Kegiatan Posyandu Bilaan: Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Ibu dan Balita

PAMEKASAN,– Dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak, Babinsa Bilaan Serda Ahmad Sujanto turut serta mendampingi kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang digelar di Balai Desa Bilaan, Kecamatan Proppo.

Dalam kegiatan ini, Babinsa bersama Bidan Desa Wiwik mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan balita. Mereka menekankan pentingnya pemeriksaan rutin melalui Posyandu guna memantau pertumbuhan dan perkembangan anak serta kesehatan ibu hamil.

Kegiatan Posyandu ILP kali ini mencakup berbagai layanan kesehatan, seperti pengukuran tinggi dan berat badan balita, pemeriksaan kehamilan, pemberian vitamin, pengecekan kadar gula darah, serta pembagian makanan sehat dan bubur bergizi bagi balita.

Babinsa Serda Ahmad Sujanto berharap kehadirannya dapat memberikan dorongan kepada warga agar lebih aktif memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. “Kami ingin memastikan kesehatan ibu dan anak tetap terjaga dengan baik. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk rutin datang ke Posyandu,” ujarnya.

“Dengan adanya sinergi antara Babinsa dan tenaga kesehatan desa, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak semakin meningkat, sehingga tercipta generasi yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan,”pungkasnya.

Program Manunggal Air: Kodim Surabaya Sediakan Air Bersih untuk Warga

Surabaya,– Dalam upaya meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat, Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Han., meresmikan pembangunan sumur bor di Musholla Baitus Sholihin, Jalan Dukuh Kupang Timur 12 A, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Program ini merupakan bagian dari Program Unggulan Kasad TNI AD Manunggal Air yang bertujuan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih, Sabtu (15/3).

Dalam kesempatan ini, turut hadir jajaran pejabat militer dan pemerintahan setempat, antara lain Mayor Arh Suhardy (Pasiter Dim 0830/Surabaya), Mayor Caj Alriyanto (PA Kodim 0830/Surabaya), Mayor Inf Priyo Budi Utomo (Danramil 0830/14 Sawahan), serta perwakilan dari LJ Project Interior dan Furniture, DPC Hipakad Kota Surabaya, Camat Sawahan, Lurah Pakis, dan Ketua RW 08.

Dalam acara tersebut, Dandim 0830/Surabaya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para donatur, termasuk LJ Project Interior dan Furniture, Hipakad, serta Lapis Tugu Surabaya, yang telah berkontribusi dalam pembangunan sumur bor ini. “Semoga sumur bor ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh warga RW 08 RT 02 Kelurahan Pakis, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih,” ujar Dandim.

Acara peresmian ditandai dengan pemutaran kran air di Musholla Baitus Sholihin oleh Dandim 0830/Surabaya, didampingi Forkopimka. Selain itu, pihak pengurus musholla memberikan cendera mata kepada Dandim sebagai ungkapan terima kasih atas dukungan yang diberikan.

Sebagai penutup, Dandim beserta jajaran Forkopimka turut membagikan bantuan sembako kepada warga RT 02 RW 08, sebagai bentuk kepedulian sosial bagi masyarakat sekitar.

Irigasi di Kelurahan Buring, Malang: Kodim 0833 Dukung Ketahanan Pangan

Kota Malang,- Dalam upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah, Kodim 0833/ Kota Malang melalui Babinsa Koramil 0833/02 Kedungkandang Sertu Arief, didampingi oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kelurahan Buring melakukan tinjauan lokasi pembuatan saluran irigasi yang mengaliri sawah-sawah petani di wilayah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan titik lokasi pembuatan irigasi gunan kelancaran distribusi air yang sangat penting bagi hasil pertanian, serta mengoptimalkan produksi pangan khususnya kelurahan Buring,Sabtu,(15/03/25).

Peninjuan lokasi rencana pembangunan irigasi dimulai pada pagi hari, dengan mengunjungi beberapa titik saluran irigasi yang mengalirkan air ke lahan pertanian yang dikelola oleh petani setempat. Pasiter Kodim 0833 Lettu Inf Kieswo yang turut mendampingi kegiatan tersebut, menyampaikan pentingnya peran irigasi dalam meningkatkan ketahanan pangan daerah, terutama dalam masa musim tanam.

“Saluran irigasi yang baik dan terawat adalah kunci bagi kelancaran pertanian. Kami ingin memastikan agar petani tidak terkendala dalam pengelolaan air untuk sawah mereka, sehingga hasil pertanian bisa maksimal dan ketahanan pangan daerah bisa terjamin,” ujarnya.

