Babinsa Jombang Ajak Warga Tanam Pohon untuk Kelestarian Alam dan Lingkungan

Jombang – Dalam rangka untuk menjaga kelestarian alam, Babinsa Koramil 17/Wonosalam Kodim 0814/ Jombang Sertu Puguh bersama warga masyarakat, melaksanakan kegiatan penghijauan berupa penanaman pohon Trembesi,Aplukat,Durian,Nangka, bertempat di Dusun Gondang, Kec. Carangwulung Kab. Jombang, Selasa (11/12/2024).

Sertu puguh dalam kesempatan tersebut menyampaikan, kegiatan penghijauan atau penanaman pohon ini, dilaksanakan sebagai wujud kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan.

Hal ini, sekaligus untuk mendukung program penghijauan yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

Harapannya, melalui penghijauan dan penanaman pohon ini, dapat memberikan manfaat bagi warga masyarakat serta juga untuk keseimbangan dan kelestarian alam, ujarnya.

Lebih lanjut, Sertu Puguh mengatakan, menanam pohon ini sama juga dengan menghijaukan kembali alam dan Mencegah Bahaya Tanah Longsor.

Dengan demikian lingkungan akan menjadi sejuk, segar dan asri. Selain itu, penanaman pohon produktif ini juga memiliki nilai ekonomis.

Momen menanam pohon ini sama juga menabung untuk masa depan. Pohon yang sudah ditanam sekarang, suatu saat nanti kalau sudah besar dan berbuah dapat bermanfaat untuk warga masyarakat, tegas Sertu Puguh.

Danramil Purwodadi Tanam 5000 Bibit Pohon untuk Konservasi Lingkungan di Pasuruan

Pasuruan,- Danramil 0819/22 Purwodadi, Kapten Cke Ahmad Suroso, menghadiri kegiatan penanaman 5000 bibit pohon di kawasan lereng Gunung Arjuno, tepatnya di Puthuk Elang dan Puthuk Lesung, Dusun Tambakwatu, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam upaya konservasi lingkungan, dengan bibit yang ditanam berupa cemara dan alpukat. Rabu (11/12/24).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan, Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Kepala CDK, Kapolsek Purwodadi, Kasi Trantib Kecamatan Purwodadi, serta Pj Kepala Desa Tambaksari. Selain itu, perwakilan dari berbagai organisasi seperti Perhutanan Sosial Puthuk Elang, Perhutanan Sosial Puthuk Lesung, LPHD Dayurejo, dan perusahaan KDM JTI turut berpartisipasi, menunjukkan sinergi yang solid antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

Kapten Cke Ahmad Suroso menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi langkah penting dalam pelestarian lingkungan, tetapi juga merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat untuk menjaga ekosistem. “Dengan menanam pohon, kita tidak hanya menambah cadangan oksigen, tetapi juga memperkuat daerah tangkapan air serta mencegah terjadinya bencana alam seperti longsor. Kehadiran kita di sini adalah wujud tanggung jawab bersama terhadap lingkungan,” ujarnya.

Melalui penanaman pohon ini, di kawasan lereng Gunung Arjuno dapat semakin hijau dan berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Partisipasi aktif dari berbagai pihak mencerminkan kesadaran kolektif yang kian tumbuh dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk terus mencintai dan merawat alam, tutup Kapten Ahmad Suroso.

Kodim 0812 Lamongan Sambut Kunjungan Ceria Siswa PAUD dalam Study Visit

Lamongan,- Kodim 0812/Lamongan menerima kunjungan yang penuh keceriaan dari siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sri Rejeki, Sekar Tanjung Lamongan, pada Rabu (11/12/2024) pagi.

Kunjungan itu, dilakukan dalam rangka Study Visit Tematik dan Outing Class yang berguna dalam memberikan edukasi kepada anak-anak tentang peran TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban negara, serta mengenalkan mereka lebih dekat dengan lingkungan militer sejak usia dini.

Kedatangan rombongan PAUD Sri Rejeki yang terdiri dari sekitar 51 anak bersama para 5 pendamping dan guru-guru disambut hangat oleh Dandim 0812/Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan yang di wakilkan Pasi Pers Kodim 0812 Lamongan kapten Inf Heri Purwanto.

