Dandim 0804/Magetan Kunjungi SPPG untuk Pastikan Pemenuhan Gizi Siswa di Wilayah.

Magetan,- Komandan Kodim (Dandim) 0804/Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki, S.Sos., M.I.P., hari ini melakukan kunjungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Magetan. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan sarana SPPG dalam mendukung program makan bergizi sehat bagi siswa-siswi di wilayah. Jumat (21/2/2024)

SPPG yang dikunjungi adalah SPPG Mitra Mandiri, Yayasan Sahabat Anak Belajar Berprestasi, di RT.02. RW.01 Desa Tamanan, Kec. Sukomoro,. Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki, S.Sos., M.I.P., secara langsung meninjau kondisi dapur, penyimpanan bahan makanan, hingga proses penyiapan makanan.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan program pemberian makan bergizi gratis bagi siswa. Program ini dijalankan untuk memenuhi kebutuhan gizi generasi muda di Magetan dan mendukung pendidikan berkualitas melalui asupan gizi yang seimbang dan tepat.

Pemenuhan gizi yang baik sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak kita di Magetan. “Dengan gizi yang tercukupi, mereka dapat belajar dengan maksimal dan memiliki kesehatan yang optimal.” ujarnya.

Letkol Inf Hasan Dasuki, juga berdialog dengan pengelola SPPG dan menyampaikan apresiasinya atas komitmen mereka dalam menyediakan makanan bergizi dan sehat untuk para siswa. Ia berharap kerjasama yang baik antara Kodim 0804/Magetan dan SPPG dapat terus terjalin untuk memastikan keberhasilan program pemerintah ini, sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan oleh SPPG.

Vaksinasi PMK di Desa Tebluru Dukung Kesehatan Ternak dan Kesejahteraan Peternak.

Lamongan,- Dalam rangka pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Babinsa Koramil 0812/23 Solokuro jajaran Kodim 0812/Lamongan,Serda Aris bersama Pemerintah Desa melaksanakan pendampingan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan di Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jumat (21/02/2025).

Kegiatan ini melibatkan Petugas dari Dinas Peternakan drh. Teguh beserta Tim Vaksinator Dari Dinas Peternakan Prov Jawa Timur, Babinsa Koramil 0812/23 Solokuro dan Pemerintah Desa Tebluru sebagai pendamping.

Dalam hal ini Danramil 0812/23 Solokuro Kapten Arm Hari memberikan apresiasi terhadap kolaborasi dalam vaksinasi mencegah PMK ini.

“Vaksinasi PMK yang didampingi Babinsa merupakan wujud sinergi antara TNI dan pihak terkait untuk melindungi hewan ternak milik masyarakat dari ancaman penyakit. Kami berharap langkah ini dapat meminimalkan risiko penyebaran PMK, sekaligus menjaga stabilitas sektor peternakan di wilayah Kecamatan Solokuro,”ujarnya.

Kapten Hari menjelaskan, peran Babinsa dalam pendampingan ini tidak hanya mendukung kelancaran proses vaksinasi, tetapi juga memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung program Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor peternakan.

“Vaksinasi ini mendapat respons positif dari para peternak di Desa Tebluru. Setelah vaksinasi diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas hewan ternak, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian warga setempat” pungkasnya.

Panen Raya Jagung di Madiun Tunjukkan Komitmen Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan

Madiun, – Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, Dandim 0803/Madiun, bersama Forkopimda Kota Madiun turut serta dalam panen raya jagung di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung Jumat (21/2/2025) ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan petani di wilayah Kota Madiun. Panen raya tersebut menunjukkan hasil yang cukup memuaskan, dengan produktivitas jagung yang baik.

Kehadiran Dandim 0803/Madiun dan Forkopimda Kota Madiun dalam panen raya ini menandakan komitmen bersama dalam mendukung sektor pertanian. Mereka berbaur langsung dengan para petani, membantu proses panen, dan mendengarkan aspirasi serta kendala yang dihadapi petani dalam bercocok tanam. Hal ini menunjukkan sinergi yang positif antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan.

Dalam sambutannya, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo menyampaikan apresiasi kepada para petani atas kerja keras dan dedikasinya dalam meningkatkan produksi jagung. Beliau juga menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan. Dandim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan, khususnya komoditas jagung.

