Komsos Babinsa Dengan Pelaku Usaha Mesin Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Menganti

Gresik,- Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 0817/04 Menganti Serda Sumarno melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan salah satu warga binaan yang memiliki usaha pembuatan mesin teknik industri seperti pembuatan mesin pertanian, pengolahan limbah dan lainnya bertempat di Desa Drancang, Kecamatan Menganti. Minggu (19/1/2024).

Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan dukungan kepada pelaku usaha lokal yang berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Dalam kunjungan tersebut, Babinsa Serda Sumarno berdialog dengan pemilik usaha mengenai proses produksi, tantangan yang dihadapi, serta peluang pengembangan usaha ke depannya.

“Kami sebagai Babinsa terus berupaya mendampingi masyarakat di segala bidang, termasuk dalam mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti ini. Harapannya, usaha ini dapat berkembang dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat maupun warga sekitar,” ujar Babinsa Serda Sumarno.

Pemilik usaha, Bapak Rofiq menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Babinsa. Menurutnya, dukungan dari TNI, khususnya Babinsa, memberikan semangat untuk terus mengembangkan usaha dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi wilayah.

Selain itu, Babinsa juga mengapresiasi inovasi dan kreativitas yang dilakukan oleh pemilik usaha dalam menciptakan mesin-mesin teknik yang bermanfaat bagi sektor industri kecil maupun pertanian di wilayah.

Selanjutnya, Serda Sumarno juga mengatakan akan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak guna mendukung usaha serupa di wilayah binaannya.

Kegiatan Komsos ini merupakan bagian dari tugas pokok Babinsa dalam pembinaan wilayah, mempererat hubungan TNI dengan masyarakat, serta membantu menciptakan ketahanan wilayah yang kokoh.

Patroli Gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Jaga Keamanan di Surabaya Utara

Surabaya, – Dalam upaya menciptakan rasa aman dan menjaga kondusifitas di wilayah Surabaya Utara, anggota Koramil 0830/02 Semampir, Sertu Pindah Mardiono dan Sertu Eby S, bersama Polres Tanjung Perak dan Satpol PP, melaksanakan patroli gabungan di wilayah hukum Polres Tanjung Perak.

Kegiatan patroli ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga di berbagai titik strategis, termasuk jalan raya dan area pemukiman yang dianggap rawan. Patroli ini dilakukan secara rutin dengan pendekatan humanis guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada malam hari.

Sertu Pindah Mardiono menyampaikan bahwa sinergi antara TNI, Polri, dan Satpol PP merupakan langkah penting untuk menciptakan stabilitas keamanan di wilayah tersebut. “Kami selalu berusaha hadir di tengah masyarakat dengan cara yang humanis dan proaktif. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya merasa aman, tetapi juga nyaman dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh Sertu Eby, yang menegaskan bahwa kegiatan patroli gabungan ini merupakan salah satu cara efektif dalam mencegah potensi gangguan keamanan. “Dengan sinergi yang kuat antara tiga pilar TNI, Polri, dan Satpol PP kami dapat lebih cepat merespons ancaman yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Selain meningkatkan keamanan, patroli gabungan ini juga diharapkan mampu memperkuat kerja sama lintas instansi dan mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat. Hal ini sangat penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua kalangan di wilayah Surabaya.

Dalam patroli tersebut, para petugas juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta untuk segera melaporkan hal-hal yang mencurigakan agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasakan dampak positif kehadiran aparat keamanan di lingkungan mereka. “Dengan adanya patroli ini, kami merasa lebih tenang, terutama di malam hari. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin,” ujar salah satu warga.

Dengan adanya kegiatan patroli ini, diharapkan Surabaya tetap menjadi wilayah yang aman, tertib, dan nyaman, serta menjadi contoh kerja sama yang baik antara TNI, Polri, Satpol PP, dan masyarakat dalam menciptakan keamanan bersama.

Sosialisasi Penutupan Pasar Hewan Dilakukan Untuk Tekan Penyebaran PMK di Lamongan

Lamongan,- Upaya TNI Polri beserta Pemerintah Daerah melalui Dinas Peternakan bersinergi untuk menekan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Lamongan akhir akhir ini terus digencarkan. Minggu (19/1/2025),

Seperti halnya yang terlihat di Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan, dimana Babinsa Koramil 0812/12 Modo Serka Bowo beserta Bhabinkamtibmas Polsek Modo dan Dinas Peternakan menggelar sosialisasi penutupan sementara pasar hewan di Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan.

