Babinsa Serda Catur Eko Dampingi Kegiatan Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat Nganjuk

Nganjuk – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Mojodhuwur, Serda Catur eko, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat dengan turut serta mendampingi kegiatan Posyandu yang berlangsung di Desa Mojodhuwur, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk. kemarin Minggin (08/12/2024)

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di desa. Posyandu yang digelar hari ini mencakup berbagai layanan kesehatan, seperti penimbangan balita, imunisasi, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, serta penyuluhan gizi.

Serda Catur eko menyampaikan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran kegiatan Posyandu sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Sebagai Babinsa, sudah menjadi tugas kami untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan, termasuk kegiatan Posyandu ini,” ujarnya.

Kepala Desa Mojodhuwur,BPK Sehat mengapresiasi kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut. “Kehadiran Babinsa memberikan motivasi kepada masyarakat untuk lebih aktif mengikuti kegiatan Posyandu. Kami berharap sinergi ini terus terjalin demi kesehatan dan kesejahteraan warga desa,” kata BPK Sehat.

Kegiatan Posyandu di Desa Mojoduwur dihadiri oleh puluhan ibu dan balita yang tampak antusias mendapatkan layanan kesehatan. Selain itu, Babinsa juga turut membantu petugas kesehatan dalam mendistribusikan makanan tambahan bergizi kepada balita.

Melalui kegiatan ini, Babinsa Mojodhuwur berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Pendampingan Pertanian Babinsa: Koptu Edy Terapkan Program Pompanisasi di Nganjuk

Nganjuk – Sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan, Babinsa Koramil 0810/01 Nganjuk Koptu Edy melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian melalui program pompanisasi perawatan padi, di Kelurahan Cangkringan Kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk.

Babinsa Koptu Edy mengungkapkan, memang sampai saat ini pertanian di wilayah Kecamatan Nganjuk sudah memasuki tahap perawatan padi menggunakan mesin Pompanisasi.

“ Kegiatan tersebut, perintah langsung dari komando atas, sebagai bentuk realisasi program Kementerian Pertanian bersama TNI AD.

Lanjutnya, memang untuk sekarang keadaan ketersediaan air dalam kondisi sudah cukup karena sudah memasuki musim hujan. Tetapi lahan yang sudah ditanami padi diperlukan perawatan, terutama terkait masalah pengairan,” ungkapnya.

Kami selaku Babinsa berharap meningkatkan motivasi dan semangat mereka, sehingga akan memberikan kesejahteraan dalam peningkatan hasil panen, agar mewujudkan swasembada pangan nasional yang berkelanjutan,” jelasnya.

Dukungan TNI: Koramil 0810/02 Bagor Pimpin Swasembada Pangan dengan Lahan Kosong

Nganjuk (09/12) – Ketahanan Pangan merupakan Program prioritas pemerintah guna mendorong kemandirian bangsa dalam memenuhi kebutuhan pangan bangsanya sendiri.

Dalam mendukung program pemerintah tersebut Koramil 0810/02 Bagor berupaya mempelopori usaha swasembada pangan dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada dengan menanam berbagai jenis sayuran di dalam polibag.

Selain itu juga anggota Koramil 0810/02 Bagor juga memanfaatkan lahan dibelakang untuk budidaya ikan lele yang usia panennya lebih cepat dari pada ikan jenis yang lain.

Kapten Inf Dulkarim Danramil 0810/02 Bagor menuturkan bahwa kegiatan ini juga merupakan perwujudan dari salah satu dari Santi Aji 8 wajib TNI, Menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan masyarakat di sekeliling nya. Harapan Kami hal ini dapat di contoh oleh masyarakat dan masyarakat mau memanfaatkan lahan kosong yang ada untuk mendukung program swasembada pangan ini. Sehingga masyarakat dalam memenuhi pangan dapat terbantu oleh hasil tanamannya sendiri.

Aksi Seru Dandim 0824/Jember: Trail dan Baksos untuk Pembangunan Masjid Lojejer

Jember – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi inti dari kegiatan Jaga Dhita Adventure Trail Trabas yang berlangsung di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Acara ini tidak hanya menjadi ajang olahraga yang memacu adrenalin, tetapi juga diwarnai aksi nyata berupa bakti sosial (baksos) pembangunan Masjid Mohamad Sholeh.

Dipimpin langsung oleh Letkol Arm Indra Andriansyah, G.Dip., M.Han., Dandim 0824/Jember, kegiatan ini diikuti sekitar 450 peserta, termasuk Forkopimcam, TNI, Polri, tokoh masyarakat dan komunitas pecinta trail.

Acara dimulai pagi dengan sambutan Kepala Desa Lojejer, Mohammad Sholeh, S.H., M.Si., yang menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung pembangunan masjid.

