Semangat Gotong Royong: Kegiatan Pembersihan di Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat Madiun

Madiun,- Babinsa Desa Dagangan Koramil 0803-14/Dagangan, Peltu Munif Dwi Erwanto menghadiri kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXII Tahun 2025 yang diselenggarakan di Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jumat (16/5).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan rumput dan selokan di area Lapangan Dusun Pintu, Desa Dagangan. Acara ini merupakan bagian dari program tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.

“Kegiatan BBGRM ini sangat penting untuk memupuk semangat kebersamaan dan gotong royong di kalangan masyarakat. Kami dari TNI selalu siap mendukung program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,”kata Peltu Munif.

Peltu Munif Dwi Erwanto hadir bersama dengan aparat desa dan masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kerjasama antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Kepala Desa Dagangan, Rudi Panca Widadi, mengapresiasi kehadiran dan partisipasi Babinsa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk menyukseskan program pembangunan desa.

Kegiatan pembersihan berlangsung selama beberapa jam dan berhasil memperbaiki kondisi lapangan serta sistem drainase di sekitarnya. Masyarakat yang hadir juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam berpartisipasi.

BBGRM merupakan program nasional yang dilaksanakan setiap tahun untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Tahun 2025 menandai pelaksanaan BBGRM yang ke-22 sejak program ini dicanangkan.

Masyarakat Antusias: Penyuluhan Budidaya Ikan Lele dalam Program TMMD 124 Kodim 0812/Lamongan

Lamongan,- Satgas TMMD 124 Kodim 0812/Lamongan terus bekerja dan bersinergi dengan semua Stakeholder dan warga dalam membangun Desa Kebalankulon. Semua sasaran fisik,tahap demi tahap sudah mulai dikerjakan. Selain sasaran fisik, ada juga sasaran non fisik yang menjadi prioritas Satgas TMMD 124 tahun 2025 ini.

Salah satunya adalah dengan melaksanakan Bimbingan Teknis tentang perikanan dengan menggandeng Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan. Masyarakat pun berdatangan untuk turut serta dalam penyuluhan tersebut. Terlihat di Balai Desa Kebalankulon, masyarakat begitu antusias mengikuti penyuluhan tentang budidaya ikan lele yang diselenggarakan oleh Satgas TMMD 124 Kodim 0812/Lamongan itu.

Dalam Sambutannya, Kepala Desa Kebalankulon, Andik Sudarno S.E., mengucapkan selamat datang kepada tim dari Dinas Perikanan dan berterimakasih atas waktu serta ilmu yang nantinya akan diberikan kepada warganya.

“Selamat datang Bapak Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan beserta rombongan di Balai Desa Kebalankulon.Kami harapkan kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat Desa Kebalankulon” ujarnya mengawali sambutan.

Sementara itu, Danramil 0812/16 Sekaran Kapten Inf Sugeng mengatakan bahwa perlunya diadakan bimbingan teknis ini karena ikan lele merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang kaya akan gizi.

“Kami berharap nanti apa yang disampaikan penyuluh akan bermanfaat dan dapat diterapka sehingga bisa menambah penghasilan masyarakat” ujarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan materi penyuluhan yang dibawakan oleh Aviv Zahroni S.Pi., selaku penyuluh perikanan dari KKP.Dirinya mengupas tuntas bagaimana cara untuk membudidayakan ikan lele dengan metode kolam bioflok agar hasil panennya memuaskan.

Dirinya menjelaskan bahwa budidaya ikan lele terdiri dari beberapa tahapan yang sangat penting untuk diketahui, yaitu diantaranya persiapan kolam, penebaran benih ikan, pencegahan penyakit dan masa pemanenan.

Dengan diadakannya penyuluhan tentang budidaya ikan nila yang merupakan salah satu sasaran non fisik dalam TMMD 124 ini, Dansatgas Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,.M.Han., berharap masyarakat akan mampu menyerap dan memahami materi. Sehingga akan bisa meningkatkan produksi ikan yang merupakan salah satu upaya dalam memperkuat ketahanan pangan Nasional.

