Upaya Penurunan Stunting: Satgas TMMD Adakan Sosialisasi di Aula Kecamatan Sendang

Tulungagung,- Sebagai upaya menurunkan angka stunting, Satgas TMMD ke-123 Kodim 0807 Tulungagung bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengadakan sosialisasi percepatan penanganan stunting dan parenting ibu dan anak di Aula Kecamatan Sendang, Kamis (27/02/2025).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan dan diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari Tim Penggerak PKK (TPPKK) Desa se-Kecamatan Sendang, bidan desa, kader posyandu, serta para ibu balita. Sosialisasi ini menjadi bagian penting dari program non fisik TMMD ke-123, yang menunjukkan sinergi nyata antara TNI dan Pemkab Tulungagung dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pentingnya asupan gizi seimbang, pola asuh yang tepat, serta pemantauan tumbuh kembang anak sebagai langkah preventif mengurangi angka stunting. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman terkait permasalahan yang sering dihadapi di lapangan.

“Kami berharap para peserta dapat mengedukasi masyarakat di lingkungannya masing-masing, sehingga pengetahuan yang didapat bisa diterapkan secara luas dan berkelanjutan,” ujar Serma Rahmat di Posko Satgas TMMD ke-123.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan akan lahir agen-agen perubahan yang berperan aktif dalam mendukung program pemerintah demi mewujudkan generasi Tulungagung yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

Satgas Yonif 512/QY Ajak Warga Memasak Bersama untuk Tingkatkan Kebersamaan

Keerom, Papua – Dalam semangat kebersamaan dan mempererat hubungan dengan masyarakat, Satgas Yonif 512/QY melalui Pos KM 140 menggelar kegiatan memasak bersama warga Kampung Menggual, Distrik Yaffi. Kegiatan ini menjadi momen yang penuh kehangatan serta mempererat tali persaudaraan antara prajurit TNI dengan masyarakat setempat. Kamis, (27/2/2025).

Danpos KM 140, Serma Diduk Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Satgas Yonif 512/QY terhadap masyarakat sekitar. Selain menjaga keamanan, prajurit TNI juga ingin lebih dekat dengan warga melalui kegiatan sosial yang bermanfaat.

“Kami ingin terus menjalin kebersamaan dengan masyarakat Kampung Menggual. Dengan memasak bersama, kami bisa berbagi cerita, kebahagiaan, serta mempererat silaturahmi. TNI hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu dan bersinergi dengan masyarakat,” ujar Serma Diduk Setiawan.

Sementara itu, salah satu warga Kampung Menggual, Bapa Sauri, mengungkapkan rasa senangnya atas kegiatan ini. Ia merasa sangat terbantu dan senang bisa memasak serta makan bersama dengan para prajurit.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapa-bapa TNI yang selalu peduli dan dekat dengan kami. Kegiatan seperti ini membuat kami merasa lebih akrab dan dihargai. Semoga kebersamaan ini terus terjalin,” ungkap Bapa Sauri dengan penuh rasa syukur.

Kegiatan memasak bersama ini diisi dengan berbagai menu khas daerah yang dimasak secara gotong royong. Suasana penuh keakraban terasa saat para prajurit dan warga saling berbagi tugas, mulai dari menyiapkan bahan, memasak, hingga menikmati hidangan bersama.

Selain meningkatkan hubungan sosial, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Satgas Yonif 512/QY berharap melalui kegiatan seperti ini, kepercayaan dan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat demi menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif di wilayah perbatasan RI-PNG.

Satgas TMMD Ke-123 Tuban Kerahkan Alat Berat untuk Maksimalkan Pembangunan Desa.

TUBAN, – Sukseskan Program kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke – 123 Kodim 0811/Tuban, Satgas TMMD terus mengerahkan sejumlah alat berat untuk memaksimalkan pengerjaan sasaran fisik dihadapkan dengan kondisi medan yang cukup berat didesa Bader, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban. Kamis, (27/02/2025).

Keberadaan alat berat ini menurut Komandan Satgas TMMD Ke-123 Kodim 0811/Tuban, Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., mengungkapkan bahwa, alat berat Ini sangat membantu dalam pekerjaan, mulai dari meratakan tanah, pengangkutan, dan pemindahan bahan material, yang dapat dibantu dengan alat tersebut.

