Upacara Pengibaran Bendera di SLB Negeri Gedangan Dipimpin Babinsa Gedangan

Sidoarjo, 20 Januari 2025 – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini, Babinsa Desa Wedi Koramil 0816/17 Gedangan, Peltu I Ketut Tamba, bertugas sebagai Pembina Upacara dalam kegiatan pengibaran Bendera Merah Putih di SLB Negeri Gedangan, Desa Wedi, Kecamatan Gedangan. Kegiatan ini berlangsung khidmat pada Senin (20/1) mulai pukul 07.00 WIB dan diikuti sekitar 200 peserta, termasuk siswa-siswi, guru, dan staf sekolah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah SLB Negeri Gedangan, Bapak Miseri, bersama jajaran guru dan staf sekolah. Upacara ini memberikan pengalaman bermakna bagi siswa-siswi SLB Negeri Gedangan, yang dengan penuh semangat mengikuti seluruh rangkaian acara.

Rangkaian upacara dimulai dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan, diikuti kedatangan Pembina Upacara, Peltu I Ketut Tamba. Momen utama pengibaran Bendera Merah Putih dilakukan dengan penuh kehormatan, diiringi nyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menggema dengan semangat. Selanjutnya, teks Pancasila dibacakan oleh Pembina Upacara dan disambut dengan lantang oleh seluruh peserta.

Dalam amanatnya, Peltu I Ketut Tamba menyampaikan pesan tentang pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga momen untuk menguatkan semangat kebangsaan, terutama bagi generasi muda yang menjadi penerus bangsa,” tegasnya.

Setelah seluruh rangkaian upacara selesai, kegiatan ditutup dengan doa dan sesi foto bersama, menciptakan suasana penuh keakraban. Kepala Sekolah SLB Negeri Gedangan, Bapak Miseri, menyampaikan apresiasinya kepada TNI, khususnya Babinsa Koramil 0816/17 Gedangan, atas dedikasinya dalam mendampingi siswa-siswi dan memberikan inspirasi kepada mereka.

Upacara ini berjalan tertib, aman, dan lancar, sekaligus menjadi momen bermakna dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada seluruh peserta, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, yang turut merasakan kebanggaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

TNI dan Warga Gotong Royong Wujudkan Desa Bersih dan Sehat di Trenggalek

Trenggalek – Untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, TNI dari Koramil 0806-01/Trenggalek melalui Babinsa Sumberdadi, Kopda Beni, bersama warga Dusun Krajan, Desa Sumberdadi, Kecamatan Trenggalek, menggelar kerja bakti pembersihan jalan umum, Senin (20/1/2025).

Kegiatan ini menunjukkan kolaborasi yang kuat, dihadiri oleh Kepala Dusun Krajan, Mulyono, Kasi Trantib Kecamatan Trenggalek, Sigit. petugas Perhutani, Fajar, serta puluhan warga setempat. Semua bergandengan tangan untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik.

Kopda Beni menegaskan pentingnya kegiatan seperti ini dalam menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih tetapi juga memupuk semangat gotong royong. “Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa bersama, kita dapat menciptakan perubahan. Kebersihan lingkungan tidak hanya membuat hidup lebih sehat, tetapi juga mempererat hubungan sosial masyarakat,” tegasnya.

Selama kerja bakti, para peserta secara antusias membersihkan jalan umum, memangkas rumput liar, dan mengumpulkan sampah di sepanjang jalur utama Dusun Krajan. Jalan ini merupakan akses vital bagi warga, sehingga keberadaannya yang bersih dan terawat menjadi prioritas bersama.

Kasi Trantib Kecamatan Trenggalek, Sigit, mengapresiasi inisiatif ini dan mengajak desa lain untuk meneladani semangat yang ditunjukkan warga Krajan. “Kerja bakti ini adalah langkah kecil dengan dampak besar. Jika dilakukan secara rutin, kita bisa memastikan generasi mendatang tumbuh di lingkungan yang lebih baik,” ungkapnya.