Langkah ini diambil berdasarkan Surat Edaran Bupati Lamongan tentang kewaspadaan dini terhadap peningkatan kasus PMK.

Dalam sosialisasi tersebut, Petugas Gabungan menyampaikan informasi kepada masyarakat bahwa seluruh pasar hewan di Kabupaten Lamongan telah ditutup sementara, Namun sejumlah warga masih mendatangi pasar bersama hewan ternaknya karena belum sepenuhnya memahami kebijakan tersebut.

Dalam hal ini Danramil 0812/12 Modo Kapten Inf M. Jari menjelaskan bahwa sasaran sosialisasi mencakup pasar hewan yang berada di wilayah Koramil jajaran Kodim 0812/Lamongan.

“Kami berupaya memastikan informasi ini sampai ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk peternak yang mungkin belum mendapatkan pemberitahuan sebelumnya,” ungkapnya.

Penutupan pasar hewan ini merupakan tindak lanjut dari imbauan pemerintah daerah untuk mengantisipasi penyebaran PMK yang dapat berdampak buruk pada populasi ternak dan roda ekonomi masyarakat.

Tak hanya itu, Danramil menambahkan, langkah ini didukung dengan vaksinasi massal untuk hewan ternak, yang diharapkan mampu mencegah kematian ternak akibat PMK dan mengembalikan stabilitas perekonomian masyarakat.

“Kami optimis bahwa kebijakan ini, meskipun berat bagi sebagian masyarakat, akan memberikan dampak positif dalam jangka panjang. Selain itu, dengan upaya gabungan dan sinergi yang kompak, kami berharap penularan PMK dapat diminimalkan secara signifikan,” jelasnya.

Selain sosialisasi, Petugas juga memantau langsung pasar hewan dan memberikan edukasi kepada peternak mengenai bahaya PMK dan pentingnya vaksinasi. Dengan koordinasi yang intensif antara TNI, Polri, dan instansi terkait, diharapkan Kabupaten Lamongan dapat segera bebas dari ancaman PMK sehingga aktivitas ekonomi kembali normal.

“Kebijakan ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk melindungi hewan ternak sekaligus memastikan keberlangsungan hidup para peternak di tengah tantangan wabah PMK” Pungkasnya.

Babinsa Desa Banyukambang Dampingi Petani dalam Kegiatan Panen Padi Bersama

Madiun – Babinsa Desa Banyukambang, Koramil Tipe B 0803/16 Wonoasri, Koptu Muhammad Iksan Sugiharto, melaksanakan pendampingan kepada para petani dalam kegiatan panen padi di Desa Banyukambang, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Minggu (19/1). Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah binaannya sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Kegiatan panen padi yang berlangsung pada pagi hari ini dilaksanakan di area persawahan milik kelompok tani setempat. Koptu Muhammad Iksan Sugiharto turut membantu para petani memanen padi dengan alat tradisional maupun modern. Kehadirannya di tengah para petani tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga menunjukkan komitmen TNI dalam mendampingi masyarakat untuk meningkatkan hasil pertanian.

“Kami hadir untuk memberikan motivasi dan membantu petani dalam proses panen padi. Selain itu, kami juga ingin memastikan bahwa kegiatan pertanian di Desa Banyukambang berjalan lancar, karena sektor pertanian ini sangat penting bagi perekonomian masyarakat setempat,” ujar Koptu Muhammad Iksan Sugiharto di sela-sela kegiatan. Ia juga menambahkan bahwa dukungan TNI kepada petani merupakan wujud nyata dari program ketahanan pangan nasional.

Para petani Desa Banyukambang mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa dalam kegiatan panen ini. Salah satu petani, Bapak Suyono, mengatakan bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan motivasi kepada para petani. “Kami merasa sangat diperhatikan. Babinsa tidak hanya membantu panen, tetapi juga sering memberikan arahan agar hasil panen kami lebih maksimal,” ujar Bapak Suyono.