“Trail trabas ini adalah wujud kebersamaan kita semua dalam menjalin silaturahmi, sekaligus aksi nyata untuk membantu pembangunan Masjid Mohamad Sholeh. Semoga menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ujar Dandim 0824/Jember dalam sambutannya.

Dandim juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat pelaksanaan Pilkada serentak Kabupaten Jember dapat berjalan dengan lancar dan aman

Setelah pembukaan, peserta memulai perjalanan melintasi jalur menantang di kaki Gunung Watangan. Kegiatan ini menjadi ajang bagi peserta untuk menguji keterampilan sekaligus menikmati keindahan alam Desa Lojejer.

Dukung Program Ketahanan Pangan, Mojokerto Gelar Penanaman Padi Massal

Mojokerto, – Dandim 0815/Mojokerto diwakili Kasdim Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., berpartisipasi dalam acara penanaman padi berskala besar di Desa Tanjungkenango, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (09/12/2024).

Acara yang diselenggarakan PT. Wilmar Padi Indonesia dalam Program Farmer Engagement, bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan Pemerintah Indonesia melalui Asta Cita yang digagas Presiden Republik Indonesia.

Dengan dihadiri perwakilan jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto, dan para petani lokal, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dan dihadiri Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI dan Wamentan RI melalui daring.

Sigap Bersama Warga, Koramil Geger Pastikan Aliran Sungai Lancar

Bangkalan – Banyaknya tumpukan kayu dan sampah di sepanjang aliran sungai kerap memicu air sungai meluap kala hujan deras mengguyur karena aliran air tersumbat.

Apalagi tingginya curah hujan di Kecamatan Geger beberapa hari ini, semakin meningkatkan volume air sungai.

Untuk itulah, Danramil 0829-15/Geger Lettu Inf Soepono beserta anggota, Masyarakat Dusun Sapaah, Perangkat Desa Kombangan dan Anggota Polsek Geger turun ke sungai membersihkan tumpukan Kayu dan sampah sehingga menutupi aliran sungai tersebut.

“Supaya aliran sungai lancar dan juga mencegah banjir maka kami bersama masyarakat sigap dan bahu-membahu membersihkan aliran sungai dari tumpukan Sampah yang menutupi aliran sungai,” kata Danramil 15/Geger Lettu Inf Soepono.

Pembersihan sungai mungkin akan berfokus pada pentingnya kolaborasi dan gotong royong antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelancaran aliran sungai.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mencegah terjadinya bencana banjir, yang dapat merugikan warga”. Pungkasnya

Letnan Soepono mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam mendukung kegiatan tersebut serta mengajak semua pihak untuk selalu menjaga lingkungan sekitar demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

“Jika sungai bersih dari sampah, maka kemungkin tidak terjadi banjir saat debit air naik karna curah hujan tinggi”. Tutupnya.

Gotong Royong Bersihkan Sungai, Babinsa Nglegok Dukung Produktivitas Petani

Blitar – Serda Zaenal Fanani Babinsa Desa Nglegok dari Koramil 0808/05 Nglegok, Babinsa Bahu membahu bersama warga melaksanaan kerja bakti membersihkan aliran sungai irigasi persawahan di Desa Nglegok Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Kegiatan ini melibatkan warga desa setempat sebagai bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, Minggu (8/12/2024).

Pembersihan ini bertujuan untuk memastikan saluran irigasi tetap lancar, sehingga pasokan air ke sawah-sawah petani tidak terhambat. Serda Zaenal Fanani mengatakan bahwa kerja bakti ini merupakan salah satu upaya nyata untuk membantu petani meningkatkan produktivitas hasil pertanian. “Air adalah kebutuhan vital dalam pertanian. Jika saluran irigasi terhambat, tentu berdampak pada hasil panen petani,” ujarnya.

Kapten Inf Warsono Danramil 0808/05 Nglegok menyatakan dalam kegiatan ini, warga bersama Babinsa bahu-membahu mengangkat sampah dan lumpur yang menumpuk di aliran sungai. Semangat gotong royong terlihat jelas, dengan seluruh peserta saling mendukung untuk menyelesaikan pekerjaan. Kerja bakti ini sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antara aparat TNI dan masyarakat.

Dengan kegiatan ini, diharapkan aliran irigasi persawahan di Desa Nglegok dapat terus berfungsi dengan baik, mendukung kebutuhan air para petani, serta memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan di wilayah tersebut. Keterlibatan Babinsa dalam kegiatan seperti ini menunjukkan komitmen TNI untuk selalu hadir dan bermanfaat bagi masyarakat, ucap Danramil.

Salah satu warga Desa Nglegok, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Babinsa. Ia menegaskan bahwa kerja bakti seperti ini sangat membantu pemerintah desa dalam menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Perkuat Sinergi dengan Warga Melalui Komsos di Sememi

Surabaya,– Dalam rangka meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga, Babinsa Kelurahan Sememi Koramil 0830/06 Benowo Sertu Moh Edi Santuso, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Kantun Sutrisno, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) pada Minggu pagi. Kegiatan ini berlangsung di RW.05 RT.03 dan dihadiri oleh Ketua RW, Ibu Marni.

