Sinergi TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah Bersihkan Kali Sinir dari Bangunan Liar

Sidoarjo,– Dalam upaya menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan bebas dari bangunan liar, Danramil 0816/16 Waru, Kapten Cba Syaifudin, bersama anggota Koramil 0816/16 Waru melaksanakan kerja bakti pembersihan bangunan liar di sepanjang Kali Sinir, Kecamatan Waru. Kegiatan ini berlokasi di Desa Waru dan Desa Medaeng, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Turut hadir dalam kegiatan ini berbagai unsur pemerintahan dan keamanan, di antaranya Camat Waru (H.M. Nawari, S.H.), Danramil 0816/16 Waru (Kapten Cba Syaifudin), Kapolsek Waru (Kompol Miftahul Amin, S.Sos.), Sekcam Waru (Ibu Yuni Risnawati, S.Stp), Kabak Kesbangpol (Bapak Hendrik), Kanit Intel Polsek Waru (Iptu Edi P), Kasi Trantib Kecamatan Waru (Ibu Yatik)
Kepala Desa Waru (Bapak Moedjiono) beserta perangkat desa. Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh unsur pengamanan dari Koramil Waru (8 personel) dan Satpol PP Kecamatan Waru (5 personel).

Dalam kerja bakti ini, tim menggunakan satu unit alat berat ekskavator serta beberapa alat penunjang lainnya untuk mempercepat proses pembersihan. Proses dimulai dengan merobohkan dan membersihkan bangunan liar yang berdiri di sepanjang Kali Sinir, dilanjutkan dengan pemindahan puing-puing agar area tersebut kembali bersih dan tertata.

Dalam kesempatan ini, Kapten Cba Syaifudin menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan bentuk nyata dari sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. “Kegiatan ini bukan hanya soal membersihkan bangunan liar, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Dengan kerja sama yang solid antara berbagai pihak, kita bisa menciptakan wilayah Waru yang lebih nyaman dan bebas dari bangunan liar yang dapat menghambat aliran air dan mengganggu estetika lingkungan,” ujar Danramil Waru.

Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tidak mendirikan bangunan liar di sepanjang aliran sungai, demi mencegah potensi banjir, pencemaran lingkungan, dan permasalahan tata ruang.

Kerja bakti ini menjadi salah satu langkah konkret dalam upaya menciptakan lingkungan Kecamatan Waru yang sehat, bersih, dan tertata. Dengan sinergi yang baik antara aparat pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat, diharapkan kesadaran akan pentingnya kebersihan dan kerapihan lingkungan semakin meningkat.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, serta diakhiri dengan evaluasi singkat oleh para pihak yang terlibat. Diharapkan ke depan, program seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk menjaga kualitas lingkungan di Kecamatan Waru.

Koramil 0816/07 Krembung Bersama Masyarakat Bersihkan Saluran Air untuk Cegah Banjir

Sidoarjo,– Dalam upaya mencegah terjadinya banjir saat musim hujan, anggota Koramil 0816/07 Krembung yang dipimpin oleh Batuud Koramil 0816/07 Krembung Peltu Ali, bersama unsur Forkopimcam dan masyarakat Desa Balonggarut, melaksanakan kerja bakti membersihkan saluran air. Kegiatan ini berlangsung di RT 5 dan RW 3 Desa Balonggarut, Kecamatan Krembung, dengan diikuti sekitar 60 peserta.

Kerja bakti ini juga dihadiri oleh Camat Krembung Hari Nopsijadi, SH., MH., Kapolsek Krembung AKP Nanang Mulyono, SH., serta Kepala Desa Balonggarut Anang Pujiharjo beserta perangkat desa. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan yang bertujuan menjaga kebersihan lingkungan dan kelancaran saluran air agar tidak tersumbat.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta berkumpul di lokasi yang telah ditentukan sebelum bersama-sama memulai pembersihan saluran air. Dengan semangat gotong royong, mereka membersihkan sampah dan sedimentasi yang berpotensi menghambat aliran air.

Batuud Koramil 0816/07 Krembung Peltu Ali menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap lingkungan dan masyarakat. “Kerja bakti ini adalah bagian dari komitmen kami untuk selalu hadir dan berkontribusi dalam menjaga lingkungan. Dengan kerja sama yang baik antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujar Peltu Ali.

Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan aman. Masyarakat menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Kegiatan Karya Bakti Bersihkan Sungai Sidoarjo Dukung Lingkungan Sehat dan Antisipasi Banjir

Sidoarjo,- Pada hari Jum’at salah satu hari dimana hari yang istimewa buat agama Islam, yaitu untuk membersihkan diri dan juga lingkungannya, salah yang dikerjakan yaitu melaksanakan karya bakti bersihkan sungai dari Enceng Gondok juga kangkung yang mengganggu aliran sungai, bersih sungai dikerjakan bersama dengan Forpimka dan juga warga masyarakat.

Kegiatan karya bakti yang dilaksanakan di aliran sungai yang hubungkan Desa Gampingrowo, Balongmacekan dan Desa Kemuning, kegiatan ini di mulai pukul 07.00 WIB, di ikuti kurang lebih 40 orang yang diantaranya hadir Danramil Tarik beserta anggota, Camat beserta stafnya, Anggota Polsek, Pemerintah Desa dan warga masyarakat Desa Gampingrowo

Pada kesempatan itu Danramil 0816/11 Tarik Lettu Inf Yahman saat dimintai keterangan mengatakan bahwa karya bakti yang dilaksanakan yaitu untuk mengantisipasi terjadinya banjir atau luapan sungai karena banyaknya sampah yang terhalang oleh rerumputan, enceng gondok dan juga kangkung untuk itu perlu kita laksanakan karya bakti.

Danramil juga menambah bahwa kegiatan ini sebagai upaya agar masyarakat lebih peduli lagi dengan kondisi lingkungan terutama sungai-sungai yang tidak lancar airnya, dengan adanya karya bakti mudah-mudahan dengan adanya hujan lagi tidak sampai banjir atau meluap air kerumah penduduk. Pungkasnya

Pendampingan Kodim 0833 dalam Rehabilitasi Jalur Irigasi Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Kota Malang,- Kodim 0833 Kota Malang melalui Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) turut berperan aktif dalam memberikan pendampingan kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang dalam rangka peninjauan di 8 titik di 3 Kecamatan Sukun,Kedungkandang dan Gadang berkaitan rencana rehabilitasi Jalur Irigasi Tersier (JIT). Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung optimalisasi sistem irigasi guna meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kota Malang.

Proses rencana rehabilitasi yang akan berlangsung 8 titik area pertanian di Kota Malang melibatkan sinergi antara Dispangtan, personel Kodim 0833/Kota Malang, serta para petani setempat. Pendampingan yang dilakukan oleh Pasiter bertujuan untuk membantu kelancaran pelaksanaan rehabilitasi dan membantu memotivasi masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

Pasiter Kodim 0833, Lettu Inf Kieswo, menyampaikan bahwa keterlibatan Kodim 0833 dalam program ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. “Rehabilitasi jalur irigasi tersier ini sangat penting untuk menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian. Dengan irigasi yang baik, produktivitas pertanian dapat ditingkatkan sehingga berdampak positif bagi ketahanan pangan di Kota Malang,” ujarnya.

Selain melakukan pendampingan teknis, Pasiter Kodim 0833 juga memberikan edukasi kepada para kelompok petani mengenai pentingnya menjaga dan merawat saluran irigasi yang telah diperbaiki. Para petani diajak untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan fungsi irigasi agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dengan rehabilitasi Jalur Irigasi Tersier ini, diharapkan area pertanian di Kota Malang dapat memperoleh suplai air yang lebih baik, sehingga mampu mendukung pertumbuhan tanaman dan meningkatkan hasil panen. Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan.

Komitmen Kodim 0825 Banyuwangi dalam Meningkatkan Produksi Pertanian dan Ketahanan Pangan

BANYUWANGI – Kodim 0825/Banyuwangi menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program swasembada pangan Pemerintah dengan terjun langsung melakukan monitoring dan evaluasi terhadap progres percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) di wilayah Kecamatan Singojuruh dan Blimbingsari. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan peningkatan produksi pertanian dan menjaga ketahanan pangan di tingkat Daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat penting, antara lain Kolonel Inf Iwan Budiarso S.Sos M.Han Paban VI/Wanwil Sterad, Letkol Arh Patrick Arya Bima SIP Pabandiya-3/Binlogwil Spaban VI/Wanwil Sterad, Mayor Kav Kusuma Nurcahya S.Hub.Int Pabanda Wanra Spaban VI/Wanwil Sterad, Mayor Kav Suprapto Kasdim 0825/Banyuwangi, Ibu Ida Larasati Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi beserta rombongan