Kegiatan pendampingan panen padi ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Koptu Muhammad Iksan Sugiharto berharap hasil panen tahun ini dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat setempat serta memberikan dampak positif bagi perekonomian desa. Ia juga mengajak warga untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam setiap kegiatan pertanian demi terciptanya kesejahteraan bersama.

Koramil 0803/03 Balerejo Bersama Warga Gelar Karya Bhakti Bersihkan Lingkungan

Madiun – Anggota Koramil Tipe B 0803/03 Balerejo, Serka Agung, bersama masyarakat setempat melaksanakan kegiatan karya bhakti berupa pembersihan di sepanjang pinggir jalan raya dan saluran irigasi di wilayah Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Minggu (19/1). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendukung kelancaran fungsi saluran irigasi yang sangat vital untuk kebutuhan pertanian warga.

Karya bhakti yang berlangsung pada akhir pekan ini melibatkan puluhan warga dari berbagai desa di Kecamatan Balerejo. Dengan semangat gotong royong, para peserta membersihkan sampah, rumput liar, serta endapan lumpur di saluran irigasi. Serka Agung, selaku koordinator kegiatan, menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sekaligus memastikan saluran irigasi berfungsi optimal untuk mendukung kebutuhan air bagi lahan pertanian.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat. Kami ingin lingkungan sekitar menjadi lebih bersih, jalan raya terlihat rapi, dan saluran irigasi tidak tersumbat sehingga air dapat mengalir dengan lancar ke sawah-sawah milik warga,” ujar Serka Agung. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Para warga yang terlibat pun menyambut positif kegiatan ini. Salah satu warga, Pak Sutrisno, menyatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya petani. “Kalau saluran irigasi lancar, air bisa mengalir dengan baik ke sawah. Selain itu, lingkungan yang bersih juga membuat kita lebih nyaman,” ujarnya.

Kegiatan karya bhakti ini diakhiri dengan sesi makan bersama sebagai bentuk kebersamaan antara anggota Koramil dan warga. Serka Agung berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin, tidak hanya untuk kebersihan, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah Kecamatan Balerejo.

Koramil 0812/12 Modo Dukung Petani Tanam Jagung untuk Ketahanan Pangan Nasional

Lamongan,- Di tengah semangat kolaborasi antara TNI jajaran Kodim 0812/Lamongan dan masyarakat dalam memajukan sektor pertanian untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, Koramil 0812/12 Modo terus berperan aktif dalam kegiatan di wilayah binaan terkait penanaman bibit jagung yang di laksanakan di Dusun Mojo Desa Mojorejo, Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan, Minggu (19/01/2025).

Kegiatan pendampingan terhadap Petani ini,Koramil 0812/12 Modo bersinergi bersama Kelompok Tani Desa Mojorejo sebagai bagian dari upaya mereka untuk meningkatkan produksi pertanian lokal khususnya komoditi jagung.

Danramil 0812/12 Modo Kapten Inf Moh. Jari yang terjun langsung ke lokasi tanam jagung mengatakan bahwa Koramil 0812/12 Modo dengan senang hati berkolaborasi dalam meningkatkan ketahanan pangan Nasional serta dalam kegiatan ini untuk memberikan dukungan kepada masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian.

“Semoga kegiatan ini dapat membawa dampak positif bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan Petani di Desa Mojorejo” ujarnya.

Kegiatan penanaman bibit jagung jenis Sumo dan Pertiwi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam meningkatkan produksi pertanian serta menguatkan kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Kolaborasi Babinsa dan Petani Kauman Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Blitar

Blitar – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Kauman Koramil 0808/01 Sukorejo Kodim 0808/Blitar, Sertu Mariyanto bersama para petani, melaksanakan kegiatan penanaman padi di area persawahan Poktan Aman Makmur Dusun Dawuhan RT. 04 RW. 09 Kel. Kauman Kota Blitar. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan produktivitas lahan pertanian tetap optimal dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi, Minggu (19/1/2025).

Babinsa Kelurahan Kauman Sertu Mariyanto, terlihat aktif mendampingi para petani mulai dari proses pengolahan lahan hingga penanaman padi. Sertu Mariyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk membantu masyarakat meningkatkan produksi pangan di wilayahnya.

