Sistem Pompanisasi Air Diterapkan Babinsa untuk Optimalisasi Pertanian di Blitar

Blitar – Air memiliki peranan penting dalam berbagai tahap budidaya padi, mulai dari pembibitan, pengolahan tanah, pengairan, hingga panen dan untuk menjaga ketersediaan air. Babinsa Desa Kendalrejo Koramil 0808/06 Srengat Kodim 0808/Blitar Serda M. Yulianto, melaksanakan pendampingan pompanisasi dengan menyedot air sumur bor untuk mengairi lahan sawah milik Bapak Tukidi anggota Poktan Sari Murni RT. 2 RW. 1 di Desa Kendalrejo Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar, Sabtu (11/1/2025).

Serda Yulianto mengatakan bahwa sistem pompanisasi ini bertujuan untuk mempermudah distribusi air dari sumber mata air ke area persawahan yang sering mengalami kekurangan air. “Kami memahami betapa pentingnya air bagi para petani. Dengan sistem pompanisasi ini diharapkan lahan pertanian tetap subur dan hasil panen tidak terganggu,” ujarnya.

“Kekurangan air dapat berakibat fatal bagi hasil panen, bahkan lebih parah lagi menyebabkan gagal panen”, Ujar Babinsa.

Ditemui terpisah PS. Danramil 0808/06 Srengat Lettu Inf Misdi menyampaikan mendukung penuh para Babinsa di wilayah yang melaksanakan pendampingan kepada para petani oleh karena itu, lanjutnya sistem pompanisasi menjadi salah satu solusi yang dapat diandalkan untuk mengatasi keterbatasan air di lahan sawah dan membantu para petani dalam mengakses air untuk mengairi sawahnya, sehingga mereka dapat mengoptimalkan budidaya padi, serta memperoleh hasil panen yang berkualitas dan maksimal.

“Semoga kegiatan ini dapat membantu kelompok tani dalam memenuhi kebutuhan air dengan mengoptimalkan sistem pompanisasi”, pungkas Danramil.

Koramil 0811/12 Bancar Gelar Festival Tandur Slikasan untuk Percepatan Tanam Padi

TUBAN,- Gerakan Tanam Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) bersama Koramil 0811/12 Bancar yang mana salah satu strategi untuk mewujudkan swasembada pangan. Dengan dikemas melalui Festival Tandur Slikasan atau tanam padi bersama yang merupakan tradisi adat di Desa Pugoh, Kec. Bancar, Kab. Tuban, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Arh Ali Mubdi didampingi oleh Kades Ibu Kusyanti. Sabtu, (11/01/2025)

Kegiatan Ketahanan Pangan Nasional ini diprakarsai oleh Koramil 0811/12 Bancar, bertujuan supaya para petani di Desa Pugoh dapat meningkatkan hasil panen dengan maksimal dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Dalam hal ini Dinas Pertanian dan Babinsa pun harus melaksanakan pengecekan dan memberikan edukasi tentang pemberian pupuk, penyemprotan anti hama dan penyiraman/pengairan.

Komandan Koramil 0811/12 Bancar Kapten Arh Ali Mubdi, saat mendampingi para petani tanam Padi menyampaikan kepada awak media menerangkan bahwa, Kementerian Pertanian RI fokus melaksanakan percepat sebagai langkah menuju swasembada pangan dengan berbagai strategi, termasuk gerakan percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di wilayah, salah satu target utamanya di Kabupaten Tuban khususnya di Kecamatan Bancar.

“Program LTT bertujuan untuk memotivasi petani agar terus menanam padi, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrim. Melalui gerakan ini, diharapkan masalah pengairan dapat diatasi secara efektif sehingga lahan kering dan sawah tadah hujan dapat dimanfaatkan secara optimal,” terangnya.

Ia pun menambahkan bahwa, dalam kunjungan tersebut Dirjen Tanaman Pangan RI Bpk. Yudi Sastro menegaskan pentingnya pelaksanaan program-program Kementerian Pertanian yang tepat sasaran dan tidak sekadar seremonial. Dan ia juga menghimbau agar percepatan tanam dilakukan dan Indeks Pertanaman ditingkatkan.

“Kegiatan ini bukan asal menanam saja, yang mana targetnya pada akhir nanti adalah hasil ketika panen. Untuk itu kami pihak Koramil dan Kelompok Tani akan memberikan pembinaan secara gratis tentang SOP penanaman padi dan lainnya. Perlu saya sampaikan bahwa hasil panen nanti akan dilakukan operasi pasar agar tidak terjadinya fluktuasi harga. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir bila panen nanti tidak terjual.” imbuhnya.

Kepala Desa Pugoh, Ibu Kusyanti, juga menyampaikan ucapan terima kasih atas terlaksananya kegiatan tradisional Festival Tandur Slikasan, yang kemudian nanti ketika panen hasilnya akan dibagikan kepada warga masyarakat Desa tersebut.

