Fogging Bersama Dinas Kesehatan: Babinsa Jarorejo Perangi Nyamuk Aedes Aegypti di Musim Hujan

TUBAN, – Upaya pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Babinsa Jarorejo Koramil 0811/14 Kerek Sertu Munawan bersama petugas Dinas Kesehatan melaksanakan fogging guna mencegah perkembang biakan nyamuk Aides Aegepty di Wilayah binaan Desa Jarorejo Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban.

Babinsa Jarorejo Koramil 0811/14 Kerek Sertu Munawan mengatakan bahwa, kegiatan fogging yang dilakukan bersama petugas Dinkes Tuban merupakan salah satu cara untuk mematikan siklus penyebaran nyamuk Aides Aegepty yang di hadapkan pada kondisi cuaca iklim di musim penghujan saat ini.

“Menjaga kebersihan lingkungan Desa binaan sangat penting guna mencegah perkembangbiakan nyamuk Aides Aegepty”,Ujar Babinsa Sertu Wartono.

Lanjut Babinsa, ia menerapkan kepada warganya untuk selalu 3M, yakni Menguras, Menutup, dan Mengubur barang-barang yang tidak diperlukan. “Sebab, barang-barang yang tidak terpakai ini berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab DBD diwilayah binaan”, Imbuh Babinsa.

Bpk. Suprapto Kepala Dusun Kaliuntu menuturkan, dengan adanya kegiatan fogging yang dilakukan Babinsa bersama tim dari Dinas Kesehatan agar lingkungan dapat terbebas dari ancaman penyakit demam berdarah.

“Terimakasih Babinsa yang turut serta dalam membantu pelaksanaan fogging diwilayah Desa kami”, Ujar Bpk. Suprapto.

Kegiatan Pemantauan Penggilingan Gabah oleh Babinsa di Sumberingin Kulon Tingkatkan Kualitas Beras Petani

Tulungagung – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Sumberingin Kulon, Sertu Nurmahani, anggota Koramil Tipe B 0807/05 Ngunut, melaksanakan kegiatan pemantauan penggilingan gabah di mitra Bulog yang berlokasi di Desa Sumberingin Kulon, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (28/05/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi dan mengawal proses penggilingan gabah hasil serapan Bulog dari petani setempat menjadi beras siap distribusi. Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui aparat teritorial dalam mendukung program pemerintah di bidang pangan, khususnya penyerapan hasil panen petani dan stabilisasi stok beras nasional.

Dalam keterangannya, Sertu Nurmahani menyampaikan bahwa pengawasan terhadap proses penggilingan sangat penting guna memastikan kualitas beras hasil serapan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Kami hadir di lapangan untuk memastikan bahwa proses penggilingan gabah berjalan dengan baik, transparan, dan hasilnya bisa memberikan manfaat maksimal bagi petani maupun Bulog,” ungkap Sertu Nurmahani.

Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah binaan.

Dengan adanya pendampingan langsung dari Babinsa, diharapkan proses penyaluran beras dari petani ke Bulog berjalan lancar, dan petani mendapatkan harga yang layak atas hasil panennya.

Pembekalan Keterampilan Mandiri Beternak Sapi Perah Bantu Prajurit Kodim 0808 Siap Hadapi Masa Pensiun

Blitar – Dalam upaya menjaga produktivitas dan kemandirian prajurit terutama yang menjelang masa pensiun, Kodim 0808/Blitar menggelar kegiatan Pembekalan dan Keterampilan Mandiri (Bektram) Beternak Sapi Perah bagi para anggota Koramil. Kegiatan ini berlangsung di Desa Pagersari RT. 13 RW. 04 Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang, tepatnya di kediaman Sertu (K) Mira anggota Koramil 0808/15 Gandusari, pada Rabu (28/5/2025).

Acara yang diikuti sekitar ± 20 orang peserta dari perwakilan Koramil jajaran Kodim 0808 ini bertujuan membekali para prajurit dengan keterampilan yang dapat menjadi sumber penghidupan setelah pensiun dari dinas militer.

Materi pembekalan meliputi teori beternak sapi perah yang disampaikan dalam ruangan, serta praktik langsung di kandang sapi milik Sertu (K) Mira dan suaminya Sdr. Helmi Cahya Candra Kirana, yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dandim 0808/Blitar Letkol Inf. Hendra Sukmana, Danramil 0808/15 Gandusari, Kapten Inf. Slamet Gutarno, Ps. Pasi Pers Kodim 0808/Blitar Lettu Inf. Joni Chandra, serta anggota Pers Kodam V/Brawijaya Pelda Galih Putro.

