Meningkatkan Standar Upaya Masa Depan: Pencapaian TMMD 119 Menetapkan Standar Tinggi dalam Pembangunan Infrastruktur dan Masyarakat

Blitar,– Setelah melalui kerja keras selama sebulan, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-119 berhasil mencapai tujuan utamanya yaitu mempercepat pembangunan di wilayah tersebut. TMMD ke-119 bertajuk “Darma Bakti TMMD Percepat Pembangunan Daerah” melibatkan beberapa wilayah di wilayah Kodim 0808/Blitar, 0812/Lamongan, 0817/Gresik, 0819/Pasuruan, dan 0826/Pamekasan, dimana prajurit TNI bekerjasama dengan masyarakat setempat. untuk melaksanakan proyek-proyek pembangunan yang bermanfaat.

Dalam acara penutupan TMMD yang digelar di Kodim 0808/Blitar, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada pemerintah daerah, prajurit TNI, dan masyarakat yang berperan aktif menyukseskan program tersebut.

Pencapaian TMMD ke-119 diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama melalui peningkatan kesejahteraan. Untuk menjaga dampak dan keberlanjutannya, Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya evaluasi program secara berkala untuk menyempurnakan pelaksanaan TMMD ke depan.

Upacara penutupan TMMD ke-119 resmi menandai dimulainya mengatasi berbagai kesulitan yang ada di masyarakat. Acara tersebut menunjukkan semangat kerja sama dan saling pengertian antara TNI dan rakyat, bersama-sama membangun daerah. Kesuksesan TMMD ke-119 diharapkan dapat menjadi contoh kesuksesan daerah ke depan.

Masyarakat setempat sudah merasakan dampak signifikan dan positif dari TMMD ke-119. Program ini telah menghasilkan peningkatan infrastruktur jalan, fasilitas pendidikan baru, peningkatan sanitasi, dan pembangunan sosial-ekonomi berbasis lokal.

Masyarakat bersyukur atas inisiatif dan kehadiran pemerintah dan TNI yang mempercepat laju pembangunan daerah, menghubungkan daerah-daerah terpencil dan memperbaiki kondisi kehidupan di daerah-daerah yang sebelumnya tertinggal. Kehadiran anggota TNI juga memberikan bantuan krusial dalam mitigasi dan pemulihan bencana alam di wilayah provinsi Jawa Timur di bawah Kodam V/Brawijaya.

Dengan adanya hasil positif dari TMMD ke-119, masyarakat berjanji akan terus gotong royong dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan daerah. TMMD ke-119 menekankan bahwa kemitraan TNI-militer yang kuat sangat penting dalam memungkinkan terjadinya perubahan sosial-ekonomi dan budaya yang positif pada masyarakat setempat.

Upaya Bersama TNI dan Polri Atasi Masalah Keamanan Pasca Proses Pemilu yang Menegangkan.

Surabaya,- Dalam rangka menjaga kondisi keamanan pasca pemilu yang menegangkan, TNI dan Polri melalui kegiatan rakor intelijen telah melakukan sinergi untuk membangun sharing informasi dalam mengelola keamanan.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa tanggal 19 Maret 2024 di Gedung Mahameru Polda Jatim, hadir seluruh Kasat Intel dan Pasi Intel Kodim se-Jawa Timur serta pejabat Intelijen lainnya.

“Sangat penting bagi jajaran TNI dan Polri untuk bersinergi dalam pelaksanaan tugas dalam bentuk sharing informasi dalam mengelola keamanan,” ujar Dirintelkam Polda Jatim dalam sambutannya.

Tindaklanjuti arahan Panglima TNI dan Kapolda Jatim, kegiatan rakor intelijen ini bertujuan untuk sharing informasi intelijen dan menjelang pengumuman Pemilu Tahun 2024, dimana pimpinan tidak menerima informasi yang berbeda dan memetakan kerawanan paska pemilu yang dianggap dugaan adanya kecurangan pemilu.

Dalam kegiatan tersebut terdapat pula sesi tanya jawab yang dilanjutkan dengan kegiatan buka puasa bersama, yang dilaksanakan dengan lancar, aman, dan terkendali.

“Harapan saya dengan Asintel Kasdam V/Brw, agar memberikan informasi sama jangan saling menutupi sehingga pimpinan tidak menerima informasi yang berbeda dan memetakan kerawanan paska pemilu yang di anggap dugaan ada kecurangan pemilu, dari sinilah kita bisa antisipasi kerawanan yang akan terjadi,” tambah Dirintelkam Polda Jatim.

Dalam waktu dekat akan dilaksanakan Pilkada serentak dan dengan adanya kegiatan sinergi Apintel baik dari TNI dan Polri, diharapkan dapat bersinergi dalam memetakan setiap ancaman yang ada di wilayah.

