Semangat Kebersamaan di Papua, Satgas Yonif 512/QY dan Petani Rayakan Panen Perdana Padi Gogo.

Keerom, Papua – Semangat kebersamaan dan kerja keras membuahkan hasil manis di Distrik Senggi. Untuk pertama kalinya, para petani bersama Satgas Yonif 512/QY Pos Kout berhasil melakukan panen perdana padi gogo, jenis padi tangguh yang mampu tumbuh di lahan terbatas air. Minggu, (11/5/2025).

Panen ini berlangsung di lahan milik Bapa Suroso, seorang petani lokal yang menjadi pionir dalam menanam padi gogo di kawasan ini. Dalam suasana penuh keakraban dan gotong royong, anggota Satgas Yonif 512/QY bahu-membahu bersama kelompok tani setempat, memanen hasil jerih payah yang selama ini ditunggu-tunggu.

“Kami sangat bersyukur. Ini bukan hanya hasil dari tanah, tapi juga hasil dari kerja sama, semangat, dan keyakinan bahwa di tanah Papua pun ketahanan pangan bisa kita bangun,” ujar Bapa Suroso

Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi distrik-distrik lain di Keerom untuk mengembangkan pertanian yang adaptif terhadap kondisi alam.

Dengan panen perdana ini, harapan akan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Papua kembali bersinar.

TMMD Ke-124 Nganjuk Luncurkan Pembangunan Sumur Bor, Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Ketahanan Pangan

Nganjuk, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Nganjuk terus menunjukkan keperkasaannya dalam upaya mengakselerasikan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Berbagai pembangunan infrastruktur terus dikejar dalam pelaksanaan TMMD di Kota Angin itu, sebutan lain untuk Kabupaten Nganjuk, Sabtu (10/5/2025). Termasuk pembangunan 5 unit sumur bor yang salah satunya di Dusun Bajulan, Desa Prayungan, Kecamatan Lengkong.

Sumur bor yang berlokasi di lahan pertanian milik Poktan Marsudi Tani itu terus dikebut pengerjaannya oleh para prajurit TNI yang manunggal bersama masyarakat.

Diperkirakan, keberadaan sumur bor iti nantinya dapat mengairi puluhan hektare lahan pertanian milik petani di sana.

“Dari perkiraan kami berdasar dari kemampuan atau debet air yang dihasilkan, sumur bor di Dusun Bajulan ini nanti akan mampu mengairi 20 sampai 30 hektare lahan pertanian warga,” kata Dandim 0810/Nganjuk, Letkol Inf Andi Sasmito, selaku Dansatgas TMMD ke-124 dalam keterangannya.

Andi berharap, adanya sumur bor itu akan mampu berdampak luas bagi sektor pertanian di sana.

“Tentunya kita berharap, sumur bor yang dihasilkan dapat mendongkrak hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan para petani,” ujarnya.

Lebih dari itu, Andi menyebut, pembangunan sumur bor yang dilakukan juga sebagai salah satu upaya untuk lebih mengoptimalkan program ketahanan pangan yang terus digenjot oleh satuannya.

“Air ini kan kebutuhan utama untuk pertanian. Ketika kebutuhan itu kita penuhi, maka tentunya sangat mendukung keberhasilan dari upaya-upaya kami dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan,” terangnya.

Perkemahan Jumat-Sabtu SMAN 22 Surabaya, TNI Ajak Siswa Jadi Calon Pemimpin yang Disiplin dan Tangguh

Surabaya – Semangat kebangsaan kembali dikobarkan di kalangan generasi muda. Koramil 0830/19 Karangpilang, melalui Bati Tuud Peltu Sugeng Hariyono dan para Babinsa, resmi menutup kegiatan Perkemahan Jum’at–Sabtu (Perjusa) SMAN 22 Surabaya yang digelar di Lapangan RW 1 Bangkingan, Kecamatan Lakarsantri, Sabtu (10/5).

Perjusa ini bukan sekadar perkemahan biasa. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan calon Bantara dan Laksana dewan ambalan SMAN 22 Surabaya calon pemimpin muda yang tangguh, disiplin, dan siap mengabdi untuk negeri.

