Babinsa Koramil 0826-13 Pasean Bantu Petani Tanam Padi untuk Ketahanan Pangan

PAMEKASAN – Babinsa Koramil 0826-13 Pasean, Koptu M. Rahman Efendi, menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan petani dengan turun langsung ke sawah membantu proses penanaman padi. Kegiatan tersebut dilakukan di lahan milik Nani, seorang petani di Dusun Korong Dajah, Desa Sana Tengah, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (18/01/2025).

Upaya ini merupakan bagian dari kontribusi Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Dengan turun langsung membantu petani, Babinsa tidak hanya meringankan pekerjaan warga tetapi juga memotivasi mereka untuk meningkatkan hasil pertanian.

Dalam kesempatan tersebut, Koptu M. Rahman Efendi mengajak para petani di wilayah Pasean, khususnya Desa Sana Tengah, untuk terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian. “Mari kita bersama-sama mewujudkan swasembada pangan agar ketahanan pangan nasional dapat tercapai. Hal ini juga akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani di wilayah kita,” ujarnya.

“Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama perekonomian di daerah,” terangnya.

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat dapat menjadi motivasi sekaligus memberikan solusi bagi petani dalam menghadapi tantangan di bidang pertanian.

“Dengan langkah ini, kita berharap bisa menjadi bagian penting dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan serta meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah tersebut,”pungkasnya.

Babinsa Koramil 0828/08 Sokobanah Galang Gotong Royong Bangun Tanggul Pantai di Sampang

Sampang– Serda Andi Muhsin, Babinsa dari Koramil 0828/08 Sokobanah, melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial (Binter) dengan terjun langsung dalam pembangunan tanggul pantai di Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan wilayah dalam menghadapi abrasi pantai yang mengancam area pesisir setempat.

Kegiatan yang melibatkan masyarakat setempat ini dilaksanakan dengan semangat gotong royong. Dalam pelaksanaan pembuatan tanggul pantai, Serda Andi Muhsin turut memberikan bimbingan dan arahan kepada warga terkait cara yang benar dalam membangun tanggul yang kuat dan tahan lama.

Serda Andi Muhsin menjelaskan, “Sebagai Babinsa, saya memiliki tugas untuk mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk dalam pencegahan bencana alam, salah satunya adalah dengan pembangunan tanggul pantai untuk mengurangi dampak abrasi.”

Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat, yang merasa terbantu dengan adanya tanggul pantai tersebut untuk melindungi lahan pertanian dan pemukiman dari kerusakan akibat erosi pantai.

Pembuatan tanggul pantai ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan wilayah pesisir dan memperkuat kerja sama antara TNI, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan warga sekitar.

Upaya Babinsa Koramil 0804/04 Parang Cegah PMK Melalui Monitoring Ternak Secara Aktif

Magetan,- Babinsa Koramil 0804/04 Parang Serka Sunaryo monitoring ternak dalam rangka Pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) Di Wilayah Binaannya. Kegiatan tersebut dilakukan sehubungan dengan munculnya kembali penyakit mulut dan kuku (PMK), di kec.parang kan.Magetan khususnya ternak yang rentan penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kota Magetan.

Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 0804/04 Parang turun langsung ke wilayah binaan untuk turut serta melaksanakan kegiatan pengecekan/pemeriksaan ternak, Pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Babinsa Koramil 0804/04 Parang menjelaskan dalam kondisi peningkatan serangan penyakit mulut dan kuku (PMK) saat ini, sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Menteri Pertanian khusus di Provinsi Surabaya. masih bebas penyakit mulut dan kuku (PMK), perlu meningkatkan kewaspadaan dini untuk tetap mempertahankan terbebas PMK dengan melakukan check point/pemeriksaan ternak di Wilayah.

Petugas Gabungan Lakukan Sosialisasi Penutupan Pasar Hewan Demi Cegah PMK

Trenggalek – Upaya bersama untuk menekan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Trenggalek terus digencarkan. Sabtu (18/1/2025), petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Komidag, dan Dinas Peternakan menggelar sosialisasi penutupan sementara pasar hewan di wilayah ini. Langkah ini diambil berdasarkan Surat Edaran Bupati Trenggalek Nomor: 500.7.2.4/61/406.031/2025 tanggal 7 Januari 2025 tentang kewaspadaan dini terhadap peningkatan kasus PMK.

