Danramil 0803-06 Gemarang Pimpin Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat di Desa Gemarang

MADIUN – Danramil 0803-06 Gemarang Lettu Inf Jaimin beserta Anggota Koramil, bersama dengan tiga pilar melaksanakan kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2025 pada hari ini, Senin (19/5/2025). Kegiatan tersebut bertempat di Lapangan Beran Jl. TGP Dusun Beran, Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun.

Kegiatan BBGRM ini merupakan program tahunan yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat gotong royong di kalangan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Danramil 0803-06 Gemarang Lettu Inf Jaimin menyampaikan pentingnya menjaga kebersamaan dan gotong royong untuk pembangunan desa.

“Gotong royong merupakan warisan budaya leluhur yang harus terus kita lestarikan. Dengan semangat gotong royong, berbagai permasalahan di desa dapat kita selesaikan bersama-sama,” ujar Lettu Inf Jaimin.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam BBGRM kali ini meliputi kerja bakti membersihkan lingkungan, perbaikan fasilitas umum, dan penanaman pohon di sekitar Lapangan Beran. Tidak hanya anggota TNI, kegiatan ini juga diikuti oleh Polsek, aparat desa, tokoh masyarakat, dan warga Desa Gemarang yang dengan antusias berpartisipasi.

Kepala Desa Gemarang, Wiwik Suryaningsih, dalam kesempatan tersebut mengapresiasi peran aktif Koramil 0803-06 Gemarang yang selalu mendukung kegiatan positif di desa. “Kami sangat berterima kasih atas partisipasi aktif Bapak Danramil beserta anggota Koramil dan semua pihak yang selalu hadir dalam kegiatan kemasyarakatan di desa kami,” ungkapnya.

Selain kerja bakti, pada kesempatan ini juga dilakukan pembagian bibit tanaman kepada masyarakat sebagai bagian dari program penghijauan dan ketahanan pangan keluarga. Masyarakat diharapkan dapat menanam dan merawat bibit tersebut di pekarangan rumah masing-masing.

Kegiatan BBGRM di Desa Gemarang ini merupakan bukti konkret sinergi antara TNI, Pemerintah Desa, dan masyarakat dalam membangun desa. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan Desa Gemarang dapat menjadi desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Acara BBGRM tahun 2025 ini ditutup dengan makan bersama yang menambah keakraban antara warga dan aparat TNI. Danramil menyatakan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin untuk memupuk semangat gotong royong di kalangan masyarakat Desa Gemarang.

Kegiatan Karya Bakti: Penerangan Jalan Umum Jadi Simbol Kepedulian di Dusun Kebonsengon

Probolinggo,- Suasana malam di Dusun Kebonsengon, Desa Sukapura, kini terasa lebih aman dan terang.semangat gotong royong menyelimuti warga bersama Sertu Agung Wahyu dari Koramil 0820/08 Sukapura. Bersama pemuda Karang Taruna, tokoh masyarakat, dan relawan dari HEPPY Community, mereka bahu-membahu memasang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di RT 11,(19/5).

Kegiatan karya bakti ini bukan sekadar upaya penerangan jalan, tetapi juga menjadi simbol kekompakan dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Seluruh proses pemasangan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat, didukung penuh oleh pemuda desa dan HEPPY Community yang selama ini aktif dalam kegiatan sosial.

Sertu Agung Wahyu mengungkapkan bahwa penerangan jalan sangat penting, terutama untuk mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Dengan adanya PJU, warga akan merasa lebih aman saat beraktivitas di malam hari, terutama para pengguna jalan,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Warga menyambut baik inisiatif ini. Beberapa dari mereka bahkan ikut serta langsung membantu proses pemasangan. Menurut tokoh masyarakat setempat, ini adalah bentuk nyata dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini berjalan tertib, aman, dan lancar. Kini, malam hari di Dusun Kebonsengon tak lagi gelap dan rawan—terang lampu jalan menjadi harapan baru bagi kehidupan warga.

Kodim 0820/Probolinggo Laksanakan Pendampingan Program Serapan Gabah Petani untuk Ketahanan Pangan

Probolinggo,- Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran kembali hadir di tengah-tengah warga binaan dalam rangka melaksanakan kegiatan pendampingan dan pengecekan dalam program serapan gabah petani (Sergap) di wilayah teritorial nya.

Anggota Koramil 0820/12 Kraksaan Serda Suhartono mengatakan, program serapan gabah petani dilakukan untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik, serta mengetahui secara langsung kendala di lapangan yang dihadapi oleh petani pada musim panen.

