Gotong Royong Masyarakat Pedesaan: Babinsa Kebonduren Bersihkan Lingkungan untuk Cegah Banjir

Blitar – Semangat gotong royong masih menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat pedesaan. Hal ini terlihat dalam kegiatan kerja bakti yang dilakukan oleh Babinsa Kebonduren Koramil 0808/07 Ponggok Kodim 0808/Blitar, bersama warga setempat untuk membersihkan lingkungan desa, Minggu (16/3/2025).

Dalam kegiatan tersebut Babinsa Kebunduren bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan lingkungan yang rimbun agar bersih, dengan menyingkirkan semak belukar sampah dan memangkas rumput dan tumbuhan liar di sepanjang jalan desa dan sekitar lingkungan SDN 1 Kebonduren. Kerja bakti ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah banjir dan pembasmian sarang nyamuk akibat lingkungan yang kumuh serta rimbun.

Menurut Babinsa Kebonduren Sertu Tri Rosadi kegiatan gotong royong seperti ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan serta upaya mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam tugas pengamanan tetapi juga dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi warga,” ujar Sertu Tri.

Salah satu warga Bapak Sutrisno (45), mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Babinsa yang selalu aktif dalam kegiatan desa.

“Kami sangat senang dengan adanya kerja bakti ini. Lingkungan jadi lebih bersih dan kebersamaan warga pun semakin erat,” katanya.

Ditemui terpisah Danramil 0808/07 Ponggok Kapten Czi. Kasdi, memberikan apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh Babinsa Kebonduren bersama warga dalam membersihkan lingkungan desa.

” Saya ucapkan terima kasih kepada Babinsa dan warga Desa Kebonduren yang telah berpartisipasi aktif. Gotong royong merupakan budaya bangsa yang harus terus kita jaga. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan lingkungan desa tetap bersih dan sehat, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga,” ujar Kapten Kasdi.

Koramil Surabaya Gelar Bakti Sosial, Bantu Masyarakat Kurang Mampu Menyambut Idul Fitri

Surabaya,– Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Koramil 0830-03/Pabean Cantian Kodim 0830/Surabaya bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya mengadakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian 500 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan Pabean Cantian. Kegiatan yang mengusung tema “Pembagian Paket Cinta Kasih” ini berlangsung di Makoramil 0830-03/Pabean Cantian, Jl. Trengganu No.7, Surabaya, pada Minggu (16/3/2025).

Acara ini dihadiri oleh Pjs Danramil 0830-03/Pabean Cantian, Kapten Inf Ibrahim Ahsani, Wakil Ketua Wilayah Surabaya Utara Yayasan Buddha Tzu Chi, Ibu Ermin, serta Bhabinkamtibmas Polsek Pabean Cantian, Aiptu Farid.

Dalam sambutannya, Kapten Inf Ibrahim Ahsani mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya atas kerja sama dan kepedulian sosialnya terhadap masyarakat. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu warga Pabean Cantian dalam menyambut Idul Fitri dengan lebih baik.”Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi berkah dalam menyambut hari kemenangan,” ujarnya.

Adapun paket sembako yang dibagikan terdiri dari enam item, yaitu:, Gizzi Milk Wafer Selection 240 gr (1 kaleng). Minyak goreng (Masku/Filma) 1 liter. Sirup Delicio (1 botol). Beras 5 kg. Gula 1 kg dan Good Day Chococinno

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir. Mereka merasa terbantu dengan bantuan tersebut, terutama menjelang Lebaran.

Koramil 0830-03/Pabean Cantian dan Yayasan Buddha Tzu Chi berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial guna mempererat tali persaudaraan dan membantu warga yang membutuhkan.

Pemerintah Targetkan Penyerapan 3 Juta Ton Gabah Melalui Program BULOG di Lamongan

Lamongan,- TNI Angkatan Darat melalui Satuan Teritorial terus berupaya untuk mensukseskan program program Pemerintah di bidang ketahanan pangan yang merupakan asta cita Presiden Republik Indonesia. Berbagai upaya senantiasa dilakukan oleh Babinsa yang merupakan garda terdepan Satuan Teritorial untuk mengatasi segala permasalahan di sektor pertanian.

