Dandim Ponorogo Pimpin Pemasangan Papan Penguasaan Tanah Milik TNI AD

Ponorogo,- Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono memimpin Pemasangan Papan (plang) tanah penguasaan TNI AD yang ada di depan Kantor DPD Golkar Jl. Jend. Sudirman No. 66 Kota/Kabupaten Ponorogo, Selasa (10/12/2024).

Turut mendampingi Dandim 0802/Ponorogo dalam kegiatan tersebut antara lain: Kasdim Letkol Inf Misirin; Kaminvet Ponorogo Mayor Inf Sujito; Pasi Pers Kapten Arm Amat Hariono; Pasi log Kapten Inf Sukirno; Danramil 0802/ 01 Kota Kapten Inf Yosepus Barinto; Dansubpom V/ 1-1 Ponorogo Letda Cpm Suyoto; Pasi Intel Lettu Inf Edi Priyanto; Danunit Intel Letda Inf Sigut Nuralim; Anggota Kodim 0802/ Ponorogo; Anggota Subdenpom V/ 1-1 Ponorogo serta Anggota Zibang Ponorogo.

Dandim 0802/Ponorogo saat memberikan testimoni terkait pemasangan patok tersebut kepada Media Center 0802 menyampaikan bahwa hal tersebut sebagai upaya pengaman aset tanah milik TNI AD dimana ini merupakan salah satu tugas dan tanggung jawabnya.

“ Hari ini kami satuan TNI yang ada di Kodim 0802 / Ponorogo mengamankan salah satu aset yang menjadi hak milik TNI yang luasnya 4080 meter persegi. Ini sesuai ketentuan dari aset yang sesuai hak guna dan peruntukannya, jadi hari ini kami melakukan pengamanan aset TNI AD agar kembali kepada aturan yang benar, “ jelas Dandim Ponorogo.

Dengan diadakannya pengamanan fisik berupa pemasangan patok yang merupakan tugas dan tanggung jawab Kodim 0802/Ponorogo tersebut Dandim berharap agar di kemudian hari tidak ada permasalahan atau persengketaan tanah antara pihak Kodim (TNI AD) dengan pihak pihak yang merasa memiliki tanah yang bukan miliknya.

Untuk diketahui bahwa aset tanah yang saat ini telah berdiri bangunan / gedung kantor Golkar tersebut adalah tanah aset milik TNI AD CQ. Kodam V/Brawijaya dengan noreg : 30802030.

Babinsa Sidoarjo Dampingi Penyaluran Beras untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Sidoarjo.- Dalam rangka memastikan pendistribusian bantuan tepat sasaran, Babinsa Koramil 0816/01 Sidoarjo melaksanakan pendampingan penyaluran bantuan beras dari Pemerintah.

Hal ini dilakukan oleh Babinsa Urang agung Koramil 0816/01 Sidoarjo Serka Sukaryono ia melaksanakan pendampingan penyaluran beras dari pemerintah daerah dalam hal ini kelurahan urangang Kec.Sidoarjo Kab Sidoarjo.

Dari keterangan Babinsa pada pembagian beras ini ada 317 (KK) kepala keluarga yang menerima bantuan beras, dan masing-masing mendapatkan 10 kilogram.

Sementara Babinsa Serka Sukaryono mengungkapkan bahwa pendampingan penyaluran beras di kelurahan urangang ini yang dilakukan sebagai upaya untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan data yang ada.

“Selaku Babinsa melaksanakan pendampingan ini sifatnya hanya membantu kelancaran penyaluran bantuan dan memberikan pengamanan kepada pihak pemerintah kelurahan ini,pada kegiatan tersebut dalam rangka memastikan bahwasanya penyaluran bantuan berupa beras ini memang sesuai dengan data yang ada serta tepat sasaran,”pungkasnya.

Babinsa Palengaan Turun ke Sawah Bantu Petani Tingkatkan Produktivitas Pertanian

PAMEKASAN – Ketahanan pangan menjadi salah satu program prioritas TNI Angkatan Darat yang digagas oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Program ini bertujuan untuk mendukung terciptanya ketahanan pangan nasional yang tangguh melalui kolaborasi dengan masyarakat, terutama para petani.