“Kami hadir tidak hanya untuk mendampingi secara fisik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur kebangsaan,” ujar Peltu Sugeng Hariyono.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mendapatkan materi penting seputar wawasan kebangsaan, bela negara, dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang disampaikan secara interaktif oleh anggota Koramil. Suasana penuh semangat dan antusiasme siswa mencerminkan bahwa generasi muda siap menjadi garda depan penjaga persatuan bangsa.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara institusi pendidikan dan TNI dalam mencetak generasi muda yang tak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berjiwa pejuang.

Babinsa Koramil Gandusari Berkolaborasi dengan Petani, Pastikan Kelancaran Irigasi di Desa Sumberagung

Blitar – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kelancaran pertanian, Babinsa Desa Sumberagung Koramil 0808/15 Gandusari Kodim 0808/Blitar Serda Candra bersama warga yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Tirto Agung Dusun Loding RT. 1 RW. 6 Desa Sumberagung Kecamatan Gandusari Kab. Blitar, melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan saluran air atau parit yang mengaliri persawahan yang tersumbat, Sabtu (10/5/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi tersumbatnya aliran air irigasi yang selama ini menghambat distribusi air ke area persawahan warga. Dengan adanya pembersihan ini diharapkan pasokan air ke lahan pertanian dapat kembali lancar, sehingga produktivitas pertanian masyarakat tetap terjaga.

Serda Candra selaku Babinsa mengatakan bahwa gotong royong seperti ini merupakan bentuk nyata dari sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. “Kami dari Koramil siap mendukung segala kegiatan positif masyarakat, khususnya di bidang pertanian. Saluran air yang lancar sangat penting bagi keberhasilan panen para petani. Ini wujud kepedulian bersama terhadap lingkungan dan kesejahteraan warga,” ujar Babinsa.

Ketua Poktan Tirto Agung Bapak Rojib (46) juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Kehadiran beliau memberikan semangat bagi anggota kelompok tani untuk terus menjaga kebersihan saluran irigasi. Mudah-mudahan kegiatan ini terus berkelanjutan,” tutur Rojib.

Sementara itu ditemui terpisah Danramil 0808/15 Gandusari Kapten Inf. Slamet Gunarto menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan tugas TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. “Kami akan terus mendorong para Babinsa untuk aktif di wilayah binaan, khususnya dalam kegiatan yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Bersama rakyat, TNI kuat,” tegas Kapten Slamet.

Dengan kegiatan gotong royong ini, diharapkan tidak hanya memperlancar irigasi, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat Desa Sumberagung.

Babinsa Koramil 0816/12 Prambon Turun ke Sawah, Perkuat Kemitraan TNI dengan Petani Desa Cangkring

Sidoarjo, 10 Mei 2025 – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0816/12 Prambon, Kopda Tonny D. S., turun langsung ke sawah mendampingi kegiatan panen padi di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Omeha seluas kurang lebih 5 hektare, yang terletak di Dusun Cangkring, Desa Cangkring Turi, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu (10/05/2025)

Panen kali ini dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan alat mesin pertanian modern (alsintan) jenis combine harvester, yang mampu mempercepat proses panen sekaligus meningkatkan efisiensi dan hasil kerja petani. Menariknya, seluruh hasil panen tersebut tidak diperuntukkan untuk dijual, melainkan akan disimpan sebagai stok cadangan pangan oleh kelompok tani dan digunakan untuk kebutuhan konsumsi internal, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan mandiri di tingkat desa.

Dalam keterangannya, Kopda Tonny D. S. menegaskan bahwa peran Babinsa tidak hanya terbatas pada tugas pengamanan wilayah, tetapi juga mencakup pembinaan dan pendampingan di berbagai sektor kehidupan masyarakat, termasuk pertanian.

