Program Makan Sehat Bergizi Diimplementasikan di 11 Sekolah Kecamatan Gubeng

SURABAYA,– Kodim 0830/Surabaya turut serta dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui peninjauan langsung peluncuran Program Makan Sehat Bergizi (MBG) di Kecamatan Gubeng. Kegiatan ini berlangsung Senin (17/3/2025) dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pejabat dan tokoh masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut Mayor Arh Suhardi (Pasiter Kodim 0830/Surabaya), Mayor Chb Hermansyah (Pamen Kodim 0830/Surabaya), AKP Djoko (Wakapolsek Gubeng), Bapak Indra (Sekcam Gubeng), Sdri Shanti (SPPG Kec Gubeng), Bapak Gery (Owner Berkat Catering), Bapak Suyono (Dinas Pendidikan Kota Surabaya), Anggota Polsek Gubeng, Anggota Koramil 0830/09 Gubeng, dan Ibu Fatma (Kepsek SDN Kertajaya 4).

Program MBG menyasar 11 sekolah di Kecamatan Gubeng dengan total 3.084 siswa penerima manfaat. Sekolah-sekolah tersebut antara lain: TK Harapan Mekar (17 siswa), TK Purwaka (58 siswa), TK Al Jihad (76 siswa), SD Al Jihad (76 siswa), SMP Al Jihad (60 siswa), SDN Kertajaya 1 (237 siswa), SDN Kertajaya 4 (935 siswa), SDN Kertajaya 5 (301 siswa), SDN Baratajaya (685 siswa), SMK Mahardhika (615 siswa), dan SMA Mahardhika (94 siswa).

Berkat Catering ditunjuk sebagai penyedia makanan sehat bergizi berupa paket takjil selama bulan Ramadan. Setiap paket berisi roti manis, susu Milk Life, telur rebus, dan kurma.

Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Han., Dandim 0830/Surabaya (diwakili Mayor Arh Suhardi, Pasi Ter) menyatakan bahwa Program MBG merupakan upaya penting dalam meningkatkan kualitas SDM melalui pemenuhan gizi anak sekolah. “Tujuannya membangun generasi muda yang sehat, hebat, dan cerdas, serta meningkatkan prestasi belajar,” ujar Mayor Arh Suhardi.

Program ini dirancang untuk memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG) anak, mendukung perkembangan fisik dan mental mereka dalam menghadapi tantangan pendidikan. Dengan demikian, diharapkan akan tercipta generasi muda yang lebih sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan.

Kodam V/Brawijaya Dukung Program Makan Bergizi Gratis dan Ketahanan Pangan

Madiun,- Memasuki tahun anggaran 2025, berbagai kebijakan telah ditetapkan dalam Rapim TNI dan Rapim TNI AD. Salah satu arahan strategis yang harus segera diimplementasikan adalah peningkatan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran serta pencapaian kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen Rudy Saladin menegaskan, pencapaian yang harus diraih itu merupakan bentuk profesionalisme dalam penggunaan anggaran.

“(WTP) Ini bukan sekedar pencapaian administratif, tetapi wujud komitmen kita dalam mempertanggungjawabkan anggaran secara transparan dan akuntabel kepada rakyat dan pemerintah,” kata Pangdam dalam amanatnya yang dibacakan Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto pada upacara bendera di Halaman Makorem, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Senin (17/3/2025).

Jenderal bintang dua itu pun mengungkapkan, saat ini Kodam V/Brawijaya juga ikut berperan aktif dalam mendukung program Pemerintah yaitu program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membantu menyiapkan lahan, dapur sehat dan mendata anak sekolah untuk pemerataan gizi.

Selain itu, tambahnya, Kodam V/Brawijaya turut mendukung program unggulan TNI AD seperti ketahanan pangan, manunggal air, pencegahan stunting, penghijauan, serta rehabilitasi rumah dan MCK.

Tak ketinggalan, Pangdam mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan dedikasi yang telah ditunjukkan seluruh prajurit dan ASN Kodam V/Brawijaya dalam menjalankan berbagai tugas yang telah dilaksanakan.

Salah satu keberhasilan yang menonjol, menurutnya, pada kegiatan protokoler kunjungan Presiden RI, Wakil Presiden RI, Kunjungan Kasad, dan Pam VVIP yang telah dapat berjalan.

Babinsa Pangarengan Dampingi Petani Panen Padi untuk Mendukung Swasembada Pangan

Sampang,– Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan, Babinsa Posramil 0828/13 Pangarengan, Serka A. Halik, melaksanakan kegiatan pendampingan kepada petani dalam panen padi di wilayah binaannya, tepatnya di Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Serka A. Halik secara langsung terjun ke lapangan untuk membantu petani memanen padi, sebagai wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam meningkatkan hasil pertanian.

