Babinsa Manyar Bantu Petani Jagung Atasi Permasalahan di Musim Tanam

Gresik,– Babinsa Koramil 0817/06 Manyar, Serda Irwan, melaksanakan kegiatan pendampingan kepada para petani jagung di Desa Pongangan, Kecamatan Manyar. Pendampingan ini merupakan wujud nyata TNI dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan, khususnya komoditas padi dan jagung.

Menurut Serda Irwan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada petani guna mengatasi permasalahan yang kerap dihadapi, baik saat musim tanam maupun pasca panen.

“Kami berupaya membantu petani agar hasil pertanian di wilayah Kecamatan Manyar dapat meningkat. Selain itu, kami juga mendengar langsung kendala yang mereka hadapi di lapangan, sehingga solusi bisa segera ditemukan,” ujar Serda Irwan.

Pendampingan ini mendapat respons positif dari para petani. Salah seorang petani mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Babinsa.

“Kami sebagai petani sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa atas bantuan dan pendampingannya selama ini. Kehadiran Babinsa yang turun langsung ke sawah dan ladang sangat membantu kami,” ungkap salah satu petani.

Ia juga berharap bahwa melalui pendampingan ini, hasil panen akan lebih baik dari tahun sebelumnya, sehingga kehidupan petani dapat semakin sejahtera.

Kegiatan pendampingan ini berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman. Babinsa Koramil 0817/06 Manyar berkomitmen untuk terus mendukung para petani demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaannya.

Dandim 0818 dan Persit Peduli, Serahkan Bantuan untuk Warga Desa Karanganyar

Malang-Batu,- Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Inf Yuda Sancoyo, M.Han., bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXII Dim 0818, Ny. Diane Yuda Sancoyo, melaksanakan kegiatan bakti sosial di Dusun Pancuran, Desa Karanganyar, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Dalam kegiatan ini, menyerahkan bantuan berupa keramik yang disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai bagian dari kepedulian terhadap masyarakat sekitar. (01/2025)

Salah satu penerima bantuan, Ibu Ngatinem, merasa terharu dan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. “Terima kasih banyak kepada Bapak Dandim dan jajaran Koramil Poncokusumo. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga,” ujar Ibu Ngatinem dengan penuh syukur.

Letkol Inf Yuda Sancoyo menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Kodim 0818 terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, sekaligus untuk mempererat hubungan antara TNI dan warga. “Melalui kegiatan bakti sosial seperti ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan. TNI hadir untuk rakyat dan bersama rakyat,” kata Dandim.

Ketua Persit KCK Cabang XXXII Dim 0818, Ny. Diane Yuda Sancoyo, juga menekankan pentingnya peran Persit dalam mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan. “Kami selalu siap mendampingi TNI dalam berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan keramik, kegiatan ini juga menjadi momen bagi Dandim dan jajaran Koramil Poncokusumo untuk berinteraksi langsung dengan warga, mendengarkan keluhan, serta memberikan motivasi agar masyarakat tetap semangat dalam menghadapi tantangan.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari program Kodim 0818/Malang-Batu untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, terutama di daerah yang memerlukan perhatian lebih. Bantuan keramik ini diharapkan dapat membantu warga dalam memperbaiki rumah dan menciptakan lingkungan yang lebih layak huni.

Dengan semangat kebersamaan, TNI terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan kontribusi nyata demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga di wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu.

Babinsa Berperan Aktif Dalam Penanaman Padi untuk Dukung Ketahanan Pangan

Gresik – Sebagai garda terdepan satuan teritorial, Babinsa memiliki peran penting dalam menjalin sinergi bersama elemen masyarakat, baik dengan pemerintah maupun warga di wilayah teritorial binaannya. Hal ini diwujudkan oleh Babinsa Koramil 0817/09 Balongpanggang, Serda Rohmad, yang melaksanakan pendampingan kepada petani di Desa Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang.

Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan, Serda Rohmad langsung turun ke sawah untuk membantu proses penanaman padi di lahan milik Bapak Kardi, salah satu petani binaannya. Selain memberikan dukungan fisik, ia juga memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat mengolah lahan pertanian.

“Sebagai Babinsa, kami selalu mendampingi para petani mulai dari penyiapan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen dan pasca panen,” ujar Serda Rohmad. “Setelah proses penyiapan lahan selesai, hari ini kami memulai penanaman padi yang sebelumnya sudah melalui proses penyemaian,” tambahnya.

Bapak Kardi, yang menerima pendampingan langsung dari Babinsa, mengungkapkan rasa syukur dan senangnya. Ia menilai kehadiran Babinsa tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Kehadiran Babinsa sangat bermanfaat bagi kami para petani. Pendampingan yang dilakukan sejak awal hingga akhir sangat membantu dan membuat kami semakin termotivasi. Babinsa seperti Pak Rohmad selalu dinantikan kehadirannya oleh warga,” ujar Bapak Kardi.

Kegiatan pendampingan ini menunjukkan peran aktif Babinsa dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian, untuk mewujudkan ketahanan pangan di wilayah binaannya. Hal ini juga sekaligus menjadi bukti nyata kedekatan dan sinergi antara TNI dengan masyarakat.

Babinsa Desa Taraban Bersama Warga Tanam Padi untuk Sukseskan Ketahanan Pangan

PAMEKASAN,– Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Babinsa Desa Taraban, Sertu M. Fauzi, bersama warga desa turut serta dalam kegiatan penanaman padi di lahan milik Rohemah, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sumber Murni. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Timur, Desa Taraban, Kecamatan Larangan, dengan menggunakan jenis padi unggulan, Ciherang.

Sertu M. Fauzi menjelaskan bahwa kehadirannya tidak hanya bertujuan memberikan motivasi kepada para petani, tetapi juga untuk menjaga budaya gotong-royong yang menjadi ciri khas masyarakat setempat. Dengan semangat kebersamaan, Babinsa berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antarwarga serta mendukung terciptanya swasembada pangan di wilayah tersebut.

“Program ini merupakan salah satu bentuk dukungan TNI kepada masyarakat untuk meningkatkan hasil pertanian. Selain itu, kita juga ingin menghidupkan kembali semangat gotong-royong agar kekompakan dan kebersamaan terus terjaga,” ujar Sertu Fauzi.

Jenis padi Ciherang dipilih karena memiliki produktivitas tinggi dan cocok dengan kondisi lahan di Desa Taraban. Petani optimistis hasil panen kali ini akan memuaskan dan mampu meningkatkan perekonomian warga.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para petani setempat. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga turut bekerja langsung di lapangan. Salah satu petani, Rohemah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain memberikan motivasi, mereka juga menunjukkan kepedulian dengan ikut serta menanam padi bersama kami,” ungkap Rohemah.

Sinergi antara TNI dan masyarakat ini dapat terus berjalan untuk mendukung program ketahanan pangan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kedaulatan pangan di Kabupaten Pamekasan.

Babinsa Koramil 0826-09 Pakong Turun Langsung Bantu Petani Bajak Sawah

PAMEKASAN,– Sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, Babinsa Koramil 0826-09 Pakong, Koptu Abd. Kholik, turun langsung ke sawah untuk membantu petani mempersiapkan lahan tanam padi. Kegiatan ini dilakukan di Dusun Pogag, Desa Palalang, Kecamatan Pakong, dengan membajak sawah milik salah satu warga bernama Sakur.

Koptu Abd. Kholik menjelaskan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meringankan beban petani, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Kehadiran kami di tengah masyarakat, termasuk membantu proses pembajakan sawah, diharapkan dapat meringankan pekerjaan warga, sekaligus memberikan motivasi dan semangat kepada para petani untuk terus mengelola pertanian dengan optimal. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional yang menjadi program pemerintah,” ujar Koptu Abd. Kholik.