Petugas Perhutani, Fajar, menambahkan bahwa kebersihan lingkungan tidak hanya penting untuk estetika, tetapi juga untuk kelestarian alam, terutama di desa yang berdekatan dengan kawasan hutan seperti Sumberdadi.

Sementara itu, Mulyono, Kepala Dusun Krajan, mengungkapkan rasa bangga dan harapannya agar kegiatan ini menjadi awal dari program-program positif lainnya. “Kami berterima kasih kepada TNI dan semua pihak yang terlibat. Gotong royong seperti ini adalah kekuatan masyarakat untuk menciptakan perubahan nyata,” ujarnya penuh semangat.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini ditutup dengan santap bersama sebagai simbol kebersamaan. Semangat kebersihan dan gotong royong ini diharapkan terus menginspirasi warga untuk menjaga lingkungan dan mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.

Gotong Royong Warga dan Sertu Bangkit Rehab Mushola Al Ikhlas di Tulungagung

Tulungagung – Babinsa Desa Nglurup Sertu Bangkit bersama warga melaksanakan kegiatan kerja bakti rehab Mushola Al Ikhlas di Desa Nglurup Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, Senin (20/01/2025).

Pagi ini, Sertu Bangkit terlihat aktif di lokasi kegiatan bersama warga desa. Mereka bergotong royong membongkar mushola yang akan direhab, dimulai dengan menurunkan atap bangunan dan membongkar dinding yang sudah tidak layak. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kebersamaan dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Bangkit menyampaikan pentingnya gotong royong sebagai budaya yang harus terus dijaga oleh masyarakat. “Kegiatan seperti ini bukan hanya untuk memperbaiki fasilitas tempat ibadah, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan dan persatuan di antara warga. Dengan bergotong royong, pekerjaan yang berat menjadi terasa lebih ringan,” ujarnya.

Sertu Bangkit juga menambahkan bahwa rehab Mushola Al Ikhlas ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi warga Desa Nglurup dalam menjalankan ibadah. “Mushola ini memiliki peran penting sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan keagamaan masyarakat. Dengan diperbaikinya mushola ini, kami berharap warga bisa lebih nyaman beribadah dan semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tambahnya.

Kegiatan kerja bakti ini menjadi contoh nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa. Mushola Al Ikhlas yang lebih baik nantinya diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol kebersamaan dan kekompakan warga Desa Nglurup.

Tim Penyuluh Pertanian dan Babinsa Laksanakan Gerdal Hama Padi di Desa Wotan

BOJONEGORO, – Areal persawahan Desa Wotan Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, tidak lama lagi mendekati masa panen. Namun, para petani setempat mengalami keresahan akibat serangan hama yang berpotensi merusak hasil panen. Hama tersebut menyerang batang dari tanaman padi.

Dengan merebaknya serangan hama penggerek batang padi menyerang tanaman padi tersebut, bersama Tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), jajaran Babinsa Koramil 09/Sumberrejo Kodim 0813 Bojonegoro turun langsung kesawah membantu Kelompok Tani (Poktan) ‘Karya Sakti’ Desa Wotan mengadakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama padi, Senin (20/1/2024).

Selaku Babinsa Desa Wotan, Serka Suwito, menyampaikan bahwa pendampingan jajaran Babinsa Koramil 0813-09/Sumberrejo kepada petani Desa Wotan dilaksanakan dalam rangka mendukung dan mensukseskan program yang dicanangkan oleh pemerintah dibidang ketahanan pangan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan ke pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan, dan untuk meningkatkan produktifitas hasil panen padi sesuai harapan khususnya diwilayah Kecamatan Sumberrejo,” ucapnya.

Perawatan (Budidaya) padi, Serka Suwito menambahkan, harus dilakukan secara intensif agar tidak berdampak pada serangan hama dan penyakit, terutama penggerek batang yang dapat menyebabkan penurunan produksi padi.

“Adanya serangan penggerek batang dapat dipicu oleh tanam tidak serempak, penggunaan varietas yang sama secara terus-menerus serta penggunaan pestisida yang melebihi dosis aturan pakai,” ujarnya.

