Keerom, Papua – Suara gemericik air yang mengalir dari pipa tua di tengah Kampung Somografi hari ini terasa berbeda. Bukan karena debit air yang lebih deras, tetapi karena harapan yang mengalir bersamanya. Anggota Pos Somografi Satgas Yonif 512/QY telah melakukan aksi nyata yang sederhana, namun penuh makna yaitu pemeliharaan fasilitas air bersih untuk warga kampung di pelosok Keerom, Papua. Selasa, (08/04/2025).
Philipus Palop, salah satu warga kampung, tak kuasa menyembunyikan rasa harunya.
“Air ini seperti nyawa bagi kami. Kadang kami harus berjalan jauh hanya untuk mengisi satu jeriken. Tapi hari ini, bapak -bapa tentara datang membawa kasih sayang. Kami merasa dihargai,” ujarnya.
Kegiatan ini bukan hanya soal memperbaiki infrastruktur, tapi juga membangun jembatan hati antara masyarakat dan para prajurit penjaga perbatasan. Dalam kesederhanaan, Satgas Yonif 512/QY menunjukkan bahwa keberadaan TNI di Papua bukan hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga merawat kehidupan.
Dan di Kampung Somografi, harapan kini mengalir bersama air bersih, berkat tangan-tangan yang peduli, dari mereka yang datang bukan hanya untuk menjaga, tetapi juga mencintai.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-07-at-22.32.36_7aa268e6.jpg7201280kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-04-10 15:03:542025-04-10 15:03:54Satgas Yonif 512/QY Perbaiki Fasilitas Air Bersih di Kampung Somografi, Keerom
BANYUWANGI,– Semangat mewujudkan ketahanan pangan nasional terasa kental di tengah hamparan sawah Dusun Lateng, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Senin (07/04/2025). Sebelum mengikuti secara virtual (vicon) acara Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi bersama Presiden Republik Indonesia Jenderal (Purn) Prabowo Subianto, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banyuwangi melaksanakan serangkaian kegiatan simbolis dan peninjauan di lokasi acara.
Dipimpin oleh Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M.Si., bersama Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos.M.Han., Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Hafiz, M.Tr.Opsla, Wakapolres Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono., S.I.K, Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto, serta perwakilan Kelompok Tani, Forkopimda Banyuwangi secara simbolis melaksanakan panen raya di lahan persawahan milik Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Empol Gading.
Usai panen simbolis, rombongan Forkopimda melanjutkan peninjauan ke stand benih padi Reborn BK 1, sebuah varietas unggul yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas panen di wilayah tersebut. Kegiatan dilanjutkan dengan meninjau stand petani milenial yang menampilkan berbagai inovasi pupuk organik dan non-organik, menunjukkan semangat generasi muda dalam mengembangkan pertanian modern.
Komitmen pemerintah dalam menyerap hasil panen petani juga terlihat dengan adanya peninjauan tim jemput gabah dari Bulog yang bersiaga di lokasi. Forkopimda juga berkesempatan melaksanakan langsung proses pengombenan padi yang dilakukan oleh petani setempat, serta meninjau pelaksanaan pembajakan sawah, sebagai bagian dari siklus pertanian yang berkelanjutan.
Setelah rangkaian kegiatan di lapangan, Dandim 0825/Banyuwangi beserta Forkopimda dan para petani mengikuti jalannya vicon dengan Presiden Republik Indonesia.
Dandim 0825/Banyuwangi menyampaikan bahwa kegiatan panen raya padi serentak ini yang dilaksanakan langsung di tengah sawah merupakan wujud nyata dukungan TNI dan pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan produksi pangan. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran Presiden Prabowo Subianto secara virtual dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara ini di tengah-tengah para petani,” ungkapnya.
Dalam sambutannya melalui vicon, Presiden Republik Indonesia Jenderal (Purn) Prabowo Subianto menyampaikan beberapa poin penting terkait sektor pertanian dan kesejahteraan rakyat. Beliau mengawali dengan ucapan “Minal Aidin walfa Idzin” kepada seluruh hadirin mengingat masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri.