“Kehadiran kami di tengah-tengah petani merupakan bentuk nyata kepedulian dan dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. Petani adalah pahlawan pangan, dan tugas kami adalah memberikan motivasi serta membantu mereka agar tetap semangat dan produktif,” ujar Kopda Tonny.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Poktan Omeha atas semangat gotong royong dan kerja keras para anggotanya dalam mewujudkan panen yang berhasil. Pendekatan yang dilakukan Babinsa ini menjadi bagian dari kemitraan strategis antara TNI AD dengan petani, yang diharapkan dapat menciptakan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan pendampingan seperti ini merupakan wujud komitmen TNI AD, khususnya jajaran Kodim 0816/Sidoarjo melalui para Babinsa, dalam membantu masyarakat desa, sekaligus menjaga stabilitas wilayah melalui pemberdayaan sektor pertanian sebagai pilar utama kehidupan rakyat.

Kolaborasi TNI dan Petani, Panen Padi di Sidoarjo Hasilkan 8,518 Ton Gabah Kering Panen

SIDOARJO – Semangat gotong royong mewarnai panen raya padi di Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Pada Sabtu (10/05/2025), Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0816/06 Tanggulangin, Sertu Imron, aktif mendampingi Kelompok Tani (Poktan) Barokah II yang diketuai Bapak Moh. Sholeh dalam memanen padi varietas unggul MR (Mekongga Rendah).

Kolaborasi apik ini membuahkan hasil menggembirakan dengan total produksi mencapai 8,518 ton Gabah Kering Panen (GKP). Lebih istimewa, seluruh hasil panen dihargai Rp6.500 per kilogram dengan sistem pembelian Dores dan langsung diserap oleh Perum Bulog. Langkah ini memberikan kepastian harga bagi petani sekaligus memperkuat stok pangan nasional.

Sertu Imron menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung sektor pertanian di wilayahnya. “Kami hadir mendampingi petani sejak masa tanam hingga panen. Ini adalah dukungan moril dan teknis agar petani semakin semangat. TNI siap bersinergi demi ketahanan pangan,” ujarnya penuh optimisme di sela-sela panen.

Lebih dari sekadar mendongkrak produksi, pendampingan ini juga bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan kembali nilai gotong royong antara TNI dan masyarakat petani.

Ketua Poktan Barokah II, Bapak Moh. Sholeh, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran dan dukungan Babinsa. “Kehadiran Pak Babinsa adalah suntikan semangat bagi kami. Beliau tidak hanya membantu fisik, tetapi juga memotivasi kami untuk terus bertani,” ungkapnya haru.

Panen raya di Desa Putat ini diharapkan menjadi inspirasi sinergi antara petani dan aparat negara dalam mewujudkan kemandirian pangan, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Dandim 0812/Lamongan Dampingi Kepala LLDIKTI Tinjau Kampung Pandu, Dukung Sistem Pertanian Terpadu

Lamongan,- Dandim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han., mendampingi Prof. Dr. Dyah Sawitri, MM selaku Kepala LLDIKTI wilayah VII Jawa Timur untuk meninjau secara langsung Kampung Pandu yang juga merupakan IFS milik Kodim 0812/Lamongan yang terletak di Desa Jotosanur Kecamatan Tikung, Sabtu (10/05/2025).

Integrated Farming System (IFS) merupakan sistem pertanian dengan memanfaatkan keterkaitan antara tanaman (perkebunan/pangan/hortikultura) serta ternak dan perikanan untuk mendapatkan agroekosistem yang mendukung produksi pertanian,peningkatan ekonomi dan pelestarian sumber daya alam.

Dalam kegiatan tersebut,Prof. Dr. Dyah Sawitri, MM mengaku puas dan mengapresiasi sistem pertanian modern yang dimiliki oleh Kodim 0812/Lamongan.

“Ini merupakan langkah strategis yang dilakukan jajaran TNI AD khususnya Kodim 0812/Lamongan dalam upaya meningkatkan produksi pangan Nasional. Selain itu, IFS yang dimiliki Kodim 0812/Lamongan akan berdampak positif terhadap ekosistem. Ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain untuk mengadopsi sistem pertanian terpadu ini” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0812/Lamongan Letkol arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han., berjanji akan terus berupaya meningkatkan produktifitas bahan pangan dengan mengerahkan jajaran Babinsanya untuk melaksanakan pendampingan kepada Petani di wilayah Binannya.

“Integrated Farming System adalah jawaban dan perpaduan antara meningkatkan produktifitas pangan dan menjaga kelestarian lingkungan. Kami harap, ini akan mampu menjadi solusi yang efektif bagi Petani kita” ujarnya.

