Musyawarah Desa Khusus: TNI Dukung Perekonomian Warga Melalui Pembentukan Koperasi

Bondowoso – Babinsa Posramil 0822/05 Pakem Desa Kupang, Serma Umarudin, menunjukkan komitmen nyata dalam mendampingi pembangunan desa dengan menghadiri secara langsung kegiatan Musyawarah Desa Khusus Insidental (Musdesus) Pembentukan Koperasi Merah Putih yang digelar di Balai Desa Kupang, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso, Minggu (25/5).

Kegiatan ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat perekonomian warga melalui pembentukan koperasi yang berbasis gotong royong dan kemandirian. Hadirnya Babinsa tidak hanya sebagai bentuk sinergitas TNI dengan pemerintah desa, namun juga sebagai penjaga stabilitas dan motivator bagi warga dalam membangun desa.

Dalam keterangannya, Serma Umarudin menyampaikan bahwa kehadiran TNI melalui Babinsa di tengah masyarakat adalah bentuk nyata dari tugas pembinaan teritorial.

“Kami mendukung penuh pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai langkah awal menuju desa yang mandiri secara ekonomi. Kehadiran kami adalah untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, serta memberikan semangat kepada warga,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Pakem Yuhyi Fahyudi, S.Sos, Kasi Pemerintahan dan Kasi PMD Kecamatan Pakem, Pj. Kepala Desa Kupang H. Azis Affendi, Ketua BPD, Bhabinkamtibmas, serta seluruh perangkat desa dan perwakilan masyarakat.

Musdesus ini juga menjadi wadah diskusi warga untuk menyampaikan harapan dan ide dalam pengelolaan koperasi, dengan harapan Koperasi Merah Putih mampu menjadi penggerak roda ekonomi lokal.

Peran aktif Babinsa dalam kegiatan desa seperti ini semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap TNI sebagai mitra pembangunan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Pendampingan Petani di Ponorogo: TNI Perkuat Program Swasembada Pangan Nasional

Ponorogo,- Sertu Hartoyo anggota Koramil Tipe B 0802/03 Babadan, Kodim 0802/Ponorogo hari ini melaksanakan kegiatan pendampingan petani di Desa Japan Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo, Senin (26/05/2026).

Aktivitas yang dilakukan yakni membantu Bapak Kusnadi salah satu petani Desa Japan yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Makmur yang sedang melakukan penyiangan gulma tanaman padi.

” Kegiatan yang ada di wilayah desa binaan hari ini salah satunya yaitu membantu Bapak Kusnadi yang tergabung dalam Poktan Makmur yang melakukan penyiangan gulma tanaman padi di lahan seluas 3 kotak, ” kata Babinsa Japan.

” Pendampingan dan pengawalan merupakan salah satu kegiatan yang terus kami lakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga termasuk para petani, ” ujar Sertu Hartoyo.

Tidak hanya itu, pendampingan tersebut juga sebagai upaya untuk menyukseskan program Pemerintah dan Komando Atas terkait Program Swasembada Pangan Nasional.

Musyawarah Khusus Pembentukan Koperasi Merah Putih: Langkah Strategis untuk Ekonomi

Blitar – Sinergi tiga pilar wujudkan kemandirian ekonomi warga, bertempat di Balai Desa Gadungan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar, telah dilaksanakan Musyawarah Khusus Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Gadungan, Senin (26/5/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat yang menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan ekonomi lokal melalui koperasi.

Acara diawali dengan pembukaan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menambah semangat kebersamaan. Selanjutnya rangkaian sambutan dari para tokoh serta pembahasan teknis mengenai pembentukan dan mekanisme kerja Koperasi Merah Putih menjadi inti musyawarah. Acara ditutup dengan doa bersama sebagai wujud harapan atas kelancaran koperasi ke depan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Gandusari beserta Sekcam, perwakilan dari Dinas Koperasi Kabupaten Blitar, Kepala Desa Gadungan, Ketua BPD Desa Gadungan, Pendamping Desa, Babinsa Desa Gadungan Serda Frengky, Bhabinkamtibmas Gadungan, perangkat desa, ketua RT se-Desa Gadungan, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Babinsa Desa Gadungan, Serda Frengky, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa TNI selalu siap mendukung program yang mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. “Koperasi ini bisa menjadi wadah ekonomi rakyat yang kuat jika dikelola dengan baik dan penuh semangat gotong royong. Kami sebagai Babinsa hadir untuk memastikan keamanan, sekaligus menjadi bagian dari pendamping masyarakat,” ujar Serda Frengky.