Presiden Prabowo juga menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas stabilnya harga kebutuhan pokok selama pelaksanaan hari raya. “Alhamdulillah dengan niat dan etikat yang baik untuk rakyat, ternyata di waktu yang singkat ini kita bisa mampu meningkatkan pangan di wilayah Indonesia,” ungkap Presiden.
Beliau menekankan peran penting petani sebagai tulang punggung bangsa dan pahlawan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga kedaulatan NKRI agar semakin aman dan sejahtera.
Terkait dengan kendala yang dihadapi petani, Presiden Prabowo berkomitmen untuk mencari solusi bersama, termasuk upaya memproduksi pupuk secara mandiri.
“Kesulitan petani adalah kesulitan kita semua, kalau ada masalah kita cari jalan keluar bersama. Saya akan menghemat anggaran agar setiap anggaran dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.
Presiden juga menyampaikan komitmennya untuk memberantas praktik korupsi dan penyalahgunaan hak rakyat. Beliau mengungkapkan rencana pembukaan 80.000 koperasi di setiap desa pada tahun ini, yang akan dilengkapi dengan gudang, kamar pendingin untuk menyimpan hasil panen, serta bantuan dua unit truk per koperasi guna memangkas rantai distribusi dan mengurangi peran perantara.
Tidak hanya petani, Presiden Prabowo juga menaruh perhatian pada kesejahteraan nelayan dengan rencana pembentukan koperasi dan penyediaan gudang pendingin (cold storage), dengan harapan harga ikan dapat lebih terjangkau oleh masyarakat.
“Kita akan bahagia kalau rakyat kita senang dan para petani menjadi makmur. Kita bersama-sama membuat Bangsa Indonesia kita ini menjadi lebih maju,” seru Presiden Prabowo. Beliau juga menekankan pentingnya menanamkan semangat bekerja keras untuk rakyat Indonesia kepada seluruh unsur pimpinan. Di akhir sambutannya, Presiden Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa dengan kerja keras bersama, Indonesia suatu saat pasti akan menjadi lumbung padi dunia.
Panen raya padi serentak ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap produksi padi nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani di seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para petani dalam mewujudkan kedaulatan pangan yang dicita-citakan.
Kehadiran Forkopimda Banyuwangi secara langsung di tengah sawah, berinteraksi dengan petani, dan meninjau berbagai aspek pertanian sebelum mengikuti vicon dengan Presiden, menunjukkan sinergitas yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat petani dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dari tingkat akar rumput. Panen raya serentak ini diharapkan menjadi pendorong semangat bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas dan berkontribusi pada kemajuan pertanian Indonesia.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-07-at-17.30.17_e575e079.jpg8531280kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-04-10 02:47:332025-04-10 02:47:34Dandim 0825/Banyuwangi Apresiasi Keberhasilan Panen Raya dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan
Blitar,- Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han bersama Forkopimda Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan Panen Raya Serentak Nasional yang terhubung langsung dengan Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto melalui Zoom Meeting dari Majalengka, Jawa Barat. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (7/4/2025) di lahan pertanian milik Kelompok Tani Ngudi Makmur II Dusun Krebet Desa Tembalang Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, dan untuk yang di Kota Blitar bertempat di Lahan Sawah Poktan Ngupoyo Makmur Jl. Karimata Kel/Kec. Sananwetan Kota Blitar.
Panen Raya ini dilaksanakan secara serentak di 14 provinsi di Indonesia dan diikuti oleh berbagai elemen, mulai dari Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM, Forkopimda, Kepala OPD, hingga para petani. Di lokasi panen, Ketua Poktan Ngudi Makmur II, Bapak Sarpan, menyampaikan bahwa luas lahan panen mencapai 50 hektare dengan hasil sekitar 350 ton gabah kering panen. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara para petani dan pendamping pertanian.