“Terima kasih kepada semua pihak yang mensukseskan terlaksananya kegiatan ini, terkhusus kepada Bapak-bapak dari Koramil 0811/12 Bancar yang telah membuat ide ketahanan pangan di Desa kami. Dan perlu saya sampaikan, sebelumnya Pak Danramil juga sudah mensupport Desa Pugoh untuk mensukseskan Program Hanpangan dan menjaga inflasi pangan dengan memberikan bantuan bibit”, Tutup Ibu Kusyanti.

Pemberantasan Hama Tikus oleh Babinsa dan Kelompok Tani Tingkatkan Hasil Panen

Madiun, – Babinsa Desa Wayut, Koramil 0803/04 Jiwan, Serda Yudi Susilo, bersama kelompok tani setempat melaksanakan kegiatan pemberantasan hama tikus di area persawahan Desa Wayut, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (11/1). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendukung para petani dalam meningkatkan hasil panen padi dan menjaga produktivitas pertanian di wilayah tersebut. Hama tikus yang menjadi ancaman utama tanaman padi memerlukan penanganan serius demi keberlangsungan sektor pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Yudi Susilo bersama kelompok tani menggunakan metode berburu tikus secara manual dengan peralatan sederhana yang ramah lingkungan. Selain itu, dilakukan pula sosialisasi kepada para petani terkait upaya pencegahan hama tikus, seperti menjaga kebersihan lahan dan memanfaatkan predator alami. “Kami akan terus mendampingi petani agar masalah hama tikus ini dapat segera diatasi, sehingga hasil panen tetap optimal,” ujar Serda Yudi Susilo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Babinsa dalam menjalankan tugas pendampingan warga, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Jiwan. Dalam kesempatan tersebut, Serda Yudi juga mengapresiasi kerja sama dan kekompakan kelompok tani Desa Wayut yang aktif dalam menjaga lahan pertanian mereka. “Kebersamaan seperti ini menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian,” tambahnya.

Ketua kelompok tani Desa Wayut, Bapak Pardi, menyampaikan rasa terima kasih kepada Babinsa atas dukungannya dalam kegiatan pemberantasan hama tikus. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan semangat dan motivasi bagi para petani untuk terus bekerja keras. “Kami sangat terbantu dengan pendampingan dari Babinsa. Semoga hasil panen padi tahun ini bisa meningkat,” ujar Pardi.

Kegiatan pemberantasan hama tikus ini tidak hanya mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk nyata dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Diharapkan, langkah ini mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para petani di Desa Wayut dan sekitarnya. Babinsa Desa Wayut sendiri berkomitmen untuk terus hadir dan mendukung berbagai program pertanian di wilayah binaannya.

Karya Bhakti di Desa Tileng Tingkatkan Infrastruktur dan Kebersamaan Masyarakat

Madiun, – Babinsa Desa Tileng, Koramil 0803-14/Dagangan, Koptu Muhamad Sidik, bersama warga masyarakat melaksanakan kegiatan Karya Bhakti (Karbak) dalam rangka pembuatan talut di area Balai Desa Tileng, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (11/1). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan infrastruktur desa sekaligus memperkuat peran gotong royong dalam membangun fasilitas umum yang bermanfaat bagi masyarakat.

Koptu Muhamad Sidik menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat. Pembangunan talut di Balai Desa diharapkan dapat mencegah terjadinya erosi serta menjaga kelestarian lingkungan di sekitar fasilitas desa yang sering digunakan untuk berbagai kegiatan warga. “Karya Bhakti ini tidak hanya tentang membangun talut, tetapi juga mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa,” ujar Koptu Muhamad Sidik.

Proses pembuatan talut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa, pemuda, hingga warga setempat yang antusias bergotong royong. Dengan semangat kebersamaan, warga bergiliran membantu mengangkut material seperti batu dan pasir, serta merapikan area yang akan dibangun. Kegiatan ini berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat. “Gotong royong seperti ini harus terus kita jaga agar semangat persatuan tetap kuat,” tambahnya.

Kegiatan Karya Bhakti ini mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan tercipta lingkungan desa yang lebih baik dan mendukung kemajuan bersama. Babinsa Desa Tileng menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai program pembangunan desa, demi terciptanya kesejahteraan dan kemajuan di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Patroli Patok Perbatasan RI-PNG oleh Satgas Yonif 512/QY Jaga Keutuhan NKRI

Keerom, Papua – Dalam upaya memastikan patok batas negara tetap dalam kondisi aman dan tidak bergeser, Satgas Yonif 512/QY melalui Pos Tatakra melaksanakan patroli patok perbatasan RI-PNG. Patroli ini menjadi langkah penting untuk menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sesuai dengan tugas pokok yang diemban oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Statis Yonif 512/QY. Sabtu, (11/1/2025).

