Babinsa Serka Budiono Dukung Petani Melalui Pendampingan Penanaman Padi di Bangkalan.

Bangkalan – Pendampingan terhadap petani terus dilakukan oleh Babinsa guna meningkatkan hasil pertanian sehingga mewujudkan ketahanan pangan di wilayah.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Serka Budiono Babinsa Koramil 0829-06/Tanah merah melaksanakan pendampingan han pangan penanaman padi kelompok tani (Poktan) Wijaya Kusuma IV, milik Bapak Fathor Rahman, Sawah dengan luas 1hektar, di Desa. Petrah, Kec. Tanah merah, Kab. Bangkalan, Rabu (04/12/2024).

Serka Budiono Babinsa Koramil 0829-06/Tanah merah mengatakan bahwa kegiatan pendampingan terhadap petani akan terus dilakukan, dari awal penyiapan lahan, masa tanam hingga panen dan terus berulang.

Menurutnya hal itu dilakukan karena setiap tahap dalam usaha pertanian diperlukan pendampingan, dengan harapan adanya Babinsa dan PPL, para petani bisa termotivasi sehingga semakin semangat dalam mengelola pertanian di wilayah.

Seperti pendampingan pada tahap awal, persiapan lahan merupakan salah satu faktor terpenting yang perlu dilakukan untuk memulai usaha dalam pertanian. Sebelum melakukan penanaman, persiapan lahan yang baik akan berpengaruh dengan produktivitas yang akan ditanam.

“Serka Budiono Sebagai Babinsa akan selalu berkomitmen mendampingi petani dari mulai awal hingga panen untuk mewujudkan ketahanan pangan wilayah. Untuk sebelumnya sudah dilakukan pendampingan dalam penyiapan lahan, dan sekarang mulai melakukan penanaman.”

Sementara itu, Bapak Fathor Rahman sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas usaha Babinsa dalam mendampingi petani menyukseskan program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan.

“Dengan kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat sangat membantu kami, para petani lainnya jadi lebih semangat dalam bertani,” pungkasnya.

Korem 083/Bdj dan Forkopimda Lumajang Tanam 2000 Bibit Pohon untuk Lingkungan.

Lumajang – Dalam upaya mendukung program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) tahun 2024, Korem 083/Bdj bersama Forkopimda Lumajang melaksanakan penanaman bibit pohon mahoni dan trembesi sebanyak 2000 bibit, di kawasan Bumi Perkemahan Glagah Arum, Desa Kandangtepus, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini mengusung tema “TNI AD bersama rakyat bersatu dengan alam untuk NKRI”

Acara yang berlangsung simbolis ini dipimpin langsung oleh Danrem 083/Bdj, Kolonel Inf Setyo Wibowo, S.I.P., M.Sos. Dalam sambutannya, Kolonel Setyo Wibowo menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada berbagai pihak atas kepercayaan yang diberikan kepada Korem 083/Bdj dan Kodim 0821/Lumajang.

“Kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam mensukseskan program penghijauan yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga sebagai wujud tanggung jawab kita terhadap alam,” ujarnya.

Kolonel Setyo menegaskan bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya kewajiban TNI, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. “Manusia sangat bergantung pada alam. Oleh karena itu, menjaga kelestariannya adalah kewajiban kita bersama,” tegasnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah, tetapi juga sebagai bukti nyata kolaborasi antara TNI dan masyarakat. Dengan menanam pohon dan merawat lingkungan, TNI bersama masyarakat berupaya menciptakan ekosistem yang asri, alami, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan penghijauan ini, TNI AD berharap dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. “Kami berharap aksi ini menjadi bukti bahwa TNI dan rakyat siap bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan lestari demi masa depan bangsa,” pungkasnya.

Sinergi TNI dan Baznas: Pembangunan Rumah Layak Huni di Desa Pundungsari

Lumajang, Babinsa Pundungsari Koramil 0821-18/Tempursari, Serka Fery Dian Prasetiyono, bersama masyarakat setempat, melaksanakan kegiatan karya bakti pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) milik Misdi, warga Dusun Sukorejo RT 002 RW 004, Desa Pundungsari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Program bantuan tersebut merupakan program Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lumajang dan dilaksanakan pada Kamis (5/12/2024).

Dalam kesempatan itu, Serka Fery Dian Prasetiyono mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan bertujuan untuk memberikan tempat tinggal yang layak, sehat, dan nyaman bagi keluarga Misdi.