Forkopimda Kota Madiun juga turut memberikan dukungan dan komitmen untuk membantu para petani melalui berbagai program, seperti penyediaan sarana dan prasarana pertanian, pelatihan pertanian modern, serta akses pasar yang lebih luas bagi hasil pertanian. Kerjasama yang solid antar instansi pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani.

Panen raya jagung di Kelurahan Banjarejo menjadi bukti nyata keberhasilan kerjasama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi petani lain untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian dan berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan di Kota Madiun. Ke depan, sinergi dan kolaborasi ini akan terus ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih optimal.an rohani,”ujarnya

Seleksi Paskibraka Kabupaten Banyuwangi 2025 Dimulai, Cari Putra-Putri Terbaik untuk Upacara.

BANYUWANGI – Anggota Kodim 0825/Banyuwangi Laksanakan Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Banyuwangi Tahun 2025 tingkat Kecamatan Zona 1 oleh Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi selaku penyelenggara ditingkat Kabupaten. (21/02/2025)

Kegiatan tersebut halaman Kantor Kecamatan Genteng Jl. KH.Hasyim Asyari Desa Genteng Wetan Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi, Turut hadir dalam kegiatan tersebut Nasroodin Sub Koordinator Bina Ideologi dan Pembauran Kebangsaan Bakesbangpol Banyuwangi/Koordinator Team, Pelatih dari Kodim 0825 Peltu Ainul Karim, Serka Novian Wibowo, Serka Andik Prasetyo, Pelatih dari Lanal Banyuwangi Kapten Laut (KH) Rianto,S.H (Koordinator Pelatih), Peltu Pom Slamet Santoso, Serma Iwan Supiyanto, Serda Jas Wawan Setiawan, Pelatih dari Polresta Banyuwangi, Ipda Edy Hariyanto, S.H, Aiptu Fakeh Kariono, S.H dan Bripda M.Ilhan Satria Pratama

Peltu Ainul Karim Pelatih dari Kodim 0825/Banyuwangi menyampaikan Kegiatan seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Banyuwangi tahun 2025 dilaksanakan dalam rangka mencari putra putri terbaik Kabupaten Banyuwangi sebagai Pasukan Pengibar Bendera ditingkat Nasional, Provinsi Jawa Timur dan Kab.Banyuwangi pada pelaksanaan Upacara Hari Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2025 mendatang,”tuturnya

Serka Novian Wibowo menyampaikan Pelaksanaan seleksi dibagi atas 3 zona selama 3 hari dimulai dari tanggal 17,18 s.d 19 Pebruari 2025. Kriteria awal secara fisik yang diambil bagi calon peserta Paskibraka Kabupaten Banyuwangi yaitu Putra Tinggi Badan 170 cm s.d 180 Cm, Putri Tinggi Badan 165 cm s.d 175 cm serta Sehat Jasmani dan rohani,”ujarnya

Sosialisasi Gaktib dan Safety Riding Dukung Citra Positif TNI AD di Masyarakat.

Banyuwangi,- Prajurit Komando Distrik Militer (Kodim) 0825/Banyuwangi menerima sosialisasi tentang Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi, serta keselamatan berkendara (Safety Riding dan Safety Driving) dari Subdenpom V/3-3 Banyuwangi. Kegiatan ini berlangsung di lapangan hitam Makodim, jalan RA Kartini Nomor 02 Kepatihan, Kabupaten Banyuwangi pada tanggal 21 Februari 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran prajurit akan pentingnya mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku, serta meningkatkan pemahaman tentang keselamatan berkendara. Materi sosialisasi meliputi pengetahuan tentang hukum disiplin militer, etika berlalu lintas, teknik berkendara yang aman, serta cara merawat kendaraan agar tetap laik jalan.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos. M. Han. menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menjaga citra TNI AD di masyarakat. “Sebagai prajurit, kita harus menjadi contoh yang baik dalam segala hal, termasuk dalam berlalu lintas. Oleh karena itu, saya berharap seluruh prajurit dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh seluruh prajurit Kodim 0825/Banyuwangi. Para peserta terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh tim dari Subdenpom V/3-3 Banyuwangi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hukum dan keselamatan berkendara di kalangan prajurit Kodim 0825/Banyuwangi, sehingga dapat mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anggota TNI AD.