“Jelas, semua alat berat ini, sangat membantu pekerjaan kita”, Ujar Dansatgas TMMD.

Lanjut Dansatgas, Jika mengandalkan tenaga manual, akan sangat memakan waktu dan tenaga. Meskipun ada Excavator, semua personil yang bertugas tetap bekerja bersama masyarakat, dengan alat seadanya, mereka tidak mau berdiam diri.

“Dalam pelaksanaannya juga, kita tak hanya mengandalkan alat berat, tetapi juga kita kerahkan seluruh Satgas dan warga”, Imbuhnya.

Lettu Czi Yanto, Selaku Dan SSK TMMD menjelaskan, Excavator dan beberapa alat berat lainnya didatangkan untuk mempercepat, dan memaksimalkan target pembangunan fisik. Karena diharapkan pada saat TMMD ditutup nanti, semua pekerjaan akan selesai tepat waktu.

“Kami terjunkan sejumlah alat berat termasuk excavator agar guna memaksimalkan pekerjaan”, Jelas Lettu Czi Yanto.

Tuban Hadapi Stunting: Satgas TMMD Ke-123 Berikan Makanan Bergizi kepada Balita

TUBAN, – Stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka panjang, masih menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia, termasuk di wilayah Satgas TMMD Ke-123 Di Desa Bader, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban. Kamis (27/02/2025).

Untuk mengatasi masalah Kondisi yang berdampak buruk pada perkembangan fisik dan kognitif anak yang nantinya dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan. , berbagai pihak telah berperan aktif, termasuk Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Kodim 0811/Tuban, yang secara khusus menjalankan program penanggulangan stunting melalui pembagian tambahan makanan bergizi kepada balita.

Komandan Satgas TMMD Ke-123 Kodim 0811/Tuban mengungkapkan, bahwa beberapa faktor yang berkontribusi terhadap tingginya prevalensi stunting di wilayah ini meliputi kurangnya asupan gizi seimbang, pengetahuan yang terbatas tentang pola asuh anak yang benar, akses yang terbatas terhadap layanan kesehatan, serta sanitasi yang kurang memadai.

Semua faktor ini saling berkaitan dan berkontribusi pada terjadinya stunting, yang jika tidak ditangani secara serius, dapat mengakibatkan dampak jangka panjang yang merugikan,” ungkap Arif.

Sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting, Satgas TMMD ke-121 Kodim 0409/Rejang Lebong menjalankan program distribusi tambahan makanan bergizi untuk balita di Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), pada Kamis, 15 Agustus 2024.

Puluhan paket makanan bergizi dibagikan kepada balita di Desa Belumai I dan Desa Belumai II, sebagai bagian dari program TMMD yang berlangsung di daerah tersebut.

“Paket makanan yang dibagikan terdiri dari susu, biskuit, dan bahan makanan lain yang mengandung nutrisi penting bagi pertumbuhan anak. Pemilihan jenis makanan ini didasarkan pada kebutuhan nutrisi balita yang sedang dalam masa pertumbuhan, di mana asupan protein, kalsium, vitamin, dan mineral sangat penting untuk mendukung perkembangan fisik dan otak mereka,” jelas Arif.

Kegiatan Pembersihan dan Penanaman Pohon Trembesi Dukung Keseimbangan Lingkungan Blitar

Blitar,- Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan ketersediaan sumber air, Babinsa Kaligambir Koramil 0808/18 Panggungrejo Serka Mualip Santoso, bersama warga melaksanakan kegiatan pembersihan dan penanaman pohon trembesi di area sumber air Dusun Kaligambir RT. 03 RW. 01, Desa Kaligambir Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar, Kamis (27/2/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan serta upaya menjaga ekosistem sumber mata air yang menjadi kebutuhan utama masyarakat setempat. Selain membersihkan area sekitar sumber air dari sampah dan tanaman liar, warga juga melakukan penanaman pohon trembesi yang berfungsi untuk menyerap air dan mencegah erosi.

