Upaya TNI dan Perhutani Cegah Kecelakaan di Jalan Trenggalek-Bendungan

Trenggalek – Upaya kolaboratif terus dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan di wilayah Trenggalek. TNI dari Koramil 0806-04/Bendungan bersama Dinas Perhutani BKPH Trenggalek bergotong-royong melaksanakan penebangan dan perampingan pohon rawan tumbang di sepanjang ruas jalan Trenggalek-Bendungan. Kegiatan ini ditujukan untuk mencegah potensi kecelakaan akibat pohon tumbang yang bisa mengancam pengguna jalan.

Bati Bhakti Koramil 0806-04/Bendungan, Sertu Heri, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penanganan bencana sekaligus upaya mitigasi untuk meminimalisasi risiko kecelakaan. “Kami bekerja sama dengan Perhutani untuk memangkas dan menebang pohon yang sudah tua atau berpotensi tumbang di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini. Ini demi keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, terlihat sinergi yang solid antara anggota TNI dan tim Perhutani. Dengan menggunakan alat seperti gergaji mesin, mereka bahu-membahu memastikan proses penebangan berjalan lancar tanpa mengganggu lalu lintas. Selain itu, pohon-pohon yang telah dipotong langsung diamankan dari bahu jalan untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat.

Langkah ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Salah satu pengguna jalan, Rahmat (35), menyampaikan rasa terima kasihnya atas inisiatif yang dilakukan. “Jalur ini sering dilalui, terutama oleh kendaraan besar. Kalau ada pohon tumbang, sangat berbahaya. Terima kasih kepada TNI dan Perhutani yang sigap,” ujarnya.

Penebangan pohon rawan tumbang ini juga menjadi pengingat pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan publik. Dengan sinergi yang terus terjalin, ancaman bencana dapat diminimalisasi, sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.

Warga dan Koramil 0808/02 Garum Lakukan Normalisasi Sungai untuk Pertanian

Blitar – Koramil 0808/02 Garum bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti pembersihan dan normalisasi sungai serta Dam Popokan sepanjang ±100 meter di Dusun Manukan, Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini juga disertai dengan syukuran dan tradisi kirim “Dawuhan” sebagai ungkapan rasa syukur atas ketersediaan air yang melimpah untuk kebutuhan pertanian warga.

Dalam kegiatan ini, lima anggota Koramil 0808/02 Garum yang dipimpin oleh Bati Bhakti Serka Slamet R bergotong royong bersama ±50 warga setempat. Kepala Dusun Manukan, Bapak Mujiono, turut hadir dan memimpin masyarakat untuk terlibat aktif. “Kerja bakti ini penting untuk memastikan aliran air tetap lancar dan mendukung irigasi sawah di wilayah kami,” ungkap Mujiono.

Serka Slamet R menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas TNI untuk selalu berada di tengah masyarakat, membantu mengatasi permasalahan lingkungan, dan memperkuat kebersamaan. “Melalui kerja bakti ini, kami ingin memastikan sungai dan Dam Popokan tetap berfungsi maksimal, terutama untuk kebutuhan irigasi sawah yang menjadi sumber penghidupan utama warga,” jelasnya.

Salah satu warga, Bapak Suwarno, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Koramil 0808/02 Garum atas keterlibatan aktif mereka. “Kehadiran TNI membuat kami lebih semangat dalam gotong royong. Sungai yang bersih ini sangat penting bagi kami para petani,” ujarnya.

Kapten Kav Eko Wahyudiono, S.Sos Danramil 0808/02 Garum ditemui di tempat lain mengatakan melalui kerja bakti dan tradisi seperti ini, Koramil 0808/02 Garum berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Normalisasi sungai yang dilakukan secara rutin akan memastikan kebutuhan air irigasi selalu terpenuhi, mendukung produktivitas pertanian, serta menjaga hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat.

Tradisi kirim “Dawuhan” yang dilakukan setelah kerja bakti merupakan bentuk kearifan lokal yang sarat nilai gotong royong dan kebersamaan. Dalam acara syukuran, doa bersama dipanjatkan untuk memohon kelancaran dalam kegiatan bertani dan keberkahan bagi seluruh warga. Kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan TNI, ucap Danramil.

