Pendampingan Babinsa dalam Pengoperasian Pompa Air Dukung Pertanian di Banyuwangi

Banyuwangi,- Babinsa Koramil 0825/05 Kalibaru, Serka Sutiono bersama dengan PPL dan Kelompok Tani melaksanakan pendampingan sekaligus membantu dalam uji coba pengoperasian pompa air bantuan dari Distan.Uji coba pengoperasian pompa air dilakukan berlokasi di Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi. Kamis, (06/03/2025).

Menurut PPL Desa Kalibaru Manis bapak Lukman, pengoperasian mesin pompa air dilakukan oleh Ketua Kelompok Tani langsung yang didampingi oleh tim dari PPL dan Babinsa.

“Program ini merupakan kerja sama antara Distan dengan TNI AD sebagai upaya menunjang ketahanan pangan di wilayah. Untuk itu, sebagai ujung tombak di lapangan yakni Babinsa bersama petugas PPL terus aktif mendampingi dan membantu para petani di wilayah.” jelasnya.

Sementara, Serka Sutiono menyatakan bahwa dirinya selalu siap mendukung setiap kegiatan yang bertujuan membantu kesulitan warga di wilayah binaannya. “Dengan pengoperasian pompa ini, diharapkan dapat membantu mengatasi kesulitan warga terkait pengairan tanaman pertanian” tuturnya.

Kegiatan ini menunjukkan kolaborasi antara berbagai pihak untuk mendukung ketahanan pangan dan mengatasi masalah pengairan di daerah. Dengan pendampingan dan bantuan Babinsa dan PPL, para petani di Desa Kalibaru Manis khususnya dapat lebih mudah mendapatkan air untuk pertanian mereka, terutama saat menghadapi musim kemarau. Ungkap Serka Sutiono.

Komandan Kodim Banyuwangi Hadiri Rapat Paripurna DPRD untuk Pembangunan Daerah

Banyuwangi, – Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo., S.Sos, M.Han. menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi yang digelar di Gedung DPRD Banyuwangi, Rapat ini membahas sinergi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat (Kamis, 06/03/2025)

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Banyuwangi, dengan dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. Mujiono, M,Si, Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, serta sejumlah pejabat teras daerah. Turut hadir Mantan Wakil Bupati Banyuwangi, Kapolresta Banyuwangi, Kajari Banyuwangi yang diwakilkan dan Kepala Pengadilan Negeri Banyuwangi yang diwakili.

Dalam rapat ini, para peserta menyepakati pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, TNI, Polri, dan instansi terkait untuk menyusun program prioritas 2025-2030. Ketua DPRD Banyuwangi menekankan, “Sinergi ini menjadi kunci untuk menjawab tantangan pembangunan, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan pemerataan ekonomi.”

Bupati terpilih periode 2025-2030, Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP, yang turut hadir menyampaikan pidato perdana sejak memenangkan Pilkada. Dalam sambutannya, Ipuk menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program unggulan Banyuwangi sekaligus mengakselerasi inovasi berbasis teknologi dan pemberdayaan Masyarakat.

“Saya mengajak semua pihak, termasuk TNI-Polri, untuk bersama-sama memastikan pembangunan Banyuwangi inklusif dan berkelanjutan. Prioritas kami adalah meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta mendorong ekonomi hijau yang adaptif terhadap perubahan global,” tegas Ipuk.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama selama ini: “Terima kasih kepada DPRD, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat. Keberhasilan Banyuwangi adalah bukti kolaborasi yang solid. Mari kita pertahankan semangat ini untuk mewujudkan visi ‘Banyuwangi Unggul, Maju, dan Berbudaya’.”

Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo., S.Sos, M.Han. menegaskan kesiapan TNI mendukung program pemerintah daerah. “Kodim akan terus bersinergi dengan pemda dan instansi lain, baik melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) maupun patroli keamanan untuk menciptakan iklim kondusif,” ujarnya.

Rapat paripurna ini ditutup dengan kesepakatan untuk menyusun peta jalan kolaborasi 2025-2030, termasuk rencana aksi konkret di bidang infrastruktur, ketahanan pangan, dan penguatan SDM. Wakil Bupati Mujiono menambahkan, “Langkah ini menjadi fondasi untuk menyambut kepemimpinan baru Ibu Ipuk, demi melanjutkan estafet pembangunan yang telah dirintis.”

Dengan semangat kebersamaan, seluruh pihak optimis Banyuwangi akan semakin unggul sebagai destinasi investasi dan wisata berkelas Nasional.