“Dengan pembangunan ini, nantinya akan bermanfaat bagi bapak Misdi untuk memiliki tempat tinggal yang layak dan sehat serta nyaman tentunya,” ujar dia.

Selain itu, Babinsa juga menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk nyata dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah melalui Baznas di bidang kesejahteraan sosial.

Kepala Dusun Sukorejo, Sujarwo, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi peran aktif Babinsa dan masyarakat yang bekerja sama dalam proses pembangunan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Baznas Kabupaten Lumajang atas bantuannya, serta kepada Babinsa yang selalu hadir mendampingi masyarakat. Gotong royong seperti ini menunjukkan kepedulian yang luar biasa,” pungkasnya.

Pembangunan rumah tersebut menjadi harapan baru bagi Misdi dan keluarganya untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak, setelah sebelumnya tinggal di rumah yang sudah tidak memadai untuk kehidupan sehari-hari.

Karya Bakti Masyarakat dan TNI Selesaikan Pembangunan Saluran Irigasi di Lumajang.

Lumajang, Babinsa Sumberurip Koramil 0821-14/Pronojiwo, Koptu M. Arif Wibowo, bersama masyarakat melaksanakan karya bakti lanjutan pada tahap akhir pembangunan saluran irigasi untuk mendukung sektor pertanian di Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut berlangsung di dua lokasi utama, yaitu Dusun Krajan yang dikelola oleh Gapoktan Tani Maju Dusun Krajan dan Gapoktan Tani Mulyo Dusun Sriti Desa Sumberurip.

Koptu M. Arif Wibowo menjelaskan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan Babinsa untuk mendorong semangat gotong royong di masyarakat.

“Kami bersama warga bahu-membahu menyelesaikan pembangunan saluran irigasi ini. Harapannya, keberadaan irigasi ini dapat mendukung peningkatan kesejahteraan para petani di Desa Sumberurip,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga dan memanfaatkan saluran irigasi tersebut agar tetap berfungsi dengan baik untuk jangka panjang.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, hadir pula Petugas Balai Pertanian dan Peternakan Pronojiwo, Bekti Raharjo, SP, yang memberikan arahan teknis agar pembangunan saluran irigasi ini memenuhi standar dan dapat memberikan manfaat optimal bagi para petani.

“Dengan pembangunan ini, nantinya akan bermanfaat untuk mengairi persawahan ± 50 ha yang ada di Gapoktan Tani Maju Dusun Krajan dan Gapoktan Tani Mulyo Dusun Sriti Desa Sumberurip,” pungkasnya.

Dengan sinergi yang terjalin, pembangunan saluran irigasi di Desa Sumberurip tidak hanya menjadi solusi atas kebutuhan air bagi pertanian, tetapi juga menjadi bukti nyata semangat gotong royong dalam membangun desa. 

Serda Hartono Berikan Dukungan Teknis kepada Petani dalam Merawat Tanaman Padi.

Madiun, – Babinsa Desa Belimbing, Serda Hartono, bersama dengan masyarakat setempat melaksanakan kegiatan perawatan tanaman padi di area persawahan Desa Belimbing, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, pada hari Kamis, 5 Desember 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan hasil pertanian di wilayah tersebut. Dalam kegiatan tersebut, Serda Hartono turut terlibat langsung dalam proses perawatan tanaman padi, mulai dari pemupukan hingga pengendalian hama.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan teknis kepada petani dalam menjaga kualitas hasil pertanian. Serda Hartono menjelaskan bahwa perawatan tanaman padi sangat penting dilakukan pada masa pertumbuhan, guna memastikan tanaman padi dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang melimpah. “Kami memberikan pendampingan agar petani dapat mengetahui teknik-teknik yang tepat dalam merawat tanaman padi, terutama dalam pemilihan pupuk yang sesuai dan pengendalian hama secara alami,” ujar Serda Hartono.

Selain itu, Babinsa juga mengajak warga untuk lebih peduli terhadap pola tanam yang ramah lingkungan. Dalam kesempatan ini, Serda Hartono mengingatkan pentingnya penggunaan pupuk organik yang dapat menjaga kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Dengan cara ini, diharapkan hasil pertanian yang diperoleh tidak hanya optimal, tetapi juga berkelanjutan. “Kami ingin petani di Desa Belimbing dapat memproduksi padi dengan cara yang lebih ramah lingkungan, sehingga tidak hanya menguntungkan dari segi hasil, tetapi juga menjaga keberlanjutan alam,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para petani. Salah satu petani, Bapak Sutrisno, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pendampingan yang diberikan oleh Babinsa. “Kami sangat terbantu dengan adanya pembinaan dari Babinsa. Tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga ilmu tentang cara merawat tanaman padi dengan benar. Semoga hasil panen kami tahun ini bisa lebih baik,” ungkapnya.