Jajaran Kodim 0812/Lamongan Tanam Pohon untuk Jaga Kelestarian Lingkungan Hidup

Lamongan,- Pohon mempunyai peran yang sangat penting bagi makhluk hidup. Beberapa tahun terakhir, pesatnya pembangunan menyebabkan banyak pohon ditebang. Penebangan pohon menyebabkan panas bumi meningkat, jumlah pasokan oksigen semakin berkurang dan tingkat polusi udara cenderung meningkat. Demikian pula jumlah pasokan air dalam tanah semakin berkurang sehingga mengakibatkan Masyarakat kesulitan memperoleh air bersih.

Mengingat pentingnya peranan pohon bagi kehidupan, Kodim 0812/Lamongan melalui Koramil Jajaran menyelenggarakan kegiatan program pembinaan lingkungan hidup yang bertajuk “Kamis Bersinergi” dengan menanam pohon secara serentak di beberapa Wilayah Kabupaten Lamongan.

Penanaman pohon ini selain bagian dari program unggulan Kodim 0812/Lamongan yakni Kamis bersinergi yang berarti Bersih dan Berenergi baru. Program yang digagas Komandan Kodim 0812/Lamongan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han., menekankan kepada Jajaran untuk peduli terhadap lingkungan. Peduli yang berarti menjaga dan melestarikannya.

“Pembinaan lingkungan hidup ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Daerah dalam mewujudkan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan mengurangi dampak pencemaran di wilayah Kabupaten Lamongan” ujar Dandim.

Kegiatan penanaman pohon dilaksanakan di beberapa wilayah jajaran Kodim 0812/Lamongan antara lain Kecamatan Kalitengah. Pohon yang ditanam merupakan pohon keras dengan jenis sukun dan juga pohon trembesi.

Pgs Danramil 0812/21 Kalitengah Pelda Suhadi Prayitno mengatakan bahwa dirinya mengajak seluruh elemen Bangsa yang ada di Wilayah Kecamatan Kalitengah untuk terlibat dan berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkingan.

“Harapannya alam akan kembali berseri dan dapat menangkal perubahan iklim atau global warming” ujarnya.

Babinsa Koramil 01 Kota Jombang Laksanakan Karya Bakti Pembuatan Saluran Air

Jombang – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 01/kota Kodim 0814 Jombang Serka Eko bersama warga masyarakat melaksanakan kerja bakti membuat saluran air di desa Binaan Wil Koramil kota.

Karya bakti pembuatan saluran air atau parit tersebut, untuk mengantisipasi adanya bahaya luapan air sungai di musim hujan seperti sekarang.

Serka Eko mengatakan, pembuatan parit ini untuk mengantisipasi banjir, yang selalu menggenangi jalan, di samping untuk menjalin silaturahmi antara Babinsa dengan masyarakat di desa binaan. hal ini tak lain karena para Babinsa benar-benar tulus dan ikhlas dalam membina dan membantu masyarakat, selain itu juga karena kesadaran dalam diri bahwa TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat.

“Kemanunggalan TNI bersama rakyat akan terus kita jaga, dan semakin ditingkatkan dengan cara berbaur di tengah masyarakat melalui kerja bakti seperti ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Aparat pemerintah Desa menyampaikan terima kasih atas kehadiran Babinsa pada karya bakti ini.

“Tentu sangat membantu serta memberikan manfaat bagi masyarakat, dan pesan moral agar tetap menjaga kerukunan dan kerja sama secara bergotong royong,” imbuhnya.

Babinsa Dampingi Posyandu, Wujudkan Generasi Sehat di Desa Binaan Jombang

Jombang – Dalam rangka membangun Sinergitas dan kebersamaan pada kegiatan pelayanan Kesehatan masyarakat untuk mewujudkan generasi yang sehat,Babinsa mendampingi Petugas Kesehatan Puskesmas, Bidan Desa (Bindes) melaksanakan kegiatan Posyandu Balita dan Lansia. Kegiatan berlangsung di Ds.Sumberteguh Kec. Kudu Kabupaten Jombang.

Pos Pelayanan Keluarga Berencana – Kesehatan Terpadu (Posyandu) adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Babinsa Koramil 09/Kudu Kodim 0814/Jombang Sertu M Mofik, Petugas Kesehatan dari Puskesmas Kudu Ibu PKK serta peserta Posyandu Balita dan Lansia yang ikut posyandu kurang lebih 55 orang.

