Mayjen TNI Rafael Ramaikan Pelaksanaan Tour de Panderman 2024 HUT Bhayangkara

Surabaya,- Momentum HUT Bhayangkara ke-78 tahun ini, terus bergulir. Kali ini peringatan HUT Bhayangkara itu diwarnai dengan adanya festival Tour de Panderman 2024 yang diikuti oleh ribuan peserta.

Pelaksanaan kegiatan itu, menempuh jarak sejauh 113 kilometer dengan diawali dari Mapolda Jatim hingga finish di Kota Malang, atau tepatnya di Balai Kota Malang.

Tak lupa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay pun, ikut serta meramaikan berlangsungnya Tour de Panderman tersebut.

Apresiasi pun, tak lepas diungkapkan oleh Pangdam di sela pelaksanaan acara yang digelar pada Sabtu (08/06/2024) pagi tersebut.

Pangdam berharap, adanya pelaksanaan Tour de Panderman dalam rangka HUT Bhayangkara ke-78 itu, bisa menambah sinergitas antara TNI, khususnya Kodam Brawijaya dengan Kepolisian, terlebih Polda Jatim.

“Kegiatan ini merupakan momentum tepat untuk memperkokoh sinergitas,” tandas Mayjen TNI Rafael.

TMMD ke-120 Kodim 0806/Trenggalek Tahun 2024 Resmi Ditutup

Trenggalek – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Kodim 0806/Trenggalek resmi ditutup pada hari Jumat (7/6/2024) di Lapangan Desa Tanggaran, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Kapok Sahli Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Ramli, S.E., yang mewakili Pangdam V/Brawijaya.

Dalam amanat yang dibacakan oleh Brigjen TNI Ramli, S.E., Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay menyampaikan bahwa program TMMD ini telah berlangsung dari tanggal 8 Mei hingga 7 Juni 2024. Program ini tidak hanya dilaksanakan di wilayah Kodim 0806/Trenggalek, tetapi juga di wilayah Kodim 0814 Jombang, Kodim 0816 Sidoarjo, Kodim 0823 Situbondo, dan Kodim 0813 Bojonegoro.

Pangdam V/Brawijaya, melalui amanat yang dibacakan, menyampaikan harapannya agar pencapaian yang telah diraih dari program TMMD ini dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. “Program TMMD diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi tolok ukur keberhasilan yang akan datang,” ujarnya.

Pelaksanaan TMMD ke-120 ini melibatkan berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan jalan, renovasi rumah tidak layak huni, pembangunan sarana ibadah, serta fasilitas umum lainnya. Selain itu, program ini juga melibatkan kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, pendidikan, dan kebersihan lingkungan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Kehadiran Brigjen TNI Ramli, S.E. dan jajarannya dalam upacara penutupan ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan desa-desa tertinggal dan terisolir, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Masyarakat Desa Tanggaran dan sekitarnya menyambut baik program TMMD ini dan merasa sangat terbantu dengan berbagai pembangunan yang telah dilaksanakan. Mereka berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas lagi di masa mendatang.

Dengan berakhirnya TMMD ke-120, TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat berkomitmen untuk terus bersinergi dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

TMMD ke-120 Kodim 0816/Sidoarjo Resmi Ditutup, Bukti Nyata Pengabdian TNI Bantu Bangun Desa Penambangan

Sidoarjo, 7 Juni 2024– TMMD ke-120 TA 2024 yang dilaksanakan oleh Kodim 0816/Sidoarjo secara resmi ditutup pada hari Jumat (7/6/2024). Upacara penutupan yang berlangsung di alun-alun Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ini dihadiri oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Yusman Madayun S.I.P. dan dipimpin langsung oleh Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Abdul Rachman, S.Sos.

Mengusung tema “Dharma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah”, kegiatan TMMD kali ini berlangsung selama satu bulan, dimulai dari tanggal 8 Mei hingga 7 Juni 2024, di Desa Penambangan, Balongbendo, Sidoarjo. Fokus dari kegiatan ini adalah pembangunan di daerah-daerah tertinggal, terisolasi, dan kumuh perkotaan, sebagai bukti nyata keseriusan TNI bersama Pemerintah dalam mengatasi kesulitan rakyat dan mempercepat pembangunan di wilayah tersebut.

