Komsos Satgas Yonif 512/QY Tingkatkan Hubungan Harmonis dengan Masyarakat Keerom

Keerom, Papua – Dalam rangka mendekatkan diri kepada masyarakat dan mendengarkan langsung keluhan serta aspirasinya, Satgas Yonif 512/QY melalui Pos Yuruf melakukan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat kampung Yuruf, Distrik Web. Upaya ini dilakukan dengan cara yang berbeda, yaitu mendatangi rumah-rumah warga untuk berdialog langsung. Rabu, (15/1/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan Satgas Yonif 512/QY dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat di wilayah perbatasan, khususnya di daerah yang sulit dijangkau. Komsos dilakukan secara rutin untuk memastikan kebutuhan dan masalah yang dihadapi masyarakat dapat diketahui dan segera dicari solusinya.

Bapak Martin, salah satu warga yang ditemui, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Satgas Yonif 512/QY.

“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI di kampung kami. Selain membantu menjaga keamanan, Bapa TNI juga sangat peduli dengan kondisi kami. Kami bisa langsung menyampaikan keluhan dan harapan kami kepadanya, ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.

Diharapkan melalui kegiatan semacam ini, masyarakat akan semakin merasa aman dan nyaman, serta lebih terbuka dalam menyampaikan kebutuhan dan harapan mereka kepada pihak yang berwenang. Satgas Yonif 512/QY berkomitmen untuk terus menjalankan program komunikasi sosial ini dalam rangka mendukung terciptanya situasi yang kondusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah penugasan.

Panen Raya di Trenggalek: Kolaborasi TNI dan Petani Ciptakan Keberhasilan Pertanian

Trenggalek – Langit cerah Desa Karanganom, Kecamatan Gandusari, menjadi saksi semangat dan kebanggaan para petani saat Kelompok Tani (Poktan) Sumber Rejeki III menggelar Labuh Panen Padi Musim Tanam (MT) III. Kemeriahan acara ini semakin terasa dengan kehadiran Dandim 0806/Trenggalek Letkol Czi Yudo Aji Susanto, S.Sos., M.A., dan Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek Imam Nurhadi, SP., M.Agr.

Momentum panen raya ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam memajukan pertanian Trenggalek. Turut hadir Forkopimcam Durenan, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Durenan, Kepala Desa Karanganom, dan Ketua Poktan Sumber Rejeki yang bersama-sama melakukan panen padi secara simbolis.

Letkol Czi Yudo Aji Susanto menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong kemajuan pertanian. “Panen hari ini adalah bukti nyata bahwa kerja sama yang solid dapat menghasilkan capaian luar biasa. Mari kita terus berinovasi agar pertanian Trenggalek semakin maju dan mandiri,” tegas Dandim dengan penuh semangat.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Imam Nurhadi, juga optimistis Trenggalek mampu mencapai target produksi gabah sebesar 30.500 ton tahun ini. Dengan potensi lahan pertanian seluas 11.112 hektare, ia mengajak seluruh petani untuk terus meningkatkan produktivitas. “Dengan semangat gotong royong dan penerapan teknologi, target ini bukan sekadar mimpi, tetapi bisa menjadi kenyataan,” ujarnya memotivasi.

Tidak hanya simbolis, acara berlanjut dengan panen langsung menggunakan mesin combine harvester yang dioperasikan oleh Dandim 0806/Trenggalek. Kehadiran teknologi modern ini menjadi bukti nyata bahwa pertanian Trenggalek siap bertransformasi menuju era modernisasi, mempercepat proses panen, dan meningkatkan efisiensi kerja petani.

Lebih dari sekadar panen, kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh petani di Trenggalek untuk terus berinovasi dan bersinergi. Dukungan penuh dari pemerintah daerah dan TNI membuktikan bahwa pertanian adalah pilar penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Kodim 0812 Lamongan Kembangkan Kampung Pandu untuk Ketahanan Pangan Nasional

Lamongan,-Tentara Nasional Indonesia merupakan alat Negara di bidang pertahanan. TNI dituntut dapat melaksanakan tugas tugasnya untuk menjaga keutuhan Wilayah, menjaga kedaulatan Negara dan melindungi segenap tumpah darah Bangsa Indonesia.