Ibu Ida Larasakti menyampaikan bahwa Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai data penyerapan gabah kering. Setelah kegiatan monitoring dan evaluasi LTT selesai,

Pelaksanaan evaluasi progres percepatan (LTT) ini Luas Tambah Tanam Tujuannya adalah untuk meningkatkan hasil panen dan mengamankan hasil produksi padi agar tidak hilang.

Kolonel Inf Iwan Budiarso menegaskan bahwa pihak TNI akan selalu mendukung program-program dari pemerintah pusat. Hal ini dilakukan agar apa yang telah dicanangkan dapat terealisasi dengan baik. Beliau juga berharap agar lahan pertanian di Kabupaten Banyuwangi tidak dialihfungsikan menjadi bangunan rumah, pertokoan, atau lainnya. Menurutnya, alih fungsi lahan dapat mengurangi hasil produksi pertanian. Oleh karena itu, beliau berharap sektor pertanian di Kabupaten Banyuwangi dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan.

Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos. M.Han, mengajak kepada semua Instansi, Steakholder dan Masyarakat di wilayah kabupaten Banyuwangi secara bersama-sama menyukseskan Program Pemerintah dalam Swasembada Pangan.

Hujan Lebat Sebabkan Pohon Tumbang, Koramil Bersama Masyarakat Evakuasi Jalan

Lamongan, – Bencana alam berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda di Kecamatan Ngimbang dan Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, yang mana mengakibatkan beberapa pohon besar tumbang dan menutup akses jalan utama di ruas jalan Tanjung Songowareng Desa Mangunrejo kec Ngimbang dan jalan raya Sambeng desa Barurejo kec Sambeng Kab Lamongan yang mengakibatkan satu buah kendaraan roda empat tertimpa pohon.

Mengetahui kejadian tersebut dengan sigap Anggota Koramil 0812/ 06 Ngimbang dan Koramil 0812/08 Sambeng bersama kepolisian dan masyarakat melakukan kerjabakti evakuasi pohon tumbang yang menutupi jalan dan menimpa kendaraan serta memastikan keselamatan warga.

Begitu menerima laporan dari warga, piket dari masing masing koramil langsung menuju lokasi kejadian bersama tim relawan dan warga setempat. Dengan menggunakan alat seadanya, mereka mulai memotong cabang-cabang pohon yang menutup jalan dan membersihkan ranting serta batang pohon yang jatuh.

“Evakuasi ini berlangsung dengan lancar dan jalan pun kembali dapat dilalui dalam waktu kurang dari beberapa jam, ” ujarnya.

Dalam hal ini Danramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Inf Mustoha dan Danramil 0812/08 Sambeng Kapten Inf M. Jari mengungkapkan kecepatan Babinsa dalam merespons kejadian tersebut sangat penting untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.

“Tugas Babinsa tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat dalam berbagai situasi. Kami selalu siap siaga memberikan bantuan ketika dibutuhkan, apalagi dalam kondisi darurat seperti ini, ” katanya.

Pohon tumbang yang sempat menghalangi jalur utama dan mengenai kendaraan truk yang tertimpa pohon tersebut kini sudah berhasil dievakuasi, dan situasi kembali normal. Babinsa dan tim relawan juga tetap berjaga-jaga untuk memastikan tidak ada bahaya lain yang mengancam keselamatan warga.

Dinas Kesehatan Gelar Pengobatan Massal, Babinsa Bluluk Berikan Pendampingan dan Pengawalan

Lamongan, – Babinsa Koramil 0812/07 Bluluk melaksanakan pendampingan dan pengawalan kegiatan pengobatan massal kepada masyarakat, yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan melalui Tenaga Kesehatan (Nakes) Puskesmas Bluluk, yang bertempat di Balaidesa Cangkring, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan.

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, selaku Babinsa di wilayah binaan dalam mendampingi team tenaga kesehatan Puskesmas Bluluk dalam rangka pemberian bantuan sosial (Baksos) pengobatan massal dan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat.

