Vaksinasi PMK di Desa Ngoro: Upaya Melindungi Sapi dan Kambing Warga

Mojokerto, – Sebagai langkah antisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak sapi dan kambing, Babinsa Ngoro Koramil 0815/12 Ngoro Kodim 0815/Mojokerto Serda Choirul Huda dampingi kegiatan vaksinasi pada hewan ternak di Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Tujuan vaksinasi PMK, untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak, sehingga pada tubuh hewan mempunyai kekebalan (antibodi). PMK adalah penyakit hewan yang sangat menular dan menyerang semua hewan berkuku belah/genap, seperti sapi, kerbau, kambing, domba, dan lainnya.

Gejala umum penyakit tersebut dapat diketahui antara lain hewan ternak kurang nafsu makan, berat badan menurun, berkurangnya produksi susu, mulut bergetar dan berbusa dan pincang.

Babinsa Desa Ngoro Serda Choirul Huda, mengatakan, kegiatan vaksinasi hari ini tercatat sebanyak 37 ekor sapi dan 66 ekor kambing warga menjadi sasaran vaksinasi Petugas BPP (PPL) Kecamatan Ngoro.

“Kita bersama–sama PPL tak bosan menghimbau warga yang memilik hewan ternak agar selalu waspada terhadap PMK, dan mengetahui gejala-gejala penyakit tersebut, bila terdapat gejala PMK, warga diminta segera melaporkan ke PPL terdekat”, ujarnya.

Selain itu pentingnya langkah pencegahan yang efektif dengan menjaga kebersihan kandang dan melakukan penyemprotan kandang dengan cairan desinfektan. “Harapannya dengan kegiatan vaksinasi ini hewan ternak yang berada di wilayah Ngoro terhindar dari penyakit PMK,” pungkas Serda Choirul Huda.

Turut mendampingi kegiatan vaksinasi, Kordinator PMK kecamatan Ngoro, Amir, Anggota Koramil Ngoro, Kepala Dusun Kecapangan, Desa Ngoro, Ikhwan serta warga yang memiliki hewan ternak sapi maupun kambing.

Upacara Pembukaan TMMD Ke-123 di Tulungagung Fokus pada Pemerataan Pembangunan

Tulungagung,- Kodim 0807 Tulungagung menggelar upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Tahun 2025 di Lapangan Desa Sendang, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Dengan mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah,” program TMMD ke-123 resmi dibuka secara serentak di berbagai kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Tulungagung, Drs. Agus Prijanto Utomo, memimpin upacara serta memeriksa kesiapan pasukan. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi komitmen semua pihak dalam mengabdikan diri demi kemajuan Indonesia melalui TMMD ke-123 di Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.

“Kemanunggalan TNI bersama rakyat desa merupakan salah satu faktor utama dalam pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga menanamkan semangat juang dan kebersamaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Drs. Agus Prijanto Utomo.

Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, menyampaikan bahwa TMMD yang telah berlangsung sejak tahun 1980 bertujuan mengakselerasikan pembangunan di pedesaan.

“TMMD atau TNI Manunggal Membangun Desa ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di desa,” ujar Kolonel Arm Untoro Hariyanto kepada awak media usai pembukaan TMMD ke-123 Kodim 0807/Tulungagung.

Sementara itu, Dandim 0807 Tulungagung, Letkol Kav Muhamad Nashir S,Hub,. Int, selaku Dansatgas TMMD ke-123, menegaskan bahwa program ini melibatkan berbagai elemen dalam upaya meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

“Program TMMD ke-123 mencakup kegiatan fisik dan non-fisik yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini,” ungkap Letkol Kav Muhamad Nashir.

Dengan terlaksananya TMMD ke-123, diharapkan pembangunan infrastruktur di desa semakin merata, sekaligus mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan ketahanan nasional yang kokoh.

Pembukaan TMMD Ke-123 di Tuban Dukung Pemerataan Pembangunan dan Stabilitas Wilayah

TUBAN, – Komandan Satgas TMMD Ke-123, Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., bersama Pemkab Tuban membuka kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 TA. 2025 mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Dan Ketahanan Nasional Di Wilayah” bertempat dii Lapangan Desa Bader, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban.

Dalam sambutan pembukaan TMMD Ke-123, Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., atas nama Pemerintah Kabupaten Tuban, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI, khususnya Kodim 0811/Tuban, yang telah menjadikan Kabupaten Tuban sebagai lokasi TMMD Ke-123 ini yang telah terbukti memberikan manfaat besar bagi pembangunan di pedesaan.