Untuk lokasi pendampingan program serapan gabah petani (Sergap) yang kami lakukan kali ini berlokasi di wilayah Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo yang merupakan bagian dari wilayah binaan kami.

“Program serapan gabah petani (Sergap) ini juga bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional dengan memastikan ketersediaan hasil pertanian di tingkat petani,” kata Serda Suhartono, Senin (19/05/2025).

Menurut Serda Suhartono, pihaknya hadir di lapangan untuk melihat langsung kondisi panen serta memastikan bahwa hasil gabah terserap dengan optimal. “Selain itu kami juga ingin mengetahui kendala yang dihadapi petani agar dapat mencari solusi bersama,”ujarnya.

Ditambahkan anggota berpostur tinggi tegap ini bahwa melalui pendampingan program serapan gabah petani pihak nya juga akan berkoordinasi dengan para petani dan pihak terkait guna mendapatkan gambaran menyeluruh tentang produksi padi di wilayah tersebut.

“Diharapkan melalui langkah-langkah yang kami lakukan maka ketahanan pangan di daerah, khususnya di wilayah teritorial Kodim 0820/Probolinggo dapat semakin diperkuat serta kesejahteraan petani lebih meningkat,” tuturnya.

Kasdam Brigjen TNI Terry Ingatkan Kesiapan Operasional dan Kemampuan Prajurit

Surabaya,- Upacara rutin 17-an yang berlangsung di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Senin (19/05/2025), diwarnai dengan sejumlah pesan yang disampaikan langsung oleh Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, S.I.Kom, M.M.

Saat menyampaikan amanat Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kasdam mengatakan jika saat ini TNI-AD telah memasuki babak baru dalam penguatan fungsi dan peran di bidang pertahanan dalam menjawab berbagai persoalan bangsa.

“Disahkannya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI merupakan tonggak transformasi strategis yang menegaskan komitmen negara terhadap modernisasi sistem pertahanan. TNI-AD mendukung penuh pelaksanaan Undang Undang ini, serta memastikan setiap prajurit memahami dan mengimplementasikannya dengan disiplin dan rasa tanggung jawab tinggi,” ujar Kasdam

Sebagai bagian dari komitmen terhadap reformasi internal dan mendukung kebijakan efisiensi nasional, kata Kasdam, seluruh satuan jajaran TNI-AD diarahkan untuk tidak menyelenggarakan kegiatan seremonial maupun kegiatan lain yang tidak memiliki nilai strategis signifikan.

“Langkah ini merupakan kontribusi nyata institusi dalam mendukung penghematan anggaran negara, tanpa mengganggu pelaksanaan tugas pokok,” jelasnya.

Menurutnya, TNI-AD saat ini tertuju pada peningkatan kesiapan operasional dan kemampuan prajurit melalui peningkatan frekuensi dan kualitas program latihan, serta pembangunan dan optimalisasi sarana prasarana latihan secara berkelanjutan.

“Kesemuanya ini sejalan dengan upaya untuk memperkuat profesionalisme dan efektivitas dalam menghadapi dinamika ancaman yang terus berkembang. Selain itu, kita harus terus memastikan bahwa pemenuhan kebutuhan Satgas Operasi merupakan prioritas yang tidak boleh diabaikan,” jelas Brigjen Terry.

Kasdam menambahkan, dukungan logistik, personel, maupun elemen pendukung lainnya harus disiapkan secara tepat waktu dan proporsional agar setiap tugas dapat dijalankan dengan aman dan optimal. Di sisi lain, peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN TNI-AD juga harus terus diupayakan secara berkelanjutan.

“Untuk memenuhi kebutuhan internal satuan, pendekatan swakelola dan swadaya tetap menjadi pilihan strategis yang dilaksanakan secara akuntabel dan efisien. Sejalan dengan itu, perhatian penuh juga diberikan terhadap pelaksanaan program perumahan TWP agar dapat membantu kesejahteraan prajurit dalam menyediakan hunian yang layak, nyaman, dan terjangkau,” bebernya.

Kepedulian TNI Terhadap Ketahanan Pangan: Babinsa Tanjungsari Bantu Panen Padi Bersama Petani

Blitar – Wujud nyata kepedulian terhadap ketahanan pangan, Babinsa Kelurahan Tanjungsari Koramil 0808/01 Sukorejo Kodim 0808/Blitar Serka Ebit Andiana, turun langsung ke sawah mendampingi serta membantu petani melaksanakan panen padi di Jl. Kali Comel Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Sukorejo Kota Blitar, Minggu (18/5/2025).

