Babinsa Balasklumprik Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Pendampingan Penanaman Padi

Surabaya — Peran aktif TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan Balasklumprik, Koramil 0830/19 Karangpilang, Sertu Kristoforus Laya. Pada Rabu (28/05), ia turun langsung ke lapangan untuk mendampingi para petani dalam kegiatan penanaman padi di lahan pertanian milik Bapak Sumantri yang terletak di RT 04 RW 02, Kelurahan Balasklumprik.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata Babinsa dalam mendukung sektor pertanian, yang merupakan salah satu tulang punggung ketahanan pangan daerah. Dengan semangat gotong royong, Sertu Kristoforus bersama empat orang petani penggarap melaksanakan proses tanam padi jenis Pak Tiwi, varietas yang dikenal memiliki daya hasil tinggi dan cocok untuk kondisi iklim di wilayah Surabaya.

Menurut Sertu Kristoforus, keterlibatannya dalam kegiatan ini bukan hanya sebatas kewajiban sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga wujud nyata dari komitmen TNI dalam mendampingi dan membantu masyarakat, khususnya di bidang pertanian. “Kami ingin memastikan bahwa para petani mendapatkan pendampingan dan motivasi agar tetap semangat bertani. Ini bagian dari pengabdian kami kepada rakyat,” ujar Sertu Kristoforus di sela-sela aktivitas.

Sementara itu, Bapak Sumantri selaku pemilik lahan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa yang selama ini aktif hadir membantu warga, termasuk dalam hal pertanian. “Dengan adanya pendampingan dari Pak Babinsa, kami merasa lebih semangat dan terbantu, baik secara fisik maupun mental. Kehadiran beliau menambah semangat kami dalam bekerja,” tuturnya.

Kegiatan pendampingan pertanian seperti ini memang sudah menjadi rutinitas Babinsa di berbagai wilayah, sebagai bagian dari program pembinaan teritorial TNI AD. Selain mendukung ketahanan pangan, kehadiran Babinsa juga memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat, menciptakan sinergi dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan di tingkat lokal.

Diharapkan dengan adanya kolaborasi ini, hasil panen padi jenis Pak Tiwi dapat memenuhi harapan petani dan memberikan kontribusi positif bagi ketersediaan beras di wilayah Karangpilang. Pendampingan seperti ini menjadi contoh nyata bahwa sinergi antara petani dan TNI mampu memberikan dampak langsung yang positif bagi pembangunan sektor pertanian nasional.

Pelatihan Keterampilan Mandiri: Kodim 0825 Siapkan Babinsa Hadapi Masa Purna Tugas Secara Produktif

BANYUWANGI – Dalam rangka membekali prajurit untuk menghadapi masa purna tugas secara produktif, Kodim 0825/Banyuwangi menyelenggarakan kegiatan pembekalan keterampilan mandiri berupa pelatihan budidaya ayam petelur. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Panglima Sudirman, Makodim 0825 Banyuwangi, Jalan RA Kartini Nomor 02, Kelurahan Kepatihan, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (28/05/2025).

Pelatihan ini diikuti oleh para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0825 dengan tujuan memberikan pengetahuan praktis dan peluang usaha di bidang peternakan, khususnya dalam budidaya ayam petelur, sebagai salah satu alternatif kegiatan produktif setelah pensiun dari dinas militer.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Indra selaku Marketing dari PT Vega Nusa Agrita memberikan materi seputar teknik budidaya ayam petelur yang efisien, mulai dari pemilihan bibit unggul, pembuatan kandang yang sesuai standar, pengelolaan pakan, hingga strategi pemasaran hasil produksi telur.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud perhatian TNI AD terhadap kesejahteraan prajurit, baik selama berdinas maupun saat memasuki masa pensiun.

“Kami ingin para Babinsa memiliki bekal keterampilan yang bisa diaplikasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari setelah purna tugas. Budidaya ayam petelur ini merupakan peluang usaha yang menjanjikan dan dapat dikelola secara mandiri oleh anggota dan keluarganya,” ujar Letkol Joko Sukoyo.

Diharapkan, melalui kegiatan pembekalan seperti ini, para anggota Kodim dapat terus produktif dan berdaya guna, serta mampu menjadi contoh kemandirian ekonomi di lingkungan masyarakat.