Namun, di era modern seperti sekarang, tugas TNI tidak hanya ‘sekedar’ itu saja. Namun, TNI dituntut untuk selalu berperan aktif membantu Pemerintah dalam mensukseskan program programnya. Tak terkecuali, program Ketahanan Pangan Nasional yang sedang digalakkan oleh Pemerintah.

Melalui sinergi yang kokoh dengan semua Stakeholder, TNI khususnya Kodim 0812/Lamongan terus berupaya untuk mewujudkan ketahanan pangan Nasional. Salah satunya adalah dengan membuat Kampung Pandu (Kampung Pangan Terpadu), yang terdiri dari Sektor Pertanian, Sektor Peternakan dan Sektor Perikanan) di lahan kodim 0812 Lamongan yang berada di Desa Jotosanur Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan .

Dandim 0812 Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han., terjun langsung mengecek detail perkembangan yang ada di Kampung Pandu Jotosanur yang merupakan kampung perintis/penuntun/pelopor dalam memproduksi kebutuhan pangan dalam satu komplek atau area yaitu kebutuhan pangan pertanian, perikanan dan peternakan dalam satu area/kampung. Rabu (15/01/2025).

Dirinya mengatakan bahwa peninjauan dan pengecekan itu bertujuan untuk memastikan bahwa Kampung Pandu bukan hanya sekedar isapan jempol semata. Namun, Kampung Pandu milik Kodim 0812/Lamongan ini benar benar bisa menjadi contoh untuk Daerah lain.

“Kami ingin memastikan bahwa Kampung Pandu adalah solusi dalam meningkatkan ketahanan pangan Nasional baik dalam sektor pertanian, peternakan maupun perikanan” ujarnya.

Selain itu, masih lanjut Dandim, Kampung Pandu yang memiliki kepanjangan Kampung Pangan Terpadu, memiliki makna bahwa Kampung Jotosanur berbasis integrated Farm dimana Sektor Pertanian, perikanan dan peternakan menjadi satu kesatuan (terpadu) untuk pengembangan dan keberlanjutannya sehingga tidak ada limbah atau residu yg terbuang (Zero Waste).

“Jadi, kotoran dari Peternakan diolah menjadi Tanah/Pupuk Organik, Kotoran air kolam bisa dimanfaatkan untuk menambah kesuburan lahan pertanian.Serta sisa batang tanaman seperti jagung atau sorgum,pasca panen dapat dimanfaatkan untuk silase atau fermentasi sebagai bahan makanan peternakan” pungkasnya.

Rehabilitasi Hutan Masif, Kodim Probolinggo Ajak Masyarakat Tanam Pohon Bersama

Probolinggo, Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran ikut ambil bagian dalam pelaksanaan penanaman pohon serentak di seluruh Indonesia khususnya di wilayah Provinsi Jawa Timur tahun 2025. Bertempat di Hutan Purut (KPH) Dusun Sulur, Desa Purut, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Koramil 0820/09 Lumbang melakukan pendampingan dalam proses penanaman pohon.

Anggota Koramil 0820/09 Lumbang, Sertu Anang M menyampaikan pelaksanaan penanaman pohon serentak ini dalam rangka mendukung program swasembada pangan yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto. Kementerian Kehutanan melaksanakan penanaman pohon serentak di seluruh Indonesia pada Selasa, 14 Januari 2025.

“Kegiatan ini tidak hanya mendukung Asta Cita ke-2 yang merupakan bagian dari upaya swasembada pangan, namun juga bagian dari upaya pemerintah untuk rehabilitasi hutan dan lahan secara massif bertujuan memulihkan 12,7 juta hektar hutan dan lahan yang terdegradasi,”kata Sertu Anang M.

Sertu Anang M menambahkan, adapun jenis yang ditanam adalah tanaman yang mendukung ketahanan pangan, energi, dan air, seperti sukun, aren, nyamplung dan buah-buahan MPTS lainnya, dengan disesuaikan dengan kondisi setempat.
Kami mengajak semua pihak untuk terus menjaga kelestarian hutan dan berpartisipasi aktif dalam memulihkan kualitas hutan demi tercapainya fungsi hutan sebagai sumber pangan, energi, dan air.

