Pengarahan Penting: Pangdam V/Brawijaya Ajak Prajurit KIKAV3/TSC Menjaga Netralitas dalam Pemilu 2024

Sidoarjo, Pendam V || Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granafa Rafael, beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke Kompi Kavaleri (KIKAV) 3/Tupai Setia Sakti (TSC) pada tanggal 18 Januari 2024.

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pengarahan yang penting kepada para personel militer, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan anggota Persit KCK KIKAV3/TSC. Dalam pengarahannya, Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya menjaga netralitas TNI dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang akan datang.

Pangdam V/Brawijaya dengan tegas menyampaikan, “Sebagai prajurit TNI, kita harus tetap netral dan sama-sama menjaga keamanan dan pertahanan wilayah dengan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengamankan wilayahnya masing-masing, sehingga pesta demokrasi ini dapat berjalan damai sampai selesai.”

Dalam suasana yang penuh semangat, Pangdam V/Brawijaya memberikan arahan yang menginspirasi kepada seluruh prajurit KIKAV3/TSC. Ia menekankan pentingnya menjaga netralitas sebagai landasan utama dalam melaksanakan tugas-tugas dalam rangka mengamankan proses demokrasi. Dalam suasana yang khidmat, pesan tersebut disampaikan dengan harapan agar prajurit KIKAV3/TSC dapat menjalankan tugas dengan profesionalisme dan integritas yang tinggi.

Setelah memberikan pengarahan, Pangdam V/Brawijaya dan Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya menyempatkan diri untuk menulis pesan dan kesan mereka dalam buku tamu. Mereka juga menerima cinderamata dari Komandan KIKAV3/TSC, Kapten Kav Andrie R. Perkasa, S.T.Han, sebagai tanda terima kasih atas kunjungan mereka.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Pangdam V/Brawijaya menegaskan kepada para prajurit untuk tidak melakukan pelanggaran dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan semua anggota TNI agar senantiasa menjaga disiplin dan profesionalisme dalam setiap tindakan yang dilakukan.

Kunjungan Pangdam V/Brawijaya dan Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya ke KIKAV3/TSC ini menjadi momen penting dalam mempersiapkan prajurit dan anggota TNI lainnya dalam menghadapi Pemilu 2024. Diharapkan dengan pengarahan tersebut, semangat netralitas TNI akan semakin ditingkatkan, menjadikan proses demokrasi yang aman, damai, dan berintegritas.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay Memimpin Upacara Bendera: TNI Bangun Citra Positif sebagai Penjaga Pertahanan Negara

Surabaya, Pendam V || Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay memimpin dengan gemilang upacara bendera di Lapangan Brawijaya pada tanggal 17 Januari 2024. Dalam amanat yang dibacakan oleh Pangdam V/Brawijaya, Panglima TNI menekankan pentingnya membangun citra positif sebagai penjaga pertahanan negara dan menjaga integritas institusi TNI di mata masyarakat. (17 Januari 2024)

Dalam amanatnya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan tantangan yang dihadapi pada tahun 2024 dalam mengawal dan menyukseskan pesta demokrasi, termasuk Pilpres, Pilcaleg, dan Pemilukada. Menurut Panglima TNI, TNI memiliki kewajiban berdasarkan Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 untuk menjaga stabilitas nasional dan memastikan agenda politik nasional berjalan dengan aman dan damai.

Pangdam V/Brawijaya juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan nasional sebelum, selama, dan setelah rangkaian pesta demokrasi. Netralitas TNI dianggap sebagai prinsip yang harus ditegakkan dengan teguh. Dalam upaya menjaga kondusifitas dan keamanan negara, Pangdam V/Brawijaya mendorong untuk mengoptimalkan sinergi antara TNI, Polri, dan semua komponen bangsa lainnya.

Panglima TNI juga memberikan perintah kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk berpegang teguh pada netralitas TNI yang telah ditentukan. Mereka diingatkan untuk tidak terpengaruh oleh berbagai upaya yang tidak bertanggung jawab, yang dapat menyebabkan TNI menjadi korban adu domba dan konflik dengan masyarakat maupun pihak lain. Netralitas TNI menjadi kunci dalam menjaga integritas institusi.

