Kegiatan Panen Raya Jagung Perkuat Kemandirian Pangan dan Perekonomian Masyarakat Sampang

Sampang,– Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Danpos Ramil 0828/13 Pangarengan Peltu Karmuji bersama Forkopincam Pangarengan, BPP Pangarengan, serta Poktan Bersatu Gulbung melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung di Dusun Larangan, Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Asistensi Program Asta Cita 100 Hari Kerja Presiden Republik Indonesia yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengelolaan dan pemanfaatan potensi pertanian yang ada.

Peltu Karmuji selaku Danpos Ramil 0828/13 Pangarengan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Kami berharap, dengan dilaksanakannya panen raya ini, hasil pertanian yang melimpah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan turut mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah,” ungkapnya.

Hadir dalam acara ini Forkopincam Pangarengan, BPP Pangarengan, serta anggota Poktan Bersatu Gulbung yang telah bekerja keras dalam proses pembudidayaan jagung. Para petani juga diberikan bimbingan teknis terkait pengelolaan hasil panen serta cara-cara yang dapat meningkatkan hasil pertanian mereka di masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih produktif dalam mengelola sumber daya alam yang ada, memperkuat kemandirian pangan lokal, serta mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.

Panen Raya Jagung di Dusun Larangan menjadi momentum penting dalam mewujudkan visi dan misi ketahanan pangan yang berkelanjutan serta mendukung 100 hari kerja Presiden Republik Indonesia.

Pendampingan Babinsa di Posyandu ILP Dukung Program Pemerintah Tekan Angka Stunting

Blitar,– Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya stunting, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Pojok Koramil 0808/02 Garum Kodim 0808/Blitar Sertu Kasiyanto aktif mendampingi kegiatan Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) di wilayahnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada ibu-ibu tentang pentingnya gizi seimbang bagi anak serta memantau tumbuh kembang balita.

Babinsa Pojok Sertu Kasiyanto menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa dalam menekan angka stunting. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama ibu-ibu yang memiliki balita, memahami pentingnya asupan gizi yang baik agar anak-anak terhindar dari stunting,” ujarnya.

Selain penyuluhan kegiatan Posyandu ini juga meliputi pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, pemberian vitamin, serta imunisasi. Para kader Posyandu dan tenaga medis dari Puskesmas setempat turut memberikan arahan mengenai pola makan sehat dan pentingnya ASI eksklusif bagi bayi.

Salah satu warga Ibu Rukayah mengaku senang dengan adanya pendampingan dari Babinsa. “Dengan adanya penjelasan dari Babinsa dan tenaga kesehatan, saya jadi lebih paham bagaimana memberikan makanan bergizi untuk anak saya agar tumbuh sehat,” katanya.

Danramil 0808/02 Garum Kapten Kav.Eko Wahyudiono S.Sos. menegaskan pentingnya peran Babinsa dalam mendukung program pemerintah untuk menekan angka stunting di wilayahnya. Dalam kegiatan pendampingan Posyandu yang dilakukan oleh Babinsa, ia menekankan bahwa upaya ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak.

“Kami terus menginstruksikan kepada seluruh Babinsa di wilayah Koramil 0808/02 Garum agar aktif berperan dalam setiap kegiatan Posyandu. Ini adalah langkah nyata dalam membantu pemerintah menanggulangi stunting, yang bisa berdampak pada kualitas generasi masa depan,” ujar Danramil.

Program Komsos Babinsa Koramil Cerme Perkuat Hubungan dengan Pengrajin Kain Tenun

Gresik – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta memberikan motivasi kepada para pengrajin, Babinsa Koramil 0817/08 Cerme, Sersan Dua Fauzi, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dan Anjangsana bersama para pengrajin kain tenun di Sentra Pengrajin Tenun WGN (Wedani Giri Nata), Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk semangat para pekerja dan memberikan dorongan agar usaha tenun di Desa Wedani semakin berkembang. Sentra pengrajin tenun WGN sendiri memproduksi berbagai jenis kain tenun dengan motif khas, di antaranya kain batik dan kain sarung, yang dibuat dari bahan sutra dan mesres. Adapun harga kain mesres berkisar antara Rp 380.000 hingga Rp 1.000.000, sementara kain sutra dijual dengan harga Rp 500.000 hingga Rp 1.900.000.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Rohmatin, salah satu pengrajin tenun di Sentra Pengrajin Tenun WGN, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Babinsa. “Kami selaku warga masyarakat Desa Wedani sekaligus pengrajin tenun merasa senang dan terhormat atas silaturahmi Bapak Babinsa ke tempat kami. Kehadirannya memberikan semangat bagi kami dalam mengembangkan usaha tenun di desa ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ibu Rohmatin menjelaskan bahwa proses pembuatan kain tenun membutuhkan keterampilan tinggi, ketelitian, serta kesabaran. Kesalahan sekecil apa pun dapat memengaruhi kualitas dan harga kain, sehingga para pengrajin harus bekerja dengan penuh kehati-hatian.