Serka Mualip Santoso dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penanaman pohon trembesi ini diharapkan dapat membantu menjaga keseimbangan lingkungan dan memperkuat daerah resapan air. “Pohon trembesi memiliki akar yang kuat dan dalam, sehingga mampu menyerap air secara maksimal serta membantu menjaga ketersediaan air tanah bagi masyarakat,” ujar Serka Mualip.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya kebersihan lingkungan dan pelestarian sumber daya alam. Warga yang hadir dengan antusias ikut serta dalam proses pembersihan dan penanaman pohon sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap kelestarian lingkungan.

Danramil 0808/18 Panggungrejo Kapten Czi Gutarno di tempat lain mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan penanaman pohon ini, diharapkan sumber air di Dusun Kaligambir dapat tetap terjaga keberlangsungannya, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi kehidupan masyarakat sekitar. Sinergi antara TNI dan masyarakat akan terus diperkuat untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan lestari, ucap Danramil.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa dan masyarakat setempat. Kepala Desa Kaligambir mengungkapkan bahwa kolaborasi antara Babinsa dan warga dalam kegiatan lingkungan seperti ini sangat membantu dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam yang ada di desa mereka.

Serka Suminto TNI AD Dedikasikan Diri untuk Masyarakat di Desa Bagor

Nganjuk, – Pagi ini, seperti biasanya, Serka Suminto, prajurit TNI AD yang kesehariannya berdinas di Koramil 0810/02 Bagor, berangkat menuju desa binaanya di Desa Bagor, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.

Dengan wajah berseri, ia melakukan sederet rutinitas kesibukannya sebagai Babinsa. Mulai dari melakukan kerja bakti bersama warga binaan dan mendampingi para petani. Walau cukup melelahkan, namun tak terlihat sedikit pun rasa lelah menghiasi wajahnya.

Meski keringat masih deras mengucur dan membasahi pakaian dinas kebanggaannya, tak lantas membuatnya memanfaatkan waktu istirahat siang untuk beristirahat. Justru ia masih semangat melakukan tugas sebagai marbot Masjid Al Mustofa di desa binaannya.

Tugas sebagai marbot yang telah digelutinya selama bertahun-tahun itu dilakukannya atas dasar keikhlasan dan kemauannya sendiri. Bahkan ia mengaku bangga dapat melakukannya.

“Niat saya hanya ingin dapat pahala untuk tabungan di akhirat nanti, karena kita manusia tak pernah tahu sampai kapan umur kita nanti,” kata Suminto ditemui di Masjid Al Mustofa, Kamis (27/2/2025)

“Jadi mumpung kita masih diberikan kesehatan dan kehidupan di dunia, kita harus berlomba-lomba mencari pahala dan keberkahan dari Allah SWT,” tambahnya.

Tak berhenti di situ, selepas berdinas, Suminto juga masih punya kesibukan lainnya dengan menjadi guru mengaji di musala kecil samping rumahnya, juga di Desa Bagor.

Tak hanya sebagai ladang pahala, ia mengaku, kesibukannya sebagai guru mengaji juga sebagai bentuk pengabdiannya kepada masyarakat dan kepeduliannya dalam mendidik para generasi muda.

“Melalui mengajar mengaji, saya ingin mengabdikan diri dalam masyarakat sesuai dengan ilmu yang saya miliki. Saya ingin generasi muda memiliki akhlak dan budi pekerti yang sesuai ajaran Islam,” terangnya.

Suminto mengungkapkan, saat ini murid ngajinya mencapai 30 orang. Mereka berasal dari lingkungan di sekitar tempat tinggalnya.

Apa yang dilakukan Suminto mendapat apresiasi dari H. Saminyo, salah satu tokoh masyarakat Desa Bagor. Menurutnya, apa yang diperbuat Suminto sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Apa yang dilakukan pak Minto sebagai Babinsa sangat bermanfaat dan luar biasa. Di sela-sela tugasnya masih bisa menyempatkan untuk kegiatan yang sangat-sangat berguna untuk masyarakat,” ujarnya.

“Ini bisa menjadi teladan untuk masyarakat dan generasi muda, serta mendidik generasi muda yang beraklakul karimah agar terhindar dari kegiatan negatif,” lanjutnya.

Kodim 0820 Probolinggo Dukung Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Petani di Tiris

Probolinggo,- Dalam rangka mendukung dan mensukseskan program gerakan antisipasi darurat pangan nasional, Kodim 0820/ Probolinggo melalui Koramil jajaran hadir di tengah-tengah para petani dengan ikut ambil bagian dalam proses pengolahan, penanaman, perawatan hingga proses panen di wilayah binaannya, Kamis (27/2/2025).

