Warga Nglurup Dapatkan Penyuluhan Pertanian dan Biosecurity dari Satgas TMMD

Tulungagung – Mayoritas warga Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, yang berprofesi sebagai peternak sapi perah, mendapatkan perhatian khusus dari Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Tulungagung. Menyikapi kebutuhan warga, Satgas TMMD menggelar sosialisasi Biosecurity dan pembuatan pakan ternak, sekaligus penyuluhan pertanian di Balai Desa Nglurup pada Kamis (27/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya Biosecurity dalam mencegah penyebaran penyakit ternak serta mengedukasi mereka mengenai teknik pembuatan pakan berkualitas untuk meningkatkan produktivitas sapi perah. Penyuluhan ini juga mencakup pengelolaan limbah ternak sebagai pupuk organik untuk mendukung pertanian berkelanjutan.

Pemateri dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung, drh Okky Anjas Asmoro menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan semangat TMMD untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani serta peternak di wilayah pedesaan.

“Kami berharap sosialisasi ini bisa menjadi bekal bagi warga Nglurup dalam mengelola ternak secara lebih sehat dan produktif. Dengan penerapan Biosecurity, wabah penyakit bisa dicegah, sementara penyuluhan pertanian membuka wawasan baru bagi petani lokal,” ujar drh Okky.

Antusiasme warga terlihat tinggi. Mereka aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam beternak dan bertani. Para anggota Satgas TMMD bersama penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tulungagung turut memberikan solusi praktis yang bisa langsung diterapkan di lapangan.

Kepala Desa Nglurup, Suji, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap kolaborasi semacam ini terus berlanjut. “Warga kami sangat terbantu. Kami jadi lebih paham cara menjaga kesehatan ternak dan memanfaatkan limbah untuk pertanian. Ini sangat bermanfaat untuk jangka panjang,” katanya.

Program TMMD ke-123 ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih mandiri dan sejahtera.

Evaluasi Kinerja Koperasi Kartika Mojopahit Sejahtera dalam Rapat Anggota Tahunan

Mojokerto, – Kodim 0815/Mojokerto menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primkop Kartika Mojopahit Sejahtera Tutup Buku Tahun 2024 di Wisata Desa Bumi Mulyo Jati (BMJ) Mojopahit, Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (27/02/2025).

RAT kali ini mengusung tema “Dengan Sinergitas Koperasi Angkatan Darat Kita Bangun Usaha yang Mandiri dan Handal Guna Mewujudkan Kesejahteraan Anggota Koperasi Angkatan Darat Beserta Keluarganya,”. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kinerja koperasi dan kesejahteraan anggotanya.

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Primkop Kartika Mojopahit Sejahtera, Kapten Arh Suminto, yang menyampaikan evaluasi serta capaian koperasi selama tahun 2024. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan koperasi guna menjaga kepercayaan anggota.

Sementara Kepala Dekopinda Kabupaten Mojokerto, yang diwakili Kepala Bidang Organisasi dan Kelembagaan, Gufron Abdul Rokhim, turut memberikan apresiasi terhadap kinerja koperasi ini. Ia menjelaskan, Dekopinda hadir sebagai wadah yang memberikan edukasi, fasilitasi, dan koordinasi dengan Dinas Koperasi.

“Kami sangat mengapresiasi Koperasi Kartika Mojopahit Sejahtera karena telah menjalankan amanah undang-undang dengan baik. Hanya dalam waktu 1 bulan 25 hari setelah tutup buku, pengurus telah memberikan pertanggungjawaban kepada anggotanya secara tepat waktu. Ini menunjukkan bahwa pengurus benar-benar amanah dan berdedikasi untuk kesejahteraan anggota,” ujarnya.

Masih dalam forum RAT, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto, yang diwakili Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan, Kamarudin, M.M., menyoroti regulasi terbaru terkait koperasi simpan pinjam. “Sesuai aturan baru, koperasi yang menjalankan usaha simpan pinjam wajib memiliki izin resmi. Koperasi Mojokerto, termasuk Primkop Kartika Mojopahit Sejahtera, harus memastikan kepatuhan terhadap regulasi ini untuk menghindari risiko tinggi dalam operasionalnya,” jelasnya.

Ketua Puskop Kartika Bhirawa Anoraga, diwakili Ketua Bidang Perbendaharaan, Kapten Cpl Sarjono, menegaskan, RAT merupakan bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota. “RAT adalah pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi, yang menentukan arah kebijakan dan kelangsungan usaha. Kami mengapresiasi pelaksanaan RAT yang tepat waktu, karena ini mencerminkan komitmen pengurus dalam mengelola koperasi dengan baik,” ungkapnya. Ia juga berpesan agar pengawas koperasi terus memastikan administrasi dan legalitas koperasi sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dandim 0815/Mojokerto, yang diwakili Kasdim Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., menekankan pentingnya peran serta anggota dalam menjalankan koperasi. “Koperasi harus berpegang pada prinsip dasar dan dikelola dengan jiwa usaha yang kuat. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh anggota untuk aktif menyimak, memberikan saran, dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas koperasi ini,” tuturnya.

RAT Primkop Kartika Mojopahit Sejahtera Tahun Buku 2024 menjadi ajang evaluasi sekaligus penyusunan strategi untuk menghadapi tantangan koperasi ke depan. Dengan sinergi antara pengurus, pengawas, dan anggota, diharapkan koperasi ini terus berkembang sebagai lembaga usaha yang mandiri dan handal demi kesejahteraan anggotanya.

Rapat ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif serta penyampaian aspirasi dari anggota, menandakan bahwa koperasi ini tetap berorientasi pada prinsip “dari, oleh, dan untuk anggota”.

