Kodim 0811/Tuban Gelar Doa Bersama untuk Sukseskan Pra TMMD Ke-123

TUBAN, – Acara Doa bersama TNI dengan masyarakat dan instansi lainnya dilakukan dalam pembukaan kegiatan Pra TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) Ke-123 Tahun Anggaran 2025 dalam rangka meningkatkan pembangunan didaerah bertempat di desa Bader, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Rabu, (22/01/2025).

Komandan Kodim 0811/Tuban, Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, yang telah urut serta menyukseskan kegiatan TMMD, serta menekankan pentingnya perencanaan matang dalam pelaksanaan TMMD, mengingat kegiatan tersebut berlangsung di tengah musim penghujan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah hadir, sehingga dalam pelaksanaannya kita harus lebih ekstra dan membuat perencanaan yang benar-benar matang”, Ujar Komandan Kodim Tuban.

Lanjutnya, kegiatan TMMD ke-123, merupakan wujud sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tuban dengan TNI, dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil. Salah satu fokus utama kegiatan adalah pembangunan jalan dan Pembuatan TPT (Tembok Penahan Tanah) serta gorong-gorong, yang diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian masyarakat sekitar.

“Kegiatan Pra TMMD diawali dengan melaksanakan doa bersama yang dilanjutkan dengan pengukuran pembangunan jalan”, Imbuh Dandim.

Pendampingan Humanis Babinsa Koramil Solokuro untuk Warga Terlantar di Lamongan

Lamongan,-Sinergi Babinsa Koramil 0812/23 Solokuro, Serda Aris Dwi bersama Bhabinkamtibmas dan Satpol PP bekerja sama dalam menjaga keamanan dan keselamatan warga masyarakat yang terlantar di Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan yang mengalami gangguan jiwa, Rabu (22/01/2025).

Dalam upaya pengamanan, mereka turut memberikan pendampingan dan bantuan kepada warga yang membutuhkan, demi terwujudnya kehidupan yang aman dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.
Babinsa Koramil 0812/23 Solokuro, Serda Aris Dwi dan Bhabinkamtibmas juga bekerja sama dengan pemerintah Desa dan Puskesmas Payaman.

Serda Aris Dwi, sebagai Babinsa Koramil 0812/23 Solokuro mengatakan bahwa dirinya akan selalu aktif terlibat dalam memonitor kondisi warganya.

“Setelah kami mendapat laporan bahwa ada orang terlantar dan mengalami gangguan jiwa, kami segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Satpol PP dan Pemerintah Desa untuk melaksanakan evakuasi” ujarnya.

Setelah berhasil mengamankan orang dengan gangguan jiwa, kemudian segera dibawa ke Puskesmas Payaman untuk dilakukan pengecekan kesehatan dan dilanjutkan dengan mengevakuasinya ke Rumah Sakit Karangkembang, Babat dengan menggunakan mobil sehat Desa Tebluru untuk penanganan lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut, Serda Gunawan mengatakan bahwa penanganan orang dengan gangguan jiwa harus dilakukan dengan humanis dan kekeluargaan guna mencegah hal hal yang tidak diinginkan.

“Kami bersama Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Bapak Kades serta Anggota Puskesmas Payaman berusaha memberikan pendampingan dan juga pengamanan. Ini semua demi terciptanya keamanan dan kenyamanan baik untuk orang dengan gangguan jiwa maupun warga sekitar” ujarnya.

Atas gerak cepat Babinsa, Bhabinkamtibmas dan juga warga Desa dalam memberikan respon terhadap laporan masyarakat mengenai orang yang mengalami gangguan jiwa, akhirnya berhasil mengevakuasinya ke Rumah Sakit untuk dilakukan perawatan intensif.

Pendekatan yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 0812/23 Solokuro Bhabinkamtibmas,Satpol PP Solokuro serta Perangkat Desa dan Anggota Puskesmas patut diapresiasi.Pemberian pendampingan dan bantuan yang dilakukan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas turut memberikan rasa aman dan sejahtera bagi warga yang membutuhkan.