Dalam kegiatan tersebut Serka Ebit turut serta membantu Bapak Imam pemilik lahan sekaligus anggota Kelompok Tani (Poktan) Rukun Makmur. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendampingan ketahanan pangan yang rutin dilaksanakan oleh para Babinsa sebagai bentuk dukungan kepada para petani.

“Saya sangat senang bisa turun langsung membantu petani. Ini bukan sekadar bentuk pendampingan tapi juga sebagai bentuk kebersamaan antara TNI dengan rakyat,” ungkap Serka Ebit. Ia juga menyampaikan pentingnya memanfaatkan program serapan gabah pemerintah melalui Bulog agar hasil panen petani dapat terserap maksimal. “Setelah panen ini, saya harap lahan bisa segera diolah kembali dan petani bisa menanam minimal dua kali dalam setahun,” tambahnya.

Bapak Imam pemilik sawah yang dibantu menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan Babinsa. “Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Selain tenaga, semangat yang beliau berikan juga menambah motivasi kami untuk terus bertani dan meningkatkan hasil panen,” ujarnya.

Sementara itu Danramil 0808/01 Sukorejo Kapten Inf Moch. Achiyak menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari upaya TNI mendukung program ketahanan pangan nasional. “Babinsa kami selalu siap hadir di tengah masyarakat, termasuk membantu petani. Ini juga untuk memastikan bahwa ketahanan pangan tetap terjaga dan kesejahteraan petani meningkat,” tegasnya.

Dengan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat, khususnya para petani, diharapkan produktivitas pertanian semakin meningkat dan ketahanan pangan di wilayah Blitar tetap terjaga.

Satgas Yonif 512/QY Gelar Bincang-Bincang Humanis Bersama Masyarakat di Wilayah Perbatasan Papua

Keerom, Papua — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Pos Unggalom Satgas Yonif 512/QY saat para prajurit menggelar bincang-bincang bersama warga kampung setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis TNI untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat dan mempererat hubungan antara aparat negara dan rakyat di wilayah perbatasan. Minggu, (18/5/2025).

Dalam pertemuan sederhana namun penuh makna itu, berbagai aspirasi dan harapan disampaikan oleh warga. Salah satunya datang dari Bapa Philipus Yamel.

“Kami sangat senang dengan kehadiran bapa-bapa TNI di sini. Selain menjaga keamanan, mereka juga mau mendengar suara hati kami. Harapan kami sederhana, kami ingin kampung kami lebih maju dan anak-anak bisa sekolah dengan layak,” ungkapnya

Bincang-bincang tersebut juga diselingi dengan candaan ringan, minum kopi bersama, serta kegiatan bermain dengan anak-anak kampung. Ini menunjukkan wajah humanis TNI yang dekat dan peduli terhadap masyarakat.

Babinsa Koramil 0811/10 Bangilan Pimpin Gotong Royong Pembersihan Lingkungan di Desa Sukodadi

TUBAN, – Wujud nyata peran Babinsa di wilayah merupakan cermin Satuan. Dengan mewujudkan lingkungan yang bersih, Koramil 0811/10 Bangilan bersama 3 Pilar dan warga sekitar gotong royong membersihkan sampah dan rumput liat bertempat di desa Sukodadi, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban. Sabtu, (17/05/2025).

Saat dikonfirmasi, Camat Bangilan, Bapak Suwanto, S.E., M. M., menyampaikan bahwa terlihat para Babinsa bersama warga melakukan gotong-royong pembersihan sampah dan rumput liar sebagai upaya menciptakan lingkungan yang sehat. Dimana sampah dan rumput dapat menimbulkan bibit penyakit, terlebih pada musim hujan.

“Kegiatan ini guna mengantisipasi timbulnya sarang nyamuk yang dapat mengakibatkan penyakit Demam Berdarah”, Ujar Camat Bangilan.

Senada dengan Danramil 0811/10 Bangilan, Letda Cku Mardjani, S.E., M. M., juga menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan wujud kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, rapi dan asri selain itu dengan bergotong royong dapat menjalin kebersamaan dan mempererat tali silturahmi baik antara pemerintah, aparat dan masyarakat yang terlibat dalam suatu aktivitas tertentu secara bersama-sama.

“Saya mengharapkan kegiatan seperti ini perlu di pertahankan dan di lestarikan kembali”, Ucap Danramil.