“Kami sebagai Babinsa selalu siap membantu petani di wilayah binaan, baik dalam kegiatan bercocok tanam maupun panen. Ini adalah bentuk nyata dukungan TNI terhadap program swasembada pangan dan ketahanan pangan di wilayah Sampang,” ungkap Serka A. Halik.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk memotivasi petani agar semakin semangat dalam bertani, serta memastikan bahwa hasil pertanian yang diperoleh berkualitas dan optimal. Selain itu, melalui pendampingan ini, Babinsa diharapkan dapat memberikan edukasi terkait teknik-teknik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Kegiatan panen padi ini berjalan dengan lancar dan penuh kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Babinsa Posramil 0828/13 Pangarengan berkomitmen untuk terus mendampingi petani dalam setiap tahapan pertanian demi mewujudkan ketahanan pangan yang lebih baik di wilayah binaan.

Posramil 0828/13 Pangarengan Keberhasilan Pertanian, Tanggung Jawab Bersama.

Masyarakat Uteran Sambut Positif Pasar Murah Gula Pasir dari PG Pagotan

MADIUN,- Babinsa Desa Uteran Koramil 0803/11 Geger Sertu Suprapto melaksanakan pendampingan pada kegiatan pasar murah gula pasir yang diselenggarakan oleh Pabrik Gula (PG) Pagotan pada Senin (17/3). Bertempat di Dusun Gulingan RT.08 RW.03, Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Sertu Suprapto dalam kapasitasnya sebagai Babinsa setempat hadir secara langsung untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib dan aman. “Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sertu Suprapto. Selain mengawal jalannya distribusi, ia juga membantu mengatur antrean warga yang datang untuk membeli gula pasir dengan harga khusus.

Program pasar murah ini menawarkan gula pasir dengan harga Rp 15.000 per kilogram, jauh di bawah harga pasar yang berkisar antara Rp 18.000 hingga Rp 20.000 per kilogram. PG Pagotan menyediakan stok sebanyak 2 ton gula pasir untuk kegiatan ini, dengan setiap warga dapat membeli maksimal 2 kilogram. Inisiatif ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PG Pagotan untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok.

Masyarakat Desa Uteran menyambut positif kegiatan pasar murah ini. Ibu Siti Aminah, salah satu warga yang membeli gula pasir, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Dengan adanya pasar murah ini, kami bisa menghemat pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga program seperti ini bisa rutin diadakan,” katanya. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya masyarakat yang datang sejak pagi hari untuk mendapatkan gula pasir dengan harga terjangkau.

Kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan BUMN dalam upaya meringankan beban ekonomi masyarakat. Danramil 0803/11 Geger Kapten Inf. Taryudi melalui Sertu Suprapto mengatakan bahwa TNI akan terus mendukung program-program serupa yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Kami berharap kerjasama dengan berbagai pihak dapat terus ditingkatkan untuk kesejahteraan warga Kecamatan Geger khususnya dan Kabupaten Madiun pada umumnya,” pungkasnya.

NRC Banyuwangi dan Koramil 0825/05 Kalibaru Bagikan Takjil dan Santunan

Banyuwangi,- 17 Maret 2025 – Semangat kebersamaan dan kepedulian mewarnai suasana di Makoramil 0825/05 Kalibaru pada Minggu sore (16/3/2025). Komunitas motor Ninja Riders Club (NRC) Banyuwangi bersama Koramil 0825/05 Kalibaru menggelar acara santunan anak yatim dan bagi takjil yang penuh berkah.

Acara yang berlangsung mulai pukul 16.30 WIB ini dihadiri oleh Danramil 0825/05 Kalibaru Kapten Inf I Ketut Sukranata, S.Sos., Ketua NRC Banyuwangi Pangky Sugiarto, tokoh agama Ustadz Supriyanto, Babinsa Kalibaru Kulon Serka Ahmad Fausi, serta puluhan anak yatim beserta pendamping.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Danramil dan Ketua NRC Banyuwangi. Dalam sambutannya, Kapten Inf I Ketut Sukranata, S.Sos. menyampaikan apresiasi atas sinergi antara TNI dan komunitas motor dalam kegiatan sosial ini. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kita terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim,” ujarnya.

Sementara itu, Pangky Sugiarto, Ketua NRC Banyuwangi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin komunitasnya dalam berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan. “Kami berharap santunan ini dapat meringankan beban anak-anak yatim dan memberikan semangat bagi mereka,” tuturnya.