TNI dan Polri akan terus bekerja sama dalam mengatasi masalah keamanan pasca pemilu.

Membuka Potensi: Mengeksplorasi 498.038 Hektar Lahan Pertanian di Jawa Timur.

Surabaya,- Jawa Timur lahir sebagai harapan bagi Indonesia dalam menyelesaikan krisis pangan, terutama beras dan jagung. Provinsi ini memiliki potensi lahan sawah dengan luas mencapai 498.038 hektar, di mana 36.620 hektar lahan telah terlayani dengan penggunaan 3.662 pompa eksisting, sementara 463.317 hektar lahan masih membutuhkan 46.332 unit pompa.

Untuk menambah area tanam di wilayah provinsi Jawa Timur, Bapak Panglima TNI dan Kasad telah melakukan MoU dengan Menteri Pertanian. Kodam V/BRW siap mendukung program pompanisasi/pipanisasi. Dalam hal ini, para dandim dan kepala dinas pertanian kabupaten/kota didorong untuk bersama-sama melaksanakan survei dan mendata sumber air, aliran sungai yang tidak kering saat musim kemarau, dan sumur bor.

Para dandim dan kepala dinas pertanian kabupaten/kota membuka posko bersama, memberikan pendampingan kepada poktan. Selain itu, mereka yang memanfaatkan lahan perhutani/hutan sosial mengusulkan CPCL petani yang tergabung dalam LMDH dan kelompok tani hutan ke Dinas Pertanian Kabupaten/Kota.

Dalam rangka menambah luas area tanam di Jawa Timur, mari bergandengan tangan dan mendukung gerakan tambah olah tanah dan tanam.

Siapkan Diri Jadi Pemimpin Setingkat Regu: Prodi Diktukba TNI AD 2024 Dibuka

Jember,- Upacara Pembukaan Prodi Diktukba TNI AD TA 2024 telah dilaksanakan di Lapangan Upacara Secaba Rindam V/Brawijaya dengan partisipasi 277 siswa. Acara ini dipimpin oleh Kolonel Inf Renal Aprindo Sinaga, M.Han., selaku Danrindam V/Brawijaya.

Dalam amanatnya, Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya kebulatan tekad dalam menjalani pendidikan, serta perubahan pola pikir siswa dari Tamtama menjadi Bintara. Para siswa diharapkan memiliki kualifikasi dan kemampuan yang diperlukan untuk menjadi pemimpin setingkat regu dengan integritas kepribadian yang tinggi.

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, pendidikan ini direncanakan berlangsung selama 2,5 bulan, yang didalamnya Danrindam dan pelatih diminta untuk membentuk dan mendidik siswa dengan profesional. Diharapkan bahwa para siswa akan berkembang menjadi Bintara TNI AD dengan jiwa kejuangan, disiplin, dan loyalitas yang tinggi.

Prodi Diktukba TNI AD TA 2024 di Rindam V/Brawijaya ini ternyata menjadi topik yang banyak dibicarakan oleh masyarakat. Maka tidaklah mengherankan jika acara ini menjadi populer dan sukses dilaksanakan. Para pelajar telah menikmati upacara pembukaan yang sangat berkesan dalam upacara militer dan tampak sangat semangat serta antusias dalam menghadapi program pendidikan mereka selama 2,5 bulan mendatang.

Semoga dengan adanya program ini, para siswa mampu membentuk karakter dan kemampuan yang diperlukan untuk menjadi pemimpin setingkat regu yang dapat diandalkan dengan integritas kepribadian yang tinggi dengan harapan mereka mampu menjadi insan TNI yang handal dan berkarakter tinggi. Semoga upacara pembukaan ini dapat menjadi awal yang baik bagi kesuksesan program pendidikan tersebut.

Berolahraga disaat berpuasa? Siapa takut….

Yuks ladies tetap jaga kesehatan dengan rutin berolahraga meski berpuasa…

Pilih jenis olahraga yang ringan dan sesuaikan dengan kondisi fisik saat ini ya ladies.

Workout yang ringan-ringan,jangan terlalu berat latihannya,karena akan mengakibatkan dehidrasi dan kelelahan jika terlalu berat.

Memilih waktu yang tepat untuk berolahraga saat berpuasa juga sangat penting loh,contohnya sebelum berbuka puasa atau setelah sahur. Jika tidak kuat karena sedang menjalankan ibadah puasa maka lakukanlah setelah berbuka puasa.

Supaya tidak bosan dalam jenis olahraga maka bisa menggabungkan latihan kardio ringan,kekuatan dan latihan fleksibilitas supaya seimbang dan lebih menarik.

