Babinsa Bekerja Sama dengan Dinas Terkait Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana di Banyuwangi.

Banyuwangi,- Dalam upaya mengantisipasi potensi bencana banjir dan tanah longsor Babinsa Kelurahan Sobo Koramil 0825/01 Banyuwangi Serda Didik Budi Prasetyo bersama Dinas Terkait terus melakukan patroli rutin di kawasan rawan bencana. Kali ini, fokus patroli dilakukan di Sungai Bagong yang terletak di wilayah Kelurahan Sobo Kecamatan Banyuwangi, Patroli ini bertujuan untuk memantau debit air dan kondisi sekitar sungai, mengingat cuaca yang tidak menentu belakangan ini. Rabu(19-02-2025)

Serda Didik Budi Prasetyo menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mendeteksi dini ancaman bencana, khususnya banjir dan longsor yang sering terjadi saat musim hujan. “Kami mengecek langsung debit air di Sungai Bagong Dan Sungai Sobo untuk memastikan tidak ada potensi banjir yang dapat merendam permukiman warga. Selain itu, kami juga memantau kondisi tebing-tebing sungai yang rawan longsor,” tuturnya.

Melalui patroli ini, Babinsa juga mengingatkan warga sekitar untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya, terutama saat hujan deras yang dapat menyebabkan aliran sungai meluap atau tanah longsor di sekitar area sungai. Dalam patroli tersebut.

Selain itu, Babinsa juga bekerja sama dengan pihak Kelurahan dan Dinas Instansi untuk memperkuat kesiapsiagaan. “Kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait, termasuk pemerintah Kelurahan dan BPBD, untuk memastikan warga dapat segera mendapatkan bantuan jika terjadi bencana,”imbuhnya.

Patroli yang rutin ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana alam. Dengan adanya pengawasan yang ketat dan tindakan preventif, diharapkan wilayah binaannya ini dapat lebih siap menghadapi potensi bencana, serta mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Pelantikan PPDI Kecamatan Kebonsari: TNI Berkomitmen Dukung Perangkat Desa.

Madiun,– Danramil 0803/13 Kebonsari, Kapten CKE Totok Langgeng, menghadiri pelantikan Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Kebonsari masa bakti 2025-2030. Acara pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Gedung Seni Budaya dan Olahraga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Rabu (19/2). Kehadiran Danramil tersebut menunjukkan dukungan penuh TNI terhadap organisasi perangkat desa dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Pelantikan pengurus PPDI ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi peningkatan kinerja dan profesionalisme perangkat desa di Kecamatan Kebonsari.

Kapten Totok Langgeng dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya peran perangkat desa sebagai ujung tombak pelayanan publik di tingkat desa. Kinerja yang baik dan profesional dari perangkat desa sangat penting untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapten Totok Langgeng juga mengajak seluruh perangkat desa untuk selalu menjaga netralitas dan integritas dalam menjalankan tugas. Ia berharap PPDI dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perangkat desa, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, kerjasama yang baik antara perangkat desa dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk membangun desa yang maju dan sejahtera.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Camat Kebonsari, tokoh masyarakat, dan seluruh perangkat desa se-Kecamatan Kebonsari. Suasana acara berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan. Para pengurus PPDI yang baru dilantik tampak antusias dan bersemangat untuk menjalankan amanah yang telah diberikan.

Dengan dilantiknya pengurus baru PPDI Kecamatan Kebonsari, diharapkan dapat tercipta sinergi yang positif antara pemerintah desa, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun desa yang lebih baik. Kehadiran Danramil 0803/13 Kebonsari pada acara pelantikan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung program pembangunan di tingkat desa. Semoga PPDI Kecamatan Kebonsari dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa kemajuan bagi masyarakat.

Penanaman Pohon Keras di Watu Bayang: Upaya Koramil dan Masyarakat Jaga Alam.

Madiun,– Koramil 0803-09/Saradan bersama Muspika Kecamatan Saradan berhasil melaksanakan kegiatan penanaman pohon keras dalam rangka Gerakan Penghijauan “Menyatu dengan Alam”. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Inf Lulus ini berlangsung di area wisata Watu Bayang, Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, pada Rabu (19/2/2025). Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Koramil terhadap lingkungan dan upaya pelestarian alam.