Dalam sambutannya, Bupati Blitar menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Desa Tembalang yang sebelumnya masuk kategori desa tertinggal, namun kini telah berkembang menjadi desa yang produktif dan sejahtera. Ia juga menekankan pentingnya menjaga harga gabah agar petani tidak merugi, serta mengingatkan bahwa Bulog siap menampung hasil panen dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp 6.500 per kilogram, ucapnya.
Sementara itu, Presiden RI H. Prabowo Subianto dalam arahannya mengungkapkan rasa syukur atas situasi nasional yang aman selama bulan Ramadan dan Idul Fitri, serta mengapresiasi kerja keras seluruh elemen pemerintahan dalam menjaga stabilitas harga pangan. Presiden juga memberikan penghargaan tinggi kepada para petani sebagai tulang punggung negara, dan menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian melalui berbagai program strategis, termasuk pembentukan koperasi desa, pembangunan gudang panen, dan penyediaan alat transportasi hasil pertanian.
Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana menyatakan bahwa kegiatan panen padi serentak ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kehadiran Presiden dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memajukan sektor pertanian sebagai sektor unggulan pembangunan nasional. Dandim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program pertanian dan menjaga hasil panen agar bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, ujar Dandim.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-07-at-17.29.32_35c641d0.jpg10401600kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-04-10 02:41:232025-04-10 02:41:24Panen Raya Padi di Blitar: Upaya Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional Secara Serentak
Ngawi,- Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto melakukan panen raya padi di Desa Kartoharjo, Ngawi, Senin (07/04/2024). Desa Kartoharjo menjadi salah satu lokasi dilaksanakannya panen raya padi serentak bersama Presiden Prabowo Subianto di 14 provinsi yang terpusat di Majalengka.
Danrem mengaku memberikan perhatian serius terhadap panen raya padi di Ngawi. Mengingat Ngawi merupakan salah satu lumbung padi nasional.
“Tak hanya di Jawa Timur, Ngawi saat ini juga sebagai lumbung padi nasional. Kondisi ini tentunya perlu terus kita pertahankan dan bahkan kita tingkatkan,” katanya ditemui di lokasi.
Pamen TNI AD abituren Akmil 1998 itu pun optimis, produktivitas padi di Ngawi akan mengalami kenaikan.
Diakuinya, hal itu tidak terlepas dari upaya peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi yang telah dilakukan sejauh ini.
“Selama tahun 2025 hingga hari ini, kita telah berhasil melakukan peningkatan LTT padi di Ngawi mencapai 25.921 hektare. Angka ini sekitar hampir seperlimanya dari luas lahan pertanian padi di Ngawi tahun 2024 yang mencapai 121.920 hektare,” jelasnya.
“Makanya kami sangat optimis produktivitas padi di Ngawi akan meningkat, mudah-mudahan bisa signifikan. Terlebih kami juga masih gencar dalam melakukan upaya peningkatan LTT,” lanjutnya.
Kegiatan panen raya di Ngawi juga dihadiri, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Wakajati Jatim Setiawan Budi Cahyono, serta Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Rachmat.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-07-at-17.10.29_d44eadfe.jpg12001600kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-04-10 02:37:262025-04-10 02:37:26Danrem 081/DSJ Panen Raya Padi di Ngawi, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
SURABAYA,– Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono S.Sos., M.Han., turut serta dalam panen raya padi serentak yang digelar di depan Perum Lebak Indah Regency, Jalan Lebak Indah, Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak. Kegiatan ini diawali dengan video conference (vidcon) bersama Presiden Republik Indonesia, Bapak Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto, Senin (7/4/2025).
Panen raya serentak yang melibatkan 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di seluruh Indonesia ini, menurut Kolonel Didin, merupakan upaya nyata untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. “Panen raya ini bukan sekadar simbol keberhasilan musim tanam, tetapi juga bukti peningkatan produktivitas pertanian nasional,” tegasnya.
Di Kecamatan Bulak, panen raya dilaksanakan di lahan seluas 2 hektar dan menghasilkan 8,48 ton/Hektar padi. Suatu hasil yang sangat memuaskan. Kolonel Didin berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, petani, dan pelaku sektor pertanian lainnya dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.
