Gerakan Pengendalian Hama Uret, Babinsa dan Petani Bersinergi Cegah Kerusakan Tanaman

PAMEKASAN – Dalam upaya mencegah serangan hama uret yang merusak tanaman padi, Babinsa Posramil 0826-12 Kadur bersama Kelompok Tani, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), dan Petugas Unit Pelaksana Teknis (PUPT) Kecamatan Kadur menggelar kegiatan penyemprotan hama di area persawahan Dusun Orai, Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, di antaranya Kepala PPL Kecamatan Kadur, Subandri; Petugas PUPT Kadur, Sasmito; Babinsa Desa Pamoroh, Serda Eko Catur Prasetyo; Ketua Kelompok Tani Hasil Tani, Ustadz Syukur; serta masyarakat tani Desa Pamoroh.

Penyemprotan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menekan populasi hama uret yang dapat menyebabkan kerusakan parah pada tanaman padi, terutama saat musim tanam. Serda Eko Catur Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara TNI dan dinas terkait dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kadur.

“Kami hadir bersama PPL dan PUPT untuk membantu para petani mengendalikan serangan hama uret. Selain itu, kami juga memberikan penyuluhan tentang cara perawatan tanaman yang baik dan penggunaan pestisida yang tepat,” ujar Serda Eko.

Selain penyemprotan, dilakukan juga sesi penyuluhan kepada petani untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang cara mencegah dan mengendalikan hama secara efektif. Kepala PPL Kecamatan Kadur, Subandri, menekankan pentingnya koordinasi antara petani dan petugas lapangan untuk menjaga produktivitas hasil panen.

“Kami mengajak para petani untuk lebih aktif dalam melaporkan jika ada tanda-tanda serangan hama, agar dapat ditangani sejak dini,” jelas Subandri.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Pamoroh. Ketua Kelompok Tani Hasil Tani, Ustadz Syukur, berharap kegiatan serupa dapat rutin dilakukan, terutama saat musim tanam, guna memastikan hasil panen yang maksimal.

Babinsa Pamoroh berharap langkah ini mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan hasil panen padi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Kadur.

Kemanunggalan TNI-Rakyat Terwujud, Sertu Mudi Bantu Pembangunan Rumah di Pamekasan

PAMEKASAN – Dalam rangka mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, Babinsa Desa Kacok Koramil 0826-08 Palengaan, Sertu Mudi Koestiono, menunjukkan kepeduliannya dengan membantu Talib (45), seorang warga binaannya yang sedang membangun rumah di Dusun Bepaoh, Desa Kacok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan.

Kehadiran Sertu Mudi Koestiono dalam kegiatan tersebut bukan hanya bentuk dukungan fisik, tetapi juga simbol kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Babinsa turun langsung membantu proses pembangunan rumah, mulai dari mengangkat material hingga memberikan semangat kepada Talib dan keluarganya.

Menurut Sertu Mudi Koestiono, tindakan ini adalah bagian dari upaya pembinaan teritorial, di mana TNI terus berupaya hadir di tengah masyarakat untuk membantu dan mendukung berbagai kebutuhan warga binaan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu ada untuk rakyat. Membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semoga bantuan kecil ini dapat meringankan beban Pak Talib dan mempercepat proses pembangunan rumahnya,” ujar Sertu Mudi Koestiono.

Talib, yang menerima bantuan tersebut, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. “Saya sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa yang telah meluangkan waktu membantu kami. Ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam kondisi seperti sekarang,” ungkapnya.

Babinsa juga berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat, menciptakan suasana harmonis, serta menunjukkan bahwa TNI bukan hanya sebagai penjaga keamanan negara, tetapi juga mitra masyarakat dalam pembangunan.

Kemanunggalan TNI dan rakyat seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara aparat negara dan masyarakat dapat menciptakan hubungan yang erat dan saling mendukung untuk kemajuan bersama.

Pastikan Keutuhan NKRI, Satgas Yonif 512/QY Patroli Patok Batas di Distrik Yaffi Papua

Keerom, Papua – Dalam upaya menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Satgas Yonif 512/QY melalui Pos Yabanda melaksanakan Patroli Batas Negara MM 4.2 di wilayah Distrik Yaffi. Kegiatan patroli ini dipimpin langsung oleh Dankipur Satgas Yonif 512/QY, Lettu Inf Donny Ellihot Butar Butar, S. Tr. (Han), yang mengedepankan prinsip kewaspadaan dan komitmen terhadap pengamanan perbatasan. Sabtu, (25/1/2025).