Ditemui dilokasi Dandim 0808/Blitar Letkol Inf. Hendra Sukmana, menyampaikan pentingnya kesiapan para prajurit dalam menghadapi masa pensiun.

“Pembekalan ini adalah bentuk perhatian dan dukungan Kodim terhadap prajurit yang akan mengakhiri masa dinas. Dengan memiliki keterampilan seperti beternak sapi perah, kami harapkan para anggota dapat tetap produktif, mandiri, dan memiliki kegiatan yang bermanfaat setelah pensiun,” ujar Letkol Inf. Hendra Sukmana.

Salah satu peserta kegiatan, Serma Marten yg sehari hari berdinas di Koramil 0808/16 Talun, mengaku sangat antusias dan merasa terbantu dengan adanya pembekalan ini.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami yang sebentar lagi pensiun. Ilmu yang kami dapatkan bisa langsung diaplikasikan, apalagi ada praktik langsung di lapangan. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” tutur Serma Marten.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para prajurit Kodim 0808/Blitar dapat mempersiapkan diri secara matang dalam menghadapi masa transisi setelah purna tugas, sekaligus meningkatkan kesejahteraan melalui wirausaha di bidang peternakan.

Ketua KPU Mojokerto Audiensi dengan Kodim 0815, Apresiasi Dukungan TNI dalam Sukseskan Pilkada 2024

Mojokerto, – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto, Afnan Hidayat, melakukan kunjungan audiensi ke Makodim 0815/Mojokerto di Jalan Majapahit Nomor 1, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (28/05/2025).

Kunjungan ini bertujuan menyampaikan secara langsung apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta dukungan penuh dari jajaran Kodim 0815 dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 di Kabupaten Mojokerto.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Mojokerto disambut Dandim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., bersama jajaran perwira staf. Audiensi berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Dandim 0815/Mojokerto beserta seluruh jajaran atas komitmen, sinergi, dan kontribusi nyata yang telah diberikan dalam mengawal jalannya tahapan Pilkada 2024 hingga selesai dengan aman, tertib, dan damai”, ungkap Afnan Hidayat.

Menurutnya, sinergi antara KPU dan unsur TNI, khususnya Kodim 0815/Mojokerto, menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana kondusif selama tahapan pemilihan berlangsung, mulai dari persiapan, pemungutan suara, hingga rekapitulasi hasil suara.

Sementara itu, Letkol Inf Rully Noriza menyampaikan, Kodim 0815/Mojokerto senantiasa berkomitmen mendukung penuh penyelenggaraan agenda demokrasi dengan tetap menjaga netralitas TNI. “Kami merasa terhormat dapat berkontribusi dalam mengamankan proses demokrasi di daerah. Keberhasilan Pilkada ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen bangsa”, ujarnya.

Audiensi ini diakhiri dengan sesi diskusi, penyerahan piagam penghargaan serta foto bersama sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam menjaga keamanan dan demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Mojokerto.

Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Kodim 0802/Ponorogo, Berikan Apresiasi dan Tali Asih kepada Prajurit

Ponorogo,-Hari ini Kodim 0802/Ponorogo menerima Kunjungan Kerja (Kunker) dari Panglima Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD V Brawijaya Ibu Vira Rudy Saladin, Rabu (28/05/2025).

Kedatangan Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan disambut langsung oleh Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono dan Ketua Persit KCK Cab. XVI Kodim Ponorogo Ibu Dina Soerjono serta anggota dengan prosesi penyambutan menggunakan acara adat (pengalungan bunga dan Hand Boucket). Setelah itu Pangdam V/Brawijaya berkenan menerima jajar kehormatan dari anggota jaga,

Sebelum penyambutan oleh Forkopimda Kab. Ponorogo, penyambutan dimeriahkan oleh tarian selamat datang dan pentas seni Reog Ponorogo serta penanaman bibit pohon manggis oleh Pangdam V/Brawijaya serta Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya bertempat di lapangan Apel Kodim Ponorogo dan dilanjutkan laporan singkat oleh Dandim Ponorogo kepada Pangdam V/BRW bertempat di Ruang Lobi Kodim Ponorogo.