Dalam amanat tertulis yang dibacakan oleh Brigjen TNI Abdul Rachman, Pangdam V/Brawijaya mengapresiasi segala upaya yang telah dilakukan selama TMMD berlangsung. “Kegiatan ini adalah wujud nyata pengabdian TNI dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan di daerah tertinggal dan terisolasi. Semoga hasil yang dicapai dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.

Penutupan TMMD ke-120 ini dihadiri oleh pejabat utama Kodam V/Brawijaya, Kasiter Kasrem 084/BJ, Dandim Jajaran Korem 084/BJ, Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 084/BJ, serta Kepala Dinas/OPD Kabupaten Sidoarjo.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah terjalin selama TMMD dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi program-program pembangunan lainnya di masa mendatang.

Dandim 0814/ Jombang Dampingi Kasdam V/Brawijaya Tutup TMMD ke-120 Jombang

Jombang – Letkol Kav Devid Eko Junanto, selaku Komandan Kodim 0814/Jombang mendampingi Kasdam V/Brawijaya Brigadir Jenderal TNI Endro Satoto, S.I.P., M.M., M. Han dalam acara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 di Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Jombang. Acara penutupan tersebut merupakan momen penting yang menandai selesainya serangkaian kegiatan TMMD di wilayah tersebut. Hadir dalam kegiatan tersebut PJU Kodam V/ Brawijaya, Asintel Kasdam V/Brawijaya, Aspers Kasdam V/Brawijaya, Kasiter Korem 082/CPYJ, Forpimda Jombang, Tokoh masyarakat, Tokoh agama serta Warga masyarakat Kecamatan Wonosalam ( Jumat tanggal 7Juni 2024)

TMMD ke-120 di Desa Panglungan telah melibatkan berbagai komponen TNI, pemerintah daerah, masyarakat, dan stakeholder terkait lainnya. Selama TMMD, berbagai proyek pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur telah dilaksanakan, termasuk pembangunan jalan Rutilahu, rehabilitasi masjid, dan kegiatan lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Dalam acara penutupan TMMD, Letkol Kav Devid Eko Junanto dan Brigjen TNI Endro Satoto memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat dalam TMMD ke-120 di Desa Panglungan. Mereka mengakui kerja keras dan dedikasi Satuan Tugas (Satgas) TMMD, anggota TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat dalam mendukung dan melaksanakan program ini dengan sukses.

Brigjen TNI Endro Satoto juga mengungkapkan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun dan memajukan desa. Mereka menekankan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya tergantung pada upaya TNI semata, melainkan juga kerjasama yang erat dengan semua pihak terkait.
6
” Saya berharap bahwa hasil dari proyek-proyek infrastruktur yang dilakukan selama TMMD akan memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.” Tegas Kasdam.

Dandim 0814/ Jombang menegaskan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di wilayah Jawa Timur, khususnya dalam program TMMD. “Saya mengapresiasi kontribusi dan peran aktif TNI dalam membangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat, sehingga dapat mencapai hasil yang maksimal dalam setiap pelaksanaan TMMD” . Pungkas Letkol Kav Devid Eko Junanto

Dengan penutupan TMMD ke-120 di Desa Panglungan, diharapkan bahwa hasil dari program ini akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Jombang. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat akan terus ditingkatkan untuk melanjutkan pembangunan dan pemulihan wilayah yang lebih baik di masa depan.

Pangdam Mayjen TNI Rafael Akhiri Pelaksanaan Program TMMD

Bojonegoro,- Selama berjalan dalam kurun waktu 30 hari lebih, pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-120 di Jatim secara resmi ditutup.

Penutupan program itu dilakukan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya secara terpusat di lokasi TMMD Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (07/06/2024) dengan dihadiri oleh Pj. Bupati Bojonegoro beserta Forkopimda dan sejumlah pejabat baik TNI-Polri maupun sipil di Bojonegoro.