Camat Gandusari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif pembentukan koperasi ini dan berharap koperasi menjadi motor penggerak ekonomi warga. “Koperasi Merah Putih ini adalah langkah nyata membangun ekonomi desa dari bawah. Harapannya, koperasi ini mampu menjadi alat pemberdayaan ekonomi masyarakat yang transparan dan akuntabel,” jelasnya.

Sementara itu, Danramil 0808/15 Gandusari Kapten Inf Slamet Gunarto, memberikan dukungan penuh atas terbentuknya koperasi ini. “Ini adalah contoh sinergi yang baik antara pemerintah desa, aparat dan masyarakat. Koperasi bisa menjadi kekuatan besar jika dijalankan dengan integritas dan semangat nasionalisme, sejalan dengan semangat Merah Putih,” tegas Danramil.

Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Gadungan ini menjadi momentum penting dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Sinergi solid antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa dan masyarakat diharapkan dapat membawa koperasi ini berkembang pesat dan memberi manfaat nyata bagi warga Desa Gadungan.

Koramil 0815/09 Mojosari Gelar Upacara Bendera, Dorong Siswa Menjadi Generasi Tangguh dan Berkarakter

Mojokerto – Komandan Koramil 0815/09 Mojosari, Kapten Inf Benny Irawan, A.Md., memimpin langsung upacara bendera di SMK Raden Rahmat Mojosari, Desa Awang-Awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (26/05/2025). Kegiatan ini diikuti sekitar 800 siswa, para guru, serta staf sekolah dengan penuh khidmat dan disiplin.

Upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin ini terlihat berbeda dengan hadirnya Kapten Benny sebagai Pembina Upacara. Kehadiran beliau disambut hangat Kepala Sekolah H. Nanang bersama jajaran dewan guru. Turut hadir pula Babinsa Desa Awang-Awang, Serka Arlin, serta Serda Vanny Darmawan dari Koramil 0815/09 Mojosari.

Dalam amanatnya, Kapten Benny menyampaikan pesan-pesan kebangsaan, pentingnya disiplin, serta motivasi bagi para siswa untuk menjadi pribadi yang tangguh, berkarakter, dan mencintai tanah air. Ia mengingatkan pentingnya memahami jati diri sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

“Siapa pun yang taat kepada orang tua dan guru, serta menjaga ibadahnya, maka hidupnya akan diberkahi dan cita-citanya lebih mudah tercapai”, ungkapnya, seraya mengajak para siswa untuk menghormati orang tua dan guru serta meningkatkan ibadah sebagai fondasi hidup yang barokah.

Lebih lanjut, Kapten Benny juga membuka wawasan siswa mengenai peluang berkarier di TNI AD dan melanjutkan pendidikan ke Universitas Pertahanan (UNHAN). Ia menginformasikan bahwa pendaftaran calon prajurit TNI AD (Caba PK dan Cata PK) telah dibuka dan bisa diakses secara online melalui situs resmi TNI AD.

“Kami di Koramil 0815/09 Mojosari siap membantu bimbingan fisik, mental, ideologi, serta konsultasi secara gratis bagi siswa yang berminat”, tambahnya.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para siswa yang terlihat fokus menyimak setiap materi yang disampaikan. Kepala SMK Raden Rahmat Mojosari, H. Nanang, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Danramil dan jajarannya yang telah memberikan inspirasi dan motivasi bagi para siswa.

“Semoga kegiatan ini menjadi suntikan semangat baru bagi anak-anak kami untuk lebih mencintai tanah air dan menanamkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari”, ujarnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, dan menyiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang unggul, bermartabat, dan siap menghadapi masa depan.

Dharma Santi Waisak: TNI Perkuat Persatuan dan Kesatuan Melalui Kegiatan Keagamaan

Banyuwangi.– Dalam upaya memperkuat tali silaturahmi serta menjaga kerukunan antarumat beragama, Bati Tuud dan didampingi oleh Babinsa Desa Yosomulyo Koramil 06 Kodim 0825 Banyuwangi menghadiri acara Dharma Santi Waisak 2569 BE/2025 yang berlangsung Vihara Jaya Manggala, Minggu, 25-05-2025.