Dalam kegiatan Posyandu tersebut, melaksanakan pemantauan tumbuh kembang balita, sebagai upaya untuk memantau perkembangan sekaligus mengidentifikasi adanya gangguan pertumbuhan sejak dini.

Sedangkan untuk Posyandu Lansia, bertujuan selain untuk memeriksa kesehatan para Lansia juga untuk menyampaikan pesan agar para Lansia selalu menjaga kesehatan, makan makanan bergizi dan cukup istirahat, juga agar melaksanakan olahraga secara rutin.

Babinsa Koramil 09/Kudu Kodim 0814/Jombang Sertu M Mofik, di sela sela kegiatan menyampaikan ” kepada ibu ibu balita, agar selalu memperhatikan perkembangan anak dalam kehidupan sehari- hari, jangan lupa untuk memberikan ASI eksklusif, pola makan empat sehat lima sempurna. Dan bagi peserta Lansia agar selalu menjaga Kesehatan makan teratur, Istirahat tepat waktu”, jelasnya.

Pada kegiatan berbeda Danramil 09/Kudu Lettu Arm Mujianto selalu menekankan ” Peran aktif Babinsa dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat. Kegiatan Posyandu juga sangat penting untuk dilaksanakan di wilayah, sehingga memudahkan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan secara cepat dan mudah. tegas Danramil.

Kodim 0831 Surabaya Timur Gelar Karya Bakti Sambut HJK dan HUT Ke-76 Kodam V

Surabaya – Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika (HJK) ke-79 dan HUT Kodam V/Brawijaya ke-76, Kodim 0831 Surabaya Timur mengadakan kegiatan Karya Bakti dengan melaksanakan pembersihan Pasar Tambakrejo yang terletak di Jl. Kapas Krampung No. 45, Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, Surabaya.

Kegiatan dimulai dengan apel bersama yang dipimpin oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0831/Surabaya Timur, Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E., M.Tr. (Han). Dalam apel tersebut, ia menyampaikan arahan terkait pembagian tugas serta pentingnya kolaborasi antara personel TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Semoga ini menjadi contoh nyata yang menginspirasi masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan nyaman,” ujar Letkol Ahmad Fauzi.

Kegiatan pembersihan difokuskan pada area Pasar Tambakrejo yang merupakan salah satu pasar tradisional terbesar di wilayah Simokerto. Tim gabungan membersihkan sampah-sampah yang berserakan di area dalam dan luar pasar.

Selain melakukan pembersihan fisik, para personel juga memberikan imbauan kepada pedagang dan pengunjung pasar agar menjaga kebersihan lingkungan mereka. Masyarakat diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga keindahan pasar agar terhindar dari berbagai penyakit.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Danramil Simokerto, Kapolsek Simokerto, Wakapolsek Simokerto, staf Kecamatan Simokerto, staf Kelurahan Tambakrejo, anggota Koramil Simokerto, Polsek Simokerto, Satpol PP, Pramuka, serta masyarakat sekitar. Mereka semua bergotong-royong menciptakan suasana pasar yang bersih dan sehat.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi dari semua elemen masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ini. Semangat gotong-royong seperti inilah yang perlu terus kita pupuk dalam kehidupan bermasyarakat,” tambah Letkol Ahmad Fauzi.

Kegiatan Karya Bakti ini tidak hanya sekadar rutinitas, tetapi juga wujud nyata kepedulian TNI dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kodim 0831 Surabaya Timur berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar pasar Tambakrejo.

TNI Manunggal Air: Dandim 0833 Resmikan Sumur Bor di Cemorokandang dan Mulyorejo

Kota Malang – Komandan Kodim 0833/Kota Malang, Letkol Arm Aris Gunawan, M. Han. didampingi Pembina HIPPAM Kota Malang Wahyu Hidayat dan Kepala DPUPRPKP Kota Malang Dandung Djulhardjanto menandatangani prasasti peresmian operasional sumur bor di Kelurahan Cemorokandang dan Mulyore-Ariful Huda.

Program TNI Manunggal Air di Kota Malang telah menuntaskan pembangunan sumur bor pada dua tempat. Ini merupakan sinergi dan kolaborasi Pemkot Malang dengan Kodim 0833 Kota/Malang dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang.

