Pendampingan Tani: TNI Perkuat Sinergi dengan Petani untuk Sukses Swasembada Pangan

Sidoarjo,– Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Desa Keret, Koramil 0816/07 Krembung, Sertu Budiono, yang dengan penuh semangat mendampingi para petani di wilayah binaannya, Desa Keret, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo.

Pendampingan kali ini dilakukan bersama Kelompok Tani “Sari Bumi” yang diketuai oleh Bapak Rusmidi. Salah satu lahan yang menjadi fokus pendampingan adalah milik Bapak Ratno, seluas 4 hektare, yang saat ini memasuki masa perawatan tanaman padi.

Dengan penuh kepedulian, Sertu Budiono turut membantu memantau kondisi tanaman, berdialog langsung dengan para petani, serta mendengarkan berbagai kendala yang mereka hadapi, mulai dari kelangkaan pupuk, serangan hama, hingga masalah irigasi. “Kami hadir bukan hanya untuk melihat, tapi juga terlibat langsung. Kehadiran kami sebagai Babinsa diharapkan mampu memberikan dorongan moral, solusi praktis, serta menjalin komunikasi yang erat dengan para petani,” ujar Sertu Budiono di sela-sela kegiatan.

Ia juga menegaskan bahwa kunci sukses program swasembada pangan adalah kerja sama semua pihak, termasuk TNI yang berperan sebagai penggerak di tingkat desa. “Kami ingin memastikan para petani tidak berjalan sendiri. Sinergi antara Babinsa dan petani adalah fondasi penting bagi ketahanan pangan, khususnya di wilayah Krembung,” tambahnya.

Apresiasi atas peran aktif TNI disampaikan langsung oleh Ketua Poktan “Sari Bumi”, Bapak Rusmidi. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas keterlibatan Babinsa yang tak hanya memberikan semangat, tetapi juga turun langsung membantu di lapangan. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Beliau selalu siap mendampingi, memberi semangat, dan ikut bekerja bersama kami. Ini sangat berarti, terutama saat menghadapi masa-masa sulit seperti musim tanam ini,” tuturnya.

Kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat, khususnya petani, mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan hasil pertanian di Desa Keret semakin meningkat, serta berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional.

Babinsa Koramil 0816/08 Jabon Terjun Langsung dalam Pertanian, Dukung Kelompok Tani “Sumbertani II”

Sidoarjo – Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 0816/08 Jabon, Serma Supaidi, yang secara konsisten hadir dan mendampingi para petani di wilayah binaannya.

Pada hari ini, Serma Supaidi melaksanakan pendampingan terhadap kegiatan pertanian di Dusun Guyangan, Desa Keboguyang, Kecamatan Jabon. Ia turut serta memantau sekaligus membantu proses pengolahan lahan dan penanaman padi di lahan milik Kelompok Tani “Sumbertani II” seluas 5 hektar. Kegiatan tanam tersebut dilakukan oleh salah satu anggotanya, Bapak Buhasim, dengan penuh semangat meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca yang tidak menentu.

Menurut Serma Supaidi, keterlibatan Babinsa dalam setiap tahapan pertanian — mulai dari persiapan lahan, masa tanam, hingga panen — merupakan bentuk dukungan konkret TNI kepada para petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional. “Kami dari Koramil 0816/08 Jabon senantiasa hadir untuk membantu para petani. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. Harapannya, hasil panen bisa meningkat dan kesejahteraan petani ikut terangkat,” ungkap Serma Supaidi saat ditemui di sela kegiatan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Kelompok Tani “Sumbertani II” atas semangat dan dedikasi mereka dalam mengolah lahan pertanian secara maksimal. “Saya sangat menghargai semangat para petani, khususnya kelompok tani ‘Sumbertani II’. Meski menghadapi berbagai tantangan, mereka tetap konsisten menjaga produktivitas lahan demi kebutuhan pangan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Bapak Buhasim selaku petani merasa sangat terbantu dengan kehadiran dan peran aktif Babinsa di lapangan. “Kehadiran Pak Babinsa sangat membantu kami. Beliau tidak hanya memberi semangat, tetapi juga ikut terjun langsung di sawah dan memberi solusi saat kami menghadapi kendala. Kami jadi lebih yakin dan termotivasi,” ujar Bapak Buhasim dengan penuh antusias.