Dalam implementasinya, Babinsa Koramil 0826-08 Palengaan, Koptu Imam Hambali, turun langsung ke sawah untuk membantu petani di wilayah binaannya, Selasa (10/12/2024). Koptu Imam terlihat mendampingi Sadino, seorang petani di Dusun Glugur Tiga, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan. Ia membantu proses membajak sawah menggunakan traktor, sebagai bagian dari upaya percepatan pengolahan lahan pertanian.

Koptu Imam Hambali menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan TNI AD terhadap para petani, khususnya dalam menghadapi tantangan di sektor pertanian. “Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan dan memastikan proses pertanian berjalan lancar. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Program pendampingan petani ini sejalan dengan arahan Kasad yang menekankan pentingnya peran TNI AD dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk di bidang pertanian. “Diharapkan, sinergi antara TNI dan petani dapat memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan nasional,”harapnya.

Sementara itu, Sadino, pemilik sawah, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Babinsa. “Dengan pendampingan ini, pekerjaan kami menjadi lebih ringan dan cepat selesai. Kehadiran TNI di desa kami sangat membantu,” kata Sadino.

Langkah konkret seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 0826-08 Palengaan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AD dalam membangun dan mendampingi masyarakat di berbagai sektor, terutama di pedesaan.

Babinsa Gambiran Sosialisasikan Kadarkum untuk Mewujudkan Masyarakat Sadar Hukum

Banyuwangi,– Dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sadar hukum, Babinsa Koramil 06 Gambiran Kodim 0825 Banyuwangi secara aktif melaksanakan sosialisasi Kadarkum di Desa Wringinrejo Kegiatan ini dihadiri oleh warga dari berbagai kalangan selasa, 10-12-2024.

Serka Imam Turmudi Selaku babinss Desa Wringinrejo menjelaskan bahwa Kadarkum merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk membentuk keluarga yang memahami dan patuh terhadap hukum. Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat menyelesaikan permasalahan hukum yang terjadi di lingkungan keluarga secara damai dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selain memberikan materi, Babinsa juga membuka sesi tanya jawab untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat menyampaikan pertanyaan dan kendala yang dihadapi.

Posyandu Desa Mandala Dukung Kesehatan Balita dengan Pendampingan TNI di Sumenep

SUMENEP – Babinsa Koramil 0827/13 Rubaru Serda Ismail melaksanakan pendampingan Posyandu yang digelar oleh bidan desa bersama kader posyandu di Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep. Selasa (10/12/2024).

Kegiatan Posyandu merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh bidan desa atau kader posyandu yang bertujuan untuk mengontrol kesehatan Balita di wilayah Rubaru.

Serda Ismail mengatakan, posyandu memiliki peran penting untuk menjaga kualitas hidup masyarakat dan kehadirannya merupakan sebagian bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang balita.

“Posyandu ini memberikan pelayanan kesehatan kepada balita, meliputi penimbangan berat badan balita, pemeriksanaan kesehatan dan pemberian vitamin,” ujarnya.

Serda Ismail berharap dengan posyandu para balita dan ibu hamil mendapatkan edukasi tentang cara menjaga kesehatan, seperti pentingnya asupan makanan yang bergizi terhadap anak.

“Diharapkan ibu-ibu juga mampu menyerap edukasi yang diberikan oleh para kader posyandu, ini penting untuk mengatasi stunting,” harapnya.

Masyarakat Desa Mandala pun menyambut baik kehadiran Babinsa dalam kegiatan Posyandu. Mereka merasa terbantu dengan keterlibatan Serda Ismail yang aktif memberikan dukungan baik secara moral maupun dalam pelaksanaan teknis Posyandu.

Dengan adanya pendampingan dari Babinsa ini, diharapkan kegiatan Posyandu di Desa Mandala dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi kesehatan anak-anak dan ibu hamil di wilayah Kecamatan Rubaru.

