Pangdam V/Brawijaya Pimpin Upacara Penutupan Dikmaba TNI-AD di Rindam V/Brawijaya

Jember,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, memimpin upacara penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI Angkatan Darat Tahun 2024 yang berlangsung di Resimen Induk Kodam V/Brawijaya, Malang, Jawa Timur. Kamis (09/01/2025).

Upacara yang berlangsung khidmat itu menandai kelulusan para siswa Dikmaba yang telah menyelesaikan pendidikan mereka dengan baik.

Apresiasi tak lepas disampaikan kepada para lulusan atas kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan selama masa pendidikan.

Pada kesempatan itu, Pangdam juga mengingatkan jika kelulusan para siswa adalah awal dari tanggung jawab besar sebagai prajurit TNI-AD dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sebagai prajurit TNI-AD, mereka telah dilatih dan dibekali dengan berbagai keterampilan dan nilai-nilai keprajuritan. Saya menghimbau kepada para Dikmaba untuk bisa menjaga kehormatan diri, institusi, dan bangsa ini,” kata Mayjen TNI Rudy.

Sebanyak 179 siswa Dikmaba resmi dilantik menjadi Bintara TNI-AD dalam upacara tersebut.

Mereka telah menjalani pendidikan intensif selama masa Pendidikan yang mencakup pembekalan fisik, mental, dan pengetahuan militer untuk membentuk prajurit yang profesional dan berintegritas.

Upacara tersebut dihadiri oleh para pejabat teras Kodam V/Brawijaya, pelatih, serta keluarga dari para lulusan.

Kehadiran keluarga memberikan nuansa emosional yang mendalam saat para lulusan resmi menyandang status sebagai Bintara TNI-AD tersebut.

Penutupan Dikmaba TNI-AD di Rindam V/Brawijaya itu, menjadi momentum penting dalam mencetak generasi prajurit yang siap menjalankan tugas negara.

“Dengan semangat dan dedikasi, para Bintara baru diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi TNI-AD dan Indonesia,” pinta Pangdam.

Babinsa Koramil 0817/06 Manyar Bantu Masyarakat Penyulaman Tanaman Padi di Pongangan

Gresik,– Dalam upaya mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan, Babinsa Koramil 0817/06 Manyar, Sertu Sudiono, melaksanakan kegiatan penyulaman tanaman padi bersama masyarakat di lahan sawah milik Bapak Miftah, Desa Pongangan, Kecamatan Manyar.

Kegiatan penyulaman ini dilakukan karena terdapat banyak bibit padi yang mati di lahan tersebut. Sertu Sudiono bersama petani setempat bahu-membahu mengganti bibit yang rusak agar pertumbuhan tanaman padi tetap optimal.

“Kami sangat senang dapat membantu para petani, terutama karena program ketahanan pangan saat ini menjadi perhatian utama pemerintah. Sebagai Babinsa, kami berkomitmen untuk hadir memberikan solusi atas permasalahan yang dirasakan petani, baik itu terkait pupuk, obat-obatan, maupun pendampingan teknis di lapangan,” ujar Sertu Sudiono.

Bapak Miftah, pemilik lahan sawah, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dari Koramil 0817/06 Manyar. “Kami sangat berterima kasih kepada anggota Koramil 0817/06 Manyar, khususnya kepada Sertu Sudiono, yang selalu bersama-sama melaksanakan kegiatan seperti ini. Semoga apa yang dilakukan ini menghasilkan panen yang maksimal dan bisa menjadi contoh atau inspirasi bagi petani lainnya,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi produktivitas hasil pertanian di Desa Pongangan serta mempererat kemitraan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

Satgas Yonif 512/QY Jadi Sahabat Masyarakat, Tingkatkan Keamanan dan Kedamaian

Pegunungan Bintang Papua – Dalam upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di daerah perbatasan, Satgas Yonif 512/QY yang bertugas di wilayah Batom, terus menunjukkan kedekatannya dengan warga setempat. Kamis, (9/1/2025).

Keberadaan Satgas Yonif 512/QY di Batom semakin dirasakan positif oleh masyarakat setempat. Hal ini tercermin dari pernyataan salahsatu warga, Bapa Yohan, yang mengungkapkan bahwa anggota Satgas Yonif 512/QY sudah dianggap seperti keluarga sendiri.