Anggota Koramil 0820/24 Tiris Sertu Supriadi menyampaikan bahwa ketahanan pangan nasional adalah kondisi di mana semua orang memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi. Pendampingan yang kami lakukan baik dalam proses pengolahan, penanaman, perawatan hingga proses panen merupakan salah satu faktor yang memengaruhi ketahanan pangan nasional.

“Sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional pemerintah pusat mempunyai program yakni gerakan antisipasi darurat pangan nasional dengan melakukan beberapa upaya diantaranya membangun dan merehabilitasi jaringan irigasi, membangun bendungan, memodernisasi irigasi, menjaga kebersihan saluran irigasi, mengendalikan impor dan ekspor pangan serta memperkuat infrastruktur,” kata Sertu Supriadi.

Ditambahkan Sertu Supriadi bahwa ketahanan pangan nasional penting karena Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar dan cakupan geografis yang luas. Beberapa komponen ketahanan pangan nasional adalah ketersediaan pangan, stabilitas ketersediaan pangan, aksesibilitas terhadap pangan dan pemanfaatan pangan.

“Sumberdaya pertanian mulai dari penyuluh hingga para petani harus bergerak cepat mengambil bagian menjaga ketahanan pangan, kunci dalam gerakan antisipasi darurat pangan nasional adalah meningkatkan produksi dan segala sumber daya dan dukungan perlu difokuskan dalam peningkatan produksi pada musim tanam yang sedang berlangsung maupun yang akan datang,”ujarnya.

Lebih lanjut anggota berpostur tinggi tegap ini mengungkapkan bahwa pemerintan pusat melalui TNI telah menerapkan pendekatan yang holistik, dukungan sarana dan prasarana ditujukan pada proses hulu sampai hilir dari penyiapan lahan sampai pengolahan. “Mari bersinergi untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian yang secara tidak langsung tentunya berkontribusi terhadap kemajuan pertanian di Indonesia secara berkelanjutan,”ungkapnya.

Untuk diketahui dalam mensukseskan ketahanan pangan nasional melalui gerakan antisipasi darurat pangan nasional tersebut, Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil 0820/24 Tiris idak hanya melaksanakan pendampingan tapi juga ikut ambil bagian proses panen padi di salah satu lahan milik warga binaan di wilayah Desa Racek, Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan Makan Bergizi Sehat di SD Hang Tuah 6 Dukung Kesehatan Anak

Surabaya, 27 Februari 2025 – Pagi ini, suasana ceria terlihat di SD Hang Tuah 6, Jl. Memet S No. 5, Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak. Sebanyak 244 siswa dengan antusias mengikuti kegiatan Makan Bergizi Sehat (MBS) yang dipantau langsung oleh Sertu David Susilo, Babinsa Koramil 0830/12 Kenjeran. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak sekolah.

Sertu David Susilo hadir sejak pagi untuk memastikan kegiatan berjalan lancar. Dengan sabar, ia mengawasi proses distribusi makanan bergizi kepada para siswa. Menu yang disajikan terdiri dari makanan sehat dan seimbang, seperti nasi, sayur, lauk pauk, dan buah-buahan. Selain memastikan makanan tersedia dengan baik, Sertu David juga berinteraksi dengan para siswa, memberikan motivasi tentang pentingnya mengonsumsi makanan bergizi untuk tumbuh kembang yang optimal.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Dengan memberikan asupan gizi yang baik, kita membantu mereka tumbuh sehat, cerdas, dan berprestasi,” ujar Sertu David saat berbincang dengan para guru.

Kegiatan MBS ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi harian siswa, tetapi juga menanamkan kebiasaan makan sehat sejak dini. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia.

Para siswa terlihat antusias menyantap makanan yang disajikan. Beberapa di antaranya bahkan dengan bangga menunjukkan piring mereka yang telah habis. “Makanannya enak dan sehat. Aku jadi lebih semangat belajar,” ujar salah seorang siswa kelas 4 dengan senyum lebar.

Kegiatan MBS di SD Hang Tuah 6 ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Surabaya. Dengan dukungan TNI, pemerintah, dan masyarakat, program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan prestasi siswa.

