Danpusterad Tegaskan Pentingnya Kemanunggalan TNI-Rakyat Saat Tinjau TMMD Ke-121 di Mojokerto

Mojokerto,- Danpusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H., meninjau langsung pelaksanaan TMMD Reguler Ke-121 Ta 2024 di Desa Bandung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (08/08/2024).

Kunjungan ini merupakan bagian dari pengawasan dan evaluasi TMMD di wilayah Kabupaten Mojokerto. Kedatangan Danpusterad disambut Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Heri Rustandi, Dandim 0815/Mojokerto selaku Dansatgas TMMD 121 Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., dan jajaran Forkopimda di Rumah Dinas Bupati Mojokerto.

Dansatgas TMMD memaparkan capaian target sasaran fisik dan non fisik serta progres program di hadapan Danpusterad dan tamu undangan.

Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno mengapresiasi positif kegiatan TMMD Reguler Ke-121 Mojokerto. Ia menjelaskan bahwa TMMD bertujuan mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat. “Kekuatan TNI itu ada di rakyat. Dengan adanya kemanunggalan, bila ada ancaman terhadap negara, kita dapat melaksanakan perang semesta,” ujarnya.

Danpusterad juga meninjau langsung sasaran fisik TMMD, seperti pembangunan jalan lingkungan, jambanisasi, sumur bor, dan Mushola. Ia berharap masyarakat Desa Bandung dapat memelihara fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Lahan Kering Tak Produktif? Babinsa di Lumajang Punya Solusinya!

Lumajang,- Dalam upaya meningkatkan produktivitas lahan pertanian, Babinsa Tumpeng Koramil 0821/09 Candipuro, Sertu Antok Sujarwo, mendampingi Kelompok Tani Sinar Tani di Dusun Krajan, Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, untuk memanfaatkan mesin pompa air. Kegiatan ini dilakukan pada Rabu (7/8/2024) di lahan seluas 1,2 hektar milik Sudarmo, anggota kelompok tani tersebut.

Pendampingan ini merupakan bagian dari program Hanpangan yang bertujuan untuk meningkatkan hasil pertanian di wilayah tersebut. Mesin pompa air digunakan untuk mengoptimalkan pengairan, terutama di musim kemarau, dan menggantikan sistem irigasi yang kurang memadai.

“Proses ini menggantikan sistem irigasi yang memadai atau bahkan untuk percepatan pengairan lahan pertanian yang irigasinya lebih tinggi dari lahan, atau pasokan air untuk kebutuhan persiapan tanam yang minim,” jelas Sertu Antok Sujarwo.

Ketua Kelompok Tani Sinar Tani, Nanang Kosim, menyampaikan apresiasinya terhadap pendampingan dan bantuan yang diberikan oleh Babinsa dan Koramil 0821/09 Candipuro. “Kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari Babinsa. Mesin pompa air ini sangat penting untuk memastikan tanaman padi kami mendapatkan cukup air, terutama di musim kemarau seperti sekarang,” ujarnya.

Diharapkan, dengan adanya program Hanpangan dan pemanfaatan teknologi tepat guna seperti mesin pompa air, Desa Tumpeng dan sekitarnya dapat terus meningkatkan produktivitas pertanian, menciptakan kesejahteraan bagi para petani, dan berkontribusi pada ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Candipuro.

Danrindam Brawijaya Pimpin Tradisi Sertijab Dandodiklatpur

Situbondo,- Setelah sebelumnya dijabat oleh Letkol Inf Rully Noriza, kini tongkat kepemimpinan Dandodiklatpur Rindam V/Brawijaya secara resmi diemban oleh Letkol Inf Fadly Subur Karamaha.

Serah terima jabatan itu, ditandai dengan adanya tradisi penerimaan warga yang dilakukan langsung oleh Danrindam V/Brawijaya, Kolonel Inf Mukhamad Albar di Aula Dodiklatpur Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo. Rabu (07/08/2024).

Apresiasi tak lepas diberikan oleh Danrindam terhadap Letkol Inf Rully Noriza selama mengemban tugas sebagai Dandodiklatpur.

“Kami mewakili keluarga besar Rindam Brawijaya berterima kasih dan mengapresiasi atas dedikasi dan inovasi yang sebelumnya dilakukan oleh Letkol Rully,” ucap Danrindam.