Sertu Arief selaku Babinsa menambahkan pemahaman tentang pentingnya pemeliharaan dan perawatan saluran irigasi. “Kami juga mengingatkan petani untuk aktif menjaga kebersihan saluran irigasi yang nantinya akan dibuat agar air bisa mengalir dengan lancar dan tidak terjadi penumpukan air yang dapat merusak tanaman,” ungkap Sertu Arief.

Dengan langkah ini, diharapkan produksi pangan lokal bisa meningkat, dan masyarakat Buring serta sekitarnya dapat terus merasakan manfaat dari ketahanan pangan yang stabil.

Teknologi Padi PMJ 01: Solusi Panen Melimpah untuk Petani Lamongan

Lamongan,- Kabupaten Lamongan merupakan Daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan terbesar di Wilayah Jawa Timur. Dengan padi sebagai komoditas unggulan, yang mana terdapat sawah yang menghijau membentang sejauh mata memandang.

Seperti halnya yang terdapat di kampung Pandu Kodim 0812 Lamongan yang berada di Desa Jotosanur Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan yang mana telah mengembangkan berbagai inofasi yang menarik dalam ketahanan pangan utamanya padi yang di kembangkan oleh satuan tugas terpadu melalui Pelda Dulhadi dan Serda Krisna dengan jenis padi PMJ 01 yang telah membuahkan hasil yang sempurna

Hal tersebut menjadi daya tarik berbagai pihak maupun kelompok tani untuk melaksanakan study ke kampung Pandu Jotosanur Kabupaten Lamongan. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh Kelompok Petani dari dari kecamatan deket yang mana berkunjung ke kampung pandu serta mendapatkan sosialisasi tentang padi PMJ 01 dan pupuk organik oleh satgas pandu dengan mengunjungi Kampung Pandu milik Kodim 0812/Lamongan, Sabtu (15/03/2025).

Pelda Duladi dan Serda Krisna yang merupakan Anggota Satgas Pandu yang sekaligus sebagai penemu bibit padi PMJ 01 dan pupuk organik menuturkan bahwa PMJ 01 merupakan persilangan bibit padi menjadi padi yang unggul dengan masa panen yang lebih cepat dan lebih tahan terhadap perubahan cuaca serta batangnya lebih kokoh

“Bibit padi PMJ 01 cocok untuk lahan sawah tadah hujan. Hal ini karena PMJ 01 merupakan bibit padi yang tahan akan cuaca kering dengan masa panen yang relatif lebih singkat” ujarnya.

Pelda Duladi juga menjelaskan bahwa jenis padi PMJ 01 juga memiliki keunggulan dengan jumlah bulir padi yang dihasilkan jauh lebih banyak daripada padi jenis lainnya. Jumlah bulir padi PMJ 01 bisa mencapai 300-400 bulir di setiap malainya.

Tak hanya itu para kelompok tani yang berkunjung juga di kenalkan dan di ajari cara pembuatan pupuk organik.

Langkah strategis dan Keseriusan yang selama ini di lakukan Pelda Dulhadi dan Serda Krisna sebagai penemu bibit padi unggul jenis PMJ 01 dan pembuatan pupuk organik menjadikan titik terang solusi bagi Petani. Para Petani berharap padi jenis PMJ 01 adalah jawaban dari lahan tadah hujan yang mereka miliki.

“Dengan masa panen yang relatif lebih singkat dan tahan terhadap cuaca kering, padi PMJ 01 tentu akan dapat mendongkrak hasil panen sehingga membantu Petani dalam meningkatkan kesejahteraan. Dan secara otomatis akan mewujudkan Ketahanan pangan Nasional.”Pungkasnya.

Pangdam V/Brawijaya Bersama Forkopimda Jatim Matangkan Persiapan Pengamanan Mudik Lebaran 2025

Surabaya,– Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., bersama dengan jajaran Forkopimda Jawa Timur, menggelar Rakor penting terkait pengamanan mudik Lebaran 2025. Bertempat di Grand City, Surabaya, pada Jumat (14/3/2025), rakor ini bertujuan untuk memastikan bahwa segala persiapan, baik dari segi infrastruktur maupun keamanan, telah dilakukan secara optimal demi kelancaran arus mudik dan balik Idul Fitri 1446 H.

Rakor ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting Jawa Timur, antara lain Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Wagub Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Adhy Karyono, Karo Ops Polda Jatim, Asops Koarmada II, serta para Bupati/Wali Kota, Danrem, Dandim, Kapolres, Sekda, Kadishub, dan Kabakesbangpol se-Jawa Timur.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., menekankan betapa krusialnya kesiapan infrastruktur, ketersediaan pasokan logistik, serta pengamanan yang ketat di pos-pos strategis. Beliau mengimbau seluruh instansi terkait untuk memastikan bahwa pos kesehatan beroperasi dengan baik, keamanan terjamin, serta langkah-langkah mitigasi telah disiapkan dengan matang.