Kehadiran Bati Tuud dalam kegiatan keagamaan ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung kebebasan beragama dan memupuk toleransi di tengah masyarakat. Acara Dharma Santi Waisak, yang merupakan rangkaian perayaan Hari Raya Waisak, diisi dengan berbagai kegiatan spiritual dan kebudayaan yang dihadiri oleh umat Buddha serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Danramil 06 Gambiran Melalui Bati Tuud Pelda Mujiono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini yang penuh kedamaian dan kebersamaan. “Kehadiran kami di sini adalah wujud dukungan TNI terhadap setiap kegiatan Yang Produktif, Adaptif dan Inovatif bertujuan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Perbedaan adalah kekayaan, dan melalui kegiatan seperti ini, kita bisa saling memahami dan menghargai satu sama lain,” ujarnya.

Bati Tuud juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. “Gotong royong dan kebersamaan adalah kunci dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif. Mari kita terus jaga toleransi dan saling menghormati,” tambahnya.

Ditempat yang sama Ketua Panitia pelaksana kegiatan Dharma Santi Waisak Suporno M Pd menyampaikan banyak Terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir bahwasanya kegiatan ini adalah bentuk silaturahmi dan refleksi sepiritual Umat Budha dan tidak itu saja melainkan sebagai bentuk harmonisasi antar umat agama di Indonesia Tambahnya.

Partisipasi Bati Tuud dan Babinsa Yosomulyo ini mendapat sambutan positif dari para tokoh agama dan masyarakat. Mereka menilai bahwa kehadiran aparat keamanan dalam acara keagamaan seperti Dharma Santi Waisak dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi umat yang merayakan, sekaligus menjadi contoh nyata dari kerukunan antarumat beragama di Wilayah desa Yosomulyo Khususnya dan wilayah Kecamatan Gambiran pada Umumnya.

Acara Dharma Santi Waisak ini berjalan dengan khidmat dan lancar, ditutup dengan doa bersama untuk kedamaian bangsa dan negara.

Pangdam Mayjen TNI Rudy Dampingi Kunjungan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Malang,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, mendampingi kunjungan kerja yang dilakukan oleh Menteri Pertahanan RI, Letjen TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A di Dodikjur Rindam V/Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur. Senin (26/05/2025).

Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau dan memberikan pembekalan terhadap para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia atau SPPI yang saat ini telah mengikuti pelatihan bela negara selama kurun waktu tiga bulan.

“SPPI merupakan komponen cadangan yang nantinya diterjunkan di masyarakat, tugasnya mempersiapkan diri apabila negara memerlukan untuk kebutuhan pembangunan, kepentingan keamanan dan kedaulatan negara,” jelas Menhan.

“Tapi, tidak untuk membentuk selayaknya prajurit TNI,” tambah Menteri Sjafrie Sjamsoeddin.

Tak hanya itu, Menhan menambahkan, para SPPI itu nantinya juga akan dibekali kemampuan manajerial yang nantinya akan ditugaskan di dapur lapangan.

“Oleh karena itu, saya minta untuk para SPPI ini betul-betul memahami berbagai pembekalan yang disampaikan oleh para pelatih disini,” tandasnya.

Terpisah, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, mengapresiasi perhatian Menhan terhadap pembangunan kekuatan pertahanan negara saat ini.

Bahkan, Pangdam berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelatihan yang saat ini dijalani oleh para SPPI saat ini.

“Kami siap melatih, membina, dan mendampingi para anggota SPPI agar mereka mampu menjadi bagian penting dalam sistem pertahanan negara,” ujar Pangdam.

Dalam kunjungan itu, beberapa fasilitas yang ada di Rindam ditinjau langsung oleh Menhan bersama Pangdam, sekaligus Perwira TNI-AD lainnya. Diantaranya adalah barak, ruang makan, kamar mandi hingga dapur lapangan.