Sinergi yang terjalin antara Babinsa dan para petani seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi di wilayah lain. Selain memperkuat ketahanan pangan, juga mempererat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian desa.

Babinsa Koramil 0833-05/Lowokwaru Dukung Pembekalan Linmas untuk Keamanan Lingkungan

Kota Malang,- Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan binaan, Babinsa Kelurahan Tunggulwulung, Serda Mahmudin dari Koramil 0833 -05/ Lowokwaru, memberikan pembekalan kepada anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di wilayah binaannya, Selasa (27/05/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Balai Kelurahan Tunggulwulung dan diikuti oleh puluhan anggota Linmas yang antusias menyimak materi yang disampaikan. Pembekalan mencakup pemahaman dasar tentang tugas dan fungsi Linmas, peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan kamtibmas, serta simulasi tindakan cepat saat terjadi keadaan darurat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Linmas sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan. Sinergi antara TNI, pemerintah kelurahan, dan masyarakat harus terus ditingkatkan demi terciptanya situasi yang kondusif,” ujar Serka Eko dalam sambutannya.

Selain materi teoritis, peserta berkesempatan diskusi bersama babinsa serta dibekali wawasan kebangsaan. Kegiatan ini disambut baik oleh perangkat kelurahan serta tokoh masyarakat setempat.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Babinsa. Pembekalan seperti ini sangat penting agar Linmas kami lebih siap dan terlatih dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan,” ungkap Sutrisno salah satu peserta Linmas.

Melalui pembekalan ini, diharapkan anggota Linmas mampu menjalankan tugasnya dengan lebih profesional dan menjadi mitra strategis Babinsa dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung keamanan wilayah dari tingkat desa.

Babinsa Koramil 0833/Kedungkandang Hadir di Sawah, Dukung Ketahanan Pangan Nasional melalui Panen Padi

Kota Malang,- Semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat di tengah sawah Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 0833 – 02/ Kedungkandang, Serka Heru, dengan penuh semangat mendampingi warga binaannya dalam kegiatan panen padi, Selasa (27/5).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata dukungan TNI AD terhadap ketahanan pangan nasional, sekaligus mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat petani. Dengan mengenakan seragam loreng khasnya, Serka Heru terjun langsung ke sawah, memotong padi bersama petani sejak pagi hari.

“Kami hadir untuk memberi semangat dan membantu masyarakat. Ini bagian dari tugas kami sebagai Babinsa, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Serka Heru di sela-sela kegiatan panen.

Para petani mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain tenaga tambahan saat panen, kehadiran mereka juga memberi motivasi dan rasa aman.

“Kami senang dan bangga karena Bapak Babinsa selalu hadir dalam setiap kegiatan kami. Beliau bukan hanya membantu, tapi juga memberikan semangat,” ungkap Bapak Sukardi, salah satu petani setempat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari program pendampingan pertanian yang terus digencarkan oleh TNI AD melalui para Babinsa di seluruh wilayah. Melalui kegiatan seperti ini, sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, demi terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Danramil 0820/21 Maron Dukung Program “Ngantor Bupati” untuk Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Probolinggo,- Danramil 0820/21 Maron Kapten Cba Dandung turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendampingan dan pengawalan dalam kegiatan program “ngantor bupati ” di Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Selasa (27/5)

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan kegiatan program “ngantor bupati” tersebut dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis partisipasi dan empati serta pentingnya pendekatan langsung ke lapangan.