“Khususnya dalam peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat”, Ujar Sekda Tuban.

Komandan Satgas TMMD Ke-123, Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., menerangkan bahwa komitmen kita untuk terus mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Tuban, khususnya di pedesaan. pemerataan pembangunan merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat, mengurangi kesenjangan, dan menjaga stabilitas serta ketahanan wilayah.

“TMMD menjadi bukti nyata kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam membangun dan meningkatkan infrastruktur serta kesejahteraan masyarakat di kabupaten tuban”, Terang Dandim Tuban.

Pembukaan TMMD Ke-123 ini secara serentak dilaksanakan, untuk target sasaran fisik jalan yang dibangun sekitar 1,8 KM, dan itu bisa Over Prestasi lebih dari yang ditargetkan, karena sasaran yang ditargetkan akan menjadikan masyarakat di pedesaan menjadi sejahtera.

“Sasaran ini untuk meningkatkan dan memudahkan ketahanan pangan nasional diwilayah” Imbuh Dandim Tuban.

Kemah Setengah Hari: Kodim 0806/Trenggalek Tanamkan Rasa Kebangsaan pada Anak

Trenggalek,– Masa depan bangsa ada di tangan generasi muda, dan membentuk karakter mereka sejak dini adalah kunci utama! Kodim 0806/Trenggalek kembali membuktikan perannya dalam mencetak generasi penerus yang berjiwa nasionalis dan berkarakter tangguh. Kali ini, Kodim 0806/Trenggalek dengan penuh semangat menyediakan lokasi dan fasilitas untuk Kemah Setengah Hari bagi siswa-siswi PAUD Rumah Bermain Lebah, Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek.

Kegiatan spesial ini dibuka dengan penuh khidmat oleh Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Trenggalek, Mahsun Ismail, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Sebanyak 64 siswa-siswi PAUD dengan wajah ceria dan semangat luar biasa mengikuti kegiatan ini, yang tak hanya mengajarkan kemandirian dan kebersamaan, tetapi juga menanamkan rasa cinta tanah air sejak usia dini.

Keseruan semakin bertambah dengan sesi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang dipandu oleh Pelda Komarul Huda dan Serma Suwoto dari Kodim 0806/Trenggalek. Materi dikemas secara interaktif, menyenangkan, dan penuh inspirasi! Melalui cerita, permainan edukatif, serta lagu-lagu kebangsaan, anak-anak diajak mengenal nilai-nilai keindonesiaan, gotong royong, dan pentingnya bersatu sebagai bangsa yang kuat.

“Menanamkan semangat kebangsaan sejak usia dini bukan hanya penting, tetapi wajib! Dengan metode yang menyenangkan, anak-anak akan lebih mudah memahami arti nasionalisme dan bangga menjadi bagian dari Indonesia,” ujar Pelda Komarul Huda dalam sesi pengenalan Wasbang.

Tak hanya itu, keceriaan semakin terasa dengan berbagai kegiatan seru dan mendidik, seperti simulasi perkemahan mini, permainan tradisional, serta sesi tanya jawab interaktif seputar simbol-simbol negara. Para siswa juga berkesempatan menjelajahi lingkungan Kodim 0806/Trenggalek, mengenal lebih dekat peran TNI dalam menjaga keamanan dan persatuan bangsa.

Antusiasme tidak hanya datang dari anak-anak, tetapi juga dari orang tua dan para pendidik, yang sangat mengapresiasi kegiatan ini. “Ini pengalaman luar biasa bagi anak-anak kami! Mereka tidak hanya belajar tentang kebangsaan, tetapi juga menjadi lebih berani, disiplin, dan percaya diri,” ungkap salah satu guru pendamping dengan penuh rasa bangga.

Kodim 0806/Trenggalek terus berkomitmen membentuk karakter generasi muda yang berjiwa patriotik. Lewat program-program inspiratif seperti ini, kita bersama-sama menciptakan masa depan Indonesia yang lebih kuat, lebih bersatu, dan penuh kebanggaan!

Fun Bike Ceria Kodim 0825: Meningkatkan Imunitas dan Kebugaran Anggota

BANYUWANGI,– Kodim 0825/Banyuwangi menggelar kegiatan Fun Bike Ceria untuk menjaga kebugaran dan imunitas tubuh seluruh personel. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han.