Apresiasi pun tak lepas disampaikan Pangdam disela upacara penutupan TMMD berlangsung. Keberhasilan pelaksanaan program tersebut, tentu tak terlepas dari peran warga sekitar yang ikut serta berpartisipasi meningkatkan pembangunan berbagai fasilitas umum.

“Pencapaian pembangunan yang telah diraih saat ini, tentu nantinya diperuntukkan bagi masyarakat. Manfaatnya juga untuk masyarakat. Itu semua demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Mayjen TNI Rafael.

Selain keberhasilan pada pelaksanaan program fisik, TMMD tersebut juga berhasil menjalankan program non fisik. Program itu, berupa penyuluhan dan pembekalan yang ditujukan pada warga sekitar.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut di masa mendatang karena banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat di daerah pelosok dan terpencil,” tandasnya.

Perlu diketahui, pelaksanaan program TMMD ke-120 di wilayah teritorial Kodam Brawijaya tahun ini, terbagi di lima daerah diantaranya di Kabupaten Trenggalek, Bojonegoro, Jombang, Situbondo dan Sidoarjo.

Bukan hanya perbaikan jalan hingga RTLH saja, namun, program tersebut juga menyasar berbagai pembangunan fasilitas umum khusus pertanian, diantaranya soal pelaksanaan program pompanisasi dan pipanisasi yang bertujuan untuk mendukung optimalisasi ketahanan pangan nasional, khususnya di Jatim.

Dua Kodim Jadi Sasaran Kunker Mayjen TNI Rafael Granada Baay

Gresik,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay menggelar kunjungan kerjanya di dua Kodim sekaligus. Selain di Kodim 0817/Gresik, kunjungan yang dilakukan Pangdam juga dilakukan di Kodim 0811/Tuban.

Kedatangan Pangdam bersama Ketua Persit Daerah V/Brawijaya, Ny. Lisa Rafael pada Kamis (06/06/2024) itu, disambut langsung oleh para Dandim beserta Perwira di masing-masing Kodim.

Ditemui di sela kunjungan tersebut, Pangdam menjelaskan jika kunker yang dilakukan oleh dirinya di Kodim Gresik dan Tuban itu, dalam rangka memperkuat sinergitas dan silaturahmi.

“Saya juga berpesan pada seluruh prajurit, untuk bisa menjadi solusi berbagai keluhan yang dirasakan warga,” kata Pangdam.

Bukan hanya itu, Mayjen TNI Rafael menegaskan jika Babinsa memiliki peranan penting sebagai ujung tombak Satuan Kewilayahan.

Pasalnya, Babinsa bersentuhan lamgsung dengan masyarakat. Pangdam mengatakan, Babinsa harus bisa menjadi solusi setiap keluhan yang dirasakan warga.

“Babinsa itu ujung tombak TNI-AD, khususnya Satuan teritorial. Keberadaan Babinsa harus dirasakan manfaatnya,” jelas Pangdam.

Pangdam menegaskan, Kemanunggalan pun tak lepas menjadi salah satu hal yang harus bisa diwujudkan oleh Babinsa.

Sinergitas, sebut Pangdam, seakan menjadi kunci utama demi terciptanya Kemanunggalan.

“Babinsa harus senantiasa menyatu dan membaur dengan masyarakat. Babinsa harus bisa bersinergi dengan semua pihak dalam menghadapi berbagai tugas dan tanggung jawab,” tegas Mayjen TNI Rafael.

Babinsa Tulakan Ciptakan Terobosan Sistem Irigasi Pompanisasi Bantu Petani Atasi Kekeringan

Pacitan,– Di tengah potensi besar sektor pertanian di Kabupaten Pacitan, para petani tak jarang dihadapkan pada tantangan kekeringan dan distribusi air yang tidak merata saat musim kemarau. Hal ini berakibat pada penurunan produktivitas dan kualitas hasil panen.