Latihan Teknis Kodim 0825 Di Singojuruh: Persiapkan Prajurit Hadapi Tugas Kewilayahan dengan Optimal

BANYUWANGI – Dalam rangka menjaga serta meningkatkan produktifitas dan ketangkasan prajurit, Kodim 0825/Banyuwangi menggelar kegiatan Latihan Teknis dan Taktis Teritorial (Latnis/Tis Ter) Hanpangan Proglatsi Sistem Blok TA. 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, dan berlangsung selama tujuh hari, mulai tanggal 26 s.d 28 Mei, dilanjutkan pada 30 Mei serta 2 s.d 4 Juni 2025.

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam melaksanakan tugas-tugas kewilayahan, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan pelaksanaan program latihan teritorial yang berorientasi pada kesiapan operasional.

Sebelum pelaksanaan latihan dimulai, seluruh personel yang terlibat terlebih dahulu menerima pengarahan dari Pelda Andi Purnomo, selaku Batiops (Bintara Tinggi Operasi) Staf Operasional Kodim 0825/Banyuwangi. Pengarahan tersebut difokuskan pada prosedur pelaksanaan latihan, disiplin lapangan, dan pencapaian sasaran latihan agar berjalan efektif dan sesuai rencana.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menyampaikan bahwa latihan ini merupakan bentuk konsistensi satuan dalam menjaga profesionalisme prajurit di wilayah teritorial.

“Hari ini, para prajurit Kodim melaksanakan kegiatan Latnister hari ke-2. Ini adalah bagian dari rangkaian latihan yang tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis dan taktis, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam mendukung ketahanan wilayah melalui program latihan yang terencana dan terukur,” ujar Letkol Joko Sukoyo.

Diharapkan, melalui Latnis/Tis Ter ini, para prajurit Kodim 0825/Banyuwangi mampu mengimplementasikan keterampilan yang didapat dalam tugas-tugas kewilayahan sehari-hari serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Babinsa Tangsil Kulon Dampingi Penyaluran Ikan Segar untuk Tingkatkan Gizi Ibu Hamil dan Balita

Bondowoso – Babinsa Tangsil Kulon, Serka Budi P, hadir dan mendampingi kegiatan penyaluran bantuan ikan segar dari Dinas Perikanan di Balai Desa Tangsil Kulon, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, Rabu (28/5/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil dan balita di wilayah tersebut.

Sebanyak 60 penerima bantuan yang terdiri dari 49 balita dan 11 ibu hamil mendapatkan masing-masing 2,5 kg ikan segar, sehingga total ikan yang dibagikan mencapai 150 kg. Program ini merupakan bagian dari kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digagas oleh Dinas Perikanan guna mendukung pemenuhan gizi seimbang 4 sehat 5 sempurna.

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Dinas Perikanan, Ita, Kepala Desa Tangsil Kulon H. Zahrony Sugiono, Babinsa Serka Budi P, Bhabinkamtibmas Aiptu Prim S, tenaga kesehatan dari Puskesmas serta bidan desa. Kehadiran unsur aparat dan petugas kesehatan turut menjamin kelancaran serta keamanan proses distribusi bantuan.

Babinsa Serka Budi P menyampaikan bahwa peran TNI dalam kegiatan ini adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kami hadir untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tepat sasaran. Semoga bantuan ini dapat membantu meningkatkan asupan gizi bagi warga, khususnya balita dan ibu hamil,” ungkapnya.

Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung tertib dan lancar. Masyarakat tampak antusias menerima bantuan tersebut. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan angka konsumsi ikan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola makan bergizi demi kesehatan keluarga.

Kunker di Kodim Ponorogo, Mayjen TNI Rudy Himbau Prajurit Persiapkan Masa Depan Anak

Ponorogo,- Kunjungan kerja yang dilakukan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, kini menyasar Kodim 0802/Ponorogo.

Pada kesempatan kunjungan yang berlangsung pada Rabu (28/05/2025) itu, Pangdam bersama para PJU di lingkungan Kodam Brawijaya menggelar olahraga bersama dengan personel dan Persit di Kodim Ponorogo.

Bukan hanya sebatas mewujudkan ketahanan fisik saja. Namun, olahraga bersama tersebut, bertujuan untuk meningkatkan keharmonisan dan sinergitas antara pimpinan dengan prajurit.

