Jum’at Berkah: Kodim 0805 Ngawi Salurkan Santunan untuk Anak Yatim

Ngawi – Dalam rangka memperingati hari Jum’at yang penuh berkah, Kodim 0805 Ngawi melaksanakan kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu yang berada di Yayasan Yatim Piatu Al Munawaroh, Ngawi. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dari pimpinan Kodim 0805 Ngawi terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan. Jum’at (06/12/2024).

Pada acara yang digelar di lingkungan Yayasan yatim piatu tampak gembira dan bersyukur menerima bantuan yang diberikan oleh Kodim 0805 Ngawi. Santunan tersebut berupa uang tunai dan kebutuhan pokok yang sangat bermanfaat bagi para penghuni yayasan.

Dalam kesempatan tersebut, Pasilog Kodim Ngawi Lettu Inf Markun, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Jum’at Berkah yang rutin dilaksanakan sebagai wujud perhatian kepada masyarakat sekitar, terutama anak-anak yang membutuhkan uluran tangan. “Kami berharap santunan ini dapat meringankan beban para pengurus yayasan dan membantu anak-anak yatim piatu dalam menjalani kehidupan mereka sehari-hari,” ujarnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Babinsa dan pengurus yayasan. Kegiatan berakhir dengan doa bersama untuk kesejahteraan anak-anak yatim piatu dan masyarakat sekitarnya.

Kodim 0805 Ngawi terus berkomitmen untuk memberikan perhatian lebih kepada masyarakat, khususnya dalam program sosial yang berbasis pada kepedulian dan saling berbagi di hari yang penuh berkah ini.

Babinsa Petahunan Dampingi Posyandu Anggrek, Jaga Kesehatan Anak Sejak Dini

Lumajang, Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan balita dan anak-anak, Babinsa Petahunan Koramil 0821-19/Sumbersuko Sertu Iswan Dewi melaksanakan kegiatan pendampingan Posyandu Anggrek di Dusun Krajan, RT 001 RW 001, Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Kamis (5/12/2024).

Dalam kesempatan itu, Sertu Iswan Dewi mengatakan, bahwasanya kegiatan pendampingan di Posyandu Anggrek diharapkan dapat terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di Desa Petahunan.

“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian untuk mendorong warga memanfaatkan Posyandu sebagai sarana mengetahui tumbuh kembang kesehatan bagi balita dan anak-anak,” kata dia.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 22 anak yang mendapatkan pelayanan kesehatan dari Bidan Desa Petahunan. Pelayanan yang diberikan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemberian vitamin dan imunisasi.

Sementara itu, Bidan Desa Petahunan Rahadita Pratiwi, Amd. Keb, menambahkan, dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin bagi balita dan anak-anak semakin meningkat, sehingga tercipta generasi yang sehat dan kuat di masa depan.

“Dengan adanya kegiatan pendampingan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin menyadari pentingnya Posyandu dalam menjaga kesehatan anak-anak sejak dini,” pungkasnya

Sertu Supriyono Tinjau Langsung Lokasi Longsor di Bunulrejo, Himbau Warga Waspada

Malang. – Babinsa Koramil 0833/ 02 Blimbing Kelurahan Bunulrejo, Sertu Supriyono terjun langsung melakukan peninjauan ke lokasi bencana tanah longsor. Yang menimpa rumah warga di Jalan Membramo no 1 RT 01 RW 14 Kelurahan Bunulrejo Kecamatan Blimbing.

Dalam peninjauannya, Sertu Supriyono bersama Lurah dan Kalaksa meninjau lokasi bencana serta menghimbau masyarakat sekitar lokasi untuk berhati – hati dan menghindari lokasi terdampak.

Agar tidak menimbulkan kerugian baik personil dan materiil terutama masuk dalam musim hujan dengan curah tinggi saat ini.

Sertu Supriyono terus menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor.

“Kami menghimbau masyarakat untuk segera melaporkan kesempatan pertama kepada pihak berwenang jika terjadi tanda-tanda bahaya longsor,” tuturnya.

Pendampingan Babinsa Koramil Wonosalam Tingkatkan Kualitas Tanaman Jagung Petani Sumberjo

Jombang – Babinsa Koramil 17/Wonosalam, jajaran Kodim 0814/Jombang, Koptu Deki melaksanakan pendampingan kepada petani dalam pemupukan jagung milik kelompok mekar sari, di desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam,Kabupaten Jombang, Jum’at (6/12/2024).

