Satgas TMMD ke-124 di Sampang: Sinergi TNI dan Masyarakat Selesaikan Pembangunan Fasilitas Kesehatan.

Sampang,— Semangat kebersamaan terus bergema di Desa Batu Karang, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Dalam rangka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Satgas TMMD Kodim 0828/Sampang bersama masyarakat setempat bahu-membahu menyelesaikan pembangunan ruang tunggu Polindes, sebagai salah satu sasaran fisik utama program ini.

Minggu ini, pekerjaan difokuskan pada pemlesteran dan plamir tembok pagar bagian depan fasilitas kesehatan tersebut. Proses ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi wujud nyata dari gotong royong antara TNI dan rakyat. Warga Desa Batu Karang tampak antusias, bergotong royong mendukung percepatan pembangunan yang membawa harapan akan peningkatan layanan kesehatan di wilayah mereka.

“Melalui TMMD, kami ingin menunjukkan bahwa TNI hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam pengamanan, tetapi juga pembangunan. Sinergi ini mencerminkan kekuatan sejati Indonesia,” ujar Dansatgas Letkol Suprobo.

Dengan tetap menjaga semangat kebersamaan, diharapkan seluruh target pembangunan TMMD ke-124 dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Batu Karang.

Kodim 0820/Probolinggo Dampingi Petani dalam Antisipasi Darurat Pangan, Wujudkan Sinergi TNI dan Masyarakat

Probolinggo, Dalam rangka mensukseskan gerakan antisipasi darurat pangan nasional, Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran melaksanakan patroli dan komunikasi sosial dengan melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaan,Senin (12/5).

Bertempat di lahan pertanian milik salah satu warga di Dusun Gunungsari, Desa Resongo, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Koramil 0820/10 Kuripan melaksanakan komunikasi sosial dan patroli dengan melakukan pendampingan dalam proses panen padi.

Anggota Koramil 0820/10 Kuripan Serma Triyuli Cahyo mengatakan, sebagai aparat kewilayahan disamping memberikan rasa aman pada masyarakat pihaknya juga dikerahkan komando atas untuk mendampingi para petani dari proses bercocok tanam.

Mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga memasuki masa panen kami dampingi. “Diharapkan dengan turunnya kami ke lahan pertanian sebagai pendamping di wilayah binaan masing-masing, maka kualitas penanaman menjadi lebih baik lagi dan hasil panen yang diperoleh dapat meningkat,”kata Serma Triyuli Cahyo.

Menurutnya, hal ini dilakukan sebagai bentuk bakti TNI. Pendampingan terhadap petani ini juga sebagai media dalam mensukseskan program pemerintah yakni gerakan antisipasi darurat pangan nasional khususnya di wilayah teritorial binaan dan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

Dengan adanya pendampingan yang turun langsung membantu petani maka diharapkan para petani makin termotivasi untuk bercocok tanam dengan baik.”Semoga dengan pendampingan yang kami lakukan hasil panen lebih meningkat lagi,”tuturnya.

Babinsa Leces Bersama Masyarakat Laksanakan Kerja Bakti, Tingkatkan Kebersihan dan Keindahan Jalan Desa

Probolinggo, Koramil 0820/03 Leces bersama masyarakat dan pihak Pemerintah Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo mempelopori pelaksanaan kerja bakti membersihkan jalan desa di wilayah setempat, Senin (12/5).

Anggota Koramil 0820/03 Leces Serda Firman Efendi mengatakan bahwa kerja bakti ini dilakukan mengingat keberadaan kanan kiri jalan sudah dipenuhi semak belukar bahkan ada beberapa titik saluran air yang tersumbat tumpukan sampah dan mengalami pendangkalan.

“Sebelum pelaksanaan kerja bakti ini kami melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat, alhamdulilah direspon baik bahkan Pemdes memerintah jajaran dan masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam kerja bakti kali ini,” Serda Firman Efendi

Ia menambahkan dengan adanya kerja bakti bersih-bersih jalan desa ini akan bisa membuat kondisi jalan desa lebih rapi, indah dan sedap dipandang mata. “Kehadiran kami dari unsur TNI dalam kerja bakti ini untuk membantu masyarakat sebagai wujud bahwa TNI selalu ada untuk rakyat,” ujarnya.

Babinsa murah senyum ini berharap agar pelaksanaan kerja bakti semacam ini dapat berkesinambungan, tentunya dengan keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat selaku pihak yang punya kepentingan.

“Kami berharap kerja bakti semacam ini dapat berkelanjutan, jika memang untuk kemaslahatan dan kepentingan bersama, TNI akan selalu hadir untuk mensupport,”ungkapnya.