Salah satunya seperti yang dilakukan Koramil 0812/03 Turi yang bekerjasama dengan Bulog dan Korwil Pertanian dengan menggelar sosialisasi serapan gabah kepada kelompok tani. Kegiatan sosialisasi ini digelar di Telaga Dusun Kruwul Desa Sukoanyar Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan, Minggu (16/03/2025).

Pgs Danramil 0812/03 Turi,Peltu Kasminto membuka acara dan mengatakan bahwa dalam rangka mendukung program penyerapan gabah dan beras oleh Perum BULOG, Pemerintah dengan didampingi TNI AD menargetkan penyerapan sebanyak 3 juta ton di berbagai wilayah Indonesia.

“Sebagai bagian dari upaya Pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, Perum BULOG akan memfokuskan penyerapan gabah selama masa panen raya yang berlangsung dari Februari hingga April 2025. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi Petani dan memastikan ketersediaan beras bagi Masyarakat” ujarnya.

Sementara,Cahyo, Kepala Gudang Bulog Sukorejo Kabupaten Lamongan mengatakan bahwa mulai tanggal 15 Januari 2025 Perum BULOG akan melakukan pembelian gabah beras Petani sesuai keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 2 tahun 2025 Tentang Perubahan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras.

“Gabah dan beras yang dibeli dengan harga sesuai dengan HPP yang sudah ditentukan. Harga Rp 6.500,- adalah Gabah Kering Panen di tingkat Petani dengan kualitas kadar air maksimal 25% dan kadar hampa maksimal 10%. Apabila kualitas gabah di luar kualitas di atas, maka akan dibeli dengan harga penyesuaian/ rafaksi sesuai dengan tabel standar harga yang ditetapkan oleh Kepala Badan Pangan Nasional” pungkasnya.

Tim Gabungan Lakukan Pencarian Intensif Lansia Terseret Arus Banjir di Madiun

MADIUN – Tim gabungan dari berbagai instansi melakukan pencarian intensif terhadap seorang lansia bernama Wahyudiono (66) yang hilang terseret arus banjir di Desa Dagangan RT.01 RW.01, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Pencarian yang dimulai sejak Minggu (16/03/2023) ini melibatkan personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, TNI dari Kodim 0803/Madiun, Kepolisian Resort Madiun, Badan SAR Nasional (Basarnas), dan sejumlah relawan dari berbagai elemen masyarakat. Banjir yang terjadi akibat intensitas hujan tinggi menyebabkan meluapnya Waduk Dawuhan ini membawa dampak besar. Selain merendam ratusan rumah, aliran air yang deras menyebabkan satu rumah di Desa/Kecamatan Dagangan ambruk.

Wahyudiono dilaporkan hilang pada Sabtu malam, saat kejadian, Wahyudiono, 76, sedang menunaikan salat di dalam rumahnya. Namun, derasnya air yang menghantam bangunan membuat rumah tersebut roboh dan korban diduga terseret arus sungai. Dilaporkan ketinggian air akibat banjir mencapai 60-70 cm, menyebabkan akses jalan terputus dan kendaraan tidak bisa melintas. Sejumlah warga dievakuasi ke tempat lebih aman, terutama lansia dan anak-anak. Warga yang panik berusaha menyelamatkan barang berharga, terutama elektronik dan dokumen penting.

“Kami telah mengerahkan ratusan personel gabungan untuk melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra. Ia menambahkan bahwa pencarian dilakukan dengan membentuk 4 tim yakni, tim 1 Fokus bagian di sekitar reruntuhan, tim 2 bagian Vertical rescue, tim 3 bagian Titik cek point tertentu dan tim 4 fokus melakukan penyisiran. Penggunaan perahu karet di beberapa lokasi dengan kedalaman air yang cukup signifikan juga dilakukan. Tim juga telah membagi area pencarian menjadi beberapa sektor untuk memaksimalkan efektivitas operasi. “Koordinasi antar instansi berjalan dengan baik, kami berharap korban dapat segera ditemukan,” tambahnya.