“Kami mendukung penuh para petani agar hasil panen mereka maksimal. Ketahanan pangan adalah kunci stabilitas bangsa dan kami siap menjadi mitra para petani dalam setiap prosesnya,” ujar Sertu Mariyanto.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari petani setempat. Bapak Imam Sopingi salah seorang petani di Kelurahan Kauman, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dan pendampingan Babinsa.

“Pendampingan dari Babinsa sangat membantu, terutama bagi kami yang kadang membutuhkan tenaga tambahan saat musim tanam. Kehadiran mereka memberikan semangat baru bagi kami,” ujar Pak Iman.

Ditemui terpisah Danramil 0808/01 Sukorejo Kapten Inf. Moh. Achyiak menyampaikan “Selain membantu secara langsung di lapangan, Babinsa juga memberikan edukasi tentang teknik penanaman yang lebih efisien serta penggunaan pupuk yang tepat. Harapannya, hal ini dapat meningkatkan produktivitas panen dan kesejahteraan para petani.

Melalui sinergi antara Babinsa dan masyarakat petani, Kelurahan Kauman berharap dapat menjadi salah satu wilayah yang berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Kegiatan seperti ini diharapkan terus berlanjut demi terciptanya kemandirian pangan yang berkelanjutan.” pungkas Danramil.

Acara Tanggulangin Fair 2025 Promosikan Cinta Produk Lokal dan Dukung Ekonomi Daerah

Sidoarjo,– Pasar Wisata Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, menjadi pusat perhatian dengan digelarnya acara pembukaan Tanggulangin Fair 2025, Sabtu (18/1). Acara ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dan masyarakat dalam mendukung kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menguatkan kecintaan terhadap produk lokal.

Hadir dalam acara ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Dr. Fenny Apridawati, S.KM., M.Kes., memberikan sambutan yang hangat dan penuh apresiasi. Ia menekankan pentingnya peran UMKM dalam menopang ekonomi daerah dan berharap kegiatan ini berlangsung lancar serta tertib.

Momen penting acara ini ditandai dengan simbolis penekanan tombol oleh Plt Ketua Dekranasda Kabupaten Sidoarjo, dr. Sriatun Subandi, didampingi perwakilan dari Kodim, Polsek Tanggulangin, dan sejumlah tamu undangan. Foto bersama seluruh undangan menambah kekhidmatan suasana pembukaan Tanggulangin Fair 2025.

Promosi dan Edukasi untuk Produk Lokal
Tanggulangin Fair 2025 bertujuan memperkenalkan produk unggulan lokal dari pelaku UMKM di Kecamatan Tanggulangin. Selain itu, acara ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk dalam negeri, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dalam sambutannya, dr. Sriatun Subandi menyampaikan harapan besar agar acara ini memberikan dampak positif, tidak hanya bagi pelaku UMKM tetapi juga bagi perekonomian masyarakat secara keseluruhan. “Semoga kegiatan ini semakin mempererat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, sehingga mampu mendorong kemajuan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Danramil 0816/06 Tanggulangin, Kapten Arh Sudarsono, juga menyatakan dukungannya terhadap acara ini. Ia berharap Tanggulangin Fair dapat menjadi agenda tahunan yang semakin berkembang dan memberikan manfaat luas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan berbagai produk unggulan yang dipamerkan, Tanggulangin Fair 2025 diharapkan mampu menarik perhatian pengunjung, meningkatkan daya beli masyarakat, dan membangun kecintaan terhadap produk lokal. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat memberikan dampak yang signifikan bagi kemajuan ekonomi daerah.

Karya Bakti Forkopimka Waru Dukung Kebersihan Sungai Cantel di Desa Tambaksawah

Sidoarjo,– Forkopimka Kecamatan Waru bersama perangkat desa dan masyarakat setempat melaksanakan kegiatan karya bakti membersihkan enceng gondok di aliran Sungai Cantel, Desa Tambaksawah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperlancar aliran sungai, menjaga kebersihan lingkungan, serta mencegah potensi banjir yang dapat merugikan masyarakat.

