Peningkatan Produktivitas Pertanian: Babinsa Tanjung Berpartisipasi dalam Penanaman Padi

PAMEKASAN – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional, Babinsa Desa Tanjung, Serka Sufriyadi, turut serta dalam kegiatan penanaman padi masa tanam kedua di wilayah binaannya.

Bertempat di sawah milik Mujar, warga Dusun Tanjung Selatan, Desa Tanjung, kegiatan penanaman ini dilakukan di lahan seluas 2 hektare. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah.

Serka Sufriyadi menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam penanaman padi merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pertanian. “Kami hadir untuk memberikan semangat dan membantu petani dalam setiap tahapan pertanian, khususnya di masa tanam kedua ini,” ujarnya.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil panen ke depan dapat meningkat sehingga mampu menopang kebutuhan pangan di daerah, serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara menyeluruh,” ungkapnya.

Dukungan dari Babinsa disambut baik oleh para petani. Mereka mengaku senang dan merasa terbantu, terutama dalam mempercepat proses penanaman.

TMMD 124 Lamongan: Pembangunan Sumur Bor di Desa Kebalan Kulon untuk Mendukung Pertanian

Lamongan- Mengantisipasi terjadinya kekeringan lahan pertanian seluas 15 hektar di Desa Kebalan Kulon, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD 124 Kodim 0812/Lamongan dan sejumlah warga membangun sumur bor.

Pompanisasi sumur bor tersebut diharapkan bisa menjadikan Indeks Pertanaman (IP) lebih dari dua kali sekaligus menjaga ketahanan pangan di tanah air.

Perwira Penerangan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 124 Kodim 0812/Lamongan Kapten Kav Sumaji mengatakan pembangunan sumur bor tersebut merupakan program TMMD tahun 2025 ini.

“Beberapa program yang kami lakukan seperti pengerjaan jalan rabat beton sepanjang 850 meter untuk meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian masyarakat setempat, pasalnya selama ini Jalan tersebut mengalami kerusakan. Selain itu, kami juga membangun 10 rumah tidak layak huni, pelebaran lapangan bola dan pembangunan saluran irigasi sepanjang 70 meter untuk membantu ketahanan pangan,” kata Kapten Sumaji.

Gerakan Pangan Kodim 0820: Dukung Petani dan Jaga Ketahanan Pangan di Desa Klampok

Probolinggo,- Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Kodim 0820/Probolinggo terus menunjukkan komitmennya melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya terlihat dalam kegiatan Gerakan Antisipasi Darurat Pangan yang dilaksanakan di Desa Klampok, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo,(15/5)

Pada Kamis pagi, 15 Mei 2025, Koptu Sujarwo, Babinsa Desa Klampok dari Koramil 0820-05/Tongas, turut terjun langsung mendampingi warga dalam kegiatan panen padi. Kali ini, panen dilakukan di lahan seluas 1.000 meter persegi milik Bapak Yasem yang terletak di Dusun Krakan RT 02 RW 04.

Kegiatan ini bukan sekadar pendampingan, tetapi menjadi bagian dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjawab tantangan krisis pangan yang tengah menjadi isu nasional. Dengan semangat gotong royong, Koptu Sujarwo bersama warga bergandengan tangan memastikan hasil panen berjalan lancar dan optimal.

“Pendampingan ini penting untuk memberikan motivasi dan dukungan kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertaniannya,” ujar Koptu Sujarwo di sela kegiatan.

Kodim 0820/Probolinggo melalui program ini berperan aktif dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah binaannya. Diharapkan, kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam menjaga ketahanan pangan nasional dari tingkat desa,tuturnya.

Dandim 0820/Probolinggo: Dialog Sosial Kunci untuk Memahami Kondisi Masyarakat dan Program yang Tepat Sasaran

Probolinggo, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya P bersama jajaran forum kordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota/ Kabupaten Probolinggo ikuti ambil bagian dalam gelaran dialog antara Menteri Sosial Saifullah Yusup dengan pilar-pilar sosial yang berlangsung di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa, Kamis (15/5).

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya P mengatakan dialog dengan pilar-pilar sosial tersebut tentunya untuk membahas berbagai isu terkait kesejahteraan sosial, pemberdayaan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.

“Pilar-pilar sosial yang terlibat dalam dialog ini adalah pekerja sosial masyarakat (PSM), tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK), Karang Taruna dan organisasi sosial/lembaga kesejahteraan sosial,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya P.

Ditambahkan Dandim bahwa dialog ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pilar-pilar sosial dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pilar-pilar sosial berperan penting dalam implementasi program-program pemerintah dan memberikan informasi langsung dari masyarakat

“Tentunya manfaat dialog dengan para pilar-pilar sosial akan membantu pemerintah memahami kondisi masyarakat lebih baik sehingga program yang dijalankan dapat lebih efektif dan tepat sasaran,”ujarnya.