Dukungan Babinsa untuk Petani: Meningkatkan Hasil Pertanian di Desa Kertagenah

PAMEKASAN,– Sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan petani, Serda Abdus Salam, anggota Posramil 0826-12 Kadur, turut serta membantu panen jagung milik Jamaluddin di Dusun Ruberruh, Desa Kertagenah Tengah, Kecamatan Kadur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam mendukung sektor pertanian di wilayah binaannya. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani bertujuan untuk memberikan motivasi dan pendampingan agar hasil pertanian semakin meningkat.

Serda Abdus Salam menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu program utama TNI Angkatan Darat. Oleh karena itu, Babinsa akan terus mendampingi petani dalam mengelola lahan pertanian agar lebih produktif.

“Kami berharap para petani semakin semangat dalam bertanam dan memanfaatkan lahan yang tersedia. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap memanfaatkan lahan kosong yang ada agar tetap produktif. Menurutnya, pertanian yang berkelanjutan akan berkontribusi besar dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami berharap dengan dukungan ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat terutama dalam meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani,”pungkasnya.

Tiga Pilar Sinergi Ciptakan Keamanan Selama Ramadhan di Kecamatan Wungu

Madiun,– Memasuki bulan suci Ramadhan dan untuk mengantisipasi peningkatan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Anggota Koramil 0803/05 Wungu bersama tiga pilar (Babinsa, Babinkamtibmas, dan perangkat desa) kembali mengaktifkan poskamling atau ronda malam dan melaksanakan patroli di wilayah Kecamatan Wungu, Rabu (5/3) malam.

Langkah ini diambil sebagai upaya proaktif mencegah berbagai tindak kejahatan yang kerap meningkat selama bulan Ramadhan, seperti curanmor (pencurian kendaraan bermotor), pembobolan rumah kosong, dan pencurian ternak. Selain itu, poskamling juga diharapkan dapat meminimalisir potensi bahaya kebakaran rumah dan mencegah aksi tawuran remaja, khususnya perang sarung yang akhir-akhir ini meresahkan warga.

Pembinaan dan pelatihan bagi para ronda malam telah dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan dalam menjaga keamanan lingkungan. Para anggota ronda diberikan pembekalan mengenai langkah-langkah penanganan situasi darurat, seperti kebakaran dan tindak kejahatan.

Mereka juga dibekali dengan pengetahuan dasar pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Kerja sama yang solid antar anggota ronda dan sinergi dengan aparat keamanan menjadi kunci keberhasilan program ini.

Keberadaan poskamling tidak hanya sebagai upaya pencegahan kejahatan, tetapi juga sebagai wahana mempererat tali silaturahmi antar warga. Dengan bergotong royong menjaga keamanan lingkungan, rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat diharapkan semakin meningkat. Hal ini sejalan dengan semangat bulan Ramadhan yang menekankan pentingnya nilai-nilai keagamaan dan sosial.

Kapten Arm Ragil Nur Cahyo selaku Danramil 0803/05 Wungu menyampaikan apresiasinya atas partisipasi aktif warga dalam mengaktifkan kembali poskamling. Beliau menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Dengan adanya poskamling, diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga selama bulan Ramadhan,” ujarnya.

Ke depan, kegiatan ronda malam akan terus ditingkatkan dan dievaluasi secara berkala. Koordinasi dan komunikasi yang intensif antara Koramil 0803/05 Wungu, Polsek Wungu, dan pemerintah desa akan terus dijaga agar program ini dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Wungu. Semoga dengan langkah-langkah ini, bulan Ramadhan dapat dijalankan dengan penuh khusyuk dan aman.

TMMD ke-123: TNI Berikan Bantuan untuk Renovasi Rumah Tidak Layak Huni

Lumajang,- TMMD ke-123, Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Tahun Anggaran 2025 di wilayah Kodim 0821/Lumajang mendapat perhatian khusus dari jajaran TNI AD. Pada Kamis (06/03/2025), Wadan Pusterad Mayjen TNI Herianto Syahputra, S.I.P., melakukan kunjungan langsung ke lokasi TMMD di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Dalam kunjungan tersebut, Mayjen TNI Herianto Syahputra didampingi oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lumajang. Kehadirannya bertujuan untuk memastikan bahwa program TMMD berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga, Mayjen TNI Herianto Syahputra juga menyerahkan bantuan bingkisan kepada masyarakat yang bertempat di Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tengah direnovasi serta di Kantor Desa Burno. Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan warga melalui TMMD.

“Kegiatan TMMD ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat. Kami berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan warga,” ujar Mayjen TNI Herianto Syahputra dalam sambutannya.

Sementara itu, Dandim 0821/Lumajang Letkol Inf Ronny Wijaya Koesuma menyampaikan bahwa kegiatan TMMD ke-123 di wilayahnya melibatkan berbagai proyek pembangunan infrastruktur, termasuk jalan, gorong-gorong, dan renovasi RTLH.