“Olahraga bersama ini, tentunya bisa memperkokoh sinergitas dan komunikasi,” kata Pangdam.

Selain olahraga bersama, kunjungan tersebut turut diwarnai dengan adanya apresiasi kepada para Babinsa yang telah berhasil menjalankan tugas dengan baik.

“Babinsa adalah ujung tombak Satuan. Dan itu terbukti melalui berbagai program yang telah diselesaikan dengan baik,” jelasnya.

Selain itu, Mayjen TNI Rudy, turut menyoroti pentingnya kesehatan prajurit dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

“Sebab, kesehatan itu prioritas utama. Penunjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawab bagi prajurit,” tandasnya.

Sebelum mengakhiri pengarahannya, Pangdam menghimbau seluruh prajurit untuk mempersiapkan anak-anak mereka dengan baik, terutama berkaitan dengan masa depan anak.

Bukan tanpa sebab, Mayjen TNI Rudy berujar, itu semua dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Persiapkan anak-anak kita dengan baik untuk masa depan yang akan datang,” pungkasnya.

Mayjen TNI Rudy Saladin Minta Babinsa Bisa Memberikan Makna di Masyarakat

Pacitan,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, menghimbau para Babinsa di wilayah teritorial Kodim 0801/Pacitan, agar bisa memberikan makna dan arti di masyarakat.

Pasalnya, keberadaan Babinsa sebagai ujung tombak TNI-AD, harus memberikan manfaat, dan diharuskan untuk bisa mengatasi segala permasalahan yang ada di masyarakat.

“Kita tidak punya pamrih apapun, tidak punya tendensi lain. Bantu masyarakat dengan tulus dan ikhlas,” kata Mayjen TNI Rudy dalam kunjungannya di Kodim Pacitan pada Rabu (28/05/2025).

Selain itu, apresiasi juga tak lepas disampaikan oleh Pangdam terhadap kinerja para Danramil dan Babinsa yang telah berhasil menyelesaikan tugas dengan baik, terutama dalam pelaksanaan program-program Pemerintah yang ada di daerah, khususnya Kabupaten Pacitan.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kinerja, performa, loyalitas, kerja keras dan kerja nyata para Babinsa. Saya akui, peran paling utama adalah Babinsa” ungkapnya.

Selain apresiasi, pada kesempatan kunjungan itu, Pangdam juga mengingatkan para prajurit untuk bisa menjaga kesehatan tubuh.

“Karena tugasnya berat, saya titip kepada istri para Babinsa dan Danramil, agar suaminya didampingi dan diingatkan pola makan, pola istirahat. Betul-betul dilihat (kesehatannya), bu. Tugas beliau sangat mulia,” pesan Pangdam.

INDO DEFENCE 2024 Expo dan Forum

“Melindungi adalah dengan kekuatan.” — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto @prabowo.

Pernyataan Presiden mencerminkan filosofi pertahanan modern Indonesia: bahwa kekuatan bukan untuk mengintimidasi, tetapi untuk menjaga perdamaian, stabilitas, dan masa depan bangsa. Sejalan dengan prinsip klasik Si Vis Pacem, Para Bellum — “Jika ingin damai, bersiaplah untuk perang” — kekuatan pertahanan menjadi fondasi dalam menghadapi berbagai dinamika dan ancaman global.

Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Indo Defence 2024 Expo & Forum akan diselenggarakan pada 11–14 Juni 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, mengusung tema: “Defence Partnerships for Global Peace & Stability.”

Inilah pameran pertahanan internasional non-APBN terbesar di Indonesia, yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-10 sejak pertama kali digelar pada 2004.

Lebih dari sekadar pameran, Indo Defence adalah: Forum diplomasi pertahanan dan kerja sama strategis antarnegara; Wadah transfer teknologi dan penguatan industri pertahanan dalam negeri; Respons aktif terhadap tantangan global—mulai dari ancaman militer, terorisme, kejahatan siber, hingga krisis iklim dan bencana alam.

Dengan ribuan delegasi, pelaku industri, dan pemangku kepentingan dari seluruh dunia, Indo Defence mempertegas posisi Indonesia sebagai bagian dari solusi global—menghadirkan perdamaian melalui kekuatan dan kolaborasi.

@indo_defence 2024 bukan sekedar agenda—ini adalah momentum strategis.
Bersiaplah menjadi bagian dari transformasi pertahanan indonesia menuju masa depan yang lebih kuat, stabil dan berdaulat.