Ratusan bibit pohon keras berbagai jenis ditanam oleh anggota Koramil, Muspika, dan masyarakat sekitar. Partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya sekadar penanaman pohon, tetapi juga sebagai upaya edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Danramil Kapten Inf Lulus menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program Kodim 0803/Madiun untuk mendukung pelestarian lingkungan hidup. “Penanaman pohon ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar, seperti mencegah erosi, mengurangi polusi udara, dan meningkatkan keindahan alam,” ujarnya. Beliau juga menekankan pentingnya perawatan pohon yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang.

Kehadiran Muspika dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap program penghijauan yang dijalankan oleh Koramil. Kerjasama yang solid antara Koramil, Muspika, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi daerah lain untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan.

Kegiatan penanaman pohon di area wisata Watu Bayang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata alam di Desa Klangon. Dengan adanya pohon-pohon yang rindang, diharapkan para pengunjung dapat menikmati keindahan alam dengan lebih nyaman. Koramil 0803-09/Saradan berkomitmen untuk terus mendukung program-program pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di wilayahnya.

Program Ketahanan Pangan Dandim Banyuwangi Dikenal Sebagai Inspirator di Radar Banyuwangi

Banyuwangi,– Dalam acara Sun Rise of Java Award 2025 yang diselenggarakan oleh Radar Banyuwangi, Letkol Arhanud Joko Sukoyo, S.Sos, M.Han, Dandim 0825 Banyuwangi, dianugerahi penghargaan sebagai Inspirator Program Ketahanan Pangan. Acara bergengsi ini digelar di Pendopo Sabhata Swagata Blambangan dan dihadiri oleh tokoh masyarakat, pejabat, serta insan pers. Rabu,(19/02/2025)

Penghargaan diserahkan langsung oleh *Syamsudin Adlawi, Direktur Radar Banyuwangi, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran para inspirator dalam memajukan daerah. *“Masyarakat harus tahu bahwa kemajuan Banyuwangi tidak lepas dari sosok-sosok inspiratif yang muncul dan pantas diteladani. Letkol Joko Sukoyo adalah contoh nyata pemimpin yang berkomitmen membangun ketahanan pangan, sebuah program strategis untuk masa depan kita,” ujar Syamsudin.

Letkol Joko Sukoyo dinilai berhasil menginisiasi program ketahanan pangan yang berdampak luas bagi masyarakat Banyuwangi. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, pemerintah daerah, dan kelompok tani, program ini berfokus pada peningkatan produksi pertanian, edukasi teknologi pertanian modern, serta penguatan distribusi pangan. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengantisipasi krisis pangan global.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh pihak yang telah bekerja sama mewujudkan ketahanan pangan di Banyuwangi. Mari terus bergerak bersama demi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Letkol Joko Sukoyo usai menerima penghargaan.

Acara Sun Rise of Java Award sendiri merupakan agenda tahunan Radar Banyuwangi yang bertujuan mengapresiasi individu, kelompok, atau institusi yang berkontribusi signifikan bagi kemajuan Banyuwangi dalam berbagai bidang. Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Inovasi dan Kepemimpinan Inspiratif untuk Banyuwangi Berkelanjutan”

Dandim 0825/Banyuwangi Dukung Pertumbuhan Ekonomi Melalui Pembukaan Toko Mebel Baru.

BANYUWANGI – Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos. M. Han. Dandim 0825/Banyuwangi Ikuti Jalan Sehat Dalam Rangka Grand opening Meubel Dan Wallpaper Bang Hasyim Siliragung yang bertempat Kecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwangi. Rabu, (19/02/2024)

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Hafiz, M.Tr.Opsla, K.H. Pelda Hariyanto Danposramil Siliragung, Suyuti Thoha, Bapak Abdullah Azwar Anas, Owner Meubel Bang Hasyim, Masyarakat sekitar Kecamatan Siliragung serta tamu undangan lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0825/Banyuwangi menyampaikan ucapan selamat atas dibukanya Meubel dan Wallpaper Bang Hasyim Siliragung. Kehadiran toko mebel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Masyarakat Siliragung dan sekitarnya.

Kegiatan Yasinan di Kodim 0825 Banyuwangi: Memperkuat Iman dan Taqwa Prajurit.