Koordinator Penyuluh (Korluh) Pertanian Kecamatan Sumberrejo, Netti Setianingsih, S.P., mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan Gerdal penggerek batang pada tanaman padi bersama Poktan ‘Karya Sakti’ Desa Wotan adalah mencegah penyebarluasan hama penggerek batang yang menyerang tanaman padi, agar tetap memperoleh hasil optimal yaitu dengan cara aplikasi secara serentak dan melibatkan banyak orang (petani).

Selain itu, kegiatan Gerdal penggerek batang ini dapat meningkatkan pengetahuan petani mengenai penggunaan pestisida berdasarkan prinsip tepat sasaran, tepat jenis, tepat waktu, tepat dosis, dan tepat cara aplikasi.

“Diharapkan juga para petani dapat melakukan pengamatan secara rutin pasca gerdal, pengendalian lanjutan secara swadaya dan melakukan sanitasi,” pungkasnya.

Dukungan Babinsa Serda Fandi kepada Petani Melalui Penanaman Padi Bersama Warga

PAMEKASAN – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Tambung, Serda Mohammad Fandi, aktif terjun ke lapangan untuk mendampingi para petani. Salah satu kegiatan nyata yang dilakukannya adalah turut serta menanam padi bersama warga di lahan milik H. Sujanda (63) yang berada di Dusun Biris Dajah, Desa Tambung, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Senin (20/01/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Serda Mohammad Fandi mengungkapkan harapannya agar kehadirannya dapat memberikan semangat dan motivasi kepada para petani. “Kami berharap petani semakin bersemangat dan termotivasi untuk terus berperan aktif dalam bidang pertanian. Hal ini penting untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa ini merupakan salah satu wujud sinergi TNI dengan masyarakat, khususnya petani, dalam menjaga stabilitas pangan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi. Dengan terlibat langsung di lapangan, Serda Mohammad Fandi juga memberikan pendampingan teknis serta dukungan moral kepada petani setempat.

H. Sujanda, pemilik lahan, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan. “Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain memberikan semangat, ia juga membantu kami dalam proses penanaman,” katanya.

Danramil 0826-06 Pademawu Kapten Arh Joko Murtilam mengungkapkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan, di mana para Babinsa di berbagai wilayah diinstruksikan untuk terlibat aktif dalam kegiatan pertanian di desa binaan mereka. “Dengan harapan, kolaborasi ini dapat membawa dampak positif terhadap peningkatan hasil panen dan kesejahteraan petani,”terangnya.

“Dengan adanya kerja sama seperti ini, diharapkan sektor pertanian di Pamekasan, khususnya di Kecamatan Pademawu, semakin maju dan mampu berkontribusi lebih besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional,”pungkasnya.

Musrenbang Dapil II: Danramil Barat Siap Dukung Pembangunan di Tiga Kecamatan

Magetan – Danramil Tipe B 0804/08 Barat Kapten Inf Denni Erwanto menghadiri Musrenbang tingkat Kecamatan Dapil II, dihadiri oleh unsur Forkopimca, Kepala Bapeda Kab Magetan Elmi Kurnianto, S.MT, Camat Barat Ir.Muh Salim, Plt Camat Kartoharjo Setya Widayaka,SH, Camat Karangrejo Scondany Budi Wirawan S.Sos, MM, Danramil Tipe B 0804/07 Karangrejo Kapten Inf Kiswanto, SE, Kakel,Kades wilayah Dapil II, Danpos Ramil Kartoharjo 08 Peltu Nanang BS, Danpos Ramil 07 Karangrejo Peltu Punin, Ketua TPK Kartoharjo, Barat, Karangrejo, BPD, Tomas, Toga, Toda, acara tersebut di gelar di Pendopo Kecamatan Kartoharjo, Senin(20/1/25)

Dalam kesempatan tersebut disampaikan rencana pembangunan untuk wilayah Kec.Barat, Kartoharjo dan Karangrejo, dalam sambutannya Kepala Bapeda Elmi Kurnianto, S.MT menyampaikan bahwa RKPD TA 2026 direncanakan pembangunan diberbagai sektor, terutama di sektor infrastruktur jalan, Sektor Kesehatan,sektor pertanian dan sektor lainnya untuk memajukan kesejahteraan masyarakat di tiga kecamatan.