Adapun bantuan sosial tersebut meliputi pelayanan pengobatan kepada para penderita sakit, penimbangan bayi dan pemeriksaan kesehatan ibu serta anak, juga pemberian Vitamin untuk membantu pertumbuhan anak- anak balita serta pemberian obat secara gratis kepada masyarakat.

Ketua team tenaga medis dari Puskesmas Bluluk menjelaskan, bahwasannya tujuan diadakannya bakti sosial adalah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah perdesaan yang jauh dari Puskesmas yang berada di Kecamatan.
“Kami memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat pra sejahtera,” ucap Ketua Puskesmas

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Kopka Hudi mengucapkan terimakasih kepada tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Desa binaannya,
“Saya berharap, kedepan masyarakat menjadi lebih sehat dan dapat bekerja kembali sesuai dengan profesinya masing-masing,” ucapnya.

Sementara itu, Kades Cangkring dalam baksos ini memberikan apresiasi kepada Nakes Puskesmas dan TNI Polri yang telah menyelenggarakan kegiatan pengobatan massal kepada masyarakat dengan tertib dan aman.

“Semoga dengan adanya kegiatan Bakti sosial dalam pengobatan masal ini dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Usulan Pembangunan Infrastruktur dan Kesehatan Dibahas dalam Musrenbang Kecamatan Sintang

Sintang,- Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW, yang diwakilkan oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan yang digelar di Gedung batas Negri, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang.

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi pemerintah dan masyarakat untuk menyusun rencana pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan wilayah.

Acara ini dihadiri oleh Camat Ketungau Hulu, Bapak Ramdi Nahum, S.S.T, M.T., perwakilan Bappeda Kabupaten/Kota, anggota DPRD daerah pemilihan setempat, kepala desa/lurah, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, Anggota Satgas Pamtas serta unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Bapak Camat Ramdi Nahum, S.S.T., M.T. menegaskan pentingnya Musrenbang sebagai wadah demokrasi partisipatif bagi masyarakat dalam menentukan prioritas pembangunan. “Kami berharap seluruh usulan yang disampaikan benar-benar mewakili aspirasi masyarakat dan dapat direalisasikan secara bertahap sesuai dengan anggaran yang tersedia,” ujarnya.

Musrenbang tingkat Kecamatan kali ini menyoroti beberapa isu prioritas, di antaranya: Pembangunan Infrastruktur Perbaikan jalan desa, pembangunan drainase, serta peningkatan fasilitas umum seperti jembatan dan penerangan jalan.
Pendidikan dan Kesehatan, Peningkatan sarana dan prasarana sekolah, pemberian beasiswa bagi siswa kurang mampu, serta peningkatan layanan kesehatan di puskesmas dan posyandu.

Selain pembahasan program prioritas, Musrenbang juga menjadi ajang evaluasi terhadap program yang telah berjalan pada tahun sebelumnya. Beberapa peserta mengusulkan perbaikan sistem penganggaran agar lebih transparan dan tepat sasaran.

Seluruh usulan yang telah disepakati dalam forum ini akan disampaikan ke tingkat kabupaten/kota untuk dibahas lebih lanjut dalam Musrenbang tingkat berikutnya. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil musyawarah oleh perwakilan peserta.

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Bojonegoro Kembangkan Budidaya Ayam Petelur Secara Mandiri

BOJONEGORO, – Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro beserta Koramil jajarannya terus berupaya mendukung dan mensukseskan program yang dicanangkan oleh pemerintah dibidang ketahanan pangan. Tak sebatas dibidang pertanian seperti pendampingan petani dan pemanfaatan lahan tidur saja, tetapi dalam bidang peternakan juga dilakukan.

Seperti yang dilakukan oleh para Babinsa Koramil 24/Temayang Kodim 0813 Bojonegoro, dengan membangun kandang untuk budidaya ayam petelur. Puluhan Babinsa tersebut terlibat langsung dalam pembuatan kandang, pengadaan ayam dan pakan hingga perawatan kesehatan.

Bintara Tinggi Tata Usaha dan Urusan Dalam (Bati Tuud) Koramil 0813-24/Temayang, Peltu Didik Supriyono, mengungkapkan bahwa kandang yang telah dibangun oleh para prajurit tersebut mulai diisi dengan bibit-bibit ayam unggulan. Kegiatan tersebut tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan internal, tetapi budidaya ayam petelur ini juga diharapkan dapat memberikan contoh bagi masyarakat sekitar.