Untuk diketahui, Letkol Inf Rully Noriza menduduki jabatan barunya sebagai Dandim 0815/Mojokerto. Jabatan Dankodiklatpur, kini diemban oleh Letkol Inf Fadly Subur Karamaha. Letkol Inf Fadly Subur, sebelumnya menduduki jabatan Danyonif Raider 500/Sikatan. (*)

Gelar Sosialisasi Sistem Baru Pengelolaan TWP AD Bekerja Sama dengan Perbankan

Surabaya,- Aspers Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Rio Neswan, S.E., M.M., M.I.K., membuka kegiatan Sosialisasi Perjanjian Kerja Sama antara TNI AD dengan BRI, Mandiri, BNI, BTN, dan BSI. Kegiatan yang dirangkai dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi ETWPAD terkait auto debet iuran dan angsuran peserta Tabungan Wajib Perumahan Angkatan Darat (TWP AD) ini berlangsung di Aula Pomdam V/Brawijaya, Jl. Raden Wijaya No. 3 Surabaya, Rabu (07/08/2024).

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kelancaran administrasi terkait TWP AD bagi para pejabat personel, perwakilan dari unsur keuangan, serta unsur pelaksana pembinaan kesejahteraan di lingkungan Kodam V/Brawijaya.

Materi sosialisasi disampaikan langsung oleh Waaspers Kasad Bidang Pembinaan Watpers (Binwatpers), Brigjen TNI Gunawan Wijaya, S.Sos., beserta perwakilan dari masing-masing bank yang terlibat dalam kerja sama.

Kerja sama antara TNI AD dengan lima bank nasional ini diharapkan dapat mempermudah proses administrasi TWP AD, khususnya dalam hal pembayaran iuran dan angsuran. Melalui sistem auto debet yang terintegrasi dengan Aplikasi ETWPAD, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan TWP AD bagi seluruh prajurit dan PNS TNI AD.

Aplikasi ETWPAD sendiri merupakan sistem informasi terintegrasi yang dirancang untuk memudahkan pengelolaan data dan administrasi TWP AD.

Dengan adanya sosialisasi dan Bimtek ini diharapkan para pejabat personel, unsur keuangan, dan unsur pelaksana pembinaan kesejahteraan di lingkungan Kodam V/Brawijaya dapat memahami dan mengimplementasikan sistem baru ini dengan baik, sehingga program TWP AD dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi seluruh pesertanya.

Manunggal Air, Program TNI AD Sukses Hadirkan Sumur Bor di Desa Bandung Mojokerto

Mojokerto,- Program TNI Manunggal Air kembali menunjukkan komitmennya dalam menyediakan akses air bersih bagi masyarakat. Kali ini, melalui program TMMD Reguler Ke-121 TA 2024 Kodim 0815/Mojokerto, sebuah sumur bor berhasil dibangun di Desa Bandung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Keberhasilan pembangunan sumur bor ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Pasalnya, sumur bor tersebut menjadi solusi atas kesulitan air bersih yang kerap mereka alami, terutama saat musim kemarau tiba.

“Kami sangat terbantu dengan adanya sumur bor ini, terlebih saat musim kemarau keberadaannya sangat dibutuhkan untuk mengairi lahan pertanian di desa kami”, ungkap Komari Arifin, Kepala Desa Bandung.

Ia menambahkan, letak sumur bor yang strategis memungkinkan air untuk didistribusikan baik ke area persawahan maupun ke pemukiman warga.

Danrem 082/CPYJ, Kolonel Inf Heri Rustandi, turut meninjau langsung sumur bor yang telah rampung dikerjakan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat.

Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu sasaran fisik tambahan dari program TMMD Reguler Ke-121 TA 2024 Kodim 0815/Mojokerto. Program ini sejalan dengan program unggulan Kasad yang fokus pada penyediaan akses air bersih bagi masyarakat.

Keberadaan sumur bor ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Bandung, baik dari segi kesehatan, ekonomi, maupun pertanian.

Program TNI Manunggal Air Hadir di Desa Jerukgulung

Madiun,- Selama bertahun-tahun, warga Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan air bersih. Kondisi air tanah di rumah mereka yang mengandung kapur memaksa mereka untuk mencari sumber air lain, yaitu Sumur Dalam yang terletak di tengah area persawahan dengan kedalaman mencapai ratusan meter.

Keterbatasan akses air bersih ini menjadi permasalahan serius bagi warga, khususnya di empat dukuh yang berdekatan dengan aliran Sungai Bengawan Solo. Kesulitan ini mendorong TNI Angkatan Darat, melalui program TNI Manunggal Air, untuk hadir memberikan solusi bagi masyarakat Desa Jerukgulung.

Program yang diinisiasi oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ini bertujuan untuk menyediakan akses air bersih bagi masyarakat yang kesulitan. Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Rama Pratama menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian TNI dalam mengatasi kesulitan masyarakat di sekitarnya.

“TNI Manunggal Air ini salah satu program unggulan bapak Kasad yang tujuannya adalah untuk membantu kesulitan rakyat dalam memperoleh air bersih,” kata Danrem saat meninjau lokasi pembangunan sumur bor di Desa Jerukgulung.

