125 Rumah Terendam Banjir, Babinsa Imbau Warga Tetap Waspada

Sidoarjo,- Wujud Perhatian Babinsa Pantau Lokasi bencana banjir yang berakibat meluapnya air sungai, dimana sungai tidak mampu menampung curah hujan sehingga berakibat genangan air masuk kepemukiman rumah warga yang ada di Wilayah binaan di Desa Grmpolklutuk kec. Tarik Kab. Sidoarjo.

Babinsa Koramil 0816/11 Tarik Serda Moh. Zainal Bisri bersama Aparat pemerintah Desa Gempolklutuk dan juga personil Puskesmas, melaksanakan pemantauan dan pendataan dilokasi banjir yang akibat luapan air sungai yang tidak bisa menampung debet air hujan yang cukup deras sehingga air memasuki pemukiman rumah penduduk.

Dari pemantauan wilayah terdampak banjir hingga saat ini  air masih menggenangi halaman sebagian perumahan warga dan kondisi debit air hingga saat ini berangsur-angsur mulai turun.

Pada kesempatan itu Babinsa Desa Gempolklutuk kec. Tarik Serda Bisri menyampaikan bahwa  banjir saat ini mengakibatkan dua Dusun , Dusun Gempol Gunting dan Dan Dusun Gempol kluthuk di perkirakan 125 rumah terendam dengan sesuai dengan hasil pendataan dari pihak Aparat pemerintah desa setempat, dengan ketinggian air bervariasi.

Lebih lanjut Babinsa menghimbau kepada warga untuk waspada bila terjadi luapan air sungai susulan akibat curah hujan, Curah hujan yang tinggi di wilayah Kec. Tarik yang intensitasnya cukup tinggi, mengakibatkan beberapa titik rawan bencana banjir yang mengalami luapan air, sehingga diharapkan kepada warga agar selalu waspada, dan juga jaga kesehatan karena sudah memasuki musim penghujan. Pungkasnya.

Danramil Krembung Pimpin Bersih Sungai Atasi Banjir

Sidoarjo, Dengan semangat gotong royong, Danramil 0816/07 Krembung, Kapten Arh Puji Wihardi, memimpin karya bakti pembersihan enceng gondok di aliran Sungai Avour Bondorowo, Desa Tanjekwagir, Kecamatan Krembung. Langkah ini diambil untuk mengatasi genangan air setinggi 20-30 cm yang mengganggu pemukiman warga RT 004 dan RT 005 RW 03. Minggu, 8 Desember 2024.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya anggota Polsek Krembung, Pemerintah Desa Tanjekwagir, BPBD Kabupaten Sidoarjo, Dinas PU Pengairan, dan masyarakat setempat. Genangan ini disebabkan luapan air dari sudetan Sungai Brantas yang melebihi kapasitas Sungai Avour Bondorowo.

Sinergi untuk Lingkungan yang Lebih Baik, Dalam sambutannya, Kapten Arh Puji Wihardi menegaskan bahwa karya bakti ini bukan hanya tanggung jawab TNI, tetapi juga merupakan wujud sinergi antara aparat dan masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan.

“Kami hadir bersama masyarakat untuk memastikan aliran air kembali lancar. Hal ini menunjukkan semangat gotong royong yang tetap hidup di tengah masyarakat. Kami juga mendorong dinas terkait untuk segera melakukan normalisasi sungai guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” ujar Danramil.

Langkah Konkret Mengatasi Genangan Air, Karya bakti ini tidak hanya berfokus pada pembersihan enceng gondok, tetapi juga melibatkan koordinasi intensif dengan Pemerintah Desa Tanjekwagir dan instansi terkait. Salah satu langkah strategis yang akan dilakukan adalah mendatangkan alat berat dari Dinas PU Pengairan untuk normalisasi sungai.

Kepala Desa Tanjekwagir yang turut hadir dalam kegiatan ini mengapresiasi peran aktif TNI dan seluruh elemen masyarakat. “Dengan adanya kolaborasi ini, kami optimistis masalah genangan air dapat segera teratasi, dan warga kembali menjalani aktivitasnya tanpa gangguan,” ujarnya.

Harapan untuk Masa Depan, Meskipun tidak ada korban jiwa maupun kerugian besar, genangan air telah berdampak pada kenyamanan warga. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih baik dan bebas dari ancaman banjir.

Melalui kerja sama yang solid, Sungai Avour Bondorowo diharapkan mampu mengalirkan air dengan lancar, memberikan rasa aman bagi masyarakat Desa Tanjekwagir.