Sementara itu, Bapak Ahmad Leo, selaku Ketua Galeri Sentra Pengrajin dan Pemasaran Kain Tenun WGN, juga mengapresiasi kunjungan Babinsa. “Kehadiran Babinsa memberikan motivasi kepada para pekerja agar tetap semangat dalam bekerja. Dengan adanya dorongan ini, kami berharap dapat terus meningkatkan daya produksi dan melestarikan warisan budaya nenek moyang,” ujarnya.

Sersan Dua Fauzi dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kehadiran pengrajin tenun di Desa Wedani sangat penting, tidak hanya dalam melestarikan budaya tetapi juga dalam membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. “Saya berharap industri tenun di Desa Wedani dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran serta meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa Desa Wedani memiliki potensi besar sebagai Desa Devisa, yang berorientasi pada pengembangan usaha ekspor. Dengan peningkatan kapasitas pelaku usaha, diharapkan akses pasar semakin luas dan desain kain tenun semakin berkembang sesuai dengan tren global.

Rapat Koordinasi Kodim 0815/Mojokerto Bahas Program Swasembada untuk Kesejahteraan Masyarakat

Mojokerto, – Kodim 0815/Mojokerto menggelar rapat koordinasi (Rakor) Program TNI AD Manunggal Desa Swasembada di Ruang Data Makodim 0815/Mojokerto, Jalan Majapahit Nomor 1, Kota Mojokerto, Jawa Timur.

Program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan, infrastruktur desa, serta kesejahteraan masyarakat melalui sinergi lintas sektor.

Rapat dipimpin oleh Kasdim 0815/Mojokerto, Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., dan dihadiri oleh sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Mojokerto, diantaranya, Dinas Pertanian, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Camat Dawarblandong, Kades Sumberwuluh dan Kades Simongagrok Kecamatan Dawarblandong.

Dalam sambutannya, Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., menekankan, program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui penguatan ketahanan pangan yang selaras dengan Program Makan Bergizi Sehat (MBG). “Hasil pangan yang dihasilkan dari program ini akan digunakan untuk menyuplai kebutuhan bahan makanan dapur sehat dalam rangka mendukung program MBG,” ungkapnya.

Sebanyak 11 sasaran prioritas telah ditetapkan dalam program TNI AD Manunggal Desa Swasembada di wilayah Kecamatan Dawarblandong, meliputi, Irigasi pertanian, Manunggal air (sumur bor dan MCK), perbaikan jalan, pengolahan dan pembakaran sampah, peternakan ayam potong dan ayam petelur, peternakan kambing, perikanan sistem bioflok, operasional olah tanam hortikultura dan operasional tanam padi.

Mayor Arh GN Putu Ardana menegaskan keberhasilan program ini membutuhkan sinergi dan kolaborasi aktif dari seluruh instansi dan pihak terkait. “Diperlukan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat agar seluruh target yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan optimal,” tegasnya.

Melalui Program TNI AD Manunggal Desa Swasembada, diharapkan pembangunan di wilayah Kecamatan Dawarblandong dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan mereka.

Masih kata Kasdim, Program TNI AD Manunggal Desa Swasembada ini bersifat nasional dan akan berlangsung serentak di 10 Kodim yang ada di tanah air, termasuk Kodim 0815/Mojokerto, dan untuk Kodim 0815 sasarannya 10 desa di wilayah Kecamatan Dawarblandong.

Pada kesempatan ini Kasdim juga meminta OPD terkait Pemkab Mojokerto untuk mengecek dan memastikan bahwa obyek yang diusulkan menjadi bakal sasaran Program TNI AD Manunggal Desa Swasembada Mabes TNI, tidak diusulkan oleh OPD terkait sehingga tidak terjadi duplikasi.

Kodim 0815/Mojokerto Dukung Anggota Sakit Melalui Program Sedekah Prajurit

Mojokerto, – Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas antar sesama, program sosial Sedekah Prajurit kembali digelar Kodim 0815/Mojokerto. Program yang rutin dilaksanakan setiap awal bulan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moril serta bantuan kepada anggota yang sedang mengalami sakit.