Patroli ini dilakukan untuk memastikan kondisi pilar-pilar patok yang menandai perbatasan negara. Sebagai simbol kedaulatan, patok batas negara harus selalu terjaga dari kemungkinan pergeseran, kerusakan, atau bahkan penghilangan. Hal ini sejalan dengan mandat yang diatur dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, yang menugaskan TNI dalam menjaga kedaulatan negara, termasuk wilayah perbatasan.

Dalam pelaksanaannya, patroli patok ini juga menjadi kesempatan bagi Satgas Yonif 512/QY untuk berinteraksi dengan masyarakat setempat yang tinggal di sekitar perbatasan.

“Kami selalu melibatkan masyarakat dalam menjaga wilayah perbatasan. Masyarakat adalah mitra strategis yang dapat membantu kami melaporkan jika ada indikasi kerusakan atau ancaman terhadap patok batas,”Ujar Danpos Tatakra Letda Inf Nuryanto.

Dengan demikian patroli patok perbatasan ini tidak hanya menunjukkan profesionalisme TNI, tetapi juga menjadi bentuk nyata dari sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI. Dengan komitmen yang tinggi, Satgas Yonif 512/QY terus berupaya menjalankan tugas dan tanggung jawabnya demi menjaga perbatasan negara dengan baik.

Satgas Yonif 512/QY Gelar Kesehatan Keliling untuk Warga Distrik Batom

Pegunungan Bintang – Satgas Yonif 512/QY menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan masyarakat dengan melaksanakan kegiatan Kesehatan Keliling (Kesling). Melalui Pos Batom, Anggota Pos ini turun langsung ke tengah-tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan kesehatan secara gratis dan memastikan warga setempat dalam keadaan sehat. Sabtu, (11/1/2025).

Kegiatan ini tidak hanya terbatas pada pemeriksaan kesehatan saja, tetapi juga mencakup edukasi tentang pencegahan penyakit, pola makan sehat, dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat lebih memahami cara-cara untuk menjaga kesehatan sehari-hari.

Masyarakat sekitar Batom mengapresiasi kedekatan dan perhatian yang diberikan oleh Satgas Yonif 512/QY, yang tidak hanya berfokus pada tugas keamanan, tetapi juga turut andil dalam menciptakan kondisi kehidupan yang lebih baik melalui layanan kesehatan yang diberikan.

Dengan adanya kegiatan Kesehatan Keliling seperti ini, Satgas Yonif 512/QY terus berupaya membangun hubungan yang lebih harmonis dengan masyarakat, serta membantu menciptakan daerah yang sehat dan produktif di tengah tantangan geografis yang ada.

Kodim 0812/Lamongan Kolaborasi dengan Stakeholder untuk Ketahanan Pangan Nasional

Lamongan,- Tentara Nasional Indonesia merupakan Alat Negara di Bidang Pertahanan. TNI dituntut dapat melaksanakan tugas tugasnya untuk menjaga keutuhan Wilayah, menjaga kedaulatan Negara dan melindungi segenap tumpah darah Bangsa Indonesia.

Namun, di era modern seperti sekarang, tugas TNI tidak hanya ‘sekedar’ itu saja. Akantetapi, TNI dituntut untuk selalu berperan aktif membantu Pemerintah dalam mensukseskan program programnya. Tak terkecuali, program swasembada pangan yang sedang digalakkan oleh Pemerintah.

Menyikapi hal itu, Kodim 0812/Lamongan senantiasa bersinergi dengan semua Stakeholder dalam melaksanakan pendampingan terhadap para Petani di Wilayah dengan cara beragam.

Salah satunya yang dilakukan oleh Koramil 0812/03 Turi bersama Muspika dan UPT Pertanian serta Pemerintah Desa dan Warga Desa dengan melaksanakan penanaman padi bersama di Desa Keben Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan, Sabtu (11/01/2025).

Dalam penanaman padi yang dihadiri oleh Camat beserta jajaran dan Kapolsek Turi bersama Anggota, Peltu Kasminto selaku Pgs. Danramil 0812/03 Turi mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mensukseskan program Pemerintah dalam bidang ketahanan pangan Nasional.

“Hari ini kami beserta Jajaran Muspika kec Turi melaksanakan penanaman padi di lahan seluas 2 Hektar yang mana bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan Nasional. Kita ketahui bersama bahwa target Pemerintah adalah pada Tahun ini, Indonesia bisa swasembada pangan” ujarnya.

Sementara itu, Camat Turi M. Eko Triprasetyo, S. STP., M.KP mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terus bergandengan tangan dalam mensukseskan program ketahanan pangan Nasional.