Sementara salah satu tokoh masyarakat Desa Kerpangan, Kecamatan Leces yang meminta identitasnya untuk tidak dipublikasikan sangat bersyukur dengan adanya kera bakti yang di pelopori oleh Koramil 0820/03 Leces.

“Terimakasih pada pihak TNI yang mempelopori kegiatan kerja bakti bersih-bersih jalan desa ini alhamdulilah pasca kerja bakti ini keberadaan jalan desa tampak lebih indah dan bersih,”pungkasnya

Pelatihan Teknik Pertolongan di Air Dukung Kesiapsiagaan Tim SAR di Wilayah Sumbermanjing Wetan

Kab. Malang,- Danramil 0818/16 Sumbermanjing Wetan Kapten Cpl Buwasid, bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Sumbermanjing Wetan menghadiri kegiatan pembukaan pelatihan teknik pertolongan di permukaan air. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya dan bertempat di Markas Komando Pos Angkatan Laut (Mako Pos AL) Pantai Sendangbiru, Dusun Sendangbiru, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. (05/2025)

Kehadiran Danramil Kapten Cpl Buwasid bersama jajaran Muspika menunjukkan sinergitas dan dukungan penuh dari pemerintah kecamatan terhadap upaya peningkatan kemampuan pertolongan dan penyelamatan di wilayah perairan Sumbermanjing Wetan yang memiliki potensi wisata bahari cukup tinggi.

Kegiatan pembukaan pelatihan ini dihadiri oleh perwakilan dari Basarnas Surabaya, unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan, serta para peserta pelatihan yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan potensi SAR di wilayah Sumbermanjing Wetan dan sekitarnya.

Dalam keterangannya, Kapten Cpl Buwasid menyampaikan apresiasi kepada Basarnas Surabaya atas inisiatif penyelenggaraan pelatihan yang sangat penting ini. Beliau menekankan bahwa kemampuan teknik pertolongan di permukaan air sangat krusial mengingat wilayah Sumbermanjing Wetan memiliki garis pantai yang panjang dan menjadi tujuan wisata bahari.

“Kami dari Koramil 0818/16 Sumbermanjing Wetan sangat mendukung kegiatan pelatihan ini. Dengan meningkatnya kemampuan personel dalam pertolongan di air, diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan di laut dan memberikan rasa aman bagi wisatawan maupun masyarakat,” ujar Kapten Buwasid.

Sementara itu Bapak Nanang sigit, P.H,.S.IP., M.M. selalu Kepala kantor pencarian dan pertolongan kelas A Surabaya menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam melakukan pertolongan di permukaan air secara aman dan efektif. Materi pelatihan meliputi teknik renang penyelamatan, penggunaan alat bantu pertolongan, prosedur evakuasi korban, serta penanganan kegawatdaruratan medis di air.

Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di Mako Pos AL Pantai Sendangbiru ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat tim SAR gabungan dalam menghadapi potensi kejadian kecelakaan di wilayah perairan Sumbermanjing Wetan. Sinergi antara TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, dan potensi SAR menjadi kunci utama dalam mewujudkan keamanan dan keselamatan di wilayah pesisir.

TMMD Ke-124 di jember: Layanan Keliling Dispendukcapil Permudah Pengurusan Dokumen Warga Jember

JEMBER – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-124 yang digelar Kodim 0824/Jember tak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam aspek non-fisik.

Salah satunya melalui layanan administrasi kependudukan yang menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember.

Dalam kegiatan ini, Dispendukcapil menghadirkan Mobil Layanan Keliling “Monalisa” ke Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Sabtu (10/5/2025). Meski berlangsung di hari libur, petugas tetap melayani warga sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB di halaman balai desa.

Kehadiran layanan ini disambut antusias oleh masyarakat, yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.

Banyak warga rela meninggalkan pekerjaan mereka demi mengurus dokumen penting, seperti Kartu Keluarga, KTP, hingga akta kelahiran. Sebab, dibandingkan harus menempuh jarak sekitar 30 kilometer ke Kantor Dispendukcapil di kawasan Tegalboto, layanan keliling ini jauh lebih memudahkan.

Salah satu warga, Fitrilatul Mukaromah atau Fitri, mengaku senang dengan kemudahan yang diberikan. Ia datang ke balai desa untuk mengurus akta kelahiran anak keduanya yang lahir pada Januari 2025.

“Kemarin waktu pembukaan TMMD saya belum sempat selesai mengurusnya, jadi diminta datang lagi hari ini,” ujar Fitri. Ia menjelaskan bahwa sebelum mengurus akta kelahiran, ia terlebih dulu harus memperbarui Kartu Keluarga untuk mencantumkan nama anaknya. “Tadi semua proses berjalan lancar dan langsung jadi, bagus pelayanannya,” tambahnya.