Lebih lanjut perwira berpostur tinggi tegap ini menegaskan bahwa pihaknya bersama jajaran Forkopimda Kota/Kabupaten Probolinggo akan terus mendukung program-program kesejahteraan sosial, seperti program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan non tunai (BPNT) dan berbagai program lainnya.

Dialog sosial ini adalah kesempatan berharga untuk berdiskusi dan berkolaborasi dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah serta peran aktif masyarakat diharapkan program sosial ini dapat memberikan dampak positif dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,”tuturnya.

Penanganan Stunting di Bondowoso: Babinsa Dampingi Distribusi Ikan Segar untuk Warga Rentan

Bondowoso – Upaya penanganan stunting di Kabupaten Bondowoso terus digencarkan. Kali ini, perhatian tertuju pada Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari Darussholah, di mana sebanyak 60 warga yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga berisiko stunting menerima bantuan ikan segar jenis patin dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bondowoso, Kamis (15/5/2025).

Kegiatan penyaluran bantuan ini mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Pengarang, Sertu Jauhari, yang terjun mendampingi proses distribusi hingga selesai. Setiap penerima mendapatkan 2,5 kg ikan patin segar sebagai upaya peningkatan asupan protein bagi kelompok rentan gizi.

“Pendampingan ini bagian dari tugas kami sebagai aparat teritorial untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima langsung oleh warga yang membutuhkan. Kami harap, bantuan ini bisa membantu mencegah stunting di desa binaan,” ungkap Sertu Jauhari saat ditemui di lokasi.

Penyaluran bantuan berlangsung di Balai Desa Pengarang dan turut dihadiri oleh Sekretaris Desa Pengarang Muhammad Wafi, Petugas Dinas Peternakan dan Perikanan Ibu Nur Ita Komariyah, Ketua Tim Penggerak PKK Ibu Nanik, serta Bidan Desa Ibu Kuyun Kamila Amd. Suasana tampak tertib dan penuh antusiasme dari para penerima bantuan.

Menurut Ibu Nur Ita Komariyah, ikan patin dipilih karena kandungan gizinya yang tinggi serta mudah diolah menjadi makanan bergizi untuk ibu hamil dan anak-anak. “Bantuan ini diharapkan bisa menjadi tambahan nutrisi yang signifikan untuk mendukung pertumbuhan balita dan kesehatan ibu,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga penerima bantuan, Ibu Siti Romlah, menyampaikan apresiasinya kepada Babinsa Pengarang. “Terima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu hadir mendampingi kami. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami, terutama untuk anak-anak agar sehat dan terhindar dari stunting,” katanya dengan haru.

Peran aktif Babinsa dalam kegiatan kemasyarakatan seperti ini menjadi bukti nyata sinergi TNI dengan masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung program kesehatan dan kesejahteraan warga desa.

Dandim 0822 Bondowoso Tinjau Dapur Sehat, Dukung Program Makan Bergizi Gratis untuk Pelajar

Bondowoso – Komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan rakyat kembali dibuktikan. Komandan Kodim 0822/Bondowoso, Letkol Arh Achmad Yani, S.E., M.Han., turun langsung ke lapangan meninjau Dapur Sehat SPPG Kecamatan Pakem, lokasi strategis pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis bagi ribuan pelajar di Kabupaten Bondowoso, Rabu (14/5).

Kehadiran Dandim di tengah-tengah masyarakat bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepemimpinan yang responsif dan peduli. Dalam kunjungannya, Letkol Achmad Yani dan rombongan mengecek kesiapan operasional dapur, standar kebersihan, dan alur distribusi paket makanan sehat yang menyasar 34 sekolah, dari PAUD hingga SMA/sederajat, dengan total distribusi 2.549 paket per hari.

“Kesehatan dan gizi generasi muda adalah pondasi Indonesia Emas 2045. Kodim 0822 siap mendukung penuh program ini sampai ke akar pelaksanaannya,” tegas Dandim kepada awak media saat meninjau fasilitas dapur.

Didampingi sejumlah pejabat, termasuk Pasi Ter Kodim 0822 Kapten Arm Yonaidi Destianto, Danpos Ramil 0822/05 Pakem Peltu Agus Widiantoro, dan Kepala SPPG Zawanda Anastasia, SPPI, Dandim menunjukkan perhatian khusus terhadap aspek higienitas dapur serta kesiapan tim pendistribusi.

Dalam arahannya, Dandim mengingatkan agar para petugas dapur senantiasa menjaga kualitas dan kebersihan makanan demi menghindari potensi keracunan serta memastikan setiap paket yang sampai ke tangan pelajar benar-benar layak konsumsi.

“Ini bukan hanya soal logistik, ini soal masa depan bangsa. Kita tidak boleh main-main dengan urusan gizi anak-anak kita,” ujarnya.

Kegiatan yang juga dihadiri Kasi Trantib Kecamatan Pakem Abdul Kharim dan Ketua Yayasan Baitul Hikmah Al-Imraniyyah Bapak Dedy tersebut diakhiri dengan sesi ramah tamah, menegaskan pentingnya sinergi antar-instansi dalam mengawal program nasional.