Kali ini, bantuan disalurkan kepada anggota Persit KCK Ranting 07 Kemlagi Ny. Shintia Hesti Nur Colifa, istri dari Koptu Klapton Yustenis, Personel Tuud Kodim 0815/Mojokerto, dikediamannya yang berlokasi di Dusun Pesantren, Desa Kedungsari, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0815/Mojokerto diwakili Danramil 0815/06 Kemlagi, Lettu Inf Sudirman, S.H., menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan dari seluruh anggota Kodim kepada rekan-rekan prajurit dan keluarganya yang mengalami gangguan kesehatan.

“Kepada Ibu Shintia, kami semua mendo’akan agar segera diberikan kesembuhan. Tetap semangat dan terus berusaha untuk sembuh. Jangan lupa untuk selalu bersabar dan tawakal dalam menghadapi cobaan dari Allah SWT,” ujar LettuSudirman penuh motivasi.

Tidak hanya di Kemlagi, kegiatan serupa juga dilakukan di lokasi lain. Danramil 0815/09 Mojosari, Kapten Inf Benny Irawan, A.Md., turut serta dalam program ini dengan mengunjungi kediaman Koptu Tauchit, personel Koramil 0815/09 Mojosari, di Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari. Kehadirannya bertujuan untuk memberikan semangat dan motivasi bagi Koptu Tauchit agar tetap optimis dalam menjalani proses pemulihan.

Program Sedekah Prajurit yang terus berjalan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Keluarga Besar Kodim 0815/Mojokerto terhadap anggotanya. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dorongan moril serta meningkatkan rasa kebersamaan dan persaudaraan di antara sesama prajurit serta Keluarga Besar TNI.

Program Sedekah Prajurit: Kodim 0815/Mojokerto Dukung Griya Welas Asih Mambaul Hikmah

Mojokerto, – Peduli akan kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat, Kodim 0815/Mojokerto kembali menyalurkan bantuan sosial melalui program “Sedekah Prajurit”. Bantuan tersebut disalurkan ke Yayasan Griya Welas Asih Mambaul Hikmah yang berlokasi di Desa Payungrejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Yayasan Griya Welas Asih Mambaul Hikmah merupakan lembaga sosial yang dikelola secara mandiri dan dipimpin oleh Gus Saiman. Yayasan ini fokus dalam menampung dan merawat ODGJ terlantar serta keluarga yang sudah tidak mampu untuk mendapatkan perawatan layak. Selama ini, keberadaan yayasan tersebut telah menjadi harapan dan tempat perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kunjungan tersebut, Dandim 0815/Mojokerto diwakili oleh Danramil 0815/13 Kutorejo, Kapten Inf Budiyono, bersama anggota dan Persit KCK Ranting 14/Kutorejo. Saat menemui Gus Saiman, Kapten Budiyono menyatakan komitmen Kodim 0815/Mojokerto untuk terus mendukung kegiatan sosial di lingkungan masyarakat.

“Pondok ini merupakan tempat yang sangat mulia, di mana setiap individu mendapatkan kesempatan untuk hidup dengan penuh martabat. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban dan membawa kebahagiaan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkap Kapten Inf Budiyono.

Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Kodim 0815/Mojokerto menginisiasi pembangunan fasilitas tempat sampah berukuran 3×3 meter yang akan digunakan oleh para penghuni pondok. “Kami akan segera memulai pengerjaan pembangunan bak sampah ini. Harapan kami, dengan adanya fasilitas yang lebih memadai, lingkungan di sini akan menjadi lebih bersih, nyaman, dan mendukung kesehatan para penghuni,” tambahnya.

Menyambut inisiatif tersebut, Gus Saiman, pengelola Yayasan Griya Welas Asih Mambaul Hikmah, menyampaikan apresiasi yang mendalam.

“Kami sangat terharu dengan kepedulian dan dukungan yang diberikan oleh Kodim 0815/Mojokerto. Bantuan dan pembangunan fasilitas tempat sampah ini tidak hanya meningkatkan kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan semangat baru bagi para penghuni. Kami berharap kerja sama ini dapat terus terjalin sebagai wujud perhatian kepada semua saudara-saudara kita disini,” ujar Gus Saiman dengan penuh haru.