Pagi itu, kegiatan diawali dengan apel pengecekan di RT 05 RW 06, Perumahan Griya Mapan Sentosa FB IV, Desa Tambaksawah, dipimpin langsung oleh Camat Waru, H. Nawari, SH.MM. Dalam arahannya, Camat Waru menyampaikan pentingnya kolaborasi antara Forkopimka, perangkat desa, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah nyata menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.

Setelah apel, seluruh peserta yang terdiri dari anggota Koramil 0816/16 Waru, Polsek Waru, perangkat desa, dan masyarakat sekitar bahu-membahu membersihkan enceng gondok yang menyumbat aliran sungai. Dengan semangat gotong royong, aliran Sungai Cantel sepanjang Desa Tambaksawah kini terlihat lebih bersih dan rapi.

Danramil 0816/16 Waru, yang turut hadir bersama anggotanya, mengungkapkan bahwa karya bakti ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan. “Kegiatan seperti ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan rasa tanggung jawab antarwarga. Semoga ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk menjaga kelestarian lingkungan demi kesejahteraan bersama,” ujar Kapten Cba Syaifuddin.

Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini menjadi cerminan nyata dari semangat gotong royong yang terus dijaga di Kecamatan Waru. Keberhasilan pembersihan Sungai Cantel diharapkan dapat mendukung ekosistem sungai dan memberikan manfaat langsung bagi kehidupan warga sekitar.

Dengan lingkungan yang lebih bersih, masyarakat Desa Tambaksawah optimis dapat meminimalisir risiko banjir serta mendukung keberlanjutan hidup di sekitar aliran sungai. Forkopimka Kecamatan Waru pun berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan serupa di masa mendatang sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan

Musyawarah Desa di Gagangkepuhsari Bentuk Panitia Kegiatan Tradisi Sedekah Bumi

Sidoarjo, Babinsa Koramil 0816/10 Balongbendo, Peltu Hadi Susilo, turut menghadiri kegiatan Musyawarah Desa Pembentukan Panitia Sedekah Bumi yang diselenggarakan di Balai Desa Gagangkepuhsari, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Acara ini dihadiri sekitar 60 peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi lokal.

Musyawarah ini merupakan langkah awal dalam menyusun panitia pelaksana tradisi Sedekah Bumi, sebuah kegiatan budaya yang menjadi simbol kebersamaan warga dalam menjaga harmoni dengan alam. Hadir dalam acara ini antara lain PJ Kepala Desa Gagangkepuhsari, Bapak Arie Yusuf, S.STP, Ketua BPD Abdul Qadir beserta anggota, Babinsa Peltu Hadi Susilo, Bhabinkamtibmas Bripka Ruschi, Sekretaris Desa, anggota LPMD, serta tokoh masyarakat lainnya.

Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi dan sambutan dari beberapa tokoh. Dalam arahannya, PJ Kepala Desa Arie Yusuf menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk menyukseskan tradisi ini. Ketua BPD Abdul Qadir menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sedekah Bumi sebagai upaya melestarikan budaya lokal.

Babinsa Peltu Hadi Susilo juga memberikan pesan yang humanis, mengapresiasi semangat warga dalam menjaga tradisi dan mempererat gotong royong. “Musyawarah ini adalah wujud nyata partisipasi masyarakat dalam menjaga budaya serta menciptakan harmoni di desa,” ungkapnya.

Musyawarah inti berlangsung kondusif, dengan fokus utama pada pembentukan panitia pelaksana. Dalam diskusi, seluruh peserta menyampaikan pandangan mereka hingga tercapai kesepakatan struktur panitia yang akan mengorganisasi acara Sedekah Bumi.

Proses ini menjadi simbol kebersamaan masyarakat Desa Gagangkepuhsari dalam merencanakan kegiatan budaya yang sarat makna. Acara ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan agar tradisi ini berlangsung lancar dan penuh berkah.

Kehadiran Babinsa dalam musyawarah ini menunjukkan sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai tradisi sekaligus memperkuat hubungan sosial. Kegiatan ini juga mencerminkan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas elemen di Desa Gagangkepuhsari.

Dengan semangat kebersamaan ini, tradisi Sedekah Bumi diharapkan dapat terus menjadi warisan budaya yang mempererat solidaritas warga, menciptakan harmoni, dan memupuk rasa syukur atas limpahan berkah alam.