“Satgas Yonif 512/QY sudah kami anggap seperti saudara kami di sini. Kehadiranny membawa rasa aman dan kedamaian bagi kami,” kata Bapa Yohan dalam kesempatan pertemuan dengan anggota Satgas.

Dengan komitmen yang kuat untuk selalu mendekatkan diri dengan masyarakat, Satgas Yonif 512/QY semakin membuktikan bahwa Satgas Yonif 512/QY tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menjadi bagian integral dalam kehidupan sosial masyarakat di wilayah tersebut. Kehadiran Satgas Yonif 512/QY tidak hanya sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai sahabat yang selalu siap membantu dan memberikan dukungan bagi pembangunan daerah.

Apel Pagi dan Jam Komandan Koramil 0830/05 Tandes: Menguatkan Sinergi dan Kesiapsiagaan di Wilayah Binaan

Surabaya, – Anggota Koramil 0830/05 Tandes melaksanakan kegiatan apel pagi yang dilanjutkan dengan Jam Komandan di Markas Koramil, Jl. Balongsari Tama No. 01, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes. Acara ini dipimpin langsung oleh Komandan Koramil 0830/05 Tandes, Mayor Inf. Sugiharto. Dalam kegiatan ini, sejumlah arahan strategis disampaikan untuk memperkuat peran TNI di tengah masyarakat.

Mayor Inf. Sugiharto membuka kegiatan dengan menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan peran aktif Babinsa dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan wilayah binaannya. Beliau menyampaikan empat poin utama yang menjadi fokus tugas para anggota, yaitu:

  1. Setiap anggota diminta untuk terus memantau kondisi wilayah masing-masing. Babinsa diinstruksikan mencatat dan melaporkan setiap perkembangan yang terjadi, termasuk dinamika sosial, ekonomi, maupun potensi ancaman yang dapat memengaruhi stabilitas keamanan wilayah.
  2. Babinsa diharapkan untuk selalu menjalin hubungan yang erat dengan masyarakat di wilayah binaannya. Komunikasi yang baik akan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sehingga TNI dapat lebih memahami kebutuhan, keluhan, dan permasalahan yang dihadapi warga.
  3. Babinsa diminta untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat. Kehadiran fisik ini tidak hanya untuk mendeteksi potensi masalah, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran TNI sebagai pelindung dan pelayan masyarakat. Dengan memahami kebutuhan dan permasalahan warga secara langsung, Babinsa dapat memberikan solusi yang efektif dan cepat.
  4. Dalam menghadapi maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan instansi TNI, Babinsa diberikan tanggung jawab untuk menyosialisasikan langkah-langkah pencegahan kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan UMKM. Babinsa diinstruksikan untuk mengedukasi warga agar selalu melakukan verifikasi kebenaran informasi yang diterima, baik melalui telepon maupun media sosial.

Mayor Inf. Sugiharto juga menegaskan pentingnya kewaspadaan dan sinergi antara TNI dan masyarakat untuk menjaga keamanan wilayah. “Babinsa harus menjadi ujung tombak yang selalu hadir di tengah masyarakat, sehingga dapat mendeteksi dan menangani setiap potensi masalah sejak dini. Dengan sinergi yang baik, keamanan dan kesejahteraan masyarakat dapat terus terjaga,” ungkapnya.

Kegiatan apel pagi dan Jam Komandan ini menjadi salah satu upaya Koramil 0830/05 Tandes dalam mendukung program pemerintah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan arahan yang jelas, TNI diharapkan dapat terus berperan aktif sebagai mitra masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah dan memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan warga di Kecamatan Tandes.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan komitmen Koramil 0830/05 Tandes untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Melalui langkah-langkah antisipatif, Koramil 0830/05 Tandes bertekad untuk menciptakan kondisi wilayah yang kondusif dan harmonis.

Gerakan Tanam Padi Dandim Tuban Bersama Dirjen Kementan Percepat Luas Tambah Tanam

TUBAN, – Gerakan Tanam Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) bersama Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI merupakan salah satu strategi untuk mewujudkan swasembada pangan. Gerakan ini dilakukan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya diwilayah desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Rabu (08/01/2024)

Komandan Kodim 0811/Tuban Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., saat mendampingi Dirjen Kementan RI menyampaikan kepada awak media Penerangan Kodim bahwa, Kementerian Pertanian RI fokus percepat langkah menuju swasembada pangan dengan berbagai strategi, termasuk gerakan percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di sejumlah wilayah Indonesia dengan salah satu target utamanya di Kabupaten Tuban khususnya di Kecamatan Semanding.