Fun Bike Ceria ini diawali dengan apel pagi dan senam pemanasan di lapangan hitam Makodim 0825 pada pukul 07.00 WIB.

Rute yang ditempuh sepanjang ± 11 Km, dimulai dari Makodim (Start) – Toko Simpang – Depan Konco Hoo Tong Bio – RPH – Lapangan Kertosari – Pulau Cemara – Pakem – Konco Hoo Tong Bio (Finish).

Setibanya di Klenteng Hoo Tong Bio, seluruh peserta Fun Bike Ceria Makodim 0825 memberikan kejutan ulang tahun ke-42 dengan membawa kue tart dan tumpeng kepada Dandim 0825/Banyuwangi

Letkol Arh Joko Sukoyo menyampaikan ucapan terima kasih atas kejutan tersebut dan berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kebugaran serta imunitas seluruh keluarga besar Makodim 0825/Banyuwangi.

“Terima kasih kepada seluruh keluarga besar Makodim 0825 Banyuwangi yang telah memberikan surprise di hari kelahiran saya ini, semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, panjang umur, dan sehat selalu,” ujar Letkol Arh Joko Sukoyo

Kepala Staf Kodim 0825/Banyuwangi, Mayor Kav Suprapto menyampaikan“Kami seluruh keluarga besar Kodim 0825 Banyuwangi mengucapkan selamat ulang tahun kepada Komandan yang ke-42, semoga Komandan selalu diberikan kesehatan, panjang umur, sukses dalam karir, dan menjadi pemimpin yang bijaksana dan amanah amin amin,” kata Mayor Kav Suprapto.

Kegiatan Fun Bike Ceria ini merupakan salah satu upaya Kodim 0825/Banyuwangi untuk menjaga kesehatan dan kebugaran seluruh personel, sekaligus sebagai ajang silaturahmi antar anggota keluarga besar Makodim 0825/Banyuwangi.

TMMD ke-123 Resmi Dibuka, Wujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Wilayah

Tulungagung, – Mengambil tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah,” TMMD ke-123 resmi dibuka secara serentak di berbagai kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut, TMMD yang telah dilaksanakan sejak tahun 1980 itu bertujuan untuk mengakselerasikan pembangunan di pedesaaan.

“TMMD atau TNI Manunggal Membangun Desa ini tujuannya adalah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di desa. Lebih spesifik lagi desa yang tergolong 3T, tertinggal, terisolir, dan terpencil,” kata Pamen TNI AD abituren Akmil 1998 itu kepada awak media usai pembukaan TMMD ke-123 Kodim 0807/Tulungagung di Lapangan Desa Sendang, Kecamatan Sendang.

Sedangkan untuk sasaran yang dikerjakan, ungkapnya, mulai dari betonisasi jalan sepanjang 1.005 meter, renovasi Masjid dan rumah tidak layak huni, jambanisasi, serta pembangunan MCK umum.

Selain itu, juga akan dilaksanakan berbagai sasaran non fisik berupa penghijauan dan berbagai penyuluhan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Untoro berharap, melalui TMMD ke-123 Kodim 0807/Tulungagung yang dilaksanakan di Desa Nglurup, Kecamatan Sendang akan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Harapan kita tentu ke depannya kesejahteraan masyarakat di sini akan semakin baik. Tidak hanya dari segi ekonomi, tapi juga derajat kesehatannya,” ujarnya.

“Kalau masyarakatnya sejahtera, infrastrukturnya juga baik, maka otomatis ketahanan di wilayah akan kuat dan negara juga kuat. Dengan kata lain, ketahanan wilayah perkuat ketahanan nasional,” tambahnya.

Panen Raya di Lamongan, Dandim 0812 Sosialisasikan Serap Gabah dan Listrik Sawah

Lamongan,– Dandim 0812 Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, S.I.P., M.Han, bersama Tim Satgas Sego boran dan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bojonegoro, serta UPT Pertanian, Bulog dan Distan Kabupaten Lamongan serta BPP Pertanian Pucuk melaksanakan panen raya padi di Desa Wanar kec Pucuk Kab Lamongan dan pemberian sosialisasi serap gabah dan PLN Masuk Sawah serta Pupuk. Sabtu (22/02/2025).