Lettu Inf Donny Ellihot Butar menyampaikan, kegiatan patroli patok batas negara tersebut merupakan salah satu wujud komitmen Satgas Yonif 512/QY dalam menjaga dan memastikan keutuhan wilayah NKRI, yang merupakan amanah dari Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat pengawasan terhadap patok-patok batas negara serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Patroli ini bertujuan untuk memastikan bahwa patok batas negara yang ada di sepanjang perbatasan antara Indonesia dan Papua Nugini tetap terjaga dengan baik dan tidak terjadi pergeseran atau kerusakan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat setempat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.

Kegiatan ini mendapat dukungan positif dari masyarakat setempat yang merasa diperhatikan oleh TNI, yang berperan aktif dalam menjaga kedamaian dan keutuhan negara di kawasan perbatasan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat mengurangi potensi konflik dan memastikan bahwa wilayah NKRI di Papua, khususnya di Distrik Yaffi, tetap terjaga dengan aman.

Kehadiran TNI selain menjaga wilayah perbatasan disini, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memelihara perdamaian, serta mempererat hubungan dengan masyarakat. Satgas Yonif 512/QY akan selalu berkomitmen untuk terus menjaga dan memperkuat kedaulatan NKRI dengan berbagai kegiatan operasional yang mendukung stabilitas keamanan wilayah perbatasan.

Gerakan Air Brigade: Babinsa Dukung Petani dengan Teknologi Irigasi Modern

Sampang,– Babinsa Koramil 0828/08 Sokobanah, Serda Muhsin, melaksanakan kegiatan monitoring pemanfaatan pompa air brigade yang digunakan untuk irigasi di Poktan Hijau Bumi Lon Angkek, Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa alat tersebut berfungsi dengan baik dalam mendukung kebutuhan air bagi pertanian di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Muhsin melakukan pengecekan kondisi pompa air dan memastikan bahwa seluruh fasilitas yang ada beroperasi dengan optimal. Selain itu, Babinsa juga memberikan arahan kepada anggota kelompok tani setempat tentang cara pemeliharaan pompa air serta pentingnya pemanfaatan alat tersebut untuk meningkatkan hasil pertanian di desa mereka.

“Monitoring ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan teknologi yang dapat memperlancar proses pertanian. Kami berharap dengan adanya pompa air brigade ini, para petani di Poktan Hijau Bumi Lon Angkek dapat lebih mudah mengelola sumber daya air untuk kebutuhan pertanian,” ujar Serda Muhsin.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari para petani setempat, yang merasa terbantu dengan adanya pemanfaatan pompa air brigade yang dapat mengurangi ketergantungan mereka pada sumber air tradisional.

Dengan langkah ini, diharapkan sektor pertanian di Desa Sokobanah Daya dapat semakin berkembang dan memberikan hasil yang maksimal untuk kesejahteraan masyarakat.

Satgas Pamtas RI-MLY Membangun Akhlaq Mulia Melalui Pendidikan Al-Qur’an di Sintang

Sintang,- Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di wilayah perbatasan terus menjadi garda terdepan dalam membina generasi muda yang berakhlak mulia. Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW dengan keterbatasan sarana dan prasarana, Menjadi tenaga pengajar anak-anak di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Thoriqul Jannah di Dusun Entebak Baru, Desa Senaning, Kecamatan Ketungau hulu, Kabupaten Sintang.

Kegiatan TPQ mencakup pembelajaran membaca Al-Qur’an, hafalan surat pendek, doa harian, Praktek Sholat serta penanaman nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme anak-anak di perbatasan sangat tinggi, meskipun mereka harus menempuh Medan yang sulit dan Fasilitas yang terbatas.

“Kami tidak hanya mengajarkan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang religius, mandiri, dan cinta tanah air,” ujar Prada Farhan Anggota Satgas Pamtas.

Selain pendidikan agama, TPQ juga menjadi tempat membangun solidaritas di tengah masyarakat perbatasan yang beragam. Berbagai kegiatan seperti peringatan hari besar Islam, lomba hafalan, dan kerja bakti dilakukan untuk mempererat hubungan satu sama lain.

Namun, tantangan yang dihadapi tidak sedikit. Keterbatasan infrastruktur seperti ruang belajar yang memadai, minimnya alat peraga, serta kurangnya buku-buku agama menjadi kendala utama. Meski demikian, semangat para pengajar dan anak-anak tidak pernah surut.

“Kami berharap dukungan dari Orang tua kepada anak-anaknya terus di tingkatkan agar anak-anak semakin semangat dan membantu meningkatkan kualitas pendidikan di TPQ ini,” tambahnya.