Mencegah Penyebaran PMK: Babinsa Aktif Sosialisasi dan Vaksinasi Hewan Ternak

Madiun – Babinsa Desa Sawahan, Serka Budi Haryanto, aktif mendukung program pemerintah dalam mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Ia mendampingi petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun dalam melaksanakan vaksinasi PMK tahap pertama secara door to door kepada hewan ternak di Desa Sawahan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun Kamis (27/2/2025). Kehadiran Serka Budi Haryanto memastikan kelancaran dan efektivitas program vaksinasi tersebut.

Vaksinasi PMK tahap pertama ini menargetkan seluruh hewan ternak di Desa Sawahan. Dengan pendekatan door to door, petugas dapat menjangkau seluruh peternak dan memastikan hewan ternak mereka mendapatkan vaksinasi. Peran Babinsa sangat penting dalam membantu kelancaran program ini, terutama dalam hal koordinasi dengan masyarakat dan memastikan keamanan selama proses vaksinasi.

Serka Budi Haryanto aktif berkoordinasi dengan petugas dan peternak untuk memastikan proses vaksinasi berjalan lancar dan tertib. Ia juga membantu dalam hal sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi PMK untuk mencegah penyebaran penyakit yang dapat merugikan peternak. Kehadiran Babinsa di lapangan memberikan rasa aman dan nyaman bagi para peternak.

Kerja sama yang baik antara Babinsa, petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, dan peternak menjadi kunci keberhasilan program vaksinasi PMK ini. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan program vaksinasi PMK dapat mencegah penyebaran penyakit dan melindungi hewan ternak di Desa Sawahan.

Keberhasilan program vaksinasi PMK ini menunjukkan sinergi yang positif antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kesehatan hewan ternak dan ketahanan pangan. Peran Babinsa sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam keberhasilan program-program pembangunan di pedesaan.

Kegiatan Panen Raya di Madiun: Contoh Ketahanan Pangan Berkelanjutan bagi Daerah Lain

Madiun,– Pabung Kodim 0803/Madiun Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo mewakili Dandim 0803/Madiun Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Madiun dan Kepala Bulog Sub Divre Madiun, hari ini Kami, 27 Februari 2025 melaksanakan panen raya dan serapan gabah di Desa Bandungan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan TNI dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Madiun.

Kegiatan panen raya diawali dengan prosesi panen padi secara simbolis yang dilakukan oleh Dandim Madiun bersama Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Bulog. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terpancar dari para petani yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Dandim dan jajarannya memberikan motivasi dan semangat baru bagi para petani yang telah berjuang keras dalam mengolah lahan pertanian mereka.

Mayor Timbul dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para petani Desa Bandungan atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam menghasilkan panen padi yang melimpah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan petani dalam menjaga stabilitas harga gabah dan beras di pasaran.

Selain panen raya, kegiatan ini juga difokuskan pada serapan gabah oleh Bulog. Hal ini bertujuan untuk menjamin harga jual gabah petani tetap stabil dan mencegah potensi kerugian akibat fluktuasi harga di pasaran. Dengan adanya serapan gabah oleh Bulog, diharapkan petani dapat memperoleh harga yang pantas atas hasil jerih payah mereka.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Madiun Sumanto menambahkan bahwa keberhasilan panen raya di Desa Bandungan ini merupakan hasil dari kerja keras dan dukungan berbagai pihak, termasuk penggunaan teknologi pertanian modern dan program pembinaan petani yang intensif. Ia berharap keberhasilan ini dapat ditiru oleh desa-desa lain di Kabupaten Madiun.

Sementara itu pihak Bulog Sub Divre Madiun menyampaikan kesiapan Bulog untuk menyerap gabah petani dalam jumlah yang cukup besar. Hal ini menunjukkan komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan beras di pasaran dan melindungi petani dari potensi kerugian. Bulog akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan TNI untuk memastikan kelancaran proses serapan gabah.

Kegiatan panen raya dan serapan gabah di Desa Bandungan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional. Kerja sama yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan petani merupakan kunci keberhasilan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Kodam V/Brawijaya Gelar Wasev Beladiri Taktis dan Sosialisasi Pencak Silat Militer

Surabaya,- Prajurit Kodam V/Brawijaya melaksanakan kegiatan Wasev Latihan Beladiri Taktis (BDT) dan Sosialisasi Pencak Silat Militer Tahun 2025 di Lapangan A Yani, Makodam V/Brawijaya, pada Kamis, 27 Februari 2025.

Pengarahan dalam kegiatan ini disampaikan oleh Letkol Inf Jangkung Priyanto, Kabag Ketangkasan Binmatajas Disjasad. Ia juga menjabat sebagai Ketua Tim Wasev BDT dan Sosialisasi Pencak Silat Militer, didampingi Mayor Inf Sumarmo.

Latihan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan dan kesiapan prajurit menghadapi situasi taktis. Prajurit mempraktikkan berbagai teknik bela diri, mulai dari teknik dasar hingga penerapan dalam simulasi situasi nyata di lapangan, menunjukkan keterampilan yang diharapkan.

“Latihan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan dan kesiapan prajurit menghadapi situasi taktis dan sangat diperlukan dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar Kapendam V/Brawijaya, Kolonel Kav Donan Wahyu Sejati, S.Sos.

Program Wasev BDT 2025 merupakan upaya berkelanjutan Disjasad untuk memastikan kualitas dan kesiapan prajurit TNI AD, termasuk yang berada di bawah komando Kodam V/Brawijaya, dalam menghadapi tantangan tugas yang ada.

Diharapkan, melalui latihan ini, prajurit Kodam V/Brawijaya dapat meningkatkan keterampilan bela diri dan kesiapan operasional mereka, sehingga mampu menjalankan tugas dengan lebih efektif dan profesional di lapangan.