Babinsa Bancaran Dampingi Uji KIR dan Perbaikan Timbangan Pedagang untuk Lindungi Konsumen

BANGKALAN – Babinsa Kelurahan Bancaran Koramil 0829/01 Kota, Pelda Sigit, turut mendampingi kegiatan uji KIR dan perbaikan timbangan milik pedagang pasar yang digelar oleh DISKOPUMDAG (Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan) Kabupaten Bangkalan, di Pasar Bancaran, Kecamatan Bangkalan. Pada Rabu (28/5/25).

Uji KIR ini bertujuan memastikan alat ukur yang digunakan pedagang telah sesuai standar dan tidak merugikan konsumen. Selain pengecekan, tim teknisi juga melakukan perbaikan langsung terhadap timbangan yang bermasalah.

Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Pasar Bancaran, Mubayin, S.E, Ketua Tim KIR Silva Delli beserta enam anggota, Eko selaku teknisi perbaikan, serta Supandi, Staf Koordinator Pengawas Pasar.

Sebanyak 12 pedagang menjadi sasaran pemeriksaan, di antaranya Rifai, Rasiati, Titik, Kiptiyah, Syaiful, Hosiyah, Ibu Suhati, Sutami, Aminah, Hamidah, Rahmat, dan H. Tokayyah.

Pelda Sigit menegaskan pentingnya pendampingan ini sebagai bentuk sinergi antara TNI dan instansi pemerintah. “Kegiatan ini sangat positif karena menjamin keadilan dalam transaksi jual beli. Kami dari Koramil selalu siap mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pihak DISKOPUMDAG berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan konsumen serta mendorong para pedagang untuk terus menjaga keakuratan alat ukur mereka.

TMMD 124: Brigjen TNI Bambang Hadi Suseno Harapkan Peningkatan Kualitas Hidup Warga Lamongan

Lamongan,- Kepala Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Mabes TNI, Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno S.E.,M.M., melakukan kunjungan kerja ke lokasi TMMD 124 di Desa Kebalankulon, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan.

Dalam kunjungannya, Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno S.E.,M.M., berharap bahwa TMMD 124 dapat selesai tepat waktu dan bermanfaat bagi warga Desa Kebalankulon.

“Kami berharap bahwa TMMD 124 dapat selesai tepat waktu dan bermanfaat bagi warga Desa Kebalankulon. Kami juga berharap bahwa TMMD 124 dapat meningkatkan kualitas hidup warga Desa Kebalankulon,” kata Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno S.E.,M.M.

Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno S.E.,M.M., juga mengapresiasi kerja sama yang baik antara TNI, Pemerintah Kabupaten Lamongan, dan warga Desa Kebalankulon dalam pelaksanaan TMMD 124.

“Kami mengapresiasi kerja sama yang baik antara TNI, Pemerintah Kabupaten Lamongan, dan warga Desa Kebalankulon dalam pelaksanaan TMMD 124. Kerja sama yang baik ini dapat meningkatkan keberhasilan TMMD 124,” kata Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno S.E.,M.M.

TMMD 124 di Desa Kebalankulon, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, merupakan salah satu program TMMD yang dilaksanakan oleh TNI untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat infrastruktur di wilayah tersebut.

Kegiatan Karya Bakti di Bangkalan: TNI dan Warga Bersatu Ciptakan Lingkungan Bersih dan Nyaman

BANGKALAN – Dalam rangka mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Koramil 0829-12/Modung, Serka Irpani, melaksanakan kegiatan Karya Bakti (Karbak) bersama warga masyarakat di Dusun Gepeng, Desa Pangpajung, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, pada Rabu, (28/5/25).

Kegiatan karya bakti ini difokuskan pada pembersihan pinggir jalan guna menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman serta meningkatkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

Serka Irpani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat serta bagian dari tugas pembinaan teritorial yang dilakukan oleh Babinsa di wilayah binaannya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun semangat gotong royong serta memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar Serka Irpani.

Warga Dusun Gepeng menyambut baik dan antusias dengan adanya kegiatan ini. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk sinergi antara aparat dan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan karya bakti berjalan lancar dan penuh kekeluargaan. Diharapkan, sinergi positif ini terus terjaga demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan harmonis.