Hingga saat ini pencarian, tim gabungan masih menghadapi sejumlah kendala seperti tingginya debit air, arus yang masih cukup deras, serta kondisi medan yang berlumpur dan dipenuhi dengan material banjir seperti batang pohon dan sampah. Komandan Kodim 0803/Madiun, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel untuk membersihkan tumpukan material di beberapa titik yang diduga menjadi lokasi tersangkutnya korban. “Kami berharap operasi pencarian ini dapat menemukan Pak Wahyudiono dalam kondisi apapun untuk memberikan kepastian kepada keluarga,” jelasnya.

Dandim juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat prakiraan cuaca yang masih menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah Madiun dan sekitarnya. “Kami himbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan demi mencegah adanya dampak yang lebih besar”, tandasnya.

Babinsa Durenan Bersama Warga Lakukan Kerja Bakti Bersihkan Material Longsor di Madiun

Madiun,- Babinsa Desa Durenan, Koramil 0803/06 Gemarang, Sertu Urip Triyogo bersama masyarakat setempat melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor yang merobohkan tembok rumah warga. Kejadian tersebut terjadi di kediaman Bapak Pinarto yang berlokasi di RT 38 Desa Durenan pada Minggu (16/3/2025). Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut menjadi penyebab terjadinya longsor yang mengakibatkan kerusakan pada tembok bagian belakang rumah.

Menurut keterangan Bapak Pinarto, kejadian bermula saat ia mendengar suara gemuruh dari arah belakang rumahnya sekitar pukul 16.30 WIB. “Saya langsung keluar rumah dan melihat tembok bagian belakang sudah roboh tertimpa material tanah longsor dari tebing di belakang rumah. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkapnya. Material longsor berupa tanah dan bebatuan tersebut menimpa dan merobohkan tembok sepanjang sekitar 5 meter dengan ketinggian 3,5 meter.

Segera setelah mendapat laporan kejadian, Sertu Urip Triyogo selaku Babinsa Desa Durenan langsung berkoordinasi dengan perangkat desa dan menggerakkan masyarakat untuk melakukan kerja bakti. “Kami langsung bergerak cepat untuk membersihkan material longsor dan memberikan bantuan kepada keluarga Bapak Pinarto. Kecepatan penanganan ini penting untuk mencegah kerusakan yang lebih parah apabila terjadi hujan susulan,” jelas Sertu Urip. Puluhan warga dari RT 38 dan sekitarnya turut serta dalam kegiatan tersebut, membawa peralatan seperti cangkul, sekop, dan gerobak untuk mengangkut material tanah longsor.

Salah satu warga setempat, Bapak Sudirman, menyampaikan apresiasi atas tanggap darurat yang dilakukan Babinsa bersama warga. “Inilah bukti kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sertu Urip selalu sigap membantu warga yang mengalami kesulitan. Kerja bakti ini juga menunjukkan tingginya semangat gotong royong masyarakat kita,” tuturnya.

Sementara itu Pgs Danramil 0803/06 Gemarang, Lettu Inf Teguh Sasongko mengapresiasi cepat tanggapnya Babinsa Desa Durenan dalam membantu warga yang terkena musibah. “Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat. Kami selalu siap membantu warga dalam kondisi apapun, terutama saat menghadapi bencana alam. Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat,” pungkasnya.

Program Budidaya Ayam Petelur di Lamongan: Contoh Usaha Mandiri bagi Masyarakat Sekitar

Lamongan,- Komando Distrik Militer (Kodim) 0812 Lamongan beserta Koramil jajarannya terus berupaya mendukung dan mensukseskan program yang dicanangkan oleh pemerintah dibidang ketahanan pangan.