Penanaman Jagung di Takeran, Sinergi Forkopimca Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Magetan,- Forkopimca bersama Anggota dan Dinas Pertanian melakukan penanaman benih jagung dilahan aset Polres Magetan. Bertempat di Dk Takeran RT 04 Rw 01, Kelurahan Takeran Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, Plt Camat Takeran Sugeng Ma’ruf S.STP. MSi, Danramil Takeran Kapten Arm. Agus Hariyono, Kapolsek Takeran AKP Rohmadi SE, Dinas Pertanian Wijdjiono SE, Kepala Kelurahan Mohammad Ibnu Arofah M.S.Sos, Personil TNI POLRI.

Kegiatan Penanaman Jagung ini dalam rangka Ketahanan Pangan Nasional bertempat ditanah Aset Polres Magetan bertempat di kelurahan Takeran.

Program tersebut memanfaatkan Satu hektare lahan yang telah dipersiapkan.
Kegiatan ini merupakan upaya memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif guna mendukung program ketahanan pangan yang diusung pemerintah.

“Kegiatan ini adalah bukti nyata sinergi antara Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan memanfaatkan lahan tidur, kami berharap hasil pertanian di wilayah ini meningkat dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkap Kapolsek Takeran AKP Rohmadi SE.

Beliau menjelaskan ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting pembangunan nasional. Pemanfaatan lahan tidur menjadi produktif tidak hanya membantu menciptakan kemandirian pangan lokal, tetapi juga mendukung ketahanan pangan nasional.

Lahan yang kosong tersebut jika dikelola dengan baik tentunya akan menghasilkan, bisa ditanami jagung, umbi-umbian jadi kalau salah satu mengalami gagal panen maka tanaman yang lainnya bisa menutupi kegagalan panen tersebut,” kata Danramil.

“Kegiatan Penanaman Jagung tersebut dilakukan untuk membangkitkan semangat dalam mewujudkan ketahanan pangan di wilayah sehingga kebutuhan pangan selalu tersedia dan mampu membantu Kebutuhan masyarakat sekitar atau wilayah Binaan ,” tambahnya.

Dukungan Babinsa untuk Petani di Jombang, Fokus pada Optimalisasi Ketahanan Pangan

Jombang – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil Jogoroto, Kabupaten Jombang, terjun langsung melakukan pendampingan terhadap petani di Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.

Melalui upaya itu, Serma Arifin tidak hanya melakukan pemberantasan hama tikus saja. Namun, Serka Sumadi juga mengajak semua pihak untuk bersinergi melakukan optimalisasi ketahanan pangan.

“Saya mengimbau para petani di wilayah ini untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan potensi yang ada. Dengan adanya upaya ini, diharapkan para petani dapat lebih produktif dan mandiri dalam mengelola pertanian mereka,” ujarnya.

Kerja Sama Babinsa dan Masyarakat, Bersihkan Saluran Irigasi untuk Ketahanan Pangan

Jombang – Dalam rangka menjaga kelancaran irigasi dan mendukung produktivitas pertanian, Serda gandung babinsa kedungpapar bersama masyarakat setempat melakukan kerja bakti membersihkan saluran Irigasi di Desa Kedungpapar. Rabu (21/01/2024)

Serda gandung selalu berperan aktif dalam menggerakkan warga untuk bersama-sama membersihkan saluran irigasi yang selama ini tersumbat oleh lumpur dan sampah. Pembersihan saluran air ini sangat penting untuk memastikan aliran air lancar ke kawasan persawahan, sehingga tanaman padi dan hasil pertanian lainnya dapat tumbuh dengan baik.

“Kami sebagai Babinsa selalu siap membantu masyarakat, khususnya para petani, dalam menjaga dan memperbaiki saluran air yang menjadi sumber utama irigasi persawahan. Ini juga bagian dari upaya kami dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah ini,” ungkapnya

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para petani dan warga. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang tidak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga terlibat langsung dalam pekerjaan lapangan. Kerja bakti ini diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian di desa dan meminimalisir terjadinya gagal panen akibat masalah irigasi.

“Saluran air yang lancar sangat menentukan keberhasilan panen kami. Dengan adanya kegiatan ini, kami sangat bersyukur karena aliran air menjadi lebih baik dan tentunya ini akan berdampak positif bagi sawah-sawah kami,” ujar salah seorang petani.