Sakur, pemilik sawah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh Babinsa. “Saya sangat bersyukur dan merasa terbantu dengan kehadiran Pak Koptu di sawah ini. Dengan bantuannya, pekerjaan jadi lebih ringan, dan kami semakin bersemangat menyongsong musim tanam,” ucapnya.

Langkah Babinsa ini menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat dapat menciptakan hasil yang positif, terutama dalam mendukung sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Babinsa Koramil 18/Jogoroto Ajak Warga Bersihkan Jalan dan Pasang Paving

Jombang – Babinsa Koramil Jogoroto bersama warga desa Carangrejo menggelar kegiatan kerja bakti berupa pemasangan paving.

Sertu Syaiful Amin, Babinsa Koramil Jogoroto yang memimpin langsung kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan itu merupakan bentuk sinergitas antara TNI, masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa.

“Aksi ini juga bagian dari bentuk dukungan terhadap program desa,” kata Sertu Syaiful Amin.

Babinsa Koramil Sreseh Bantu Petani Tanam Padi untuk Ketahanan Pangan Nasional

Sampang– Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0828/05 Sreseh, Kopka Hardi, bersama petani di Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, Sampang, terjun langsung membantu proses tanam padi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI untuk mendorong dan memotivasi masyarakat, khususnya petani, agar lebih giat dalam meningkatkan hasil pertanian.

Kegiatan ini dimulai pada pagi hari, dengan melibatkan puluhan petani yang antusias menyambut kehadiran Babinsa di tengah sawah. Kopka Hardi turut serta memberikan arahan mengenai teknik penanaman padi yang baik, serta pentingnya menggunakan alat dan bahan yang tepat untuk memperoleh hasil pertanian yang optimal.

“Sebagai Babinsa, saya memiliki kewajiban untuk mendukung dan membantu masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian. Dengan terjun langsung ke lapangan, saya berharap dapat memberikan motivasi kepada petani agar hasil panen mereka semakin baik, serta untuk mempererat hubungan TNI dengan masyarakat,” ujar Kopka Hardi.

Selain memberikan bantuan fisik dalam proses penanaman, Kopka Hardi juga melakukan koordinasi dengan petani setempat terkait perkembangan tanaman padi serta potensi masalah yang bisa dihadapi selama musim tanam. Hal ini merupakan bentuk perhatian dari Koramil Sreseh terhadap kebutuhan petani, guna memastikan kelancaran produksi pertanian di wilayah tersebut.

Di akhir kegiatan, para petani mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas bantuan yang diberikan oleh Babinsa. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa di tengah kami. Selain membantu secara langsung, Kopka Hardi juga memberikan semangat dan ilmu yang sangat bermanfaat bagi kami,” kata salah seorang petani.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh positif bagi daerah lain, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian yang lebih maju.

Pemberantasan Sarang Nyamuk, Babinsa dan Puskesmas Mojowarno Ciptakan Lingkungan Sehat

Jombang,- Dalam upaya mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD), Babinsa Koramil Mojowarno, Sertu Sugeng Santoso melakukan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN di Desa Grobogan.

Kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang sehat serta bebas dari nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama DBD.

Babinsa bersama Kader Jumantik setempat melakukan fogging di beberapa area organisasi warga, terutama tempat-tempat yang rawan menjadi sarang nyamuk, seperti saluran udara, tumpukan sampah, dan penampungan udara.

“Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk melindungi masyarakat dari ancaman penyakit DBD, khususnya saat musim hujan seperti sekarang,” ujarnya.

Pencarian Korban Tenggelam di Waduk Joto Diperkuat Tim Gabungan TNI Polri

Lamongan,- Sinergitas TNI Polri jajaran Kodim 0812 lamongan dan Polres Lamongan beserta Basarnas dan BPBD di Kabupaten Lamongan di kerahkan dalam Proses pencarian Warga pencari rumput yang tenggelam di Waduk Joto, Desa Geminingrejo, Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan.

Pencarian yang di mulai sejak kemarin terus di lanjutkan oleh Tim Gabungan TNI Polri beserta Basarnas dan BPBD.