Tak sebatas dibidang pertanian seperti pendampingan petani dan pemanfaatan lahan tidur saja, tetapi dalam bidang peternakan juga dilakukan.

Seperti halnya yang dilakukan oleh para Babinsa di Koramil jajaran Kodim 0812 Lamongan, dengan membangun kandang untuk budidaya ayam petelur.

Dalam hal ini para Babinsa tersebut terlibat langsung dalam pembuatan kandang, pengadaan ayam dan pakan hingga perawatan kesehatan

Dandim 0812 Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han, dalam hal ini mengungkapkan bahwa kandang yang telah dibangun di kampung pandu dan di Koramil jajaran kodim 0812 Lamongan oleh para prajurit tersebut diisi dengan bibit-bibit ayam unggulan seperti ayam petelur. Kegiatan tersebut tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan internal, tetapi budidaya ayam petelur ini juga diharapkan dapat memberikan contoh bagi masyarakat sekitar.

“Budidaya ayam petelur ini tidak hanya untuk konsumsi internal, tetapi juga sebagai contoh usaha mandiri bagi masyarakat di wilayah sekitar,” ungkapnya, Minggu (16/03/2025).

Lebih lanjut disampaikan, selain memberikan dampak pada aspek ekonomi, program budidaya ayam petelur ini juga bisa memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan keterampilan para anggota Babinsa dalam bidang peternakan saat berada di wilayah.

“Program budidaya ayam ini mengadopsi sistem pertanian terpadu yang berada di kampung pandu Kodim 0812 Lamongan. Kotoran ayam, akan dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk tanaman polybag untuk menciptakan ekosistem pertanian berkelanjutan,” ungkapnya.

Harapanya, kegiatan ini terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas baik bagi prajurit maupun masyarakat sekitar.

“Kegiatan ini juga merupakan bagian komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan dengan membangun kemandirian pangan lokal,” pungkasnya.

Panen Padi dengan Combine Harvester: TNI Bantu Efisiensi dan Hemat Biaya Petani

Magetan,- Babinsa Koramil 0804/13 Bendo Sertu Abdul Syukur Dampingi Panen Padi Gunakan Mesin Combine
Harvester di area sawah Desa Kledokan Kec. Bendo Kab. Magetan (Sabtu, 15/03/2025).

Kegiatan pendampingan panen padi di sawah Ds Kledokan dengan menggunakan mesin panen padi Combine Harvester di lahan milik Bapak Naryo Rt.10 Rw. 03 Desa Kledokan dengan luas sawah 1/4 Ha dan Hasil panen yang didapat sebanyak 23 karung yang bertempat area sawah Desa Kledokan

Sertu Abdul Syukur mengatakan pendampingan panen padi menggunakan alat modern mesin pemanen padi (Combine Harvester), pastinya akan lebih efisien dan menghemat pengeluaran bagi petani dalam proses panennya dibandingkan dengan menggunakan tenaga manusia akan mengeluarkan biaya lebih banyak lagi, selain itu juga bisa meminimalkan bulir padi yang terbuang sia-sia karena padi langsung masuk ke kantong yang telah ditempatkan pada mesin panen.

Dengan memberikan pendampingan ke warga yang sedang memanen padi, Babinsa sudah melaksanakan tugas kewilayahan yang di perintahkan oleh Komando Atas, Bukan hanya saat panen padi saja tetapi juga di saat penyemaian bibit padi, pengolahan lahan sawah, perawatan sampai panen padi.

Secara singkat panen padi dengan menggunakan peralatan mesin modern Combine Harvester ini, para petani merasa diuntungkan. Salah satunya menghemat tenaga, mempercepat kerja dan biaya bisa ditekan serta membantu proses kecepatan waktu panen yang selanjutnya dapat diupayakan percepatan tanam kembali.