“Ini merupakan salah satu upaya kita dalam memperkuat Ketahanan pangan Nasional sehingga mampu mewujudkan Kedaulatan pangan” tutupnya.

Karya Bakti TNI: Ajendam V/Brawijaya Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat di Kampung Kramat Kasin

Malang,– Ajendam V/Brawijaya laksanakan Karya Bakti TNI Satnonkowil. Bersama rakyat, bersihkan lahan Kampung Kramat Kasin. TNI wujudkan lingkungan bersih, sehat, dan lestari. TNI hadir untuk masyarakat. Jumat (16/05/2025)

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja TNI AD “Bersama Membangun Negeri”. Ajendam V/Brawijaya dibantu Koramil 0833/01 Klojen, Pemda, dan masyarakat setempat. Gotong royong bersihkan lahan terbuka hijau.

Lahan terbuka hijau memiliki fungsi utama untuk keindahan dan interaksi. Dengan menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, taraf hidup masyarakat dapat ditingkatkan. TNI peduli terhadap kesejahteraan masyarakat.

Karya Bakti ini menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat. TNI selalu siap membantu masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk pelestarian lingkungan. Kebersamaan adalah kunci keberhasilan.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Lingkungan yang bersih dan sehat akan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Ajendam V/Brawijaya berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan Karya Bakti secara berkelanjutan. TNI akan terus bersinergi dengan masyarakat dan Pemda untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.

Diharapkan, kegiatan ini menginspirasi daerah lain untuk menjaga lingkungan. Semoga Kampung Kramat Kasin semakin indah dan nyaman. TNI bersama rakyat, negara kuat. Lingkungan lestari, hidup sejahtera.

Membangun Kepercayaan: Anjangsana Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 500/Sikatan Ciptakan Kedamaian dan Kasih Sayang

Intan Jaya,– Di balik langit biru Pegunungan Tengah Papua yang membentang tenang, suasana hangat dan penuh keakraban tercipta di Kampung Holomama, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Tepat pada hari Jumat, 16 Mei 2025, sebanyak 12 personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan yang dipimpin Lettu Inf Sugianto (Danpos Holomama) melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah salah satu tokoh adat terkemuka, Bapak Niko Sani.

Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa. Di tengah keterbatasan fasilitas, personel Satgas hadir sebagai sahabat dan pelindung masyarakat. Mereka memberikan pelayanan kesehatan gratis, membagikan pakaian layak pakai, dan lebih dari itu, juga membangun kepercayaan yang tulus antara rakyat dan TNI.

“Ini bukan hanya soal tugas, tapi tentang hati. Kami datang membawa ketulusan, karena Papua juga rumah kami,” ujar Lettu Inf Sugianto dengan mata berbinar saat memeriksa kesehatan seorang ibu sambil duduk bersila di tanah.

Suasana haru terasa saat beberapa warga yang awalnya ragu perlahan menunjukkan senyum dan mulai menyapa ramah. Anak-anak kecil yang polos menerima kotak susu dan pelukan hangat dari prajurit, memperlihatkan bahwa kasih sayang bisa menembus batas seragam dan adat.

“Yang kami jaga bukan hanya keamanan, tetapi kedamaian. Karena perdamaian itu tumbuh dari hubungan yang saling percaya, seperti ini,” tutur salah satu prajurit yang tengah memeriksa tekanan darah warga lansia dengan penuh kesabaran.

Bapak Niko Sani pun menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Satgas Yonif 500/Sikatan yang telah menyapa warga tanpa sekat, “Kami merasa dihargai dan diperhatikan. TNI bukan hanya penjaga negara, tetapi juga saudara bagi kami masyarakat Papua.”

Selain pelayanan kesehatan dan bantuan pakaian, pesan penting juga disampaikan oleh Satgas kepada masyarakat, yaitu ajakan untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) di wilayah Kampung Holomama.

Kegiatan ini mencerminkan bahwa TNI bukan hanya simbol kekuatan militer, tetapi juga duta damai dan kasih yang hadir untuk menyatu dengan rakyat, membangun jembatan antara perbedaan, dan merawat semangat kebhinekaan di ujung timur Indonesia.