Rangkaian kegiatan dalam kunjungan ini meliputi perkenalan singkat tentang tugas dan fungsi TNI, serta kegiatan interaktif yang dirancang khusus untuk anak-anak.

Pada kesempatan tersebut, Serka (K) Yusmita menyampaikan berbagai tugas pokok dan fungsi TNI, khususnya Kodim 0812/Lamongan.
“Kunjungan ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mengenalkan anak-anak sejak dini tentang tugas dan tanggung jawab TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban negara. Kami ingin mereka merasa dekat dengan TNI, serta memahami pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab,” ujarnya.

Anak-anak PAUD Sri Rejeki diajak untuk mengenal lebih jauh tentang berbagai peralatan militer, seragam TNI, dan perlengkapan lainnya. Selain itu, mereka juga diberi kesempatan untuk berinteraksi dengan prajurit TNI yang sedang bertugas di Kodim 0812 Lamongan, yang dengan sabar menjelaskan berbagai hal yang menarik untuk anak-anak.

“Anak-anak sangat senang dan antusias sekali bisa datang ke Kodim 0812 Lamongan. Mereka tidak hanya belajar tentang TNI, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang menyenangkan,” tandasnya.

Babinsa Sumenep Berikan Pembekalan Wawasan Kebangsaan kepada Siswa Yayasan Nurul Jadid

SUMENEP – Babinsa Koramil 0827/Sumenep Koptu Fakhrudin Affandi memberikan pembekalan wawasan kebangsaan (wasbang) bela negara kepada puluhan siswa-siswi Yayasan Nurul Jadid, Kecamatan Batang Batang, Kabupaten Sumenep. Rabu (11/12/2024).

Hal itu dilakukan dalam upaya menanamkan nasionalisme dan kecintaan terhadap NKRI.

Diungkapkan Koptu Fakhrudin, pembekalan wasbang bela negara ini merupakan tanggungjawab setiap individu warga negara dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

“Bela negara ini penting untuk generasi penerus agar tertanam nilai patriotisme pada diri siswa,” ujarnya.

Adapun tujuan dari kegiatan ini tambahnya, untuk menguatkan tekad dan semangat siswa-siswi semakin cinta tanah air, negara dan bangsa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Para generasi muda bangsa ini harus memiliki semangat nasionalisme, dan kewajiban untuk menjaga kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah NKRI serta menjaga keselamatan bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

“Menjaga keutuhan dan kedaulatan negara, bukan hanya TNI, tetapi adik-adik di depan saya ini berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara,” pungkas Koptu Fakhrudin Affandi.

Diharapkan Wasbang tersebut dapat berguna untuk seluruh lapisan masyarakat.

Babinsa Giligenting Bantu Warga Bangun Pagar Demi Kebersamaan dan Keamanan

SUMENEP – Pergerakan anggota Babinsa di lapangan dalam upaya meningkatkan komunikasi sosial bersama warga Binaannya merupakan Wujud dari Prinsip TNI manunggal bersama rakyat. Selain itu juga untuk menjaga hubungan yang harmonis dengan warga binaan.

Babinsa Koramil 0827/23 Giligenting Serda Herson membantu warga melakukan pengerjaan pembangunan pagar rumah di Desa Lombang, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep. Rabu (11/12/2024).

Serda Herson mengatakan pembangunan pagar ini dikarenakan sebelumnya sudah rusak dan tidak layak.

“Saat ini masih tahap pembangunan dinding pagar, kalau sebelumnya hanyalah pagar bambu, dan sudah rusak,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keterlibatannya di lokasi tersebut dimaksudkan agar untuk meringankan beban masyarakat sekaligus membangun keakraban dan kekeluargaan.

Selain itu, sebagai upaya untuk membangun hubungan emosional yang baik guna meningkatkan kondisi keamanan di wilayah.

“Sebagai TNI harus menjaga hubungan yang harmonis dan kebersamaan dengan masyarakat di wilayah desa binaan, sehingga masyarakat selalu merasa TNI sebagai bagian dari mereka,” ungkap Serda Herson.