Pangdam V/Brawijaya mengakhiri amanatnya dengan menekankan bahwa segenap prajurit dan PNS TNI harus meneguhkan integritas dan menjaga citra institusi TNI di mata masyarakat. Hal ini dapat dicapai melalui ketaatan pada aturan dan nilai-nilai etika yang menjadi landasan dalam membangun citra positif sebagai penjaga pertahanan negara.

Upacara bendera yang dipimpin oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan membangun citra positif sebagai penjaga pertahanan negara. Semua elemen TNI diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, netralitas, dan integritas untuk mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan damai.

Pangdam V/Brawijaya Serukan Inovasi dalam Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya

Surabaya, Pendam V || Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay melaksanakan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya dengan didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya Ny Lisa Rafael Granada Baay beserta PJU Kodam V/Brawijaya. Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya berkesempatan mengunjungi beberapa pasien di Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya setelah disambut oleh Kepala Rumah Sakit III dan para perwira.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan komitmennya terhadap kesehatan anggota TNI dan keluarga prajurit yang berobat di Rumah Sakit III Brawijaya. Ia menekankan bahwa perhatian terhadap kesehatan mereka merupakan prioritas utama. Pangdam V/Brawijaya mengapresiasi upaya dan dedikasi tim medis di Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya dalam memberikan pelayanan yang baik kepada pasien.

Lebih lanjut, Pangdam V/Brawijaya mengajak seluruh tim medis dan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik. Dalam pengarahannya, Pangdam V/Brawijaya menegaskan pentingnya menjaga semangat dalam bertugas dan berkomitmen untuk menciptakan pelayanan yang PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif) kepada prajurit, PNS, keluarga, serta masyarakat umum.

“Inovasi adalah kunci keberhasilan dalam bidang pelayanan kesehatan. Teruslah berinovasi dan mencari cara-cara baru untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada pasien. Saya yakin tim medis dan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya memiliki potensi dan kemampuan untuk mencapai standar pelayanan yang tinggi,” kata Pangdam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya juga mengungkapkan apresiasinya terhadap kerja keras dan dedikasi para prajurit dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara. Ia mengajak seluruh prajurit dan keluarga untuk menjaga kesehatan dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia dengan baik.

Kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya ke Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya ini merupakan bentuk nyata dari perhatian dan komitmen TNI dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada anggota TNI, keluarga prajurit, dan masyarakat umum. Diharapkan, dengan adanya dorongan inovasi dan semangat dalam memberikan pelayanan, Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan untuk kepentingan seluruh pihak.

Pangdam V/Brawijaya Beri Pembekalan Prajurit Pendam dan Jasdam, Tekankan Netralitas TNI dan Bijak Bermedsos

Surabaya, Pendam V || Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay melakukan kunjungan kerja di GOR Hayam Wuruk Makodam V/Brawijaya, Surabaya, pada hari Selasa (16/01/2024). Dalam kunjungan tersebut, Pangdam bertemu dengan seluruh prajurit Penerangan Kodam (Pendam) dan Jasdam V/Brawijaya, serta PNS dan Persit yang berada di lingkungan kedua satuan tersebut.

Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh prajurit Pendam dan Jasdam, khususnya terkait dengan penggunaan media sosial di era digital saat ini. Pangdam menekankan agar prajurit bersikap bijak dalam bermedsos, tidak menyebarkan informasi yang tidak benar atau hoax, dan tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat merugikan nama baik TNI.

“Jadi, harus bijak bermedsos. Jangan sampai kita terjebak dalam perang informasi yang tidak jelas sumbernya. Jangan mudah percaya dengan berita-berita yang belum terverifikasi kebenarannya. Jangan juga ikut menyebarkan hoax yang dapat menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” ujar Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga mengingatkan prajurit Pendam dan Jasdam untuk menjaga netralitas TNI dalam pelaksanaan Pemilu yang akan digelar pada bulan April mendatang. Pangdam mengatakan bahwa sebagai prajurit TNI, mereka harus menghormati hak politik rakyat, tidak memihak kepada salah satu calon atau partai, dan tidak terlibat dalam kampanye atau politik praktis.