Dalam sosialisasi tersebut, petugas gabungan menyampaikan informasi kepada masyarakat bahwa seluruh pasar hewan di Kabupaten Trenggalek telah ditutup sementara mulai Jumat (17/1/2025). Namun, sejumlah warga masih mendatangi pasar bersama hewan ternaknya karena belum sepenuhnya memahami kebijakan tersebut.

Dandim 0806/Trenggalek Letkol Czi Yudo Aji Susanto, S.Sos., M.A., melalui Pasi Intel Lettu Inf Sutopo, menjelaskan bahwa sasaran sosialisasi mencakup pasar hewan yang berada di wilayah Koramil jajaran Kodim 0806/Trenggalek. “Kami berupaya memastikan informasi ini sampai ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk peternak yang mungkin belum mendapatkan pemberitahuan sebelumnya,” ungkapnya.

Penutupan pasar hewan ini merupakan tindak lanjut dari imbauan pemerintah daerah untuk mengantisipasi penyebaran PMK yang dapat berdampak buruk pada populasi ternak dan roda ekonomi masyarakat. Pasi Intel Lettu Inf Sutopo menambahkan, langkah ini didukung dengan vaksinasi massal untuk hewan ternak, yang diharapkan mampu mencegah kematian ternak akibat PMK dan mengembalikan stabilitas perekonomian masyarakat.

“Kami optimis bahwa kebijakan ini, meskipun berat bagi sebagian masyarakat, akan memberikan dampak positif dalam jangka panjang. Selain itu, dengan upaya gabungan yang sinergis, kami berharap penularan PMK dapat diminimalkan secara signifikan,” jelasnya.

Selain sosialisasi, petugas juga memantau langsung pasar hewan dan memberikan edukasi kepada peternak mengenai bahaya PMK dan pentingnya vaksinasi. Dengan koordinasi yang intensif antara TNI, Polri, dan instansi terkait, diharapkan Kabupaten Trenggalek dapat segera bebas dari ancaman PMK sehingga aktivitas ekonomi kembali normal.

Kebijakan ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk melindungi hewan ternak sekaligus memastikan keberlangsungan hidup para peternak di tengah tantangan wabah PMK.

Persit KCK Cabang XXVII Dim 0812 Lamongan Gelar Posbindu untuk Cegah Penyakit Tidak Menular

Lamongan,- Pos pembinaan terpadu yang terus di optimalkan Persit KCK Cabang XXVII Dim 0812 Lamongan dalam pencegahan penyakit tidak menular atau Posbindu PTM selalu di lakukan

Pelaksanaan Posbindu itu, merupakan salah satu cara yang dilakukan guna mengantisipasi adanya serangan penyakit tidak menular.

Hal itu dikatakan oleh Ny. Amy Ketut Wira Purbawan selaku ketua Persit KCK Cabang XXVII Dim 0812 Lamongan disela pelaksanaan Posbindu PTM pada Sabtu (18/01/2025).

“Posbindu itu berisi tentang penelitian yang berkaitan dengan penyakit tidak menular, hingga pendataan,” ucap Ketu Persit Kodim Lamongan ini.

Selain pemeriksaan dan pendataan, Ny. Amy juga menegaskan, jika Posbindu tersebut juga diwarnai dengan adanya sosialisasi yang dilakukan kepada masyarakat.

Tujuan dari sosialisasi itu, kata Ketua Persit Kodim Lamongan ini, untuk memberikan gambaran pada masyarakat betapa pentingnya menjaga kesehatan tubuh.

“Supaya masyarakat bisa terhindar dari adanya penyakit tidak menular,”
“Penyakit tidak menular ini sangat sulit dideteksi. Penyakit itu, bisa berupa hipertensi, stroke, ginjal dan jantung,” ujarnya.

Selain penelitian dan pendataan, Ny. Amy Ketut Wira Purbawan menyampaikan jika pihaknya akan melakukan serangkaian sosialisasi yang berkaitan dengan penyakit tidak menular di Masyarakat melalui Anggota Persit Kodim 0812 Lamongan.

Sosialisasi tersebut pun, menurutnya, akan dilakukan secara rutin melalui Posbindu yang nantinya akan digelar di beberapa titik seperti yang dilakukan saat ini.