“Sinergi yang kuat antara seluruh stakeholder dan Petani akan mampu mewujudkan Indonesia menjadi Negara yang mandiri dalam bidang pangan. Bahkan, dengan ikhtiar kita bersama, kami yakin Indonesia akan mampu melaksanakan ekspor bahan pangan ke Negara lain nantinya” pungkasnya.

Kepedulian Babinsa Tanjungrejo Terhadap Petani dalam Musim Tanam Padi

Kota Malang,- Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani, Babinsa Koramil 0833/04 Sukun Kelurahan Tanjungrejo Kecamatan Sukun Kota Malang, Sertu Saiful, turun langsung ke sawah untuk membantu para petani dalam memulai musim tanam padi. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya petani, guna memastikan kelancaran proses tanam padi serta bentuk upaya meningkatkan hasil pertanian, Sabtu (11/01/25).

Sertu Saiful, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap petani dan untuk mempererat hubungan TNI dengan masyarakat. “Sebagai Babinsa, kami memiliki tanggung jawab untuk mendukung setiap kegiatan yang berhubungan dengan ketahanan pangan. Kami hadir untuk membantu petani, baik dalam aspek teknis bertani maupun dalam hal motivasi dan semangat agar mereka bisa menghadapi tantangan musim tanam dengan baik,” ujarnya.

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani disambut hangat oleh para petani setempat. Salah satunya, Ibu Wati, seorang petani perempuan di Tanjungrejo, yang merasa sangat terbantu dengan pendampingan tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan Babinsa yang turun langsung ke sawah. Tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga memberikan solusi terhadap masalah yang kami hadapi dalam bertani. Serta berharap hasil panen tahun ini bisa maksimal,” ungkap Ibu Wati.

Kegiatan Babinsa di Tanjungrejo ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain, serta dapat mendorong lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani Indonesia.

Petani Balearjosari Sambut Dukungan Babinsa untuk Optimalisasi Tanam Padi

Kota Malang,- Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0833/03 Blimbing Kelurahan Balearjorsari, Sertu Risnoto terlibat langsung dalam kegiatan pendampingan petani yang sedang memulai musim tanam padi di wilayah binaannya Kelurahan Balearjosari. Babinsa bersama kelompok tani setempat berkolaborasi untuk memastikan proses tanam padi berjalan lancar dan optimal, Sabtu (11/01/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung ketahanan pangan melalui pendampingan pertanian di tingkat desa. Sertu Risnoto, Babinsa Balearjorsari, mengungkapkan bahwa keberadaan TNI di lapangan diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi petani untuk meningkatkan hasil pertanian, serta menjaga keberlanjutan produksi pangan.

“Kami terus mendukung para petani, baik dalam hal penyuluhan tentang teknik bertani yang tepat maupun dalam penyediaan sarana prasarana yang dibutuhkan. Kami juga selalu siap untuk mengatasi kendala yang dihadapi petani dalam proses tanam padi,” ungkap Sertu Risnoto.

Petani di Balearjorsari menyambut positif kehadiran Babinsa dalam mendampingi mereka selama musim tanam padi. Salah satu petani, Bapak Hadi, mengaku bahwa dukungan dari Babinsa sangat membantu dalam memperlancar aktivitas pertanian.

“Babinsa tidak hanya memberikan pendampingan, tetapi juga aktif memberikan informasi terbaru mengenai cara-cara bertani yang efisien dan ramah lingkungan. Kami merasa lebih terbantu dan percaya diri dalam mengelola lahan kami,” ucap Hadi.

Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi besar dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di Balearjorsari, serta menginspirasi daerah lain untuk mengoptimalkan potensi pertanian dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI dan pemerintah daerah.

Posyandu Integritas Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Lansia dan Balita

Magetan – Babinsa Koramil Barat 0804/08 Barat Serka Sumadi menghadiri kegiatan Posyandu Integritas layanan primer (ILP) yang di gelar di Balai pertemuan kelurahan Mangge Kecamatan Barat Kabupaten Magetan, Sabtu (11/1/25)

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi lansia,balita serta posbindu yang ada di desa Tersebut, Posyandu ILP merupakan upaya integrasi berbagai layanan kesehatan dasar yang diperuntukkan bagi kelompok rentan dengan mengutamakan kualitas pelayanan komprehensif.

Serka Sumadi menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini, yang menurutnya sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama bagi kelompok usia yang rentan, masyarakat harus peka terhadap kesehatan dirinya akan pentingnya menjaga kondisi oleh karena itu layanan posyandu ILP ini menjadi sarana mengecek kondisi kesehatan secara medis dan juga untuk mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat, ujarnya

Warga yang mengikuti layanan posyandu (ILP) mengatakan mereka sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, karena dapat memeriksakan kesehatan secara gratis dan mendapatkan informasi penting tentang cara menjaga kesehatan yang baik semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan di desa kami.