Sementara itu, panen raya padi untuk wilayah Jawa Timur dipusatkan di Kabupaten Ngawi.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-07-at-16.44.33_5db68575.jpg575977kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-04-10 02:31:252025-04-10 02:31:25Panen Raya Padi di Surabaya: Upaya Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional
Mojokerto,- Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., bersama Forkopimda Kabupaten Mojokerto menghadiri kegiatan panen raya padi secara serentak di Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (07/04/2025).
Kegiatan panen raya ini dihadiri Presiden RI Jenderal (Purn) Prabowo Subiyanto dan dilaksanakan secara serentak di 14 provinsi sentra utama secara virtual dan terpusat di Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.
Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M. Hum., dalam sambutannya mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto berkomitmen menjaga dan meningkatkan produksi pertanian di tengah ancaman krisis global dan krisis pangan.
Melalui Dinas Pertanian, berbagai upaya dilakukan untuk mencukupi kebutuhan pangan lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani, antara lain dengan program SerGab (Sarapan Gabah) menggunakan acuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp 6.500 per kilogram.
Menurutnya, kebijakan ini diharapkan mampu memotivasi petani untuk meningkatkan hasil panen, terbukti dari tren positif produksi gabah yang meningkat dari 315.200 ton pada 2023 menjadi 318.065 ton pada 2024, dengan target 319.821 ton pada 2025.
Sementara Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., menyampaikan, kegiatan panen raya ini merupakan wujud nyata sinergitas TNI dengan pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kodim 0815/Mojokerto akan selalu siap untuk mendukung secara penuh segala bentuk upaya peningkatan produksi pertanian, termasuk pengawalan dan pendampingan terhadap para petani melalui Babinsa di wilayah. Kita ingin pastikan petani bisa panen dengan hasil maksimal sehingga kesejahteraan dapat tercapai,” ungkapnya.
Usai pelaksanaan panen raya, Dandim 0815/Mojokerto beserta jajaran Forkopimda melanjutkan kegiatan Zoom Meeting secara serentak seluruh Indonesia dipimpin Presiden RI Jenderal (Purn) Prabowo Subianto.
Tampak hadir dalam kegiatan, Ketua DPRD Kabupaten diwakili Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto H. Choirul Amin, S.Sos., Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H., S.I.K., M.Si., M.H., Sekda Kabupaten Mojokerto Drs. H. Teguh Gunarko, M.Si., Kadistan Kabupaten Mojokerto Nuryadi, S.H., M.H.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-07-at-16.03.55_c4745b09.jpg10281600kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-04-10 02:20:292025-04-10 02:20:30Kegiatan Panen Raya Padi di Mojokerto Dukung Kesejahteraan Petani dan Ketahanan Pangan
Lamongan,- Kodim 0812 Lamongan beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Lamongan bersama Petani mengikuti kegiatan panen raya padi di 14 Provinsi Indonesia dalam rangka Gerakan Nasional ketahanan pangan tahun 2025 secara serentak oleh seluruh jajaran TNI dan Pemerintah Daerah secara Daring yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang terpusat di Serang Banten.
Kegiatan ketahanan pangan melalui panen raya padi jenis PMJ 01 di Kabupaten Lamongan ini diselenggarakan di Desa Deket Wetan Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan, Senin (07/04/2025).
Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi MBA., dalam sambutannya mengatakan bahwa panen raya ini adalah momen yang penting yang dapat dijadikan sebagai langkah bersama manuju cita cita luhur Bangsa Indonesia yakni swasembada pangan
“Kita harus berkomitmen dan mendukung apa yang menjadi cita cita luhur bangsa indonesia sebagai Bangsa yang mandiri di bidang pangan” ujar Bupati.
Sementara itu, Kepala LO Bulog Jawa Timur, Brigjen TNI (Purn) Edi Santoso mengatakan rasa terimakasih kepada Pemerintah Daerah, Babinsa serta seluruh Elemen Bangsa lainnya yang tetap konsisten dan langsung ikut terjun dilapangan mendampingi Petani di wilayah.