Dalam hal ini Dandim 0812 Lamongan dalam sambutanya menerangkan bahwa pelaksanaan panen raya padi ini bertujuan untuk mensukseskan program ketahanan pangan Nasional serta pemberian sosialisasi serap gabah, Pupuk dan listrik masuk sawah. inisiatif tersebut bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas di sektor pertanian.Dijelaskanya, dalam hal ini listrik menjadi kebutuhan vital dalam bidang pertanian, terutama untuk kebutuhan pengairan dan penyerapan gabah di berikan agar masyarakat maupun petani tau terkait harga gabah dari bulog.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat, khususnya Petani di Desa Wanar, dapat lebih semangat dalam mengolah lahan pertaniannya.

“Program ini termasuk dalam inisiatif Sego Boran (Sinergi Kolaborasi untuk NKRI), yang mendukung upaya Pemerintah untuk mencapai swasembada pangan dalam ketahanan pangan nasional,” ucap Dandim.

Ia menyatakan, Petani merupakan aktor utama dalam program swasembada pangan. Diharapkan melalui program listrik, serap gabah dan panen raya, serta pupuk yang mana bertujuan agar petani dapat lebih mandiri dan makmur, menjadikan Desa Wanar pelopor dalam program ketahanan pangan ini.

Sementara itu,Manajer PLN juga menyampaikan bahwa mereka memiliki berbagai program, termasuk pompanisasi, untuk mendukung kesejahteraan petani dengan efisiensi biaya serta meningkatkan produksi hasil pertanian, sesuai harapan masyarakat setempat.

“Dalam mengimplementasikan jaringan listrik untuk pertanian, penting untuk menambah jumlah pelanggan dan mengecilkan jarak jaringan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak pihak,” ungkapnya.

Usai pelaksanaan panen raya dan sosialisasi, Dandim 0812 Lamongan dan Tim satgas boran serta PLN dan Bulog beserta rombongan didampingi Kades Wanar, Ali Thohir dan Ketua Poktan Sumber Makmur, Hidayat Sholik memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan Petani.

“Mari kita semua bersinergi demi kemakmuran petani dan ketahanan pangan Nasional” tuturnya.

Kodim 0829/Bangkalan Gelar Upacara Pembukaan TMMD ke-123 Tahun 2025.

BANGKALAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 0829/Bangkalan menggelar upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Tahun 2025 bertempat di Lapangan Alun-Alun Bangkalan sisi selatan, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur.

Dengan tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Dan Ketahanan Nasional Di Wilayah”, acara ini menegaskan komitmen kolaboratif antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memajukan pembangunan desa.,

Upacara pembukaan yang dipimpin oleh Pj Bupati Bangkalan Prof. Dr. Arief M. Edi M.Si,. ditandai dengan penandatanganan Naskah kerjasama Kodim 0829/Bangkalan dengan Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan penyerahan alat kerja secara simbolis kepada satgas TMMD ke-123.

Dalam amanatnya, Pj Bupati Bangkalan Prof. Dr. Arief M. Edi M.Si,.menyampaikan, kegiatan TMMD akan berlangsung selama 1 bulan dengan fokus pada kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI/Polri, dan masyarakat.

“Saya selaku Pj. Bupati Bangkalan sangat bangga dengan selalu bersinergi dengan TNI/POLRI, program yang telah berjalan seperti pertanian dan pembangunan dimana nantinya Bangkalan akan menjadi lumbung pangan, TNI juga telah menggalakkan serta mengawal ketat program pemerintah, sehingga masyarakat akan lebih sejahtera kedepannya”. tuturnya.

Pj Bupati Bangkalan Prof. Dr. Arief M. Edi M.Si,. juga berharap melalui program TMMD diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di daerah, serta memantapkan kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

Program TMMD ke-123 Kodim 0829/Bangkalan ini menitikberatkan pada sasaran fisik dan non fisik. Kegiatan fisik meliputi rabat jalan sepanjang 252 M, pembuatan saluran Drainase 300 M, pembangunan 2 Unit Rutilahu, pembangunan sumur bor dan tandon air, rehab sekolah SDN 03 Katol , pembanguan 2 unit jembatan penghubung jalan Dan pembangunan 2 Unit Poskamling

Sementara itu, kegiatan non fisik juga akan dilaksanakan berbagai kegiatan Bakti Sosial, Wasbang dan penyuluhan kepada masyarakat dari instansi terkait yang juga ikut mendukung dalam program TMMD ke-123.