“Kegiatan Posbindu ini merupakan wujud kepedulian Persit dalam rangka mendukung kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

Pembukaan Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri Abituren Dikmaba TNI-AD TA. 2024

Situbondo,- Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri bagi Abituren Dikmaba TNI-AD Tahun Anggaran 2024 resmi dibuka hari ini di Lapangan Upacara Dodiklatpur Rindam V/Brawijaya, Situbondo, Jawa Timur. Jumat (17/01/2025).

Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Kabagdik Rindam V/Brawijaya, Letkol Arh Abdul Muhyi dan diikuti oleh 100 orang.

Pada kesempatan tersebut, Letkol Arh Abdul Muhyi menyampaikan amanat Danpussenif yang berkaitan tentang amanat penting terkait tujuan dan harapan dari pendidikan tersebut.

“Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri ini merupakan bagian integral dari pembentukan prajurit TNI-AD yang profesional, handal, dan siap menghadapi berbagai tantangan di medan tugas. Oleh karena itu, setiap peserta didik harus memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas diri dan keterampilan di bidang infanteri,” ujarnya.

Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri ini diikuti oleh ratusan Bintara yang telah menyelesaikan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI-AD. Para peserta didik akan mendapatkan pelatihan intensif yang meliputi pengetahuan dan keterampilan dasar sebagai prajurit infanteri, teknik bertempur, serta kemampuan taktis yang dibutuhkan dalam operasi-operasi militer.

Letkol Arh Abdul Muhyi, juga mengingatkan pendidikan itu tidak hanya mengutamakan aspek fisik dan teknis semata, tetapi juga membentuk karakter prajurit yang disiplin, tangguh, dan setia kepada negara.

“Pendidikan ini bertujuan untuk mencetak prajurit-prajurit TNI yang tidak hanya cakap dalam keterampilan militer, tetapi juga memiliki mental yang kokoh dan etika yang tinggi dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara,” tambahnya.

Babinsa Gresik Tunjukkan Respons Cepat dalam Pertolongan Korban ODGJ yang Terluka

Gresik – Babinsa Koramil 0817/05 Kota Gresik, Serka Herry Ardiyansyah, menunjukkan kepedulian dan respons cepatnya dalam membantu seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) di Jl. Proklamasi No.17, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik, pada pukul 22.30 WIB.

Korban, seorang pria tanpa celana, ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di bagian pelipis mata sebelah kanan serta mengalami luka lecet di bagian kaki. Diduga, korban terjatuh saat melintasi trotoar jalan.

Setelah menerima laporan dari warga, Babinsa Serka Herry A bersama dua personel Koramil 0817/05 Kota Gresik segera mendatangi lokasi kejadian. Mereka bekerja sama dengan petugas Puskesmas Industri untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban.

Tindakan cepat diambil dengan menghubungi petugas piket Ambulans Puskesmas Industri untuk mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik. Setibanya di rumah sakit, korban langsung ditangani oleh tim medis dan diterima oleh perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Gresik untuk penanganan lebih lanjut.

Serka Herry Ardiyansyah menyampaikan, “Kami berupaya memberikan pertolongan secepat mungkin untuk memastikan keselamatan korban. Kami juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar korban mendapatkan penanganan medis yang optimal.”

Kegiatan ini berjalan lancar dan aman, mencerminkan sinergi yang baik antara Koramil 0817/05 Kota Gresik, petugas kesehatan, dan masyarakat dalam membantu sesama. Babinsa berharap, dengan penanganan yang tepat, kondisi korban dapat segera membaik.

Pembersihan Menyeluruh di Asrama: Remaja Rumah Singgah Ciptakan Lingkungan yang Nyaman

Kapuas Hulu,- Dalam upaya meningkatkan kenyamanan dan kebersihan fasilitas, Pos Nanga Bayan Satgas Pamtas bersama remaja rumah singgah putra melaksanakan kegiatan pembersihan menyeluruh di Asrama Rumah Singgah yang berada di Desa Nanga Bayan, Kecamatan Ketungau hulu, Kabupaten Kapuas hulu, Jum’at (17/1/2025).

Fokus pembersihan meliputi ruang tidur, dapur, kamar mandi, dan area umum lainnya. Selain itu, dilakukan pula penyemprotan disinfektan untuk memastikan lingkungan tetap higienis dan bebas dari penyakit.