“Netralitas TNI, wajib dijalankan. Kita harus menghargai pilihan rakyat, tidak boleh memihak atau mendukung salah satu calon atau partai. Kita juga tidak boleh terlibat dalam kampanye atau politik praktis. Kita harus menjaga profesionalisme dan loyalitas kita sebagai prajurit TNI,” tegas Pangdam.

Pangdam berharap, dengan pembekalan yang diberikan, prajurit Pendam dan Jasdam dapat meningkatkan kinerja dan kualitas mereka dalam melaksanakan tugas-tugas penerangan dan jasa di wilayah Kodam V/Brawijaya. Pangdam juga mengapresiasi kinerja dan dedikasi prajurit Pendam dan Jasdam selama ini, serta berpesan agar mereka tetap semangat, solid, dan disiplin.

“Terima kasih atas kinerja dan dedikasi kalian selama ini. Saya bangga dengan kalian. Tetap semangat, solid, dan disiplin. Jaga kesehatan dan keselamatan kalian. Jangan lupa berdoa dan bersyukur. Semoga Tuhan memberkati kita semua,” pungkas Pangdam.

Mayjen TNI Rafael Granada Baay: TNI Netral dalam Pemilu, Jangan Terprovokasi Komentar Negatif

Surabaya, Pendam V || Mayjen TNI Rafael Granada Baay, seorang pemimpin yang tegas dan berintegritas, menegaskan kembali komitmen TNI untuk tetap netral dalam Pemilihan Umum (Pemilu). Dalam kunjungan kerjanya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay menyampaikan pentingnya menjaga netralitas dan menghindari komentar-komentar provokatif yang melanggar undang-undang.

Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Rafael Granada Baay juga memaparkan Program Panglima TNI yang dikenal dengan sebutan “Prima”. Program ini bertujuan untuk menciptakan TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif dalam menjalankan tugas-tugasnya yang mulia. Dalam konteks TNI AD, program “Kasad Prajurit TNI AD Menyatu Dengan Alam untuk NKRI” juga ditekankan, yang mendorong prajurit TNI AD untuk bersinergi dengan alam demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Salah satu penekanan yang diungkapkan oleh Pangdam adalah bahwa para ibu-ibu memiliki hak untuk memilih dengan netral, tanpa adanya tekanan dari pihak manapun. Selain itu, Mayjen TNI Rafael Granada Baay menegaskan agar semua anggota TNI tidak memberikan komentar-komentar provokatif yang melanggar undang-undang yang berlaku. Hal ini menjelaskan komitmen TNI untuk menjaga netralitas dalam Pemilihan Presiden, Pemilihan Legislatif, dan Pemilihan Calon Legislatif.

Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Rafael Granada Baay juga mengingatkan mengenai peran Polisi Militer dalam menegakkan hukum di lingkungan TNI. Polisi Militer memiliki tugas penting untuk memperjelas prajurit yang melanggar hukum dan menjamin disiplin di dalam tubuh TNI. Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya prajurit Pomdam V/Brawijaya untuk menjadi prajurit yang profesional, memiliki keadilan, integritas, dan moral yang tinggi dalam menjalankan tugas mereka.

Mayjen TNI Rafael Granada Baay yang penuh semangat dan visi kepemimpinannya, melalui kunjungan kerjanya, berusaha memberikan arahan yang jelas bagi prajurit Pomdam V/Brawijaya. Diharapkan dengan penekanan-penekanan ini, prajurit dapat menjalankan tugas mereka dengan profesionalitas, menghormati hukum yang berlaku, dan tetap menjaga netralitas dalam suasana politik yang sedang berlangsung.

Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Zidam V/Brawijaya, Tegaskan Netralitas TNI

Surabaya, Pendam V || Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, melaksanakan kunjungan kerja ke Zidam V/Brawijaya, Selasa (16/1/2024).

Pangdam didampingi Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya, Ny Lisa Rafael Granada Baay, serta para PJU Kodam V/Brawijaya.

Pangdam disambut langsung Kazidam V/Brawijaya, Letkol Czi Noor Arif K, beserta para Perwira.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan bahwa tujuan kunjungannya adalah untuk memperkenalkan diri dan melihat kondisi prajurit di satuan jajarannya.

“Ada pepatah tak kenal maka tak sayang,” kata Pangdam.