“Bela Negara itu bukan tanggung jawabnya TNI saja tapi seluruh Komponen Bangsa sesuai dengan bidang kerjanya masing-masing. Petani yang menghasilkan gabah yang berkualitas, dengan hasil yang banyak itu juga suatu bentuk Bela Negara” ujarnya.
Senada, Dandim 0812 Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han, bersama Forkopimda Kabupaten Lamongan Saat di lokasi panen raya padi jenis PMJ 01,beharap kepada seluruh jajaran agar menggalakkan kegiatan ketahanan pangan ini untuk memaksimalkan lahan kosong menjadi lahan produktif.
“Dengan adanya kegiatan ketahanan pangan seperti ini dapat memotifasi masyarakat khsususnya di daerah dalam memberdayakan lahan kosong menjadi lahan produktif, selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari juga dapat menambah pendapatan masyarakat kedepannya. Terlebih masyarakat ikut terlibat secara langsung dalam setiap prosesnya sehingga masyarakat telah mendapatkan ilmu yang cukup dalam mengolah lahannya secara mandiri,” ujarnya
Untuk diketahui kegiatan ini dilanjutkan dengan memanen padi jenis PMJ 01 bersama dengan Pemerintahan Kabupaten Lamongan dan para kelompok tani serta penyerahan bibit padi PMJ 01 hasil panen kepada kelompok untuk dikembangkan di seluruh Wilayah Kabupaten Lamongan.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-07-at-16.26.06_e7534ec2-scaled.jpg14402560kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-04-10 01:28:122025-04-10 01:28:12Kodim 0812 Lamongan Ikuti Panen Raya Padi Serentak untuk Ketahanan Pangan Nasional
Sampang, 07- April 2025 – Kodim 0828/Sampang bersama Dinas Pertanian Kabupaten Sampang dan kelompok tani (Poktan) setempat menggelar acara panen raya padi serentak yang berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting dengan Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto. Acara yang digelar di Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, ini turut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pejabat terkait.
Panen padi serentak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Sampang. Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI, Prabowo Subianto, memberikan apresiasi kepada petani yang terus bersemangat dalam memajukan sektor pertanian di tengah tantangan yang ada.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras para petani Indonesia yang telah berhasil melaksanakan panen raya padi serentak. Hal ini menunjukkan semangat dan dedikasi yang tinggi dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” kata Presiden dalam sambutannya melalui Zoom Meeting.
Komandan Kodim 0828/Sampang, Letkol Czi Suprobo Harjo Subroto S.E., M.Han, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa acara panen padi serentak ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan petani. “TNI selalu siap mendukung berbagai program pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin memastikan bahwa sektor pertanian tetap berjalan dengan baik dan dapat memberikan hasil yang optimal.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sampang, menjelaskan bahwa kegiatan panen padi serentak ini adalah bagian dari program unggulan yang digagas oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan hasil pertanian dan memotivasi para petani agar lebih giat dalam mengelola lahan pertanian. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa yang akan datang, dan memberikan dampak positif bagi sektor pertanian di Sampang,” tambahnya.
Acara tersebut juga disambut antusias oleh para petani yang terlibat dalam kegiatan panen padi serentak ini. Salah satu anggota Poktan, Bapak Sabar, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil panen yang melimpah dan dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak. “Kami sangat terbantu dengan program-program pemerintah dan bantuan dari instansi terkait yang mendukung kami untuk dapat memaksimalkan hasil pertanian,” ujarnya.
Dengan dilaksanakannya panen raya padi serentak ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan produksi padi di Kabupaten Sampang, serta mendorong semangat para petani untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas hasil pertanian mereka.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-07-at-15.40.14_e7e0b262-scaled.jpg17062560kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-04-10 00:10:102025-04-10 00:10:11Sampang Rayakan Panen Raya Padi: Upaya Pemerintah untuk Dukung Petani Lokal
Tulungagung,- Pemerintah Kabupaten Tulungagung turut ambil bagian dalam Panen Raya Padi serentak yang digelar di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Kegiatan yang berlangsung secara virtual bersama Presiden Prabowo Subianto ini dipusatkan di Desa Sanan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (07/04/2025).