Kegiatan selanjutnya melaksanakan senam aerobik di lapangan apel Kodim 0802/Ponorogo diikuti oleh seluruh rombongan dan anggota Kodim 0802/Ponorogo. Sesudah itu acara dilanjutkan penyerahan tali asih oleh Pangdam V/Brawijaya kepada : 5 orang warakawuri, 5 orang prajurit yang sakit menahun serta 5 anak prajurit berprestasi.

Usai pemberian tali asih Pangdam V/Brawijaya berkenan memberikan pengarahan kepada seluruh Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS maupun anggota Persit KCK Cab. XVI Dim Ponorogo bertempat di Gedung Paraduta Kodim 0802/Ponorogo.

Dalam pengarahan tersebut Pangdam menyampaikan apresiasi dan beberapa pesan penting kepada seluruh anggota termasuk para Babinsa atas kerja keras dan kerja nyata yang selama ini turun langsung ke lapangan dengan penuh semangat dalam melaksanakan tugas.

Dengan riang gembira penuh wibawa Pangdam V/Brawijaya memberikan beberapa himbauan dan pesan penting kepada seluruh anggota Kodim Ponorogo baik itu terkait kesejahteraan prajurit, pelaksaaan kinerja, kesehatan, kekompakan termasuk menjauhi segala bentuk pelanggaran yang salah satunya yaitu judi online dimana saat ini sedang marak dan menjamur di Medsos.

“ Unsur pimpinan agar selalu mengawasi anggotanya jangan sampai melakukan pelanggaran, terus jaga komunikasi dan kekeluargaan antar Pimpinan dan anggota disatuannya masing-masing, “ pesan Pangdam V/Brawijaya.

Tak lupa kepada anggota terutama bagi mereka yang sudah mendekati pensiun juga diwanti wanti agar dari awal benar benar bisa mempersiapkan diri dengan baik termasuk menyiapkan anak anaknya yang ingin mejadi generasi penerus bapaknya sehingga saat seleksi bisa lolos menjadi anggota TNI.

Sebagai bentuk kepedulian dan rasa kasih sayang kepada anggota, diakhir pengarahan Pangdam V/Brawijaya beserta Ketua Persit KCK PD V Brawijaya juga berkenan memberikan bingkisan atau tali asih kepada beberapa anggota khususnya mereka yang berprestasi serta anggota yang memasuki masa MPP.

Pendampingan Petani oleh Babinsa: Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Komunikasi Sosial

Ponorogo,- Dalam pelaksanaan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga desa binaan, berbagai kegiatan bisa dilakukan oleh para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0802/Ponorogo baik itu dalam bentuk kerja bakti, pendampingan pendampingan atau sekedar anjangsana dan silaturahmi, Selasa (27/05/2025).

Seperti dilakukan Serka Umar Sujatiyo anggota Koramil Tipe B 0802/05 Kauman, Kodim 0802/Ponorogo yang hari ini melaksanakan kegiatan pendampingan dan pegawalan terhadap petani di wilayah desa binaan (Dusun Maron) Desa Maron Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo.

“ Pendampingan dan pengawalan terhadap petani ini merupakan salah satu kegiatan Komsos yang terus kami lakukan di wilayah desa binaan kami sebagai salah satu bentuk kerjasama kami dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan, “ kata Serka Umar Sujatiyo.

“ Dengan terus aktif berada di tengah warga dan membantu masyarakat pada setiap kegiatan baik mulai proses penanaman, perawatan, hingga panen ini juga sebagai salah satu wujud kepedulian kami dalam meningkatkan kesejahteraan para petani, “ terang Babinsa Maron.

Babinsa dan Petani Ganting Bersatu Kendalikan Hama Tikus Demi Ketahanan Pangan Nasional yang Berkelanjutan

Sidoarjo – Rabu. 28 Mei 2025, Kebersamaan antara aparat teritorial dan para petani kembali terlihat nyata dalam aksi kemanusiaan menjaga ketahanan pangan nasional. Bertempat di area persawahan Telaga RT 02 RW 02, Desa Ganting, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, dilaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Hama Tikus, yang menjadi upaya bersama dalam mengatasi ancaman hama terhadap hasil pertanian warga.