Program Ketahanan Pangan: Babinsa Koramil Trowulan Bantu Petani Menanam Padi

Mojokerto – Babinsa Koramil 0815/02 Trowulan Kodim 0815/Mojokerto Serka Irfan Novanto melaksanakan kegiatan pendampingan penanaman padi di lahan seluas 2 hektar milik Ibu Kosiah Dusun Unggahan, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan bentuk kepedulian Babinsa terhadap masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari tugas pokok TNI dalam mendukung sektor pertanian guna meningkatkan hasil pertanian di wilayah binaannya.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Irvan Novianto beserta satu anggota Koramil 0815/02 Trowulan membantu petani menanam bibit padi. Tidak hanya itu, ia memberikan arahan dan motivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian, serta menjalin komunikasi yang lebih baik dengan petani.

Selain itu, Serka Irvan Novianto juga mengingatkan para petani untuk selalu memperhatikan faktor cuaca dan menjaga tanaman agar tumbuh dengan baik. “Dengan semangat gotong-royong, kita dapat mengatasi berbagai kendala yang ada di sektor pertanian dan membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan khususnya mewujudkan program Hanpangan Nasional,” ungkapnya.

Sementara Ibu Kosiah selaku pemilik lahan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Babinsa dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung untuk meningkatkan hasil pertanian di desanya. “Terimakasih atas bantuan dan motivasi pendampingan pak babinsa, saya berharap program ketahanan pangan dapat tercapai sehingga kesejahteraan para petani dapat tercapai”, tutupnya.

Komsos di Desa Nanga Bayan Dukung Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan dan Keamanan

Sintang,- Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat, Pos Nanga Bayan Satgas Pamtas RI-Malaysia menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga di Desa Nanga Bayan, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kamis (6/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kebersamaan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Pos Nanga Bayan, Praka Untung “menyampaikan berbagai informasi penting, termasuk kondisi keamanan, pentingnya gotong royong, program pembangunan, atau bahaya penyalahgunaan narkoba”. Selain itu, warga juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, dan masukan terkait permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari. Ujarnya.

Warga menyambut baik kedatangan Anggota Satgas Pamtas, kami berharap komunikasi antara masyarakat dan aparat terus terjalin dengan baik. Mereka juga mengapresiasi keterbukaan dalam diskusi serta solusi yang ditawarkan dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah mereka.

“Kami siap bersinergi dengan masyarakat untuk menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di wilayah ini,” Tambahnya. Ia juga menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

Dengan adanya Komsos ini, diharapkan tercipta hubungan yang lebih erat antara TNI dan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera. Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan komunikasi yang efektif antara semua pihak.

Sops Koopsudnas Tinjau Kesiapan Yonarhanud 8/MBC untuk Latihan Perkasa 2025

Sidoarjo,- Dalam rangka kesiapan Latihan Perkasa 2025, Staf Operasi Komando Operasi Udara Nasional (Sops Koopsudnas) melaksanakan peninjauan kesiapan Yonarhanud 8/MBC.

Kegiatan yang dilakukan pada Kamis (06/02/2025) itu, bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, alutsista, serta strategi pertahanan udara guna mendukung latihan yang akan datang.

Dengan semangat sinergi dan profesionalisme, Danyonarhanud 8/MBC, Letkol Arh Iwan Hermaya, berharap latihan itu nantinya dapat berjalan optimal dalam meningkatkan kemampuan pertahanan udara nasional.

Dandim 0815/Mojokerto Tinjau Pembangunan Dapur Sehat BGN untuk Peningkatan Gizi

Mojokerto,– Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., melakukan peninjauan sekaligus pengecekan pembangunan Dapur Sehat Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di Makoramil 0815/06 Kemlagi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Kamis (06/02/2025).

Dalam kunjungannya, Dandim didampingi Danramil 0815/06 Kemlagi, Lettu Inf Sudirman, serta Bati Tuud Koramil, Pelda Edi Setyawan. Kehadiran Dandim di lokasi bertujuan untuk memastikan proses pembangunan dapur sehat berjalan sesuai rencana dan dapat segera beroperasi guna mendukung program pemerintah dalam upaya peningkatan gizi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Letkol Inf Rully Noriza menegaskan pembangunan Dapur Sehat ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan berbagai elemen terkait dalam upaya menanggulangi permasalahan gizi di masyarakat.

“Dapur Sehat Badan Gizi Nasional ini diharapkan dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan ibu hamil yang membutuhkan asupan bergizi. Kami ingin memastikan fasilitas ini segera berfungsi optimal agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Letkol Inf Rully Noriza juga mengapresiasi kerja keras jajarannya, khususnya Koramil 0815/06 Kemlagi, yang terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan dapur sehat ini.

“Semoga pembangunan dapur sehat ini bisa berjalan dengan baik dan selesai sesuai target yang telah ditentukan sehingga diharapkan dapat berfungsi memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkas Dandim.