Koptu Deki menyampaikan, dalam mensukseskan program Pemerintah mewujudkan ketahan pangan, jagung merupakan komoditi pertanian yang memiliki potensi sangat besar untuk di kembangkan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, hal ini juga menjadi dorongan Babinsa membantu petani warga Desa binaannya melakukan perawatan terhadap tanaman jagung tersebut.” Ujarnya.

Kegiatan pendampingan pertanian ini dilaksanakan terhadap petani warga Desa binaannya ini yakni membantu petani melakukan pendampingan penyiraman pupuk yang berada di sekitar tanaman agar tanaman jagung tersebut dapat tumbuh dengan subur. dengan melakukan perawatan secara terus-menerus harapannya tanaman jagung akan berkembang dengan baik sehingga menghasilkan jagung yang berkualitas sesuai dengan harapan, ” imbuh Babinsa.

lebih lanjut Babinsa menyebutkan, Babinsa sebagai motor penggerak dalam mensukseskan ketahanan pangan selalu memberikan dorongan, baik tenaga maupun pengetahuan kepada petani agar mereka bisa mengolah pertaniannya dengan baik, sehingga dengan pertumbuhan pertanian yang baik akan menghasilkan peningkatan produksi pangan guna memenuhi kebutuhan masyarakat, ” pungkasnya.

Kapten Wardoyo Ubah Lahan Tidur Perhutani Menjadi Kebun Jagung Produktif

Ngawi, – Dilandasi tugasnya sebagai prajurit TNI AD untuk mendukung program swasembada pangan yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, Kapten Inf Wardoyo memanfatkan lahan milik Perhutani untuk budidaya jagung.

Pria yang kesehariannya menjabat sebagai Danramil 0805/12 Mantingan itu menyebut, lahan milik Perhutani yang dikelola itu dulunya merupakan lahan tidur.

“Lahan ini dulunya lahan tidur, karena (pohon) jatinya sudah habis, jadi bisa dikatakan terbengkalai,” kata Wardoyo di lahan Perhutani yang dikelolanya di Desa Mengger, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, Jumat (6/12/2024).

“Dari situ kemudian saya berkoordinasi dengan pihak Perhutani untuk mengelolanya menjadi lahan pertanian dan alhamdulillah waktu itu diberikan izin,” tambahnya.

Wardoyo mengungkapkan, selain di Desa Mengger, ia juga mengelola lahan Perhutani lainnya di Desa Kauman, Kecamatan Widodaren, yang juga dimanfaatkan untuk budidaya jagung. Untuk luasannya, sebutnya, masing-masing mencapai satu hektare.

Dari kedua lahan yang dikelolanya sejak tahun 2022 itu, Wardoyo mengaku bisa menghasilkan 8 ton jagung dalam sekali panen.

“Kalau hasilnya sebenarnya tak menentu, karena hama banyak sekali, mulai dari tikus, ulat, dan tupai. Tapi yang terakhir panen itu, satu lahan bisa menghasilkan 4 ton jagung,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada lahan yang dikelolanya, Pama TNI AD itu juga banyak membantu para petani dengan sosialisasi yang diberikan.

“Saya boleh dibilang termasuk yang awal menanam jagung di lahan milik Perhutani ini. Jadi kalau pas sedang kumpul-kumpul dengan warga atau petani lainnya, sedikit banyak saya sering memberikan masukan atau berbagai ilmu kepada mereka,” terangnya.

“Apalagi menanam jagung ini kan tidak semudah seperti yang dibayangkan. Khususnya saat musim penghujan tiba, kita harus pintar-pintar memilih waktu yang tepat untuk memulai proses tanamnya. Banyak petani di sini dulunya asal tanam, sehingga gagal harus dicabuti dan ngulang lagi tanamnya,” lanjutnya.

Tak hanya untuk mendukung program swasembada pangan dari Presiden Prabowo Subianto, Wardoyo mengaku, dari upayanya itu juga telah mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Babinsa Kudu Kawal Kesehatan Balita melalui Posyandu

Jombang – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 09/Kudu Kodim 0814/Jombang melaksanakan kegiatan pendampingan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di kantor Desa Menturus Kecamatan Kudu, Kabupaten jombang, Jumat (06/12/2024).