Donasi berupa buku, alat tulis, mukena, sarung, dan bantuan fasilitas lainnya sangat diharapkan untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar di TPQ. Dengan dukungan bersama, TPQ di perbatasan diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan agama yang kokoh dan berkelanjutan.

Warga dan Babinsa Bersatu Bersihkan Puing-Puing Rumah Hancur Akibat Bencana

BOJONEGORO, – Dipimpin langsung oleh Bati Tuud Peltu Sujiono, sejumlah personel Babinsa jajaran Koramil 07/Kepohbaru Kodim 0813 Bojonegoro diturunkan untuk membantu membersihkan puing-puing rumah roboh milik bapak Amir (68) warga Dusun Kerjo RT.014 Desa Brangkal, Kecamatan Sugihwaras Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro.

Bencana hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Dusun Kerjo RT.014 Desa Brangkal Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro, sehingga mengakibatkan rumah berukuran 5×7 meter dengan kerangka kayu bambu dan beratap genteng tersebut rata dengan tanah.

Dilokasi kegiatan, Peltu Sujiono, mengatakan, karya bakti yang dilaksanakan merupakan salah satu bentu kepedulian bersama kepada masyarakat yang membutuhkan. “Gotong royong dalam kegiatan ini adalah wujud perbantuan, dan kepedulian TNI terhadap sesama yang lebih memerlukan pertolongan,” ungkapnya.

Kepada masyarakat khususnya warga Kecamatan Kepohbaru, pihaknya berpesan agar selalu waspada dalam menghadapi bencana dan perubahan cuaca yang kemungkinan sewaktu-waktu terjadi. “Tingkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca jika sewaktu-waktu terjadi, untuk meminimalisir risiko bencana,” kata Bati Tuud Koramil 0813-07/Kepohbaru.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Brangkal, Sumantri, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat khususnya jajaran Babinsa Koramil 0813-07/Kepohbaru yang telah terlibat karya bakti pembersihan puing-puing rumah roboh milik salah satu warga Dusun Kerjo RT.014 Desa Brangkal Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan membantu sekali. Terima kasih banyak kami ucapkan kepada jajaran TNI Koramil 0813-07/Kepohbaru dan warga Dusun Kerjo Desa Brangkal yang sudah membantu membersihkan puing-puing rumah roboh milik bapak Amir,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh bapak Amir, kepada seluruh warga dan Babinsa Koramil 0813-07/Kepohbaru yang sudah membantu membersihkan sisa-sisa material reruntuhan rumah miliknya. “Terima kasih sekali kepada semua pihak yang sudah membantu kami, dan semoga menjadikan ladang amal ibadah kita semua,” tuturnya.

HUT Persit KCK, Kodim 0813/Bojonegoro Sukses Kumpulkan 230 Kantong Darah

BOJONEGORO, – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Istri Tentara Angkatan Darat (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK) ke- 79, Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan donor darah.

Kegiatan yang dilangsungkan di Gedung Ahmad Yani Makodim ini diikuti oleh anggota TNI, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Persit Kartika Chandra Kirana jajaran Kodim 0813 Bojonegoro, perwakilan Polres dan Bhayangkari Bojonegoro, Kompi 3 Yon C Satbrimob Polda Jatim, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri, serta pelajar dan anggota Pramuka Saka Wira Kartika.

Koordinator kegiatan, Kapten Cku Parjan, menyampaikan bahwa bakti sosial donor darah yang dilaksanakan tersebut merupakan rangkaian kegiatan menyambut HUT ke- 79 Persit KCK tahun 2025. Tujuanya untuk mempererat silaturahmi antara TNI, Persit dan masyarakat, serta membantu sesama sekaligus meningkatkan kepedulian sosial ditengah masyarakat.

“Kegiatan donor darah ini sangat penting untuk mendukung ketersediaan darah di PMI Kabupaten Bojonegoro, sekaligus sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa pada momen kegiatan tersebut pihaknya mengundang sebanyak 360 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Harapannya, target 200 kantong darah dalam kegiatan bakti sosial donor darah ini dapat tercapai.

“Total peserta yang kita hadirkan sebanyak 360 peserta, karena dikhawatirkan dari 360 peserta itu ada beberapa personel yang pada saat pengecekan kesehatan tidak memenuhi syarat. Dan alhamdulillah hasilnya tercapai, bahkan melebihi target yakni PMI Bojonegoro mampu mendapatkan 230 kantong darah,” kata Kapten Cku Parjan.