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan suasana penuh semangat, kekompakan, dan semangat gotong royong yang begitu terasa di tengah petak-petak sawah. Hadir dalam kegiatan ini berbagai elemen penting seperti Koordinator PPL Kecamatan Gedangan Ibu Utami, Mantri Pertanian Ibu Esti, Petugas POPT Ibu Yeni, Babinsa Desa Ganting dari Koramil 0816/17 Gedangan Serda Ator Sarjono, Kepala Dusun Ganting Bapak Achmad Tohir, Ketua Poktan Ganting Makmur Bapak Achmad Aris, serta 25 anggota kelompok tani.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Poktan Ganting Makmur, Bapak Achmad Aris, yang menyampaikan betapa pentingnya kolaborasi antara petani, pemerintah, dan unsur TNI dalam menghadapi gangguan hama yang merusak tanaman, terutama tikus sawah yang kerap menyerang saat masa tanam. Ia juga menekankan bahwa peran aktif Babinsa sangat dirasakan manfaatnya oleh para petani.

Disusul dengan pemaparan teknis dari Ibu Yeni, Petugas POPT Kecamatan Gedangan, yang menjelaskan cara aman dan efektif dalam menggunakan racun tikus jenis Klerat 0,005BB sebagai metode pengendalian hama yang ramah lingkungan. Penjelasan ini disambut antusias oleh para petani yang ingin segera mempraktikkannya di lahan masing-masing.

Sementara itu, Ibu Esti selaku Mantri Pertanian, menyampaikan apresiasinya atas sinergi seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, gerakan semacam ini perlu dilakukan secara kontinyu dan terorganisir agar dampaknya signifikan terhadap produktivitas pertanian. “Kesejahteraan petani tidak hanya bergantung pada musim, tetapi juga pada upaya kita bersama dalam menjaga lahan tetap subur dan produktif,” ujarnya.

Tak kalah bersemangat, Babinsa Desa Ganting, Serda Ator Sarjono, menegaskan komitmen TNI dalam mendampingi petani menghadapi berbagai tantangan di lapangan. “Kami dari Koramil 0816/17 Gedangan siap turun langsung membantu masyarakat. Hama tikus ini bukan hanya musuh petani, tapi juga ancaman nyata bagi ketahanan pangan. Dengan gotong royong dan semangat kebersamaan, kami yakin lahan pertanian kita akan kembali subur dan hasil panen meningkat,” ujar Serda Ator penuh semangat.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik lapangan. Para petani mendapat bimbingan langsung tentang teknik penyebaran umpan racun di lubang-lubang sarang tikus secara tepat, aman, dan efisien. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan petani dalam pengendalian hama secara mandiri.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Semangat gotong royong dan rasa saling peduli antara Babinsa, petani, dan para penyuluh menjadi fondasi kuat dalam membangun pertanian yang mandiri, sehat, dan berkelanjutan.

Dengan dilaksanakannya kegiatan Gerdal Hama Tikus ini, besar harapan masyarakat Desa Ganting untuk bisa meningkatkan produktivitas lahan pertanian mereka, sekaligus mengurangi kerugian akibat serangan hama. Kolaborasi lintas sektor yang erat ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan nasional dimulai dari kekuatan desa.

Bersama Rakyat, TNI Menyatu: Kegiatan Bela Negara dan Pengelolaan Sumber Daya Air

Sidoarjo – Rabu, 28 Mei 2025. Balai Desa Gempolklutuk, Kecamatan Tarik, menjadi saksi hidup semangat kebangsaan yang tumbuh dari akar rumput. Di tengah suasana pagi yang cerah, ratusan warga bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari UIN Sunan Ampel Surabaya dan personel TNI dari Kodim 0816/Sidoarjo berkumpul dalam kegiatan bertajuk “Wawasan Kebangsaan dan Karya Bhakti Pengelolaan Sumber Daya Air”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kodim 0816/Sidoarjo dalam rangka membumikan nilai-nilai cinta tanah air melalui pendekatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Dengan tema “Bersama Rakyat, TNI Menyatu Menjaga Negeri”, acara ini dirancang bukan hanya sebagai edukasi kebangsaan, tetapi juga sebagai bentuk nyata bela negara dalam kehidupan sehari-hari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 0816/11 Tarik, Lettu Inf Yahman, didampingi oleh Pelda Sutrisno, Bati Teritorial Kodim 0816/Sidoarjo, bersama jajaran Babinsa. Kepala Desa Gempolklutuk, Bapak Sugiono, S.E., M.M., menyambut langsung kehadiran para tamu bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda setempat. Tak ketinggalan, perwakilan dari Puskesmas Tarik (Ibu Tutut) ikut hadir, memperlihatkan sinergi lintas sektor dalam pembangunan desa.

Kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, menggetarkan semangat nasionalisme seluruh peserta. Dalam sambutannya, Kades Sugiono mengungkapkan rasa syukurnya atas kolaborasi yang terjalin antara TNI dan masyarakat desa. “Kami merasa terhormat dan berterima kasih atas kehadiran TNI di desa kami. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi wujud nyata dari kepedulian dan kemitraan dalam membangun desa. Semoga semangat bela negara ini terus hidup dalam diri seluruh warga kami,” ujar Sugiono dengan penuh haru.

Sementara itu, Lettu Inf Yahman menyampaikan bahwa membela negara tidak harus dilakukan di medan perang, tetapi bisa dimulai dari lingkungan sendiri. “Bela negara hari ini bisa diwujudkan dengan menjaga alam, merawat sumber daya air, serta hidup dalam kerukunan. Dari sinilah kekuatan bangsa tumbuh,” ujarnya menekankan.

Materi inti disampaikan oleh Pelda Sutrisno dengan gaya yang hangat dan membumi. Ia mengajak peserta merenungkan makna bela negara di tengah perubahan zaman yang serba cepat. “Menjadi warga negara yang baik itu sederhana: saling tolong-menolong, peduli lingkungan, dan aktif dalam pembangunan desa. Itulah pilar kebangsaan yang akan menguatkan bangsa kita dari bawah,” tutur Pelda Sutrisno, disambut anggukan antusias dari peserta.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan, dan kemajuan Desa Gempolklutuk. Lagu Bagimu Negeri menggema mengiringi penutupan, menggugah rasa haru sekaligus kebanggaan seluruh peserta.Melalui kegiatan ini, Kodim 0816/Sidoarjo membuktikan bahwa nilai-nilai kebangsaan dapat ditanamkan tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di sawah, di balai desa, dan di tengah masyarakat. Dari Desa Gempolklutuk, semangat bela negara tumbuh dalam bentuk gotong royong, kepedulian, dan sinergi lintas elemen masyarakat. Kodim 0816 berharap, kegiatan ini bisa menjadi pemantik semangat nasionalisme di desa-desa lainnya. Karena mencintai tanah air tidak harus menunggu panggilan perang—cukup dengan berbuat nyata dari desa, untuk negeri.

Panen Padi Menggunakan Mesin Modern: Upaya Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Sidoarjo

Sidoarjo – Rabu, 28 Mei 2025, Pagi yang cerah menyambut Desa Gedangrowo, Kecamatan Prambon, dengan semangat baru dari hamparan sawah yang membentang luas. Sejak pukul 08.00 WIB, aroma padi yang menguning memenuhi udara, menjadi pertanda datangnya masa panen yang dinanti. Di lahan seluas ± 9 hektare milik Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera 1, ratusan batang padi dipanen dengan penuh antusias, dipimpin langsung oleh para petani bersama Babinsa Desa Gedangrowo, Serka Yakin Sujoto dari Koramil 0816/12 Prambon.

Panen kali ini menggunakan mesin modern combine harvester, alat pertanian canggih yang memungkinkan proses pemanenan lebih cepat, efisien, dan mengurangi risiko kehilangan hasil. Padi yang telah dipanen kemudian langsung disalurkan kepada PT. Padi Indonesia Maju (PIM) dengan harga jual yang menggembirakan, yakni Rp 7.200,- per kilogram.

Ketua Poktan Sejahtera 1, Bapak Pujo, bersama anggota kelompok tani dari Dusun Gedangrowo, turun langsung ke sawah. Suasana akrab dan hangat tercipta dari kerja bersama di bawah sinar matahari pagi. Senyum penuh rasa syukur menghiasi wajah para petani—sebuah ekspresi kepuasan setelah berbulan-bulan menanti hasil jerih payah.