TNI-Polri Bersinergi Musnahkan 204 Pohon Ganja sebagai Langkah Tegas Melawan Narkotika di Papua

Pegunungan Bintang, Papua — Dalam langkah tegas memberantas peredaran narkotika yang diduga menjadi sumber pendanaan kelompok separatis OPM, Satgas Yonif 512/QY bersama Polres Pegunungan Bintang memusnahkan barang bukti ganja hasil operasi Satgas Yonif 512/QY di wilayah Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang pada hari jumat, 28 Maret 2025 lalu. Jumat, (16/5/2025).

Barang bukti ganja 204 pohon gaja yang telah kering tersebut dimusnahkan dalam sebuah kegiatan resmi di Polres Pegunungan Bintang, sebagai bagian dari komitmen TNI dan Polri untuk menekan aktivitas ilegal yang merongrong stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan.

Dansatgas Yonif 512/QY, Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, dalam keterangannya menyatakan bahwa operasi ini merupakan bentuk sinergi nyata TNI-Polri dalam menjaga kedaulatan negara dan memberantas kegiatan ilegal yang mengancam keutuhan NKRI.

“Selain kami menjaga wilayah perbatasan secara fisik, tetapi juga menindak tegas segala bentuk aktivitas ilegal yang membahayakan masyarakat, termasuk peredaran ganja yang diduga kuat menjadi sumber pendanaan kelompok separatis,” tegas Letkol Inf Galih.

Senada dengan itu, Wakapolres Pegunungan Bintang, Kompol Micha Toding Potty, S.H., S.I.K., M.H, mengapresiasi langkah cepat dan sigap Satgas Yonif 512 dalam menemukan barang bukti tersebut. Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus memperkuat kerja sama lintas sektor demi menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah ini.

“Kami akan terus bersinergi dengan TNI dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga Papua tetap damai. Pemusnahan barang bukti ini adalah bukti nyata penegakan hukum ditengah tantangan yang tidak ringan,” ujar Kompol Micha.

Operasi ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan wilayah Pegunungan Bintang sebagai ladang bisnis ilegal. Pemerintah bersama aparat keamanan berkomitmen untuk tidak memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran narkotika dan aktivitas separatisme di Bumi Cenderawasih.

Sosialisasi Koperasi Merah Putih: Upaya Pemerintah Bojonegoro Membangun Ekonomi Desa

BOJONEGORO, – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0813 Bojonegoro Mayor Inf Bambang Riyanto, turut menghadiri acara Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih di Pendopo Malowopati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Jawa Timur, Jum’at (16/5/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro ini dihadiri 28 Camat, serta 430 Kepala Desa dan Lurah se- Kabupaten Bojonegoro. Hadir pula Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, Polres Bojonegoro, Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur, serta Asisten Deputi Tata Kelola dan Manajemen Risiko Kementerian Koperasi RI, Trias Sujatmiko, yang mengikuti secara virtual.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, mengatakan bahwa pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun ekonomi kerakyatan. “Pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam rangka penguatan ekonomi kerakyatan Indonesia, termasuk peran koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia. Pemerintah daerah, juga menyatakan komitmennya dengan memberikan bantuan pembiayaan jasa notaris,” tegasnya.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menyampaikan bahwa kesiapan para Kepala Desa dan Lurah sangat penting agar pendirian koperasi bisa selesai tepat waktu. Ia juga menegaskan kembali dan menjelaskan mengenai mekanisme pembiayaan notaris sebagaimana telah disampaikan oleh Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Bojonegoro, Retno Wulandari, menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat pembentukan Koperasi Merah Putih di setiap desa dan kelurahan.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada Kepala Desa sebagai langkah awal percepatan pendirian Koperasi Merah Putih di Bojonegoro,” ucapnya.

Dia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menargetkan musyawarah desa khusus dapat dilaksanakan paling lambat akhir Mei. Hasilnya akan menjadi dasar pengajuan pembentukan koperasi yang ditargetkan rampung pada Juli 2025.

Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur mencatat bahwa hingga 15 Mei 2025, sebanyak 3.030 desa/kelurahan di Jawa Timur telah melaksanakan musyawarah desa terkait koperasi.

Dari jumlah tersebut, 37 di antaranya telah mengurus Surat Administrasi Badan Hukum (SABH). Sementara diwilayah Kabupaten Bojonegoro sendiri, 59 desa telah menggelar musyawarah, setara dengan 13,72% dari total yang ditargetkan.

Kodim 0813/Bojonegoro Gelar Karya Bakti Dalam Rangka Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat XXII

BOJONEGORO, – Dalam rangka mendukung pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXII Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tahun 2025, jajaran Babinsa Kodim 0813 Bojonegoro dan masyarakat melaksanakan kegiatan karya bakti bersama dengan membersihkan area Tempat Pemakaman Umum (TPU), kiri kanan jalan poros desa serta area lapangan desa.

Seperti yang dilakukan oleh para Babinsa Koramil 0813-01/Bojonegoro, bersama warga diwilayah binaan ini membersihkan area Makam di Kelurahan Kadipaten dan Mojokampung, serta pembersihan sekitaran lapangan bola voli Desa Kalirejo, Jum’at (16/5/2025).

Kegiatan yang mengusung tema ‘Melalui Momentum Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Kita Tingkatkan Semangat untuk Mewujudkan Jatim Maju, Sejahtera dan Mendunia Menuju Indonesia Emas 2045’ juga dilakukan diwilayah Kecamatan Sumberrejo tepatnya di Desa Pekuwon dan di Desa Pejambon dengan sasaran perbaikan jalan poros desa setempat.

Sementara diwilayah Kecamatan Margomulyo dan Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, karya bakti bersama ini dilaksanakan di Desa Margomulyo, dan di Desa Bendo. Kegiatan tersebut, membersihkan area lapangan dan jalan poros desa setempat dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat mulai dari TNI-Polri, Kepala Desa beserta perangkat desa, anggota Linmas dan warga masyarakat sekitar.

Babinsa Kelurahan Kadipaten, Sertu Anang Hudianto, berharap, melalui kegiatan karya bakti bersama dalam rangka mendukung program BBGRM XXII Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tahun 2025 ini dapat meningkatkan sinergisitas dalam pemberdayaan masyarakat untuk kemajuan wilayah.

“Karya bakti bersama ini juga untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, melalui budaya gotong-royong membersihkan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Dia menambahkan, kegiatan karya bakti tersebut untuk membantu pemerintah daerah dalam memaksimalkan tugas pemberdayaan masyarakat guna kepentingan pertahanan negara khususnya pada matra darat. “Kegiatan ini sekaligus juga untuk memantabkan kemanunggalan TNI dan rakyat,” kata Sertu Anang Hudianto.

Dilokasi terpisah, Kepala Desa Pekuwon, Rona Probily, yang turut dalam kegiatan ini, atas nama pemerintah desa pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta seluruh warga masyarakat yang sudah ikut karya bakti menyukseskan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXII tahun 2025.

“Semoga sinergitas dan kerja sama yang baik ini akan terus terjalin dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bojonegoro yang bahagia, makmur dan membanggakan,” harapnya.

Sinergi TNI dan Organisasi Keagamaan: Bersih-Bersih Masjid sebagai Wujud Kepedulian Sosial

SUMENEP – Dalam semangat gotong royong dan kepedulian terhadap tempat ibadah, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Posramil Talango Koramil 0827/02 Kalianget bersinergi anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Talango melaksanakan kegiatan bersih-bersih masjid.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baiturrahman, Desa Poteran Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep ini diikuti puluhan personel dari kedua pihak. Jumat (16/5/2025).

Mereka bahu membahu membersihkan halaman, tempat wudhu, hingga ruang utama masjid sebagai bentuk kesiapan menyambut jamaah salat Jumat dan menjaga kesucian rumah ibadah.

Babinsa Posramil Talango Serma Sofyan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat, khususnya organisasi kepemudaan keagamaan seperti GP Ansor.

“”ni merupakan langkah nyata membangun kepedulian sosial dan memperkuat hubungan Babinsa dengan warga serta elemen masyarakat, termasuk GP Ansor yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan,” ujarnya.