Di momen itu Danramil Kapten Inf Denni Erwanto menyampaikan, bahwa Koramil Barat dan Karangrejo khusus di Dapil II yang mengkaper sektor kewilayahan kecamatan tersebut akan siap mengawal dan membantu pelaksanaan pembangunan di wilayah kecamatan, serta mohon dukungan dari Masyarakat tanpa adanya dukungan pelaksanaan pembangunan tidak akan berjalan dengan baik.

Musrenbang merupakan salah satu tahap dalam proses perencanaan pembangunan yang bertujuan untuk mengakomodir usulan kegiatan dari bawah ke atas dalam istilah ini bottom up, Ia mengharapkan Musrenbang dapat menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat sehingga dalam pelaksanaan tepat guna dan tepat sasaran, Pungkas Danramil Kapten Inf Denni Erwanto.

Yonarhanud 8/MBC Menjuarai Berbagai Kategori di Kejuaraan Karate Kanjuruhan

Malang,- Tim Karate Yonarhanud 8/MBC kembali menunjukkan keunggulannya dengan meraih prestasi gemilang di Kejuaraan Kanjuruhan Open yang digelar di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Kejuaraan itu diikuti oleh ratusan peserta dari TNI, Polri dan atlet Karate dari berbagai daerah.

Dalam ajang bergengsi tersebut, tim Yonarhanud 8/MBC berhasil menjuarai berbagai kategori diantaranya juara 1 kata beregu TNI – Polri putra, juara 1 kumite beregu TNI – Polri putra, juara 1 kumite perorangan kelas 60 KG TNI – Polri putra, juara 2 dan 3 kumite perorangan kelas 67 KG TNI – Polri putra serta juara 2 kumite perorangan kelas 75 KG TNI – Polri putra.

Prestasi itu menempatkan tim Yonarhanud 8/MBC di peringkat teratas klasemen akhir kejuaraan.

Danyonarhanud 8/MBC, Letkol Arh Iwan Hermaya, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian para atlet karate.

“Ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh tim, baik atlet, pelatih, maupun pendukung lainnya. Kami berharap prestasi ini dapat terus memotivasi para atlet untuk berkembang lebih baik lagi,” ujarnya.

Senada, pelatih Karate Yonarhanud 8/MBC, Sertu Tri Kristanto, menyebut jika kemenangan itu, dipersembahkan untuk seluruh keluarga besar Yonarhanud 8/MBC.

“Kami akan terus berlatih keras untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” tandasnya.

Kejuaraan Kanjuruhan Open yang berlangsung selama tiga hari itu menjadi ajang pembuktian bagi banyak atlet muda Indonesia, khususnya Yonarhanud 8/MBC.

“Dengan keberhasilan tim Yonarhanud 8/MBC, diharapkan prestasi ini dapat memacu semangat generasi muda untuk lebih mencintai dan menekuni olahraga karate,” pintanya.

Babinsa Koramil 0828/12 Robatal Memberikan Dukungan untuk Ketahanan Pangan Petani

Sampang– Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayah, Koptu Indra, Babinsa dari Koramil 0828/12 Robatal, melaksanakan kegiatan pendampingan kepada petani di Desa Lepelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu Bapak Rohman, seorang petani lokal, dalam proses pengairan sawah dengan menggunakan mesin pompa air (Alkon).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam mendukung tercapainya ketahanan pangan di tingkat desa melalui pendampingan kepada petani. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan proses irigasi sawah berjalan lancar, yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil pertanian dan mendukung kesejahteraan petani setempat.

Koptu Indra menyampaikan bahwa sebagai aparat teritorial, pihaknya selalu siap memberikan bantuan dan pendampingan kepada masyarakat, terutama dalam bidang pertanian yang sangat penting untuk ketahanan pangan daerah.

“Kami berharap dengan adanya pendampingan ini, petani dapat lebih mudah dalam mengelola lahan mereka dan hasil pertanian dapat meningkat, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” ujar Koptu Indra.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, terutama Bapak Rohman yang merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa dalam melaksanakan kegiatan pertanian di sawahnya.

