Peltu Mangku: Rehab Musola di Lumbang Dapat Meningkatkan Keimanan Masyarakat

Probolinggo,- Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran kembali melakukan pengawalan dan pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan berupa kerja bakti merehab tempat ibadah, Sabtu (21/6).

Anggota Koramil 0820/09 Lumbang Peltu Mangku
mengatakan bahwa untuk lokasi rehab tempat ibadah berada di RT 12 RW 03 Dusun Krajan, Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. “Alhamdulilah untuk pelaksanaan rehab musola berjalan lancar dan sukses sesuai harapan bersama,”kata Peltu Mangku.

Peltu Mangku mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan rehab selain melibatkan anggota peran serta masyarakat juga ada. Alhamdulilah dalam pelaksanaan kita juga dibantu dengan masyarakat sehingga proses pekerjaan lebih ringan dan cepat.
“Anggota bersama masyarakat gotong royong bahu membahu dalam pelaksanaannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Peltu Mangku berharap dengan keberadaan musola yang lebih layak dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. “Semoga dengan kondisi tempat ibadah yang sudah dibenahi masyarakat lebih giat dalam beribadah,” harapnya.

Sementara salah satu tokoh masyarakat Desa Lumbang yang meminta identitasnya untuk tidak dipublikasi mengapesiasi dan berterimakasih pada Kodim 0820 Probolinggo yang telah membantu baik tenaga maupun lain nya sehingga keberadaan musola di wilayahnya lebih baik. “Terimakasih pada pak tentara semoga Allah SWT membalas semua kebaikan yang telah anda lakukan,”pungkasnya.

Babinsa Dampingi Bupati di Desa: Masyarakat Parangharjo Sambut Program Bunga Desa dengan Antusias.

Banyuwangi,- Sertu Sudarto selaku Babinsa (Bintara Pembina Desa) Parangharjo, Koramil 0825/20 Songgon turut mengawal dan mendampingi kunjungan kerja Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Festiandani, S.Pd dalam program “Bunga Desa” (Bupati Ngantor di Desa) di Balai Desa Parangharjo, Sabtu (21/6/2025)

Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30 hingga 12.00 WIB ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Banyuwangi dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di tingkat desa. Program Bunga Desa membawa berbagai layanan pemerintahan yang biasanya harus diakses di kantor kabupaten, kini hadir langsung di desa.

“Kehadiran Babinsa dalam mendampingi program Bunga Desa ini menunjukkan dukungan penuh TNI terhadap program pemerintah daerah yang sangat produktif dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib,” ungkap Sertu Sudarto.

Program Bunga Desa kali ini menyediakan beragam layanan komprehensif, meliputi pelayanan Adminduk, pelayanan NJOP/PBB, pelayanan HAKI, pelayanan perizinan/NIB, pelatihan pengolahan sampah organik dan non-organik, pelatihan handicraft, penyerahan bantuan WENAK, penyerahan bantuan BPJS Ketenagakerjaan, klinik UKM, pemeriksaan USG, dan sosialisasi keuangan desa oleh DPMD.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan OPD Kabupaten Banyuwangi, termasuk Kepala Disdik Suratno S.Pd, M.M, Aspem M. Yanuarto Bramuda, Kepala Diskes Amir Hidayat SKM, M.Si, Kepala Dinsos Henik Setyorini AP, M.Si, dan berbagai kepala dinas lainnya. Turut hadir pula Plt Camat Songgon Muhammad Norawi, Kapolsek Songgon AKP Pudji Wahyono SH, dan para kepala desa se-Kecamatan Songgon.

Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Inf Totok Yuliyanto yang turut hadir dalam kegiatan memberikan apresiasi tinggi. “Program Bunga Desa merupakan inovasi yang sangat produktif dalam mempercepat pelayanan publik. Dukungan Babinsa dalam pengamanan dan pendampingan kegiatan ini memastikan masyarakat dapat mengakses layanan dengan nyaman dan aman,” tegas Kapten Inf Totok Yuliyanto.

Salah satu momen yang menarik dalam kegiatan ini adalah ketika Bupati Hj. Ipuk Festiandani melaksanakan shalat Dzuhur bersama masyarakat, menunjukkan kedekatan dan kepedulian terhadap nilai-nilai religius masyarakat.

Setelah program di Desa Parangharjo selesai pada pukul 12.00 WIB, rombongan melanjutkan kegiatan serupa di Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon. Hal ini menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam memberikan pelayanan merata kepada seluruh masyarakat di wilayah Kecamatan Songgon.