TNI Renovasi Rumah Reyot Senima di Jember, Wujudkan Kepedulian Melalui Program TMMD Ke-124

JEMBER – Perempuan bernama Senima, meneteskan air mata bahagia saat menyaksikan rumah reyotnya di Dusun Curahlembu Desa Plalangan Kecamatan Kalisat Jember Jawa Timur dibongkar untuk direnovasi, Senin 12/05/2025).

Mengingat selam 25 tahun hidup di di rumah yang terbuat dari anyaman bambu tersebut, baru kali ini bisa dilakukan renovasi.

Rumah Perempuan umur 49 tahun tersebut, akan direhab oleh TNI dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-124. Perempuan yang tinggal di kawasan Jember Utara ini, memperoleh bantuan perbaikan rumah tidak layak huni di program TMMD ini.

Terlihat, warga dan TNI bersama warga merobohkan bangunan yang terbuat dari anyaman bambu, untuk mengawali bedah rumah. Kekompakan warga dan tentara tersebut semakin solid ketika mereka bekerja sama menurunkan genteng bangunan rumah milik penerima manfaat.

“Saya sudah 25 tahun tinggal di rumah gedek ini, bersama dua putra saya, dan bapaknya. Tapi bapaknya sudah meninggal dunia,” ujar Senima.

Menurutnya, setiap kali hujan lebat di kawasan Jember Utara, tempat tinggalnya selalu bocor dan itu berlangsung puluhan tahun. “Mau merenovasi tidak ada uang. Karena anak masih sekolah, jadi biaya mereka harus didahulukan,” kata Senima.

Selain itu, dia mengaku hanya bekerja sebagai tukang ngasak padi, ketika masa musim panen raya. Sehingga pendapatannya tidak cukup untuk memperbaiki rumah.

“Kadang jadi pekerja panggilan di gudang tembakau, pendapatannya pun tidak nentu, kadang Rp 40 ribu kadang Rp 50 ribu,” kata Senima.

Senima ingat betul, momen rumahnya bocor saat hujan di malam hari. Kata dia, hal tersebut sampai membuatnya susah tidur. “Karena harus cari ember, dan bak untuk mewadahi air hujan yang bocor itu,” paparnya.

Satgas Yonif 512/QY dan Puskesmas Okpol Periksa Malaria, Wujudkan Kepedulian TNI di Pegunungan Bintang

Pegunungan Bintang, Papua — Di balik bentangan pegunungan yang sunyi dan medan yang menantang, sinar kepedulian terpancar dari kerja sama antara Satgas Yonif 512/QY Pos Okpol dan Puskesmas Okpol yang melaksanakan pengecekan malaria bagi masyarakat di Kampung Okpol. Kegiatan kemanusiaan ini menjadi pengingat bahwa negara hadir hingga ke pelosok terpencil. Senin, (12/5/2025).

Dalam suasana yang penuh kehangatan, satu per satu warga diperiksa. Anak-anak digendong oleh ibunya dengan mata penasaran menatap alat-alat medis. Lansia duduk menanti giliran dengan sabar, sementara petugas dengan sabar menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan dan mewaspadai gejala malaria.

Tokoh masyarakat Kampung Okpol, Bapa Oskar Kalak Mabin, Menyampaikan “Terima kasih banyak untuk Satgas dan petugas kesehatan yang datang membawa terang bagi kami,” ucapnya.

Serda Seva Personel Pos Okpol, yang menegaskan bahwa tugas TNI di wilayah perbatasan bukan hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga menjadi jembatan kasih antara negara dan rakyat.
“Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kami di Okpol merasakan kehadiran negara, terutama dalam hal kesehatan yang sangat penting bagi kehidupan,” ujarnya.

Di Kampung Okpol hari itu, bukan hanya malaria yang diperiksa tetapi juga luka-luka sunyi yang perlahan disembuhkan oleh perhatian, kasih sayang, dan kepedulian.

Forkopimcam Garum Laksanakan Pengamanan Waisak 2025, TNI dan Polri Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama

Blitar – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan perayaan Hari Raya Waisak 2025, Forkopimcam Garum melaksanakan kegiatan monitoring dan pengamanan di dua lokasi ibadah umat Buddha di Desa Karangrejo Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. Kegiatan ini menjadi bukti sinergi kuat antara Tiga Pilar Camat, TNI dan Polri dalam menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama, Senin (12/5/2025).

Perayaan Waisak tahun ini mengangkat tema utama “Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan, Wujudkan Perdamaian Dunia”, serta subtema “Bersatu Mewujudkan Damai Waisak untuk Kebahagiaan Semua Makhluk”. Rangkaian ibadah dilaksanakan di Vihara Dhamma Tirta Mulia Dusun Karangrejo dan Vihara Indra Loka Dusun Ringinrejo Desa Karangrejo.

