Pembelajaran Matematika Menyenangkan: Babinsa Mojoanyar Terapkan Metode Gasing di Sekolah

Mojokerto, – Dalam upaya meningkatkan pemahaman matematika bagi siswa sekolah dasar, Babinsa Pos Ramil Mojoanyar Kodim 0815/Mojokerto, Sertu Ali Alfatah, melaksanakan kegiatan pengenalan dan pembelajaran Matematika melalui Metode Gasing di SDN Sumberjati 01, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) merupakan teknik pembelajaran matematika yang dikembangkan oleh Prof. Yohanes Surya. Metode ini bertujuan untuk membantu anak-anak memahami konsep matematika dengan lebih mudah dan menyenangkan. Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 siswa dengan penuh antusias dan semangat.

Kepala SDN Sumberjati 01, Ibu Muniroh, S.Pd., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi upaya Babinsa dalam membantu dunia pendidikan. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Babinsa terhadap pendidikan anak-anak kami. Metode Gasing ini sangat membantu siswa dalam memahami matematika dengan cara yang lebih menyenangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Sertu Ali Alfatah menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan. “Melalui metode ini, kami ingin membantu anak-anak agar lebih percaya diri dalam belajar matematika. Harapan kami, mereka tidak lagi merasa takut atau kesulitan dalam memahami pelajaran ini,” tuturnya.

Kegiatan yang diawali dengan pemberian materi pengenalan berhitung ini mencakup berbagai konsep dasar, seperti pengenalan bilangan, penjumlahan, dan pengurangan. Setelah itu, sesi tanya jawab dilakukan untuk memastikan pemahaman siswa.

Dengan adanya inisiatif seperti ini, diharapkan metode pembelajaran yang inovatif dapat terus diterapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang matematika, di sekolah-sekolah dasar.

Babinsa Kademangan Lakukan Pemantauan Kesehatan Hewan untuk Cegah Penyakit PMK

Bondowoso,- Babinsa Kademangan, Sertu Achmad B., menggelar pemantauan kondisi fisik kesehatan hewan sapi dan kambing di Pasar Hewan Selasaan Kademangan, Kecamatan Bondowoso. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang dapat berdampak pada sektor peternakan.

Selama kegiatan, Sertu Achmad B. memeriksa kondisi hewan-hewan yang diperjualbelikan di pasar tersebut, memastikan tidak ada tanda-tanda penyakit PMK yang dapat menular ke hewan lainnya. Kegiatan ini dilakukan dengan koordinasi antara Babinsa, petugas kesehatan hewan, serta pengelola pasar untuk menjaga kestabilan kondisi hewan yang ada.

Dalam pemeriksaan tersebut, Sertu Achmad B. juga memberikan edukasi kepada para pedagang dan peternak mengenai gejala-gejala PMK, serta langkah-langkah yang perlu diambil jika ditemukan hewan yang terindikasi terjangkit penyakit tersebut. Selain itu, pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan pasar hewan berjalan dalam keadaan tertib dan aman.

“Melalui pemantauan ini, kami berharap dapat mencegah terjadinya penularan penyakit hewan menular seperti PMK yang dapat merugikan peternak dan masyarakat,” ujar Sertu Achmad B. setelah kegiatan selesai. Kegiatan pemantauan ini berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari para pedagang yang merasa lebih aman dengan adanya pengawasan kesehatan hewan.

Kegiatan ini mencerminkan upaya nyata Babinsa Kademangan dalam mendukung peternakan yang sehat dan mengurangi potensi penyebaran penyakit hewan di wilayah tersebut. Ke depan, diharapkan lebih banyak kegiatan serupa untuk menjaga keberlanjutan sektor peternakan di Bondowoso.

Aksi Bersih Pantai Muncar: Menko Pangan Serukan Laut Bersih untuk Nelayan

Banyuwangi,– Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia, Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., melakukan kunjungan kerja di Pantai Satelit, Dusun Palurejo, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi. Dalam kunjungan ini, beliau memimpin aksi bersih-bersih pantai bersama nelayan setempat serta berbagai elemen masyarakat.

Aksi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah dan tokoh masyarakat, termasuk Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Festiandani, S.Pd., Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, serta Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Hafidz, M.Tr.Opsla. Turut hadir pula Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Dr. Ir. Nani Hendiarti, M.Sc., Asisten Deputi Ekonomi Sirkuler dan Dampak Lingkungan Rofi Alhanif, serta dr. Lula Kamal, M.Sc.

Dalam sambutannya, Menko Pangan menegaskan pentingnya menjaga kebersihan pantai sebagai upaya melestarikan ekosistem laut dan mendukung keberlanjutan sektor perikanan.