Babinsa Dampingi Petani Perluasan Areal Tanam Padi di Sumenep

SUMENEP – Babinsa Koramil 0827/18 Kangean mendampingi petani lakukan perluasan areal tanam padi milik Mathasan Dusun Jelokbi, Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep seluas 1,5 hektar. Rabu (11/12/2024).

Upaya tersebut dilakukan demi mengejar swasembada pangan yang merupakan program Pemerintah demi menjaga ketahanan pangan.

Babinsa Serka Adi Sujarwadi mengatakan penanaman ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional, untuk meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus mendukung pencapaian swasembada pangan di Indonesia.

“Kehadiran kami demi mendongkrak hasil produksi padi secara signifikan,” ucapnya.

Ia menerangkan, untuk menghindari kerugian petani binaan, pihaknya siap memberikan pendampingan dari mulai tanam hingga panen.

“Kami akan mengawal dan mendampingi petani di setiap tahapan,” kata Serka Adi Sujarwadi.

Dengan hadirnya program itu, Ia berharap program ini mampu mendorong peningkatan produksi padi di wilayah Sumenep.

Tanam padi ini diharapkan menjadi pijakan awal pembangunan sektor pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan yang melibatkan kolaborasi BPP Pertanian Kecamatan, Korluh dan petani lokal.

“Dengan langkah ini, harapannya Kabupaten Sumenep, khususnya di Kepulauan Kangean semakin berkontribusi dalam menciptakan ketahanan pangan Indonesia,” pungkasnya menambahkan.

Koramil Masalembu Terjun Langsung Bantu Petani Dukung Swasembada Pangan

SUMENEP – Koramil 22 Masalembu, Kodim 0827/Sumenep berkomitmen untuk terus mendongkrak upaya swasembada pangan.

Bahkan saat ini, beberapa personilnya aktif terjun ke ladang membantu petani melakukan penanaman bibit jagung di Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep. Rabu (11/12/2024).

Penanaman juga melibatkan BPP Kecamatan Masalembu dan Kelompok Tani Mutiara Perintis Dusun Mandar.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Batuud Koramil 0827/22 Masalembu Serka Yohanes menjelaskan swasembada ketahanan pangan merupakan salah satu program yang digagas oleh Pemerintah Pusat melalu Kementrian Pertanian.

Program itu, kata Serka Yohanes, dilakukan guna menjaga stok kebutuhan pangan di Sumenep selain padi.

“Hari ini kita berhasil tanam seluas 1 hektar. Swasembada pangan ini program unggulan TNI-AD. Program ini demi kesejahteraan masyarakat Kepulauan,” ucapnya.

Sebagai anggota kewilayahan, Serka Yohanes menilai Koramil 22 Masalembu terus berperan aktif mendorong peningkatan program swasembada pangan. Kami juga terus bersinergi dengan semua pihak.

“TNI-AD melalui satuan teritorial memiliki program khusus, yaitu membantu para petani mensukseskan swasembada pangan dan melakukan pendampingan terhadap petani, dengan harapan petani tidak lagi kesulitan pangan,” ungkapnya.

Serda M. Hidayat Bantu Petani Padi di Pamekasan untuk Ketahanan Pangan

PAMEKASAN – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional, Babinsa Desa Panempan, Serda M. Hidayat, melaksanakan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya. Seperti halnya yang berlangsung di lahan persawahan milik Mat Dehri, salah satu anggota Kelompok Tani (Poktan) Tunas Muda 1, yang berlokasi di Dusun Taman, Desa Panempan, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (11/12/2024).

Serda M. Hidayat turut membantu proses penanaman padi bersama para petani di lahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kehadirannya di tengah-tengah petani bertujuan untuk memberikan dukungan dan semangat kepada para petani agar lebih bersemangat dalam mengelola lahan pertanian mereka.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan. Kami berharap hasil panen ke depan dapat semakin baik, sehingga masyarakat di wilayah ini dapat terus memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri,” ujar Serda M. Hidayat.

Mat Dehri, pemilik lahan sekaligus anggota Poktan Tunas Muda 1, menyampaikan apresiasinya terhadap pendampingan yang dilakukan Babinsa. “Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga memotivasi para petani untuk terus bekerja keras demi keberhasilan pertanian di wilayah tersebut,”tuturnya.