Siswa SDN Mangge 2 Diberikan Pelatihan PBB untuk Menanamkan Nilai Disiplin

Magetan – Dalam upaya membentuk karakter, kedisiplinan, kekompakan sejak dini, Babinsa Koramil Tipe B 0804/08 Barat Serka Sumadi memberikan pelatihan dasar Baris Berbaris (PBB) kepada siswa dan siswi SDN Mangge 2 Kecamatan Barat Kabupaten Magetan, Senin(17/3/25)

Pelatihan PBB ini merupakan salah satu langkah cara untuk meningkatkan kemampuan siswa dan siswi, sekaligus menanamkan nilai-nilai disiplin, kekompakan, loyalitas serta rasa tanggung jawab, dengan adanya latihan PBB ini harapannya tertanam jiwa yang pantang menyerah ini merupakan modal keberhasilan dalam meraih cita-cita.

Gerakan yang dilatihkan mencakup gerakan dasar, seperti sikap sempurna, sikap istirahat di tempat, sikap berjalan, penghormatan dan gerakan periksa kerapian, sebelum masuk ke materi praktek siswa di ajarkan teori serta diberikan pemantapan wawasan kebangsaan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang nilai-nilai kebangsaan.

Babinsa Serka Sumadi mengungkapkan pentingnya pembentukan disiplin sejak dini bagi siswa, agar para siswa mampu melaksanakan perintah aba-aba dari pelatih sehingga memiliki disiplin yang baik dalam berbagai aspek termasuk disiplin waktu dan belajar yang baik, ujarnya

Penyuluhan Kesehatan: Kodim 0812/Lamongan Tingkatkan Kesadaran Prajurit Tentang Penyakit Degeneratif

Lamongan,- Kodim 0812/Lamongan secara berkala bekerja sama dengan Polkes 05.10.13 Lamongan melaksanakan penyuluhan penyakit Degeneratif bagi Prajurit dan PNS Kodim 0812/Lamongan di Aula Kadet Soewoko Makodim 0812/Lamongan, Senin (17/03/2025).

Dandim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han., saat membuka kegiatan penyuluhan tersebut mengatakan kesehatan bagi Prajurit dan PNS merupakan suatu hal yang mutlak yang harus dimiliki, sehingga perlu mengetahui cara melindungi diri dari penyakit, seperti dengan mengikuti penyuluhan-penyuluhan kesehatan.

“Kesehatan merupakan hal yang mutlak dimiliki oleh setiap Prajurit,PNS maupun Persit Kodim 0812/Lamongan. Untuk itu kita harus senantiasa menjaga dan kalau bisa, kita deteksi dini dan cegah dini. Salah satu caranya adalah dengan pemeriksaan kesehatan secara rutin” ujar Dandim 0812 Lamongan

Menurutnya, tujuan kegiatan penyuluhan kesehatan itu, untuk mencapai tujuan hidup sehat dengan cara mempengaruhi perilaku setiap Anggota dengan penyampaian pesan sehingga harapannya dengan adanya penyuluhan kesehatan dapat membuat seluruh Anggota lebih sadar akan pentingnya pola kehidupan yang sehat.

“Untuk itu, kami menghimbau para Anggota Kodim 0812 Lamongan agar memperhatikan dengan seksama apa yang akan disampaikan oleh pemateri. Lakukan pola hidup sehat dengan makan teratur,istirahat teratur dan olahraga dengan rutin” pungkasnya.

Materi penyuluhan yang diberikan oleh Dokter Polkes 05.10.13 Lamongan, dr. Dani Anggara menjelaskan bahwa degeneratif merupakan penyakit yang disebabkan oleh penurunan fungsi organ tubuh. Faktor utama penyebab penyakit degeneratif adalah buruknya pola makan, aktivitas fisik yang minim, mengonsumsi rokok, dan stress yang meningkat.

“Rajin olahraga, makan dan minum yang mengandung banyak gizi dan terapkan istirahat teratur merupakan langkah tepat untuk menurunkan resiko penyakit degeneratif. Termasuk mengerjakan hal yang positif untuk mengurangi tingkat stres dalam diri kita” ujarnya.

Bakti Sosial Korem 081/DSJ: Evakuasi dan Layanan Kesehatan Warga Madiun

Madiun, 16 Maret 2025 – Korem 081/DSJ melalui Denkesyah 05.04.01 Madiun melaksanakan bakti sosial kesehatan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Madiun. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Letkol CKM Widodo Nugroho, SKM.MM, dengan dukungan sepuluh personel medis. Mereka bekerja sama dengan BPBD, Koramil, Polsek, dan perangkat desa untuk melakukan evakuasi serta pencarian korban hanyut. “Kami berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat terdampak,” ujar Letkol CKM Widodo Nugroho.