Ingat ya ladies jangan sampai dehidrasi saat berolahraga di kala berpuasa. Tipsnya supaya tidak dehidrasi adalah dengan banyak minum air diantara waktu berbuka dan sahur.

Yuk mari,semangat berolahraga ladies….

Mentan dan Pangdam V/Brawijaya Serahkan Bantuan Benih dan Pompa Air untuk Petani di Bojonegoro

Bojonegoro,- Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. Andi Amran Sulaeman, MP, dan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, hari ini melakukan kunjungan kerja ke Desa Tulungagung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempercepat tanam padi melalui sistem pompanisasi dan meningkatkan produksi pertanian secara nasional. Dalam upaya meningkatkan swasembada pangan di Indonesia, mereka menyerahkan bantuan benih jagung, benih padi, dan pompa air kepada petani setempat.

Diharapkan, langkah ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan negara secara signifikan. Melalui sistem pompanisasi yang efektif, petani dapat menanam padi lebih cepat dan efisien, sehingga mempercepat produksi pangan di Indonesia.

Ini adalah bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan produksi pertanian dan mencapai swasembada pangan di negara ini. Kita semua berharap bahwa upaya ini akan berdampak positif bagi petani dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Melindungi Karir dan Menghindari Jebakan Hukum: Wawasan Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H

Surabaya,- Lebih kurang 200 personil Militer, PNS, dan Persit dari berbagai satuan seperti Pendam, Pomdam, Infolahtadam, Sansidam, Denmadam V/Brawijaya, dan Puskodalops Kodam V/Brawijaya, tas menerima penyuluhan dari Yongmoodo Terampil dengan topik “Optimalisasi Peran Hukum bagi Prajurit, PNS TNI AD beserta Keluarga guna mendukung Tugas Pokok TNI AD”.

Penyuluhan ini dilakukan oleh Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H., dalam rangka memberikan pemahaman hukum dan hal-hal pelanggaran yang harus dihindari bagi personil Militer, PNS, dan Persit. Beberapa hal yang disampaikan antara lain Desersi, THTI, Asusila, Percerian, Penipuan, Nikah Ganda, KDRT, Narkoba, Pelanggaran Lalin, Pencurian, serta Penyalahgunaan Jabatan.

“Kita diberikan pangkat, jabatan, fasilitas lainnya adalah untuk berbuat sesuatu yang berguna bagi bangsa dan negara. Jadilah prajurit yang baik dan profesional,” ucap Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H.

Dalam acara ini, diharapkan seluruh personil Militer, PNS, dan Persit dapat meningkatkan pemahaman tentang hukum dan dapat menerapkannya dalam tugas sehari-hari untuk mendukung Tugas Pokok TNI AD.

Menghindari Pelanggaran Umum di Kalangan TNI AD dan Keluarganya

Surabaya,- Dalam rangka meningkatkan kesadaran,ketaatan dan kepatuhan prajurit dan PNS Dam V/Brawijaya beserta Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya terhadap hukum guna mendukung tugas pokok TNI AD

Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya :

  1. Cabang IX Denmadam
  2. Ranting 5 Pom Cabang III Spersdam
  3. Ranting 3 Pen Cabang 1 Sinteldam
  4. Ranting 3 Infolahta Cabang VI Srendam
  5. Ranting 3 Zi Cabang IV Slogdam
  6. Ranting 6 Puskodalops Cabang II Sopsdam
  7. Ranting 2 Sansi Cabang 1 Sinteldam
  8. Ranting 2 Setum Cabang IX Denmadam

Mengikuti kegiatan penyuluhan hukum dengan tema ” Optimalisasi peran hukum bagi prajurit,PNS TNI AD beserta keluarganya guna mendukung tugas pokok TNI AD

Dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 19 Maret 2024 bertempat di aula Makodam V/Brawijaya

Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H., dari Kumdam V/Brawijaya, menjadi narasumber dalam penyuluhan hukum ini. Dalam materinya, Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H. menyoroti pentingnya pemahaman hukum dan menghindari pelanggaran yang dapat merugikan, seperti desersi, THTI, asusila, perceraian, penipuan, nikah ganda, KDRT, narkoba, pelanggaran lalu lintas, pencurian, dan penyalahgunaan jabatan.

“Pangkat, jabatan, serta fasilitas lainnya yang kita terima adalah untuk berbuat sesuatu yang berguna bagi bangsa dan negara,” kata Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H. dalam penyuluhan tersebut. Ia juga menekankan pentingnya menjadi prajurit yang baik dan profesional dalam menjalankan tugas-tugas yang diberikan.