“Penanaman pohon serentak ini merupakan salah satu wujud nyata kontribusi bersama dalam merawat bumi untuk generasi mendatang dan merupakan upaya konkrit dan strategis dalam mengatasi triple planetary crisis yaitu, perubahan iklim, polusi dan ancaman kehilangan keanekaragaman hayati yang mana ketiganya saling terkait dan sangat mendesak untuk diatasi,”ujarnya.

Menurut Sertu Anang M penanaman pohon bukan sekadar solusi untuk mengatasi perubahan iklim dan polusi udara, tetapi juga sebuah komitmen nyata untuk menjaga keberlanjutan alam. Manusia memiliki tanggung jawab besar sebagai pelindung dan pengemban keseimbangan ekosistem. Gerakan penanaman pohon menunjukkan urgensi pohon sebagai sentral bagi kehidupan di bumi, pohon memiliki andil besar dalam kehidupan manusia dan seluruh mahluk hidup.

Kepedulian dan kecintaan bersama dalam menjaga dan merawat bumi bisa diwujudkan dengan aksi nyata menanam pohon seperti yang kita laksanakan bersama-sama hari ini. “Selain bermanfaat untuk kelestarian alam dan hutan juga mendukung ketahanan dan keberlanjutan pangan, energi dan air di Indonesia,”tuturnya.

Pendampingan Babinsa dan Petani dalam Gerakan Pembersihan Lahan dari Hama Tikus

Jombang – Babinsa Koramil 19/Megaluh Kodim 0814/Jombang Serda Ahmad Muclasin, Melaksanakan Pendampingan BPP Kec Megaluh dan Poktan Kedungtimongo Desa Megaluh dalam gerakan membasmi hama tikus dengan cara Pengasapan belerang, dan Hasilnya puluhan tikus ditangkap dan dimusnahkan, pada Rabu (15/01/2025).

Pengasapan belerang ini dilakukan agar serangan hama tikus dapat dikendalikan saat memasuki musim tanam seperti sekarang ini, Untuk itu perlu dilakukannya gerakan masal pembersihan lahan dan pengasapan lubang-lubang tikus.Kegiatan yang menyasar sejumlah lahan pertanian di areal persawahan, di antaranya lahan pertanian yang sebelumnya disinyalir terdapat banyak sarang tikus.

Di sela kegiatan, Babinsa Serda Ahmad Muclasin mengatakan, tikus sawah merupakan salah satu jenis hama tanaman padi yang dapat mengakibatkan kerugian besar dan meresahkan petani.Pengasapan belerang hama tikus bersifat pengendalian rutin untuk meminimalkan dampak serangan selama pertanaman padi, Meski serangan tikus belum mewabah, pengasapan perlu dilakukan agar populasi hama tikus dapat dikendalikan,”Katanya.

Langkah gropyokan dan pengasapan belerang rutin digelar oleh para petani setempat bersama babinsa, karena dinilai bisa mengurangi jumlah populasi tikus. Selain itu warga juga menerapkan metode pembasmian dengan cara lain, mulai memasang jebakan hingga penyebaran racun tikus.
Penanggulangan hama tikus ini dinilai lebih efektif apabila dilakukan pada awal musim tanam seperti sekarang, sehingga perkembangbiakan tikus dapat dikendalikan, selain itu dampak kerugian yang ditimbulkan di awal musim tanam akan lebih sedikit,”Katanya.

Kami akan selalu mendukung para Petani Seperti penyemprotan padi, membantu pemupukan bahkan kegiatan panen, Hal ini sekaligus untuk mendukung suksesnya program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah,”Pungkasnya.

Sinergi Babinsa dan Petani Asembagus Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Situbondo

Situbondo,– Dalam upaya mendukung ketahanan pangan di wilayahnya, Babinsa Koramil 0823-07/Asembagus Serka Gusti, terjun langsung membantu petani di Desa Wringin Anom, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo. Kehadirannya menjadi bukti nyata sinergi antara Babinsa dan masyarakat dalam mendorong sektor pertanian agar tetap produktif.

Serka Gusti terlihat aktif membantu proses membajak sawah hingga menanam padi bersama para petani. Aktivitas ini tidak hanya menjadi simbol solidaritas, tetapi juga bentuk kepedulian Babinsa terhadap keberlanjutan pertanian di daerah tersebut. “Kami ingin memastikan para petani dapat menjalankan aktivitasnya dengan lancar. Keterlibatan kami adalah wujud dukungan untuk menciptakan ketahanan pangan yang kokoh,” ujarnya.