“Budidaya ayam petelur ini tidak hanya untuk konsumsi internal, tetapi juga sebagai contoh usaha mandiri bagi masyarakat sekitar,” ungkap Bati Tuud Koramil 0813-24/Temayang, Peltu Didik Supriyono.

Lebih lanjut disampaikan, selain memberikan dampak pada aspek ekonomi, program budidaya ayam petelur ini juga bisa memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan keterampilan para anggota Babinsa dalam bidang peternakan.

“Program budidaya ayam ini mengadopsi sistem pertanian terpadu yang ramah lingkungan. Kotoran ayam, akan dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk tanaman polybag untuk menciptakan ekosistem pertanian berkelanjutan,” ungkapnya.

Dia berharap, kegiatan ini terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas baik bagi prajurit maupun masyarakat sekitar. “Kegiatan ini juga merupakan bagian komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan dengan membangun kemandirian pangan lokal,” pungkas Peltu Didik Supriyono.

Jaga Stabilitas Harga, TNI Terima Sosialisasi Serap Gabah Petani di Lamongan

Lamongan,- Kodim 0812 Lamongan terima sosialisasi percepatan Serap Gabag Petani sesuai harga pembelian Pemerintah (HPP) yang mana dilakukan untuk memastikan Petani dan para Babinsa memahami ketentuan HPP tersebut. Sosialisasi ini penting dilakukan agar Petani tidak kecewa karena gabah yang dibeli tidak sesuai HPP.Alasan pentingnya sosialisasi HPP gabah yang lebih tinggi diharapkan dapat melindungi Petani dan meningkatkan semangat mereka untuk berproduksi.

Kebijakan ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan mewujudkan swasembada pangan. Untuk itu Bulog mengadakan sosialisasi percepatan Serap Gabag Petani sesuai harga pembelian Pemerintah (HPP) yang bekerja sama dengan TNI Polri di wilayah Kodim 0812 Lamongan.

Hal ini dilaksanakan untuk menggalang sinergi strategis dalam memperkuat stabilitas pangan.

Dalam sosialisasi ini,Brigjen TNI Purn Edi Santoso selaku L.O penyerapan gabah dan beras mengatakan rasa terimakasih kegiatan sosialisasi ini di ikuti dengan antusias karena para Babinsa langsung ikut terjun dilapanagan mendampingi Petani kita.

“Bela negara itu bukan tanggung jawabnya TNI saja tapi seluruh Komponen Bangsa sesuai dengan bidang kerjanya masing-masing. Petani yang menghasilkan gabah yang berkualitas, dengan hasil yang banyak itu juga suatu bentuk Bela Negara” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya berharap dengan adanya sosialisasi ini , maka para Babinsa akan terjun ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada Masyarakat mengenai Harga Pembelian Pemerintah yang telah menjadi kesepakatan bersama.

“Kegiatan ini dalam rangka mensosialisasikan harga Pemerintah yang terbaru kepada seluruh pihak-pihak terkait bukan hanya Petani tetapi juga para pelaku usaha beras agar dapat menerapkan harga yang telah ditetapkan,”jelasnya

Beliau juga mengungkapkan, dalam kegiatan ini BULOG menggandeng TNI dan juga Dinas Pertanian untuk ikut serta dalam mensosialisasikan pengadaan gabah dan beras.

“Kegiatan sosialisasi ini tentunya Bulog sangat membutuhkan bantuan dari pihak-pihak seperti Dinas Pertanian dan TNI terkait luas lahan, potensi lahan dan jadwal panen agar kami dapat memaksimalkan penyerapan pada saat panen,”ujarnya.

Sementara itu Dandim 0812 Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han, yang di wakilkan Kepala Staf Kodim 0812 Lamongan Mayor Arh Moh. Ngateno menyambut baik pelibatan TNI AD dalam mendukung program ini.

“Kami siap mendukung dan mengawal harga pembelian gabah yang telah disepakati oleh Pemerintah.Ini semua bertujuan untuk mendukung program swasembada pangan, terutama beras yang dicanangkan Pemerintah Pusat dan untuk mensejahterakan Petani” Pungkasnya.