Program ini merupakan bagian dari sinergi TNI dengan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Babinsa diharapkan terus berperan aktif dalam membimbing dan mendampingi para petani di wilayah binaannya. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hasil pertanian di Desa Belimbing semakin meningkat, serta dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian warga dan ketahanan pangan daerah.

Karya Bakti Pembangunan Jalan di Dusun Sukosari Barat Tingkatkan Aksesibilitas Warga.

Lumajang, Wujud dedikasinya dalam mendukung pembangunan di wilayah binaannya. Babinsa Sukosari Koramil 0821-12/Jatiroto, Serka Samsuliadi Dwi Purwanto, bersama warga turut serta dalam karya bakti pembangunan jalan rabat beton sepanjang 200 meter di Dusun Sukosari Barat, Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Pembangunan itu bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan warga dalam beraktivitas, terutama di lingkungan RT 012 RW 001 yang sebelumnya memiliki jalan yang kurang memadai. Jalan tersebut tidak hanya menghubungkan area permukiman, tetapi juga menjadi akses utama menuju fasilitas umum di desa.

Dalam keterangannya, Serka Samsuliadi Dwi Purwanto menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugasnya sebagai Babinsa untuk mendampingi dan memotivasi warga dalam melaksanakan gotong royong.

“Sebagai Babinsa, kami selalu siap mendampingi masyarakat dalam kegiatan apapun, terutama yang bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur desa. Selain mempercepat proses pembangunan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Sukosari Barat, Fitri Andre Sakti, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh Babinsa. Kehadiran TNI, menurutnya, memberikan semangat dan motivasi kepada warga untuk bersama-sama menyelesaikan proyek tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa dan warga yang telah bekerja keras dalam kegiatan ini. Semoga jalan yang baru ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Dusun Sukosari Barat,” tuturnya.

Pendampingan Babinsa dalam kegiatan pembangunan desa menunjukkan peran strategis TNI dalam mendukung pembangunan wilayah, terutama di daerah pedesaan. Keterlibatan aktif TNI, khususnya Babinsa, tidak hanya meningkatkan efisiensi pembangunan, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat.

Ketua Poktan Sidomulyo Apresiasi Dukungan Babinsa dalam Program Pertanian di Lumajang.

Lumajang, Babinsa Gesang Koramil 0821-10/Tempeh, Serda Muhammad Eko Widodo, melaksanakan pendampingan pengairan di lahan jagung seluas 1 hektare milik Gendut, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sidomulyo, di Dusun Kebonan, Desa Gesang, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi air berjalan lancar sehingga tanaman jagung mendapatkan pasokan air yang cukup demi mendukung pertumbuhan optimal. Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Gesang.

“Kegiatan ini sebagai upaya kami sebagai Babinsa berkomitmen untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat, membantu dan memberikan pendampingan agar program-program pemerintah, khususnya swasembada pangan, bisa terlaksana dengan baik,” ujar dia.

Sementara itu, PPL Desa Gesang, Eko Susanto, mengapresiasi peran aktif Babinsa dalam mendukung program pertanian di wilayah .

“Kehadiran Babinsa tentunya menjadikan inspirasi dalam memberikan motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian mereka. Kami juga berkolaborasi untuk memberikan edukasi terkait pengelolaan air dan teknik budidaya jagung yang baik,” katanya.

Ketua Poktan Sidomulyo, Juber, menyampaikan rasa terima kasih kepada Babinsa dan PPL atas perhatian dan dukungan yang diberikan.

“Dengan adanya pendampingan seperti ini, kami merasa lebih diperhatikan dan didukung dalam mengatasi kendala yang ada, terutama soal pengairan,” pungkasnya.

Pendampingan tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil panen jagung sehingga berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui sinergi antara TNI, pemerintah, dan petani, diharapkan swasembada pangan dapat terus terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Dandim 0811/Tuban Jelaskan Strategi Pompanisasi untuk Percepatan Swasembada Pangan.

TUBAN, – Komandan Kodim 0811/Tuban sambut Tim Wasmonev (Pengawasan Monitoring dan Evaluasi) PAT (Perluasan Areal Tanam) Pompanisasi Brigjen TNI Faruk Pakar, S.Pd., M.Han., Direktur Teritorial (Dirter) Pusterad dalam rangka meninjau Program Pompanisasi untuk percepatan tanam serta swasembada pangan menuju Indonesia lebih maju dan sejahtera bertempat di wilayah Kodim 0811/Tuban.