Selain itu, para petani di Desa Wringin Anom mengapresiasi kehadiran Babinsa yang tak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga motivasi dan semangat. Dengan adanya pendampingan seperti ini, mereka merasa lebih optimis dalam meningkatkan produktivitas pertanian di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.

Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Dandim 0829/Bangkalan Tinjau Jembatan Putus Bersama Forkopimda untuk Penanganan Darurat

Bangkalan – Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd. bersama jajaran Forkompimda melakukan peninjauan darurat jembatan putus akibat hujan deras dan luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kec. Kokop Kab. Bangkalan pada Rabu (15/1/25).

Tinjauan darurat tersebut dilakukan karena jembatan tersebut berperan vital hal ini disebabkan karena jembatan ini termasuk dalam jalan poros utama kab. Bangkalan yang berfungsi sebagai penghubung beberapa kecamatan, yakni mulai dari Kecamatan Tanjungbumi sampai dengan Kecamatan Blegah.

Menurut PJ Bupati Bangkalan Prof. Dr. Drs. Arief M. Edie, M.Si. jembatan tersebut merupakan akses utama anak-anak sekolah serta sarana warga masyarakat untuk beraktivitas perokonomian di Kabupaten Bangkalan, sehingga menuntut penanganan segera.

“Sekarang ini saya bersama Forkopimda, dan didampingi pak klebun serta warga masyarakat setempat hari ini (Rabu, 15/2), melakukan tinjauan darurat, untuk menangani kejadian bencana jembatan putus ini” katanya.

Sedangkan terhadap anak-anak sekolah yang menggunakan akses tersebut, dan yang beraktivitas sehari-hari sementara diminta bersabar dan melalui jalan memutar terlebih dahulu, meskipun jarak tempuh lebih jauh.

“Mohon kepada pak PJ Gubernur agar diperkenankan, kami siap memperbaiki jembatan ini namun kami akan mengajukan permohonan bantuan material kepada Pemprov melalui dinas PU untuk penanganan darurat yang harus segera dilakukan. Mungkin Kab. Bangkalan terlalu banyak merepotkan namun ini untuk kepentingan masyarakat, karena vital akses poros utama kabupaten” beliau menegaskan.

Danramil Laren Hadiri Rakor Bersama Kepala Daerah dan Instansi di Kecamatan

Lamongan,- Komandan Koramil (Komando Rayon Militer) 0812/16 Laren, Lettu Inf Sugeng menghadiri undangan Rakor (Rapat Koordinasi) Kecamatan Laren.Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kepala Desa dan Kepala UPT/ Korwil Dinas Istansi Se Kecamatan Laren.Dan diselenggarakan di Pendopo Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan, Rabu (15/01/2025).

Pada kegiatan Rapat Koordinasi Kecamatan Laren yang menjadi Peserta yaitu para Aparatur yang bertugas di lapangan di antaranya Babinsa, Bhabinkamtibmas,PPL, Satpol PP dan seluruh Kepala Desa di wilayah Kecamatan Kalitengah.

Camat Laren yang menjadi pimpinan rapat koordinasi, Sam Teguh Wahono, SH, MM mengatakan bahwa Rapat Koordinasi bertujuan untuk menjalin kerja sama yang baik antar semua Stakeholder tingkat Kecamatan.

“Terjalinnya koordinasi yang maksimal antar Instansi Pemerintahan sehingga dapat mewujudkan pembangunan wilayah Kecamatan Laren secara maksimal,” ujarnya.

Sementara itu,Lettu Inf Sugeng yang menghadiri Rapat Koordinasi bersama Kepala Desa dan Kepala UPT/ Korwil Dinas Istansi Se Kecamatan Laren mengatakan bahwa kehadirannya ini dilakukan untuk mewujudkan hubungan yang harmonis antara TNI Polri dan unsur Pemerintahan melalui Rapat Koordinasi Tingkat Kecamatan di wilayah Laren Kabupaten Lamongan.

“Tentara Nasional Indonesia dalam hal ini Kodim 0812/Lamongan selalu bersinergi dengan Tiga Pilar Tujuannya guna menjalin kekompakan dan sinergitas” ujarnya.