Menyadari hal tersebut, Babinsa Koramil 0801/08 Tulakan Kodim 0801/Pacitan, Sertu Dwi Widodo, membuat terobosan dengan menghadirkan sistem irigasi pompanisasi untuk membantu kelompok tani di wilayahnya.

Sistem irigasi pompanisasi ini merupakan metode penyiraman lahan pertanian dengan menggunakan pompa untuk mengalirkan air dari sumber seperti sungai ke area pertanian.

“Sistem pompanisasi ini diharapkan membantu petani mengatasi masalah keterbatasan air, terutama di saat musim kemarau, dengan menyediakan pasokan air yang stabil dan terkontrol,” ujar Sertu Dwi Widodo saat mendampingi petani di Desa Ngile, Kec. Tulakan, Kab. Pacitan.

Lebih lanjut, Sertu Dwi Widodo menjelaskan bahwa sistem irigasi yang baik tidak hanya bermanfaat bagi peningkatan produksi tanaman, tetapi juga berdampak positif pada aspek ekonomi dan sosial para petani. Selain itu, ketahanan pangan nasional pun dapat terjaga dengan lebih baik.

“Pembangunan infrastruktur irigasi melalui pompanisasi ini tidak hanya bermanfaat bagi peningkatan produksi tanaman, tetapi juga berdampak positif pada aspek ekonomi dan sosial para petani, disamping ketahanan pangan nasional tetap terjaga,” ungkapnya.

Sertu Dwi Widodo pun mendorong para petani untuk meningkatkan indeks budidaya tanaman padi sepanjang tahun tanpa khawatir harus kekurangan air dengan adanya sistem irigasi yang baik ini.

Terobosan Sertu Dwi Widodo ini diharapkan dapat menjadi solusi tepat bagi para petani di Pacitan untuk mengatasi masalah kekeringan dan meningkatkan produktivitas pertanian. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Danbrigif 16/WY Buka Latihan Proglatsiapops Sistem Blok Satgas Pamtas RI – PNG Statis Yonif 512/QY

Blitar,– Danbrigif 16/WY Letkol Inf Taufik Ismail S. Sos, M.I.Pol., membuka Latihan Proglatsiapops Sistem Blok Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia (RI) – Papua Nugini (PNG) Statis Yonif 512/QY di daerah latihan Gandusari, Blitar.

Dalam sambutannya, Danbrigif 16/WY menyampaikan bahwa latihan ini disiapkan untuk Yonif 512/QY yang akan melaksanakan tugas operasi. Ia berharap latihan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh karena akan mempertajam naluri dan disiplin tempur para prajurit.

“Bahwa latihan kali ini disiapkan untuk Yonif 512/QY yang akan melaksanakan tugas operasi. Saya berharap latihan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh karena latihan tersebut dapat mempertajam naluri dan disiplin tempur para Prajurit,” ujar Danbrigif 16/WY.

Lebih lanjut, Danbrigif 16/WY menyampaikan bahwa keberhasilan tugas operasi tidak terlepas dari suksesnya penyelenggaraan latihan di Homebase.

“Keberhasilan tugas operasi tidak terlepas dari suksesnya penyelenggaraan latihan di Homebase. Oleh karena itu, manfaatkan waktu latihan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan prajurit,” tambahnya.

Kepada para penyelenggara dan pelatih, Danbrigif 16/WY menyampaikan agar dapat memberikan gambaran daerah penugasan secara nyata kepada Satgas Yonif 512/QY melalui latihan yang akan dilaksanakan.

“Kepada para penyelenggara dan Pelatih, agar dapat memberikan gambaran daerah penugasan secara nyata kepada Satgas Yonif 512/QY melalui latihan yang akan dilaksanakan,” pesannya.

Danbrigif 16/WY juga mengingatkan seluruh prajurit untuk selalu berdoa sebelum dan sesudah latihan agar Tuhan Yang Maha Kuasa selalu menyertai di manapun mereka berada.

“Kepada seluruh Prajurit Yonif 512/QY, saya ingatkan untuk selalu berdoa sebelum dan sesudah latihan sehingga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu menyertai di manapun kita berada,” tutup Danbrigif 16/WY.