Melalui program ini, telah dibangun sebanyak 18 sumur bor yang tersebar di seluruh wilayah jajaran Korem 081/DSJ. Di Desa Jerukgulung sendiri, sumur bor yang dibangun direncanakan dapat mengalirkan air bersih hingga ke ratusan rumah warga.

“TNI Manunggal Air ini kita rencanakan akan dimanfaatkan 200 KK dan program ini telah koordinasikan dengan Kades untuk bisa target itu tercapai,” sebut Dandim 0803/Madiun, Letkol Inf Meina Helmi.

Kehadiran program TNI Manunggal Air ini disambut baik oleh warga Desa Jerukgulung. Mereka merasa bersyukur dan bahagia karena tidak perlu lagi berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih.

“Saya dan warga di sini mengucapkan terima kasih banyak kepada TNI dan bapak Kasad yang sudah memberikan bantuan sumur bersih. Semua masyarakat senang sekali, karena mulai saat ini kami tidak perlu lagi berjalan jauh untuk mencari air bersih,” ucap Warno, salah satu warga Desa Jerukgulung.

Keberadaan air bersih diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk dalam upaya penanganan stunting. Kepala Puskesmas Balerejo, dr Retnowulan berharap angka stunting di Desa Jerukgulung dapat menurun dengan adanya akses air bersih dan sanitasi yang lebih baik.

Program TNI Manunggal Air merupakan bukti nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah yang masih kesulitan air bersih.

Pangdam V/Brawijaya Pimpin Rapat Evaluasi Kinerja dan Keuangan RS. Tk. II dr. Soepraoen

Surabaya,- Pangdam V/Brw Mayjen TNI Rafael Granaday Baay, selaku Ketua Dewan Pengawas BLU RS. Tk. II dr. Soepraoen, memimpin Rapat Dewas Semester I TA. 2024. Rapat yang digelar di Aula Makodam V/Brawijaya, pada Senin 05/08/2024 ini membahas kinerja keuangan dan layanan kesehatan yang telah dicapai oleh RS Tk. II dr. Soepraoen pada semester pertama tahun 2024.

Dalam rapat tersebut, Karumkit Tk. II dr. Soepraoen memaparkan hasil kinerja keuangan dan layanan yang telah dicapai. Pangdam V/Brw menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas peningkatan kinerja keuangan dan layanan kesehatan yang telah diberikan oleh RS Tk. II dr. Soepraoen sesuai tugas pokok Rumkit TNI AD.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja RS Tk. II dr. Soepraoen yang telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam layanan kesehatan dan kinerja keuangan. Hal ini menunjukkan dedikasi dan komitmen tinggi seluruh jajaran RS Tk. II dr. Soepraoen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Pangdam V/Brw.

Rapat Dewas ini juga dihadiri oleh Irdam V/Brw, Asrendam V/Brw, Kakesdam V/Brw, Ka KPPN Malang dan Kasubdit Lapgar IV Dirjen Perbendaharaan Kemenku RI. Dalam rapat tersebut Kantor Akuntan dipaparkan juga evaluasi akuntansi keuangan negara RS Tk. II dr. Soepraoen oleh akuntan publik untuk melihat kepatuhan dan kewajaran penyelenggaraan akuntansi Rumkit Semester I TA. 2024.

“Evaluasi akuntansi keuangan ini juga sangat penting untuk memastikan bahwa pengelolaan keuangan RS Tk. II dr. Soepraoen berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jelas Pangdam V/Brw.

RS Tk. II dr. Soepraoen berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kinerja keuangannya. Hal ini sejalan dengan visi RS Tk. II dr. Soepraoen untuk menjadi rumah sakit yang unggul dan terpercaya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“RS Tk. II dr. Soepraoen siap melebarkan sayap kokohnya dan terbang tinggi dalam mendukung TNI Kuat dan Indonesia Sehat,” tegas Pangdam V/Brw.

Danrem 081/DSJ Tanam Ratusan Bibit di Gunung Lawu, Cegah Bencana Ekologis

MAGETAN,- Komitmen menjaga kelestarian alam terus digaungkan. Kali ini, Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Rama Pratama, bersama puluhan anggota Korem melaksanakan aksi penghijauan di kawasan Gunung Lawu, Magetan.

Aksi ini merupakan rangkaian upaya pemulihan ekosistem Gunung Lawu pasca kebakaran hebat tahun lalu. Ratusan bibit tanaman produktif ditanam di lereng-lereng gunung yang memiliki ketinggian 3.265 MDPL.

Menariknya, metode penanaman tak hanya dilakukan secara konvensional, tetapi juga menggunakan sistem seedball. Sistem ini diyakini efektif untuk menjangkau area yang sulit dijangkau.