Sinergi Semua Pihak Ditekankan dalam Rapat Penyerapan Gabah di Banyuwangi.

Banyuwangi,- Komandan Distrik Militer 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos.M. Han. pimpin rapat koordinasi percepatan penyerapan gabah tahun 2025 di Kantor Cabang Bulog Banyuwangi pada hari Jumat (21/02/2025)

Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari Bulog Banyuwangi, Dinas Pertanian, perwakilan petani, serta unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Dandim 0825/Banyuwangi menekankan pentingnya sinergi antara semua pihak terkait untuk mencapai target penyerapan gabah yang telah ditetapkan. “Kita harus bekerja sama dan mencari solusi terbaik untuk memastikan penyerapan gabah petani dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Dandim juga menyoroti beberapa kendala yang sering dihadapi dalam proses penyerapan gabah, seperti masalah kualitas gabah, harga yang fluktuatif, serta kendala logistik. Ia berharap semua pihak dapat memberikan masukan dan solusi konstruktif untuk mengatasi kendala-kendala tersebut.

Ibu Dwiana Puspitasari Pemimpin Cabang Bulog Banyuwangi menyambut baik inisiatif Dandim dalam mengadakan rapat koordinasi ini. Ia menyampaikan bahwa Bulog Banyuwangi siap bekerja sama dengan semua pihak untuk meningkatkan penyerapan gabah petani. “Kami akan terus berupaya untuk mempermudah proses penyerapan gabah dan memberikan harga yang wajar kepada petani,” katanya.

Dandim berharap hasil rapat ini dapat segera diimplementasikan dan memberikan dampak positif bagi petani di wilayah Banyuwangi. Ia juga mengajak semua pihak untuk terus menjaga komunikasi dan kerja sama yang baik demi keberhasilan program penyerapan gabah tahun 2025.

Komunikasi Babinsa dengan Petani Padi Tingkatkan Produksi dan Penyerapan Gabah.

Lamongan,- Dalam mendukung upaya pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan serta penyerapan gabah, Babinsa Koramil 0812/26 Pucuk jajaran Kodim 0812/Lamongan Serda candra melaksanakan Kegiatan Komsos dengan Petani Padi terkait penyerapan gabah serta pembinaan pemberdayaan petani dalam meningkatkan produksi Padi di desa Tanggungan Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan. Jumat (21/02/2025).

Sembari santai di sela istirahat para petani sesuai dari sawah dalam perawatan Padi, terlihat suasana ceria dan humanis Babinsa bersama para Petani padi dari Poktan Tani Makmur berinteraksi melaksanakan komsoso dengan memperbincangkan tanaman Padi dan membahas Kebutuhan pupuk dan pemberantasan hama serta penyerapan gabah terkait harga HPP gabah dari Bulog untuk gabah GKP sebesar 6.500.

“Komsos yang dilakukan Babinsa ini, selain untuk mempererat tali silaturahmi dengan warga binaan, juga sebagai upaya tukar pikiran ataupun pendapat sesama petani Padi,” ujarnya.

“Komsos yang kami lakukan merupakan wujud keseriusan TNI dalam membantu Pemerintah guna mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Ditempat terpisah Pj Danramil 0812/26 Pucuk, Peltu Dulqolil mengatakan Babinsa melakukan Komunikasi dengan warga binaan tidak mengenal tempat, dimanapun masyarakat beraktifitas, Babinsa selalu hadir sebagai wujud kedekatan dan untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menyampaikan kepada masyarakat terkait penyerapan Gabah

Lebih lanjut dikatakan, melalui Komsos, Babinsa menghimbau agar selalu merawat tanaman Padi sehingga terhindar dari serangan penyakit dan juga hama yang dapat merusak tanaman tersebut serta dapat mengetahui perkembangan situasi wilayahnya baik kondisi sosial warga binaan ataupun tentang keamanan lingkungan.

“Diharapkan para Petani nantinya akan mendapatkan hasil panen yang maksimal,” pungkas Pj Danramil.

Mediasi KDRT oleh Babinsa Tlogo Pojok Dukung Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.