Salah satu fokus utama dalam rakor ini adalah penanganan arus mudik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi. Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., menginstruksikan agar dilakukan pemetaan kerawanan secara cermat dan jadwal buka-tutup jalan dan penyeberangan disosialisasikan secara luas kepada masyarakat.

Untuk mendukung pengamanan mudik Lebaran, sebanyak 149 pos pengamanan (Pospam), 41 pos pelayanan (Posyan), dan 13 pos terpadu akan didirikan mulai tanggal 19 Maret 2025. Kodam V/Brawijaya sendiri menyiapkan 1.125 personel yang siap diterjunkan. Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., juga meminta kepada Forkopimda Kabupaten/Kota untuk memastikan bahwa layanan kesehatan di puskesmas terus beroperasi 24 jam.

Dengan adanya rakor ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan terkait semakin solid. Kesiapan yang matang diharapkan dapat mewujudkan arus mudik yang aman, lancar, serta memberikan pengalaman yang nyaman bagi para pemudik.

Pangdam V/Brawijaya Gelar Buka Bersama IKASTARA, Pererat Kebersamaan di Bulan Ramadhan

Surabaya,– Suasana penuh keakraban mewarnai acara buka bersama yang diinisiasi oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., bersama dengan keluarga besar IKASTARA se-Jawa Timur. Balai Prajurit di Jl. Raden Wijaya No. 4 Surabaya. Sabtu (15/03/2025).

Dengan mengusung tema “IKASTARA Bersinar, Menerangi Ramadhan dengan Kebaikan”, acara ini menjadi momentum untuk memperkuat rasa persaudaraan. “Dengan kebersamaan, kita bisa menciptakan sinergi positif yang bermanfaat bagi semua,” ungkap Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. dengan penuh semangat.

Ratusan alumni SMA Taruna Nusantara dari berbagai generasi, khususnya yang berdomisili di Jawa Timur, turut hadir memeriahkan acara ini. Mereka datang dengan satu tujuan: mempererat tali persaudaraan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kepemimpinan serta kebangsaan yang telah menjadi bekal sejak di bangku sekolah.

Lebih dari sekadar buka bersama, acara ini juga diisi dengan siraman rohani melalui tausiyah Ramadhan, refleksi perjalanan panjang IKASTARA, serta diskusi mengenai program sosial yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Para peserta pun berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., yang merupakan bagian dari keluarga besar SMA Taruna Nusantara Angkatan Ke-2 (TN-02), menekankan betapa pentingnya kebersamaan dan peran aktif para alumni dalam memajukan bangsa. Beliau mengajak seluruh anggota IKASTARA untuk terus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Sebagai seorang yang juga memiliki wawasan global berkat gelar Master of Arts International Relations Program dari Webster University, U.S.A. pada tahun 2011, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. meyakini bahwa kebersamaan dan kekompakan alumni adalah kunci untuk membangun sinergi yang lebih luas, baik dalam lingkup sosial maupun profesional.

Besar harapan, kegiatan semacam ini dapat terus mempererat soliditas IKASTARA dan menjadikannya wadah yang memberikan manfaat besar bagi para anggotanya serta masyarakat luas. Semangat kebersamaan dan nilai-nilai luhur yang telah tertanam diharapkan dapat terus tumbuh dan berkembang di masa yang akan datang.

Pangdam Mayjen TNI Rudy dan Mentan Andi Amran Hadiri Panen dan Serap Gabah di Gresik

Gresik,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, bersama Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menghadiri berlangsungnya panen, sekaligus serap gabah yang berlangsung di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Jumat (14/03/2025).

Dalam kunjungan itu, keduanya berterima kasih kepada petani, sekaligus pihak-pihak terkait dalam mendukung, sekaligus mensukseskan program ketahanan pangan.

Pada kesempatan itu, Mentan juga berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah mendukung terhadap kesejahteraan maupun kebutuhan petani.

“Alhamdulillah kita senang mendengar suara petani yang mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, pupuknya sudah terpenuhi, harganya kita lihat langsung Rp 6.500. Itu akan mengangkat ekonomi mereka, kesejahteraan petani kita,” ujar Mentan.

Mentan menambahkan, Pemerintah harus bisa menjaga keseimbangan harga di tingkat petani. Salah satunya dengan menaikkan harga pembelian Pemerintah atau HPP gabah dan penyerapan oleh Bulog.

“Itu untuk mencegah penurunan harga di saat musim panen,” jelasnya.

Terpisah, ditemui usai mengikuti kegiatan itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy, menegaskan jika pihaknya bakal melakukan berbagai upaya guna mensukseskan ketahanan pangan di Jatim, salah satunya melalui upaya pendampingan.

“Semua Babinsa di jajaran kita kerahkan untuk melakukan pendampingan ke petani,” jelasnya.