Direktur Teritorial selaku ketua tim Wasmonev Brigjen TNI Faruk Pakar, S.Pd., M.Han., dalam sambutan paparannya menyampaikan bahwa Kementan RI menggandeng TNI dalam rangka pendampingan pelaksanaan kegiatan di lapangan, mulai dari pendampingan tingkat pusat sampai dengan wilayah yang dilaksanakan oleh Babinsa.
“Sesuai dengan laporan harian yang dilaksanakan oleh jajaran TNI AD tentunya kita bisa melihat dinamika di lapangan yang sedikit banyak mempengaruhi terhadap pencapaian target, baik Oplah maupun Pompanisasi data terbaru yang diterima dari jajaran bervariasi dalam pencapaian sesuai dengan situasi dan kondisi wilayah”, Terang Ketua Tim.

Ketua Tim menambahkan bahwa kami di lapangan akan melihat secara langsung dengan tujuan untuk mencari kesalahan di lapangan namun berusaha membantu, duduk bersama menemukan solusi dan saling tukar pikiran untuk keberhasilan kegiatan PAT (Perluasan Areal Tanam) melalui Oplah dan Pompanisasi diwilayah Kodim 0811/Tuban.

“Pada kesempatan mari kita jadikan forum untuk diskusi sharing dan tukar pikiran untuk keberhasilan tugas kita bersama”, Imbuh ketua Tim.

Ditempat yang sama, Dandim 0811/Tuban Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan kerja oleh Brigjen TNI Faruk Pakar (Ketua Tim Wasmonev PAT Pompanisasi) yang mana akan menambah wawasan kepada kita semua dengan tujuan untuk memberikan gambaran kepada komando atas tentang rencana konsep normalisasi dan pompanisasi dalam mendukung program pemerintah guna mewujudkan Hanpangan nasional tentang percepatan antisipasi darurat pangan di wilayah Kodim 0811/Tuban.

“Di wilayah Kodim 0811/Tuban kita mendapatkan 90 Unit pompa brigade yang tersebar di 20 koramil dan tersalurkan ke 90 Poktan dan untuk pencapaian LTT perluasan areal tanam untuk minggu II 366 Ha Minggu III 402 dan total pencapaian LTT PAT Bulan Juni 999 Ha”, Terang Dandim.

Diakhir paparannya, Dandim menambahkan tentang pemanfaatan Alsintan dapat di gunakan melalui Brigade tanam yang dikendalikan oleh Kodim sehingga alsintan sepenuhnya dikelola oleh Kodim serta mobilisasi alsintan berdasarkan permintaan dari poktan di tiap wilayah.

“Kendala yang dihadapi saat memasuki musim kemarau di mana curah hujan di wilayah Kab. Tuban sudah menurun, masih banyak jaringan irigasi rusak banyak peralihan lahan dan Babinsa mengedukasi petani untuk menanam kembali setelah panen, dan alsintan dipindahkan ke tempat wilayah yang sesuai dengan prosedur”, Tutup Dandim Tuban.

Diakhir acara, Kadis Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kab. Tuban Bpk. Eko Yulianto, S.STP., M.M., menyampaikan bahwa Pemkab Tuban bersinergi dengan TNI telah menerima pompa 305 Pompa Air yang mana antara lain 85 pompa reguler (61 Unit 3” , 18 Unit 4” dan 6 Unit 6 ”) dan 130 Pompa Brigade Dinas serta 90 Pompa Brigade, dan untuk kriteria CPCL Pompa antara lain tersedia sumber air permukaan (Sungai) yang dapat di pompa dan lokasi diprioritaskan pada lahan tadah hujan dengan IP – 2 dan di budidayakan oleh petani dengan komoditas padi serta punya potensi penambahan.

“Untuk penyaluran pompa air di 16 kecamatan antara lain 27 Unit diserahkan tanggal 30 April 2024, 36 Unit diserahkan tanggal 14 mei , 90 Unit di serahkan tanggal 27 Mei dan 15 Unit diserahkan tanggal 31 Mei 2024 serta yang terakhir sejumlah 137 Unit di serahkan pada tanggal 1 Juli 2024”, Terang Kadistan Tuban.