Dalam kegiatan yang penuh kebersamaan itu, Serka Yakin Sujoto memberikan apresiasi atas kekompakan dan semangat tinggi para petani. Ia menegaskan bahwa TNI, khususnya melalui peran Babinsa, senantiasa hadir dan berperan aktif dalam mendampingi masyarakat, termasuk dalam mendukung sektor pertanian sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional. “Panen ini bukan hanya soal hasil pertanian, tapi tentang harapan yang tumbuh dari kerja keras dan kekompakan. Kami dari Koramil hadir untuk menjadi penguat semangat, memastikan bahwa para petani tidak berjalan sendiri. Ketahanan pangan dimulai dari sawah-sawah desa seperti ini,” ungkap Serka Yakin Sujoto dengan semangat.

Panen raya ini menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan—ia menjelma menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun kemandirian desa. Kehadiran Babinsa di tengah petani tidak hanya memberi rasa aman, tetapi juga menanamkan rasa percaya diri untuk terus berkembang dan berinovasi dalam mengelola pertanian.

Dukungan moral dan teknis yang diberikan oleh aparat kewilayahan memberikan motivasi besar kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas di masa-masa mendatang. Di tengah tantangan cuaca yang tak menentu dan fluktuasi harga pasar, sinergi ini menjadi pondasi kokoh bagi kemajuan pertanian desa.

Semangat gotong royong yang terpancar dari panen kali ini membawa pesan mendalam—bahwa ketika aparat dan rakyat bergandengan tangan, tidak ada yang mustahil. Sawah akan tetap hijau, hasil akan melimpah, dan desa akan terus tumbuh menjadi pilar ketahanan pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan.

Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Kerja Keras Babinsa dalam Mewujudkan Program-Program Prioritas TNI

Ponorogo, – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin memberikan apresiasinya terhadap kerja keras anggotanya, khususnya para Babinsa. Sebagai ujung tombak, ia menilai, Babinsa telah berhasil melaksanakan berbagai program-program yang telah dicanangkan dengan baik.

“Saya atas nama pribadi dan mewakili seluruh pejabat utama Kodam, Korem, Kodim, menyampaikan banyak terima kasih, khususnya kepada rekan-rekan Babinsa. Program-program prioritas dari pusat maupun program yang sudah kita canangkan, baik oleh Angkatan Darat, Kodam, sudah berhasil dilaksanakan dan banyak capaian-capaian yang sudah kita raih,” kata Rudy dalam arahannya kepada prajurit, PNS, dan Persit di Kodim 0802/Ponorogo, Rabu (28/5/2025).

“Anda (Babinsa) semua adalah penjuru dan ujung tombak, ke depan apapun yang kita rencanakan pasti akan terealisasi apabila para ujung tombak ini bekerja secara optimal,” lanjutnya.

Meski demikian, sebutnya, keberhasilan itu juga tidak terlepas dari dukungan para ibu-ibu Persit yang telah dengan tulus dan setia mendampingi suaminya.

Terkait masalah kesehatan, ia mengimbau untuk selalu memperhatikan dan menjaganya. Karena ungkapnya, kesehatan merupakan kunci utama dalam melaksanakan berbagai tugas dan pengabdian.

“Di mana-mana saya selalu menekankan masalah kesehatan, karena itu modal kita dalam bekerja, modal kita dalam beraktivitas. Kita akan bisa berkarya apabila kondisi kita prima dan itu bukan hal yang sulit, tapi juga bukan hal yang mudah dan bisa kita abaikan,” terangnya.

“Ingat sehat itu pilihan, sakit itu cobaan. Sehat itu pilihan kita, mau hidup sehat atau tidak? Kalau ingin sehat ya olahraga yang cukup, juga jaga pola makan dan pola hidup kita, itu yang utama,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Rudy juga mengingatkan anggotanya untuk menjauhi dan tidak berbuat pelanggaran. Baik itu judi online, narkoba, dan jenis-jenis pelanggaran lainnya. Kalau tujuannya untuk mendapatkan penghasilan tambahan, ia mengimbau untuk mengembangkan potensi diri masing-masing, salah satunya melalui UMKM.

Di ujung arahannya, peraih Adhi Makayasa Akmil 1997 itu pun menekankan untuk selalu berbuat yang terbaik dan mampu mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

“Kalian harus luangkan waktu, tenaga, pikiran secara optimal, harus kerja keras, kerja nyata, harus turun belanja masalah, dan betul-betul kerahkan inspirasi untuk membantu masyarakat,” sebutnya.

“Kita harus punya legacy, kita harus punya kesan yang tidak dilupakan oleh warga kita. Inilah peran Babinsa, kerja keras, kerja nyata, tulus, ikhlas, dan bermakna,” imbuhnya.