Pangdam juga menyampaikan program dari Komando Bapak Kasad, Prajurit TNI AD menyatu dengan alam untuk NKRI, selanjutnya program Panglima TNI yaitu program PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif).

Pangdam V/Brawijaya juga menekankan kembali tentang netralitas TNI, satu komando, tegak lurus melaksanakan perintah mulai dari pimpinan tertinggi TNI sampai tingkatan prajurit paling bawah sehingga netralitas TNI terlaksana dengan baik.

“TNI harus netral, tidak boleh berpihak kepada siapapun,” tegas Pangdam.

Pangdam juga berpesan kepada seluruh prajurit Zidam V/Brawijaya untuk selalu menjaga kekompakan dan soliditas.

“Mari kita bersama-sama menjaga keutuhan NKRI,” pungkas Pangdam.

Danrem 081/DSJ Berikan Baksos di TPA Winonggo Madiun Meriahkan HUT Penerangan TNI AD ke-73

Madiun, Pendam V || Dalam rangka memperingati HUT Penerangan TNI AD ke-73, Danrem 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Inf H. Sugiyono, S.Sos., M.Si., memberikan bantuan sosial (baksos) kepada para pemulung dan penarik gerobak sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winonggo, Kota Madiun, Selasa (16/1/2024).

Pemberian baksos tersebut dihadiri oleh Danrem 081/DSJ, Letkol Arm Muslikh, S.H. (Kasi Intelrem 081/DSJ), Mayor Inf Eko Sudarto, M.Sos. (Pjs Kapenrem 081/DSJ), Letda Chb Isdayun (Paurpenrem 081/DSJ), serta anggota Penrem 081/DSJ.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 081/DSJ menyampaikan bahwa baksos ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD kepada masyarakat, khususnya para pemulung dan penarik gerobak sampah.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan dapat meringankan beban hidup para pemulung dan penarik gerobak sampah,” ujar Danrem 081/DSJ.

Penyerahan baksos berupa sembako dan uang tunai disambut gembira oleh para pemulung dan penarik gerobak sampah. Mereka mengucapkan terima kasih kepada TNI AD atas bantuan yang telah diberikan.

“Terima kasih kepada TNI AD yang telah memberikan bantuan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujar salah seorang pemulung.

Rangkaian kegiatan pemberian baksos tersebut berlangsung dengan lancar dan aman.

Pangdam V/Brawijaya Berperan Aktif dalam Pengamanan Kunjungan RI 1 di Jawa Timur

Surabaya, Pendam V || Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay memainkan peran yang aktif dalam memastikan keamanan dan kelancaran kunjungan RI 1 di Jawa Timur pada tanggal 15 Januari 2024. Kedatangan RI 1 di Bandara Juanda disambut dengan pengawalan ketat oleh Porkopimda Jatim, Pangdam V/Brawijaya, Gubernur, Kapolda, dan Kapolres.

Pangdam V/Brawijaya, bersama dengan Porkopimda Jatim, menjalankan tugas utama mereka untuk melindungi keamanan dan keselamatan selama kunjungan RI 1 di wilayah Jawa Timur. Mereka bekerja sama dalam pengawalan ketat untuk memastikan tidak ada gangguan keamanan yang terjadi selama proses kedatangan dan selama kunjungan tersebut.

Kedatangan RI 1 di Bandara Juanda menjadi momen yang penting dan Pangdam V/Brawijaya memastikan bahwa langkah-langkah keamanan yang ketat diambil untuk melindungi kepala negara dan tamu penting lainnya. Koordinasi yang erat dengan Porkopimda Jatim, termasuk Gubernur, Kapolda, dan Kapolres, menjadi kunci dalam menjaga keamanan sepanjang perjalanan.

Selanjutnya, RI 1 melanjutkan kunjungannya ke Kampus Unesa Surabaya. Pangdam V/Brawijaya turut serta dalam menyambut kedatangan RI 1 di kampus tersebut. Kehadiran Pangdam V/Brawijaya disambut oleh Rektor Unesa dan bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama kunjungan di kampus tersebut.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, menyatakan, “Kami bertekad untuk memastikan keamanan kunjungan RI 1 di Jawa Timur. Dalam kolaborasi dengan Porkopimda Jatim, kami siap melindungi dan menjaga keamanan dalam rangka mendukung kunjungan penting ini. Kami juga berterima kasih kepada Rektor Unesa atas kerjasama yang baik dalam memfasilitasi kunjungan di kampus.”