Kodim 0825/Banyuwangi Laksanakan Program Gelas Wangi untuk Kembangkan Karakter Generasi Muda

Banyuwangi, – Kodim 0825/Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui Program “Gelas Wangi” (Gerakan Peduli Anak Sekolah Banyuwangi). Kali ini, program tersebut diimplementasikan melalui kegiatan Puncak Tema Profesi Mancakrida Outbond murid – murid TK R.A. Annur Bengkak Wongsorejo
pada hari Senin, 26/02/2025. Kegiatan ini bertujuan memupuk rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan, serta kedisiplinan sejak usia dini.

Mancakrida adalah padanan kata dari “outbound” dalam bahasa Indonesia. Mancakrida adalah kegiatan di luar ruangan yang bertujuan untuk mengembangkan karakter diri dan kerja sama, biasanya berbentuk pelatihan atau permainan yang memanfaatkan alam terbuka sebagai media

Dalam kegiatanan Mancakrida Outbond Tema Profesi class ini, 120 Murid, 8 Guru dan di dampingi Anggota Staf Pers Kodim 0825 Banyuwangi memperkenalkan lingkungan Kodim 0825 Banyuwangi sambil mengikuti serangkaian aktivitas edukatif yang menyenangkan. Para peserta diajarkan tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila, Profesi, Sejarah perjuangan Bangsa, serta praktik kedisiplinan dan permainan kebangsaan yang disesuaikan dengan usia anak.

Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo., S.Sos, M.Han., menyatakan bahwa Program Gelas Wangi merupakan bentuk sinergi TNI dengan dunia pendidikan. “Kami ingin menanamkan jiwa nasionalisme, semangat persatuan, dan kedisiplinan sejak dini. Anak-anak adalah calon pemimpin masa depan, sehingga perlu dibekali mental yang tangguh dan cinta terhadap bangsa,” ujarnya.

Ibu Eni Widarti Guru TK mengapresiasi inisiatif Kodim 0825 Banyuwangi. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan siswa, tetapi juga melatih kemandirian dan kerja sama. “Anak-anak sangat antusias. Mereka belajar sambil bermain, dan ini menjadi pengalaman berharga yang akan terus mereka ingat,” tuturnya.

Program Gelas Wangi sendiri telah menjadi agenda rutin Kodim 0825 Banyuwangi dalam mendukung pendidikan karakter di wilayahnya. Kegiatan ini diharapkan dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain, baik tingkat PAUD, TK, maupun SD, sebagai upaya membentuk generasi muda yang berintegritas, Produktif, Inovatif, Adaptif dan berjiwa patriotik.

Kelompok Tani Banyuwangi Perkenalkan Pupuk Organik untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Banyuwangi, – Dalam rangka mendukung pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan, Kelompok Tani (Poktan) Sansibar Dusun Mondoloko, Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, menggelar kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik pada Senin (26/05) pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini turut melibatkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Tamansuruh dan aparat Babinsa setempat.

Acara dihadiri oleh PPL Desa Tamansuruh Bapak Pandu Mahardika, Babinsa Desa Tamansuruh Serma Supiyanto, serta anggota Poktan Sansibar. Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pelatihan langsung pembuatan dua jenis pupuk organik, yakni Pupuk VOC Organik cair dan pupuk bubur California.

Pupuk VOC Organik dibuat dari bahan-bahan alami seperti kohe kambing, MP4, tetes tebu, dan air. Pupuk ini bertujuan untuk menyuburkan tanah dan mengurangi biaya tanam dengan memanfaatkan limbah organik yang mudah didapatkan petani.

Sementara itu, pupuk bubur California diformulasikan khusus untuk mengatasi hama dan berfungsi sebagai fungisida alami. Bahan dasar yang digunakan meliputi belerang, kapur, dan air.

“Kegiatan ini bertujuan agar petani bisa lebih mandiri dan tidak bergantung pada pupuk kimia, sekaligus memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar,” ujar Bapak Pandu Mahardika.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan, pelatihan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan menjadi langkah awal menuju pertanian yang lebih organik dan berkelanjutan di wilayah Banyuwangi.

Kodim 0829/Bangkalan Gelar Penyuluhan P4GN untuk Ciptakan Lingkungan Militer Bersih Narkoba

BANGKALAN,– Sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan militer yang bersih dari narkoba, Kodim 0829/Bangkalan menggelar kegiatan penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Semester I Tahun Anggaran 2025, Senin (26/5/2025).