Bakti sosial ini dilaksanakan di Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, yang mengalami banjir dan tanah longsor akibat tingginya intensitas hujan. Selain melakukan pencarian korban yang masih hilang, tim medis juga memberikan layanan kesehatan gratis kepada warga terdampak. Layanan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pengukuran tekanan darah, dan konsultasi medis. Masyarakat menyambut baik inisiatif ini karena membantu mereka mendapatkan penanganan kesehatan yang cepat.

Sementara itu, di Kabupaten Magetan, kejadian tragis menimpa seorang warga bernama Aditya Yoga Pratama (23), yang terseret arus sungai Marmo saat sedang memancing. BPBD Kabupaten Magetan, Koramil Lembeyan, Polsek Lembeyan, dan warga setempat bekerja sama dalam pencarian korban. Denkesyah Madiun melalui Polkes Magetan turut hadir memberikan dukungan kesehatan kepada masyarakat yang turut serta dalam proses pencarian dan evakuasi.

Di Kabupaten Trenggalek, curah hujan tinggi menyebabkan sungai Kirasih dan drainase meluap, mengakibatkan banjir di Kelurahan Sumber Gedong. Denkesyah Madiun melalui Polkes Trenggalek langsung turun membantu warga dengan membersihkan area terdampak dan memberikan layanan kesehatan. Bantuan ini sangat dibutuhkan untuk mencegah timbulnya penyakit akibat genangan air dan lumpur pascabanjir.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian Korem 081/DSJ terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Dengan sinergi antara TNI, BPBD, aparat desa, dan masyarakat, diharapkan dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak serta memastikan kesehatan warga tetap terjaga. Bantuan kemanusiaan ini juga menjadi wujud nyata dari komitmen TNI dalam melayani dan melindungi masyarakat di tengah kondisi darurat.

Diharapkan ke depan, kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Korem 081/DSJ berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan bantuan dalam setiap kejadian bencana, demi kesejahteraan serta keselamatan masyarakat luas.

Kodim 0825/Banyuwangi Laksanakan Karya Bakti Pembersihan Sungai dan Pantai di Kepatihan

Banyuwangi,- Kodim 0825/Banyuwangi melaksanakan Karya Bakti TNI Pembersihan aliran sungai dan Pantai di wilayah Kelurahan kepatihan Kec/Kab.Banyuwangi. (16-03-2025)

Kegiatan ini merupakan Bagian dari kegiatan Program Pembinaan Lingkungan Hidup Tahun 2025.

Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos.M.Han. menyampaikan kegiatan pembersihan sungai ini bertujuan untuk mencegah/menghentikan sampah khususnya Anorganik sebelum sampai kelaut,selanjutnya hasil pembersihan sampah yang terkumpul di jaring sampah dan selanjutnya akan di bawa ke tempat pemilahan dan pengolahan sampah yg bertempat di Kec.Giri,Bangorejo dan Rogojampi.

Kegiatan ini Kodim juga melibatkan Instansi terkait dan Penggiat sampah Sungai Wacth Fondation beserta dengan masyarakat sekitar. Kegiatan ini di harapkan dapat mengurangi dampak sampah dan membiasakan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Kasdim 0825/Banyuwangi Cek Pembangunan Sumur Bor untuk Akses Air Bersih Masyarakat

BANYUWANGI,- Kasdim 0825/ Banyuwangi Mayor Kav Suprapto melaksanakan pengecekan pembagunan sumur bor di wilayah Lampon Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi. Minggu. (16-03-2025)

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi dan fungsi sumur bor yang telah dibangun, serta mengidentifikasi kebutuhan perbaikan atau pengembangan lebih lanjut.

Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos.M.Han. menyampaikan bahwa pengecekan sumur bor ini merupakan bagian dari upaya Kodim 0825/Banyuwangi dalam mendukung program Pemerintah Daerah untuk menyediakan akses air bersih bagi masyarakat. Sumur bor merupakan salah satu solusi penting dalam mengatasi masalah kekurangan air bersih, terutama di daerah-daerah yang rawan kekeringan.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam penyediaan akses air bersih. Pengecekan sumur bor ini penting untuk memastikan bahwa fasilitas yang telah dibangun dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” ujar Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos.M.Han.

Lebih lanjut, Kasdim 0825 Mayor Kav Suprapto menjelaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun wilayah yang lebih baik. Beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara fasilitas sumur bor agar dapat terus memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Dalam kegiatan pengecekan tersebut, Pasiter Kodim 0825/Banyuwangi melakukan pemeriksaan terhadap beberapa aspek, antara lain kondisi fisik sumur, debit air, kualitas air dan fungsi pompa

Hasil pengecekan ini akan menjadi dasar bagi Kodim 0825/Banyuwangi untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya, baik berupa perbaikan, pemeliharaan, maupun pengembangan sumur bor.