“Program LTT bertujuan untuk memotivasi petani agar terus menanam padi, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrim. Melalui gerakan ini, diharapkan masalah pengairan dapat diatasi secara efektif sehingga lahan kering dan sawah tadah hujan dapat dimanfaatkan secara optimal.”, Terang Dandim 0811/Tuban.

Dalam kunjungan tersebut Dirjen Tanaman Pangan RI Bpk. Yudi Sastro menegaskan pentingnya pelaksanaan program-program Kementerian Pertanian yang tepat sasaran dan tidak sekadar seremonial. Dan ia juga menghimbau agar percepatan tanam dilakukan dan Indeks Pertanaman ditingkatkan.

“Kami akan menyelaraskan langkah untuk mencapai target yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian RI demi masa depan pertanian yang lebih baik”, Ujarnya.

Turut hadir dalam kunjungan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI, Bpk. Yudi Sastro, SP, MP., Komandan Kodim 0811/Tuban Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., Asisten Ahli Perekonomian dan Pengembangan Sekretariat Daerah Kabupaten Tuban, Bpk. Drs. Endro Budi Sulistyo, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur yang diwakili Bpk. Kepala Bidang Tanaman, Bpk Denny Kurniawan, SP, MM., Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Tuban Bpk Eko Julianto, S.STP, MM, Danramil 0811/04 Merakurak, Lettu Inf Sunaryo, Kepala Desa Gesing serta masyarakat sekitar.

Kodim 0805 Ngawi Lakukan Sosialisasi untuk Cegah Penipuan kepada Pengusaha Catering

Ngawi,- Kodim 0805 Ngawi beserta jajaran Koramil diwilayahnya melaksanakan sosialisasi kepada pengusaha catering dan masyarakat di wilayah Ngawi, guna mencegah korban penipuan dengan modus memesan makanan dan snack yang mengatasnamakan instansi TNI.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian masyarakat terhadap penipuan yang marak terjadi. Para pengusaha catering dan masyarakat diminta waspada serta lebih jeli untuk memverifikasi identitas dan meminta surat tugas resmi sebelum memenuhi pesanan.

“Kami ingin masyarakat waspada dan tidak terjebak dalam penipuan, serta mengambil langkah responsif untuk segera melaporkan kebenarannya kepada aparat setempat,” terang Dandim Letkol Arh Setu Wibowo.

Sosialisasi ini juga diikuti oleh perwakilan dari pengusaha catering serta para Babinsa yang terjun langsung ke lapangan secara door to door.

Ini ada beberapa Tips untuk Mencegah Penipuan:

  1. Verifikasi identitas dan surat tugas resmi.
  2. Jangan memberikan informasi pribadi.
  3. Jangan melakukan pembayaran sebelum konfirmasi.
  4. Laporkan kejadian mencurigakan ke pihak berwenang atau Koramil dan Babinsa setempat.

Dengan demikian diharapkan masyarakat dapat lebih hati hati dan waspada terhadap situasi yang terjadi, dan semoga tidak ada korban penipuan lagi.

Babinsa Desa Sidomulyo Dampingi Panen Padi Sebagai Dukungan TNI pada Ketahanan Pangan

Sidoarjo,- Babinsa Desa Sidomulyo, Koramil 0816/03 Buduran, Serda Hefarizon, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan di wilayahnya. Pada Rabu (8/1/2025), Serda Hefarizon terjun langsung mendampingi petani Desa Sidomulyo melaksanakan panen padi di lahan pertanian desa setempat.

Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk memberikan semangat dan dukungan kepada para petani dalam upaya meningkatkan hasil panen, sekaligus menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat. Lahan padi yang dipanen memiliki luas sekitar 1,5 hektar dan ditanami varietas unggul yang mampu menghasilkan produktivitas tinggi.

“Sebagai Babinsa, saya merasa bangga bisa membantu para petani. Mereka adalah tulang punggung ketahanan pangan bangsa. Dengan kerja sama dan pendampingan ini, kami berharap hasil panen dapat terus meningkat dari waktu ke waktu, Melalui kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, kami ingin memastikan bahwa petani tidak berjalan sendiri. Kami siap mendukung mereka demi kemakmuran bersama.” ujar Serda Hefarizon di sela-sela kegiatan.