Selain pendampingan, kata Pangdam, para Babinsa juga mendapat tugas menyerap aspirasi maupun keluhan yang dialami oleh petani, salah satu keluhan adalah terkait pengairan atau jaringan irigasi tersier yang juga telah disampaikan ke Mentan.

“Keluhan-keluhan itu, kita tampung dan harus kita atasi, apabila itu terkait kebijakan maka akan kami sampaikan dan koordinasikan kepada pihak terkait. Petani, adalah ujung tombak ketahanan pangan,” tegas Mayjen TNI Rudy.

Gerakan Penghijauan: Babinsa dan Masyarakat Bersatu untuk Lingkungan Lebih Asri

Magetan – Babinsa Koramil Tipe B 0804/08 Barat Sertu Siswanto dan Kopka Bayu TR bersama aparatur Desa Sukowidi dan masyarakat setempat Melaksanakan penanaman pohon menghijau lingkungan, kegiatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat Desa Sukowidi Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan, Jumat (14/3/25)

Selaku Babinsa Kopka Bayu TR mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas selaku prajurit yang berdinas di kewilayahan untuk membantu masyarakat.

Penanaman pohon ini adalah salah satu bentuk bakti kami kepada masyarakat, berharap dengan adanya pohon-pohon ini lingkungan di Desa Sukowidi menjadi lebih hijau dan asri tentunya keseimbangan alam akan terjaga, Ujarnya

Kepala Desa Sukowidi Tarmuji S.Sos juga memberi tanggapan terkait kegiatan ini, Kami sangat mendukung gerakan penanaman pohon ini selain bermanfaat untuk lingkungan kegiatan ini juga wujud nyata mempererat hubungan silaturahmi antara aparatur Desa, Babinsa dan masyarakat berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan.

Penghijauan merupakan program nasional yang dilaksanakan di seluruh dunia karena saat ini kita semua sangat prihatin terhadap lingkungan kita, banyak kerusakan lingkungan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab demi mengeruk keuntungan yang sesaat berdampak kerusakan alam yang parah mengakibatkan korban jiwa.

Hari Raya Nyepi: Danramil Menganti Siapkan Pengamanan Pawai Ogoh-Ogoh Bersama Masyarakat

Gresik,- Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi, Danramil Menganti menghadiri rapat koordinasi persiapan pengamanan kegiatan pawai ogoh-ogoh yang akan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Menganti.

Rapat ini digelar di Pendopo Kecamatan Menganti dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, serta perwakilan umat Hindu setempat.

Danramil 0817/04 Menganti, Kapten Inf Imam Suudi dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya koordinasi yang baik antara semua pihak untuk memastikan kegiatan pawai dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

“Kami siap mendukung dan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pawai ogoh-ogoh ini,”kata Danramil.

Selain membahas strategi pengamanan, rapat ini juga menyoroti rute pawai, waktu pelaksanaan, serta antisipasi potensi gangguan yang dapat terjadi selama kegiatan berlangsung.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan pawai ogoh-ogoh dapat berjalan dengan lancar sebagai bagian dari perayaan Hari Raya Nyepi yang penuh makna bagi umat Hindu di Kecamatan Menganti.

Rapat koordinasi ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menciptakan suasana yang harmonis dan damai di tengah keberagaman masyarakat. Semua pihak berharap agar kegiatan ini dapat berlangsung dengan sukses dan menjadi simbol toleransi antar umat beragama di wilayah Kecamatan Menganti.

Rapat Koordinasi Pertanian: Dandim 0817/Gresik Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Gresik,- Komandan Kodim 0817/Gresik, Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, S.Sos., menghadiri Rapat Koordinasi Luas Tambah Tanam dan Serapan Gabah yang dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia. Acara ini berlangsung di GOR Tridharma Petrokimia Gresik, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Karangpoh, Ngipik, Kabupaten Gresik. Jumat (14/3/2025).

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyelaraskan strategi dalam meningkatkan luas tambah tanam, optimalisasi serapan gabah, serta pendayagunaan penyuluh pertanian di Provinsi Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan para petani guna mempercepat realisasi program ketahanan pangan nasional.

Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, S.Sos., menyampaikan bahwa TNI, khususnya jajaran Kodim 0817/Gresik siap mendukung penuh program pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memastikan serapan gabah berjalan optimal.

“Kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mensukseskan program tersebut dan memastikan petani di wilayah mendapatkan pendampingan serta fasilitas yang dibutuhkan agar hasil panen maksimal dan dapat terserap dengan baik,”kata Dandim Gresik.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai unsur terkait, termasuk perwakilan pemerintah daerah, dinas pertanian, Bulog, serta kelompok tani dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan langkah konkret dalam peningkatan produksi pangan dapat segera diimplementasikan guna mendukung ketahanan pangan nasional.