Brigjen TNI Endro Satoto Inspektur Upacara ke-17 di Lapangan Makodam V/Brawijaya

Surabaya, 18 Maret 2024 – Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Endro Satoto, S.I.P., M.M., M. Han memimpin Upacara ke-17 yang berlangsung di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Dalam upacara tersebut, Kasdam V/Brawijaya memberikan pesan kepada seluruh prajurit dan PNS di lingkungan Kodam V/Brawijaya.

Selain menghormati para pahlawan yang gugur dalam mempertahankan keutuhan dan kedaulatan negara, Kasdam V/Brawijaya mengapresiasi para prajurit dan PNS atas dedikasi dalam melaksanakan berbagai tugas dan pengabdian, khususnya selama bulan suci Ramadhan.

“Saya mengucapkan terima kasih pada prajurit dan PNS dalam berbagai pelaksanaan tugas, termasuk kegiatan. Semua keberhasilan itu tidak lepas dari wujud rasa tanggung jawab, dan dedikasi para anggota sekalian di jajaran Kodam Brawijaya,” ujar Kasdam.

Brigjen TNI Endro Satoto, S.I.P., M.M., M. Han juga menghimbau para prajurit dan PNS untuk memfokuskan diri pada pelaksanaan tugas yang akan datang, khususnya dalam melaksanakan program-program kerja yang sudah direncanakan.

“Semua bidang harus berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan pokok kebijakan yang sudah ditentukan,” pinta Brigjen TNI Endro.

Dari keterangan yang diungkapkan, diketahui bahwa Kasdam V/Brawijaya memberikan penghargaan dan memberikan arahan terhadap para prajurit dan PNS selama upacara rutin ke-17. Upacara tersebut diperingati sebagai bentuk penghormatan untuk para pahlawan yang telah rela berkorban dalam mempertahankan keutuhan dan kedaulatan negara. Selain itu, penghormatan dan apresiasi diberikan kepada prajurit dan PNS dalam melaksanakan berbagai tugas dan pengabdian selama bulan suci Ramadhan.

Pelatihan Public Speaking Satjar Kodam V/Brw: Menguasai Seni Berbicara dengan Percaya Diri.

Surabaya,- Kodam V/Brw mengadakan Pelatihan Public Speaking Satjar Kodam V/Brw pada hari Jumat, 15 Maret 2024 di Mapuskodaldam V/Brw. Pelatihan ini diikuti oleh 340 personil yang terdiri dari Pabandya Min Sinteldam V/Brw, Kapusjarahdam V/Brw serta Kasi Pendam V/Brw.

Pelatihan public speaking ini diselenggarakan oleh Kodam V/Brw untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan presentasi peserta sehingga mereka dapat membangun citra positif di masyarakat. Dalam pelatihan ini, materi yang disampaikan mencakup faktor pembentuk citra dan public speaking, jejaring sosial media, simulasi dan viralisasi sosial media, serta pembuatan konten teks di sosial media.

Acara pelatihan ini dibuka dengan sambutan Kapendam V/Brw Letkol Kav Donan Wahyu yang mewakili Pangdam V/Brw. Donan menyampaikan bahwa pelatihan public speaking ini merupakan bagian dari upaya Kodam V/Brw untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan juga meningkatkan citra positif satuan di mata masyarakat.

“Diharapkan dengan pelatihan public speaking ini peserta dapat menguasai seni berbicara dengan percaya diri sehingga satuan ini dapat semakin dikenal dan dihormati di masyarakat,” kata Donan.

Sementara itu, materi pelatihan disampaikan oleh empat orang nara sumber yang telah berpengalaman di bidangnya. Bapak Dr. M Fariza Y Irawady memberikan materi tentang faktor pembentuk citra dan public speaking. Kemudian, Bapak Choirul Anam, M. Si. memberikan materi tentang jejaring sosial media. Sedangkan, Bapak Arif Nurohman memberikan materi tentang simulasi dan viralisasi sosial media dan Bapak Irwan Arifyanto memberikan materi tentang pembuatan konten teks di sosial media.

Sampai dengan akhir acara, peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Mereka belajar banyak tentang teknik-teknik berbicara yang efektif dan cara membangun citra yang positif melalui sosial media. Selain itu, para peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan materi yang telah diberikan.

Setelah selesai mengikuti pelatihan ini, Kasi Media Online Pendam V/Brw, Mayor Arh Bambang, mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat terbantu oleh materi yang diberikan dalam pelatihan ini.

“Saya merasa pelatihan ini membantu saya untuk lebih menguasai teknik berbicara yang efektif dan menarik minat pendengar,” ujar Bambang.

Kapendam V/Brw berharap bahwa pelatihan public speaking ini dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan berbicara peserta sehingga mereka dapat menjadi duta yang baik dan mampu membangun citra positif di masyarakat.