Staf Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Riza, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada TNI khususnya Persit Kartika Chandra Kirana jajaran Kodim 0813 Bojonegoro yang sudah bersinergi dalam mendukung ketersediaan stok darah di PMI Bojonegoro.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak Dandim beserta jajaranya, juga Persit Kartika Chandra Kirana Cabang Kodim 0813 Bojonegoro. Sehingga kegiatan yang kita laksanakan pada hari ini bisa membantu menjaga stok darah di PMI Bojonegoro untuk pasien-pasien di rumah sakit,” pungkasnya.

Adapun rincian dari 230 kantong darah yang didapatkan oleh PMI Bojonegoro itu meliputi golongan darah A sebanyak 74 kantong, golongan darah B sebanyak 63 kantong, golongan darah O sebanyak 66 kantong dan golongan darah AB sebanyak 27 kantong.

Babinsa Turun Tangan Bersihkan Fasilitas Sekolah Setelah Luapan Sungai

Jombang – Luapan sungai yang berada di Dusun kedungwinong Desa Bareng kecamatan Bareng Kabupaten Jombang beberapa hari terakhir terlihat mulai surut. Namun, sisa-sisa banjir berupa lumpur masih terlihat di sejumlah fasilitas umum, termasuk sekolah.

Melihat kondisi tersebut, jajaran Babinsa Koramil 16 Bareng Kodim 0814/Jombang langsung turun tangan membantu warga membersihkan fasilitas-fasilitas sekolah yang terdampak banjir, Salah satu sekolah yang dibantu adalah SD Negeri 2 Kedungwinong, para Babinsa tampak bergotong royong membersihkan lumpur dari halaman sekolah ruang kelas hingga ruang guru.

Para personil babinsa bahu membahu gotong royong untuk membantu para guru siswa siswi guna membersihkan sisa lumpur akibat dari banjir, Sertu Maryono sebagai babinsa desa Bareng menjelaskan, bahwa kegiatan pembersihan ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada warga yang terdampak banjir, Kegiatan ini akan terus berlanjut hingga semua fasilitas umum yang terdampak banjir benar-benar bersih,” pungkasnya.

Pembekalan Wasbang oleh Babinsa untuk Ciptakan Generasi Muda Cinta Tanah Air

Jombang.- Upaya membentuk karakter generasi muda yang nasionalis dan cinta tanah air, tak pernah berhenti dilakukan para Babinsa jajaran Kodim 0814/Jombang kepada warga khususnya pelajar di wilayah desa binaanya.

Contohnya seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 0814 – 01/kota, Serka Eko Y di salah satu SMA di Kecamatan jombang, Kabupaten jombang

Di dalam ruangan kelas di sekolah tersebut, Serka Eko Y memberikan pembekalan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang), dengan tujuan agar para pelajar memahami akan pentingnya nilai-nilai persahabatan dalam kehidupannya di masa depan.

“Wawasan kebangsaan adalah pemahaman mendalam mengenai identitas, sejarah, budaya, dan nilai-nilai yang melekat pada bangsa kita. Hal ini melibatkan kesadaran akan persatuan, keragaman, dan tanggung jawab terhadap pembangunan negara, di mana kalianlah sebagai generasi muda yang akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa di masa depan,” jelas Serka Eko Y.

Diakui Serka Eko Y, kegiatan pembekalan Wasbang ini sebagai upaya memupuk serta membentuk karakter siswa agar memiliki jiwa nasionalisme, kepekaan dan kepedulian terhadap bangsa serta cinta tanah air yang bersumber dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Dengan pembekalan ini diharapkan para pelajar tumbuh menjadi generasi masa depan bangsa yang tidak lupa akan sejarah bangsanya, dan menjadi kader-kader bela negara,” tutupnya.

Koramil 0814 11/Sumobito Aktif Perbaiki Tanggul Longsor untuk Antisipasi Banjir

Jombang.- Anggota Koramil 0814 11/Sumobito bersama warga masyarakat bergotong royong memperbaiki tanggul yang longsor sepanjang 15 meter dengan akibat diterjang banjir di Desa Talun Kidul Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang.

Dalam perbaikan tanggul ini yang dilakukan Babinsa Serka Eko W bersama warga tersebut guna mengantisipasi banjir susulan,meski dengan peralatan seadanya Serka Eko W beserta anggota Koramil 0814 11/Sumobito dan warga masyarakat bahu membahu menyusun karung berisi pasir dengan penuh semangat dan tanpa lelah.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu peran aktif Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial dalam membantu setiap kesulitan masyarakat di wilayah binaannya.Apalagi saat ini di wilayah binaannya terjadi berbagai bencana banjir,tanah longsor dan angin kencang, sehingga seluruh Babinsa di perintahkan lebih aktif memantau wilayah binaan.