluarga yang harmonis, seperti saling bersyukur atas pasangan, menjaga komunikasi, memahami karakter satu sama lain, hingga memilih pasangan hidup yang tepat bagi prajurit yang belum menikah.

“Tujuan dari pernikahan dalam Islam adalah ibadah. Maka perlakukan pasangan dengan baik, saling menghormati, menyayangi, dan menjaga satu sama lain untuk mewujudkan rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah,” ungkap Letkol Arifin.

Dandim 0808/Blitar, melalui Perwira Penghubung (Pabung) Mayor Czi Supriyono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya pembinaan mental spiritual untuk mendukung moralitas dan ketahanan keluarga prajurit di tengah tantangan tugas yang semakin kompleks.

“Kodim 0808/Blitar akan terus berkomitmen dalam membina anggota tidak hanya secara fisik dan profesionalisme, tetapi juga secara mental dan spiritual agar tercipta prajurit yang tangguh dan keluarga yang harmonis,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan aman hingga selesai pada pukul 09.30 WIB, diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif antara peserta dan pemateri. Pembinaan ini diharapkan dapat memperkuat fondasi spiritual dan moral para prajurit dan keluarga dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Pendampingan Babinsa dalam Ketahanan Pangan: Komsos Bersama Kelompok Tani di Manukan Wetan

Surabaya – Kamis, 19 Juni 2025, Dalam rangka mendukung ketahanan pangan serta mempererat hubungan kemitraan antara TNI dan masyarakat, Babinsa Kelurahan Manukan Wetan Koramil 0830/05 Tandes, Serda Sihen Jangkung, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama anggota kelompok tani (poktan) Banjarsugihan Jati, Ibu Hadi, di lahan pertanian yang terletak di Jl. Raya Bibis No. 4, Surabaya.

Kegiatan Komsos ini dilaksanakan secara langsung di lahan sawah milik warga yang saat ini memasuki masa kritis menjelang panen. Tanaman padi yang ditanam sekitar dua bulan lalu kini sudah mulai keluar bulir biji dan menjadi sasaran empuk kawanan burung pipit. Serangan burung pipit ini menjadi momok bagi petani karena dapat menurunkan produktivitas hasil panen secara signifikan jika tidak segera diantisipasi.

Menurut keterangan Ibu Hadi, selaku anggota aktif poktan Banjarsugihan Jati, para petani kini harus meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan burung pipit yang kerap datang berkelompok pada pagi dan sore hari. Ia bahkan mengatakan, beberapa petani harus bergantian berjaga di sawah untuk mengusir burung dengan alat tradisional seperti tali rafia berpita dan kaleng bekas untuk menimbulkan suara bising.

“Kalau tidak dijaga, bisa habis satu petak sawah. Burung-burung ini datang dalam jumlah banyak dan menyerang tanaman padi yang mulai matang,” jelas Ibu Hadi saat berbincang dengan Babinsa.

Serda Sihen Jangkung menyampaikan bahwa kehadirannya di tengah-tengah petani merupakan bentuk komitmen TNI AD melalui peran Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ia mengatakan bahwa pendampingan terhadap petani tidak hanya dilakukan saat masa tanam, tetapi juga dalam setiap tahapan penting termasuk saat menjelang panen.

“Kami dari TNI, khususnya Koramil Tandes, berkomitmen mendampingi para petani di wilayah binaan agar bisa mencapai panen maksimal. Salah satu ancaman nyata yang dihadapi petani kita saat ini adalah gangguan dari hama burung pipit. Maka dari itu, kami ikut serta membantu memberikan solusi dan motivasi,” ujar Serda Sihen.

Dengan adanya dukungan seperti ini, kelompok tani Banjarsugihan Jati berharap hasil panen tahun ini dapat meningkat dan memberikan keuntungan yang layak bagi para petani. Panen padi sendiri direncanakan akan dilakukan pada awal Juli 2025, dengan estimasi hasil mencapai 5 sampai 6 ton gabah per hektar, tergantung kondisi cuaca dan keberhasilan upaya pengendalian hama.