Sertu David Susilo menegaskan, Koramil Kenjeran siap mendukung program-program serupa di masa depan. “Kami akan terus berkomitmen untuk mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama generasi muda,” pungkasnya.

Launching Program Makan Bergizi Gratis: TNI Terlibat Aktif di Lamongan

Lamongan,-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program andalan Pemerintah Indonesia. Secara khusus, Pemerintah menggandeng TNI untuk terus mengawal jalannya program tersebut.

Salah satu yang terlihat di Koramil jajaran kodim 0812 Lamongan melalui Bintara Pembinaan Desa (Babinsa) yang terus melaksanakan pemantauan dan pengawalan launching program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh SPPG Yayasan Ponpes Sunan Drajat Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, Kamis (27/02/2025).

Pada launching tersebut,5411 porsi makanan bergizi gratis disiapkan oleh SPPG Yayasan Ponpes Sunan Drajad yang di laksanakan 2 gelombang dengan rincian sebagai berikut:

Gelombang pertama

  1. Jumlah penerima SPPG I : 2.567 orang. ( 6 sekolah). Yang terdiri dari
    a. SMK Sunan Drajat Lamongan : 802 orang.
    b. MA Ma’arif 07 : 298 orang.
    c. MA Mualimin Mu’alimst : 211 orang.
    d. MTs Mualimin Mu’alimat 203 orang.
    e. MTs Sunan Drajat 547 orang.
    f. SMPN 2 Paciran 506 orang.

Gelombang kedua

  1. Jml Penerima SPPG II: 2.884 orang. ( 9 Sekolah)
    a. SMK Sunan Drajat : 343 orang.
    b. MA Ma’arif 07 : 576 orang.
    c. MA Mualimin Mu’alimat : 192 orang.
    d. MTs Mualimin Mu’alimat : 154 orang.
    e. MTs Sunan Drajat : 465 orang.
    f. SMPN 2 Paciran :493 orang.
    g. MI Muawanah :367 orang.
    h. TK Paud Muslimat Muawanah ; 209 orang.
    i. Tk Paud Alam Cendekia :45 orang.

Dalam hal ini Danramil 0812/ 17 Paciran Kapten Inf Imam Mustain yang terjun langsung untuk mengawal program makan bergizi gratis ini mengatakan bahwa jajaran Kodim 0812/Lamongan akan terus mengawal jalannya program MBG agar dalam pelaksanaannya bisa sesuai dengan harapan.

“Kami memeriksa setiap detailnya, mulai dari bahan bahannya, proses memasak sampai sistem pendistribusiannya. Kami berharap program MBG ini dapat turut mencerdaskan generasi muda Bangsa Indonesia kedepannya” ujarnya.

Hari Peduli Sampah Nasional: Koramil 0803/16 Wonoasri Bersihkan Pasar Sidomulyo

Madiun, – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2025, anggota Koramil 0803/16 Wonoasri, dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Inf Murhadi, melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan sampah di lingkungan Pasar Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan dan upaya untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat.

Kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan pada Kamis (27/2/2025) ini melibatkan seluruh anggota Koramil 0803/16 Wonoasri bersama pihak terkait. Mereka bahu-membahu membersihkan sampah yang berserakan di area pasar, mulai dari sampah organik hingga sampah anorganik. Tidak hanya membersihkan sampah yang terlihat, anggota Koramil juga melakukan pembersihan di saluran drainase untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah yang dapat menyebabkan banjir.

Antusiasme anggota Koramil dalam kegiatan ini sangat tinggi. Mereka bekerja dengan semangat dan penuh tanggung jawab, menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini juga mendapat dukungan positif dari para pedagang dan masyarakat sekitar Pasar Sidomulyo yang turut membantu dalam proses pembersihan.

Kapten Inf Murhadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Koramil 0803/16 Wonoasri terhadap program pemerintah untuk menjaga kebersihan lingkungan. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan pengelolaan sampah yang baik. “Kebersihan merupakan sebagian dari iman, dan kita semua bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita,” ujar Kapten Inf Murhadi.

Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi instansi lain dan masyarakat untuk turut serta aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, diharapkan Kabupaten Madiun dapat terbebas dari masalah sampah dan menjadi daerah yang bersih, sehat, dan nyaman untuk dihuni.