Kegiatan Bunga Desa ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat Parangharjo. Dengan hadirnya berbagai layanan langsung di desa, masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya transportasi dan waktu yang banyak untuk mengurus berbagai keperluan administratif ke kantor kabupaten.

Program ini menjadi bukti nyata sinergi yang solid antara Pemkab Banyuwangi, TNI, dan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang efektif dan efisien.

Kegiatan Edukasi: Siswa MTs Miftahul Jadid Diberi Materi tentang Narkoba dan Kenakalan Remaja

Banyuwangi,– Babinsa Koramil 0825/05 Kalibaru, Serka Bambang Heri Mawoto, hari ini memberikan materi pembekalan mengenai pencegahan kenakalan remaja dan bahaya narkoba kepada siswa-siswi MTs Miftahul Jadid. Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut dimulai pukul 07.00 WIB dan berjalan lancar hingga selesai.

Acara penting ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Sekolah MTs Miftahul Jadid, Ibu Tsamrotul Fikriyah, S.Pd., para guru, serta seluruh siswa-siswi MTs Miftahul Jadid yang antusias mengikuti materi yang disampaikan.

Serka Bambang Heri Mawoto dalam sesinya membahas dua poin utama yang krusial bagi generasi muda: Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba Terhadap Hidup dan Kesehatan. Pemberian materi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa akan dampak negatif dari kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba, serta membekali mereka dengan pengetahuan agar dapat menjauhi perilaku-perilaku tersebut.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib, menunjukkan komitmen sekolah dan Babinsa dalam membimbing serta melindungi generasi muda dari berbagai ancaman sosial.

Komitmen Kodim Banyuwangi: Meningkatkan Kinerja Melalui Program Teritorial yang PRODUKTIF

BANYUWANGI – Kodim 0825/Banyuwangi menerima kunjungan Tim dari Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad) dalam rangka kegiatan Pengendalian dan Pengawasan Program Kegiatan Teritorial TNI AD Tahun 2025, Kamis (19/06/2025), bertempat di Aula Jenderal Besar Soeharto, Makodim 0825, Jalan RA Kartini Nomor 02, Kepatihan, Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh program teritorial yang dilaksanakan satuan kewilayahan berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan PRODUKTIF dalam mendukung tugas pokok TNI AD, khususnya dalam membina pertahanan wilayah serta pemberdayaan wilayah pertahanan aspek darat.

Paban I Ren Sterad, Kolonel Arm Tejo Widhuro, S.Sos., M.Si., dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan dan pengendalian ini penting dilakukan agar setiap satuan dapat bekerja secara optimal dan PRODUKTIF, serta mampu menciptakan dampak nyata di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya evaluasi administrasi, tetapi lebih jauh sebagai upaya untuk memastikan bahwa program teritorial benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan mencerminkan kerja satuan kewilayahan yang PRODUKTIF,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan bahwa Kodim Banyuwangi siap menerima masukan dan arahan demi meningkatkan kinerja yang lebih PRODUKTIF di masa mendatang.

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelaksanaan program teritorial yang tidak hanya seremonial, tetapi juga mampu memberikan kontribusi PRODUKTIF bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat,” ungkap Dandim.

Kegiatan ditutup dengan dialog interaktif antara Tim Sterad dan para Danramil serta staf Makodim, guna menggali berbagai masukan terkait kendala dan capaian program teritorial yang telah dilaksanakan selama ini.

Kehangatan dan Kepedulian Satgas Yonif 512/QY di Tengah Masyarakat Distrik Waris

Distrik Waris, Kabupaten Keerom – Papua. Di ujung timur negeri, tepatnya di Distrik Waris, ada satu cerita indah yang selalu berulang, kehadiran prajurit TNI dari Satgas Yonif 512/QY yang tak hanya bertugas menjaga perbatasan, tapi juga hadir sebagai sahabat, pelayan masyarakat, dan penolong dalam berbagai situasi. Sabtu, (21/6/2025).

Dalam keseharian warga, nama Satgas Yonif 512/QY bukan lagi hal asing. Mereka hadir dari pagi hingga malam, membantu warga tanpa pamrih – mulai dari pelayanan kesehatan keliling, pertolongan darurat, hingga membantu memperbaiki rumah warga yang rusak diterjang hujan. Keberadaan mereka bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga penjaga harapan.