Hadirnya Babinsa dalam kegiatan panen ini disambut baik oleh petani setempat. Salah seorang petani, Bapak Sukiman, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan TNI, khususnya Babinsa Desa Sidomulyo. “Dengan kehadiran Pak Babinsa, kami merasa lebih termotivasi. Selain membantu secara fisik, beliau juga memberikan arahan dan solusi jika ada kendala di lapangan,” kata Sukiman. Pendampingan ini tidak hanya sebatas membantu proses panen, tetapi juga sebagai bentuk edukasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui teknik panen yang benar dan efisien.

Kegiatan panen padi ini berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Para petani Desa Sidomulyo berharap sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat dapat terus berlanjut, sehingga kesejahteraan petani dapat meningkat dan ketahanan pangan nasional semakin kuat. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah antara Babinsa dan para petani di area persawahan, menciptakan suasana keakraban dan kebersamaan yang erat.

Kesehatan Anak di Dusun Plaosan Didukung TNI Melalui Kegiatan Posyandu Balita

Sidoarjo,– Babinsa Plaosan, Serka Henki Hendra, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kesehatan masyarakat dengan mendampingi kegiatan Posyandu Balita di Pos II Dusun Plaosan, Desa Plaosan, Kecamatan Wonoayu. Kegiatan ini merupakan wujud nyata perhatian terhadap tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Kegiatan Posyandu yang berlangsung pada Rabu pagi ini dihadiri oleh Ibu Suci Novia Kristanto, A.Md. Keb., selaku Bidan Desa; Serka Henki Hendra; serta para kader Posyandu yang memberikan pelayanan kepada sekitar 45 balita yang hadir bersama orang tua mereka.

Kegiatan dimulai dengan suasana yang tertib dan antusias. Berikut rangkaian layanan yang diberikan Orang tua mendaftarkan balita untuk mendapatkan layanan kesehatan, Memantau perkembangan berat badan balita, Menilai pertumbuhan balita berdasarkan usia, Skrining SDIDTK (Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang), Memastikan perkembangan anak sesuai standar tumbuh kembang, Mendokumentasikan data kesehatan balita untuk monitoring berkelanjutan. Para orang tua balita terlihat antusias dan merasa terbantu dengan layanan yang diberikan. Petugas Posyandu bekerja penuh dedikasi untuk memastikan semua balita mendapatkan perhatian sesuai kebutuhan.

Serka Henki Hendra, sebagai Babinsa Desa Plaosan, memberikan pendampingan sekaligus dukungan moril kepada masyarakat. Kehadiran Babinsa menunjukkan bahwa peran TNI tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendukung program pemerintah di bidang kesejahteraan sosial, khususnya kesehatan. “Kesehatan balita adalah pondasi masa depan bangsa. Kami di TNI berkomitmen untuk mendukung segala upaya yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya untuk anak-anak sebagai penerus masa depan,” ujar Serka Henki Hendra.

Bidan Desa, Ibu Suci Novia Kristanto, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dalam kegiatan Posyandu. “Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat dalam mendukung program kesehatan. Dukungan mereka memperkuat kolaborasi lintas sektor,” ungkapnya.

Kegiatan Posyandu Balita di Dusun Plaosan menjadi bukti nyata pentingnya sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga kesehatan generasi muda. Dengan program seperti ini, diharapkan balita di Desa Plaosan dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan cerdas.

Posyandu Balita ini mencerminkan kebersamaan yang harmonis antara warga, petugas kesehatan, dan TNI, dalam membangun masa depan yang lebih baik untuk anak-anak di desa. Semangat kolaborasi seperti ini diharapkan terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Komitmen TNI Dalam Ketahanan Pangan Terlihat Melalui Pendampingan Sertu Guntur

Sidoarjo,– Sertu Guntur, Babinsa 0816/17 Gedangan, kembali memperlihatkan dedikasinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan pendampingan kepada para petani di Desa Punggul. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu pagi ini menjadi bukti nyata komitmen TNI untuk turut serta dalam peningkatan produktivitas pertanian di wilayah binaannya.

Bersama para petani, Sertu Guntur membantu kegiatan menanam padi di lahan persawahan Desa Punggul. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil panen, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui kerja sama di bidang pertanian.