“Aksi ini sebagai langkah untuk menghijaukan kembali kawasan Gunung Lawu dan ekosistemnya,” tegas Danrem di lokasi.

Ia menambahkan, Gunung Lawu memiliki peran vital bagi masyarakat sekitar. Banyak warga yang menggantungkan hidupnya dari hasil hutan.

“Penghijauan ini juga untuk meminimalisir potensi bencana alam. Lahan gundul meningkatkan risiko banjir dan tanah longsor. Upaya ini adalah bentuk pencegahan,” jelas Pamen TNI AD abituren Akmil 1998 tersebut.

Ke depan, Danrem memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara masif dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga akan terus dijalin demi mewujudkan Gunung Lawu yang hijau dan lestari.

Pangdam Mayjen TNI Rafael Sambut Kunker Wamentan

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay menyambut kunjungan kerja yang dilakukan oleh Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono di Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Senin (05/08/2024).

Kunjungan kerja itu, dilakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya darurat pangan di wilayah.

Beberapa hal dijelaskan oleh Pangdam terkait langkah-langkah antisipasi terjadinya darurat pangan. Faktor perubahan iklim ekstrem dari musim hujan atau musim kemarau yang tak menentuk, dinilai bisa menyebabkan produksi pertanian menurun dan berdampak pada ketahanan pangan.

“Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah berupaya untuk mewujudkan ketahanan pangan guna memastikan ketersediaan kebutuhan pangan nasional. Oleh sebab itu, saat ini kita gencar melakukan upaya ataupun program Perluasan Areal Tanam atau PAT melalui pompanisasi,” jelas Pangdam.

Program pompanisasi, jelas Mayjen TNI Rafael, merupakan bentuk kerjasama antara Kementerian Pertanian dengan TNI. Program itu, digagas dalam rangka mengantisipasi terjadinya darurat pangan.

“Capaian PAT untuk Provinsi Jatim, saat ini sudah mencapai 73.453 hektar. Selanjutnya, Kodam Brawijaya bersama seluruh unsur di wilayah akan terus melanjutkan PAT secara masif sampai dengan target 100 persen,” kata Mayjen Rafael.

Bukan hanya itu, adanya dukungan pompa sebanyak 3.871 unit seakan menjadi bukti jika saat ini Pemerintah dan TNI berupaya keras untuk melakukan serangkaian upaya dalam mengantisipasi terjadinya darurat pangan.

“Total pompa bantuan yang termanfaatkan saat ini sebanyak 2.719 unit. Itu kita serahkan langsung ke pihak kelompok tani,” ungkapnya.

Selain itu, Pangdam juga menginstruksikan para Danrem dan Dandim untuk selalu meningkatkan sinergitas dengan seluruh pihak dalam memaksimalkan bantuan Alsintan pompa air yang sudah diberikan oleh pihak Kementan.

“Dengan adanya sinergitas TNI, Pemda, dan masyarakat, tentu kami optimis bisa mewujudkan optimalisasi dan capaian target dari program pompanisasi ini,” tegasnya.

Bukti Prajurit Brawijaya Tak Hanya Berani, Tapi Juga Berprestasi

Surabaya,- Prada Ihwan Mulyono, prajurit Yonarhanud 8/MBC, kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah olahraga marathon. Kali ini, ia berhasil meraih juara pertama pada kategori 10 K Umum Putra dalam Event Sier Industrial Run yang digelar di Kawasan Industri SIER, Surabaya, Minggu (04/08/2024).

Keberhasilan Prada Ihwan Mulyono yang berhasil mencatatkan waktu 32 menit 28 detik ini, mengalahkan 1500 peserta lainnya. Prestasi ini pun mendapat apresiasi dari Danyonarhanud 8/MBC, Letkol Arh Iwan Hermaya.

“Selamat kepada Prada Ihwan Mulyono,” ujar Letkol Iwan. “Keberhasilannya ini harus bisa menjadi motivasi bagi prajurit lainnya. Ia telah mengharumkan nama Satuan dan TNI-AD.”

Letkol Iwan juga menekankan pentingnya dukungan dan support terhadap kegiatan positif seperti ini. “Ini suatu kegiatan yang sangat positif,” tegasnya. “Maka dari itu, wajib kita dukung dan support.”

Prada Ihwan Mulyono, yang merupakan binaan Letkol Arh Iwan Hermaya, telah membuktikan bahwa prajurit TNI-AD tidak hanya berdedikasi dalam tugas militer, tetapi juga memiliki semangat juang dan prestasi di bidang olahraga.

Keberhasilannya ini diharapkan dapat menginspirasi para prajurit lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Satuan dan TNI-AD.