Pengamanan yang ketat yang dilakukan oleh Pangdam V/Brawijaya dan semua pihak terkait menunjukkan komitmen mereka untuk melindungi keamanan dan kelancaran kunjungan RI 1 di Jawa Timur. Dengan kerjasama dan koordinasi yang baik, diharapkan kunjungan RI 1 dapat berjalan dengan sukses dan aman.

Satgas Yonarhanud 8/MBC Gagalkan Penyelundupan Karpet Ilegal

Nunukan, Pendam V || Puluhan karpet ilegal asal Malaysia yang hendak diselundupkan ke Indonesia melalui jalur darat, berhasil digagalkan oleh Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC.

Penggagalan upaya penyelundupan itu, dilakukan oleh Satgas Yonarhanud 8/MBC, Satgas Bais dan Bea Cukai yang saat itu melaksanakan kegiatan sweeping terhadap pelintas batas di depan Pos Aji Kuning. Setidaknya, terdapat 30 lembar karpet ilegal asal Malaysia yang hendak diselundupkan ke Indonesia.

Dan SSK I Satgas Pamtas, Lettu Arh Rizky Prima berujar, penggagalan aksi penyelundupan itu berawal ketika melaksanakan sweeping bersama terhadap pelintas batas yang hendak memasuki kawasan Indonesia.

“2 kendaraan jenis pick up kami hentikan, pas kami periksa ternyata isinya puluhan lembar karpet yang tersimpan dibawah tumpukan sembako dan tidak dilengkapi dokumen-dokumen yang jelas,” ujarnya. Sabtu (13/01/2024).

Puluhan karpet itu, kata Lettu Rizky, rencananya akan dikirimkan ke Dermaga Bambangan untuk selanjutnya dikirim ke lokasi tujuan.

“Sesuai keterangan pihak sopir, disana sudah ada orang yang nantinya akan mengambil barang itu,” bebernya.

Saat ini puluhan karpet ilegal tersebut telah diamankan di Makotis Satgas. Selanjutnya, karpet ilegal itu akan diserahkan ke Bea dan Cukai Nunukan untuk proses lebih lanjut.

Berkunjung ke Pos Satgas, Kali ini Dansatgas ajak seluruh Perwira Staf Kotis.

Nunukan, Pendam V || Dansatgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC Letkol Arh Iwan Hermaya S.I.P.,M.I.P melakukan kunjungan ke Pos Satgas jajaran SSK II dan SSK III yang tersebar disepanjang perbatasan Indonesia-Malaysia, Nunukan Kalimantan Utara.

Kunjungan ini bukan kali pertama, namun yang berbeda kali ini Dansatgas membawa lengkap unsur Staf. Hal dilakukan dalam rangka meninjau kondisi prajurit dan capaian operasi dalam kurun waktu 3 (tiga) bulan pertama.

“Kunjungan ini untuk memastikan secara langsung kondisi prajurit serta evaluasi capaian operasi tiga bulan pertama” ucap Dansatgas. Kamis (11/01/2024).

Dansatgas berujar, Dirinya menginginkan setiap Pos di garis depan melakukan “kalibrasi” terhadap tugas-tugas Satgas, sehingga pencarian tujuan dan sasaran operasi tercapai tanpa ada penyimpangan. Selain itu Dansatgas menyampaikan bahwa seluruh prajurit harus sehat, lakukan olahraga teratur, makan sehat dan istirahat cukup.

“Kalian semua harus sehat, tidak ada yang sakit karena malas gerak, tubuh sehat adalah modal untuk bisa melaksanakan tugas dengan optimal ,” jelasnya.

Selain itu, Letkol Arh Iwan Hermaya juga menghimbau seluruh personelnya untuk tidak melakukan pelanggaran dalam bentuk apapun selama berada di daerah penugasan.

“Berangkat 350 orang, kembali 350 orang. Ingat keluarga di rumah, hindari segala bentuk pelanggaran selama berada di daerah penugasan dan selalu berdo’a agar diberikan keselamatan, ” pintanya.