“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain membantu dalam proses penanaman, Babinsa juga memberikan arahan dan motivasi kepada kami, sehingga kami semakin semangat,” uungkap Mat Dehri.

Program ketahanan pangan ini merupakan salah satu upaya strategis untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan kelompok tani bisa terus berlanjut untuk menciptakan kemandirian pangan yang berkelanjutan di masyarakat.

Babinsa Desa Sentol Dukung Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Pertanian Jagung

PAMEKASAN – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Babinsa Desa Sentol Koramil 0826-06 Pademawu, Serda Agus Sugiono, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dan pendampingan pertanian di lahan jagung milik warga, Rabu (11/12/2024).

Pada kesempatan tersebut, Serda Agus Sugiono bertemu langsung dengan Fatimah, pemilik tanaman jagung di Dusun Sempor, Desa Sentol, Kecamatan Pademawu. Melalui interaksinya, Serda Agus memberikan motivasi serta masukan kepada Fatimah untuk meningkatkan hasil panen dan menjaga kualitas tanaman jagungnya.

“Kehadiran kami di sini sebagai bentuk dukungan langsung kepada petani. Kami ingin memberikan semangat dan membantu mereka menghadapi kendala yang mungkin terjadi di lapangan, khususnya dalam budidaya jagung,” ungkap Serda Agus.

Pendampingan tersebut merupakan salah satu upaya TNI dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah. “Selain itu, melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin harmonis, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Pamekasan,”ujarnya.

Fatimah, sebagai petani jagung, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Babinsa. Ia mengaku termotivasi untuk terus meningkatkan usaha pertaniannya demi kesejahteraan keluarganya dan masyarakat sekitar.

“Dengan adanya pendampingan dari Babinsa seperti ini, petani merasa terbantu, tidak hanya dalam hal teknis budidaya, tetapi juga dalam membangun semangat untuk terus berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,”terangnya.

Serka Samsul Dampingi Petani Jombang dalam Program Ketahanan Pangan Nasional

Jombang – Serka Samsul Babinsa Koramil 0814/18 jogoroto bahu-membahu bersama dengan petani setempat. Mereka bekerja sama menggarap lahan sawah, mulai dari membajak tanah, menanam bibit padi, hingga mempersiapkan sistem irigasi. Kehadiran TNI di tengah para petani bukan hanya sebagai pengaman negara, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian.Rabu 11/12/2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional, di mana TNI turut andil dalam membantu masyarakat mengelola sumber daya pertanian. Di banyak wilayah pedesaan, keterlibatan TNI sangat dirasakan manfaatnya, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan tenaga kerja atau teknologi. Dengan semangat gotong royong, para prajurit TNI menggerakkan alat berat, membangun saluran irigasi, dan mendukung petani dalam menerapkan teknik bertani modern.

Kerja sama ini memberikan banyak manfaat bagi petani. Salah satunya adalah efisiensi waktu dan tenaga. Jika sebelumnya para petani membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk membajak sawah secara manual, kehadiran TNI dengan alat-alat canggihnya mempercepat proses tersebut. Selain itu, TNI juga memberikan pelatihan kepada petani tentang cara meningkatkan hasil panen, seperti penggunaan pupuk organik, teknik penanaman berkelanjutan, dan pengelolaan hama.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi TNI untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Prajurit yang biasanya identik dengan tugas militer, kini hadir sebagai bagian dari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga belajar memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh petani.

Sinergi antara TNI dan petani ini mencerminkan semangat kebersamaan dan cinta tanah air. Sawah bukan hanya ladang bagi para petani, tetapi juga simbol ketahanan pangan bangsa. Ketika TNI dan petani bersatu, cita-cita menuju kedaulatan pangan bukanlah mimpi yang jauh. Semangat ini memberikan harapan baru bagi masyarakat pedesaan bahwa bersama-sama, segala tantangan dapat diatasi.
masa depan bangsa. TNI dan petani, bersama-sama, menjadi garda terdepan untuk menjaga ketersediaan pangan dan menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi identitas bangsa Indonesia.