Kapten Cba Dandung mengatakan program “ngantor bupati ” di kecamatan bukan sekedar program populis tapi sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah kepada rakyat. “Apa yang saudara nikmati mulai dari gaji, fasilitas dan jabatan itu semua adalah amanah dari rakyat yang kita harus di
pertanggungjawabkan dengan kerja nyata,” kata Kapten Cba Dandung.

Sementara Bupati Probolinggo Muhammad Haris mengungkapkan program “ngantor bupati” direncanakan berlangsung selama 12 bulan. mencakup seluruh 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Pihaknya optimis bahwa dalam waktu tersebut seluruh data dan dinamika di tiap desa dapat tergambarkan dengan jelas sehingga kebijakan yang disusun memiliki pijakan kuat dan realistis.

Saya mengingatkan para camat agar aktif dan berperan sebagai manajer wilayah, evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap kondisi fisik desa tetapi juga terhadap kinerja camat dan perangkat kecamatan dalam menjalankan fungsi pemerintahan. Camat bukan hanya penghubung administratif, tapi ujung tombak pembangunan dan pengentasan masalah di wilayahnya.

“Seluruh proses ini masih dalam tahap model awal (prototype), saya yakin jika pendekatan ini diterapkan secara konsisten dan disiplin maka dalam setahun Kabupaten Probolinggo akan memiliki peta permasalahan dan potensi desa yang lengkap sehingga tidak ada persoalan yang luput dari penanganan,”ungkapnya.

Untuk diketahui dalam program “ngantor bupati ” di Kecamatan Maron Bupati Haris melakukan peninjauan pelayanan publik yakni Puskesmas Maron, peninjauan jalan alternatif Pasar Maron di Desa Maron Kulon, kunjungan ke BUMDES Cafe Dam 8 di Desa Brabe, UMKM penetasan bebek Desa Satreyan dan peresmian gedung Graha Kedaton.

Pemberangkatan 214 Calon Jamaah Haji Kota Probolinggo: Dandim Berikan Pesan Khusus di Tanah Suci

Probolinggo,- Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama jajaran forum kordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) serta pihak-pihak terkait melepas pemberangkatan calon jamaah haji asal Kota Probolinggo tahun 2025 di halaman Kantor Pemkot Probolinggo, Selasa (27/5).

Letkol Arh Iwan Hermaya mengatakan untuk calon jemaah haji asal Kota Probolinggo tahun 2025 berjumlah 214 orang yang tergabung dalam kloter 86. Menunaikan ibadah haji merupakan kewajiban dan penyempurnaan dalam menjalankan rukun Islam bagi yang mampu.

“Atas nama pribadi dan jajaran forum kordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo kami berpesan sesampai di tanah suci hendaknya menjadi tamu yang baik, penuh khusyuk, sabar dan tawakal,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya.

Dandim berharap calon jamaah haji asal Kota Probolinggo tahun 2025 untuk tetap mengunakan tuntutan dan bimbingan manasik haji untuk dapat melaksanakan ibadah sebaik-baiknya. Agar syarat, rukun, dan wajib haji berjalan lancar sesuai ketentuan agama.

“Secara khusus aya berpesan kepada seluruh calon jemaah haji untuk bersama-sama mendoakan Kota Probolinggo agar menjadi wilayah yang aman, tenteram, dan damai serta selalu dalam lindungan Allah SWT,”ujarnya.

lebih lanjut perwira berpostur tinggi tegap ini mengungkapkan rasa syukur nya, Alhamdulillah kami bersama jajaran Forkopimda bisa melepas dan menyaksikan pemberangkat calon jamaah haji asal Kota Probolinggo semoga mendapatkan barokahnya.

“Kami juga berharap dan mendoakan semoga semua calon jamaah haji diberikan kesehataan baik saat berangkat, tiba hingga kembali lagi ke wilayah masing-masing, semoga menjadi haji mabrur,”ujarnya.

Untuk diketahui dalam 214 calon jamaah haji asal Kota Probolinggo tersebut terdapat 2 Kepala organisasi perangkat daerah yang juga ikut melaksanakan ibadah haji yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Umum dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) Setiorini Sayekti dan Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Kota Probolinggo Aries Santoso.