Serma Basuki Motori Penanaman Padi Inpari 42 di Desa Longos Sumenep

SUMENEP – Guna meningkatkan LTT (Luas Tambah Tanam), Koramil 0827/16 Gapura kerja sama dengan BPP Kecamatan Gapura tanam padi di Desa Longos, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep.

Penanaman padi di lahan milik salah satu kelompok tani Pojur seluas 0,3 hektar menggunakan jenis bibit Inpari 42.

Babinsa Koramil 0827/16 Gapura Serma Basuki mengatakan penanaman padi kali ini yaitu masa tanam ke III guna mendukung program swasembada pangan.

“Kita ikut menanam sekaligus sebagai motivator para petani, untuk mensukseskan program pemerintah,” ujarnya. Selasa (10/12/2024).

Serma Basuki mengatakan, upaya yang dilakukan untuk percepatan tanam ke III agar menggenjot produksi padi, dengan penggunaan varietas unggul, misalnya Inpari 42.

“Daerah sini dengan Inpari 42 hasilnya bagus, mencapai 7,4 sampai 7,6 ton per hektar, kami upayakan panen nanti lebih dari itu,” harapnya.

Saat ini, kata dia,TNI melalui Babinsa di desa-desa sedang melakukan pengecekan kesiapan-kesiapan petani untuk melakukan gerakan luas tambah tanam padi.

Karena itu, pihaknya bersama BPP, poktan dan petani langsung setiap hari melaporkan dokumentasi kegiatan untuk gerakan luas tambah tanam padi di wilayah binaannya

“Kami tak henti-hentinya mengajak petani agar melakukan gerakan tanam untuk meningkatkan produksi pangan di Gapura agar masyarakat ketersediaan padi meningkat,” ungkap Serma Basuki.

Babinsa Sumenep Terapkan Pengendalian Hama dengan Agensia Hayati untuk Padi

SUMENEP – Babinsa Koramil 0827/01 Kota Serda Aziz membantu petani melakukan gerakan Pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) dengan APH (Agensia Pengendali Hayati) pada tanaman padi di Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep.

OPT itu salah satunya penyakit kresek atau tanah yang tidak sehat berawal dari adanya genangan yang ditimbulkan oleh hujan terus menerus. Sehingga dampaknya menjadi tidak sehat dan mudah terkena jamur maupun bakteri.

Serda Aziz mengatakan bakteri ini menyerang baik pada fase vegetatif maupun generative. Selanjutnya bakteri ini menginfeksi tanaman mulai stomata daun, kemudian masuk ke klorofil dan merusak daun, sehingga secara fisik jika terjadi serangan daun akan terlihat kuning dan lama kelamaan tanaman akan mati.

“Jika tidak segera dikendalikan dengan penyemprotan menggunakan Agensia Hayati, tanaman padi akan terinfeksi secara keseluruhan selanjutnya tanaman padi akan mati,” ujarnya saat dikonfirmasi. Selasa (10/12/2024).

Ia mengatakan penyemprotan APH dilakukan dilahan seluas 2 hektar milik Misnadin. Pada kegiatan ini juga didampingi oleh PPL dan Korluh Kecamatan Kota Sumenep.

Serda Basuki berharap dengan adanya stimulant seperti ini petani lebih menyadari bahwa pengendalian hama dan penyakit pada tanaman tidak melulu memakai pestisida kimia saja.

“Dalam mengendalikan OPT tetap diperhatikan dampak negatifnya bagi lingkungan, agar keseimbangan lingkungan terjaga dan lestari,” ucapnya.

Lebih lanjut pihaknya menghimbau kepada petani untuk melakukan gerakan pengendalian setiap 2 minggu sekali.

“Kita akan dampingi petani melakukan gerdal OPT itu, agar pertumbuhan padi tidak terhambat dan bisa menghasilkan padi yang berkualitas,” ungkap Serda Basuki.

Babinsa Beratwetan Turun ke Sawah Bantu Petani Tanam Padi Secara Berkesinambungan

Mojokerto, – Babinsa Beratwetan Koramil 0815/05 Gedeg Kodim 0815/Mojokerto, Serka Ahmad Abduh, menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan diwilayahnya.