Hadir dalam kegiatan pengamanan Camat Garum Bapak Arinal Huda, S.Pd., M.Si., Pgs. Danramil Garum Lettu Inf. Deny Setiabudi, Kapolsek Garum Bapak Punjung, S.H. beserta 8 anggota, Babinsa Desa Karangrejo Sertu Tukiran, Bhabinkamtibmas Bapak Arif M., Kepala Desa Karangrejo beserta Lembaga Masyarakat Desa (LMD) dan BPD, serta sekitar 300 umat Buddha setempat.

Camat Garum Bapak Arinal Huda menyampaikan, “Momentum Waisak ini menjadi pengingat pentingnya nilai-nilai kebijaksanaan dan kedamaian. Pemerintah sangat mendukung pelaksanaan ibadah umat Buddha dan kami hadir untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan khidmat.”

Salah satu umat Buddha Bapak Mulyo (56), mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan pengamanan dari aparat. “Kami merasa tenang dan nyaman bisa beribadah dengan lancar. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga,” ujarnya.

Pgs. Danramil 0808/02 Garum Lettu Inf. Deny Setiabudi menambahkan, “Kegiatan ini bagian dari komitmen TNI untuk hadir dan menjaga stabilitas keamanan bersama elemen masyarakat. Kami bangga bisa bersinergi untuk menjaga kerukunan umat beragama.” ujar Lettu Deny.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh hikmat, mencerminkan semangat persatuan dan toleransi yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Blitar.

Dandim 0803/Madiun Hadiri Senam Bersama, TNI Dukung Program Kebugaran untuk Masyarakat Kota Madiun

Madiun, – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0803/Madiun Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo bersama jajaran forkopimda kota Madiun menghadiri acara Senam Bersama SSI/WTK yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Senam Sehat Indonesia. Acara yang berlangsung pada Senin (12/5) ini bertempat di kawasan PSC, Kota Madiun.

Kegiatan senam bersama ini merupakan bagian dari program rutin untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat melalui aktivitas fisik yang menyenangkan. Acara ini diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat dari berbagai usia, menunjukkan antusiasme warga Kota Madiun terhadap kegiatan yang menunjang gaya hidup sehat.

Dandim, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang positif ini. “Kegiatan senam bersama seperti ini sangat baik untuk meningkatkan kesehatan fisik sekaligus menjadi sarana silaturahmi antar masyarakat. TNI selalu mendukung dan siap berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Senam bersama yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini diisi dengan berbagai jenis senam yang dipandu oleh instruktur profesional. Selain senam, acara juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize bagi para peserta yang beruntung.

Kehadiran Dandim 0803/Madiun dalam acara ini menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan tetapi juga dalam kegiatan-kegiatan sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Babinsa Pilangkenceng Bantu Masyarakat Terdampak Banjir, Laksanakan Karya Bakti Pembersihan Material Lumpur.

MADIUN,- Satuan Komando Rayon Militer (Koramil) 0803/10 Pilangkenceng yang dipimpin oleh Kasdim 0803/Madiun Mayor Inf Tommy Fedy Anugerahan dan PS Danramil Lettu Inf Tri Arhyndro melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan material lumpur akibat banjir di Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun pada Senin (12/5).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari peninjauan lokasi banjir yang dilakukan oleh Kasdim 0803/Madiun Mayor Inf Tommy Fedy Anugerahan pada Minggu (11/5) malam. Dalam peninjauan tersebut, Kasdim mendapati sebanyak 59 rumah warga terendam banjir.

Melihat kondisi tersebut, Kasdim langsung memerintahkan jajaran Koramil Pilangkenceng untuk terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak banjir dan segera melaksanakan kerja bakti guna membantu masyarakat membersihkan material lumpur yang tersisa pasca banjir.

“Kami dari TNI selalu siap membantu masyarakat yang terkena dampak bencana. Kegiatan kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesulitan yang dialami warga,” ujar Lettu Inf Tri Arhyndro saat memimpin kegiatan tersebut.

Kegiatan pembersihan material lumpur ini dilaksanakan bersama dengan masyarakat setempat dan instansi terkait lainnya. Mereka bersama-sama membersihkan jalan-jalan desa, saluran air, serta rumah-rumah warga yang terdampak.

Warga Desa Kenongorejo menyambut baik bantuan dari TNI tersebut. Kasmuri, salah seorang warga yang terdampak banjir mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh Koramil 0803/10 Pilangkenceng.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan semua pihak yang telah membantu kami membersihkan lumpur ini. Tanpa bantuan mereka, kami akan kesulitan untuk membersihkan sendiri,” ungkap Kasmuri.

Kegiatan karya bakti ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi Desa Kenongorejo pasca banjir sehingga warga dapat kembali beraktivitas seperti biasa.