Kodim 0802/Ponorogo Ikuti Asistensi Bintal TNI AD untuk Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan

Ponorogo,- Anggota Kodim 0802/Ponorogo dan Anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XVI Kodim Ponorogo tadi pagi mengikuti kegiatan Asistensi Bintal TNI AD melalui zoom meeting, Kamis (19/06/2025).

Kegiatan yang digelar di Gedung Paraduta Kodim 0802/Ponorogo tersebut juga dihadiri Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono dan Ketua Persit KCK Cabang XVI Kodim Ponorogo Ibu Dina Soerjono.

Asistensi Bintal TNI AD melalui zoom meeting tersebut bertindak selaku penyaji materi yaitu dari Kerohanian Islam (Kabagwad Rois Binwad) yang memberikan materi terkait keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT guna terus memantabkan kualitas ibadah termasuk didalamnya terkait keharmonisan dalam berumah tangga.

Selanjutnya terkait adanya berita dan tayangan di medsos khususnya tentang keributan dalam rumah tangga yang akhir akhir ini marak terjadi, Penyaji materi juga menyampaikan beberapa pesan dan himbauan untuk tidak memposting atau memunculkan segala permasalahan keluarga ke media sosisal, dan alangkah bijaknya bila hal tersebut diselesaikan dengan baik, dengan hati yang dingin dan sikap dewasa.

Terkait kegiatan tersebut Dandim Ponorogo yang didampingi Ketua Persit KCK Cab. XVI Dim Ponorogo melalui Media Center 0802 menyampaikan terima kasih kepada Komando Atas. “ Kami Kodim 0802/Ponorogo sangat berterima kasih dan sangat senang mengikuti kegiatan ini, “ kata Dandim Ponorogo.

“ Ini merupakan salah satu bentuk perhatian dari Komando Atas terhadap kami guna meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada seluruh prajurit, PNS serta anggota Persit Kodim Ponorogo sehingga senantiasa memiliki budi pekerti yang luhur dan siap menghadapai tantangan tugas sehari hari, “ terang Letkol Inf Dwi Soerjono.

Turut dalam kegiatan tersebut antara lain : Komandan Kodim 0802/ Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono; Ketua Persit KCK Cab. XVI Kodim 0802 Ponorogo Ibu Dina Soerjono; Danramil Jajaran Kodim 0802/ Ponorogo; Pengurus Persit KCK Cab. XVI Kodim 0802/Ponorogo serta prajurit dan PNS Kodim 0802/ Ponorogo.

Membangun Disiplin Generasi Muda: Babinsa Laksanakan Pelatihan PBB di SMP Negeri 2 Pungging

Mojokerto, – Semangat membentuk generasi muda yang disiplin dan berkarakter kembali ditunjukkan para Babinsa Koramil 0815/11 Pungging Kodim 0815/Mojokerto yang memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 2 Pungging, Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (19/06/2025).

Kegiatan MPLS ini dihadiri langsung Kepala Sekolah, Moch. Salam Yusuf, beserta para guru pendamping. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Balongmasin Serma Adi Kusuma Wardhana memberikan materi PBB, terdiri dari gerakan dasar atau gerakan di tempat dan gerakan berpindah tempat (berjalan). Hal ini dilakukan dengan tujuan membentuk karakter siswa yang disiplin, tangguh, dan bertanggung jawab.

Serma Adi Kusuma Wardhana mengatakan, pelatihan PBB bukan sekadar baris-berbaris, namun juga merupakan media pembentukan karakter kebangsaan bagi generasi muda.

“Melalui latihan PBB ini, kita tanamkan nilai-nilai disiplin, kekompakan, dan tanggung jawab sejak dini. Harapannya para siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas dan cinta tanah air”, ujarnya.

Sejumlah 500 siswa terdiri dari kelas VII dan VIII sangat antusias mengikuti kegiatan MPLS dan mendapat dukungan penuh dari para guru pendamping.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi TNI dengan dunia pendidikan dalam membina generasi masa depan bangsa.