Lokasi pembangunan sumur bor berada di RW 04, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang yang akan dikelola HIPPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum) Cemara Tirta. Kedua, di RW 04, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, selanjutnya dikelola HIPPAM Tirto Aji.

Hadir menyaksikan peresmian Kepala DPUPRPKP Kota Malang Dandung Djulhardjanto, Kabid Cipta Karya DPUPRPKP Kota Malang Ade Herawanto, Bappeda Kota Malang, Fokopimcam Kedungkandang, serta penerima manfaat sumur bor.

Dandim 0833/Kota Malang, Letkol Arm Aris Gunawan, M. Han menyampaikan terimakasih atas kerjasama yang baik dengan Pemkot Malang dan DPUPRPKP Kota Malang sehingga pembangunan sumur bor terlaksana sesuai harapan.

Program TNI Manungal Air merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terkait air yang menjadi bagian kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan, keberadaan sumur bor ini dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan dengan baik.

Kerja Bakti di Desa Wedani, Babinsa Tunjukkan Semangat Gotong Royong Bersama Warga

Gresik – Dalam rangka membantu masyarakat Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Sersan Dua Imam Sahudi, Babinsa Koramil 0817/08 Cerme, bersama warga melaksanakan kegiatan Kerja Bakti atau Karya Bhakti untuk pembangunan dinding penahan jalan dan saluran irigasi di poros jalan desa Wedani.

Kegiatan ini menunjukkan kekompakan dan semangat gotong royong antara Babinsa dan warga dalam upaya meningkatkan fasilitas umum di desa. Pembangunan dinding penahan jalan ini bertujuan untuk mencegah meluapnya air ke badan jalan dan pemukiman saat musim hujan, sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Sersan Dua Imam Sahudi menyampaikan bahwa peran Babinsa adalah turut serta dan terjun langsung ke lapangan bersama masyarakat dalam berbagai kegiatan, termasuk karya bhakti ini.
“Kami berharap pengerjaan ini dapat selesai dengan cepat agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat. Dengan adanya dinding penahan ini, risiko banjir di jalan dan pemukiman warga bisa diminimalkan,” ujarnya.

Selain memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
“Karya bhakti ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat. Semoga hubungan yang erat ini terus terjalin, dan kegiatan seperti ini bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Desa Wedani,” tambah Sersan Dua Imam Sahudi.

Sebagai seorang Babinsa, lanjutnya, sudah menjadi tugasnya untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan. Karya bhakti menjadi salah satu sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antara TNI dan rakyat.
“Apa yang dibutuhkan masyarakat adalah tindakan nyata, dan kami akan selalu siap memberikan dukungan,” tegasnya.

Diharapkan, kegiatan ini dapat berlanjut secara berkesinambungan sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Dengan kebersamaan dan gotong royong, masyarakat Desa Wedani optimis pembangunan desa akan berjalan lebih baik.
Gresik – Dalam rangka membantu masyarakat Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Sersan Dua Imam Sahudi, Babinsa Koramil 0817/08 Cerme, bersama warga melaksanakan kegiatan Kerja Bakti atau Karya Bhakti untuk pembangunan dinding penahan jalan dan saluran irigasi di poros jalan desa Wedani.

Kegiatan ini menunjukkan kekompakan dan semangat gotong royong antara Babinsa dan warga dalam upaya meningkatkan fasilitas umum di desa. Pembangunan dinding penahan jalan ini bertujuan untuk mencegah meluapnya air ke badan jalan dan pemukiman saat musim hujan, sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Sersan Dua Imam Sahudi menyampaikan bahwa peran Babinsa adalah turut serta dan terjun langsung ke lapangan bersama masyarakat dalam berbagai kegiatan, termasuk karya bhakti ini.
“Kami berharap pengerjaan ini dapat selesai dengan cepat agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat. Dengan adanya dinding penahan ini, risiko banjir di jalan dan pemukiman warga bisa diminimalkan,” ujarnya.

Selain memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
“Karya bhakti ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat. Semoga hubungan yang erat ini terus terjalin, dan kegiatan seperti ini bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Desa Wedani,” tambah Sersan Dua Imam Sahudi.