Sosialisasi Program Kuliah Sarjana Desa Berprestasi: Kesempatan Emas bagi Putra-Putri Desa di Malang

Malang,- Kodim 0818/Malang-Batu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah Malang dan Batu. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0818 Mayor Czi Supaat mewakili Komandan Kodim 0818/Malang-Batu dalam kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Mitra Kerjasama penerimaan Mahasiswa Baru Program Kuliah Sarjana Desa Berprestasi.

Acara penting ini berlangsung pada hari Senin, 26 Mei 2025, bertempat di Aula Kampus Universitas Kepanjen, Jl. Trunojoyo No. 16, Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring calon mahasiswa berprestasi dari desa-desa di seluruh Malang Raya agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana melalui program beasiswa.

Turut hadir dalam acara tersebut beberapa tokoh penting, antara lain Ir. Bambang Suryanto, M.Si, Ph.D (Ketua Yayasan Pemkab. Malang), Ir. Tri Nuhudi S., S.Kep. Ns, M. Kep. (Rektor Universitas Kepanjen), serta Dr. Mubarok, S.Komn., MM. Kehadiran para pimpinan lembaga ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan TNI dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dalam sambutannya, Mayor Czi Supaat emmbacakan amanat dari Dandim 0818/Malang-Batu yang intinya beliau m enyampaikan Apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Rektor Universitas Kepanjen kepada para Babinsa untuk turut serta bekerja sama dalam proses penerimaan Mahasiswa baru, Kami berharap sosialisasi ini dapat memberikan Informasi yang jelas dan transparan tentang proses penerimaan mahasiswa baru, serta membantu dalam membuat keputusan yang tepat dalam memilih Program Studi yang sesuai dengan minat dan bakat kepada Mahasiswa baru.

Di akhir sambutannya, Kasdim Mayor Czi Supaat juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci kemajuan suatu daerah, khususnya di wilayah pedesaan. “Program ini adalah langkah nyata dalam memberikan kesempatan yang sama bagi putra-putri terbaik desa untuk mengenyam pendidikan tinggi. Dengan SDM yang berkualitas, desa-desa kita akan lebih mandiri dan berdaya saing,” ujar Mayor Supaat.

Selain dari pada itu acara ini juga di isi dengan Pemberian Cinderamata dari Universitas Kepanjen kepada Kodim 0818 dan sesi foto bersama serta sesi tanya jawab

Kegiatan sosialisasi ini juga diisi dengan bimbingan teknis mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran bagi calon mahasiswa. Diharapkan, melalui program ini, semakin banyak generasi muda berprestasi dari pedesaan yang dapat meraih cita-cita mereka dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah Malang dan Batu. Kodim 0818/Malang-Batu akan terus mendukung program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Babinsa 0822/16 Cermee Berperan Aktif dalam Posyandu, Tingkatkan Edukasi Kesehatan untuk Balita

Bondowoso – Dalam upaya mendukung program kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan, Babinsa 0822/16 Cermee Desa Bercak Asri, Serka M. Chozin, menunjukkan peran aktif dan produktifnya dengan mendampingi kegiatan Posyandu bersama Bidan Suliyana, yang digelar di Desa Bercak Asri, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, Senin (26/5).

Kegiatan Posyandu ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memantau tumbuh kembang balita dan memberikan edukasi kesehatan bagi para ibu. Kehadiran Serka Chozin tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai motivator dan fasilitator agar kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi warga.