Dalam kegiatan tersebut, aparat memberikan himbauan kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca karena telah memasuki musim penghujan. Selain itu, disampaikan juga pesan terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan silaturahmi dengan warga serta mempermudah komunikasi terkait laporan atau permasalahan yang terjadi di wilayah binaan,” ujar Sertu Moh Edi Santuso.

Hal senada disampaikan oleh Aiptu Kantun Sutrisno, yang menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada aparat keamanan. “Dengan informasi yang cepat dan tepat, setiap permasalahan dapat segera diselesaikan, sehingga wilayah tetap aman dan kondusif,” katanya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Ibu Marni dan warga setempat, yang merasa terlibat langsung dalam upaya menjaga ketertiban di lingkungan mereka.

Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut untuk memperkuat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan aman.

Rapat Bulanan Wonokusumo Bahas Agenda Pembangunan dan Keamanan Lingkungan Bersama Warga

Surabaya, – Kelurahan Wonokusumo menggelar rapat bulanan bertempat di Balai RW 15, Jl. Bulakrukem RT 5 RW 15. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan aparat pemerintahan, termasuk Lurah Wonokusumo, Babinsa Kelurahan, Ketua LPMK, serta seluruh Ketua RW 1 hingga 16.

Rapat yang dimulai pukul 19.00 WIB berlangsung tertib dan penuh semangat kolaborasi. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas agenda pembangunan kelurahan, mengevaluasi program sebelumnya, serta menerima masukan dari masyarakat.

Acara dibuka oleh Ketua LPMK, Bapak Sujali, yang menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program-program kelurahan. Sementara itu, Lurah Wonokusumo, Bapak Ali Effendi, memaparkan rencana kerja untuk tahun depan, meliputi penguatan keamanan lingkungan, peningkatan layanan publik, dan pelaksanaan program sosial berbasis masyarakat. Beliau juga mengumumkan akan diadakan Rapat Koordinasi (Rakor) minggu depan untuk menindaklanjuti masukan yang telah diterima.

Dalam sesi tanya jawab, Ketua RW menyampaikan berbagai isu, seperti keamanan, pengelolaan lingkungan, dan penguatan ekonomi lokal. Diskusi ini menjadi momen penting untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

Babinsa Kelurahan Wonokusumo, Serma Moch Ilyas dari Koramil 0830/02 Semampir, turut memberikan tanggapan. Ia menyoroti pentingnya kerja sama antara masyarakat dan aparat dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami, dari TNI, akan terus mendukung program keamanan, termasuk memberikan pelatihan keamanan lingkungan dan mendampingi kegiatan pos ronda. Namun, kami juga berharap masyarakat aktif menjaga kondusivitas wilayah,” ujar Serma Moch Ilyas.

Ia juga mengapresiasi antusiasme warga dalam memberikan masukan, menegaskan bahwa TNI siap mendukung inisiatif yang meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Rapat ini menunjukkan semangat gotong royong dan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat dalam menciptakan masa depan yang lebih baik untuk Kelurahan Wonokusumo.

Serka Supriono Perkuat Koordinasi Pengurusan Akte Kelahiran Warga Karangmojo

Ponorogo,- Sinergitas dan kerjasama para unsur terkait di desa terus diperlukan guna mendukung suksesnya pelaksanaan tugas sehari hari para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0802/Ponorogo yang setiap hari ada di wilayah desa binaan, Minggu (08/12/2024).

Termasuk hari ini misalnya, Serka Supriono salah satu anggota Koramil Tipe B 0802/09 Slahung yang setiap hari bertugas menjadi Babinsa Karangmojo sedang melakukan koordinasi terkait penyiapan persyaratan pengajuan akte kelahiran bagi warga di wilayah desa binaan.

” Hari ini saya bersama Bhabinkamtibmas Karangmojo melakukan anjangsana dan bersilaturahmi di rumah Ibu Paitun yang adalah seorang Bidan Desa Karangmojo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo, ” ujar Serka Supriono.

” Disamping acara silaturahmi, ada beberapa hal yang kami bahas termasuk masalah persyaratan pengajuan akte kelahiran yang harus disiapkan oleh warga Desa Karangmojo yang belum memiliki akte kelahiran dan berminat untuk mengurusnya, ” terang Babinsa Karangmojo.

Disampaikan juga bahwa koordinasi tersebut penting guna melancarkan proses pendataan sehingga apa apa yang harus disiapkan oleh warga terkait pengurusan akte kelahiran bisa diketahui secara jelas dan rinci sehingga saat pendataan di lapangan bisa berjalan lancar karena persyaratan maupun tata cara kepengurusan sudah dipahami.