Sebagai seorang Babinsa, lanjutnya, sudah menjadi tugasnya untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan. Karya bhakti menjadi salah satu sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antara TNI dan rakyat.
“Apa yang dibutuhkan masyarakat adalah tindakan nyata, dan kami akan selalu siap memberikan dukungan,” tegasnya.

Diharapkan, kegiatan ini dapat berlanjut secara berkesinambungan sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Dengan kebersamaan dan gotong royong, masyarakat Desa Wedani optimis pembangunan desa akan berjalan lebih baik.

Musyawarah Masyarakat Desa di Tawanganom Bahas Pencegahan Stunting dan Kebersihan

Magetan,- Babinsa kelurahan Tawanganom Koramil Tipe B 0804/01 Magetan Kodim 0804 Magetan Serka Ponijan bersama Bhabinkamtibmas kelurahan Tawanganom menghadiri pelaksanaan kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa dalam rangka meningkatkan kesehatan warga bertempat di Pendopo kelurahan Tawanganom kecamatan Magetan kabupaten Magetan.

Hadir dalam kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa dalam rangka meningkatkan kesehatan warga tersebut dihadiri oleh dr Dona dari Puskesmas Candirejo Magetan,Kepala Kelurahan Tawanganom Safaat Setya Romandon S.STP,Babinsa kelurahan Tawanganom Serka Ponijan,Bhabinkantibmas kelurahan Tawanganom Bripka Fenly,Bidan kelurahan Tawanganom ibu Ima,Perangkat Kelurahan Tawanganom, Ibu ibu Ketua RT ,RW se-kelurahan Tawanganom,Ibu ibu PKK kelurahan Tawanganom,Kader posyandu kelurahan Tawanganom.

Dalam kegiatan Musyawarah masyarakat desa tersebut masyarakat desa (MMD) tersebut membahas tentang pencegahan Stunting,kebersihan lingkungan untuk mengantisipasi penyakit Demam Berdarah dan penyakit berbahaya lainnya yang disebabkan lingkungan yang kotor sehingga diperlukan sosialisasi tentang hal tersebut.

Babinsa kelurahan Tawanganom Serka Ponijan saat ditemui disela-sela kegiatan mengatakan pentingnya menjaga keamanan dilingkungan masing-masing dan hidup saling menghargai serta menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari berbagai penyakit seperti Demam Berdarah,Malaria,Diare, muntaber yang disebabkan oleh lingkungan yang tidak bersih.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan dengan adanya kegiatan musyawarah masyarakat desa ini untuk juga dapat memotivasi masyarakat agar menerapkan hidup bersih untuk mencegah penyebaran penyakit, serta menambah pengetahuan tentang kesehatan, masyarakat saling menjaga silaturrahmi dan semoga dengan Musyawarah Masyarakat Desa ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat.pungkas Serka Ponijan.

Satgas 512/QY Tunjukkan Kedekatan dengan Anak-anak Melalui Kegiatan Bermain

Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua – Satgas 512/QY, yang bertugas di wilayah Pegunungan Bintang, Papua, terus menunjukkan komitmennya untuk menjadi sahabat bagi anak-anak di daerah tersebut. Melalui kegiatan yang melibatkan interaksi langsung dengan anak-anak.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah bermain dan berinteraksi dengan anak-anak setempat, dengan tujuan untuk memberikan kebahagiaan dan edukasi yang menyenangkan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga berperan sebagai teman dan sahabat bagi anak-anak di daerah terpencil.

Seorang orang tua yang tinggal di Kiwirok mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para prajurit TNI yang selalu meluangkan waktu untuk bermain dan berinteraksi dengan anak-anak.

“Terima kasih, Bapa TNI, yang selalu ada untuk bermain dengan anak-anak kami. Kehadiran Bapak TNI dari Satgas Yonif 512/QY membawa kebahagiaan bagi anak-anak kami yang jauh dari keramaian kota,” ujar salah satu orang tua dengan haru.

Dengan terus menjalin kedekatan dengan anak-anak dan masyarakat, Satgas 512/QY tidak hanya membuktikan bahwa TNI adalah sahabat anak-anak, tetapi juga menunjukkan bahwa TNI hadir untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di daerah-daerah terpencil seperti Pegunungan Bintang, Papua.