“Mereka selalu ada. Kalau anak-anak sakit, mereka obati. Kalau kami butuh bantu angkut barang, mereka datang. Tidak ada kata tidak dari mereka,” ungkap Mama Iyan Pasebo, salah satu tokoh mama Papua di Kampung Waris, dengan mata berkaca-kaca penuh haru.

Mama Iyan menyebut bahwa Abang-abang Pos seolah sudah menjadi bagian dari keluarga besar Distrik Waris. Mereka tak segan duduk bersama warga di balai kampung, mendengar keluh kesah, tertawa bersama anak-anak, dan ikut membagikan berkat dalam berbagai kegiatan sosial.

Cerita tentang Satgas Yonif 512/QY di Distrik Waris bukanlah kisah satu hari. Ini adalah cerita yang ditulis setiap hari, di setiap senyuman warga, di setiap tangan yang ditolong, dan di setiap langkah kecil menuju kehidupan yang lebih baik.

Kodim 0811 Tuban Gelar Latihan Penanaman Pohon Pasca Banjir untuk Kembalikan Ekosistem

TUBAN, – Kesiapsiagaan menanggulangi pasca bencana banjir, Kodim 0811/Tuban, menggelar kegiatan latihan Aplikasi Teritorial penanaman pohon pasca bencana banjir tahun 2025, di Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jum’at, (20/06/2025).

Latihan dengan materi penanaman pohon pasca banjir luapan Sungai Bengawan Solo ini melibatkan seluruh unsur Kodim mulai dari Perwira Staf, Danramil, Poliklinik Kesehatan (Polkes) hingga ratusan personel Bintara Pembina Desa atau Babinsa, sakawira kartika serta masyarakat sekitar.

Komandan Latihan (Danlat), Lettu Inf Siswanto, menyampaikan bahwa kegiatan latihan aplikasi Teritorial penanaman pohon pasca banjir yang dilaksanakan tersebut mengacu pada konsep Operasi Militer Selain Perang atau OMSP. Tidak hanya menekankan penguasaan teori dan teknik, tetapi juga koordinasi lintas sektor serta membangun sinergitas antara TNI dan masyarakat.

“Latihan ini dilaksanakan untuk mengembalikan ekosistem alam yang rusak akibat bencana alam banjir,” terang Komandan Latihan.

Komandan latihan menambahkan bahwa pelibatan personel instansi terkait seperti pemerintah desa, Sakawira Kartika dan masyarakat sekitar dalam rangka memperbaiki ekosistem alam yang rusak dan antisipasi terhadap erosi saat musim penghujan datang.

“Saya harapkan dengan adanya latihan ini dengan melibatkan masyarakat sekitar dapat menjadi sarana untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam diwilayah teritorial Kodim 0811/Tuban,” Harapnya.

Kodim 0811 Tuban Laksanakan Latihan Teknis Penanggulangan Bencana Luapan Sungai Bengawan Solo

TUBAN, – Untuk meningkatkan kesiapsiagaan, serta kemampuan menghadapi bencana alam, Kodim 0811/Tuban, menggelar kegiatan Aplikasi Latihan Teknis dan Taktis (Latnistis) Program Gladi Teritorial (Proglatsi) Sistem Blok Penanggulangan Bencana tahun 2025, di Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban,

Adapun tujuan diselenggarakannya latihan Proglatsi Sistem Blok Penanggulangan Bencana tersebut adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan, serta kemampuan prajurit jajaran Kodim 0811/Tuban dalam menghadapi bencana alam secara terintegrasi bersama instansi terkait.

Latihan dengan materi penanggulangan bencana alam banjir luapan Sungai Bengawan Solo ini berlangsung dari tanggal 16 sampai dengan 20 Juni 2025, serta melibatkan seluruh unsur Kodim mulai dari Perwira Staf, Danramil, Poliklinik Kesehatan (Polkes) hingga ratusan personel Bintara Pembina Desa atau Babinsa.

Komandan Latihan (Danlat), Lettu Inf Siswanto, menyampaikan bahwa kegiatan latihan teknis dan taktis yang dilaksanakan tersebut mengacu pada konsep Operasi Militer Selain Perang atau OMSP. Tidak hanya menekankan penguasaan teori dan teknik, tetapi juga koordinasi lintas sektor serta membangun sinergitas antara TNI dan masyarakat.