Warga Bersatu Bersihkan Bantaran Sungai, Inisiatif Babinsa 0814/10 Mojoagung

Jombang — Babinsa Kademangan, Serka Khotib dari Koramil 0814-10/Mojoagung, bersama warga setempat melaksanakan kegiatan pembersihan pohon bambu yang roboh di bantaran Sungai Bondalem. Pohon bambu tersebut tumbang akibat tergerus aliran sungai, mengganggu ekosistem dan potensi banjir.

Diikuti oleh sejumlah warga dan relawan. Serka Khotib menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah terjadinya banjir yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami berharap dengan kegiatan ini, bantaran sungai dapat kembali bersih dan aman. Selain itu, ini juga sebagai upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah dampak negatif dari banjir,” ujar Serka Khotib.

Warga setempat mengapresiasi inisiatif ini dan berkomitmen untuk terus menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain dalam menjaga lingkungan dan berkontribusi pada keberlangsungan ekosistem.

Penanaman Jagung Serentak di Jombang Libatkan TNI, Polri, dan Masyarakat Setempat

Jombang – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan menjaga sinergi antarinstansi, Kodim 0814/Jombang bersama Polres Jombang melaksanakan kegiatan penanaman jagung secara serentak di lahan seluas satu hektar.

Kegiatan itu berlangsung pada Selasa (21/01/2025) di Desa Balong Sari, Kecamatan Megaluh, Jombang.

Dandim 0814/Jombang, Letkol Kav Devid Eko Junanto, menyebut jika program itu merupakan bentuk nyata dukungan TNI, khususnya Kodi Jombang terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan Pemerintah.

“Sinergi TNI-Polri dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kita tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian,” ujarnya.

Kegiatan penanaman jagung itu tidak hanya melibatkan personel TNI dan Polri, tetapi juga masyarakat sekitar, kelompok tani, serta perwakilan Pemerintah Desa.

Antusiasme terlihat dari semangat para peserta yang bahu-membahu menanam bibit jagung di lahan tersebut. Lahan seluas satu hektar yang digunakan dalam program itu merupakan bagian dari lahan pertanian produktif milik Desa yang telah disiapkan sebelumnya.

Diperkirakan hasil panen jagung dari lahan itu akan digunakan untuk kebutuhan pangan masyarakat setempat dan sebagian akan dijual untuk meningkatkan pendapatan Desa.

“Melalui kegiatan ini, Kodim Jombang dan Polres Jombang berharap dapat memberikan inspirasi kepada masyarakat untuk lebih memanfaatkan lahan yang tersedia, terutama di tengah tantangan ekonomi global yang berdampak pada kebutuhan pangan nasional,” pinta Dandim.

Tanggapan Cepat Dandim 0805/Ngawi untuk Banjir yang Rendam Ratusan Rumah Warga

Ngawi, – Banjir dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter menerjang beberapa kecamatan di Kabupaten Ngawi, Selasa (21/1/2025). Mulai dari Mantingan, Widodaren, Kedunggalar, Paron, Ngawi, Karanganyar, dan Pitu.

Banjir yang diakibatkan meluapnya aliran sungai Bengawan Solo itu merendam ratusan rumah warga.

“Dari data yang berhasil kami himpun sebanyak 168 rumah warga terendam air yang ketinggiannya di atas 1 meter dan warganya sudah kita ungsikan ke tempat yang lebih aman,” kata Dandim 0805/Ngawi Letkol Arh Setu Wibowo saat dikonfirmasi.

Selain itu, sebutnya, banjir yang terjadi juga mengakibatkan banyak sawah milik warga terendam banjir dan memutus beberapa akses jalan.

Sebagai langkah cepat untuk membantu warga terdampak, ungkap Setu, berbagai bantuan paket sembako pun telah diberikan. Baik yang berasal dari Forkopimda maupun para relawan.

Lebih dari itu, untuk mempercepat penanganan dampak bencana dan mengantisipasi terjadinya banjir susulan, Pamen TNI AD itu juga masih menyiagakan personelnya bersama dengan aparat dari kepolisian dan BMKG.

Sedangkan untuk meminimalisir dampak terjadinya banjir serupa yang memutus akses transportasi warga, juga akan dilakukan peninggian salah satu akses jalan.