Kepala Desa Kebunsareh Apresiasi Dukungan TNI dan PPL dalam Sektor Pertanian

Sampang,– Serka Nanang bersama kelompok tani (Poktan) dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) melaksanakan kegiatan panen padi di Desa Kebunsareh, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara TNI, masyarakat, dan pihak terkait dalam mendukung ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

Kegiatan panen padi ini dihadiri oleh anggota Poktan dan PPL yang memberikan bimbingan serta motivasi kepada petani dalam mengelola hasil pertanian mereka. Dalam kesempatan ini, Serka Nanang menyampaikan pentingnya kerjasama yang baik antara TNI dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mengajak petani untuk terus meningkatkan kualitas hasil pertanian mereka.

Kepala Desa Kebunsareh, Bapak Hasan, mengapresiasi atas dukungan TNI dan PPL dalam membantu petani setempat. “Kami berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, dapat meningkatkan semangat petani dalam memajukan sektor pertanian, dan tentunya dapat membantu peningkatan hasil pertanian yang lebih baik,” ujar Bapak Hasan.

Panen padi di Desa Kebunsareh ini diharapkan menjadi salah satu contoh keberhasilan kerjasama antara TNI, Poktan, dan PPL dalam mendorong produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Sampang.

39 Penerima Bantuan Terima BLT DD dari Pemerintah di Desa Sragi, Banyuwangi

Banyuwangi,- Babinsa Koramil 0825/20 Songgon, Serka Suhartono, melaksanakan pendampingan pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Triwulan Tahun 2025 di Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (15/03/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Desa Sragi pada pukul 13.00 WIB ini dihadiri oleh Kepala Desa Sragi, Bapak Hartono, SH, Pendamping Desa, seluruh Kepala Dusun se-Desa Sragi, dan 39 orang penerima bantuan.

Pembagian BLT DD secara simbolis dilakukan oleh Kepala Desa Sragi kepada perwakilan penerima bantuan. Masing-masing penerima mendapatkan dana sebesar Rp 900.000 untuk triwulan ini.

Serka Suhartono dalam kapasitasnya sebagai Babinsa Desa Sragi turut memastikan pembagian BLT DD berjalan lancar dan tepat sasaran. Kehadirannya merupakan bentuk pengawalan terhadap program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa.

“Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas TNI dalam mendukung program pemerintah desa, khususnya dalam penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran,” ujar Serka Suhartono.

Penyaluran BLT DD ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar selama tiga bulan ke depan. Kegiatan pembagian BLT DD berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman.

Safari Ramadan Muspika Purwoharjo: Kegiatan Rutin untuk Meningkatkan Keamanan dan Ketertiban

Banyuwangi,- 15 Maret 2025 – Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Purwoharjo menggelar kegiatan Safari Ramadan 1446 H di Masjid Jami NU Darussalam, Dusun Kaliboyo, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu (15 Maret 2025)

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 175 jamaah, termasuk tokoh masyarakat dan pejabat setempat.
Safari Ramadan ini merupakan agenda rutin Muspika Purwoharjo selama bulan suci Ramadan, dengan mengunjungi berbagai masjid di wilayah kecamatan. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Kegiatan diawali dengan shalat Isya dan Tarawih berjamaah, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Takmir Masjid Jami NU Darussalam, Camat Purwoharjo, Kapolsek Purwoharjo, dan Danramil Purwoharjo. Tausiyah disampaikan oleh Gus Hasan, yang mengajak jamaah untuk meningkatkan ibadah dan mempererat persatuan selama bulan Ramadan.

Dalam sambutannya, Camat Purwoharjo menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah hadir dan mengikuti kegiatan Safari Ramadan. Beliau juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan.

“Kami berharap, melalui kegiatan ini, kita dapat mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan keimanan kita. Mari kita jadikan bulan Ramadan ini sebagai momentum untuk meningkatkan ibadah dan mempererat persatuan,” ujar Camat Purwoharjo.

Kapolsek Purwoharjo dan Danramil Purwoharjo juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kegiatan Safari Ramadan ini diakhiri dengan pemberian cinderamata, doa, dan penutup. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan aman.