Dalam hal ini Danramil 0812/04 Tikung Kapten Inf Imam Mustain mengungkapkan pihaknya akan terus membantu kepolisian bersama tim gabungan dari Basarnas yang terlibat sudah berusaha keras untuk melakukan pencarian korban.

Hingga hari ini upaya pencarian terhadap Aji (54) warga Dusun Bajangan, RT 02, RW 02, Desa Geminingrejo, Kecamatan Tikung yang dilaporkan tenggelam saat mencari rumput di Waduk Joto, Desa Geminingrejo belum membuahkan hasil.

“Kami sudah berusaha untuk melakukan pencarian. Namun hingga hari ini korban belum juga ditemukan,” katanya Senin (13/01/2025).

Proses pencarian korban yang tenggelam di Waduk Joto ini dilakukan menggunakan 3 perahu karet dan juga alat selam dari tim Gabungan TNI Polri Basarnas dan BPBD Kab Lamongan. Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan upaya pencarian secara mandiri demi menghindari bertambahnya korban.

“Saya berharap masyarakat untuk tidak melakukan upaya pencarian secara mandiri tanpa bantuan dari pihak yang terkait, hal ini lantaran untuk meminimalisir adanya korban lagi,” katanya.

Sebelumnya, Aji (54) warga Dusun Bajangan, RT, 02, RW 02, Desa Geminingrejo, Kecamatan Tikung yang merupakan seorang pencari rumput dilaporkan tenggelam saat mencari rumput di Waduk Joto, Desa Geminingrejo, Kecamatan Tikung pada Minggu (12/1/2025) pukul 10.00 WIB.

Kejadian ini bermula saat korban sekitar pukul 08.45 WIB tengah mencari tanaman kangkung dan rumput untuk pakan ternaknya di tengah-tengah waduk yang masih masuk berada di wilayah desanya. Tiba-tiba pukul 10.00 WIB warga setempat melihat korban tenggelam.

Saksi yang melihat kejadian itu kemudian meminta tolong kepada orang-orang yang berada di sekamir Waduk Joto. Mereka kemudian melaporkan kejadian itu ke instansi terkait.

Babinsa Tunjungsekar Dukung Swasembada Pangan dengan Pendampingan Tanam Padi Petani

Kota Malang,- Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional, Babinsa Koramil 0833/05 Lowokwaru Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Serda Surya Dedy menggelar kegiatan pendampingan kepada para petani setempat dalam rangka memulai musim tanam padi tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah binaan.

Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan tanam padi di salah satu areal persawahan yang ada di areal sawah RW 06 Kelurahan Tunjungsekar, di mana Babinsa yang bertugas Serda Surya Dedy, langsung turun ke lapangan bersama para petani untuk memberikan pendampingan teknis terkait proses penanaman padi.

Serda Surya Dedy dalam keterangannya menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa merupakan bagian dari upaya untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Lowokwaru. “Sebagai Babinsa, tugas kami tidak hanya dalam menjaga keamanan, namun juga mendukung program pemerintah dalam bidang pertanian untuk menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik,” Ungkap Babinsa.

Lebih lanjut, Babinsa Tunjungsekar ini menjelaskan pentingnya pemilihan bibit padi yang berkualitas dan teknik penanaman yang tepat agar hasil panen dapat maksimal. Selain itu, ia juga menyarankan para petani untuk memanfaatkan pupuk dan pestisida secara bijak agar tidak merusak kualitas tanah dan lingkungan sekitar.

Sejumlah petani yang terlibat dalam kegiatan tanam padi ini menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Babinsa yang selalu siap memberikan bimbingan teknis kepada mereka. “Kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini. Tidak hanya sekadar tanam padi, tetapi juga cara merawatnya dengan baik agar hasilnya memuaskan,” kata Salah satu petani, Bapak Dwi Santoso.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menciptakan swasembada pangan di tingkat lokal, guna mendukung ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayah binaan Tunjungsekar.