Kepala SPPG Kecamatan Pakem, Zawanda Anastasia, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan dan perhatian Dandim. “Kehadiran beliau sangat memberi semangat bagi kami di lapangan. Ini bukti bahwa TNI benar-benar bersama rakyat.”

Rangkaian ini dan penuh semangat kolaborasi. Semangat kepemimpinan Letkol Achmad Yani kembali menegaskan peran strategis TNI tidak hanya dalam bidang pertahanan, tetapi juga dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Koramil Ngunut Laksanakan Pemantauan Stok Beras di Gudang Bulog untuk Dukung Ketahanan Pangan

Tulungagung – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional serta memastikan kelancaran distribusi dan stok beras pemerintah, anggota Koramil Tipe B 0807/05 Ngunut, Serda Paulus, melaksanakan pemantauan di Gudang Bulog Pulosari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (15/05/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kewilayahan Babinsa dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan. Pemantauan dilakukan untuk memastikan stok beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang dalam kondisi aman dan siap disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.

Serda Paulus menjelaskan bahwa keterlibatan TNI AD dalam pengawasan distribusi logistik pangan bertujuan untuk memperkuat sinergi antara BULOG dan instansi terkait, termasuk dalam pengawasan kualitas dan kuantitas beras yang disimpan.

“Pemantauan ini penting agar penyaluran beras kepada masyarakat tetap tepat sasaran dan dalam kondisi baik. Ini juga bagian dari upaya menjaga kestabilan harga serta ketersediaan bahan pangan pokok,” ujar Serda Paulus.

Dengan keterlibatan langsung aparat kewilayahan seperti Babinsa, diharapkan proses distribusi dan penyimpanan beras berjalan lancar, aman, dan sesuai standar. Langkah ini juga mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan menjaga ketahanan pangan nasional.

Kepedulian TNI: Gotong Royong TNI dan Masyarakat Kunci Keberhasilan Perbaikan Infrastruktur

Jombang – Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali ditunjukkan oleh jajaran Koramil Perak.

Pada Kamis (15/05/2025), anggota Koramil Perak bersama warga melaksanakan kegiatan gotong-royong memperbaiki tanggul sungai yang mengalami kerusakan di Desa Pucang Simo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

Kegiatan perbaikan tanggul itu dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan, serta sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaannya.

Babinsa Koramil Perak, Serda Masduki, mengatakan kerjasama antara TNI dan masyarakat dalam kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial dan upaya menjaga lingkungan serta infrastruktur Desa.

“Kegiatan ini bukan hanya bentuk respons terhadap kerusakan tanggul, tapi juga upaya membangun semangat gotong royong di tengah masyarakat. TNI selalu hadir di tengah rakyat dalam kondisi apapun,” ujar Serda Masduki.

Koramil 0814/12 Kesamben Laksanakan Tanam Padi Serentak, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Jombang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Koramil 0814/12 Kesamben bersama Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) RI melaksanakan kegiatan tanam padi serentak di Desa Pojok Kulon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, pada Kamis (15/05/2025).

Kegiatan itu merupakan bagian dari program kolaboratif antara TNI dan Kementan untuk mendorong percepatan masa tanam serta meningkatkan produksi padi nasional.

“Koramil Kesamben siap mendukung penuh program pertanian di wilayah teritorialnya. Ia juga mengajak para petani untuk terus bersinergi dan memanfaatkan teknologi pertanian agar hasil panen semakin meningkat,” ujar Kapten Inf Andik Purwanto.

Babinsa Jeruk Dampingi Distribusi Panen Padi ke BULOG, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Surabaya, – Babinsa Kelurahan Jeruk Koramil 0830/21 Lakarsantri Sertu Rudy melaksanakan pendampingan proses pendistribusian hasil panen padi milik kelompok tani Srisedono kepada Tim Sergab (Serap Gabah) dari BULOG, Rabu (14/5).

Kegiatan ini berlangsung di area persawahan yang terletak di lahan Taman Hutan Raya Jeruk, milik Pok Tani, yang berlokasi di Jalan Raya Menganti – Jeruk, RT 02 RW 03, Kelurahan Jeruk.

Hasil panen padi yang didistribusikan dibeli oleh pihak Bulog sesuai dengan harga yang telah ditetapkan, yaitu Rp 6.500 per kilogram. Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas teritorial Babinsa untuk mendukung ketahanan pangan dan memastikan distribusi hasil pertanian berjalan lancar serta sesuai regulasi.

Sertu Rudy menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan seperti ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan memastikan bahwa proses distribusi dilakukan secara adil dan transparan. “Kami hadir untuk memastikan semuanya berjalan sesuai prosedur, termasuk penyesuaian harga dan kelancaran logistik,” ujarnya di lokasi.

Kegiatan ini juga merupakan bentuk sinergi antara TNI, petani, dan Bulog dalam upaya menjaga kestabilan stok dan harga beras nasional, sekaligus mendukung kesejahteraan petani lokal melalui jaminan harga pembelian yang layak.