Posyandu merupakan kegiatan kesehatan yang diselenggarakan oleh bidan desa kepada masyarakat dibantu oleh petugas kesehatan dari puskesmas dengan tujuan meningkatkan pelayanan kesehatan dan gizi balita serta untuk menekan angka kematian bayi lima tahun (balita) dan ibu hamil.

Selain pendampingan kehadiran Babinsa pada kegiatan posyandu juga bertujuan untuk membantu kelancaran kegiatan serta memberikan himbauan kepada masyarakat khusus nya kepada ibu-ibu yang memiliki balita dan ibu hamil agar datang mengikuti posyandu serta memeriksakan kesehatan balita dan kehamilannya secara berkala.

Pada kegiatan posyandu yang diselenggarakan oleh bidan desa dan petugas kesehatan puskesmas meliputi penimbangan balita, pengukuran tinggi badan balita, imunisasi, pemberian makanan tambahan gizi dan pemberian vitamin untuk balita serta pemeriksaan ibu hamil.

Koptu Nanang di sela-sela pendampingan kegiatan posyandu kepada media mengatakan “posyandu sebagai wadah pemeliharaan kegiatan kesehatan masyarakat akan terus rutin kami dampingi, sebagai wujud kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat binaan kami” ungkap nya.

Pererat Silaturahmi, Koramil Gubeng Adakan Khatmil Qur’an

Surabaya – Koramil 0831/03 Gubeng terus memperkuat pembinaan teritorial (Binter) melalui pendekatan spiritual. Pada Jumat (6/12/2024), Komandan Koramil 0831/03 Gubeng Mayor Inf Wahyu Liska Krida Basuki bersama anggota menggelar kegiatan Khatmil Qur’an di Markas Koramil, Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya.

Kegiatan ini dilakukan bersama Jam’iyah Khatmil Qur’an MWC NU Gubeng Ranting Pucang Sewu. Acara tersebut bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya dalam bidang keagamaan, serta mendorong nilai-nilai religiusitas di lingkungan sekitar.

Mayor Inf Wahyu Liska menjelaskan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis. “Kegiatan ini tidak hanya mempererat ukhuwah islamiyah, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan teritorial untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diisi dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, dan silaturahmi antara anggota TNI dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Koramil 0831/03 Gubeng berharap dapat terus menjadi mitra masyarakat dalam menjaga keamanan, ketenteraman, dan keharmonisan wilayah.

Dengan upaya seperti ini, Koramil 0831/03 Gubeng membuktikan bahwa pembinaan teritorial tidak hanya dilakukan melalui kegiatan fisik, tetapi juga melalui pendekatan spiritual yang menyentuh hati masyarakat.

Danramil Bancar hadiri Konferensi Kepala Desa Bancar Bahas Keamanan dan Bencana

TUBAN, – Untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban wilayah desa, Danramil 0811/12 Bancar Kapten Arh Ali Mubdi Hadiri Konferensi Kepala Desa/Kelurahan bersama Dinas Instansi terkait, bertempat di Balai Desa Tlogoagung, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban. Jum’at (06/12/2024).

Camat Bancar Bapak Mastar, menyampaikan banyak terima kasih kepada para aparat TNI dari Koramil 0811/12 Bancar serta Polsek Bancar serta semua Kepala Desa se Kecamatan Bancar yang sudah ikut membantu terlaksananya Pilkada serentak tahun 2024 di seluruh Indonesia dengan tertib dan aman.

“Konferensi Kades merupakan agenda rutinan yang bertujuan untuk menyinkronkan program desa sebagai bentuk silaturahmi antar sesama”, Ungkap Camat Bancar.

Dalam sambutan Kapten Arh Ali Mubdi Danramil 0811/12 Bancar dalam sambutannya mengharapkan kepada seluruh Instansi se Kecamatan Bancar untuk selalu meningkatkan keamanan wilayah desanya masing-masing, dan saya mengingatkan kepada seluruh peserta khususnya para Kades agar mewaspadai musim penghujan yang terkadang disertai dengan angin kencang dan cenderung extrem untuk mencegah bencana alam seperti, banjir, tanggul sungai jebol maupun pohon yang rawan tumbang di sekitar pemukiman warga, jalan dan bangunan lainnya.