Selain itu, latihan Proglatsi Sistem Blok Penanggulangan Bencana ini dilaksanakan sebagai sarana strategis dalam membentuk prajurit yang tanggap, dan siap diterjunkan sewaktu-waktu, bencana tidak mengenal waktu, dan kesiapan adalah senjata utama.

“Latihan ini dilaksanakan untuk mewujudkan konsep strategis penanggulangan bencana yang dapat digunakan sewaktu-waktu, dengan pola kerja sama terpadu yang efektif dan efisien,” terang Komandan Latihan.

Selaku koordinator materi dalam latihan ini, Kapten Inf Prayitno, menambahkan bahwa pelibatan personel instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban serta pemerintah desa dan masyarakat dalam rangka menambah wawasan dan keahlian dalam pencarian, evakuasi, serta pertolongan pertama pada korban bencana.

“Pelibatan personel lintas sektor ini untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana yang holistik dan responsif. Harapannya, dengan adanya latihan itu dapat mewujudkan konsep penanggulangan bencana yang efektif, efisien, dan siap diterapkan kapan saja sesuai kebutuhan wilayah teritorial Kodim 0811/Tuban,” pungkasnya.

Forkopimda Blitar Rayakan Hari Lanjut Usia dengan Santunan dan Pengukuhan Pengurus PYGA

Blitar – Suasana penuh kehangatan dan semangat mewarnai peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Forkopimda Kabupaten Blitar di Aloon-Aloon Pemkab Blitar, Jl. Kusuma Bangsa No. 60 Kelurahan/Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, Jumat (20/6/2025). Kegiatan ini dirangkaikan dengan Pengukuhan Pengurus PYGA Kabupaten Blitar Masa Bakti 2024 – 2029 dan dihadiri oleh sekitar 750 peserta termasuk para lansia, tokoh masyarakat dan unsur Forkopimda.

Selaku ketua penyelenggara Plt. Kadinsos Kabupaten Blitar Ibu Sri Nurhayati, S.Sos selaku Ketua Penyelenggara. Turut hadir sejumlah tokoh penting, antara lain Drs. H. Rijanto, MM (Bupati Blitar), Dr. H. Mashut, M.Si (Ketua PYGA Prov. Jawa Timur), Letkol Inf. Hendra Sukmana, M.Han (Dandim 0808/Blitar), Kompol Wirna Maria, SH (Kabag Log Polres Blitar), Lettu Inf. Budianto (Dankima Yonif 511/DY), dr. Endah Woro, MMRS (Dirut RSUD Ngudi Waluyo Wlingi), Ibu Ninik Tjatur Anggraini, A.Md (Ketua TP PKK Kab. Blitar), Hj. Arina Beky Herdihansah (Ketua Perwosi Kab. Blitar), Para pejabat OPD, Kader PYGA se-Kabupaten Blitar, serta ratusan lansia dari berbagai wilayah.

Rangkaian kegiatan meriah dan penuh makna acara dibuka dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu dilanjutkan senam lansia bersama dan pembacaan SK Pengurus PYGA Kab. Blitar Masa Bakti 2024 – 2029, yaitu Ketua Bapak Sulistyo, M.Si, Sekretaris: Drs. Nursihab, MM, Bendahara Ibu Sri Utami, SE

Pengukuhan dilakukan secara simbolis dengan penuh khidmat menandai komitmen bersama dalam membina dan memberdayakan para lanjut usia di Kabupaten Blitar.

Dalam sambutannya, Ketua PYGA Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Mashut, M.Si, mengapresiasi kiprah PYGA Kabupaten Blitar yang dinilai aktif dan konsisten dalam menjangkau lansia hingga ke tingkat desa. “Jumlah lansia di Jawa Timur telah mencapai ± 4 juta jiwa. Karena itu seluruh pihak perlu bersinergi dalam memastikan lansia tetap bahagia, aktif dan produktif,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM menyampaikan rasa hormat dan penghargaan tinggi kepada para lansia. “Mereka adalah pilar kehidupan dan sumber kearifan. Mari kita wujudkan lingkungan yang ramah lansia agar mereka dapat hidup bahagia dan bermartabat,” tutur beliau. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam terus menghadirkan program-program yang berpihak pada lansia, termasuk layanan kesehatan, kegiatan sosial, hingga wadah berkarya.