“Kami terus bekerja sama dengan masyarakat untuk menyelesaikan seluruh program TMMD ini tepat waktu dan dengan kualitas terbaik,” ujar Dandim.

Masyarakat Desa Burno menyambut baik kunjungan tersebut dan merasa terbantu dengan adanya program TMMD. Salah satu penerima bantuan, Bapak Tukiman, mengungkapkan rasa terima kasihnya.

“Saya sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Rumah saya kini sedang direnovasi, dan ini benar-benar membantu keluarga kami,” ungkapnya dengan haru.

Kunjungan Waasev TMMD ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. Dengan adanya program TMMD, diharapkan pembangunan daerah terpencil semakin merata dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

TMMD ke-123: Wadanpusterad Pimpin Panen Raya Padi di Lumajang

Lumajang,- TMMD ke-123, Wadanpusterad Mayjen TNI Herianto Syahputra, S.I.P., bersama Forkopimda Lumajang memimpin Panen Raya Padi secara simbolis di lahan seluas 1,5 hektare milik Gapoktan “Selak Doro” yang dikelola oleh Bapak Ali Torfi’in. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Wringinsari, Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, Lumajang, pada Kamis (05/03/2025).

Kepada media, Mayjen TNI Herianto Syahputra menegaskan bahwa TNI memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “TNI tidak hanya bertugas dalam pertahanan negara, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui pendampingan kepada petani. Dengan adanya kerja sama antara TNI dan masyarakat, kita dapat meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Panen raya tersebut merupakan bagian dari upaya sinergis antara TNI, pemerintah daerah, dan para petani dalam mewujudkan swasembada pangan. Kehadiran Wadanpusterad dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat TNI dalam mendukung sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan nasional.

Selain panen raya, Mayjen TNI Herianto Syahputra juga menyampaikan apresiasi kepada para petani yang telah bekerja keras dalam mengolah lahan pertanian. “Petani adalah garda terdepan dalam menyediakan kebutuhan pangan bangsa. Kami, dari jajaran TNI, siap membantu dalam berbagai aspek, termasuk pendampingan teknis dan pengamanan distribusi hasil pertanian,” tambahnya.

Dengan adanya keterlibatan aktif TNI dalam sektor pertanian, diharapkan produktivitas pangan di Lumajang semakin meningkat dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Sinergi antara TNI dan para petani akan terus diperkuat guna menjaga ketahanan pangan serta mendukung kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.

Penyaluran Bantuan dan Pemeriksaan Kesehatan untuk Warga Terdampak Banjir di Babat

Lamongan,- Danramil 0812/10 Babat Kapten Czi Slamet menghadiri kegiatan penyaluran bantuan dan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak banjir yang dilaksanakan di Kelurahan Banaran Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, Kamis (06/03/2025).

Kegiatan penyaluran bantuan dan pemeriksaan kesehatan ini diprakarsai oleh Dinas Sosial Kabupaten Lamongan yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan.

Danramil 0812/10 Babat Kapten Czi Slamet mengatakan bahwa penyaluran bantuan dan pemeriksaan kesehatan merupakan langkah yang tepat bagi warga yang terdampak banjir beberapa saat lalu.

“Kami melaksanakan pendampingan penyaluran bantuan untuk memastikan bahwa bantuan dapat tersalurkan kepada yang membutuhkan” ujarnya.

Dirinya juga menyebut bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan langkah antisipasi yang dilakukan untuk mencegah berbagai penyakit terutama untuk korban terdampak banjir.

“Penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mencegah leptospirosis atau demam, diare, demam berdarah,infeksi saluran pernapasan akut (ISPA),kurap, jamur, dan kutu air. Dermatitis atau peradangan kulit serta asam lambung dan hepatitis A” pungkasnya.

Program Ketahanan Pangan: Babinsa Sreseh Berpartisipasi dalam Proses Panen Padi

Sampang,– Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat, Babinsa Koramil 0828/05 Sreseh, Serka Dwi Setyo, melaksanakan kegiatan pendampingan kepada petani di Desa Junok, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang.

Serka Dwi Setyo bersama dengan anggota masyarakat setempat terlibat langsung dalam proses panen padi di salah satu lahan pertanian milik warga. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga ini diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi para petani dalam meningkatkan hasil pertanian serta memastikan kelancaran proses panen yang sedang berlangsung.

“Dengan ikut serta dalam kegiatan panen padi ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir untuk membantu masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian yang sangat penting bagi ketahanan pangan,” ujar Serka Dwi Setyo.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin komunikasi yang lebih baik antara TNI dan masyarakat, serta memperkuat rasa kebersamaan dalam mendukung pembangunan desa. Selain itu, bantuan yang diberikan oleh Babinsa diharapkan dapat membantu meringankan beban petani, memperlancar proses panen, dan meningkatkan hasil pertanian yang lebih maksimal.

