Danramil 0816/02 Prambon Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

Sidoarjo, Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, akan bahaya narkoba dan kenakalan remaja, Danramil 0816/12 Prambon, Kapten Inf. Moh. Said, menghadiri kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan di Balai Desa Kedung Kembar, Kecamatan Prambon.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Kapolsek Prambon, AKP M. Zainuddin, Kepala Desa Kedung Kembar, Bapak Ariska D. Susanto, Ketua Karang Taruna Desa Kedung Kembar, tokoh masyarakat setempat, serta anggota Karang Taruna Desa Kedung Kembar.

Acara dimulai dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, menanamkan semangat nasionalisme kepada para peserta. Kepala Desa Kedung Kembar, Bapak Ariska D. Susanto, memberikan sambutan yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi generasi muda.

Puncak acara diisi dengan sesi penyuluhan yang dibawakan oleh beberapa narasumber, yaitu Kapolsek Prambon, AKP M. Zainuddin, yang menyampaikan materi tentang langkah pencegahan dan bahaya narkoba, serta ancaman hukum bagi pelaku penyalahgunaan narkoba.

Danramil 0816/12 Prambon, Kapten Inf. Moh. Said, yang menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga moralitas dan menjauhi kenakalan remaja demi masa depan bangsa. “Pemuda adalah pilar utama bangsa. Hindari pergaulan yang merusak, jadilah agen perubahan positif di masyarakat,” pesan Kapten Said.

Ketua Karang Taruna Desa Kedung Kembar, yang memberikan motivasi kepada para peserta untuk aktif dalam kegiatan positif seperti organisasi karang taruna yang mendukung pengembangan potensi pemuda.

Sinergi dalam Pencegahan Bahaya Sosial Melalui acara ini, seluruh elemen masyarakat menyepakati pentingnya sinergi dalam pencegahan bahaya narkoba dan kenakalan remaja. Partisipasi aktif Karang Taruna Desa Kedung Kembar dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen generasi muda untuk turut serta menjaga lingkungan tetap aman dan bebas dari pengaruh buruk.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon perlindungan dan bimbingan untuk membangun generasi muda yang lebih baik. Acara ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kerjasama antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bermartabat.

Babinsa di Ngawi Dukung Swasembada Pangan Lewat Pertanian Mandiri.

Ngawi,– Sektor pertanian terus menjadi tulang punggung ketahanan pangan di Indonesia, dan di wilayah Kabupaten Ngawi, Babinsa Serda Yudo anggota Koramil 0805/06 Kwadungan kodim Ngawi berperan aktif dalam mendorong program pertanian mandiri. Dalam upaya mendukung swasembada pangan, Ia terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada petani lokal di wilayahnya.

Dengan tekad untuk memperkuat ketahanan pangan lokal, Serda Yudo menggandeng kelompok petani setempat untuk menerapkan teknik pertanian yang efisien dan ramah lingkungan. Program pertanian mandiri yang digagasnya bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada impor pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian di desa-desa sekitarnya.

“Sebagai Babinsa, saya memiliki tanggung jawab untuk mendukung petani agar bisa mandiri dalam bertani serta meningkatkan perekonomian mereka. Kami memberikan pelatihan mengenai cara-cara pertanian yang lebih efektif, seperti penggunaan pupuk organik dan obat obatan yang ramah lingkungan, dengan mengurangi pupuk kimia serta pengelolaan air yang baik dengan menggunakan sumur bor ,” ungkap Serda Yudo saat ditemui di lokasi.

Program yang dilakukan petani diwilayahnya tidak hanya meningkatkan hasil pertanian saja, tetapi juga memberi dampak positif terhadap perekonomian warga masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan dukungan penuh dari masyarakat, diharapkan wilayah Kwadungan dapat menjadi contoh sukses dalam program swasembada pangan yang dicanangkan oleh pemerintah.

Serda Yudo menambahkan, “Kami ingin memastikan bahwa petani di wilayah Kwadungan tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan pangan sendiri, tetapi juga dapat berkontribusi pada peningkatan ketahanan pangan nasional.”

Sinergi TNI, Pemerintah, dan Warga Perbaiki Jalan Alternatif Prigi.

Trenggalek,- oramil 0806-07/Watulimo bersama Pemerintah Kecamatan Watulimo serta komunitas lokal Nipong, STC dan Geneman bersatu dalam semangat gotong royong untuk memperbaiki jalan berlubang di jalur alternatif Desa Gemaharjo – Desa Prigi. Dengan menggunakan aspal hot mix, perbaikan ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga menjamin keamanan para pengguna jalan.