“Hasil peninjauan (bersama Forkopimda) bahwa tadi akses jalan ke Dusun Pelanglor, Desa Pelanggaram, Kecamatan Kedunggalar, akan ditinggikan setinggi 2 meter dan sepanjang 100 meter. Sehingga ketika terjadi banjir atau luapan Sungai Bengawan Solo, akses ke kampung tersebut masih bisa dilalui,” ujarnya.

Satgas Yonif 512/QY Tingkatkan Kesejahteraan dengan Membangun Rumah untuk Warga Papua

Keerom, Papua – Satgas Yonif 512/QY, melalui Pos Somografi, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membangun rumah layak huni untuk warga setempat, yang bertujuan agar masyarakat dapat tinggal dengan nyaman dan aman. Rabu, (22/1/2025).

Bapa Lazarus Sam salahseorang warga yang dibangun rumahnya tersebut, mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada Satgas Yonif 512/QY. Menurut Bapa Lazarus, bantuan ini sangat berarti bagi keluarganya.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satgas Yonif 512/QY. Semoga Tuhan membalas kebaikan Bapa-Bapa sekalian. Rumah ini sangat membantu kami untuk hidup lebih baik dan lebih nyaman,” ungkapnya dengan penuh haru.

Pembangunan rumah layak huni ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain, serta menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama. Selain itu, diharapkan dapat mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, serta meningkatkan rasa solidaritas diantara keduanya.

Dengan demikian, Satgas Yonif 512/QY tidak hanya berperan sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membangun kesejahteraan masyarakat Papua, sekaligus mempererat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Sinergi Lintas Instansi di Trenggalek Dukung Program Swasembada Pangan dengan Penanaman Jagung

Trenggalek – Kabupaten Trenggalek kembali menjadi contoh nyata bagaimana sinergi lintas instansi mampu mewujudkan visi besar. Komandan Kodim (Dandim) 0806/Trenggalek, Letkol Czi Yudo Aji Susanto, S.Sos., M.A., bersama Polres Trenggalek dan Pemerintah Daerah, bersatu padu mendukung swasembada pangan nasional melalui kegiatan penanaman benih jagung di lahan Polres Trenggalek, Selasa (21/1/2025).

Acara ini menjadi momentum bersejarah dengan kehadiran tokoh-tokoh penting, seperti Wakil Bupati Syah Muhammad Nata Negara, Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranu Dikarta, S.I.K., M.Si., Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Imam Nurhadi, SP, M.Agr., serta perwakilan dari Bulog, PT. Maxxi, dan sejumlah OPD lainnya.

Letkol Czi Yudo Aji Susanto menegaskan pentingnya kerja sama untuk mewujudkan ketahanan pangan. “Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah adalah kunci untuk mencapai target swasembada pangan. Kami juga ingin memastikan upaya ini membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan petani, karena mereka adalah pahlawan pangan Indonesia,” tegasnya penuh optimisme.

Keberhasilan Kabupaten Trenggalek patut diacungi jempol. Target awal penanaman jagung seluas 7.773 hektare telah terlampaui di awal tahun 2025. Saat ini, sebanyak 12 ribu hektare lahan berhasil ditanami, membuktikan dedikasi luar biasa dari semua pihak yang terlibat.

Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranu Dikarta menambahkan, “Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani, tetapi juga bagian dari menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat. Polres Trenggalek siap mendukung penuh program ini demi masa depan Trenggalek yang lebih baik”.

Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Bupati Syah Muhammad Nata Negara, yang berkomitmen memastikan dukungan teknis dan logistik terus mengalir. “Kesuksesan ini adalah hasil dari semangat gotong royong yang harus kita jaga. Kami akan terus mendampingi para petani dan memastikan mereka mendapatkan akses yang mereka butuhkan,” ungkapnya.

Momentum ini menjadi pengingat betapa kuatnya pengaruh kolaborasi dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa. Penanaman benih jagung ini bukan hanya simbol komitmen, tetapi juga langkah nyata menuju swasembada pangan nasional. Trenggalek sekali lagi membuktikan bahwa kerja bersama dapat menghadirkan hasil yang luar biasa bagi Indonesia.