Gresik,– Penyelesaian kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa atau kepolisian, tetapi juga bagian dari peran TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Kelurahan Tlogo Pojok, Serka Herry Ardiyansyah, dari Koramil 0817/05 Kota, yang aktif berperan dalam menangani kasus KDRT di Jl. Gubernur Suryo, Tlogo Pojok, Gresik, dengan pendekatan mediasi.

KDRT tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga secara psikis, terutama terhadap kaum perempuan dan anak-anak. Dalam upayanya, Serka Herry Ardiyansyah melakukan mediasi dengan tujuan mencegah konflik lebih lanjut dalam rumah tangga dan menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan tanpa menimbulkan keributan yang lebih besar.

“Sebagai aparat teritorial, Babinsa memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan pembinaan di wilayah binaan serta turut serta aktif dalam menangani berbagai permasalahan masyarakat,” ungkap Serka Herry Ardiyansyah.

Mediasi yang dilakukan tidak hanya melibatkan Babinsa, tetapi juga Kepala Desa Tlogo Pojok beserta jajaran perangkat desa dan masyarakat setempat. Keikutsertaan berbagai pihak ini menunjukkan keseriusan dalam menyelesaikan masalah secara damai dan menciptakan lingkungan yang harmonis.

Melalui langkah ini, diharapkan permasalahan KDRT dapat diatasi dengan baik, sehingga keluarga yang terlibat dapat kembali hidup dalam suasana yang damai dan sejahtera. Upaya Babinsa dalam membangun kedamaian di tingkat desa menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga ketertiban sosial.

Babinsa Turun ke Sawah, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional di Gresik.

Gresik,– Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional, Babinsa Koramil 0817/08 Cerme, Sersan Dua Fauzi, melaksanakan pendampingan kepada petani dalam perawatan tanaman padi dengan membersihkan gulma yang menjadi hama bagi tanaman. Kegiatan ini berlangsung di lahan sawah milik Bapak M. Yusuf, yang berlokasi di Desa Betiting, Kecamatan Cerme, Jumat (21/2/2025).

Sebagai bentuk kepedulian terhadap petani, Serda Fauzi turun langsung ke sawah membantu membersihkan gulma yang dapat menghambat pertumbuhan padi. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memotivasi para petani agar lebih semangat dalam merawat tanaman padi dan mengelola lahan sawah hingga masa panen tiba.

Menurut Serda Fauzi, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, khususnya para petani, merupakan bagian dari tugasnya untuk mendampingi dan memberikan dukungan dalam meningkatkan hasil pertanian.

“Jika gulma dibiarkan, maka pertumbuhan padi akan terganggu dan hasil panen tidak maksimal. Oleh karena itu, kami selaku Babinsa turut serta membantu petani agar tanaman padi dapat tumbuh subur dan menghasilkan panen yang berkualitas,” ujar Serda Fauzi.

Ia juga menegaskan bahwa TNI tidak hanya bertugas dalam aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui sektor pertanian.

Sementara itu, Bapak M. Yusuf selaku pemilik lahan sawah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta bantuan dari Babinsa Koramil 0817/08 Cerme.

“Kehadiran Babinsa sangat membantu kami, tidak hanya dalam memberikan semangat tetapi juga dalam memberikan motivasi untuk terus bekerja keras dalam meningkatkan hasil panen yang lebih baik,” ungkapnya.

Diharapkan dengan adanya sinergi antara TNI dan para petani, hasil panen di Desa Betiting dapat meningkat secara signifikan, sehingga mampu mendukung kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan serta mensukseskan program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan Wawasan Kebangsaan untuk Generasi Muda di Taman Kanak-Kanak Jombang.

Jombang – Babinsa Koramil Kudu, Koptu Nanang Widianto, memberikan wawasan kebangsaan (wasbang) kepada anak-anak di Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tunas Harapan, yang terletak di Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang. Jumat (21/02/2025).

Kegiatan itu merupakan bagian dari upaya TNI untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini kepada generasi muda, guna memperkuat rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme.

“Sebagai generasi penerus bangsa, mereka harus tahu tentang negara ini, tentang sejarah, dan nilai-nilai yang harus dijaga. Semoga dengan kegiatan ini, mereka semakin mencintai tanah air dan dapat menjadi penerus yang tangguh di masa depan,” ujarnya.