Babinsa Krian Latih PBB Guru Muhammadiyah Sidoarjo

Sidoarjo,– Dalam upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antar guru serta karyawan di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Krian, Anggota Koramil 0816/09 Krian yang dipimpin oleh Peltu Hasan B. bersama tiga Babinsa lainnya memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) di Hotel Padepokan Cahaya Putera, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua PCM Krian, Bapak Emil Mukhtar Efendi, S.Kom., serta para Kepala Sekolah dan 203 guru Muhammadiyah se-Kecamatan Krian ini.

Kegiatan dimulai dengan sambutan hangat dari PJ kegiatan, Ibu Arum Ndalu, S.Pd.,. Setelah itu, pelatihan PBB yang bertujuan meningkatkan kedisiplinan, kebersamaan, dan koordinasi diberikan oleh tim Babinsa di aula utama.

Para peserta antusias mengikuti setiap arahan dengan semangat. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi yang lebih intensif dan menciptakan sinergi di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan.

Ketua PCM Krian, Emil Mukhtar Efendi, S.Kom., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan persamaan persepsi antar guru dan karyawan Muhammadiyah. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan mempererat hubungan antar AUM di bidang pendidikan untuk mendukung sinergi dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini.

Peltu Hasan Basri menambahkan bahwa kedisiplinan yang dibangun melalui pelatihan PBB tidak hanya penting untuk pendidikan tetapi juga mencerminkan komitmen dalam menjalankan tugas sehari-hari. “Kami berharap nilai-nilai yang diajarkan hari ini dapat diterapkan tidak hanya di sekolah tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara Koramil 0816/09 Krian dengan lembaga pendidikan di bawah PCM Krian. Semangat kebersamaan ini diharapkan terus terjaga untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih harmonis, produktif, dan disiplin.

Masyarakat Desa Wonokasian Gelar Pengajian Akbar Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW

Sidoarjo,– Dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat Desa Wonokasian, khususnya di Kedukuan Klitih, menggelar Pengajian Akbar yang berlangsung di Masjid Al-Muttaqin pada Sabtu malam. Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting serta warga setempat yang antusias mengikuti acara penuh hikmah tersebut.

Babinsa Koramil 0816/13 Wonoayu, Serka Purnomo, hadir sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan di wilayah binaannya. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Wonokasian, Kapolsek Wonoayu, Sekcam Wonoayu, Bhabinkamtibmas Aiptu Purnomo, Ketua Takmir Masjid Al-Muttaqin, dan Perangkat Desa Wonokasian.

Acara dimulai dengan sambutan Ketua Takmir Masjid Al-Muttaqin yang mengajak seluruh jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Sambutan dilanjutkan oleh Kepala Desa Wonokasian, yang menyampaikan apresiasinya atas kebersamaan warga dalam menyemarakkan peringatan Maulid Nabi.

Puncak acara diisi dengan ceramah agama oleh Ning Umi Laila, penceramah kondang dari Surabaya. Dalam tausiyahnya, Ning Umi Laila mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama dalam kehidupan sehari-hari. Suasana semakin syahdu ketika doa bersama dipanjatkan sebagai penutup acara.

Babinsa dalam Peran Sosial dan Keagamaan, Serka Purnomo menyampaikan bahwa kehadirannya di acara ini adalah bentuk dukungan TNI terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. “Kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebangsaan,” ujarnya.

Pengajian Akbar ini berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Masyarakat Desa Wonokasian mengapresiasi peran semua pihak yang telah mendukung terlaksananya acara, sehingga menciptakan suasana yang damai dan penuh keberkahan.

TNI Dukung Kesadaran Masyarakat: Sertu Arief Himbau Pentingnya Memiliki Akta Kelahiran

Malang – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya dokumen kependudukan, Babinsa Koramil 0833/02 Kedungkandang, Sertu Arief terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki akta kelahiran.

Dalam rangka mencapai target universal registrasi kelahiran, Babinsa secara aktif melakukan sosialisasi dan himbauan kepada warga di wilayah Kelurahan Buring Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, Sabtu (07/12/2024).

Akta kelahiran bukan hanya sekadar dokumen, tetapi juga merupakan bukti sah keberadaan seseorang dan hak-hak sipilnya. Dengan memiliki akta kelahiran, warga dapat mengakses berbagai layanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan administrasi kependudukan lainnya.

Melalui kegiatan penyuluhan dan kunjungan ke rumah-rumah warga, Babinsa menjelaskan manfaat memiliki akta kelahiran, seperti sebagai identitas diri yang sah, persyaratan untuk mengurus berbagai dokumen penting, serta hak dasar setiap anak untuk mendapatkan pengakuan hukum.

Sertu Arief mengungkapkan, “Banyak warga yang belum menyadari pentingnya akta kelahiran. Padahal, akta kelahiran ini sangat penting untuk masa depan anak-anak kita.”