Peltu Wasito, Bati Tuud Koramil 0806-07/Watulimo, menegaskan pentingnya inisiatif ini untuk mencegah kecelakaan yang sering kali disebabkan oleh jalan rusak. “Kami ingin memastikan masyarakat dan pengguna jalan dapat melintas dengan aman. Gotong royong ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap fasilitas umum yang menjadi kebutuhan kita bersama,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Sekretaris Camat Watulimo, Hardianto, S.Sos., yang hadir langsung di lokasi. “Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah menunjukkan kepedulian besar dalam membantu perbaikan jalan. Dengan jalan yang lebih baik, masyarakat akan merasa lebih nyaman dan selamat saat melintas,” ungkapnya dengan penuh harapan.

Kehadiran komunitas lokal Nipong, STC dan Geneman menambahkan energi positif dalam kegiatan ini. Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh seluruh elemen masyarakat menjadi bukti bahwa kerja sama dapat menciptakan perubahan nyata bagi lingkungan sekitar.

Jalur alternatif Desa Gemaharjo – Desa Prigi adalah urat nadi penting yang menghubungkan daerah pedesaan dengan pusat ekonomi dan wisata di Kecamatan Watulimo. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, diharapkan distribusi hasil bumi, aktivitas ekonomi, serta akses wisatawan menuju Pantai Prigi yang merupakan salah satu destinasi unggulan Kabupaten Trenggalek akan semakin lancar.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar menambal jalan berlubang, tetapi juga menjadi simbol sinergi yang kokoh antara TNI, pemerintah dan masyarakat dalam membangun infrastruktur yang lebih baik demi keselamatan dan kesejahteraan bersama.

Tanam Padi Bersama, Kodim 0826/Pamekasan Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

PAMEKASAN – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Kodim 0826/Pamekasan turut serta dalam kegiatan tanam padi bersama yang diselenggarakan oleh Pemuda Tani Indonesia (PTI). Acara ini berlangsung di lahan seluas 1,5 hektar milik warga Desa Samatan, yang tergabung dalam kelompok tani Rahayu, dengan jenis padi sembada 188.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan memanfaatkan padi hibrida semi organik. Kelompok tani yang diketuai oleh H. Misnudin menyambut baik kolaborasi ini, mengingat pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian.

Penjabat Pasi Teritorial Kodim 0826/Pamekasan, Kapten Arh Joko Murtilam, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. “Kodim 0826/Pamekasan akan terus mendukung program pemerintah melalui pendampingan Babinsa di lapangan. Dengan kolaborasi ini, kami berharap dapat meningkatkan hasil panen dan mendukung kesejahteraan petani,” ujarnya.

Dandim 0817/Gresik Raih Penghargaan Atas Inisiasi Program Pipanisasi Bawean

Gresik–Dalam acara syukuran memperingati HUT Ke 76 Kodam V/Brawijaya yang diselenggarakan di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Komandan Kodim (Dandim) 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, S.Sos., menerima piagam penghargaan tingkat TNI AD di bidang teritorial dalam menginisiasi program pipanisasi di wilayah Pulau Bawean.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A. sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan inovasi yang berdampak signifikan bagi masyarakat di wilayah teritorial Kabupaten Gresik.

Program pipanisasi ini merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Darat manunggal air dalam mendukung ketahanan air dan pengelolaan sumber daya alam di wilayah pedesaan yang bertujuan untuk mendongkrak hasil pertanian serta yang paling utama mampu mengatasi masalah kekeringan yang sering dialami masyarakat.

Dinilai sebagai langkah inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat, dengan koordinasi bersama pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, Dandim Gresik menginisiasi program pipanisasi di pulau Bawean.

Saat ditemui, Dandim Gresik menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan berbagai pihak dalam keberhasilan program pipanisasi di wilayah pulau Bawean.

“Program ini berhasil diwujudkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pulau Bawean yang selama ini kesulitan mendapatkan akses air guna pertanian,”ungkapnya.

Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya untuk saya tetapi juga untuk seluruh tim yang telah bekerja keras demi kesejahteraan masyarakat Bawean. Kami akan terus berupaya memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat di wilayah teritorial Kodim 0817/Gresik.

Acara syukuran HUT Kodam V/Brawijaya berlangsung khidmat dan penuh rasa kebersamaan, dengan dihadiri oleh jajaran TNI, pejabat daerah, dan tokoh masyarakat. Piagam penghargaan ini menjadi motivasi bagi Dandim Gresik dan jajaran Kodim 0817 untuk terus berinovasi dalam mendukung pembangunan di wilayah binaan dengan memberikan dampak positif yang nyata.

Babinsa Wringinanom Bantu Petani Gresik dengan Program Pompanisasi Sawah

Gresik,- Untuk membantu petani dalam mencapai swasembada pangan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 0817/02 Wringinanom Sertu Agus Prasetyo turun mendampingi dan membantu pengairan lahan persawahan dengan pompanisasi/pengairan sawah.

Kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan ketersediaan air untuk pertanian dan mendukung produktivitas sawah guna mencapai ketahanan pangan.

Partisipasi Sertu Agus pada pendampingan program pompanisasi, menunjukkan komitmennya untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan nasional.

Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan pompanisasi berjalan lancar tanpa kendala. Sertu Agus menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“TNI selalu siap membantu petani dalam meningkatkan produksi pertanian. Salah satu bentuk bantuannya adalah dengan terjun langsung ke lokasi pompanisasi serta melakukan pendampingan kepada petani di desa binaan seperti ini,” ujar Babinsa Sertu Agus.

Babinsa Tandes Dampingi Pembagian Sembako Murah di Hari Ibu

Surabaya, – Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Kelurahan Tandes mengadakan kegiatan bertema “Tebus Sembako Murah untuk Kesejahteraan Keluarga” yang dilaksanakan di Pendopo Kelurahan Tandes, Jl. Darmo Indah Blok K No.10, Surabaya. Acara dimulai pukul 10.00 WIB dan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu keluarga kurang mampu dengan menyediakan sembako murah. Sebanyak 30 keluarga pra-sejahtera menerima manfaat langsung dari kegiatan ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Tandes Febriadhitya Prajatara, S.STP, M.Si, Lurah Tandes Ummi Kalsum, Ketua LPMK Tandes Sutono, Babinsa Kelurahan Tandes Sertu Dika UP, perwakilan KSH Tandes, serta Karang Taruna Kelurahan Tandes.

Acara dibuka oleh Lurah Tandes dan dilanjutkan dengan sambutan dari Camat Tandes yang menekankan pentingnya kepedulian sosial untuk kesejahteraan masyarakat. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan. Semoga inisiatif seperti ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan keluarga,” ujar Camat Tandes.

Proses pembagian sembako murah berjalan dengan tertib dan diawasi langsung oleh Babinsa Koramil 0830/05 Tandes Sertu Dika. Dalam keterangannya, Sertu Dika menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat. “Kami tidak hanya hadir untuk memastikan keamanan dan kelancaran acara, tetapi juga untuk memperkuat gotong royong dan kepedulian sosial di wilayah ini,” ungkapnya.

Salah satu penerima manfaat, Ibu Siti, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Kami sangat terbantu dengan adanya sembako murah ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli,” katanya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat dan berlangsung dengan lancar. Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, perangkat kelurahan, dan masyarakat dapat terus terjalin untuk menciptakan kehidupan yang lebih sejahtera.

Pembangunan Gereja di Kakurak, Perkuat Kerukunan Umat Beragama di Perbatasan

Kapuas Hulu,- Dalam upaya memperkuat kehidupan beragama dan mendukung kebutuhan spiritual masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-Malaysia bersama masyarakat setempat melanjutkan pembangunan tempat ibadah, gereja di Kakurak, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas hulu.

Pembangunan ini bertujuan untuk menyediakan tempat ibadah yang layak bagi umat Kristiani di daerah perbatasan, sekaligus menjadi pusat kegiatan sosial dan pendidikan bagi komunitas lokal. “Gereja ini dirancang dengan konsep sederhana namun kokoh, mencerminkan semangat kebersamaan dan ketahanan masyarakat perbatasan”.

“Kami sangat berterimakasih atas dukungan dari Satgas Pamtas dan para Masyarakat yang telah membantu merealisasikan pembangunan ini. Gereja ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol persatuan dan harapan bagi masyarakat di sini,” ujar Bapak Patih.

Pembangunan gereja ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur sosial di wilayah perbatasan yang dicanangkan oleh pemerintah.

Diharapkan gereja ini dapat selesai dalam waktu yang di targetkan, sehingga segera bisa digunakan untuk kegiatan ibadah dan sosial.

Babinsa Bondowoso Dampingi Penyerahan 10 Ekor Sapi ke Kelompok Ternak ARSEL

Bondowoso, Babinsa Sertu M. Fauzi dari Koramil 0822/02 Curahdami turut serta dalam pendampingan pemberian hewan ternak berupa 10 ekor sapi yang diserahkan kepada Kelompok Ternak ARSEL, Desa Selolembu, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah Bapak Widianto, Rt. 07 Rw. 02.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Ibu Evi Rahmawati dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bondowoso, Bhabinkamtibmas Bripda Hari, Sekdes Selolembu Bapak Suparjono, Mantri Peternakan Bapak Slamet, serta Ketua Kelompok Ternak ARSEL Bapak Suryodijoyo. Penyerahan bantuan ternak ini bertujuan untuk mendukung pengembangan sektor peternakan di desa tersebut, serta meningkatkan kesejahteraan kelompok ternak setempat.