Kegiatan ini bertujuan menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi para penghuni, terutama bagi mereka yang membutuhkan tempat tinggal sementara. Pihak pengelola berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan kebersihan asrama melalui jadwal rutin dan peningkatan fasilitas pendukung.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak positif, tidak hanya bagi penghuni, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas di wilayah perbatasan,” ujar Kopda Ervani.

Kegiatan dilaksanakan dengan antusias tinggi dan semangat, anak-anak remaja rumah singgah menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan yang akan di tempati, “Pungkas Kopda Ervani”.

Pendampingan Babinsa di Mojowarno Tingkatkan Produktivitas Pertanian Melalui Tanam Padi

Jombang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0814-15/Mojowarno melaksanakan pendampingan tanam padi bersama para petani di Desa Wringinpitu Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang, pada Jumat (17/1/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses tanam padi berjalan lancar sekaligus memberikan motivasi kepada para petani dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Babinsa bersama petani terlihat bahu-membahu menanam bibit padi di lahan sawah seluas 1 hektare.

Sertu Muhaji Sutrisno, salah satu Babinsa dari Koramil 0814-15/Mojowarno, menyatakan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari tugas TNI untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pertanian.

“Ketahanan pangan adalah salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas negara. Dengan mendampingi petani, kami berharap hasil panen mereka dapat meningkat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Sertu Muhaji Sutrisno

Selain membantu proses tanam, Babinsa juga memberikan edukasi tentang penggunaan pupuk dan metode tanam untuk meningkatkan hasil panen. Para petani merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa, yang tidak hanya memberikan tenaga tetapi juga pengetahuan.

Kepala Desa Wringinpitu, Bapak H.Ahmad Yani, mengapresiasi dukungan Koramil 0814-15/Mojowarno dalam program ketahanan pangan di wilayahnya. “Kami sangat bersyukur atas pendampingan yang diberikan oleh Babinsa. Kehadiran mereka sangat memotivasi para petani dan memberikan semangat untuk terus bekerja keras demi hasil yang maksimal,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan serta mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.

Karya Bhakti Koramil 0814/01 Jombang: Wujudkan Lingkungan Bersih Bersama Warga Jombatan

Jombang. Bertempat di kelurahan jombatan kecamatan Jombang kabupaten Jombang tepatnya di barat alun alun kabupaten Jombang berjarak -+ 300 meter sasaran karya Bhakti Koramil 0814/01 yang dipimpin Danramil 0814/01 Lettu Arh Hery Setiyawan sedang melaksanakan kegiatan karya bakti bersama forpimcam kecamatan jombang beserta lapisan masyarakat kelurahan jombatan dengan sasaran aliran sungai yang di fokuskan ke sampah sampah yang menyumbat di bawah jembatan karena sangat mengkhawatirkan apabila turun hujan deras bisa mengakibatkan penyumbatan aliran air sungai sehingga menganggu aliran sungai oleh karena itu yang di harapkan jembatan bersih tidak ada sampah atau ranting pohon yang menyangkut sehingga kalau air mengalir lancar. Jum’at 17/1/2025.

Meski lokasi karya bhakti bertempat di jantung kota Jombang yang terkenal dengan banyaknya kepadatan penduduknya serta banyaknya kendaraan yang melewati jalur kelurahan jombatan ini tidak mengurangi semangat gotong royong dari Forpimcam kecamatan Jombang dan juga masyarakat kelurahan jombatan bersama dengan TNI AD dan anggota polri juga ikut serta untuk bersinergi dengan anggota Koramil 01 kota ini bukti nyata bahwa TNI AD di segani bahkan di cintai oleh rakyat sekitar binaan karena mau berperan aktif dan ikut sumbang saran untuk menyelesaikan permasalahan di wilayah

Kegiatan karya Bhakti pembersihan sungai ini adalah wujud kepedulian Anggota Koramil 0814/01 Jombang bersama sama lapisan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih apalagi di wilayah kelurahan jombatan ini banyak sekali sekolah sekolah yang di pergunakan untuk sarana belajar mengajar oleh karena itu tepat sekali bila kegiatan ini juga untuk mencegah supaya bibit bibit nyamuk tidak berkembang di aliran sungai ini sehingga seluruh masyarakat yang tinggal atau beraktifitas khususnya di wilayah jombatan ini terhindar dari berbagai penyakit tentunya.