“Sampah di laut sebagian besar berasal dari darat. Jika tidak kita bersihkan, ini akan mengganggu biota laut dan kehidupan kita sendiri. Mari kita jaga pantai dan laut kita bersama,” ujarnya saat berbincang dengan para nelayan Muncar.

Selain aksi bersih pantai, Menko Pangan juga berdialog dengan perwakilan nelayan yang menyampaikan berbagai tantangan dalam usaha perikanan, termasuk tingginya biaya operasional. Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam mencari solusi bagi kesejahteraan nelayan.

Kunjungan diakhiri dengan peninjauan pelelangan ikan layur, di mana Menko Pangan turut serta dalam proses pembelian ikan sebagai bentuk dukungan terhadap sektor perikanan lokal.

Aksi ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk komunitas nelayan dan pelajar yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kebersihan pantai dan meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui berbagai program keberlanjutan.

Menko Pangan Tinjau Penanganan Stunting dan Pengelolaan Sampah di Banyuwangi

Banyuwangi – Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M. melakukan kunjungan kerja ke Desa Balak, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan program penanganan stunting dan pengelolaan sampah.

Dalam kunjungannya, Menko Pangan didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan, Dr. Ir. Nani Hendiarti, M.Sc., serta jajaran pejabat dari Kemenko Pangan lainnya. Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Festiandani, S.Pd. turut hadir bersama jajaran Pemkab Banyuwangi.

Di lokasi pertama, Menko Pangan meninjau layanan Posyandu untuk balita, ibu hamil berisiko tinggi, dan ibu menyusui. Selain memberikan bantuan kepada balita stunting dan ibu hamil risiko tinggi, beliau juga melakukan dialog dengan para kader dan ibu-ibu. Para kader Posyandu Anggrek Balak menampilkan berbagai inovasi, termasuk panggung boneka sebagai media edukasi.

“Program penanganan stunting dan pendampingan ibu hamil di Desa Balak menunjukkan pendekatan yang komprehensif dalam mewujudkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat,” ujar Zulkifli Hasan.

Kunjungan dilanjutkan ke TPS3R Desa Balak pada pukul 08.55 WIB. Di lokasi yang disambut oleh Kepala UPT TPS3R Amrullah, Menko Pangan beserta rombongan meninjau proses pemisahan sampah organik. Program ini merupakan bagian dari upaya pengelolaan sampah terpadu di tingkat desa.

Kapten Inf Totok Yuliyanto selaku Danramil Songgon melaporkan bahwa seluruh rangkaian kunjungan kerja berlangsung tertib, aman, dan lancar. Menko Pangan meninggalkan lokasi pada pukul 09.45 WIB menuju Bandara Banyuwangi Blimbingsari.

Edukasi PAUD di Koramil 0815/08: Anak-Anak Dikenalkan Nilai Disiplin Sejak Dini

Mojokerto, – Koramil 0815/08 Dawarblandong Kodim 0815/Mojokerto menerima kunjungan edukasi anak-anak PAUD KB Taman Ceria Desa Temuireng dan PAUD KB Al-Mumtazah Desa Pucuk.

Kegiatan yang berlangsung di Markas Koramil 0815/08 Dawarblandong, Jalan Raya Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, kegiatan tersebut dihadiri langsung Danramil 0815/08 Kapten Kav Rohyadi.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan nilai-nilai disiplin dan wawasan kebangsaan sejak dini melalui pengalaman langsung di lingkungan militer. Demikian disampaikan Danramil 0815/Mojokerto Kapten Kav Rohyadi.

Kapten Rohyadi, melanjutkan, kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak dalam memahami nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan semangat kebangsaan.

Koramil 0815/08 Dawarblandong berkomitmen untuk mendukung kegiatan edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi generasi penerus bangsa.

“Dengan menanamkan nilai-nilai disiplin dan cinta tanah air sejak dini, kami berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat,” ujarnya.

Kegiatan edukasi tersebut berlangsung penuh semangat dan keceriaan. Rombongan PAUD yang didampingi para guru dan wali murid disambut hangat oleh personel Koramil Dawarblandong, dipimpin oleh Sertu Ahmad Basori beserta anggota.

Jalannya kegiatan diawali sambutan selamat datang dilanjutkan sesi senam pagi yang membangun keceriaan serta latihan baris-berbaris (PBB) yang dirancang sesuai usia anak-anak. Selain itu, anak-anak mendapatkan materi edukasi tentang kedisiplinan yang disampaikan secara interaktif, sehingga mereka dapat memahami pentingnya aturan dan tanggung jawab sejak dini.

Sebagai penutup, mereka diajak menyaksikan pemutaran film latihan TNI di aula Makoramil, yang bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap Indonesia.