Koramil 0829-02/Socah Gelar Pelatihan Wawasan Kebangsaan, Tanamkan Nilai-nilai Kebangsaan

Bangkalan – Dalam rangka menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan membentuk kedisiplinan sejak dini, Koramil 0829-02/Socah melaksanakan kegiatan pelatihan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan latihan baris-berbaris kepada para siswa-siswi SMP Negeri 1 Socah, Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu (10/5/25) dipimpin langsung oleh Babinsa Koramil 0829-02/Socah, Sertu Suwarto. Dalam kesempatan tersebut, Sertu Suwarto menyampaikan materi Wasbang yang bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan dan kesatuan, serta pemahaman terhadap Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara.

Selain itu, siswa-siswi juga mendapatkan pelatihan dasar baris-berbaris guna meningkatkan kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab dalam kegiatan sehari-hari.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI yang bertujuan membentuk generasi muda yang berkarakter, cinta tanah air, dan siap menjaga keutuhan NKRI,” ujar Sertu Suwarto.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap kerja sama antara TNI dan lembaga pendidikan dapat terus berlanjut demi menciptakan generasi muda yang tangguh dan berwawasan kebangsaan.

Babinsa Koramil 0829-15/Geger Awasi Sektor Peternakan, Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat.

Bangkalan – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0829-15/Geger, Serka Syaifudin, melaksanakan kegiatan monitoring sektor peternakan pada Sabtu (10/5/25). Kegiatan tersebut berlangsung di peternakan ayam milik Bapak Samin yang berlokasi di Desa Kombangan, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan.

Monitoring ini bertujuan untuk memastikan perkembangan usaha peternakan ayam sebagai salah satu sektor pendukung ketahanan pangan masyarakat desa. Dalam kunjungannya, Serka Syaifudin berdialog langsung dengan pemilik peternakan guna mengetahui kondisi kesehatan ternak, ketersediaan pakan, serta tantangan yang dihadapi dalam proses beternak.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan TNI kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian dan peternakan, untuk meningkatkan ketahanan pangan serta kesejahteraan warga desa,” ujar Serka Syaifudin.

Diharapkan, dengan adanya perhatian dan pendampingan dari aparat kewilayahan, usaha peternakan rakyat seperti milik Bapak Samin dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi kebutuhan pangan di wilayah Bangkalan.

Koramil 0829-15/Geger terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan melalui kegiatan nyata di lapangan.

Babinsa Magetan Tunjukkan Komitmen Dukungan terhadap Ketahanan Pangan Nasional

Magetan,– Dalam Rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah, Babinsa Koramil 0804/04 Parang, Kodim 0804/Magetan,Serda Reza Kurniawan melaksanakan pendampingan dan ikut turun ke sawah untuk membantu Petani panen padi di sawah milik Bapak Jamin 49, Desa Sayutan Kecamatan Parang Kabupaten Magetan, Sabtu (10/05/2025).

Salah satu tugas Bintara Pembina Desa (Babinsa) selain melakukan pembinaan teritorial juga dituntut dalam peningkatan Ketahanan Pangan serta ikut berperan aktif dalam mendukung percepatan masa panen padi di wilayah desa binaan.

Dalam giat pendampingannya Serda Reza Kurniawan mengungkapkan, kegiatan pendampingan ini dilakukan dalam rangka sebagai bentuk nyata keseriusan Babinsa dalam melakukan pendampingan guna meningkatkan ketahanan pangan di wilayah binaan.

“Kehadiran TNI dalam pertanian sebagai bentuk kepedulian terhadap para petani serta untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional dan dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Ia berharap dengan adanya dukungan dari Babinsa semoga dapat menambah semangat dan motivasi para petani yang ada di wilayah binaannya sehingga dapat meningkatkan hasil produktivitas pertanian dan mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat,” ujarnya.

Sementara pemilik lahan Bapak Jamin menyampaikan terima kasih kepada Babinsa yang selalu aktif mendampingi kami para petani di desa, “mudah-mudahan dengan adanya bantuan dari pak Babinsa, panen padi sawah ini dapat terselesaikan dengan cepat,” tutupnya.