Kegiatan berlangsung di Gedung Manunggal Makodim 0829/Bangkalan, Jl. Letnan Abdullah No. 04, dan diikuti oleh 160 personel. Acara ini menghadirkan narasumber dari Poskes 05.09.28 Bangkalan, yakni Lettu Ckm dr. Muhammad Raditya Nanza, yang juga menjabat sebagai Kepala Poskes setempat.

Dalam sambutan tertulis Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Faharur Rozi, S.Pd. yang dibacakan oleh Mayor Inf Parnowo, disampaikan bahwa penyuluhan ini penting sebagai upaya preventif terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan prajurit.

“Jangan pernah sekalipun ingin tahu atau mencoba barang haram seperti sabu atau narkotika lainnya. Jauhi dan lindungi diri dengan memperkuat iman serta tidak tergiur dengan iming-iming kekayaan dari bisnis narkoba,” pesan Dandim.

Sementara itu, dalam paparan materinya, dr. Raditya menegaskan bahwa narkoba adalah ancaman nyata yang tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda.

“Penyalahgunaan narkoba bisa disebabkan oleh lingkungan, pergaulan bebas, bahkan masalah keluarga. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan iman, menjalani pola hidup sehat, dan berani menolak ajakan menggunakan narkoba,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan jenis-jenis narkotika, ciri-ciri pengguna, efek jangka panjang, hingga sanksi hukum bagi pemakai dan pengedar. Seluruh peserta diajak untuk menyatakan komitmen bersama dalam melawan narkoba dengan seruan “Ayo Perangi Narkoba!”

Kegiatan berjalan tertib dan lancar, dengan harapan penyuluhan ini mampu menjadi bekal pengetahuan sekaligus motivasi bagi seluruh prajurit Kodim 0829/Bangkalan untuk menjaga diri dan satuan dari ancaman narkotika.

Kodim 0815/Mojokerto Gelar Sisrendal Binter 2025 untuk Sinergi TNI dan Pembangunan Daerah

Mojokerto, – Kodim 0815/Mojokerto menggelar kegiatan Sistem Perencanaan dan Pengendalian Pembinaan Teritorial (Sisrendal Binter) Tahun Anggaran 2025 di Makodim 0815, Jalan Majapahit No. 1, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Senin (26/05/2025).

Tujuan kegiatan ini untuk menyelaraskan program Binter TNI AD dengan program pembangunan pemerintah daerah dalam rangka menciptakan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh, serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Kegiatan dihadiri Tim Wasgiat dari Sterdam V/Brawijaya dipimpin Pabandya Puanter Letkol Inf Budi Santoso, S.Pd., bersama sejumlah anggota tim dan perwira staf, Danramil jajaran serta perwakilan Babinsa Kodim 0815/Mojokerto.

Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., dalam sambutannya menyampaikan, pembinaan teritorial adalah bagian penting dari tugas OMSP TNI, yang memerlukan perencanaan yang matang serta pengendalian yang tepat di lapangan.

“Dengan pelaksanaan Sisrendal Binter ini, diharapkan satuan mampu menghasilkan produk-produk Binter yang sesuai dengan ketentuan dan mendukung aspek pertahanan darat secara maksimal. Kami juga berharap masukan dari tim Wasgiat dapat menjadi evaluasi penting bagi peningkatan kinerja kami ke depan”, ujar Dandim.

Sementara itu, saat membacakan sambutan Aster Kasdam V/Brawijaya, Pabandya Puanter Letkol Inf Budi Santoso, S.Pd., memberikan apresiasi atas pelaksanaan Binter di Kodim 0815 yang dinilai telah berjalan optimal baik dari sisi program maupun pendekatan ke masyarakat.

“Pembinaan teritorial harus dilaksanakan secara kreatif dan inovatif agar mampu menyentuh langsung kepentingan rakyat sekaligus mendukung transformasi TNI AD yang adaptif terhadap dinamika zaman. Sisrendal Binter adalah instrumen penting untuk menyusun rencana pembinaan yang terukur, terpadu, dan selaras dengan kebijakan daerah”, tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan nasional. “Dengan pendekatan kolaboratif, kita tidak hanya memperkuat pertahanan, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan”, tutupnya.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Kodim 0815/Mojokerto dalam menjalankan fungsi teritorial sebagai ujung tombak TNI AD dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung pembangunan nasional.