Latihan Proglatsiapops Sistem Blok ini diharapkan dapat membekali para prajurit Yonif 512/QY dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam melaksanakan tugas operasi Pamtas RI – PNG Statis dengan sukses dan optimal.

Bersama Tani Tangguh, Kodim 0818/Malang-Batu dan Pemkab Malang Wujudkan Ketahanan Pangan di Turen

Malang,– Semangat gotong royong dan kolaborasi mewarnai kegiatan Panen Raya yang diselenggarakan di Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Kegiatan yang bertemakan “Bersama Tani Tangguh Kita Wujudkan Ketahanan Pangan Menuju Malang Makmur untuk Indonesia” ini dihadiri oleh Komandan Kodim 0818/Malang-Batu, Letkol Inf Yuda Sancoyo, M. Han., bersama Bupati Malang, H. M. Sanusi, S.E.

Acara panen raya ini merupakan wujud komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Malang. Letkol Inf Yuda Sancoyo dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan.

“Kolaborasi yang baik antara semua pihak sangat penting untuk mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh, tidak hanya untuk Malang, tetapi juga untuk Indonesia,” ujarnya.

Lebih dari sekadar panen raya, acara ini juga diwarnai dengan penyerahan bantuan secara simbolis berupa 4 unit Hand Tractor kepada para petani. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

“Dengan adanya bantuan Hand Tractor, kami berharap para petani dapat mengolah lahan pertanian mereka dengan lebih efisien dan menghasilkan panen yang lebih baik,” tambah Letkol Inf Yuda Sancoyo.

Sementara itu, Bupati Malang, H. M. Sanusi, S.E., menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0818/Malang-Batu atas kontribusinya dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Malang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0818/Malang-Batu atas kerjasama dan dukungannya dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Malang. Semoga dengan kegiatan ini, kita dapat bersama-sama meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan para petani,” kata Bupati Sanusi.

Kegiatan Panen Raya ini menjadi bukti nyata komitmen Kodim 0818/Malang-Batu dan Pemkab Malang dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh di Kabupaten Malang. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, diharapkan target ketahanan pangan di wilayah ini dapat tercapai dengan optimal.

Pompa Air Brigade Alsintan Mengalirkan Kehidupan di Lahan Jagung Mojokerto

Mojokerto,– Bantuan pompa air dari Brigade Alsintan Kementerian Pertanian (Kementan) bagaikan oase di tengah hamparan lahan jagung di wilayah Mojokerto. Bantuan ini disambut dengan penuh sukacita oleh para petani, bagaikan suntikan semangat untuk meningkatkan hasil panen mereka.

Pendistribusian pompa air Brigade Alsintan dilakukan secara langsung oleh jajaran Koramil Kodim 0815/Mojokerto. Salah satu wilayah yang menerima bantuan ini adalah Koramil 0815/10 Bangsal, yang mendapatkan dua unit pompa air.

Komandan Koramil 0815/10 Bangsal, Kapten Inf Heru Widodo Cahyono Putro, menjelaskan bahwa pompa air ini akan difungsikan di sumber air yang berada di lahan jagung Dusun Glonggongan Desa Sumbertebu dan Dusun Punggul Desa Ngastemi.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi petani dalam proses produksi, mulai dari pengolahan lahan hingga menjelang panen,” ujar Kapten Heru.

Lebih lanjut, Kapten Heru menyampaikan bahwa Babinsa di lapangan akan terus melakukan monitoring secara melekat dengan Kelompok Tani (Poktan) Tani Makmur untuk memastikan pemanfaatan pompa air ini secara maksimal.

Ketua Poktan Tani Makmur, Karsono, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan pompa air ini. Ia berharap dengan adanya bantuan ini, hasil panen jagung di wilayahnya akan jauh lebih baik dari sebelumnya.

“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada Kementan RI dan Bapak TNI yang telah memberikan bantuan pompa air ini,” kata Karsono.

Bantuan pompa air Brigade Alsintan ini merupakan wujud komitmen Kementan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Dengan bantuan ini, diharapkan para petani dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.