Lanjut Lettu Sugeng, bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatakan keharmonisan menunjang tugas pokok dan selalu mendukung dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan wilayah.

“Dengan Rapat Koordinasi Kecamatan ini semoga hubungan dan kerjasama antar Instansi Pemerintahan wilayah Laren akan terjalin lebih baik. Memberikan pelayanan yang maksimal kepada warga masyarakat dan dapat mendukung program program Pemerintah Pusat maupun Daerah terutama mengenai ketahanan pangan Nasional,” pungkas Lettu Sugeng.

Sinergi TNI dan Dinas Peternakan Tingkatkan Kualitas Peternakan Kambing Desa Lembah

Madiun, – Babinsa Desa Lembah Koramil 0803/12 Dolopo, Sertu Edi, turut mendampingi Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap peternakan kambing di Dusun Jengglik, Desa Lembah, Kecamatan Dolopo, Rabu (15/1). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergi antara TNI dan pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan sektor peternakan di wilayah tersebut.

Kegiatan Monev ini bertujuan untuk memastikan bahwa peternakan kambing di Desa Lembah dikelola dengan baik sesuai standar kesehatan hewan dan manajemen peternakan yang benar. Dalam kesempatan tersebut, tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan memberikan arahan teknis terkait cara memelihara kambing yang sehat, pengendalian penyakit, serta peningkatan produktivitas ternak. Sertu Edi, sebagai Babinsa, juga memberikan motivasi kepada para peternak untuk terus semangat mengelola usaha peternakan mereka demi mendukung ketahanan pangan lokal.

Sertu Edi menjelaskan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari tugasnya sebagai Babinsa untuk membantu masyarakat di desa binaannya. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat peternak di Desa Lembah mendapatkan pendampingan yang maksimal agar usaha mereka dapat berkembang secara optimal. Hal ini juga sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah,” ujarnya.

Para peternak di Dusun Jengglik menyambut baik kegiatan pendampingan ini. Mereka merasa terbantu dengan adanya arahan langsung dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan serta dukungan penuh dari Babinsa. Salah satu peternak, Bapak Sutrisno, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan kepada para peternak kecil di desanya. “Kami jadi lebih paham bagaimana cara menjaga kesehatan ternak dan mengelola peternakan dengan lebih baik,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas peternakan kambing di Desa Lembah, sehingga mampu berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat setempat. Sinergi antara Babinsa dan instansi terkait terus dilakukan untuk mendukung terciptanya masyarakat desa yang mandiri dan sejahtera melalui berbagai program pembangunan, termasuk di sektor peternakan.

Komunikasi Sosial Babinsa Tanjung Dukung Peningkatan Kualitas Pengeringan Ikan Warga

PAMEKASAN – Babinsa Desa Tanjung, Serka Sufriyadi, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga Dusun Jumiang, Desa Tanjung, Pamekasan. Kegiatan ini berlangsung di lokasi proses pengeringan ikan laut di Pantai Jumiang dengan tujuan membahas pengembangan usaha pengolahan ikan.

Dalam pertemuan tersebut, Serka Sufriyadi bertukar pikiran dengan warga mengenai berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pengeringan dan pemasaran ikan. Salah satu poin utama yang disampaikan adalah pentingnya menyesuaikan kualitas produk dengan kebutuhan pembeli agar ikan mudah terjual di pasaran. Selain itu, Babinsa juga menekankan pentingnya inovasi dalam pengemasan, yang dinilai mampu meningkatkan daya tarik produk bagi konsumen.

“Kualitas produk harus dijaga, mulai dari proses pengeringan hingga pengemasan. Dengan begitu, pembeli akan merasa puas, dan produk lebih cepat laku di pasaran,” ujar Serka Sufriyadi.

Warga menyambut positif saran-saran yang diberikan oleh Babinsa dan berharap dapat terus meningkatkan hasil usaha mereka. Kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat setempat dalam mendukung kemajuan ekonomi desa.

Pantai Jumiang sendiri dikenal sebagai salah satu pusat pengeringan ikan laut di Pamekasan. Dengan adanya dukungan dari Babinsa, diharapkan usaha warga dapat lebih berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.