Dalam sosialisasinya, Babinsa juga memberikan informasi mengenai persyaratan dan prosedur pembuatan akta kelahiran, serta fasilitas yang disediakan oleh pemerintah untuk memudahkan warga mengurus dokumen tersebut.

Pendampingan Babinsa di Malang Tingkatkan Kesejahteraan Petani Melalui Pembersihan Lahan

Malang – Demi mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani, Babinsa Koramil 0833/05 Lowokwaru Sertu Sumadi aktif terlibat dalam kegiatan pertanian.

Salah satunya adalah pendampingan langsung kepada Bapak Suyono di RW 04 Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang dalam membersihkan lahan pertanian dari rumput liar, Sabtu (07/12/2024).

Kegiatan pencabutan rumput liar ini sangat penting untuk menjaga pertumbuhan tanaman padi agar optimal. Dengan lahan yang bersih dari gulma, diharapkan hasil panen Bapak Suyono dapat meningkat.

“Pendampingan pertanian merupakan salah satu bentuk pengabdian kami kepada masyarakat. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, kesejahteraan petani dapat terus meningkat,” ungkap Sertu Sumadi.

Bapak Suyono selaku pemilik lahan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. “Saya sangat berterima kasih atas bantuan Pak Babinsa. Berkat beliau, semoga hasil panen saya tahun ini akan lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta mempererat hubungan baik dengan masyarakat.

Gotong Royong TNI dan Warga: Mewujudkan Lingkungan Layak Huni di Pegantenan

PAMEKASAN – Anggota Koramil 0826-07 Pegantenan, Serka I Gede Tama, bersama warga Desa Palesanggar bergotong royong membantu perehapan rumah milik Sulkan (56), warga Dusun Timur, Desa Palesanggar, Kecamatan Pegantenan, Minggu (08/12/2024).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI, khususnya Babinsa, terhadap kesejahteraan masyarakat. Babinsa hadir tidak hanya sebagai pengayom masyarakat, tetapi juga turut serta dalam mendukung terciptanya lingkungan yang lebih layak dan nyaman bagi warganya.

Dalam keterangannya, Serka I Gede Tama mengatakan bahwa partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini sangat penting. “Gotong royong adalah salah satu nilai luhur bangsa kita. Dengan kebersamaan, pembangunan rumah Pak Sulkan dapat segera selesai, sehingga ia dan keluarganya bisa tinggal dengan lebih nyaman,” ujarnya.

Kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta menanamkan rasa solidaritas di antara warga. “Kami ingin memberikan contoh bahwa kepedulian terhadap sesama adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Sulkan, pemilik rumah, merasa sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Babinsa dan warga sekitar. “Saya berterima kasih kepada Pak Babinsa dan semua yang membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga,” ucapnya dengan penuh haru.

Kehadiran Babinsa dalam membantu masyarakat tidak hanya menciptakan rasa aman, tetapi juga menunjukkan bahwa TNI selalu hadir dalam mendukung kesejahteraan rakyat. Kegiatan seperti ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk saling membantu dan menjaga nilai-nilai kebersamaan demi menciptakan lingkungan yang harmonis dan sejahtera.

TNI Terjun ke Sawah: Dukungan Nyata untuk Kesejahteraan Petani di Pamekasan

PAMEKASAN – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Babinsa Koramil 0826-10 Waru, Serda Syaiful Rahman, tak ragu turun langsung ke sawah. Ia terlihat bersama para petani di Dusun Duwek Rajeh, Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, membantu menanam padi di lahan milik Ahmadi (50), Minggu (08/12/2024).

Kehadiran Serda Syaiful Rahman disambut antusias oleh para petani. “Kami sangat senang dan merasa terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Ini menunjukkan perhatian pemerintah kepada kami, petani kecil,” ujar Ahmadi.

Serda Syaiful menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas TNI dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. “Sebagai Babinsa, kami selalu berupaya untuk dekat dengan masyarakat, membantu mereka, dan menjadi bagian dari solusi. Menanam padi bersama petani adalah salah satu wujud nyata kami dalam mendukung sektor pertanian,” katanya.

Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. “Dengan turun langsung ke lapangan, kami tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan motivasi kepada petani untuk terus semangat dalam mengelola lahan pertanian mereka,”lanjutnya.