Pihaknya juga mengapresiasi kebersamaan GP Ansor yang terjalin dengan TNI, khususnya para Babinsa di wilayah Kecamatan Talango.

Ia berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap Jumat, khususnya di bulan-bulan menjelang hari besar Islam.

“Kegiatan ini bukan hanya menjaga kebersihan masjid, tapi juga menanamkan nilai kebersamaan dan cinta terhadap lingkungan sekitar,” ungkap Serma Sofyan.

Kolaborasi ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang berharap sinergi semacam ini terus terjalin dan ditingkatkan di berbagai bidang.

Kodim 0827/Sumenep Laksanakan Patriot Ketahanan Pangan dengan Penebaran Bibit Lele.

SUMENEP,– Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa, Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Inf Yoyok Wahyudi, S.I.P.,M.Han bersama Gerakan Pemuda Ansor dan unsur Nahdlatul Ulama (NU), melaksanakan kegiatan “Patriot Ketahanan Pangan”.

Acara berlangsung di Dusun Sumber Duko, Desa Bataal Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep. Jum’at (16/5/2025).

Kegiatan ini diisi dengan penebaran bibit lele sebanyak 10.000 ekor dan panen telur ayam sebanyak 1000 butir sebagai bentuk nyata kolaborasi antara TNI, GP Ansor, masyarakat, dan organisasi keagamaan lainnya dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah pedesaan.

Letkol Inf Yoyok Wahyudi mengatakan kegiatan patriot ketahanan pangan ini diharapkan menjadi inisiator di semua wilayah di Kabupaten Sumenep.

“Ini selaras dengan program pemerintah, diharapkan kegiatan program ketahanan pangan ini dilaksanakan secara terpadu seperti pertanian, peternakan dan perikanan dilakukan secara kolaborasi,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan kegiatan patriot ketahanan pangan ini menjadi momen sinergi antara Kodim 0827/Sumenep dengan Sahabat Nusantara (NU), GP Ansor, dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah menciptakan desa mandiri dan berdaya dalam bidang pangan.

Menurut Dandim, kegiatan seperti ini penting untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya bercocok tanam dan budidaya hewan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan.

“Dengan menggandeng masyarakat serta organisasi keagamaan seperti GP Ansor dan NU serta masyarakat, kita ingin membangun kemandirian pangan dari bawah,” ungkap Letkol Inf Yoyok Wahyudi.

Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari warga setempat yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, termasuk pelatihan singkat tentang budidaya lele dan manajemen kandang ayam petelur.

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan Patriot Ketahanan Pangan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk membangun kemandirian pangan secara berkelanjutan.

Kodim 0825/Banyuwangi Gelar Penebaran Benih Ikan Dukung Ketahanan Pangan Terpadu 2025

BANYUWANGI – Sebagai wujud komitmen dalam mendukung program Ketahanan Pangan Terpadu Tahun 2025, Komando Distrik Militer (Kodim) 0825/Banyuwangi berkolaborasi dengan Kelompok Tani (Poktan) Sumbersari Sobo menggelar aksi penebaran benih ikan.

Kegiatan produktif ini dilaksanakan pada hari Jumat, 16 Mei 2025, bertempat di area pertanian milik Bapak Hendri di lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi.

Mayor Kav Suprapto, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0825/Banyuwangi, turut hadir dan menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam upaya meningkatkan produktivitas sektor perikanan sebagai bagian dari ketahanan pangan yang kokoh.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos.M.Han., melalui pesan singkatnya menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. “Mari kita dukung ketahanan pangan dengan penaburan benih ikan,” ujarnya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam upaya memajukan sektor pertanian dan perikanan di Banyuwangi.

Kegiatan penebaran benih ikan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan hasil perikanan di wilayah tersebut, sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat Banyuwangi. Kolaborasi antara Kodim 0825/Banyuwangi dan Poktan Sumbersari Sobo menjadi contoh nyata sinergi yang konstruktif dalam mewujudkan ketahanan pangan yang terpadu.