“Sebagai Babinsa, kami tidak hanya fokus pada tugas keamanan, tapi juga punya tanggung jawab sosial dalam membantu pemerintah meningkatkan taraf hidup masyarakat, termasuk di bidang kesehatan,” ujar Serka Chozin saat ditemui di lokasi kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Chozin turut membantu proses penimbangan balita, membagikan makanan tambahan, serta ikut menyosialisasikan pentingnya gizi seimbang dan imunisasi. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Babinsa bukan sekadar formalitas, melainkan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bidan Suliyana, M.Ked., mengapresiasi dukungan dari TNI melalui Babinsa. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Selain menjaga ketertiban, beliau juga aktif mengajak warga datang ke Posyandu. Ini sangat positif,” ungkapnya.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI dan tenaga kesehatan dalam memperkuat sistem kesehatan di tingkat desa. Peran produktif Babinsa seperti yang ditunjukkan oleh Serka Chozin diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk terus mempererat kolaborasi lintas sektor demi kesejahteraan rakyat.

Karya Bakti di Desa Cangkring: Sertu Kunaidi Perkuat Gotong Royong dan Silaturahmi Masyarakat

Bondowoso – Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali diperlihatkan oleh Sertu Kunaidi, Babinsa Koramil 0822/14 Prajekan, yang terjun langsung dalam kegiatan karya bakti bersama masyarakat dan Kepala Dusun Desa Cangkring, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso, Senin (26/5).

Kegiatan yang dilaksanakan bersama warga ini difokuskan pada pembersihan lingkungan, perbaikan akses jalan, serta penataan fasilitas umum desa. Tidak sekadar hadir, Sertu Kunaidi juga aktif memimpin dan memberikan semangat kepada warga agar tetap menjaga budaya gotong royong.

“Babinsa bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat. Melalui karya bakti ini, kami ingin membangun semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Sertu Kunaidi dengan penuh semangat.

Kepala Dusun Desa Cangkring menyampaikan apresiasi atas peran aktif Babinsa dalam mendampingi dan memotivasi warga. “Pak Babinsa selalu hadir dalam setiap kegiatan warga. Beliau bukan hanya memberi contoh, tapi juga membaur, mengangkat semangat warga untuk bergerak bersama,” ungkapnya.

Karya bakti ini bukan hanya sekadar bersih-bersih, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara aparat TNI dan masyarakat. Peran Babinsa yang aktif, peduli, dan selalu hadir dalam kegiatan kemasyarakatan menjadi gambaran nyata bahwa TNI selalu ada di hati rakyat.

Kegiatan seperti ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama membangun desa dari bawah, memperkuat ketahanan wilayah, serta menumbuhkan kembali nilai-nilai luhur gotong royong yang menjadi jati diri bangsa.

Kepedulian TNI Terhadap Lingkungan Pendidikan: Sertu Teguh Laksanakan Inspeksi Sanitasi di SMPN 2 SATAP

Bondowoso – Kepedulian TNI terhadap kesehatan lingkungan di dunia pendidikan kembali terlihat melalui aksi nyata Babinsa Posramil 0822/15 Ijen, Sertu Teguh Yuli H, yang melaksanakan pendampingan kegiatan inspeksi sanitasi lingkungan sekolah di SMPN 2 SATAP Sempol, Desa Kali Gedang, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Senin (26/5).

Kegiatan yang digelar bersama petugas dari Puskesmas Sempol ini bertujuan untuk menilai kondisi kebersihan lingkungan sekolah, terutama fasilitas umum seperti toilet, tempat cuci tangan, saluran air, dan area makan siswa. Kegiatan ini merupakan langkah preventif dalam mencegah penyakit menular dan menciptakan suasana belajar yang sehat bagi siswa.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Teguh Yuli H tidak hanya mendampingi secara fisik, tetapi juga turut memberikan edukasi kepada siswa dan staf sekolah tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dini.

“Kebersihan adalah bagian dari pertahanan diri. Kami dari TNI, khususnya Babinsa, mendukung penuh kegiatan seperti ini karena kesehatan lingkungan adalah pondasi utama bagi tumbuh kembang generasi muda,” ujar Sertu Teguh.

Pihak sekolah menyambut baik kehadiran Babinsa yang dinilai turut memotivasi siswa untuk lebih sadar terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Dengan adanya sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan pihak sekolah, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan nyaman.