Dalam kegiatan ini, Sertu M. Fauzi memberikan pendampingan dan memastikan proses penerimaan hewan ternak berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Ia juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bahwa penerima bantuan memahami cara merawat dan memelihara ternak sapi dengan baik.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. “Program ini sangat membantu kami, karena dapat meningkatkan potensi peternakan di desa dan memberikan peluang ekonomi yang lebih baik bagi para peternak,” ungkap Bapak Suryodijoyo, Ketua Kelompok Ternak ARSEL.

Pemberian bantuan hewan ternak ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan kelompok ternak ARSEL, serta memberikan dampak positif bagi perkembangan peternakan di Desa Selolembu.

Sharing Motivasi Warnai Peringatan Hari Ibu di Kodim 0812/Lamongan

Lamongan,- Peringatan Hari Ibu yang ke-96 Tahun 2024 di Kodim 0812 Lamongan diperingati dengan suka cita. Perayaan hari Ibu menjadi moment yang sangat Istimewa, karena selain sebagai bentuk penghargaan terhadap peran ibu dalam kehidupan, juga sebagai refleksi atas kemajuan yang telah dicapai dalam memberdayakan perempuan diberbagai bidang.

Seperti Hari ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember 2024 yang di selenggarakan di Aula Kadet Soewoko Kodim 0812 Lamongan dan di hadiri ketua Persit KCK Cabang XXVII Dim 0812 Lamongan Ny Amy Ketut Wira Purbawan beserta seluruh anggota Persit KCK Cabang XXVII Dim 0812 Lamongan dengan menghadirkan narasumber Ibu Yeni Purwitasari sebagai pemberi Sharing dan motivasi yang di kemas dalam program” Beraksi”, untuk menyampaikan motifasi dan sharing dari para ibu.

“Utamanya Persit KCK Candra Kirana Cabang XXVII dalam perjuangan para perempuan Indonesia yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam membangun bangsa ini”, kata Ibu Yeni Purwitasari.

Dalam sharing ini ibu Yeni selaku narasumber menyampaikan bahwa Ibu bukan hanya sebagai tiang penyangga keluarga, namun juga sebagai pahlawan dalam berbagai peran yang mereka jalani dalam kehidupan sehari-hari. Ibu-ibu adalah penggerak utama dalam keluarga, masyarakat bahkan Negara.

Seperti diketahui bersama, perempuan dan ibu memiliki peranan yang sangat vital, tanpa Ibu, takkan ada generasi penerus Bangsa.

“Oleh karenanya, kita harus memastikan bahwa setiap ibu mendapatkan perlindungan, penghargaan, serta kesempatan yang sama untuk berkembang dan berpartisipasi dalam setiap sektor kehidupan, baik dalam dunia pendidilan, kesehatan, ekonomi, sosial dan politik”,ucapnya.

Bangsa Indonesia dibangun dari fondasi perjuangan para perempuan yang tak pernah lekang semangatnya untuk mencapai sebuah kehidupan yang lebih baik bagi generasi penerus. Salah satu titik penting perjuangan pergerakan para perempuan di masa pra kemerdekaan dan menjadi tonggak sejarah tersendiri adalah Ketika diselenggarakannya Kongres Perempuan Indonesia Pertama pada 22 Desember 1928,di Yogyakarta.

Momentum bersejarah tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Nasional pada tahun 1959 oleh Presiden Soekarno, yang dinamakan Hari Ibu. Inilah yang membedakan Hari Ibu di Indonesia dengan peringatan “Mother’s Day” di beberapa Negara di Dunia.

“Melalui Peringatan Hari Ibu inilah, kita kembali diingatkan akan pentingnya peran perempuan dalam mencapai tujuan-tujuan bangsa. Di era kekinian, Peringatan Hari Ibu diharapkan dapat mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi penerus bangsa, agar mempertebal tekad dan semangat untuk bersama-sama melanjutkan dan mengisi pembangunan dengan dilandasi semangat persatuan dan kesatuan”,harapnya.

Pergerakan perempuan dalam pembangunan, tentunya tidak terlepas dan dukungan semua pihak, baik pemerintah, akademisi dan profesional, dunia usaha, media masa, maupun masyarakat. Maka, momentum Peringatan Hari Ibu sebaiknya juga dijadikan momentum untuk bersatu mencapai Indonesia yang maju melalui prinsip “equal partnership”.

“Prinsip ini mencerminkan bagaimana perempuan Indonesia berjalan beriringan dengan kaum laki-laki untuk bersama-sama berperan membangun bangsa”,Pungkasnya.