Panen raya tersebut menjadi bagian dari langkah besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Di Tulungagung, kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., dan dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai unsur, termasuk Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Salah satu lokasi panen utama berada di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jati 7, yang juga menjadi simbol keberhasilan musim tanam di wilayah tersebut.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, dalam keterangannya menyebut panen raya ini sebagai bentuk nyata dari peningkatan produktivitas pertanian.
“Panen raya ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan musim tanam, tetapi juga bukti nyata peningkatan produktivitas pertanian nasional. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani, dan seluruh pelaku sektor pertanian dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional,” ujarnya.
Selain Bupati Tulungagung, hadir pula Wakil Bupati Ahmad Baharudin, S.M., Dandim 0807/Tulungagung Letkol Kav Mohammad Nashir S. Hub.Int, dan Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi, S.H., S.I.K., M.T.C.P.
Ketua DPRD Marsono, S.Sos., Sekda Drs. Tri Hariadi, M.Si, dan Kepala Dinas Pertanian Drs. Suyanto, M.M., juga terlihat dalam barisan tamu undangan. Dari jajaran kecamatan dan kelurahan, Camat Pakel Imam Suwoyo, Danramil Pakel Kapten Inf. Khoirur Rokhim, Kapolsek Pakel Iptu Retno Pujiarsih, serta Lurah Sanan Sujianto turut serta mengikuti kegiatan.
Setelah kegiatan panen, juga dilaksanakan penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) oleh Bulog sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan stok pangan. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap petani, agar hasil panen mereka terserap dengan baik dan menguntungkan.
Secara keseluruhan, panen raya berlangsung lancar dan meriah. Kehadiran berbagai elemen pemerintah dan masyarakat menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Tulungagung.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-07-at-14.01.25_ffc2cb3f.jpg8531280kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-04-09 23:58:572025-04-09 23:58:58Panen Raya Padi di Tulungagung: Langkah Strategis Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Sidoarjo, [07/04/2025] – Pasca Lebaran Idul Fitri 1446 H, Batiter Pelda Sutrisno dari Kodim 0816 Sidoarjo melaksanakan pemantauan panen gabah di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa harga gabah yang diterima oleh petani sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan, yaitu Rp 6.500 per kilogram.
Pemantauan ini dilakukan untuk melindungi kepentingan petani lokal dan memastikan bahwa mereka menerima harga yang wajar untuk hasil panen mereka. Pelda Sutrisno mengatakan bahwa Kodim 0816 Sidoarjo berkomitmen untuk membantu meningkatkan kesejahteraan petani lokal dan meningkatkan ketersediaan pangan di wilayah Sidoarjo.
“Kami melaksanakan pemantauan panen gabah untuk memastikan bahwa harga gabah yang diterima oleh petani sesuai dengan HPP yang telah ditetapkan. Kami ingin memastikan bahwa petani lokal menerima harga yang wajar untuk hasil panen mereka,” kata Pelda Sutrisno.
Pemantauan ini melibatkan pengecekan harga gabah di beberapa lokasi di Kabupaten Sidoarjo, termasuk di pasar-pasar tradisional dan di tempat-tempat pengumpulan gabah. Pelda Sutrisno menambahkan bahwa Kodim 0816 Sidoarjo akan terus melaksanakan pemantauan dan pengawasan untuk memastikan bahwa harga gabah sesuai dengan HPP.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meningkatkan pendapatan petani lokal dan meningkatkan ketersediaan pangan di wilayah Sidoarjo,” kata Pelda Sutrisno.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-07-at-12.00.23_07161a63-scaled.jpg14412560kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-04-09 23:47:482025-04-09 23:47:49Pemantauan Harga Gabah di Sidoarjo: Upaya Kodim untuk Kesejahteraan Petani