Usai melaksanakan paparan, Ketua Tim Wasmonev beserta rombongan menuju lokasi di wilayah Kecamatan WIdang sekaligus untuk bertatap muka dengan para petani dalam rangka meninjau Program Pompanisasi untuk percepatan tanam serta swasembada pangan menuju Indonesia lebih maju dan sejahtera.

Pengeboran Irigasi di Desa Randucangkring: Langkah Nyata Menuju Kemandirian Pangan.

Bondowoso– Babinsa Ramil 09 Pujer, Serka Hardono, bersama warga Desa Randucangkring, melaksanakan kegiatan pendampingan pengeboran untuk mendukung program ketahanan pangan tahun anggaran 2024. Kegiatan ini dilakukan di lahan milik Bapak Firdaus, Dusun Randu 51, RT 10/RW 02, Desa Randucangkring, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso.

Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam meningkatkan ketahanan pangan di wilayah binaan, dengan melibatkan langsung masyarakat setempat dalam pengelolaan lahan pertanian. Kegiatan Saat ini, progres pengeboran sudah mencapai sekitar 30%.

Pengeboran dilakukan untuk memperbaiki sistem irigasi dan meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian, sehingga hasil pertanian di Desa Randucangkring dapat lebih optimal. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan, terlebih menjelang tahun 2024 yang diprediksi akan menghadapi tantangan cuaca yang ekstrem.

Kegiatan ini turut didukung oleh Gapoktan Tani Makmur 11 yang turut serta dalam pengeboran dan memberikan pelatihan mengenai teknik pertanian modern kepada para petani. Kolaborasi antara Babinsa, petani, dan Gapoktan diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian serta kesejahteraan warga desa.

Dengan adanya pendampingan ini, Babinsa berharap para petani di Desa Randucangkring dapat semakin mandiri dan memiliki ketahanan dalam mengelola sumber daya alam mereka. Melalui program ketahanan pangan ini, diharapkan bisa menciptakan keseimbangan antara kebutuhan pangan dan peningkatan produksi pertanian yang berkelanjutan.

Program Ketahanan Pangan: Dandim 0819/Pasuruan Tanam Jagung di Lahan 200 Ha.

Pasuruan,- Dandim 0819/Pasuruan Letkol Arh Noor Iskak, S.T., melaksanakan penanaman jagung serentak wilayah kodim 0819/Pasuruan tepatnya di Desa Wonosari Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Setyo Wibowo S.I.P., M.Sos. dan ibu Ketua Persit KCK Koorcabrem 083. Dalam acara tersebut Danrem memimpin seremonial Penamaan Jagung secara serentak.

Diawali paparan yang disampaikan oleh Komandan Kodim 0819/Pasuruan Letkol Arh Noor Iskak,S.T., kepada Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Setyo Wibowo S.I.P., M.Sos., yang menjelaskan tentang luas, letak dan kondisi lahan yang berada di wilayah kab. Pasuruan yang akan di jadikan sebagai lahan untuk penanaman jagung. Bahwa 200 ha yang disiapkan lahan pertanian yaitu berada di Kec. Grati dengan luas lahan 100 ha sudah ditanami jagung, yang kedua berada di KPH Kejayan dengan luas lahan 100 ha masih belum ditanami jagung, yang nantinya akan dilakukan secara masif dan bertahap untuk penanaman jagung.

Dalam sambutannya, Kolonel Inf Setyo Wibowo S.I.P., M.Sos. memberikan penekanan bahwa ketahanan pangan merupakan isu krusial yang berkaitan erat dengan pertahanan negara. Iklim tropis Indonesia memberikan dukungan optimal untuk mencapai ketahanan pangan, terlepas dari fluktuasi iklim.

“TNI AD berperan aktif dalam mewujudkan ketahanan pangan, karena dengan memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan terjangkau, stabilitas keamanan negara dapat terjaga” , Pungkasnya.

Program ketahanan pangan di wilayah Korem 083/Bdj akan melibatkan penanaman jagung di lahan seluas 2000 ha secara bertahap, dengan setiap satuan jajaran Korem 083/Bdj mengelola lahan seluas 200 ha, Termasuk didalamnya lahan yang disiapkan oleh Kodim 0819 Pasuruan seluas 200 ha.

Selain itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, Danrem 083/Bdj juga memberikan bantuan sembako secara simbolis. Acara penanaman jagung di Kecamatan Gondang Wetan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kadistan Kabupaten Pasuruan, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 083 beserta pengurus serta Persit Kartika Chandra Kirana Cab. XXXIII Kodim 0819/Pasuruan.

Kerjasama dan dukungan dari semua pihak diharapkan dapat mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Indonesia.