Tampak hadir dalam kegiatan, Babinsa Koramil 0815/08 Sertu Ahmad Basori, perwakilan dari UPT Dinas Pendidikan Korwil Dawarblandong diwakili Heri S, Ketua Himpaudi Dawarblandong Sumarlik, S.Pd., serta 10 orang guru pendamping. Selain itu, para wali murid juga hadir mendampingi 29 anak dari PAUD KB Taman Ceria dan 14 anak dari PAUD KB Al-Mumtazah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat kedisiplinan dan cinta tanah air dapat tertanam dalam diri anak-anak sejak usia dini, sebagai bekal mereka dalam menghadapi masa depan.

Kodim 0815/Mojokerto Laksanakan Uji Terampil Perorangan untuk Tingkatkan Profesionalisme Anggota

Mojokerto, – Kodim 0815/Mojokerto menggelar kegiatan Uji Trampil Perorangan (UTP) Umum Ter dan Intel Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Cikaran, Asrama Korem 082/CPYJ, Jalan Gajah Mada Nomor 4, Kota Mojokerto, Jawa Timur.

Kegiatan ini dipantau Kasdim 0815/Mojokerto, Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., serta dihadiri oleh para Perwira Staf, Danramil jajaran, pelatih, dan para peserta uji terampil. Dalam amanatnya saat memimpin apel pengecekan, Kasdim menekankan, UTP merupakan program latihan yang terjadwal sepanjang tahun bagi seluruh anggota Kodim 0815/Mojokerto.

Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., menegaskan, meskipun para anggota sering berlatih, mereka tetap harus mengikuti aturan serta instruksi dari para penguji dan koordinator. Ia juga mengingatkan pentingnya faktor keamanan dalam pelaksanaan latihan.

“Seluruh peserta harus memperhatikan keamanan dan mengikuti arahan pengawas maupun penguji agar latihan dapat berjalan dengan baik. Dengan memahami proses dan urutan latihan, para peserta diharapkan dapat menguasai materi dengan optimal,” ujar Kasdim.

Uji Trampil Perorangan ini bertujuan untuk mengukur serta meningkatkan keterampilan prajurit dalam melaksanakan tugas sesuai jabatan masing-masing. Dengan latihan yang terstruktur dan disiplin, diharapkan seluruh Personel Kodim 0815/Mojokerto dapat mencapai standar kemampuan yang diharapkan.

Selain itu, kegiatan ini menunjukkan kesiapan serta dedikasi para peserta dalam mengasah keterampilan guna mendukung tugas-tugas kewilayahan.

Peringatan HUT Persit ke-79: Secata Rindam V/Brw Gelar Donor Darah

Magetan – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana ke-79 tahun 2025, Secata Rindam V/Brw mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan secara terpusat di Kodim 0804 Magetan.

Kegiatan ini diikuti oleh anggota TNI diwilayah Magetan, Polres Magetan dan ibu-ibu Persit, diselenggarakannya kegiatan ini sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus bentuk sinergi antara TNI dan warga setempat.

Kegiatan ini sebagai bentuk upaya membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan, khususnya melalui donor darah yang sangat bermanfaat untuk kebutuhan transfusi dan dapat memenuhi kebutuhan darah di PMI Kabupaten Magetan untuk disalurkan kepada masyarakat sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari, berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan sehingga dapat mempererat hubungan antara TNI dan Polri.

Prajurit Kodim 0812/Lamongan Ikuti UTP Teritorial untuk Uji Kemampuan Dasar

Lamongan,- Kodim 0812/Lamongan menyelenggarakan Uji Terampil Perorangan (UTP) Teritorial bagi Prajurit Tamtama dan Bintara. Kegiatan tersebut merupakan realisasi dari pelaksanaan program latihan pada Triwulan I TA 2025 bertempat di seputaran Mako Kodim 0812/Lamongan.

“Uji Terampil Perorangan (UTP) Teritorial merupakan parameter untuk mengukur tingkat kemampuan dasar perorangan Prajurit di bidang Teritorial yang telah diberikan pada saat melaksanakan Latihan Perorangan Dasar (Latorsar) Umum di Triwulan I. Dari hasil UTP ini diharapkan mampu menggambarkan kemampuan dasar Teritorial setiap Prajurit Kodim 0812/Lamongan dalam rangka membentuk Prajurit yang Profesional”ungkap Kapten Czi Slamet selaku Danlat.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pengujian dilaksanakan sesuai tingkat kecakapannya dalam menguasai teknis Teritorial dan teknis militer Kecabangan, dengan mengacu pada ketentuan dalam BPUP 2 sampai dengan 7, adapun pelaksanaannya dibagi dalam 2 tahap.