Pendampingan ketahanan pangan oleh Babinsa ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya dalam meningkatkan kerjasama antara TNI dan masyarakat dalam mendukung kesejahteraan bersama.

Peduli Petani, Babinsa Ngawi Laksanakan Pemberantasan Hama Tikus di Desa Dungmiri

Ngawi – Anggota Koramil 0805/05 Karangjati Babinsa Kodim Ngawi Sertu Eko Prayitno bersama Kelompok Tani bahu membahu melaksanakan kegiatan Gropyok Tikus di Area Persawahan Desa Dungmiri Kecamatan Karangjati, Senin (20/01/25).

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Kelompok Tani bersama seluruh anggotanya turun langsung membantu memberantas hama tikus yang meresahkan petani di desanya.

Selaku Ketua kelompok tani bapak Ahmad mengungkapkan, kegiatan gropyok tikus ini sudah direncanakan sejak awal untuk memberantas hewan pengerat yang merusak tanaman padi, namun terkendala dengan kesibukan lainnya. Dengan hadirnya anggota Babinsa dari Koramil 0805/05 Karangjati dan PPL yang datang membantu, membuat dirinya turun ke lapangan untuk melaksanakan kegiatan gropyok tikus.

”Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Babinsa dan PPL yang peduli dengan nasib para petani. Semoga dengan kegiatan ini, panen padi kelompok tani di desa kami, hasilnya akan meningkat,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut Babinsa Sertu Eko Prayitno, hama tikus ini sangat meresahkan para petani karena selain merusak tanaman padi juga berdampak fatal terhadap hasil panen nantinya sehingga harus segera ditanggulangi agar tidak meluas.

“Untuk itu agar serangan hama pengerat itu tidak terus meluas maka harus segera diatasi, dan salah satu upaya penanggulangannya yaitu dengan cara gropyok tikus,” ujarnya.

Kegiatan gropyok tikus dengan cara mencari lubang tikus kemudian memberi racun hasilnya terbukti cukup efektif. Sebab dengan cara ini banyak tikus yang dapat dibasmi, pungkasnya.

Pasi Intel Kodim 0812 Lamongan Serukan Anggota Jauhi Judi Online dan Pelanggaran

Lamongan, – Upaya pencegahan Judi Online, terus di lakukan Kodim 0812 Lamongan melalui Pasi Intel Kodim 0812/Lamongan, Kapten Inf Bekti Suprapto pasca pelaksanaan Upacara Bendera dengan memberikan arahan dan penekanan kepada Anggota Kodim 0812/Lamongan terkait penggunaaan aplikasi judi online dan laka lalin serta berbagai pelanggaran. Senin (20/01/2025)

Penekanan tersebut di lakukan Pasi Intel Kodim 0812/Lamongan Kapten Inf Bekti Suprapto kepada Anggota Kodim 0812 Lamongan yang mana beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan guna langkah pencegahan dan antisipasi terkait maraknya Judi Online. Penekanan dan Pemeriksaan dilakukan untuk seluruh Anggota Kodim 0812/Lamongan baik Prajurit maupun PNS.

Menurutnya, praktek judi online sangat merugikan diri sendiri dan keluarganya. “Dengan adanya penekanan dan pemeriksaan ini di harapkan Anggota TNI jajaran Kodim 0812/Lamongan baik itu militer maupun PNS agar tidak terlibat Judi Online,” jelasnya.

Panglima TNI juga menaruh perhatian serius terhadap Judi Online, karena bukan saja merebak di kalangan Masyarakat, tapi juga Anggota TNI. Hal tersebut menurutnya, banyak sekali menimbulkan kerugian, karena banyak yang terjebak dalam permainan Judi Online hingga menyebabkan pelanggaran di Satuan, terlilit Hutang piutang, kerusakan hubungan Rumah Tangga dan pengaruh buruk terhadap kedinasan TNI.

“Ingat Panglima TNI sudah berpesan bagi siapa saja yang melaksanakan Judi Online akan di tindak tegas. Maka dari itu hindari dan jauhi hal-hal yang demikian.”tegasnya.