Aksi Bersih-Bersih TNI dan Masyarakat: Cegah Sarang Nyamuk di Desa Grabagan, Tuban

TUBAN, – Guna menjaga lingkungan agar tetap bersih dan asri juga untuk mencegah sarang penyakit khususnya benih nyamuk, Babinsa Koramil 0811/20 Grabagan bersama 3 Pilar Desa Grabagan dan masyarakat melaksanakan pembersihan lingkungan sekitar jalan dan fasilitas umum di desa Grabagan, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Minggu (18/05/2025).

Danramil 0811/20 Grabagan, Letda Cpl Edy Widodo mengatakan bahwa kegiatan karya bakti dengan sasaran lingkungan sekitar jalan dan fasilitas umum bersama instansi terkait saling bergotong royong agar terhindar dari serangan wabah penyakit demam berdarah.

“Pembersihan ini melibatkan masyarakat dan aparat desa setempat”, Kata danramil.

Bpk. Sukiswo (54Th) warga desa Grabagan saat di lokasi mengungkapkan bahwa kegiatan karya bakti yang dipelopori oleh Danramil 0811/20 Grabagan yang sangat bermanfaat dan dapat membuat lingkungan menjadi bersih dan sarang nyamuk pun menjadi bersih.

“Semoga aksi peduli lingkungan ini dapat terlaksana secara berkala untuk menjadikan desa ini terhindar dari sarang nyamuk”, Ucap Warga Bapak Sukiswo.

Babinsa Koramil 0817/15 Bungah Dukung Ketahanan Pangan dengan Pendampingan Penanaman Padi

Gresik- Upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0817/15 Bungah, Serka Didik Susetyo, melaksanakan kegiatan pendampingan penanaman padi di wilayah binaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Satgas Swasembada Pangan bertempat di Desa Sidokumpul, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Minggu (18/5/2025).

Pendampingan dilakukan pada lahan seluas kurang lebih 0,3 hektare milik salah satu petani anggota Kelompok Tani (Poktan) Desa Sidokumpul, yaitu Bapak Sunarto. Kegiatan dimulai dengan peninjauan lokasi lahan oleh Babinsa dan dilanjutkan dengan penanaman padi.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung swasembada pangan, khususnya di wilayah pedesaan. Kehadiran Babinsa di tengah para petani bertujuan untuk memberikan motivasi, pendampingan teknis, sekaligus mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat.

Serka Didik Susetyo menyampaikan bahwa pendampingan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen TNI dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Dengan kehadiran kami di tengah-tengah petani, diharapkan dapat menambah semangat dan mempercepat proses tanam sehingga hasil pertanian bisa lebih optimal,” ujar Serka Didik.

Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh positif bagi petani lain di wilayah Bungah dan sekitarnya untuk terus semangat menggarap lahan dan meningkatkan produksi pertanian.

Satgas TMMD ke-124 Kodim 0817/Gresik Laksanakan Pavingisasi Halaman Balai Desa Banter

Gresik,- Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 0817/Gresik terus menggencarkan kegiatan pembangunan fisik di wilayah Kecamatan Benjeng. Salah satu kegiatannya adalah pembangunan halaman Balai Desa Banter melalui pemasangan paving blok. Minggu (18/5/2025).

Pekerjaan yang dimulai sejak awal pelaksanaan TMMD ini menjadi perhatian utama karena halaman balai desa selama ini dalam kondisi memerlukan perbaikan. Dengan pavingisasi, kondisi lingkungan balai desa kini tampak lebih rapi dan siap menunjang berbagai aktivitas warga.

Dansatgas TMMD ke-124, Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, S.Sos., menyebutkan bahwa pemasangan paving ini merupakan salah satu sasaran fisik yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Kondisi sebelumnya becek saat hujan dan berdebu di musim kemarau. Sekarang, halaman balai desa akan lebih nyaman digunakan warga untuk berbagai kegiatan sosial maupun pemerintahan,” jelasnya.

Proses pembangunan dilakukan dengan melibatkan personel Satgas bersama warga setempat. Semangat gotong royong terlihat jelas di lokasi pekerjaan, mencerminkan sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun desa.

Program TMMD ke-124 ini akan berlangsung selama sebulan penuh, dengan sejumlah kegiatan lain seperti pembangunan jalan, rehab fasilitas umum, dan berbagai penyuluhan masyarakat.

TMMD bukan hanya tentang membangun fisik maupun nonfisik di wilayah, tetapi juga memotivasi warga untuk lebih peduli terhadap pembangunan lingkungan serta sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.