Sejak pagi, Sertu Guntur terlihat aktif bersama para petani di lahan persawahan. Dengan semangat dan kesederhanaannya, ia ikut serta dalam proses menanam bibit padi. Pendampingan seperti ini merupakan bentuk motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam menjalankan tugas mereka sebagai penghasil bahan pangan utama masyarakat.

Sertu Guntur menyampaikan bahwa peran Babinsa tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendukung program pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan. “Kami hadir untuk memberikan semangat dan membantu petani agar hasil pertanian mereka maksimal. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Sertu Guntur.

Kerja sama yang erat antara TNI dan petani menjadi fondasi keberhasilan program pertanian di tingkat desa. Pendampingan seperti yang dilakukan oleh Sertu Guntur tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga memberikan rasa percaya diri kepada petani untuk terus berinovasi dalam bercocok tanam.

Kepala Desa Punggul menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI, khususnya Babinsa, dalam mendukung kegiatan pertanian di desa mereka. “Kehadiran Babinsa menjadi penyemangat bagi para petani. Kami sangat bersyukur dan berharap kerja sama ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan pendampingan seperti ini, diharapkan produktivitas pertanian di Desa Punggul semakin meningkat. Tanaman padi yang ditanam hari ini menjadi simbol harapan bagi masyarakat desa untuk masa depan yang lebih baik.

Sinergi antara TNI dan petani menunjukkan bahwa kemajuan suatu wilayah tidak bisa dilepaskan dari kolaborasi berbagai pihak. Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga menjadi bukti bahwa TNI selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendukung kesejahteraan bersama.

Kegiatan pendampingan oleh Sertu Guntur ini diakhiri dengan suasana kebersamaan yang penuh semangat. Para petani Desa Punggul merasa bangga dan bersyukur atas perhatian yang diberikan, serta optimis terhadap hasil panen di masa mendatang.

Kunjungan Dandim 0816 Sidoarjo ke Bendungan Lengkong Wujudkan Komitmen Ketahanan Pangan

Sidoarjo,– Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos, melaksanakan kunjungan kerja meninjau Bendungan Lengkong (Rolak Songo) di Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya air di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Kunjungan ini juga melibatkan sejumlah tokoh penting, termasuk Kasiter Korem 084/BJ Kolonel Inf Harry Subarkah, S.P.C., M.Sc., Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo Dr. Eni Rustianingsih, ST., MT., Forkopimka Kecamatan Tarik, serta Tiga Pilar Desa Mliriprowo.

Setibanya di lokasi, Dandim 0816 Sidoarjo disambut oleh Danramil 0816/11 Tarik beserta anggota. Beliau memulai kunjungan dengan melaksanakan shalat Dzuhur berjamaah, yang menjadi wujud nilai religius dalam setiap kegiatan dinas.

Setelah itu, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Dedyk Wahyu Widodo meninjau Bendungan Lengkong, yang merupakan salah satu infrastruktur penting dalam pengelolaan air di kawasan tersebut. Bendungan ini memiliki peran strategis dalam mendukung irigasi Delta Brantas yang mencakup wilayah pertanian di Kabupaten Sidoarjo.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Dr. Eni Rustianingsih, memaparkan kondisi terkini serta rencana pengelolaan Daerah Irigasi Delta Brantas kepada Dandim. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak untuk menjaga ketersediaan air irigasi yang menjadi penopang utama pertanian di wilayah ini.

Dalam kunjungannya, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Dedyk Wahyu Widodo menyampaikan komitmennya untuk mendukung pengelolaan sumber daya air dan ketahanan pangan. “Bendungan Lengkong dan Daerah Irigasi Delta Brantas merupakan aset strategis yang harus kita jaga bersama. TNI, pemerintah, dan masyarakat perlu terus bersinergi untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan sumber daya air, demi kesejahteraan petani dan masyarakat,” ujarnya.

Beliau juga menekankan bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, di mana peran TNI bukan hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga mendukung program-program yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Kegiatan kunjungan kerja ini berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kehadiran Dandim 0816 Sidoarjo di Bendungan Lengkong menjadi bukti nyata peran aktif TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur pertanian yang berkelanjutan.

Dengan kunjungan ini, diharapkan pengelolaan sumber daya air di wilayah Kabupaten Sidoarjo semakin optimal, memberikan manfaat besar bagi petani dan masyarakat, serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Bendungan Lengkong (Rolak Songo) kini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam membangun masa depan yang lebih baik.