Dalam kesempatan tersebut Dandim 0808/Blitar Letkol Inf. Hendra Sukmana, M.Han, turut menyampaikan pandangannya bahwa peringatan HLUN bukan hanya seremoni, tetapi juga bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian para lansia selama ini.

“Para lansia adalah penjaga nilai-nilai luhur bangsa yang menjadi teladan bagi generasi penerus. Melalui momen ini, kami Forkopimda berkomitmen untuk selalu hadir mendampingi dan mendukung mereka agar tetap semangat, sehat, serta terus menginspirasi,” ungkap Dandim.

Ia juga menekankan bahwa TNI khususnya Kodim 0808/Blitar siap bersinergi dalam program pembinaan lansia, baik dari aspek sosial, kesehatan, maupun kegiatan komunitas yang memperkuat semangat gotong royong.

Acara ditutup dengan hiburan seni dan pembagian doorprize yang semakin menyemarakkan suasana. Senyum ceria para lansia tampak menghiasi wajah mereka, membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap bahagia dan produktif.

Pukul 08.30 WIB, seluruh rangkaian kegiatan Peringatan HLUN 2025 dan Pengukuhan Pengurus PYGA Kab. Blitar berlangsung dengan lancar, aman dan penuh keakraban. Momentum ini diharapkan menjadi titik tolak untuk memperkuat perhatian dan kepedulian seluruh elemen terhadap keberlangsungan hidup para lansia di Kabupaten Blitar.

Babinsa Ponorogo Aktif Dampingi Petani Panen Padi di Desa Josari untuk Kesejahteraan Warga

Ponorogo,- Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga khususnya para petani yang ada di desa binaan, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0802/Ponorogo terus aktif melakukan pengawalan dan pendampingan, Jumat (20/06/2025).

Termasuk hari ini ada kegiatan pendampingan dan pengawalan yang dilakukan Sertu Budiarto anggota Koramil Tipe B 0802/16 Jetis, Kodim 0802/Ponorogo terhadap Pak Nurli (salah satu petani) Dusun Klangi Desa Josari Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo yang sedang memanen padi dan siap dijual kepada tengkulak.

“ Pendampingan dan pengawalan terhadap para petani di wilayah desa binaan seperti di Dusun Klangi ini merupakan salah satu kegiatan yang terus kami lakukan dalam rangka mendukung dan menyukseskan program dari Komando Atas maupun dari Pemerintah utamanya terkait Ketahanan Pangan, “ kata Sertu Budiarto.

Dia juga mengatakan bahwa pendampingan dan pengawalan tersebut merupakan salah satu bentuk kegiatan Komsos di wilayah desa binaan. “ Pendampingan dan pengawalan ini juga sebagai upaya kami dalam melakukan Komunikasi Sosial (Komsos) agar terus dekat dan menyatu dengan warga serta sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa binaan, “ tutup Serda Budiarto.

Penyemprotan Padi di Kedurus: Babinsa Dukung Inovasi dan Produktivitas Petani di Surabaya

Surabaya — Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali terlihat di tengah persawahan Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karangpilang. Babinsa Kelurahan Kedurus Koramil 0830/19 Karangpilang, Serda Suparjo bersama Serda Agus Achmad Efendi, turun langsung ke lapangan mendampingi Kelompok Tani (Poktan) Kedurus Subur dalam kegiatan penyemprotan tanaman padi, Jumat (20/6).

Bersama Bapak Riyanto, ketua kelompok tani, kegiatan penyemprotan ini dilakukan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman, sekaligus memberikan nutrisi tambahan guna mendukung pertumbuhan padi secara optimal.

“Pendampingan ini adalah bentuk nyata peran Babinsa dalam membantu petani menjaga produktivitas pertanian. Ini bukan hanya soal panen, tapi soal ketahanan bangsa,” ujar Serda Suparjo di sela kegiatan.

Penyemprotan dilakukan di area sawah yang terletak di Jl. Makam Bogangain, wilayah pertanian produktif yang menjadi andalan warga Kedurus. Kehadiran Babinsa bukan hanya memberikan semangat bagi petani, tetapi juga sebagai bentuk pendampingan teknis dan motivasi agar para petani terus berinovasi dan tidak menyerah pada tantangan cuaca atau serangan hama.

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan TNI melalui Babinsa untuk mewujudkan swasembada pangan nasional, sekaligus menciptakan hubungan yang erat dan harmonis antara aparat kewilayahan dengan masyarakat tani.