Ia tak segan turun langsung ke sawah membantu anggota Kelompok Tani (Poktan) Gemah Ripah melaksanakan kegiatan penanaman padi di Desa Beratwetan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (10/12/2024).

Serka Muhammad Abduh menjelaskan, pendampingan kepada petani padi ini dilakukan secara berkesinambungan sejak tahap penyiapan dan pengolahan lahan, masa tanam, perawatan hingga panen.

“Kami terus mendampingi para petani untuk memastikan proses produksi berjalan lancar, mulai dari pengolahan tanah hingga panen nantinya,” ujarnya.

Dalam proses pengolahan lahan, digunakan pompa air Brigade Alsintan (Alat Mesin Pertanian) untuk memastikan kebutuhan air di sawah terpenuhi. Dengan dukungan teknologi ini, para petani dapat mempercepat proses tanam dan menjaga produktivitas lahan.

Senada dengan apa yang disampaikan Babinsa, Pgs. Danramil 0815/05 Gedeg Kapten Inf Slamet Utomo, mengatakan, pendampingan kepada Poktan merupakan bagian dari program Kodim 0815/Mojokerto untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

*Hal ini sejalan dengan arahan komando atas untuk meningkatkan produksi pertanian melalui kerja sama dengan Gapoktan, Poktan dan para petani di daerah binaan kami”, ungkapnya.

Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan TNI dengan masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk nyata kontribusi TNI dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah.

“Diharapkan dengan upaya ini, hasil panen di seluruh wilayah Kecamatan Gedeg, khususnya Desa Beratwetan dapat meningkat, memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar”, tutupnya.

Babinsa Blimbing dan Masyarakat Gotong Royong Perbaiki Musholla di Kelurahan Arjosari

Malang – Dalam semangat gotong royong, Babinsa Koramil 0833/03 Blimbing, Sertu Peni bersama warga melaksanakan kegiatan kerja bakti merehab musholla di RT 05/RW 01 Kelurahan Arjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang.

Selama kegiatan, para peserta bahu-membahu melakukan berbagai pekerjaan, mulai dari membersihkan lingkungan sekitar musholla, memperbaiki kerusakan pada bangunan, hingga pengecatan ulang.

Sertu Peni menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat. “Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, musholla dapat menjadi tempat ibadah yang lebih nyaman dan kondusif bagi warga sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Bapak Rusdi (Tokoh Masyarakat), mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi Babinsa serta seluruh warga. “Kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Semoga mushola ini dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki fisik musholla, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI, Babinsa, dan masyarakat.

Babinsa Selok Awar Awar Berikan Pendampingan Perawatan Tanaman Padi kepada Petani

Lumajang, Dalam upaya mendukung ketahanan pangan di wilayahnya, Babinsa Selok Awar Awar Koramil 0821-08/Pasirian, Serda Aris Setyardi, pendampingan penyiangan padi di lahan seluas 2 Ha milik Sutik, ketua Kelompok Tani Mulyo Abadi Dusun Krajan I, Desa Selok Awar Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Selasa (10/12/2024).

Saat dikonfirmasi, Serda Aris Setyardi mengatakan, bahwa kegiatan pendampingan tersebut bertujuan membantu petani dalam perawatan tanaman padi agar terhindar dari gulma dan ancaman hama serta penyakit yang dapat mengakibatkan gagal panen.

“Perawatan tanaman padi merupakan salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan oleh para petani. Oleh karena itu, perlu melakukan pengendalian secara cepat dan tepat untuk melindungi tanaman padi dari ancaman gagal panen, demi pencapaian hasil panen yang maksimal,” kata dia.

Selain itu, dirinya juga memberikan edukasi kepada petani tentang pentingnya penggunaan pupuk yang tepat, pengairan yang optimal, serta pengendalian hama terpadu.

Dalam kesempatan ini, Sutik selaku ketua dan pemilik lahan menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa, dengan turun langsung bersama para petani.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu mendampingi kami, mulai dari penanaman hingga perawatan. Pendampingan ini memberikan semangat bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas,” pungkasnya.

Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil panen tetapi juga sebagai wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan di wilayah pedesaan