BANYUWANGI – Usai melaksanakan Shalat Jum’at berjamaah, Prajurit Kodim 0825/Banyuwangi menggelar kegiatan yasinan dan do’a bersama di Masjid Ahmad Yani Makodim, Jalan RA Kartini Nomor 02 Kepatihan, Kabupaten Banyuwangi. Rabu (18-02-2025)

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin yang dipimpin oleh Letda Kav Suparman, dilanjutkan dengan do’a bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan seluruh keluarga besar anggota Makodim 0825/Banyuwangi.

Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos. M.Han., menyampaikan bahwa kegiatan ibadah bagi personel Kodim 0825/Banyuwangi merupakan hal yang wajib dilaksanakan. Dengan iman dan taqwa yang baik, personel akan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan YME.

“Tujuannya agar personel dapat melaksanakan tugas pokok sebagai prajurit dengan baik dan terhindar dari pelanggaran, serta tetap bersinergi dengan aparat TNI-POLRI dan masyarakat di wilayah Kabupaten Banyuwangi dalam pelaksanaan ibadah. Sehingga dapat menciptakan wilayah Banyuwangi yang aman dan damai,” ujar Dandim Banyuwangi.

Keceriaan Siswa SD Inpres Yabanda Saat Belajar Bersama Personel TNI di Papua.

Keerom, Papua – Keceriaan dan semangat belajar terpancar dari wajah para siswa SD Inpres Yabanda saat mereka mengikuti kegiatan belajar bersama dengan personel Satgas Yonif 512/QY dari Pos Yabanda. Kegiatan yang berlangsung pada Senin ini menjadi momen yang penuh keceriaan bagi anak-anak di perbatasan Papua.

Kegiatan bertajuk “Senin Ceria” ini merupakan bagian dari upaya Satgas Yonif 512/QY dalam membantu mencerdaskan generasi muda di wilayah perbatasan. Tidak hanya sekadar belajar, anak-anak juga diajak bermain dan berinteraksi dengan para personel TNI, sehingga suasana pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.

Sertu Yoga Putra Ajitama, salah satu personel yang turut serta dalam kegiatan ini, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya bisa berkontribusi dalam proses pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.

“Kami bersyukur dan senang rasanya bisa menjadi bagian dari perjalanan adik-adik dalam meraih cita-cita. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka semakin semangat dalam menuntut ilmu dan memiliki mimpi besar untuk masa depan mereka,” ungkapnya.

Selain mengajar mata pelajaran dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung, para personel Satgas juga membimbing siswa dalam berbagai permainan edukatif. Hal ini dilakukan untuk membangun kepercayaan diri, kreativitas, serta semangat kebersamaan di antara anak-anak.

Salah satu siswa, Marinus, mengungkapkan kegembiraannya bisa belajar bersama dengan anggota TNI yang ia panggil dengan sebutan “Om Tentara”.

“Senang sekali belajar bersama Om-om Tentara. Om Tentara baik dan sabar dalam mengajari kami. Kami juga bisa bermain bersama, jadi tidak terasa bosan,” ujarnya dengan penuh antusias.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan para orang tua siswa yang merasa terbantu dengan adanya perhatian serta dukungan dari personel TNI terhadap pendidikan anak-anak mereka. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi penerus bangsa di wilayah perbatasan.

Aksi Cepat TNI dan BPBD Trenggalek Dapatkan Apresiasi Warga Sumberdadi

Trenggalek,– Ketika bencana datang, kehadiran pasukan yang sigap menjadi harapan masyarakat. Begitulah yang terjadi di Desa Sumberdadi, Kecamatan Trenggalek. Satu pohon jati besar tumbang akibat angin kencang, menghalangi akses utama warga. Namun, sinergi luar biasa antara TNI dan BPBD Trenggalek memastikan masalah ini tak berlarut-larut.

Babinsa Sumberdadi dari Koramil 0806-01/Trenggalek, Kopda Beni, bersama tim BPBD Trenggalek serta aparat desa, langsung turun tangan. Dengan peralatan lengkap, mereka bekerja cepat mengevakuasi pohon yang menghambat jalan. “Kami tidak ingin aktivitas warga terganggu. Begitu mendapat laporan, kami langsung bergerak agar akses jalan kembali normal,” tegas Kopda Beni.

Evakuasi ini juga melibatkan Kasun Mojo Mulyono, Kasi Pemerintahan Desa Sumberdadi Sigit, dan Mantri Hutan Desa Sumberdadi Fajar. Kerja sama yang solid ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah dan aparat selalu hadir untuk rakyatnya, terutama dalam situasi darurat.