“Apabila terjadi hal yang menonjol di desa, agar para Kades sesegera mungkin melaporkan agar segera bisa diambil langkah penanganannya”, Tegas Danramil 12 Bancar Kapten Arh Ali Mubdi. 

Dukung Pertanian, Babinsa Mojoagung Bersihkan Irigasi Johowinong

Jombang – Dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga kelancaran irigasi, Babinsa Johowinong, Sertu Eko S dari Koramil 0814-10/Mojoagung, bersama warga desa Johowinong, melaksanakan pembersihan irigasi sawah. Jum’at (06/12/2024)

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah warga desa dan dilaksanakan di sepanjang saluran irigasi yang mengalir ke lahan pertanian. Pembersihan dilakukan untuk mengatasi masalah penyumbatan yang dapat menghambat aliran air ke sawah.

Menurut Sertu Eko, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat, terutama dalam mendukung ketahanan pangan. “Kami berkomitmen untuk membantu warga dalam menjaga irigasi agar petani dapat berproduksi dengan optimal,” ujarnya.

Warga desa setempat sangat antusias dan berterima kasih atas inisiatif ini. Salah satu petani, Bapak Suparno, menyatakan, “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Dengan saluran irigasi yang bersih, kami bisa lebih mudah mengairi sawah.”

Pembersihan irigasi ini diharapkan dapat memperlancar distribusi air dan mendukung pertanian yang lebih baik di desa Johowinong. Sertu Eko dan warga berencana untuk melanjutkan kegiatan ini secara berkala demi keberlangsungan pertanian di daerah tersebut.

TNI-POLRI dan UPT Pertanian Lamongan Gelar Gerdal Hama Tikus di Desa Geger

Lamongan – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional,Koramil 0812/03 Turi bersama UPT Pertanian, Kepolisian dan Pemerintah Desa serta Kelompok Tani Desa Geger melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama tikus yang bertempat di Desa Geger Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan,Jumat (06/12/2024).

Munculnya hama tikus selalu menimbulkan keresahan Petani. Hal ini karena daya rusak tikus yang cukup besar. Tikus sebagai hama pengerat dikenal bukan hanya menyerang tanaman yang sudah berbuah, tapi juga merusak tanaman padi yang masih muda, seperti yang terjadi di beberapa Wilayah di Kabupaten Lamongan, termasuk di Desa Geger Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, ditemukan kerusakan tanaman padi di Desa Geger. Serangan ditandai dengan patahnya tanaman padi yang masih berumur 10 hst akibat digerek tikus. 

Peltu Kasminto selaku Pgs Danramil 0812/03 Turi menyebut tingkat serangannya sudah parah dengan  Intensitas mencapai 16 persen, melebihi ambang pengedalian.Menurutnya, jika tidak segera dilakukan pengendalian serentak dikhawatirkan akan menimbulkan kematian tanaman dan kerugian lebih banyak bahkan terancam gagal panen.

“Keputusan dilakukan Gerdal sudah sesuai dengan rekomendasi dari Dinas Peryanian. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerugian lebih besar akibat serangan tikus. Bahkan pestisida jenis Brankus 57 PS yang digunakan dalam gerdal merupakan bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Lamongan” ujarnya.

Mengawali kegiatan Gerdal terlebih dahulu peserta dikumpulkan di sekitar lahan. Kemudian Ibu Iffah selaku Ka UPT Pertanian Kecamatan Turi menerangkan apa yang menjadi penyebab serangan tikus dan bagaimana cara pengendaliannya, terutama cara pengendalian dengan menggunakan Brankus 57 PS yang harus dilakukan dengan cara yang benar.

“Tikus merupakan hama yang selalu ada dimanapun dan kapanpun. Tikus mempunyai daya reproduksi yang tinggi dimana hewan pengerat ini dapat melahirkan sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Dalam setahun bisa mencapai 2000 ekor. Ada banyak faktor yang mempengaruhi berkembangnya populasi tikus seperti lingkungan, ketersediaan sumber air dan makanan. Lahan dengan sanitasi yang buruk bisa menjadi pemicu serangan tikus” ujarnya.