Ditempat terpisah Dandim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han., menekankan kepada seluruh Prajuritnya bahwa latihan ini merupakan kegiatan yang sudah terprogram dan dilaksanakan setiap tahun, namun demikian bukan berarti bahwa latihan hanya bersifat seremonial semata.

“Uji Terampil Perorangan (UTP) merupakan tahap latihan untuk menguji keterampilan perorangan dari materi yang telah diperoleh dan dilatihkan pada tahap pelaksanaan Latorsar (Latihan Perorangan Dasar), tujuannya untuk mengetahui kemampuan dan keterampilan masing-masing Prajurit sesuai dengan tugas pokoknya, agar dapat mencapai kemampuan standar, sesuai dengan Pangkat dan Jabatan baik di bidang Teritorial”ungkap Dandim.

Hasil UTP yang dicapai ini nantinya dapat dijadikan sebagai motivasi tercapainya kemampuan standar Prajurit Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil), Program pembinaan latihan pada Program Kerja 2025 diarahkan untuk meningkatkan kemampuan Prajurit Kodim 0812/Lamongan secara Perorangan maupun Satuan. Sesuai bidang keterampilannya guna mencapai standar kemampuan, sehingga dapat menunjang tugas pokok Kodim 0812/Lamongan” Pungkas Letkol Wira.

Pendampingan Pertanian oleh Babinsa dan PPL Tingkatkan Produktivitas Petani Desa Suluk

Madiun,– Dalam upaya mendukung ketahanan pangan lokal, Serda Nanang Kosim, Babinsa Desa Suluk dari Koramil 0803/12 Dolopo, melaksanakan kegiatan pendampingan bagi petani. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan milik Bapak Miseno yang berlokasi di RT 18 RW 06, Desa Suluk.

Kegiatan ini bertujuan untuk memeriksa kondisi lahan pertanian serta memberikan arahan kepada petani tentang teknik pertanian yang baik. Serda Nanang Kosim bekerja sama dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat untuk memastikan bahwa petani mendapatkan informasi dan dukungan yang tepat dalam proses budidaya pertanian mereka.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Nanang menjelaskan pentingnya pemupukan dan pengendalian hama secara berkelanjutan. Ia juga menekankan perlunya penggunaan bibit unggul untuk meningkatkan hasil panen yang optimal. Para petani terlihat antusias dan aktif berdiskusi untuk menggali lebih dalam mengenai teknik dan praktik pertanian yang efektif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang digalakkan oleh TNI untuk mendukung swasembada pangan di tingkat desa. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan para petani dapat meningkatkan produktivitas pertanian mereka dan berkontribusi pada perekonomian desa.

Melalui kegiatan seperti ini, Babinsa tidak hanya berperan sebagai pendamping, tetapi juga sebagai penggerak semangat para petani untuk lebih berinovasi dalam bertani. Diharapkan, sinergi antara TNI, PPL, dan petani dapat terus berlanjut demi tercapainya ketahanan pangan yang lebih baik di Desa Suluk dan sekitarnya.

Pendampingan Pertanian Babinsa Dukung Ketahanan Pangan Melalui Perawatan Padi

Bondowoso,- Babinsa Sukorejo Koramil 0822/12 Sukosari, Sertu Lopes, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian dalam rangka perawatan tanaman padi atau yang dikenal dengan istilah “Jangir”. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan milik Pak To, seluas 250 m², yang terletak di Dusun Talon Barat, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Perawatan tanaman padi dengan teknik Jangir ini bertujuan untuk menjaga kualitas dan kesehatan tanaman agar dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Teknik Jangir yang diterapkan di lahan ini mencakup pengendalian hama dan penyakit, pemupukan yang tepat, serta pengairan yang terkontrol dengan baik. Semua proses ini bertujuan untuk menghasilkan hasil pertanian yang maksimal dan mendukung ketahanan pangan di daerah setempat.

Pada kegiatan tersebut, Babinsa Sertu Lopes memberikan arahan langsung kepada petani, khususnya kepada anggota Poktan Usaha Tani III yang dipimpin oleh Pk. Miskun. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat petani diharapkan dapat memberikan dorongan semangat kepada para petani untuk lebih giat dalam merawat tanaman mereka dan memahami setiap tahapan yang diperlukan dalam bertani padi dengan baik.

Tidak hanya memberikan pendampingan teknis, Sertu Lopes juga turut menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat setempat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya peran pertanian dalam menciptakan ketahanan pangan nasional. Ia berharap agar kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi para petani di Kecamatan Sumberwringin.

Kegiatan pendampingan pertanian ini menjadi contoh nyata dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah, terutama dalam bidang pertanian. Dengan adanya pendampingan seperti ini, diharapkan hasil pertanian di Kabupaten Bondowoso dapat meningkat, serta kesejahteraan petani semakin terjamin.