Kopda Beni juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama saat cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang. “Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Jika melihat pohon yang sudah rapuh, segera laporkan agar bisa dicegah sebelum terjadi hal yang membahayakan,” imbaunya.

Aksi tanggap ini menuai apresiasi luas dari warga. Kehadiran TNI dan BPBD Trenggalek yang selalu sigap dalam setiap keadaan menjadi bukti bahwa mereka bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga sahabat rakyat dalam setiap situasi. “Kami merasa aman karena tahu ada mereka yang selalu siap membantu,” ujar Sautikno (57), salah satu warga dengan penuh rasa syukur.

Inilah bukti bahwa kepedulian dan aksi nyata lebih kuat dari sekadar kata-kata. TNI dan BPBD Trenggalek telah menunjukkan bahwa saat bencana datang, mereka ada di garda terdepan untuk rakyat.

Semangat Kolaborasi Masyarakat dalam Jalan Sehat Peringati Hari Pers Nasional 2025.

Surabaya,– Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025 dan HUT ke-79 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), digelar kegiatan jalan sehat di Taman Apsari, Jalan Taman Apsari No. 63, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya. Acara ini turut dihadiri oleh anggota Kodim 0830/Surabaya sebagai bentuk dukungan terhadap pers nasional dan kebugaran masyarakat.

Kegiatan jalan sehat ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk wartawan, pejabat pemerintah, serta perwakilan dari TNI-Polri dan komunitas olahraga. Para peserta menempuh rute yang telah ditentukan dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Peringatan Hari Pers Nasional tahun ini mengusung semangat kolaborasi antara media, pemerintah, dan aparat keamanan dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Kehadiran anggota Kodim 0830/Surabaya dalam kegiatan ini menunjukkan sinergi yang baik antara pers dan institusi negara dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan berwawasan luas.

Selain jalan sehat, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti pembagian doorprize, hiburan musik, serta sambutan dari perwakilan PWI Jawa Timur dan pemerintah daerah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pers nasional semakin kuat dalam menjalankan tugasnya sebagai pilar demokrasi, serta masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersamaan.

Babinsa dan Warga Siwalankerto Bersatu Bersihkan Pemakaman Menjelang Ramadhan.

Surabaya,– Semangat gotong royong masih menjadi nilai luhur yang terus dijaga oleh masyarakat, termasuk di Kelurahan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo. Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Babinsa Kelurahan Siwalankerto, Sertu Sahar, bersama warga setempat melaksanakan kerja bakti membersihkan Pemakaman Siwalankerto.

Kegiatan ini bukan sekadar aksi membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap fasilitas umum. Dengan penuh keikhlasan, warga bersama Babinsa bahu-membahu mencabut rumput liar, menyapu daun-daun kering, serta merapikan area makam agar tetap bersih dan nyaman bagi peziarah.

Sertu Sahar mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama menjelang Ramadhan, di mana banyak masyarakat akan berziarah ke makam keluarga mereka.

“Kerja bakti ini bukan hanya untuk kebersihan, tetapi juga untuk mempererat hubungan antarwarga. Kita ingin menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih kuat di tengah masyarakat,” ujar Sertu Sahar.

Selain membersihkan area makam, kegiatan ini juga menjadi momen refleksi bagi masyarakat. Banyak yang merasa bahwa menjaga kebersihan makam bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga kewajiban bersama sebagai bagian dari komunitas yang peduli.

Di tengah kesibukan kehidupan perkotaan, kerja bakti seperti yang dilakukan di Pemakaman Siwalankerto menjadi pengingat bahwa nilai-nilai gotong royong masih hidup dan harus terus dijaga. Kebersihan lingkungan bukan hanya tentang estetika, tetapi juga mencerminkan kepedulian dan rasa hormat kepada sesama.

Dengan semangat kebersamaan yang terus dirajut, masyarakat Siwalankerto menunjukkan bahwa kebaikan akan selalu menemukan jalannya, terutama ketika dilakukan bersama. Memasuki Bulan Suci Ramadhan, mereka telah memulai perjalanan spiritual dengan hati yang lebih bersih, lingkungan yang lebih asri, dan silaturahmi yang semakin erat.