Warga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Babinsa yang telah turut serta dalam kegiatan panen padi. “Kehadiran Babinsa sangat membantu kami. Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin dan memberikan dampak positif bagi masyarakat desa Junok,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga setempat, yang merasa terbantu dengan adanya pendampingan dari TNI. Para petani berharap kegiatan semacam ini dapat berlanjut di masa yang akan datang, guna meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di Desa Junok, Kecamatan Sreseh.

TMMD ke-123: Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui Pembangunan Infrastruktur

Lumajang,- TMMD ke-123, Kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Tahun Anggaran 2025 di wilayah Kodim 0821/Lumajang dipimpin oleh Wakil Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Wadan Pusterad) Mayjen TNI Herianto Syahputra, S.I.P., berlangsung di Makodim 0821/Lumajang, Kamis (06/03/2025)

Dalam sambutannya, Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar, M.Si., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya program TMMD di Desa Burno.

“TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga langkah nyata dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Program ini merupakan strategi yang didukung oleh TNI, khususnya Kodim 0821/Lumajang, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan serta memperbaiki infrastruktur desa,” ujarnya.

Dalam penyampaiannya, Katim Wasev Mayjen TNI Herianto Syahputra menjelaskan bahwa TMMD ke-123 di Desa Burno meliputi berbagai kegiatan fisik, seperti pembangunan jalan rabat beton, rekonstruksi jembatan, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta program manunggal air bersih dan penghijauan. Selain itu, TMMD juga mencakup berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-123 Letkol Inf Ronny Wijaya Koesuma menegaskan bahwa program ini memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat dan pertahanan wilayah darat.

“Dengan terlaksananya TMMD, kualitas hidup masyarakat dan sumber daya manusia meningkat, serta ekonomi lokal membaik sebagai dampak dari pembangunan infrastruktur. Selain itu, program ini juga memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat serta komponen bangsa lainnya guna memperkokoh ketahanan wilayah,” jelasnya.

Dalam paparannya, Letkol Inf Ronny Wijaya Koesuma juga mengungkapkan beberapa tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan TMMD di Desa Burno, seperti kondisi medan yang sulit dengan volume pekerjaan yang besar, sehingga diperkirakan tidak dapat selesai dalam waktu 30 hari. Selain itu, faktor cuaca dengan curah hujan tinggi juga menjadi kendala dalam pengerjaan proyek.

Dengan adanya program TMMD ini, diharapkan Desa Burno dan sekitarnya dapat merasakan manfaat nyata dari pembangunan yang dilakukan, serta semakin terjalin sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.

Program “Rabu Bersahabat” Dandim Lamongan Dukung Ketahanan Pangan dan Petani Milenial

Lamongan,- Kabupaten Lamongan merupakan Daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan terbesar di Wilayah Jawa Timur. Dengan padi sebagai komoditas unggulan, yang mana terdapat sawah yang menghijau membentang sejauh mata memandang.Hal tersebut menarik berbagai pihak maupun kelompok tani untuk melaksanakan study ke Kabupaten Lamongan.

Melihat fenomena diatas Dandim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han, semakin termotivasi untuk menjadikan Lamongan sebagai lumbung pangan nomor satu di Jawa Timur. Tak hanya itu dirinya juga berkomitmen ingin Lamongan menjadi pemasok bahan pangan terbesar di Indonesia baik berupa padi maupun jagung.

Dengan membuat terobosan dan gagasan baru yang bernama “Rabu Bersahabat” yang berarti Bersosialisasi Tentang Ketahanan Pangan dan Serapan Gabah.

Program ini jelas mengacu kepada penguatan ketahanan pangan Nasional dan juga terfokus pada kesejahteraan Petani. Kamis (06/03/2025)

“Kami perintahkan jajaran Babinsa di Wilayah untuk terus melaksanakan pendampingan kepada Petani dan memberikan sosialisasi serta edukasi terkait serapan gabah oleh Pemerintah melalui Bulog serta terkait solusi pertanian” ujar Dandim 0812/Lamongan.

Dengan adanya program Rabu Bersahabat ini, masih lanjut Dandim, akan dapat meningkatkan ketahanan pangan Nasional yang secara otomatis akan mendongkrak kesejahteraan Petani.

“Aktor utama dari program ketahanan pangan adalah Petani. Kita mau Petani kita makmur sehingga nantinya akan lahir Petani Petani Milenial yang akan dapat menopang kesejahteraan Bangsa Indonesia” pungkasnya.