Turut hadir dalam upacara pembukaan TMMD ini, Danrem 084/BJ Brigjen TNI Danny Alkadrie, Forkopimda Kab. Bangkalan, Kolonel Pnb Ahmad Putra Utama Tarigan M.Han (Danlanud Muljono) Kolonel Mar Arief Anggoro Jati S.E,CTMP,M.M (Wadan Pasmar 2), Letkol Mar Toto Prasetyo S.I.P,M.H (Kadispotmar Lantamal V), Dandim Jajaran 084/BJ se-Madura. Prof. Dr. H. Arief M. Edie .M.Si (PJ. Bupati Bangkalan).

Pendampingan Pertanian Babinsa Dukung Ketahanan Pangan di Desa Prambon, Madiun.

Madiun,– Babinsa Desa Prambon, Koramil 0803-14/Dagangan, Serka Sutrisno, aktif melaksanakan pendampingan pertanian kepada para petani di wilayah binaannya. Baru-baru ini, Serka Sutrisno memberikan pendampingan kepada Bapak Yanto, anggota Poktan Tani Jaya, di Dusun Krajan, Desa Prambon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Sabtu (22/2/2025). Pendampingan tersebut difokuskan pada pembersihan tanaman gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi milik Bapak Yanto.

Kegiatan pembersihan gulma ini sangat penting untuk menjaga produktivitas tanaman padi. Gulma dapat bersaing dengan tanaman padi dalam menyerap nutrisi dan air, sehingga dapat menurunkan hasil panen. Dengan bantuan Serka Sutrisno, Bapak Yanto dapat membersihkan gulma secara efektif dan efisien, sehingga tanaman padinya dapat tumbuh dengan optimal.

Serka Sutrisno tidak hanya membantu secara fisik dalam membersihkan gulma, tetapi juga memberikan arahan dan bimbingan teknis kepada Bapak Yanto. Ia memberikan pengetahuan tentang jenis-jenis gulma, cara pengendaliannya, dan pemilihan pestisida yang tepat dan ramah lingkungan. Hal ini menunjukkan komitmen Babinsa dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani.

Pendampingan pertanian yang dilakukan oleh Serka Sutrisno merupakan wujud nyata dari tugas dan tanggung jawab Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan di wilayahnya. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan para petani dapat meningkatkan produktivitas pertaniannya dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi petani lain di Desa Prambon untuk senantiasa menjaga kebersihan lahan pertaniannya. Kerja sama yang baik antara Babinsa dan petani merupakan kunci keberhasilan dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Madiun.

Pendampingan Vaksinasi PMK oleh Babinsa Madiun Jaga Kesehatan Ternak Peternak Lokal.

Madiun,– Babinsa Kelurahan Nambangan Kidul, Serka Deny dan Serda Suryanto, bersama Posramil 0803-18 Manguharjo, aktif berpartisipasi dalam program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun, Sabtu (22/2/2025). Kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran PMK dan melindungi ternak di wilayah tersebut. Kehadiran Babinsa di lapangan menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat, khususnya para peternak.

Pendampingan yang diberikan oleh Serka Deny dan Serda Suryanto meliputi berbagai aspek, mulai dari membantu kelancaran proses vaksinasi, hingga memberikan sosialisasi kepada para peternak mengenai pentingnya vaksinasi PMK. Mereka juga berperan aktif dalam memastikan ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan vaksinasi berlangsung. Kerja sama yang baik antara Babinsa, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun, dan para peternak menjadi kunci keberhasilan program ini.

Vaksinasi PMK merupakan metode yang efektif untuk merangsang respons kekebalan tubuh ternak terhadap virus PMK, tanpa menyebabkan penyakit tersebut. Dengan divaksinasi, ternak akan memiliki kekebalan yang lebih tinggi sehingga dapat mencegah terjadinya wabah PMK yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi para peternak. Program vaksinasi ini diharapkan dapat melindungi populasi ternak di Kota Madiun dan menjaga stabilitas perekonomian masyarakat.

Serka Deny menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan vaksinasi PMK ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat. “Kami berkomitmen untuk selalu mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Vaksinasi PMK ini sangat penting untuk melindungi ternak dan perekonomian para peternak,” ujarnya. Senada dengan Serka Deny, Serda Suryanto menambahkan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan kerja sama dan partisipasi aktif dari semua pihak.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian PMK di Kota Madiun. Keberhasilan program vaksinasi PMK ini akan memberikan dampak positif yang besar bagi sektor peternakan di Kota Madiun dan meningkatkan kesejahteraan para peternak. Ke depan, Babinsa akan terus mendukung program-program pemerintah lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.