“Melalui sinergi ini, diharapkan hasil panen dapat meningkat sehingga berdampak positif terhadap ketahanan pangan di wilayah tersebut,” imbuhnya.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Gelar Patroli Gabungan Cegah Pemalakan di Desa Petung

Bondowoso,- Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Desa Petung, Kecamatan Curahdami, Babinsa Koramil 0822/02 Curahdami bersama Bhabinkamtibmas dan aparat kepolisian menggelar patroli gabungan pada Sabtu dini hari, 8 November 2024. Kegiatan ini dilakukan setelah munculnya laporan dari warga terkait adanya pemuda yang diduga mabuk dan melakukan aksi pemalakan di sekitar Desa Petung, serta wilayah sekitar Desa Kupang dan Desa Pakuwesi.

Patroli yang dimulai pada pukul 24.00 Wib tersebut melibatkan beberapa pihak terkait, di antaranya Kepala Desa Petung, Bapak Guntoro, Sertu M. Fauzi (Babinsa Desa Petung), Brigadir Kepala Polisi Udik S (Bhabinkamtibmas), dua anggota Polsek, serta tujuh warga Desa Petung. Patroli ini bertujuan untuk menanggulangi aksi pemalakan liar yang meresahkan masyarakat serta menjaga keamanan wilayah dari potensi gangguan.

Menurut Babinsa Desa Petung, Sertu M. Fauzi, patroli ini merupakan bagian dari upaya rutin untuk menjaga stabilitas keamanan di desa binaan. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan koordinasi dengan warga serta aparat keamanan lainnya guna menciptakan rasa aman di masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan patroli berjalan dengan lancar dan aman tanpa adanya insiden yang berarti. Warga desa pun menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan aparat kepolisian dalam menjaga ketertiban di desa mereka. Kepala Desa Petung, Bpk. Guntoro, juga mengungkapkan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga keamanan bersama.

“Patroli ini adalah bentuk nyata dari kerjasama yang solid antara aparat keamanan dan masyarakat. Kami berharap aksi pemalakan dan gangguan lainnya bisa diminimalisir, sehingga warga Desa Petung bisa merasa aman dan nyaman,” tutur Guntoro.

Kegiatan ini menjadi contoh bagi desa lainnya dalam memperkuat peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam menciptakan keamanan di tingkat desa. Dengan patroli yang rutin dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan gangguan keamanan dapat diminimalisir, dan rasa aman kembali tercipta di tengah-tengah masyarakat.

Pembersihan Aliran Sungai oleh Babinsa dan Masyarakat untuk Antisipasi Banjir

Magetan,- Babinsa 0804/12 Lembeyan Serka Sumadi beri semangat Kerja Bakti Bersama perangkat desa dan Warga membersihkan aliran sungai yang melintasi Kasun Selungguh dan Dukuh Manding tepatnya RT 14 RW 2 Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan.

Pembersihan aliran sungai ini bertujuan untuk mengangkat sampah Kayu dan ranting-Ranting yang menyumbat Jembatan Dukuh Manding yang di bawa Hujan deras musim penghujan

Kegiatan ini turut hadir kepala desa Kediren beserta perangkat dan warga masyarakat Manding dan sekitarnya.

“Gotong royong pembersihan aliran sungai sangatlah penting bagi warga Dusun 2 Desa Kediren agar sungai tidak tersumbat oleh sampah pohon-pohon dan rerumputan yang tumbuh di seputaran pinggiran sungai di bawa arus banjir sehingga menyumbat jembatan manding. Karena, apabila aliran sungai tersumbat di musim penghujan, maka air sungai akan meluap dan membanjiri jembatan sebagai penghubung Kasun selungguh dan Manding dan sebagai aktivitas warga untuk ke sawah.

Drs Wakino M.Pd dan Warga mengatakan, kehadiran Babinsa ikut bergotong royong membersihkan sungai bersama warga merupakan wujud kepedulian dan sangat memberi semangat gotong royong kepada warga masyarakat desa Kediren. “Terangnya”

Pembersihan sungai ini sebagai langkah antisipasi terjadinya banjir datang sewaktu waktu yang mungkin bisa lebih besar jika tidak segera di bersihkan, sehingga Babinsa lembeyan memberi semangat dan mengajak warga untuk kegiatan kerja bakti membersihkan sungai yang di akibatkan tumpukan sampah yang di bawa banjir

Kepala desa Kediren Drs Wakino M.Pd menyampaikan terima kasih atas kepedulian Komandan Koramil melalui Babinsa yang aktif memberikan semangat kepada masyarakat di Desa Kediren “pungkasnya”

Danramil juga mengatakan Koramil siap membantu dan bekerjasama untuk segala hal yang berkaitan masalah yang ada di wilayah Kec Lembeyan, Danramil menyampaikan apresiasi kepada perangkat desa kediren dan masyarakatnya yang sangat luar bisa dan bagusnya guyub rukun saling bekerjasama dan sama sama bekerja bergotong royong. Ucap Kapten Inf Sarpan.